Pemkot Metro Akan Evaluasi Serapan DAK tahun 2023

METRO, GSC. Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melakukan evaluasi serapan dana alokasi khusus (DAK) tahun anggaran 2023. Hal tersebut dilakukan guna mengoptimalkan kinerja dan pembangunan yang ada di Bumi Sai Wawai.

Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin mengatakan, pada evaluasi serapan DAK tahun ini, pihaknya mengedepankan tiga leading sektor.

“Alhamdulillah, hasil evaluasi ini menunjukkan kinerja yang bagus, terutama untuk Dinas Pendidikan, Kesehatan dan Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) yang mendapat DAK di tahun 2023 ini,” kata dia, Sabtu, 08 Juli 2023.

Dia menambahkan, dalam tahap ini, seluruh proses sudah berjalan dengan baik, seluruh dokumen yang ada sudah di teken dan Wahdi juga menyampaikan tidak ada keterlambatan.

“Saya tidak bosan-bosannya untuk terus mengingatkan, bahwa kita pemerintah tidak boleh terlambat. Kalau terlambat yang rugi nantinya masyarakat. Maka, saya minta kepada seluruh dinas untuk segera bergerak dan saya juga meminta masyarakat untuk mendukung dan mengawasi bersama pembangunan yang ada,” tambahnya.

Dia menjelaskan, dengan alokasi DAK sebesar Rp 22 miliar lebih ini, pihaknya yakin bisa menciptakan kualitas pembangunan dan SDM yang berkualitas.

“Selain DAK, kita juga akan terus mengejar DID. Dengan apa, kita akan buktikan dengan prestasi supaya dana insentif daerah (DID) bisa bergulir di Metro,” ujarnya.

“Dan tentu juga kita harapkan kelurahan-kelurahan semua nya berjalan dengan bagus,” pungkasnya. (ADV)

Walikota Metro Wahdi Sirajuddin Berikan Bantuan Kepada Korban Kebakaran

METRO, GSC. Walikota Metro Wahdi Siradjuddin didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial dan Camat Kota Metro Pusat memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Kelurahan Hadimulyo Timur Kecamatan Metro Pusat. Senin (10/07/2023).

Bantuan yang diberikan berupa bahan bangunan dan sembangko oleh pihak Dinas Sosial dan BPBD KotaKota Metro.

Walikota Metro Wahdi Siradjuddin mengatakan, beberapa kali di Kota Metro terjadi kebakaran menurut data yang dihimpun diakibat dari konseleting listrik. Yang kedua masyarakat Juga harus berhati-hati terkait membakar sampah.

“Kembali saya menghimbau kepada semua warga di Kota Metro agar selalu berhati-hati, karna menurut data terjadi kebakaran diakibatkan oleh konseleting listrik dan bakaran sampah,” Paparnya

Sementara itu ditempat yang sama Camat Metro Pusat Yahya Rachmat menjelaskan, tadi sudah di jelaskan oleh Walikota Metro rata-rata kebakaran di akibatkan oleh konseleting listrik.

“Untuk kejadian ini akibat bakaran sampah, dengan itu saya kembali menghimbau kepada masyarakat khususnya Metro Pusat agar selalu berhati-hati dalam hal seperti itu,”jelasnya

Lebih lanjut, Pemerintah Kota Metro sudah memiliki Call Center di nomor 112, silahkan semua masyarakat bisa langsung menghubungi nomor tersebut untuk melapor.

Iamenghimbau kepada semua warganya agar tidak melakukan bakar sampah sembarangan dan selalu waspada terkait konseleting listrik.

Diketahui Rumah peternakan jangkrik di Jalan Zebra Kecamatan Hadimulyo Timur, Metro Pusat, Kota Metro, Lampung hangus terbakar
Mengakibatkan, bangunan rumah serta puluhan kotak jangkrik siap jual hangus terbakar.

Rumah peternakan jangkrik milik H. Tirso MS (55) tersebut diketahui terbakar sekitar pukul 10.25 WIB. Kebakkaran rumah Peternakan jangkrik tersebut.
Terjadi berawal dari anak korban yang bernama Arifin (25) membersihkan areal kandang dan membakar sampah di samping bangunan yang dijadikan areal peternakan jangkrik. Setelah sampah atau limbah terbakar lalu ditinggalkan oleh Arif, Bapak Tirso yang kebetulan diteras depan mendengar suara terbakar dan melihat bangunan ternaknya terbakar lalu mencoba memadamkan api bersama warga,” Pungkasnya.
(ADV)

Walikota Metro, Wahdi Siradjuddin Menyembelih Tiga Ekor Sapi Sebagai Hewan Kurban

METRO, GSC. Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin menyembelih sebanyak tiga sapi sebagai hewan kurban, untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Metro Utara. Penyembelihan tersebut berlangsung di Taman Metro Indonesia Indah (TMII), Jumat, 30/6/2023.

“Kalau hari ini di TMII ada 3 sapi yang dikurbankan, dan memang yang dikhususkan di sini untuk di Metro Utara,” kata Wahdi usai menyembelih langsung sapi kurban jenis limosin di TMII, didampingi Ketua MUI setempat.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan Wahdi, diketahui kurban jenis sapi mendominasi persentase jumlah hewan kurban di Kota Metro, yakni sebesar 60 persen, dengan jumlah lebih dari 1.600 sapi. Sedangkan 1.400 sisanya, merupakan kurban jenis kambing dan domba. Sedangkan keseluruhan hewan kurban di Bumi Sai Wawai diperkirakan hampir 3 ribu ekor.

Data yang disampaikan Wahdi mengacu pada laporan dari Bagian Kesra Sekretariat Daerah Kota Metro, per 30 Juni 2023 yang menyebutkan, di Bumi Sai Wawai terdapat hampir 3 ribu hewan dikurbankan pada Idul Adha 1443 Hijiriah.

Kendati masih bersifat sementara, namun angka persentase tersebut menurun jika dibandingkan tahun sebelumnya. Meski begitu, pendataan akan terus dilakukan hingga satu pekan setelah hari raya.

“Yang tentu kita lihat kurban sejak tahun 2021, sudah saya sampaikan, di atas 3.200 ekor. kemudian di 2022 turun kita. Tadi laporan dari Kabag Kesra itu sudah hampir mencapai 3 ribu. Tapi biasanya kita akan menunggu sampai satu minggu kemudian, ini kan masih H+2 mudah-mudahan akan tetap di atas 3000, seperti tahun sebelumnya,” tukasnya.

Pemkot Metro memastikan hewan ternak yang menjadi kurban sudah diperiksa sebelumnya, sesuai dengan kriteria kesehatan dan syariat islam. Pemeriksaan itu menyesuaikan kondisi hewan kurban di tengah wabah penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) yang terjadi saat ini.
(ADV)

Pemkot Metro Salurkan Bahan Pokok Bagi Masyarakat Yang Terkena Bencana Angin Kencang di Kelurahan Banjarsari

METRO, GSC. Pemerintah Kota (Pemkot) Metro memberikan bantuan bahan pokok bagi para masyarakat yang terkena bencana angin kencang di Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Metro Utara, Jumat (23/06/2023).

Walikota Metro, Wahdi mengatakan, hari ini pihaknya menyalurkan bahan pokok kepada 40 orang yang terkena bencana angin kencang di Kelurahan Banjarsari.

“Ada empat bingkisan untuk satu keluarga, ini merupakan bentuk perhatian kita kepada masyarakat. Mudah-mudahan bisa bermanfaat,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Erwin Syarief, Lurah Banjarsari menyampaikan, sebelumnya pihaknya mengusulkan dari laporan pamong ada 77 orang yang terkena dampak bencana angin kencang. Namun yang terverifikasi hanya 40 orang.

“Kalau usulan kami, dari laporan pamong ada 77 orang. Tapi ini permintaan dari Dinas Sosial memang harus diverifikasi kembali, yang paling prioritas butuh bantuan secara ekonomi. Akhirnya dipilih jadi 40 orang,” ujarnya.

Dia mengatakan, adapun bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Metro disalurkan ke pondok pesantren.

“BPBD Metro memberikan bantuan berupa material, yaitu asbes dan kaso untuk pondok pesantren. Karena yang paling berat terkena dampaknya, hampir 60 persen atap asrama putri nya mengalami kerusakan,” katanya.

“Jadi untuk sementara ini, bantuan dari BPBD Metro baru difokuskan untuk di pondok saja, untuk masyarakat belum ada,” pungkasnya.

Sementara itu, Ponijah, warga yang mendapatkan bantuan mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Metro yang telah memberikan bantuan.

“Alhamdulillah kami bersyukur dan mengucapkan terimakasih kepada bapak walikota yang telah memberikan bantuan berupa bahan pokok,” tuturnya.

“Kalau untuk bantuan perbaikan rumah yang rusak, tidak ada,” pungkasnya.
(ADV)

Disporapar Kota Metro Akan Tayangkan Kebudayaan Etnis Lampung Bertajuk “Angken Muwaghi”

METRO, GSC. Pemerintah Kota (Pemkot) Metro, melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) setempat bakal menayangkan yang mengusung tema kebudayaan etnis Lampung bertajuk “Angken Muwaghi” besok malam, Sabtu, 24 Juni 2023, pukul 19:00 WIB, di Samber Park.

Film yang diprakasai produser asal Kota Metro Arif Surakhman tersebut menceritakan kisah dua pemuda bernama Kevin Lojaya, anak dari seorang pemilik toko elektronik keturunan Tionghoa dan Ragah Natamenggala, yang merupakan putera dari Nizar Natamenggala, anggota DPRD sekaligus tokoh masyarakat yang menjalani ritual angkat saudara, atau angken muaghi setelah melewati berbagai hal yang mereka alami, meski keduanya berasal dari latarbelakang kebudayaan yang berbeda.

Alur cerita tersebut menggambarkan tentang keberagaman Kota Metro, di mana Bumi Sai Wawai merupakan daerah kolonisasi, dan keberagaman penduduk yang harus terus dirawat, baik dari tradisi kehidupan, kesenian, serta kuliner khas Lampung.

Angken Muaghi, juga disebut Angkon Muakhi, merupakan prosesi adat Lampung yang mengangkat persaudaraan berbeda suku, sekaligus pemberian gelar adat. Tradisi ini memiliki fungsi sebagai penyambung tali persaudaraan antarwarga di Bumi Ruwa Jurai. Ikatan yang terjalin relatif kuat karena ditetapkan oleh pemangku adat, sehingga mereka yang terikat saudara harus saling menghormati, menghargai, melindungi, dan tolong menolong.

Tradisi angken muaghi menggambarkan keterbukaan masyarakat adat Lampung, hal itu digadang-gadang bisa menjadi suatu formulasi penyelesaian konflik yang terjadi di tengah masyarakat. Dalam film ini juga diselipkan informasi tradisi makan cuwak mengan dan menampilkan kembali kuliner khas adat Lampung seperti gulai balak dan pisro yang jarang ditemukan. Dua menu makanan kedaerahan itu diharap dapat menjadi ikon kuliner Kota Metro.

Kepala Disporapar Kota Metro, Tri Hendriyanto, menyampaikan, pemutaran film Angken Muaghi produksi putra asli Kota Metro ini akan diputar di Lapangan Samber Park Bumi Sai Wawai dalam puncak perayaan HUT ke-86 Kota Metro.

“Pemutaran film Angken Muaghi hari Sabtu tanggal 24 Juni 2023 pukul 19.00 WIB di Samber Park,” kata Tri Hendriyanto saat dikonfirmasi melalui panggilan suara, Jumat, (23/06/2023).

Pihaknya berharap, pemutaran film Angken Muaghi yang berdurasi 40 menit itu dapat menjadi sarana dalam upaya memperkenalkan dan merawat, tradisi serta budaya adat Lampung, atau menjadi pilot project perluasan perfilman Kota Metro hingga tingkat nasional.

Menariknya lagi, dalam film bergenre fiksi drama ini, Wahdi Siradjuddin berperan sebagai Wali Kota Metro yang memberikan nasehat saat dilakukannya prosesi Angken Muaghi antara tokoh Ragah Natamenggala, yang merupakan putera dari Nizar Natamenggala, anggota DPRD sekaligus tokoh masyarakat yang diperankan oleh Ketua DPRD Metro, Tondi Muammar Gaddafi Nasution.

Jadi, jangan lupa datang ke lokasi dan saksikan langsung filmnya ya, pembaca!.
(ADV)

RSUD Jenderal Ahmad Yani Merilis Sistem Layanan Antrean Terintegrasi (SILAT)

METRO, GSC. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jenderal Ahmad Yani Kota Metro berencana menghapus layanan pendaftaran manual, bagi pasien rawat jalan. Hal itu bertujuan mengurangi antrean, sekaligus memangkas waktu tunggu di sejumlah loket poliklinik tempat layanan kesehatan berpelat merah tersebut.

RSUD Jenderal Ahmad Yani merilis sistem layanan antrean terintegrasi (SILAT) untuk meningkat pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin menyebut program berbasis daring ini merupakan layanan pendaftaran di sejumlah poliklinik rumah sakit yang diperuntukan bagi pasien umum maupun BPJS.

“SILAT ini kan mengenai waktu tunggu, di BPJS ini juga kan menilai waktu tunggu, jadi semua itu akan terintegrasi dalam 6 pilar transformasi kesehatan. Sistem yang dihadirkan dengan kemajuan teknologi informatika itu, tentu harus diakses juga dengan mudah oleh masyarakat. Saya kira, dengan pola seperti itu keberhasilan akan optimis lah kita capai,” kata Wahdi usai menghadiri penandatanganan komitmen bersama dan pakta integritas dalam rangka mendukung SILAT di RSUD Jenderal Ahmad Yani, Kamis, 22/6/2023.

Sementara itu, Direktur RSUD Jenderal Ahmad Yani, dr Fitri Agustina menjelaskan pihaknya berencana menghapus layanan pendaftaran manual secara bertahap, dengan menyesuaikan kondisi di masyarakat. Program SILAT menjadi terobosan untuk mengurangi antrean, sekaligus memangkas waktu tunggu bagi pasien rawat jalan.

“Dengan adanya inovasi ini, ke depan, waktu tunggu rawat jalan mulai dari pasien mendaftar sampai dengan pasien ditangani oleh dokter spesialis adalah 1 jam. Kita optimis dengan hal itu, namun memang dengan bertahap, dari mulai jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Ke depannya RSUD Ahmad Yani tidak akan ada pendaftaran manual lagi,” jelasnya.

“Ini berlaku hanya untuk pasien yang rawat jalan lo ya, kalau pasien yang gawat darurat tidak, ya tetap manual,” tambahnya.

Jadi, lanjutnya, pasien hanya perlu mengisi formulir digital melalui smartphone. Layanan tersebut dapat diakses melalui website, maupun aplikasi yang dapat diunduh via app dan google playstore.

“Kita semuanya pelayanan dengan online. Jadi, mendapatkan kepastian dalam pelayanan seperti itu, bisa melalui website atau unduh aplikasinya di play store. Kita harus membenahi dengan dukungan server yang baik juga agar aplikasinya bisa lancar saat digunakan,” tandasnya.
(ADV)

Pemkot Metro Persiapkan Layanan Masyarakat Berbasis Smart City

METRO, GSC. Pemerintah Kota (Pemkot) Metro sedang fokus mempersiapkan kelayakan layanan masyarakat menuju smart city. Pelayanan terhadap lansia menjadi salah satu program yang bakal dimatangkan.

Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin mengatakan bagi masyarakat lanjut usia, program jemput bola menjadi solusi untuk meningkatkan layanan.

“Mengenai layanan terhadap lansia ini baru kita bicarakan juga. Jadi, kelompok yang harus kita perhatikan ke depan adalah lansia dalam bonus demografi. Bonus demografi kita jngan sampai tidak memikirkannya,” kata Wahdi saat diwawancarai usai memberikan sambutan pembukaan Bimtek Penyusunan Masterplan Kota Cerdas (Smart City) dan Quick Win Program Unggulan Tahap I Kota Metro di OR Setda pemkot setempat, Senin, 19/6/2023.

“Oh iya memang harus begitu, jemput bola. Makanya dia mobile, MPP mobile. Jadi, kita sudah punya station-nya, kan di MPP itu kan,” sambungnya.

Wahdi menyebut layanan geriatri sebagai salah satu contoh pelayanan khusus bagi lansia, yang memungkinkan dilakukan dengan pola jemput bola, yakni suatu pelayanan kesehatan yang berfokus pada penanganan, diagnosis, serta pencegahan penyakit dan gangguan kesehatan yang menyerang kalangan lansia dan dilakukan dengan cara datang langsung ke rumah-rumah masyarakat.

“Jemput bola, keberlanjutan ke depan adalah dengan memberikan layan geriatri. Jadi, itu nantinya dengan satu layanan semua selesai,” jelasnya.

Diketahui bimtek soal smart city tersebut dilakukan sebulan sekali selama empat bulan berturut-turut. Atas kegiatan itu, nantinya akan dihasilkan dokumentasi pembangunan Kota Metro yang berbasis IT.

Berdasarkan catatan tim media jaringan, pada pertengahan 2022 lalu Pemkot Metro tercatat meraih peringkat 1 tingkat kabupaten/kota se-Provinsi Lampung dalam evaluasi Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Republik Indonesia (RI). Dari hasil penilaian itu, Bumi Sai Wawai dinilai cukup memenuhi kriteria, bahkan meraih nilai tertinggi tingkat kabupaten/kota se-Provinsi Lampung dan membuatnya semakin dekat dengan status smart city.

Selain itu, Kota Metro juga dinyatakan telah lulus seleksi, dari Asessment Smart City tahap Smart Government oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemkominfo-RI). Dari total 67 kota/kabupaten se-Indonesia, dinyatakan sebanyak 47 kota/kabupaten lulus dari penilaian dan Kota Metro menjadi salah satu yang lulus. Hal itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Kominfo RI No. B-349/DJAI/AI.01.02/06/2022, tentang penyampaian hasil asessment”.
(ADV)

Dinkes Kota Metro Menggelar Kegiatan Bertajuk “Aksi Bergizi”

METRO, GSC. Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat menggelar kegiatan bertajuk “Aksi Bergizi” di halaman Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 setempat, Rabu, 14/06/2023.

Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin mengatakan, kegiatan itu bertujuan menekan angka kasus terjangkitnya penyakit anemia, khususnya bagi remaja putri di Bumi Sai Wawai. Menurutnya, pemerintah telah melakukan berbagai cara guna menyosialisasikan pendidikan gizi seimbang.

“Jadi, kita berupaya mengurangi permasalahan anemia yang dialami remaja putri. Riset Kesehatan Dasar atau Riskesdas pada tahun 2018 itu menunjukkan prevalensi anemia pada anak usia 5-14 tahun sebesar 32 persen. Nah itu kan artinya, 3 dari 10 anak di Indonesia ini mengalami anemia,” kata Wahdi.

“Pendidikan gizi seimbang juga telah kami lakukan, seperti misalnya memberikan tablet penambah darah atau fortifikasi pangan,” timpalnya.

Dijelaskannya, hasil Riskesdas pada tahun 2018 menunjukkan bahwa proporsi remaja putri yang memperoleh tablet tambah darah dalam 12 bulan terakhir di sekolah itu sebesar 76,2 persen. Akan tetapi, faktanya hanya 1,4 persen yang mengkonsumsi sesuai anjuran. Padahal, hal itu penting dilakukan, mengingat wanita secara rutin akan kehilangan sebagian darahnya pada saat menstruasi.

“Kita banyak lihat remaja putri kita yang anemia. Oleh sebab itu, dalam gerakan aksi gizi ini kita lakukan edukasi juga. Guna meminimalisir remaja putri yang tidak disiplin minum obat penambah darah,” jelasnya.
(ADV)

Festival Putri Nuban Meriahkan Hari Jadi Kota Metro ke-86

METRO, GSC. Penampilan pentas kreativitas disabilitas memeriahkan Festival Putri Nuban dihari yang keempat dalam rangka peringatan Hari Jadi Kota Metro ke 86 tahun. Acara berlangsung di Lapangan Samber kota setempat, Selasa (13/06/2023).

Walikota Metro, Wahdi mengatakan ajang kreativitas disabilitas merupakan ajang mereka untuk menunjukkan potensi yang mereka miliki tidak terbatas.

“Penampilan kreativitas anak disabilitas ini akan menjadi ajang untuk menunjukkan kepada kita semua bahwa penyandang disabilitas juga memiliki potensi dan kemampuan yang tak terbatas,” katanya.

Dia menjelaskan, hari ini banyak sekali pertunjukan yang ditampilkan oleh anak-anak disabilitas dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Metro ke 86 tahun.

“Hari ini banyak sekali yang kita tampilkan diantaranya, anak disabilitas mulai dari anak disabilitas sensorik, intelektual, kemudian masih banyak lagi yang lainnya,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga mengajak kepada semua elemen untuk semakin peduli dan perhatian kepada para penyandang disabilitas yang ada di Bumi Sai Wawai.

Mari bantu mereka dan bagi mereka, dan peduli kepada mereka, agar mereka semakin percaya diri untuk menunjukkan karya-karya terbaiknya.

“Mari semuanya tetap peduli kepada mereka agar mereka dapat semakin percaya diri dan semakin menunjukkan karya-karya yang terbaik,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, akan memberikan ruang bagi para penyandang disabilitas.

“Kita akan selalu memberikan ruang kepada mereka khususnya bagi para disabilitas, agar tidak ada satupun yang tertinggal dalam pembangunan Kota Metro,” ungkapnya.

“Selain penampilan panggung kreasi ini, Kota Metro juga telah menjadi pusat kegiatan wilayah yang mana kita telah memiliki 30 lebih Sekolah Luar Biasa (SLB), dan juga merupakan satu-satunya pusat autis di Provinsi Lampung,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Plt Kepala Dinas Sosial Metro, I Made Wiryana melalui Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitas Sosial (Rehabsos), Rani Junaida menyampaikan, kegiatan hari ini merupakan pertunjukan kreativitas dari anak istimewa .

“Hari ini merupakan pertunjukan kreativitas dari anak-anak kita yang istimewa yaitu disabilitas. Adapun jumlah keseluruhan yang tampil mencapai 44 orang,” ujarnya.

Dia menambahkan, pertunjukan yang di tampilkan bukan hanya menari saja, akan tetapi ada fashion show, menyanyi, pantomim, membaca puisi, kemudian bercerita pengalaman dirinya, serta masih banyak lagi yang lainnya.

“Ini merupakan pentas hiburan yang diadakan dalam rangka peringatan Hari Jadi Kota Metro. Setelah menampilkan kreativitasnya, anak-anak disabilitas mendapatkan bingkisan dari Bapak Walikota berupa kaos dan nutrisi,” pungkasnya.
(ADV)

Dua Peserta BPJS Ketenagakerjaan Terima Santunan Jaminan Kematian (SJK)

METRO, GSC. Badan penyelenggara jaminan sosial (PBJS) Ketenagakerjaan menyalurkan santunan jaminan kematian (JKM) kepada dua peserta di Pemkot Metro.

Data yang dihimpun Lampung Post, dua peserta yang mendapat santunan JKM diantara, Ernawati yang merupakan RT dan Kader Posyandu mendapatkan dua santunan yang masing-masing Rp 42 juta, sehingga mendapatkan Rp 84 juta. Beliau meninggal pada 8 Januari 2023 lalu.

Kemudian, Eko Joko Sunarto yang merupakan honorer di Sekretariat DPRD Metro mendapatkan santunan JKM Rp 42 juta. Beliau meninggal pada 14 Desember 2022 lalu.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kota Metro, Imiati mengatakan, pemberian santunan JKM ini merupakan program yang dijalankan oleh Pemkot Metro. Dimana, Pemkot Metro telah mendaftar seluruh tenaga non ASN sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Jadi yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan ada 6.649. berhubung kemarin ada insiden dua peserta yang meninggal dunia maka santunan ini kami berikan,” kata dia, Senin, 12 Juni 2023.

Dia menambahkan, ada satu peserta yang mengikuti iuran secara dobel. Sehingga, mendapatkan santunan sebesar Rp 84 juga.

“Untuk almarhum ibu Ernawati iurannya dua. Sebagai RT dan Kader Posyandu, jadi beliau mendapat dua santunan,” tambahnya.

Dia menjelaskan, untuk mengklaim asuransi JKM ini, peserta hanya menyiapkan data sebagai administrasi dan nama ahli waris peserta.

“Proses nya mudah, jika semua data sudah lengkap bisa langsung dicairkan,” ujarnya.

Sementara itu, pihaknya juga mengapresiasi Pemkot Metro karena telah mendaftarkan seluruh pegawai non ASN nya sehingga bisa mendapatkan penghargaan Panitera Award.

“Alhamdulillah, kita juara 1 se-Lampung dengan peserta non ASN terbanyak. Bahkan, ada beberapa kriteria yang telah dipenuhi. Insyaallah Metro nanti akan diikutsertakan untuk tingkat nasional keikutsertaan BPJS Ketenagakerjaan,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Metro, Budiono mengungkapkan, di tahun ini juga pihaknya akan mendaftar 2.000 peserta baru sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Perintah Pak Wali, tahun ini ada penambahan non ASN. Itu dari guru tahun ini hampir 2000 peserta,” kata dia.

Dia menyebut, dengan pendaftaran tersebut, pihaknya akan mempertahankan apa yang sudah didapat.

“Semua, seperti RT RW, marbot masjid, kader posyandu akan kita daftarkan. Pokoknya mereka yang mendapat upah yang dibayarkan melalui APBD. Itu juga sebagai jaminan masa tua mereka,” pungkasnya.

Diketahui, dalam penyerahan santunan JKM tersebut, BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan secara simbolis keikutsertaan Wali Kota Metro Wahdi Sirajuddin sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
(ADV)

Translate »