Layanan Kateterisasi Jantung (Cath Lab) RS Harapan Bunda Kini Dapat Dilayani Dengan BPJS Kesehatan

LAMPUNG TENGAH, GSC. Kabar baik bagi masyarakat Lampung Tengah dan sekitarnya. Layanan pemasangan ring jantung atau kateterisasi jantung (Cath Lab) di RS Harapan Bunda kini resmi dapat dilayani menggunakan BPJS Kesehatan melalui Program CANGGIH BPJS Kesehatan.
Hadirnya layanan ini menjadi kabar membahagiakan bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan penyakit jantung, karena kini pasien dapat memperoleh layanan kateterisasi jantung lebih dekat, tanpa harus dirujuk ke luar daerah.

Direktur RS Harapan Bunda, dr. Ari Hidayat, MM., MARS., FISQua, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan perjalanan panjang sekaligus cita-cita besar rumah sakit dalam menghadirkan layanan jantung komprehensif yang mudah diakses masyarakat.

“Layanan Cath Lab di RS Harapan Bunda sebenarnya telah hadir sejak tahun 2021. Sejak awal, cita-cita kami bukan hanya menghadirkan fasilitasnya, tetapi memastikan masyarakat juga bisa mengakses layanan ini dengan lebih mudah melalui jaminan kesehatan. Hari ini, cita-cita itu menjadi kenyataan,” ujarnya.

Menurutnya, hadirnya dukungan BPJS Kesehatan untuk layanan ini menjadi langkah besar dalam memperluas akses layanan kesehatan jantung bagi masyarakat Lampung Tengah dan wilayah sekitarnya.
Selama ini, layanan Cath Lab menjadi salah satu fasilitas penting dalam penanganan kasus kegawatdaruratan jantung, terutama pada pasien dengan penyumbatan pembuluh darah jantung yang membutuhkan tindakan cepat seperti pemasangan ring jantung.

“Pada kasus serangan jantung, waktu adalah hal yang sangat menentukan. Dengan hadirnya layanan Cath Lab yang kini dapat diakses melalui BPJS Kesehatan, masyarakat memiliki kesempatan mendapatkan pertolongan lebih cepat, lebih dekat, dan lebih optimal,” lanjut dr. Ari.

Tak hanya untuk tindakan diagnostik dan intervensi jantung, keberadaan Cath Lab juga menjadi simbol komitmen RS Harapan Bunda dalam menghadirkan layanan medis modern yang terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat.
Sejak mulai beroperasi pada tahun 2021, layanan Cath Lab RS Harapan Bunda telah menjadi bagian dari penguatan layanan jantung unggulan rumah sakit. Kini, dengan dukungan pembiayaan BPJS Kesehatan, manfaat layanan tersebut dapat dirasakan oleh masyarakat yang lebih luas. “Ini bukan sekadar penambahan manfaat layanan, tetapi bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan kesehatan berkualitas yang setara, dekat, dan dapat dijangkau masyarakat. Kami berharap masyarakat Lampung Tengah tidak lagi mengalami hambatan akses untuk mendapatkan penanganan jantung yang cepat dan tepat,”

RS.Harapan Bunda Lampung Tengah mengucapkan terima kasih atas amanah dan kepercayaan BPJS Kesehatan, Kementerian Kesehatan dan seluruh masyarakat khususnya Lampung Tengah.
pungkasnya.
Bandar Jaya, [tanggal publikasi]
Hormat kami,
RS Harapan Bunda
dr. Ari Hidayat, MM., MARS., FISQua
Direktur RS Harapan Bunda

Wakil Ketua YLPK PERARI DPD Lampung Mendukung Komisi I DPRD Lampung Tengah Meminta PLT. Bupati Untuk Tegas Sikapi Polemil Penunjukan Plt. Kadis Pendidikan

Lampung Tengah – Wakil Ketua Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Perjuangan Anak Negeri (YLPK PERARI) DPD Lampung, RM Edy Yulianto,S.Kom,S.E. C.Me, (Romo) secara tegas dari kelembagaan mendukung sepenuhnya atas sikap Ketua Komisi l DPRD Lampung Tengah, yang meminta Plt.Bupati, I Komang Koheri bersikap tegas menyikapi polemik penunjukan pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan yang belakangan menjadi sorotan.

‎”Kami memandang fungsi pengawasan legislatif mengambil langkah untuk meminta ketegasan Plt. Bupati bersikap tegas atas polemik penunjukkan Plt.Kadisdik itu sudah tepat, dan kami khususnya YLPK PERARI mendukung penuh hal itu,” ungkap Romo, saat menyatakan sikap lembaganya, di Markas YLPK PERARI Lampung, Selasa (19/5/2026).

‎Menurutnya, langkah legislatif itu untuk memastikan roda pemerintahan dapat berjalan tanpa adanya pihak-pihak yang ingin mengambil momen dalam hal itu, untuk itulah sikap tegas Plt.Bupati Lamteng, sangat diharapkan bersikap sebagai seorang pemimpin, tanpa adanya intervensi dari pihak manapun.

‎”Untuk menjadi seorang pemimpin itu bukan hanya teori atau kejeniusan saja yang di perlukan, ketegasan seorang pemimpin lebih di butuhkan dari pada poin yang lain. Agar jalannya pemerintahan tidak mencla mencle,” tegasnya.

‎Ia menilai kepala daerah, termasuk pejabat pelaksana tugas, memiliki kewenangan tertinggi dalam struktur pemerintahan daerah sehingga diperlukan kepastian dalam setiap kebijakan, termasuk penunjukan pejabat pelaksana tugas di tiap OPD. Kalau memang Kab.Lamteng tidak lagi di sebut ada matahari kembar, maka Plr.Bupati harus mengambil sikap tegas atas penunjukkan Plh.Kadisdik tersebut.

‎”Jangan sampai Plt.Bupati Lamteng mendapat kiriman androk dari lembaga masyarakat, jika tidak mengambil sikap tegas,” tukas Romo.

‎Sekretaris YLPK PERARI Lampung ini, menyebut bahwa, pasca OTT KPK terhadap mantan Bupati, Ardito beberapa lalu hingga saat ini masih menjadi momok para pejabat daerah untuk mengambil langkah, sehingga roda pemerintahan berdampak staknan tanpa ada arah pasti, di tambah Plt.Bupati yang tidak memiliki sikap tegas seperti saat ini.

‎”Hal seperti ini akan membuat bingung masyarakat tanpa adanay kepastian dari seorang pemimpin. Atau kita beri kesempatan untuk para pejabat yang tidak bernyali, mundur saja dari kursi jabatan,” pungkasnya.

SMAN 4 di Dampingi LPAI Kota Metro, Terus Mengawal Kasus Bully Ini Sampai Tuntas

METRO, GSC. Terkait dengan ramainya pemberitaan di media sosial dugaan kasus bully siswa SMAN 4 Kelas X berinisial (G) selaku korban, dan siswa berinisial (D) sebagai pelaku yang membully kelas XI, yang berasal dari daerah seputih raman, Kota Gajah Lampung Tengah, pihak sekolah membenarkan kejadian tersebut dan memberikan klarifikasi melalui jumpa pers yang dilaksanakan di Aula Gedung SMAN 4 Kota Metro. Selasa (19/05/2026).

Bu Made selaku kepala sekolah SMAN 4 beserta para guru dan wakil kepala sekolah serta didampingi perwakilan dari Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, kasi pelayanan SMA Murti Suryandari beserta jajarannya, menanggapi dan membenarkan atas kejadian bully tersebut yang dilakukan oleh siswanya, dalam penyampaiannya dalam jumpa pers, Bu Made memberikan penjelasan terkait permasalahan tersebut dan dari pihak keduanya baik dari pihak korban maupun dari pihak pelaku sudah saling berkomunikasi dan menempuh jalan damai,” jelasnya Made selaku kepala sekolah SMAN 4

Pada tgl 18 kemarin tepatnya hari Senin, kedua pihak sudah bertemu dan saling berkomunikasi dan menempuh jalur damai , akan tetapi pihak korban telah melaporkan ke Polres Metro Unit PPA dengan nomor surat penerimaan laporan 79 tertanggal 18 mei 2026, hal tersebut dilakukan guna memberikan efek jera terhadap pelaku agar tidak melakukan perbuatan tersebut lagi dan apalagi mereka masih dibawah umur,”tegas Made.

Lebih lanjut Made menambahkan, terkait pemberitaan yang menyatakan pihak sekolah melakukan pembiaran atas kejadian bully tersebut, itu tidak benar dan apa yang kira-kira dianggap tingkah laku maupun ucapan yang dilakukan oleh siswa sekolah, itu akan ditegur dan diberi sanksi apalagi kalo tiga hari tidak ada keterangan tidak masuk sekolah itu, akan di berikan teguran dari pihak kami selaku orang tua pendidik mereka,” ucapnya Made.

” Kami terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung dan didampingi oleh LPAI untuk terus mengawal proses permasalahan bully ini sampai dengan selesai dan tuntas ,”tutupnya Bu Made.

Ditempat yang sama Murti Suryandari, selaku kasi pelayanan pendidikan SMA Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, menyampaikan bahwa, membenarkan atas kejadian bully tersebut yang terjadi disekolahan SMAN 4 , dan akan terus berkoordinasi dengan pihak sekolah khususnya dengan Bu Made .

” Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak sekolah khususnya dengan buk Made dan akan terus mengawal permasalahan ini sampai dengan selesai dan berjalan dengan damai,” ucapnya Murti saat diwawancarai oleh awak media.

Murti menambahkan bahwa, Dijnas Pendidikan Provinsi akan terus mengawasi setiap sekolahan yang ada disetiap daerah khususnya di provinsi Lampung dan terkait permasalahan ini , kami tidak dapat memutuskan karena kebetulan bu kacab sedang berada dilampung timur menghadiri agenda disetiap sekolah , nantinya akan kami sampaikan kebeliau dan kedinas provinsi karena merekalah yang memiliki kewenangan dan kebijakan dalam menyikapi permasalahan ini,” ujarnya Murti.
Red.

Semangat Gotong Royong Warga Dusun Adiluwih, Wujudkan Masjid Baiturrochman Jadi Titik Pusat Ukhuwah Islamiyah

LAMPUNG TENGAH — Masyarakat Dusun Adiluwih, Kampung Adijaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, menunjukkan kekuatan persaudaraan umat melalui aksi gotong royong. Elemen warga setempat kompak bahu-membahu menyemen dan meratakan lantai halaman
,Masjid Baiturrochman pada Minggu (17/5/2026).
Kegiatan mulia yang berlangsung penuh kekeluargaan ini dihadiri oleh Pimpinan Asrama Pendidikan Islam Ustadz Abdul Haq, Ketua Pengurus Masjid Baiturrochman Faisal, Tokoh Agama Maskur, Kepala Dusun Adiluwih Arifin,.
Serta seluruh lapisan warga masyarakat setempat.Aksi nyata ini didasari oleh kesepakatan dan pesan luhur dari para pemuka umat untuk bekerja bersama tanpa pamrih demi kebaikan bersama dan kemajuan umat. Kebersamaan dalam kerja bakti ini menjadi bukti konkret penguatan ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat. Melalui aksi ini, Masjid Baiturrochman senantiasa menjadi pusat persatuan, kedamaian, dan tempat pengembangan potensi umat.

Lebih dari sekadar pembenahan bangunan fisik, masjid ini berfungsi utama sebagai tempat pembinaan akhlak, karakter, dan mentalitas generasi penerus. Di tempat ini, anak-anak ditempa dengan nilai iman dan akhlak mulia agar terbentuk menjadi insan yang berilmu, berakhlak, serta bermanfaat bagi agama dan negara di masa kini maupun masa depan.Seluruh rangkaian kegiatan gotong royong berjalan dengan aman, tertib, serta memperkokoh semangat persaudaraan warga.
( Rilis
/ NH – Lembaga Pers )

Layanan Kateterisasi Jantung (Cath Lab) RS Harapan Bunda Kini Dapat Dilayani Dengan BPJS Kesehatan

LAMPUNG TENGAH, GSC. Kabar baik bagi masyarakat Lampung Tengah dan sekitarnya. Layanan pemasangan ring jantung atau kateterisasi jantung (Cath Lab) di RS Harapan Bunda kini resmi dapat dilayani menggunakan BPJS Kesehatan melalui Program CANGGIH BPJS Kesehatan.
Hadirnya layanan ini menjadi kabar membahagiakan bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan penyakit jantung, karena kini pasien dapat memperoleh layanan kateterisasi jantung lebih dekat, tanpa harus dirujuk ke luar daerah.

Direktur RS Harapan Bunda, dr. Ari Hidayat, MM., MARS., FISQua, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan perjalanan panjang sekaligus cita-cita besar rumah sakit dalam menghadirkan layanan jantung komprehensif yang mudah diakses masyarakat.

“Layanan Cath Lab di RS Harapan Bunda sebenarnya telah hadir sejak tahun 2021. Sejak awal, cita-cita kami bukan hanya menghadirkan fasilitasnya, tetapi memastikan masyarakat juga bisa mengakses layanan ini dengan lebih mudah melalui jaminan kesehatan. Hari ini, cita-cita itu menjadi kenyataan,” ujarnya.

Menurutnya, hadirnya dukungan BPJS Kesehatan untuk layanan ini menjadi langkah besar dalam memperluas akses layanan kesehatan jantung bagi masyarakat Lampung Tengah dan wilayah sekitarnya.
Selama ini, layanan Cath Lab menjadi salah satu fasilitas penting dalam penanganan kasus kegawatdaruratan jantung, terutama pada pasien dengan penyumbatan pembuluh darah jantung yang membutuhkan tindakan cepat seperti pemasangan ring jantung.

“Pada kasus serangan jantung, waktu adalah hal yang sangat menentukan. Dengan hadirnya layanan Cath Lab yang kini dapat diakses melalui BPJS Kesehatan, masyarakat memiliki kesempatan mendapatkan pertolongan lebih cepat, lebih dekat, dan lebih optimal,” lanjut dr. Ari.

Tak hanya untuk tindakan diagnostik dan intervensi jantung, keberadaan Cath Lab juga menjadi simbol komitmen RS Harapan Bunda dalam menghadirkan layanan medis modern yang terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat.
Sejak mulai beroperasi pada tahun 2021, layanan Cath Lab RS Harapan Bunda telah menjadi bagian dari penguatan layanan jantung unggulan rumah sakit. Kini, dengan dukungan pembiayaan BPJS Kesehatan, manfaat layanan tersebut dapat dirasakan oleh masyarakat yang lebih luas. “Ini bukan sekadar penambahan manfaat layanan, tetapi bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan kesehatan berkualitas yang setara, dekat, dan dapat dijangkau masyarakat. Kami berharap masyarakat Lampung Tengah tidak lagi mengalami hambatan akses untuk mendapatkan penanganan jantung yang cepat dan tepat,”

RS.Harapan Bunda Lampung Tengah mengucapkan terima kasih atas amanah dan kepercayaan BPJS Kesehatan, Kementerian Kesehatan dan seluruh masyarakat khususnya Lampung Tengah.
pungkasnya.
Bandar Jaya, [tanggal publikasi]
Hormat kami,
RS Harapan Bunda
dr. Ari Hidayat, MM., MARS., FISQua
Direktur RS Harapan Bunda

Wakil Ketua YLPK PERARI DPD Lampung Mendukung Komisi I DPRD Lampung Tengah Meminta PLT. Bupati Untuk Tegas Sikapi Polemil Penunjukan Plt. Kadis Pendidikan

Lampung Tengah – Wakil Ketua Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Perjuangan Anak Negeri (YLPK PERARI) DPD Lampung, RM Edy Yulianto,S.Kom,S.E. C.Me, (Romo) secara tegas dari kelembagaan mendukung sepenuhnya atas sikap Ketua Komisi l DPRD Lampung Tengah, yang meminta Plt.Bupati, I Komang Koheri bersikap tegas menyikapi polemik penunjukan pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan yang belakangan menjadi sorotan.

‎”Kami memandang fungsi pengawasan legislatif mengambil langkah untuk meminta ketegasan Plt. Bupati bersikap tegas atas polemik penunjukkan Plt.Kadisdik itu sudah tepat, dan kami khususnya YLPK PERARI mendukung penuh hal itu,” ungkap Romo, saat menyatakan sikap lembaganya, di Markas YLPK PERARI Lampung, Selasa (19/5/2026).

‎Menurutnya, langkah legislatif itu untuk memastikan roda pemerintahan dapat berjalan tanpa adanya pihak-pihak yang ingin mengambil momen dalam hal itu, untuk itulah sikap tegas Plt.Bupati Lamteng, sangat diharapkan bersikap sebagai seorang pemimpin, tanpa adanya intervensi dari pihak manapun.

‎”Untuk menjadi seorang pemimpin itu bukan hanya teori atau kejeniusan saja yang di perlukan, ketegasan seorang pemimpin lebih di butuhkan dari pada poin yang lain. Agar jalannya pemerintahan tidak mencla mencle,” tegasnya.

‎Ia menilai kepala daerah, termasuk pejabat pelaksana tugas, memiliki kewenangan tertinggi dalam struktur pemerintahan daerah sehingga diperlukan kepastian dalam setiap kebijakan, termasuk penunjukan pejabat pelaksana tugas di tiap OPD. Kalau memang Kab.Lamteng tidak lagi di sebut ada matahari kembar, maka Plr.Bupati harus mengambil sikap tegas atas penunjukkan Plh.Kadisdik tersebut.

‎”Jangan sampai Plt.Bupati Lamteng mendapat kiriman androk dari lembaga masyarakat, jika tidak mengambil sikap tegas,” tukas Romo.

‎Sekretaris YLPK PERARI Lampung ini, menyebut bahwa, pasca OTT KPK terhadap mantan Bupati, Ardito beberapa lalu hingga saat ini masih menjadi momok para pejabat daerah untuk mengambil langkah, sehingga roda pemerintahan berdampak staknan tanpa ada arah pasti, di tambah Plt.Bupati yang tidak memiliki sikap tegas seperti saat ini.

‎”Hal seperti ini akan membuat bingung masyarakat tanpa adanay kepastian dari seorang pemimpin. Atau kita beri kesempatan untuk para pejabat yang tidak bernyali, mundur saja dari kursi jabatan,” pungkasnya.

SMAN 4 di Dampingi LPAI Kota Metro, Terus Mengawal Kasus Bully Ini Sampai Tuntas

METRO, GSC. Terkait dengan ramainya pemberitaan di media sosial dugaan kasus bully siswa SMAN 4 Kelas X berinisial (G) selaku korban, dan siswa berinisial (D) sebagai pelaku yang membully kelas XI, yang berasal dari daerah seputih raman, Kota Gajah Lampung Tengah, pihak sekolah membenarkan kejadian tersebut dan memberikan klarifikasi melalui jumpa pers yang dilaksanakan di Aula Gedung SMAN 4 Kota Metro. Selasa (19/05/2026).

Bu Made selaku kepala sekolah SMAN 4 beserta para guru dan wakil kepala sekolah serta didampingi perwakilan dari Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, kasi pelayanan SMA Murti Suryandari beserta jajarannya, menanggapi dan membenarkan atas kejadian bully tersebut yang dilakukan oleh siswanya, dalam penyampaiannya dalam jumpa pers, Bu Made memberikan penjelasan terkait permasalahan tersebut dan dari pihak keduanya baik dari pihak korban maupun dari pihak pelaku sudah saling berkomunikasi dan menempuh jalan damai,” jelasnya Made selaku kepala sekolah SMAN 4

Pada tgl 18 kemarin tepatnya hari Senin, kedua pihak sudah bertemu dan saling berkomunikasi dan menempuh jalur damai , akan tetapi pihak korban telah melaporkan ke Polres Metro Unit PPA dengan nomor surat penerimaan laporan 79 tertanggal 18 mei 2026, hal tersebut dilakukan guna memberikan efek jera terhadap pelaku agar tidak melakukan perbuatan tersebut lagi dan apalagi mereka masih dibawah umur,”tegas Made.

Lebih lanjut Made menambahkan, terkait pemberitaan yang menyatakan pihak sekolah melakukan pembiaran atas kejadian bully tersebut, itu tidak benar dan apa yang kira-kira dianggap tingkah laku maupun ucapan yang dilakukan oleh siswa sekolah, itu akan ditegur dan diberi sanksi apalagi kalo tiga hari tidak ada keterangan tidak masuk sekolah itu, akan di berikan teguran dari pihak kami selaku orang tua pendidik mereka,” ucapnya Made.

” Kami terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung dan didampingi oleh LPAI untuk terus mengawal proses permasalahan bully ini sampai dengan selesai dan tuntas ,”tutupnya Bu Made.

Ditempat yang sama Murti Suryandari, selaku kasi pelayanan pendidikan SMA Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, menyampaikan bahwa, membenarkan atas kejadian bully tersebut yang terjadi disekolahan SMAN 4 , dan akan terus berkoordinasi dengan pihak sekolah khususnya dengan Bu Made .

” Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak sekolah khususnya dengan buk Made dan akan terus mengawal permasalahan ini sampai dengan selesai dan berjalan dengan damai,” ucapnya Murti saat diwawancarai oleh awak media.

Murti menambahkan bahwa, Dijnas Pendidikan Provinsi akan terus mengawasi setiap sekolahan yang ada disetiap daerah khususnya di provinsi Lampung dan terkait permasalahan ini , kami tidak dapat memutuskan karena kebetulan bu kacab sedang berada dilampung timur menghadiri agenda disetiap sekolah , nantinya akan kami sampaikan kebeliau dan kedinas provinsi karena merekalah yang memiliki kewenangan dan kebijakan dalam menyikapi permasalahan ini,” ujarnya Murti.
Red.

Semangat Gotong Royong Warga Dusun Adiluwih, Wujudkan Masjid Baiturrochman Jadi Titik Pusat Ukhuwah Islamiyah

LAMPUNG TENGAH — Masyarakat Dusun Adiluwih, Kampung Adijaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, menunjukkan kekuatan persaudaraan umat melalui aksi gotong royong. Elemen warga setempat kompak bahu-membahu menyemen dan meratakan lantai halaman
,Masjid Baiturrochman pada Minggu (17/5/2026).
Kegiatan mulia yang berlangsung penuh kekeluargaan ini dihadiri oleh Pimpinan Asrama Pendidikan Islam Ustadz Abdul Haq, Ketua Pengurus Masjid Baiturrochman Faisal, Tokoh Agama Maskur, Kepala Dusun Adiluwih Arifin,.
Serta seluruh lapisan warga masyarakat setempat.Aksi nyata ini didasari oleh kesepakatan dan pesan luhur dari para pemuka umat untuk bekerja bersama tanpa pamrih demi kebaikan bersama dan kemajuan umat. Kebersamaan dalam kerja bakti ini menjadi bukti konkret penguatan ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat. Melalui aksi ini, Masjid Baiturrochman senantiasa menjadi pusat persatuan, kedamaian, dan tempat pengembangan potensi umat.

Lebih dari sekadar pembenahan bangunan fisik, masjid ini berfungsi utama sebagai tempat pembinaan akhlak, karakter, dan mentalitas generasi penerus. Di tempat ini, anak-anak ditempa dengan nilai iman dan akhlak mulia agar terbentuk menjadi insan yang berilmu, berakhlak, serta bermanfaat bagi agama dan negara di masa kini maupun masa depan.Seluruh rangkaian kegiatan gotong royong berjalan dengan aman, tertib, serta memperkokoh semangat persaudaraan warga.
( Rilis
/ NH – Lembaga Pers )

Apresiasi Tembak Mati Begal, CLPD Tantang Kapolda: Sikat Bandar Pesawaran dan Lampung Timur, atau Ada Oknum Dapat Jatah

LAMPUNG, GSC. Tindakan tegas terukur aparat kepolisian yang menembak mati komplotan begal penembak polisi di Lampung memantik dukungan penuh. Keberanian petugas di lapangan yang tak segan merobohkan pelaku patut mendapat standing ovation. Namun, di balik letusan senjata pelumpuh itu, terselip sebuah tantangan besar yang menguji nyali dan integritas institusi Bhayangkara di wilayah tersebut.

“Tindakan tegas itu kami apresiasi penuh. Bagus itu ditembak mati kalau memang mereka melawan tugas. Jangan sampai ada lagi nyawa anggota kepolisian yang melayang sia-sia saat bertugas di lapangan. Kalau memang melawan secara terukur, habisi saja!” tegas Septa Aditya Aslam, S.H., M.H., Peneliti Center for Legal Policy and Digital Dynamics (CLPD) / Pusat Kajian Kebijakan Hukum dan Dinamika Digital, sekaligus praktisi hukum.

Meski mengacungi jempol nyali aparat di jalanan, Septa mengingatkan bahwa peluru hanya menghentikan satu pelaku, bukan ekosistem kejahatannya. Kepolisian, menurutnya, harus punya nyali ekstra untuk membedah anatomi penyebab para pelaku ini nekat merampas harta hingga nyawa.

Ia membedah profil miris para pelaku kejahatan jalanan saat ini. “Coba cek penyebabnya, kenapa mereka menjadi pembegal? Apakah karena terjerat narkoba? Profil mereka ini jelas: sudah banyak yang tidak sekolah, hidup miskin tapi banyak gaya, lalu akal sehatnya makin hancur kena narkoba dan judi online. Makanya, polisi harus berani tangkap bandar narkobanya, berantas habis judi online-nya!” cecar Septa dengan nada kritis.

Secara spesifik, Septa menyoroti wilayah asal dan penangkapan para komplotan tersebut, yakni Pesawaran dan Lampung Timur. Ia melempar tantangan menohok yang mempertanyakan alasan aparat seolah kesulitan mengendus “ikan besar” di kedua wilayah tersebut.

“Berantas tuntas jaringan narkoba dan judi online yang ada di Pesawaran dan Lampung Timur! Masa kepolisian tidak tahu siapa bandarnya? Mereka itulah akar bakal munculnya begal-begal baru. Jangan penegakan hukum ini hanya sebatas tangkap case by case. Kalau cuma begitu, siklusnya berulang lagi: begal mati, tapi besoknya anggota kepolisian kita yang jadi korban tembak lagi,” ujarnya.

Septa merasa miris melihat anggota reserse di lapangan yang sudah kelelahan bertaruh nyawa memburu pelaku, sementara para dalang kejahatan tetap leluasa berbisnis.

Di ujung kritiknya, Septa melontarkan kecurigaan yang menantang integritas kepolisian daerah setempat. Ia mendesak pucuk pimpinan Polda Lampung untuk membongkar tuntas hulu kejahatan ini, dan memastikan tidak ada parasit di dalam institusinya.

“Polisi di lapangan sudah capek-capek memburu, tapi yang me-back up dan bandar-bandar besarnya dibiarkan. Saya meminta kepada Kapolda, berani tidak bongkar jaringan di Pesawaran dan Lampung Timur itu? Atau memang ada oknum yang dapat ‘jatah’ di situ, sehingga penegakan hukum hanya menyentuh hilirnya saja? Jangan sampai yang ditangkap hanya sebatas kroco atau penjahat kampungan, sementara hulunya dibiarkan. Penyebab struktural ini harus berani dihabisi!” pungkas Septa menantang.
Red.

Ketua DPRD Kota Metro Reses Tinjau Aspirasi Masyarakat

METRO, GSC. Ketua DPRD Kota Metro, Ria Hartini, menggelar agenda reses untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana santun namun penuh semangat ini bertujuan, menampung berbagai keluhan warga yang nantinya akan diteruskan ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) sebagai bahan penyusunan program prioritas.

Dalam reses tersebut, dua persoalan klasik kembali mendominasi keluhan masyarakat yakni, infrastruktur jalan yang rusak dan penanganan banjir yang belum maksimal. Warga menyampaikan bahwa sejumlah ruas jalan di lingkungan mereka masih dalam kondisi memprihatinkan, sementara sistem drainase yang buruk, dan kebiasaan membuang sampah sembarangan, kerap menyebabkan genangan air saat hujan deras.

“Semua yang disampaikan warga akan kami bawa ke pemerintah daerah. Ini menjadi masukan berharga untuk menyusun skala prioritas pembangunan ke depan,” ujar Ria Hartini. Selasa 12/5/2026.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya akan terus mengawal agar keluhan-keluhan tersebut tidak berhenti di meja rapat, tetapi benar-benar mendapat tindak lanjut yang nyata.

Meski optimistis, Ria Hartini juga secara blak-blakan menyampaikan kondisi riil keuangan daerah saat ini. Ia meminta masyarakat untuk bersabar karena Pemerintah Kota Metro tengah mengalami keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat.

“Kami mohon kesabaran masyarakat. Anggaran kita saat ini sangat terbatas karena adanya efisiensi dari pusat. Tapi kami akan tetap berupaya semaksimal mungkin untuk mengurai persoalan yang ada, sedikit demi sedikit,” jelasnya.

Meski dihadapkan pada keterbatasan fiskal, Ria Hartini berkomitmen untuk terus memperjuangkan kepentingan rakyat melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan DPRD. Ia berharap, sinergi antara legislatif dan eksekutif tetap terjaga demi percepatan pembangunan Kota Metro.(ADV)

Translate »