Walikota Metro Wahdi Sirajuddin Kucurkan Dana Para Atlit Yang Telah Mengikuti Kompetisi

METRO, GSC. Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin memberikan dana pembinaan kepada para atlet yang telah mengikuti kompetisi di masing-masing cabang olahraga, pemberian dana pembinaan sebagai wujud apresiasi kepada para atlet, yang berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota setempat, Kamis (05/10/2023).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro Suwandi memaparkan, ada 5 atlet dari SD dan SMP Kota Metro yang semuanya pulang meraih medali perak dan perunggu dari cabang olahraga seni beladiri pencak silat, renang gaya punggung 50 meter dan karate.

“Hasil capaian O2SN tingkat SD dan SMP tingkat nasional kami membawa 5 atlet dari Kota Metro semuanya membawa medali dan kami pun turut bangga kepada anak-anak berprestasi ini,” ucapnya.

Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin mengatakan bahwa anak-anak yang berprestasi ini merupakan tanggung jawab yang sangat besar bagi orang tua dan juga pemerintah.

“Bahwa kita sebagai orang tua dalam hal ini juga pemerintah mempunyai tanggung jawab yang berat, dan kita harus memperhatikan prestasi anak bangsa,” ucap Wahdi.

Beliau juga menyatakan banyak anak-anak yang sudah terbantu oleh adanya Kartu Metro Ceria untuk meningkatkan sumber daya manusia di Kota Metro.

“Para siswa juga telah terbantu dengan kartu ini yang sudah mencapai 2600 anak, dan prestasi itu menggambarkan bagaimana ke depan generasi Metro ini kalau kita melihat capaian nya kita sudah masuk pada tahap sumber daya manusia yang genetiknya baik serta bagaimana mengelola kedepannya masing-masing yang punya passionnya,” paparnya.

“Wahdi pun berharap kepada para atlet untuk terus meningkatkan prestasinya untuk menambah semangat anak bangsa demi memajukan pembangunan di Indonesia khususnya di Kota Metro, ” Pungkasnya.
(ADV)

Pemkot Metro Fokus Evaluasi Pembangunan di Rakor Bulanan

METRO, GSC. Pemerintah Kota (Pemkot) Metro memfokuskan evaluasi pembangunan pada rapat koordinasi (rakor) organisasi perangkat daerah (OPD) yang dilakukan setiap bulan.

Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin mengatakan, pada rakor bulanan tersebut, Wahdi selalu mengevaluasi proses pembangunan.

“Untuk mengevaluasi proses pembangunan, ada yang nama nya identifikasi. Apa yang sudah dilakukan oleh OPD pasti ada pertanggungjawaban dan itu harus kita dengarkan,” kata dia, Jumat, 06 Oktober 2023.

Dia menyebut, mendengar itu adalah langkah pertama. Apa yang sudah dilakukan harus menghasilkan hal terbaik.

“Untuk mendapatkan hasil yang baik, perlu peran serta seluruh aspek. Aim pemerintah, swasta maupun masyarakat. Sehingga, proses identifikasi itu berjalan,” ungkapnya.

“Masalah apa yang ditemukan maka harus dilakukan analisa dan evaluasi, sehingga bisa dilakukan peningkatan lagi,” lanjutnya.

Setelah mengidentifikasi, lanjutnya, baru keluarlah rekomendasi. Dimana nanti ada proses perbaikan di sektor pembangunan sesuai visi dan misi apa yang belum dikerjakan pada RPJMD tahun 2023.

“Semua evaluasi ini terus berjalan. Itu semua langkah yang sudah dilakukan melalui Musrenbang tahun lalu yang masing-masing telah diberikan oleh OPD terkait,” kata dia.

Sementara itu, hingga awal Oktober 2023 ini, Wahdi menyebut serapan APBD sudah mencapai 80 persen. Dimana, Metro telah mendapat penghargaan serapan APBD tercepat di Indonesia.

“Alhamdulillah Metro ini mendapatkan penghargaan karena serapan sarapan pembangunan tertinggi dan tercepat. Itu dari 514 kabupeten kota se-Indonesia,” pungkasnya.
(ADV)

Walikota Metro Dorong PERPENI Setempat Berperan Aktif Terhadap Pembangunan

METRO, GSC. Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin dorong Persatuan Pensiunan Indonesia (Perpeni) setempat berperan aktif terhadap pembangunan. Dalam hal ini, menjaga kualitas SDM melalui upaya menyehatkan lansia, agar bisa menjadi contoh yang baik bagi generasi selanjutnya.

Hal itu dikatakannya, usai memberikan sambutan pada pengukuhan
Pengurus Perpeni Kota Metro, Pengurus
PPI dan Perpeni Kecamatan se-Kota Metro, masa bhakti 2023-2028, di Gedung Wisma Haji Al-Khairiyah, Rabu, 4/10/2023.

“Harapan kita tentunya, bersama para pensiunan yang tentu usianya sudah di atas 58 lah rata-rata. Saya kira, ikut membangun Kota Metro dengan menyehatkan para lansia. Lansia disehatkan semuanya, produktivitasnya meningkat, terus memberikan contoh suri tauladan yang baik, bagi generasi ke depan,” kata Wahdi.

Dijelaskannya, ratusan anggota Perpeni Kota Metro didominasi pensiunan dari berbagai instansi. Kendati rerata dari mereka merupakan lansia, namun Wahdi menilai organisasi tersebut memiliki semangat dan jiwa sosial yang tinggi.

“Jadi, pensiunan itu dari BUMD, BUMN, bisa juga dari pensiunan polisi juga, atau anggota DPRD. Ya siapa saja yang mau masuk lah pokoknya ya, siapa yang merasakan pensiun dan punya semangat. Semangat sehat, sosial ya, berkumpul dan berorganisasi tentunya,” pungkasnya.(ADV)

Walikota Metro, dr. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG (K) Menghadiri dan Membuka Acara Metro Cullinary Night and Finance Festival 2023

METRO, GSC. Walikota Metro, dr. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG (K) menghadiri dan membuka acara Metro Cullinary Night and Finance Festival yang diselenggarakan di Rumah Asisten Wedana Kota Metro, pada Minggu 01/10/2023.

Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Metro, Para Staf Ahli Walikota, Para Asisten Sekda, Para Ka. OPD, Para Kabag Setda, Para Camat, serta Para Lurah.

Pada kesempatan tersebut, Walikota Metro, Wahdi mengapresiasi penyelenggara yang mengadakan di lokasi Cagar Budaya, sebagai bahan edukasi juga, karena Kota Metro dikenal sebagai kota kolonis, penuh sejarah dan makanan nya enak.

“Tentuny, kita harus memikirkan upaya upaya kita dalam berinovasi agar kita dapat mendatangkan orang-orang di luar Kota Metro. Karena hal ini dapat memberikan pengaruh yang besar dalam membangun dan meningkatkan ekonomi masyarakat Metro. Mudah-mudahan pemerintah tetap akan melihat kegiatan-kegiatan yang bermanfaat dengan sebaik-baiknya,” ucap Wahdi.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu revitalisasi Cagar Budaya, Rumah Asisten Wedana dengan berlangsungnya kegiatan-kegiatan yang memiliki efek yang besar dalam berinovasi, berkreasi dan mengaplikasikan serta meningkatkan upaya-upaya transformasi digital.

Ketua Cagar Budaya Provinsi Lampung, Ansori Djauzal mengucapkan, bahwa Kota Metro ini harus menunjukkan karakter spesifik dari kota ini dan upaya tersebut harus dihargai.

“Kota Metro perlu diapresiasi, bagaimana upaya pelestarian budaya yang harus dihargai, bagaimana melestarikan dan mengawetkan suatu bangunan, bagaimana memanfaatkannya. Hal ini diperlukan agar budaya kita tidak dapat terpisahkan. Mudah-mudahan acara ini berlangsung sukses dan baik,” tuturnya.

Rian, selaku ketua pelaksana menjelaskan bahwa acara ini diadakan dalam upaya meningkatkan UMKM Kota Metro dan mengaktifkan cagar budaya yang ada di Kota Metro.
(ADV)

DPRD Kota Metro Rapat Paripurna Membahas Usulan Pemkot Metro Tentang APBD Perubahan 2023

METRO, GSC. Pemerintah Kota (Pemkot) Metro mengusulkan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) perubahan tahun 2023 sebesar Rp.953.892.611.436.

Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin mengatakan, pengusulan tersebut untuk mencapai target indikator makro pembangunan yang mengindikasikan tingkat kesejahteraan masyarakat di Bumi Sai Wawai.

“Total perubahan pada pendapatan tahun 2023 diproyeksikan sebesar Rp.953.892.611.436 dari semula ditargetkan sebesar Rp.902.314.090.073. Hal tersebut mengalami kenaikan Rp.51.578.521.363,” Kata Wahdi pada Sidang Paripurna Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2023, Senin, 25 September 2023.

Dia menjelaskan, kenaikan ini berasal dari kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp.39.833.232.921 dengan rincian kenaikan pajak daerah sebesar Rp. 3.582.000.000, kenaikan retribusi daerah sebesar Rp. 35.445.000, kenaikan lain-Lain PAD yang sah sebesar Rp.36.215.787.921.

“Selanjutnya, kenaikan juga berasal dari pendapatan transfer yang sebelumnya diproyeksikan sebesar Rp.667.107.524.000 dan pada perubahan APBD 2023 diproyeksikan naik menjadi Rp. 678.852.812.442 atau naik sebesar Rp. 11.745.288.442,” ujarnya.

“Kenaikan pendapatan transfer Pemerintah Pusat sebesar Rp.7.445.288.442 dan
kenaikan pendapatan transfer antar daerah sebesar Rp.4.300.000.000,” lanjutnya.

Wahdi menyebut, dari sisi belanja, terjadi kenaikan target belanja dari semula diproyeksikan sebesar Rp. 913.314.090.073 bertambah menjadi Rp. 1.009.031.184.018 sehingga menghasilkan defisit sebesar Rp. 55.138.572.582 yang selanjutnya ditutupi oleh Pembiayaan melalui Sisa Lebih Perhitungan Akhir (SiLPA).

“Adapun SiLPA yang digunakan untuk menutupi defisit dengan mengacu pada hasil audit BPK atas laporan keuangan tahun 2022 sebesar Rp.59.138.572.582,” ungkapnya.

“Perubahan proyeksi belanja terjadi pada Belanja Operasi, Belanja Modal dan Belanja Transfer. Sedangkan dari sisi pembiayaan pada Penyertaan Modal Bank Lampung ditargetkan tetap sebesar Rp. 4.000.000.000,” pungkasnya.
(ADV)

Walikota Metro Wahdi Sirajuddin Berikan Apresiasi Kepada RSUD A. Yani Yang Telah Memberikan Pelayanan Kesehatan Gratis

METRO, GSC. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Yani memberikan pelayanan gratis memberikan pelayanan kesehatan gratis hingga turun ke lingkungan masyarakat, pondok pesantren dan panti asuhan yang ada di Bumi Sai Wawai.

Direktur RSUD Ahmad Yani, Fitri Agustina mengatakan, pemberian pelayanan kesehatan gratis ini dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-51 dimana harus berada di tengah-tengah masyarakat.

“Sebelumnya kami sudah melaunching inovasi Madani yang menunjang Metro sebagai kota layak anak. Nah, hari ini kami hadir ditengah-tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan gratis,” kata dia saat dikonfirmasi pada bakti sosial di Pondok Tahfizh Imam Asy-Syafi’i Metro, Jumat, 22 September 2023.

Dia menambahkan, aksi bakti sosial ini dilakukan di lima titik diantaranya di pondok pesantren, panti asuhan dan lingkungan masyarakat.

“Nah, pada puncak peringatan nanti kami akan mengadakan jalan sehat yang akan dilakukan pada Minggu, 24 September esok. Langkah yang kami lakukan ini, merupakan rasa syukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT. Tentu, kami akan terus meningkatkan inovasi agar lebih bermanfaat bagi masyarakat Metro,” ungkapnya.

Aksi bakti sosial tersebut mendapat apresiasi dari Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin. Menurutnya, langkah positif yang telah dilakukan oleh RSUD Ahmad Yani merupakan langkah baik karena telah hadir di lingkup masyarakat.

“Kita ini kan abdi negara yang melayani masyarakat. Berikan lah hak-hak mereka yang memang betul-betul membutuhkan seperti pelayanan kesehatan yang pada saat ini turun ke masyarakat,” kata dia.

Wahdi menyebut, dalam mendukung program pemerintah tidak hanya memperhatikan pembangunan saja, melainkan memperhatikan kesehatan masyarakat sangatlah penting.

“Nah, seperti halnya program home care yang telah berjalan di Puskesmas yang sudah digalakkan itu sangat bermanfaat. Terlebih kita saat ini sudah UHC, dimana mereka yang memiliki KTP bisa berobat di rumah sakit manapun, artinya semua sudah tercover oleh BPJS kesehatan,” pungkasnya.
(ADV)

DPRD Kota Metro Lakukan Sidang Paripurna Membahas Anggaran Pendapatan Daerah

METRO, GSC. Wali Kota bersama Wakil Wali Kota Metro bebeserta jajarannya mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kota Metro yang berlangsung di Ruang Sidang DPRD Kota Metro, Jumat (22/09/2023).

Fraksi Partai Nasdem mewakili Badan Anggaran DPRD Kota Metro Ansori, SE,MM menjelaskan bahwa ada 3 pergeseran anggaran pemerintah kota metro dari yang diusulkan dengan dasar pertimbangan yang telah disepakati antara Badan Anggaran, Komisi-komisi DPRD Kota Metro serta Fraksi-fraksi DPRD Kota Metro dengan Organisasi Perangkat Daerah Kota Metro yaitu Pendapatan Daerah, Belanja Daerah, Pembiayaan Daerah.
Pada Anggaran Pendapatan Daerah yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah dan Pendapatan Transfer Pemerintah Kota Metro mengalami kenaikan sebesar Rp. 51.578.521.363,- dari anggaran awal sebesar Rp.902.314.090.073,- menjadi Rp. 953.892.611.436,- atau sebesar 5,72% dengan rincian Pendapatan Asli Daerah yang terdiri dari komponen Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan, serta lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang sah.

“Pendapatan Transfer juga mengalami kenaikan yang terdiri dari komponen Pendapatan transfer pemerintah pusat dan Pendapatan transfer antar daerah sebesar Rp. 11.745.288.442,- dari anggaran awal sebesar Rp. 667.107.524.000,- menjadi R.p. 678.852.812.442,- atau sebesar 1,76%,”bebernya.

Anggaran Belanja Daerah yang terdiri atas Belanja Operasi, Belanja Modal, Belanja Tidak Terduga dan Belanja Transfer juga juga ikut mengalami kenaikan sebesar Rp. 95.717.093.945,- dari anggaran semula sebesar Rp. 913.314.090.073, menjadi Rp. 1.009.031.184.018,- atau sebesar 10,48%.
“Dapat digambarkan bahwa ringkasan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Metro Tahun Anggaran 2023 mengalami defisit sebesar Rp. 55.138.572.582,- atau mengalami kenaikan sebesar Rp. 44.138.572.582,- dari anggaran semulsebesarRp.11.000.000.000,-“tuturnya.

Selain itu, pada tahun anggaran 2023 Pemerintah Kota Metro mengalami kenaikan Pembiayaan Daerah yang terdiri atas Penerimaan Pembiayaan serta Pengeluaran Pembiayaan pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2023 sebesar Rp. 44.138.572.582,- dari anggaran semula sebesar Rp. 11.000.000.000, menjadi Rp.55.138.572.582,-.

“Penerimaan Pembiayaan terdiri atas sisa lebih Perhitungan Anggaran tahun sebelumnya (SILPA) mengalami kenaikan sebesar Rp. 44.138.572.582,- dari anggaran sebelumnya Rp. 15.000.000.000,- menjadi Rp. 59.138.572.582,-. Sementara pada Pengeluaran Pembiayaan terdiri atas Penyertaan Modal Daerah tidak mengalami perubahan dari anggaran awal sebesar Rp. 4.000.000.000,-,”ungkapnya.

Menurutnya, besarnya Defisit yang di alami oleh Pemerintah Kota Metro masih dapat ditutupi oleh sektor Pembiayaan.
Sementara itu, Wali Kota Metro dr. wahdi Sieadjuddin, Sp.OG (K), M.H.mengungkapkan bahwa berjalannya Tahun Anggaran 2023 Pemerintah Kota Metro dihadapkan pada situasi diharuskannya adanya perubahan Rencana Pelaksanaan Program dan Kegiatan yang berakibat terjadinya Perubahan Struktur Anggaran, Pendapatan dan Belanja Tahun Anggaran 2023 sehingga diperlukan perbaikan kondisi keuangan daerah sehingga diharapkan pembangunan yang dilakukan dapat dilaksanakan secara maksimal dan optimal.

“Pertumbuhan ekonomi yang kita targetkan sebelumnya sebesar 4,5-5,0 pada perubahan 2023 ini menjadi 4,5% – 5,5%, Indeks Pembangunan Manusia yang pada penganggaran APBD Tahun 2023 ditargetkan sebesar 78,48 pada perubahan anggaran Perubahan Anggaran ini ditargetkan menjadi 78,60, Tingkat Kemiskinan yang sebelumnya ditargetkan sebesar 7,2% pada perubahan ini ditargetkan 7% Tingkat pengangguran terbuka sebelumnya ditargetkan di angka 5% pada perubahan menjadi 4,2% dan Rasio Gini sebesar 0,3 menjadi 0,293,”jelasnya
Harapannya, dengan koordinasi yang baik antara Pemerintah Daerah dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat, Pemerintah Kota Metro akan mencapai target yang telah ditentukan di Perubahan Tahun 2023.

“Pada hari ini kita telah menyepakati Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Perubahan APBD Tahun 2023, Kita telah menyepakati asumsi makro yang melandasi penyusunan struktur anggaran untuk membiayai program dan kegiatan sampai dengan Tahun 2023. Kita telah menyepakati pula prioritas program, kegiatan dan sub kegiatan untuk mendukung perwujudan Visi dan Misi RPJMD Kota Metro Tahun 2021-2026,”terangnya.
Wahdi menuturkan bahwa kesepakatan yang dilakukan tertuang dalam dokumen Kebijakan Umum Anggaran – PPAS Perubahan APBD Kota Metro Tahun 2023 dimana kita menyepakati proyeksi Pendapatan Daerah sebesar Rp. 953.892.611.436,- dari Pendapatan Daerah pada APBD Murni 2023 bertambah menjadi sebesar Rp. 902.314.090.073,- atau diproyeksikan naik sebesar Rp.51.578.521.363,- yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah Rp.39.833.232.921,- dan Pendapatan Transfer sebesar Rp.11.745.288.442,-

Pada penyusunan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Perubahan APBD Tahun 2023 alokasi Dana Transfer Tahun 2023 bertambah pada Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat pada Dana Perimbangan yang pada Tahun 2023 sebesar Rp. 576.997.463.000,- yang di proyeksikan menjadi Rp.584.442.751.442,- atau diproyeksikan bertambah Rp.7.445.288.442,- yang di dapat dari Dana Transfer Umum-Dana Bagi Hasil (DBH). serta pada Pendapatan Transfer Antar Daerah Tahun 2023 sebesar Rp. 59.000.000.000,- yang pada perubahan APBD Tahun 2023 diproyeksikan menjadi Rp.63.300.000.000,- atau bertambah sebesar Rp.4.300.000.000,- yang didapatkan dari bagi hasil,” katanya.

Wahdi juga menjelaskan bahwa Pendapatan daerah digunakan untuk membiayai Belanja Daerah sebesar Rp. 1.009.031.184.018,- yang artinya pemerintah kota metro mengalami defisit sebesar Rp.55.138.572.582,-.
“Defisit ini ditutupi dengan Sisa Lebih Perhitungan Akhir (SiLPA) sebesar Rp. 59.138.572.582,-Adapun selisihnya digunakan untuk Penyertaan Modal Bank Lampung sebesar 4.000.000.000, sambungnya.

Untuk itu, Wahdi berharap dukungan dari seluruh anggota DPRD dalam pembahasan hingga kesepakatan Raperda Perubahan APBD nanti untuk kembali mempertajam prioritas.Rapat diakhiri dengan melakukan penandatanganan nota kesepakatan bersama Pemerintah Kota Metro dan DPRD Kota Metro tentang Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan APBD Anggaran Tahun 2023,”tutupnya.
(ADV)

Hadirkan Kepala Kejaksaan Negeri, Pemkot Metro Menggelar Penyuluhan Hukum Terpadu

METRO, GSC. Pemerintah Kota (Pemkot) Metro menggelar penyuluhan hukum terpadu, dengan menghadirkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat. Kegiatan ini dilakukan sebagai antisipasi kenakalan remaja, dan mengkampanyekan pencegahan kekerasan dilingkungan sekolah.

Penyuluhan hukum terpadu berisi materi seputar pemenuhan hak, dan kepastian hukum setiap masyarakat. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi bentuk kekerasan, termasuk tindakan perundangan di lingkungan sekolah.

Walikota Metro Wahdi Siradjuddin menyampaikan, sosialisasi bertujuan memberikan kesadaran, dan pemahaman terkait sejumlah aturan dan sanksi.

“Terkait kenakalan remaja, kira sudah bekerjasama dengan forkopimda, untuk melakukan tindakan preventif, untuk menciptakan suasana kondusif di Kota Metro,” Kata Wahdi Siradjuddin, Kamis 21/9/2023.

Walikota Metro juga meminta masyarakat untuk melek hukum, dan mendukung tercapainya situasi Kamtibmas yang kondusif di lingkungan masyarakat, dan lingkungan sekolah.

“Tujuan dari acara ini ya agar hak hak pelajar anak itu terpenuhi, anak itukan salah satu investasi masyarakat depan, jadi kita wajib memberikan hak dan perlindungan, serta kepastian hukum bagi mereka, dengan harapan Kota Metro ini, menjadi kota yang nyaman, kondusif dan jauh dari tindak kekerasan, terkhusus kepada anak anak.” Tandasnya.
(ADV)

Ketua DPRD Sumarsono Buka Rapat Paripurna Kesepakatan Bersama Rancangan KUA dan PPAS Kab. Lampung Tengah

LAMPUNG TENGAH, GSC. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), Sumarsono, membuka Rapat Paripurna Kesepakatan Bersama Rancangan KUA dan PPAS Kabupaten Lamteng Tahun Anggaran 2024 dan Penyampaian Nota Pengantar Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Kabupaten Lamteng Tahun Anggaran 2023.

Hadir dalam rapat paripurna DPRD, Sekretaris Daerah (Sekda) Lamteng, Nirlan, S.H., M.M. mewakili Bupati Lamteng, H. Musa Ahmad, S.Sos., M.M. selain itu, turut hadir Perwakilan Forkopimda, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda, dan pimpinan Perangkat Daerah di lingkup Pemerintah Kabupaten Lamteng bertempat di Ruang Rapat DPRD Lamteng, Senin (14/8/2023).

Dalam sambutannya, Bupati Lamteng, Musa Ahmad yang disampaikan Sekda Lamteng, Nirlan, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam acara Penyampaian Rancangan KUA-PPAS APBD Kabupaten Lamteng Tahun Anggaran 2024.

Dia menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Lamteng menetapkan tema pembangunan tahun 2024 untuk mendukung tema Nasional dan tema Provinsi Lampung, dengan tema “Pembangunan Ekonomi Kerakyatan Didukung Sumber Daya Manusia (SDM) Yang Berdaya Saing”. Adapun prioritas belanja daerah pada tahun anggaran 2024 diarahkan untuk :

1. Pemerataan Kualitas Sarana dan Prasarana Wilayah dan Pelestarian Lingkungan Hidup.
2. Pengembangan Potensi Ekonomi Unggulan dan Investasi Daerah, melalui Ekonomi Kerakyatan.
3. Pemantapan Kualitas SDM yang Unggul dan Berdaya Saing.
4. Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik dan Tata Kelola Pemerintahan.
5. Peningkatan Kondisvitas Wilayah dan Kerukunan Umat Beragama.
(ADV)

Ketua Umum KONI Prov. Lampung Arinal Djunaidi Katakan Perlunya Kolaborasi Antara Pemerintah Daerah Dengan KONI, Untuk Meningkatkan Potensi dan Kualitas Atlet Yang Ada

METRO, GSC. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung mengajak Pemerintah Kota (Pemkot) Metro bersinergi mengembangkan potensi atlet berprestasi.

Ketua Umum KONI Provinsi Lampung, sekaligus Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengatakan, pengembangan potensi setiap daerah pada dasarnya berbeda-beda. Oleh sebab itu, perlu kolaborasi antara pemerintah daerah dengan KONI, untuk meningkatkan potensi dan kualitas atlet yang ada.

“Untuk meningkatkan kualitas atlet itu tergantung KONI Metro, tergantung Wali Kota dan tergantung Ketua DPRD nya. Kemampuan Ketua KONI Metro dalam mengajukan usulan agar Wali Kota bisa melihat kemampuan dia dari sisi anggaran,” kata Arinal, usai melantik Pengurus KONI Metro periode 2023-2026 di Wisma Haji Al Khairiyah, Jumat, 8/9/2023.

“Dengan segala keterbatasan, KONI dan pemerintah daerah harus lebih produktif dan mampu menjalankan tugas dengan efisien, serta tetap menunjukkan prestasi yang baik. Tidak mungkin semua cabang olahraga harus dijadikan juara, oleh karena itu lah pembinaan yang kami lakukan dari provinsi agar potensi-potensi yang sudah tumbuh di masing-masing kabupaten-kota dapat ditingkatkan pembinaannya,” sambungnya.

Arinal berharap, pemerintah daerah dapat memfasilitasi infrastruktur peningkatan pembinaan para atlet di kota setempat. Kendati demikian, lanjutnya, harus juga memperhatikan sumber daya manusia, dalam hal ini pelatihan guna meningkatkan kualitasnya.

Tempat yang sama, Ketua KONI Kota Metro, Ampian Bustami mengakui pihaknya mengalami kendala pendanaan, terkait peningkatan kualitas dan pembinaan atlet. Lebih lanjut, dia menyebut bahwa anggaran yang ada tidak dapat mengakomodir kebutuhan seluruh atlet di setiap cabang olahraga (cabor).

“Seluruh cabor kita ada 33, selama ini kita masalah pendanaan terkendala. Anggaran pembinaan untuk cabor itu, sesuai dengan prestasinya. Anggaran yang dikelola KONI saat ini Rp600 juta, dan itu masih sangat kurang, karena idealnya Rp2,5 miliar. Untuk itu, kami minta nanti usulan pada Pemerintah Daerah Kota Metro, termasuk DPRD agar kita dapat di-support,” bebernya.

Sementara itu, Wali Kota Metro, Wahdi mengatakan, pihaknya bakal melakukan pembahasan lebih lanjut, soal usulan peningkatan anggaran pembinaan KONI Metro.

“Prosesnya ada, nanti akan dibahas di banggar. Itu harus dibahas dong bersama DPRD. Sesuai dengan kita, kan prestasinya juara 2 kemarin maka mudah-mudahan sesuai anggaran akan ditingkatkan, sumber daya manusia ya,” tandasnya.
(ADV)

Translate »