Pemkot Metro Gelar Ramah Tamah dan Tatap Muka Dengan Pahlawan/ Keluarga Pahlawan Dalam Rangka HUT Kemerdekaan RI Ke-78

METRO, GSC. Dalam kesempatan ini, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro melakukan ramah tamah dengan anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Metro.
Tampak hadir anggota Forkopimda yang diantaranya Ketua DPRD Kota Metro, Kapolres Metro, Kasdim 0411/KM, Kepala Kejaksaan Negeri, Kepala Pengadilan Agama, serta Kepala Pengadilan Negeri.

Kegiatan ini diselenggarakan setelah upacara peringatan detik-detik Proklamasi di Istana Negara Secara Virtual Dalam Rangka HUT ke-78 RI.

Perwakilan Angkatan 45 TNI/Polri Dewan Harian Cabang Suwarji, S.H dalam sambutannya menyampaikan, momentum peringatan kemerdekaan ke-78 RI ini dapat mengingat kembali para pejuang memperjuangkan kemerdekaan Negara Indonesia.

“Kita sebagai pewaris Negeri Indonesia harus terus berjuang terutama warisan perjuangan dari pejuang terdahulu. Warisan itu diberikan dalam bentuk ideologi bangsa,” katanya.

Dilanjutkan dengan pemberian penghargaan secara simbolis dari Pemerintah Kota Metro kepada para pejuang sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Kota Metro dari perjuangan yang telah dilakukan.

Sementara itu, Wali Kota Metro dr.Wahdi Siradjuddin,SpOG (K), MH menyampaikan bahwa untuk mewujudkan rasa bangga kita kepada para pejuang untuk bangsa dan negara yang kita cintai, serta untuk mengenang kembali jasa para pahlawan dan menanamkan kembali pentingnya arti nilai-nilai kepahlawan khususnya bagi generasi muda penerus bangsa.

“Dengan adanya silaturrahmi ini, diharapkan hubungan antara para pejuang dengan generasi muda penerus bangsa dapat terjalin dengan baik serta harmonis, sehingga kita bangsa Indonesia bisa bersatu dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika yang diterapkan dalam hati sanubari masing-masing”,ucap Wahdi.

Lanjutnya, melihat semangat pemerintah dan masyarakat kita mendapatkan penghargaan lurah yang membawa nama baik Kota Metro.

“Saya menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya dan setulus-tulusnya kepada Pemerintah dan masyarakat semuanya yang telah mendukung program dari Pemerintah serta ikut membangun Kota Metro ini, ” lanjut Wahdi.

Tutupnya, perjuangan generasi yang akan datang merupakan perjuangan yang sangat susah. Dari itu kita harus dapat mempertahankan kemerdekaan dan membangun kebersamaan untuk menciptakan kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan.
(ADV)

Ketua DPRD Lamteng Membuka Rapat Paripurna Kesepakatan Bersama Rancangan KUA dan PPAS Kabupaten Lamteng Tahun Anggaran 2024 dan Penyampaian Nota Pengantar Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Kabupaten Lamteng Tahun Anggaran 2023,

LAMPUNG TENGAH, GSC. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Tengah ( Lamteng ), Sumarsono, membuka Rapat Paripurna Kesepakatan Bersama Rancangan KUA dan PPAS Kabupaten Lamteng Tahun Anggaran 2024 dan Penyampaian Nota Pengantar Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Kabupaten Lamteng Tahun Anggaran 2023, yang dihadiri Sekretaris Daerah ( Sekda ) Lamteng, Nirlan, S.H. M.M mewakili Bupati Lamteng, Hi. Musa Ahmad, S.Sos., M.M. Selain itu, turut hadir Perwakilan Forkopimda, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda, dan pimpinan Perangkat Daerah di lingkup Pemerintah Kabupaten Lamteng. bertempat di Ruang Rapat DPRD Lamteng, Senin ( 14/8/2023 ).

Dalam sambutannya, Bupati Lamteng, Musa Ahmad yang disampaikan Sekda Lamteng, Nirlan, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam acara Penyampaian Rancangan KUA-PPAS APBD Kabupaten Lamteng Tahun Anggaran 2024. Dia menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Lamteng menetapkan tema pembangunan tahun 2024 untuk mendukung tema nasional dan tema provinsi lampung, dengan tema ” Pembangunan Ekonomi Kerakyatan Didukung Sumber Daya Manusia ( SDM ) Yang Berdaya Saing.

Adapun prioritas belanja daerah pada tahun anggaran 2024 diarahkan untuk :
1. Pemerataan Kualitas Sarana dan Prasarana Wilayah dan Pelestarian Lingkungan Hidup.
2. Pengembangan Potensi Ekonomi Unggulan dan Investasi Daerah, melalui Ekonomi Kerakyatan.
3. Pemantapan Kualitas SDM yang Unggul dan Berdaya Saing.
4. Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik dan Tata Kelola Pemerintahan.
5. Peningkatan Kondisvitas Wilayah dan Kerukunan Umat Beragama.
(ADV)

Walikota Metro, Siradjuddin Menerima Penghargaan Upakarya Wanua Nugraha Tahun 2023

METRO, GSC. Wali Kota Metro, Siradjuddin menerima penghargaan Upakarya Wanua Nugraha tahun 2023. Menjadi salah satu pemimpin daerah yang dianggap berprestasi memajukan desa dan kelurahan di Bumi Sai Wawai.

Penyerahan penghargaan diberikan secara langsung dari Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian kepada Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin di Hotel Discovery Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, Selasa, 15/8/2023.

Diketahui, Upakarya Wanua Nugraha merupakan suatu penghargaan yang diberikan kepada setiap kepala daerah, sebagai simbolis pembina desa, juara lomba desa dan kelurahan tahun 2023 atas prestasi dan komitmen dalam memajukan desa dan kelurahan di wilayahnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, diketahui pada 2023 ini, untuk Regional I atau wilayah Sumatera, Kelurahan Yosorejo, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro berhasil meraih juara pertama dalam ajang lomba Kelurahan Tingkat Regional Tahun 2023 di tingkat nasional. Secara tidak langsung, hal itu mendongkrak pencapaian dan membuat Wali Kota Metro dianggap berhasil membina desa dan kelurahan di Bumi Sai Wawai.

Dari total sebanyak 98 wali kota dan bupati se-Indonesia, ditetapkan 8 bupati dan wali kota yang menerima penghargaan Upakarya Wanua Nugraha, yakni Wali Kota Metro, Wali Kota Jakarta Utara, Wali Kota Denpasar, Wali Kota Balikpapan, Wali Kota Bima, Bupati Kampar, Bupati Berau dan Bupati Alor.

Diraihnya penghargaan Upakarya Wanua Nugraha oleh Wali Kota Metro itu juga menjadi salah satu indikator peraihan penghargaan serupa oleh Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi.

Dalam kesempatan itu, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian mengapresiasi setiap kepala daerah sebagai pembina desa dan kelurahan, yang telah menerima penghargaan Upakarya Wanua Nugraha tahun 2023.

Tito juga mengapresiasi seluruh Pemerintah Desa dan Kelurahan, yang telah meraih prestasi terbaik dalam lomba desa dan kelurahan tahun 2023.

Dia menjelaskan, pengembangan desa bertujuan agar kehidupan masyarakat semakin baik. Peningkatan perekonomian desa melalui penciptaan pusat perekonomian baru, dalam rangka membantu meminimalisir urbanisasi.

“Dengan temu karya nasional ini, kita berharap semua peserta bisa berbagi pengalaman best practice dari daerah masing-masing dan mendapat masukan dari para narasumber untuk pengembangan desa ke depan,” tuturnya.

“Karena banyak desa yang berhasil memanfaatkan dana desa untuk mendapatkan pemasukan atau pendapatan asli desa. Salah satunya menjadikan desa wisata atau memperluas usaha BUMDes untuk peningkatan pendapatan masyarakat,” sambungnya.
(ADV)

Wahdi Siradjuddin Menyampaikan Dua Raperda Terkait Pajak dan Retribusi Daerah, Pada Sidang Paripurna DPRD Kota Metro

METRO, GSC. Pemerintah Kota (Pemkot) Metro mengusulkan dua rancangan peraturan daerah (Raperda) dalam Rapat Paripurna Pembicaraan Tingkat I Tentang Penyampaian Raperda di ruang rapat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Senin, 14/8/2023.

Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin menyampaikan dua raperda terkait pajak dan retribusi daerah, dan soal perubahan ke dua atas Perda Kota Metro Nomor 14 tahun 2018, Tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah. Melalui pengusulan tersebut, diharap bakal berimplikasi ke kualitas pelayanan publik, penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kita mengharapkan rancangan peraturan daerah Kota Metro tersebut dapat menjadi sumbangsih, untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan di Kota Metro dan pelayanan publik, pelaksanaan pembangunan, serta dapat mendukung terciptanya kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat di Kota Metro,” kata Wahdi.

Wahdi menjelaskan, alasan dirancangnya raperda soal pajak dan retribusi daerah. Menurut dia, hal itu berkenaan dengan Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD) yang tertuang dalam Undang-undang Nomor 1 Tahun 2022, tentang HKPD.

“Pada 2022 lalu, Pemerintah Pusat menetapkan dan mengundangkan regulasi tentang sistem penyelenggaraan keuangan yang mengatur hak dan kewajiban keuangan, antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah melalui Undang-undang Nomor 1 Tahun 2022, tentang HKPD. Dengan ditetapkannya regulasi ini, diperlukan beberapa penyesuaian regulasi tentang pajak daerah dan retribusi daerah, dengan pemberlakuan penyesuaian selambat-lambatnya tanggal 4 Januari 2024,” bebernya.

“Dari sisi pajak dan retribusi daerah, Undang-undang HKPD ditujukan untuk meningkatkan local taxing power dengan tetap menjaga kemudahan berusaha dan kualitas pelayanan, atas pemungutan retribusi. Selain itu, Undang-undang HKPD menyederhanakan regulasi pajak daerah dan retribusi daerah yang semula diatur dalam 9 Peraturan Daerah Kota Metro menjadi satu perda,” lanjutnya.

Wahdi memaparkan, secara umum terdapat 5 poin penting terkait penyesuaian Undang-undang HKPD dalam raperda tentang pajak daerah dan retribusi daerah yang disampaikan, yakni soal restrukturisasi jenis pajak daerah, khususnya yang berbasis konsumsi seperti pajak hotel, restoran, hiburan, parkir dan pajak penerangan jalan menjadi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT).

Kemudian, terkait rasionalisasi retribusi daerah, Wahdi menyebut terdapat 4 retribusi yang dihapuskan, yaitu retribusi pengujian kendaraan bermotor, retribusi terminal, retribusi pemeriksaan alat pemadam kebakaran, dan retribusi pengendalian dan pengawasan menara.

“Namun demikian, apabila terdapat retribusi yang potensial bagi daerah, maka diperbolehkan untuk melakukan pemungutan melalui sistem Badan layanan Umum Daerah atau BLUD,” paparnya.

“Untuk kota metro retribusi pengujian kendaraan bermotor memiliki potensi cukup baik dengan realisasi tahun 2022 sebesar 762 juta. Oleh karena itu saat ini sedang dilakukan kajian dan analisa untuk melakukan pengelolaan pendapatan dari sektor perizinan kendaraan bermotor melalui sistem BLUD tanpa mengabaikan pertimbangan pelayanan dasar kepada masyarakat pada umumnya,” sambungnya.

Selanjutnya, terkait perluasan basis pajak dengan penambahan opsen PKB dan BBNKB sebagai skema penggantian bagi hasil tanpa penambahan beban wajib pajak. Lalu, soal penyesuaian kebijakan objek dan jenis pajak, dokter khusus PBB-P2, BPHTB, pajak hiburan, pajak parkir, pajak hotel, dan restoran yang secara rinci dan teknis, telah dilakukan pembahasan bersama di tingkat eksekutif terkait penyesuaian kebijakan, jenis, maupun objek pajak tersebut dengan tetap memperhatikan aspek kesejahteraan masyarakat dan peningkatan kapasitas fiskal daerah.

Terakhir adalah soal perubahan pencatatan jenis retribusi dan lain-lain PAD yang sah. Salah satunya perubahan pencatatan BLUD dan PAM yang semula kode pos lain-lain PAD yang sah, selanjutnya Pemkot Metro akan memasukkannya dalam kelompok retribusi, pelayanan kesehatan dan retribusi penjualan produksi usaha daerah.

Sementara itu, ditanya soal inisiatif para legislator mengenai gerakan literasi, Wahdi menganggap hal yang dimaksud adalah soal internalization society.

“Soal gerakan literasi yang tadi disebut itu saya kira adalah tentang learning internalization society. Yang artinya, budaya untuk berliterasi sesuai dengan RPJP kita yang menyampaikan kota pendidikan. Nah, ke depan tentu kita bicara tentang RPJP 2,” terang Wahdi.

Meski begitu, pihaknya bakal mempelajari dahulu secara mendalam. Terlebih jika mengingat potensi-potensi literasi yang telah berjalan dan berkembang selama ini di Kota Metro.

“Jadi, saya kira sudah tepat. Apakah bakal di-perdakan? Nanti dipelajari ya, selalu kan harus dipelajari dulu, termasuk pendidikan inklusi. Lo, pendidikan inklusi kita adalah, kita mempunyai 33 SLB dengan satu Pusat Autis, itu inklusi kita. Tidak boleh ada yang tertinggal dalam proses pembangunan termasuk disabilitas, dan sebagainya. Gerakan literasi sudah, Gemerlang itu kan. Nanti dilihat juga, kita ada program Qur’an ya, Tahfiz Qur’an, literasi semua lo itu,” pungkasnya.
(ADV)

Mengikuti Even Raimuna Nasional (Rainas) XII 2023 Cibubur, Kota Metro Mengutus 32 Peramuka Pengda

METRO, GSC. Kota Metro mengutus sebanyak 32 Pramuka Pengda, mengikuti even Raimuna Nasional (Rainas) XII 2023 yang bakal berlangsung di Cibubur, Jakarta Timur 14-21 Agustus 2023. Pramuka mengemban tugas mengenalkan potensi Bumi Sai Wawai di kancah nasional.

Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin melepas Kontingen Kwarcab Metro, gabungan sejumlah SMA/Sederajat di Rumdis Wali Kota Metro, Sabtu, 12/8/2023.

Wahdi berpesan Kwarcab Kota Metro dapat membawa nama baik daerah dan bakal menularkan ilmu yang didapat selama even pramuka nasional itu.

“Harapan kita, tentu yang pertama membawa nama Metro dengan baik ya, menjaga sikap di sana ya, menjaga tentu juga marwahnya Kota Metro yang notabene Kota Metro adalah kota pendidikan,” kata Wahdi saat diwawancarai awak media.

“Jadi, selanjutnya adalah tentang bagaimana nanti peserta membawa ilmu yang sudah didapat. Yang terakhir, adalah pulang ke sini semuanya selamat. Sehat lahir dan batin,” sambungnya.

Sementara itu, Ketua Kwarcab Pramuka Kota Metro, Silfia Naharani menjelaskan alasan Kontingen Metro tidak pernah absen dalam kegiatan pramuka di tingkat provinsi maupun nasional. Dia menyebut pramuka sebagai wadah mendukung program merdeka belajar yang dicanangkan pemerintah pusat.

“Kita semakin menggaungkan Pramuka kenapa? Sekarang kan di pendidikan itu kurikulumnya adalah era Merdeka Belajar. Nah, itu salah satunya adalah ada di Pramuka. Dari Pramuka juga yang kita harapkan adalah dapat membentuk karakter anak-anak kita,” kata Silfia.

Selain itu, lanjut Silfia, mengenai even yang diikuti Kontingen Metro di Cibubur itu, menurut dia juga menjadi sarana mengenalkan potensi Kota Metro di kancah nasional.

“Kenapa kita selalu mengikuti even-even provinsi atau nasional? Ke sana, kita itu membawa nama budaya kita, ke sana membawa apa yang dimiliki oleh Kota Metro. Kapan lagi kita akan menyosialisasikan, mempromosikan Kota Metro kalau tidak semua unsur ikut mempromosikan. Salah satunya adalah melalui Pramuka,” jelasnya.

“Supaya dunia luar juga tahu bahwa di Kota Metro itu ada pramuka, yaitu Pramuka yang berprestasi, dan mereka mampu membawa budaya Kota Metro keluar, ya itu,” tutupnya.
(ADV)

BPBD Kota Metro Rapat Penanggulangan Bencana Bersama Wakil Wali Kota

METRO, GSC. Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Metro Rapat Di Hadiri Wakil Wali Kota Metro Qomaru Zaman di Ruang rapat pada Jumat 11/8/2023.

Usai Rapat Wakil Wali kota Metro Qomaru Zaman mengatakan, ini merupakan tanggung jawab Pimpinan,Menguatkan tentang peran dan fungsi yang dilakukan, untuk melayani masyarakat.

“menumbuhkan keyakinan teman teman di BPBD dalam tugas tugas kemasyarakatan “,tuturnya

Qomaru mengatakan bahwa doa nya masyarakat itu luar biasa.

“Doa nya masyarakat itu dapat menyelamat kan kehidupan kita Masing masing,” ujarnya.

Dan yang paling penting adalah tradisi ini harus terus dilakukan,untuk saling nasehat menasehati, bahwa kota ini harus betul betul diurus dengan baik,dengan penuh keikhlasan, ketulusan semua, ungkapnya.

Dijelaskannya bahwa pada hari itu adalah penguatan, untuk pada saatnya akan melakukan sesuatu yang lain ucapnya.

Dikesempatan Itu Kepala BPBD Kota Metro, Firdaus Saparyani terkait logistik mengatakan, jika di butuhkan mereka Siap, serta berkoordinasi terkait tanggap darurat penanggulangan bencana tutupnya.
(ADV)

Pemkot Metro Melalui DKP3 Hibahkan Alat Mesin Pertanian Kepada 18 Poktan

METRO, GSC. Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) kota setempat memberikan hibah alat mesin pertanian (Alsintan) bagi kelompok tani (Poktan) di Bumi Sai Wawai.

Data yang dihimpun Lampung Post, bantuan yang diberikan kepada 18 Poktan diantaranya, traktor mini, pompa air, dan alat semprot yang bertujuan meningkatkan produktivitas kerja petani.

Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin mengatakan, para Poktan yang mendapat bantuan sebanyak 18 kelompok dengan unit yang berbeda-beda.

“Bantuan ini dibagikan kepada beberapa kelompok, diantaranya 5 kelompok penerima Chopper atau traktor mini, 9 kelompok penerima handsprayer, dan 4 kelompok penerima pompa air,” kata dia, Jumat, 04 Agustus 2023.

Pada kesempatan yang sama, Kepala DKP3 Kota Metro, Herry Wiratno mengatakan, pemberian alsintan tersebut merupakan hibah yang diberikan Pemkot kepada kelompok tani untuk digunakan dalam menunjang kegiatan pertanian.

“Itu diberikan hibah ke kelompok tani oleh Pemkot Metro. Nah nanti di tingkat kelompok tani itulah terjadi pinjam-meminjam antar anggota kelompok tani,” ungkap Herry.

Menurutnya, pemberian alsintan tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah setempat bagi petani-petani yang ada di Metro.

“Khusus untuk yang hortikultura memang kita kembangkan pemberian, artinya untuk stimulus aja. Kami juga telah rutin memberikan bantuan alsintan kepada masing-masing poktan di Metro,” ujarnya.

“Memang saya rasa untuk seluruh kelompok saya rasa sudah dapat, mungkin manajemen di tingkat kelompok itu yang perlu dibenahi,” pungkasnya.
(ADV)

Walikota Metro Meminta Jajaran Pemkot Dapat Bersikap Kolaboratif

METRO, GSC. Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin meminta segenap jajaran pejabat di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Metro untuk bersikap kolaboratif terhadap semua unsur masyarakat.

Hal itu dikatakannya usai memimpin kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Bulanan Pemkot Metro, di ruang aula pemkot setempat, Kamis, (03/08/2023).

“Jadi kolaboratif nya itu juga harus ditunjukkan. Saya kira itu yang harus dicermati, misalnya kita hari ini dalam pembangunan infrastruktur, maka tolong pembangunan infrastruktur harus berjalan sesuai dengan jadwal. Maka, schedule dari tahapan-tahapan di APBD harus diikuti dengan baik. Begitu saja sih, itu rutin saja lah, sebagai pejabat daerah sudah paham gitu loh, berkomunikasi dengan setiap orang,” kata Wahdi saat diwawancarai awak media.

“Jadi, kolaboratif itu kita bicara dengan civil society, pemerintah dengan masyarakat kita, bicara dengan swasta, bicara dengan akademisi, bicara dengan siapapun saja termasuk media. Jadi, ini evaluasi dari 1 bulan yang lalu,” timpalnya.

Saat ditanya soal atensi khusus dari Wali Kota kepada para pejabat di lingkup Pemkot Metro, Wahdi menjawab bahwa itu semua merupakan persoalan manajemen. Dia mengapresiasi setiap langkah yang diambil dengan bijak, dan diniatkan untuk kebaikan.

“Manajemen lo itu, semuanya ya. OPD itu sudah berencana, saya sendiri juga. Bahkan saya ngecek sampai turun langsung ke bawah lo, di setiap instansi ya ada, di OPD, mulai dari camat, lurah. Evaluasi, sampai kemarin saya ke Inspektorat, saya sampaikan bagaimana merawat pola kerja, hubungan dengan semuanya baik internal maupun eksternal, dan itu berjalan lo, semua dengan baik. Saya lihat kerja OPD-OPD itu, saya apresiasi sekali. Iya lah, jaga lah, kita bersama-sama itu,” tukasnya.

Dari pantauan awak media di lokasi, rakor berjalan diawali dengan giat pelantikan Majelis Tuntutan
Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi (MTPTGR) Kota Metro.

Rakor terjadwal dihadiri oleh Wali Kota Metro,
Wakil Wali Kota Metro,
Sekda,
para staf ahli, para asisten,
para Kepala OPD,
para Kabag Setda,
para camat
dan lurah.
(ADV)

Walikota Metro Tegaskan Infrastruktur Jalan Di Beberapa Ruas Jalan Kota Metro Harus Berkualitas Baik

METRO, GSC. Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin menyebut infrastruktur jalan berkualitas jadi indikator penting dalam upaya peningkatan perekonomian dan menunjang akses pendidikan yang baik bagi masyarakat.

Dia berspekulasi, jika kondisi jalan prima, maka mobilitas masyarakat akan lebih mudah, hal itu secara otomatis menunjang aktivitas kerja dan pendidikan.

“Iya kalau jalanan itu bagus, maka perekonomian masyarakat juga akan bagus. Kemudian, akses untuk anak sekolah juga lancar. Jadi, kualitas infrastruktur itu sangat penting,” kata Wahdi, usai meninjau pembangunan Jalan Sutan Syahrir di wilayah Kecamatan Metro Timur, serta Jalan dr Sutomo dan kantor Kelurahan Hadimulyo Barat di Metro Pusat, Selasa, (01/08/2023).

Dijelaskannya, dari panjang total keseluruhan ruas jalan di Kota Metro yang sepanjang 568 kilometer, 80 persennya saat ini dalam kondisi baik dan layak. Kendati demikian, pembangunan dan peningkatan kualitas jalan tetap harus digelar.

“Pembangunan jalan tetap harus dilakukan, kualitas jalan juga harus ditingkatkan. Karena itu tadi, kualitas infrastruktur itu sangat penting. Untuk pembangunan jalan tahun 2023 ini akan segera dimulai dan akhir tahun nanti diharapkan sudah selesai dengan kualitas yang bagus,” jelasnya.

Wahdi menegaskan, proyek peningkatan kualitas infrastruktur jalan harus dilakukan dengan sebaik-baiknya, agar konstruksi yang terbentuk semakin kokoh dan bertahan lama.

“Pembangunan jalan itu harus baik, jalan juga harus awet. Jadi, kita juga harus bisa bedakan mana jalan yang harus dibangun dengan rigid, mana yang overlayer,” cetusnya.

Berdasarkan catatan awak media, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Metro, Robby Kurniawan Saputra pernah menyebut bahwa sebagian besar konstruksi infrastruktur di Jalan dr Sutomo bakal dilakukan di-rigid, atau cor beton.

“Kalau di Sutomo itu mayoritas bakal dibeton itu nanti, ada juga yang overlay juga nanti, cuma lebih banyak betonnya, rigid ya. Itu kita sudah kontrak dua minggu yang lalu, ya dalam minggu ini lah mereka sudah gelar di lapangan,” kata Robby, saat diwawancarai awak media usai menghadiri acara Silaturahmi Gubernur Lampung di GSA-BSW pekan lalu.

Tidak hanya itu, pekerjaan rehabilitasi infrastruktur jalan juga disebut Robby, nantinya bakal menyasar sejumlah ruas jalan di lingkungan permukiman masyarakat.

“Ya kalau pekerjaan jalan di lingkungan, itu nanti juga bakalan ada, cuma saya lupa di mana saja. Pokoknya itu ada juga lah nanti,” pungkasnya.
(ADV)

Ketua GRANAT Kota Metro Mengajak Kalangan Masyarakat Berperan Aktif Memberantas Penyalahgunaan dan Peredaran Narkotika

METRO, GSC. Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Kota Metro secara resmi melantik sebanyak 500 Pengurus Dewan Pimpinan Anak Cabang Khusus (DPACK) tahun kepengurusan 2023-2027 di Wisma Haji Al-Khairiyah kota setempat, Selasa, (25/7)

Dalam giat bertajuk “Bersama Granat Mewujudkan Gemerlang Untuk Kota Bersinar” itu, Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin sekaligus merupakan Ketua Granat Kota Metro mengajak kalangan masyarakat berperan aktif memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

“DPACK yang kita lantik itu ada 500 orang. Jadi, apa yang harus dilakukan? Yuk, kita bersama-sama berperan. Kita semua lah mulai dari pemerintah, swasta, masyarakat, termasuk organisasi-organisasi, wartawan juga, dalam hal ini media ikut dalam pembangunan dan bantu,” kata Wahdi saat diwawancarai awak media.

“Untuk Granat, dalam hal ini bersama BNN dalam proyek preemtifnya, preventifnya, dan edukasi masuk dalam P4GN ya. Jadi, apa yang kita lakukan? Ya cegah. Dimulai dari diri sendiri, pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” lanjutnya.

Menurutnya, DPACK Granat dibentuk sebagai gagasan yang mana nantinya, anggota Granat anak cabang khusus itu harus berperan lebih persuasif dan lebih peka, terhadap lingkungan di sekitarnya.

“Saya kira begitu, ya saling menyapa lah ya. Masyarakat bertegur sapa, saling melihat ya, termasuk yang dibentuk di DPACK itu ya, yang di SMA ya, itu mereka melihat nanti kan sahabat-sahabatnya ya. Jadi, nggak boleh juga, kalau misalkan nanti temannya tiba-tiba nggak ada, cari ya, cari informasinya, cari keterangan, jangan sampai hilang mereka, temani bersama ya,” bebernya.

Terpisah, Ketua DPACK Granat IAIN Metro, Abyt Agung Anggara mengaku siap mendukung penuh apa pun program yang nantinya akan dibebankan. Bersama DPACK lainnya, dia juga menuturkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan terhadapnya

“Tentu pertama kami ucapkan terima kasih juga kepada semua pihak yang terlibat dalam acara ini. Yang pasti, dengan dibentuknya DPACK Granat, khususnya di kalangan mahasiswa seperti kami ini, ke depan kami akan berperan dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba, khususnya di kampus tempat kami menimba ilmu,” ucapnya singkat.
(ADV)

Translate »