RSUD Jenderal Ahmad Yani Merilis Sistem Layanan Antrean Terintegrasi (SILAT)

METRO, GSC. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jenderal Ahmad Yani Kota Metro berencana menghapus layanan pendaftaran manual, bagi pasien rawat jalan. Hal itu bertujuan mengurangi antrean, sekaligus memangkas waktu tunggu di sejumlah loket poliklinik tempat layanan kesehatan berpelat merah tersebut.

RSUD Jenderal Ahmad Yani merilis sistem layanan antrean terintegrasi (SILAT) untuk meningkat pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin menyebut program berbasis daring ini merupakan layanan pendaftaran di sejumlah poliklinik rumah sakit yang diperuntukan bagi pasien umum maupun BPJS.

“SILAT ini kan mengenai waktu tunggu, di BPJS ini juga kan menilai waktu tunggu, jadi semua itu akan terintegrasi dalam 6 pilar transformasi kesehatan. Sistem yang dihadirkan dengan kemajuan teknologi informatika itu, tentu harus diakses juga dengan mudah oleh masyarakat. Saya kira, dengan pola seperti itu keberhasilan akan optimis lah kita capai,” kata Wahdi usai menghadiri penandatanganan komitmen bersama dan pakta integritas dalam rangka mendukung SILAT di RSUD Jenderal Ahmad Yani, Kamis, 22/6/2023.

Sementara itu, Direktur RSUD Jenderal Ahmad Yani, dr Fitri Agustina menjelaskan pihaknya berencana menghapus layanan pendaftaran manual secara bertahap, dengan menyesuaikan kondisi di masyarakat. Program SILAT menjadi terobosan untuk mengurangi antrean, sekaligus memangkas waktu tunggu bagi pasien rawat jalan.

“Dengan adanya inovasi ini, ke depan, waktu tunggu rawat jalan mulai dari pasien mendaftar sampai dengan pasien ditangani oleh dokter spesialis adalah 1 jam. Kita optimis dengan hal itu, namun memang dengan bertahap, dari mulai jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Ke depannya RSUD Ahmad Yani tidak akan ada pendaftaran manual lagi,” jelasnya.

“Ini berlaku hanya untuk pasien yang rawat jalan lo ya, kalau pasien yang gawat darurat tidak, ya tetap manual,” tambahnya.

Jadi, lanjutnya, pasien hanya perlu mengisi formulir digital melalui smartphone. Layanan tersebut dapat diakses melalui website, maupun aplikasi yang dapat diunduh via app dan google playstore.

“Kita semuanya pelayanan dengan online. Jadi, mendapatkan kepastian dalam pelayanan seperti itu, bisa melalui website atau unduh aplikasinya di play store. Kita harus membenahi dengan dukungan server yang baik juga agar aplikasinya bisa lancar saat digunakan,” tandasnya.
(ADV)

Pemkot Metro Persiapkan Layanan Masyarakat Berbasis Smart City

METRO, GSC. Pemerintah Kota (Pemkot) Metro sedang fokus mempersiapkan kelayakan layanan masyarakat menuju smart city. Pelayanan terhadap lansia menjadi salah satu program yang bakal dimatangkan.

Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin mengatakan bagi masyarakat lanjut usia, program jemput bola menjadi solusi untuk meningkatkan layanan.

“Mengenai layanan terhadap lansia ini baru kita bicarakan juga. Jadi, kelompok yang harus kita perhatikan ke depan adalah lansia dalam bonus demografi. Bonus demografi kita jngan sampai tidak memikirkannya,” kata Wahdi saat diwawancarai usai memberikan sambutan pembukaan Bimtek Penyusunan Masterplan Kota Cerdas (Smart City) dan Quick Win Program Unggulan Tahap I Kota Metro di OR Setda pemkot setempat, Senin, 19/6/2023.

“Oh iya memang harus begitu, jemput bola. Makanya dia mobile, MPP mobile. Jadi, kita sudah punya station-nya, kan di MPP itu kan,” sambungnya.

Wahdi menyebut layanan geriatri sebagai salah satu contoh pelayanan khusus bagi lansia, yang memungkinkan dilakukan dengan pola jemput bola, yakni suatu pelayanan kesehatan yang berfokus pada penanganan, diagnosis, serta pencegahan penyakit dan gangguan kesehatan yang menyerang kalangan lansia dan dilakukan dengan cara datang langsung ke rumah-rumah masyarakat.

“Jemput bola, keberlanjutan ke depan adalah dengan memberikan layan geriatri. Jadi, itu nantinya dengan satu layanan semua selesai,” jelasnya.

Diketahui bimtek soal smart city tersebut dilakukan sebulan sekali selama empat bulan berturut-turut. Atas kegiatan itu, nantinya akan dihasilkan dokumentasi pembangunan Kota Metro yang berbasis IT.

Berdasarkan catatan tim media jaringan, pada pertengahan 2022 lalu Pemkot Metro tercatat meraih peringkat 1 tingkat kabupaten/kota se-Provinsi Lampung dalam evaluasi Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Republik Indonesia (RI). Dari hasil penilaian itu, Bumi Sai Wawai dinilai cukup memenuhi kriteria, bahkan meraih nilai tertinggi tingkat kabupaten/kota se-Provinsi Lampung dan membuatnya semakin dekat dengan status smart city.

Selain itu, Kota Metro juga dinyatakan telah lulus seleksi, dari Asessment Smart City tahap Smart Government oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemkominfo-RI). Dari total 67 kota/kabupaten se-Indonesia, dinyatakan sebanyak 47 kota/kabupaten lulus dari penilaian dan Kota Metro menjadi salah satu yang lulus. Hal itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Kominfo RI No. B-349/DJAI/AI.01.02/06/2022, tentang penyampaian hasil asessment”.
(ADV)

Dinkes Kota Metro Menggelar Kegiatan Bertajuk “Aksi Bergizi”

METRO, GSC. Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat menggelar kegiatan bertajuk “Aksi Bergizi” di halaman Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 setempat, Rabu, 14/06/2023.

Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin mengatakan, kegiatan itu bertujuan menekan angka kasus terjangkitnya penyakit anemia, khususnya bagi remaja putri di Bumi Sai Wawai. Menurutnya, pemerintah telah melakukan berbagai cara guna menyosialisasikan pendidikan gizi seimbang.

“Jadi, kita berupaya mengurangi permasalahan anemia yang dialami remaja putri. Riset Kesehatan Dasar atau Riskesdas pada tahun 2018 itu menunjukkan prevalensi anemia pada anak usia 5-14 tahun sebesar 32 persen. Nah itu kan artinya, 3 dari 10 anak di Indonesia ini mengalami anemia,” kata Wahdi.

“Pendidikan gizi seimbang juga telah kami lakukan, seperti misalnya memberikan tablet penambah darah atau fortifikasi pangan,” timpalnya.

Dijelaskannya, hasil Riskesdas pada tahun 2018 menunjukkan bahwa proporsi remaja putri yang memperoleh tablet tambah darah dalam 12 bulan terakhir di sekolah itu sebesar 76,2 persen. Akan tetapi, faktanya hanya 1,4 persen yang mengkonsumsi sesuai anjuran. Padahal, hal itu penting dilakukan, mengingat wanita secara rutin akan kehilangan sebagian darahnya pada saat menstruasi.

“Kita banyak lihat remaja putri kita yang anemia. Oleh sebab itu, dalam gerakan aksi gizi ini kita lakukan edukasi juga. Guna meminimalisir remaja putri yang tidak disiplin minum obat penambah darah,” jelasnya.
(ADV)

Festival Putri Nuban Meriahkan Hari Jadi Kota Metro ke-86

METRO, GSC. Penampilan pentas kreativitas disabilitas memeriahkan Festival Putri Nuban dihari yang keempat dalam rangka peringatan Hari Jadi Kota Metro ke 86 tahun. Acara berlangsung di Lapangan Samber kota setempat, Selasa (13/06/2023).

Walikota Metro, Wahdi mengatakan ajang kreativitas disabilitas merupakan ajang mereka untuk menunjukkan potensi yang mereka miliki tidak terbatas.

“Penampilan kreativitas anak disabilitas ini akan menjadi ajang untuk menunjukkan kepada kita semua bahwa penyandang disabilitas juga memiliki potensi dan kemampuan yang tak terbatas,” katanya.

Dia menjelaskan, hari ini banyak sekali pertunjukan yang ditampilkan oleh anak-anak disabilitas dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Metro ke 86 tahun.

“Hari ini banyak sekali yang kita tampilkan diantaranya, anak disabilitas mulai dari anak disabilitas sensorik, intelektual, kemudian masih banyak lagi yang lainnya,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga mengajak kepada semua elemen untuk semakin peduli dan perhatian kepada para penyandang disabilitas yang ada di Bumi Sai Wawai.

Mari bantu mereka dan bagi mereka, dan peduli kepada mereka, agar mereka semakin percaya diri untuk menunjukkan karya-karya terbaiknya.

“Mari semuanya tetap peduli kepada mereka agar mereka dapat semakin percaya diri dan semakin menunjukkan karya-karya yang terbaik,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, akan memberikan ruang bagi para penyandang disabilitas.

“Kita akan selalu memberikan ruang kepada mereka khususnya bagi para disabilitas, agar tidak ada satupun yang tertinggal dalam pembangunan Kota Metro,” ungkapnya.

“Selain penampilan panggung kreasi ini, Kota Metro juga telah menjadi pusat kegiatan wilayah yang mana kita telah memiliki 30 lebih Sekolah Luar Biasa (SLB), dan juga merupakan satu-satunya pusat autis di Provinsi Lampung,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Plt Kepala Dinas Sosial Metro, I Made Wiryana melalui Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitas Sosial (Rehabsos), Rani Junaida menyampaikan, kegiatan hari ini merupakan pertunjukan kreativitas dari anak istimewa .

“Hari ini merupakan pertunjukan kreativitas dari anak-anak kita yang istimewa yaitu disabilitas. Adapun jumlah keseluruhan yang tampil mencapai 44 orang,” ujarnya.

Dia menambahkan, pertunjukan yang di tampilkan bukan hanya menari saja, akan tetapi ada fashion show, menyanyi, pantomim, membaca puisi, kemudian bercerita pengalaman dirinya, serta masih banyak lagi yang lainnya.

“Ini merupakan pentas hiburan yang diadakan dalam rangka peringatan Hari Jadi Kota Metro. Setelah menampilkan kreativitasnya, anak-anak disabilitas mendapatkan bingkisan dari Bapak Walikota berupa kaos dan nutrisi,” pungkasnya.
(ADV)

Dua Peserta BPJS Ketenagakerjaan Terima Santunan Jaminan Kematian (SJK)

METRO, GSC. Badan penyelenggara jaminan sosial (PBJS) Ketenagakerjaan menyalurkan santunan jaminan kematian (JKM) kepada dua peserta di Pemkot Metro.

Data yang dihimpun Lampung Post, dua peserta yang mendapat santunan JKM diantara, Ernawati yang merupakan RT dan Kader Posyandu mendapatkan dua santunan yang masing-masing Rp 42 juta, sehingga mendapatkan Rp 84 juta. Beliau meninggal pada 8 Januari 2023 lalu.

Kemudian, Eko Joko Sunarto yang merupakan honorer di Sekretariat DPRD Metro mendapatkan santunan JKM Rp 42 juta. Beliau meninggal pada 14 Desember 2022 lalu.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kota Metro, Imiati mengatakan, pemberian santunan JKM ini merupakan program yang dijalankan oleh Pemkot Metro. Dimana, Pemkot Metro telah mendaftar seluruh tenaga non ASN sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Jadi yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan ada 6.649. berhubung kemarin ada insiden dua peserta yang meninggal dunia maka santunan ini kami berikan,” kata dia, Senin, 12 Juni 2023.

Dia menambahkan, ada satu peserta yang mengikuti iuran secara dobel. Sehingga, mendapatkan santunan sebesar Rp 84 juga.

“Untuk almarhum ibu Ernawati iurannya dua. Sebagai RT dan Kader Posyandu, jadi beliau mendapat dua santunan,” tambahnya.

Dia menjelaskan, untuk mengklaim asuransi JKM ini, peserta hanya menyiapkan data sebagai administrasi dan nama ahli waris peserta.

“Proses nya mudah, jika semua data sudah lengkap bisa langsung dicairkan,” ujarnya.

Sementara itu, pihaknya juga mengapresiasi Pemkot Metro karena telah mendaftarkan seluruh pegawai non ASN nya sehingga bisa mendapatkan penghargaan Panitera Award.

“Alhamdulillah, kita juara 1 se-Lampung dengan peserta non ASN terbanyak. Bahkan, ada beberapa kriteria yang telah dipenuhi. Insyaallah Metro nanti akan diikutsertakan untuk tingkat nasional keikutsertaan BPJS Ketenagakerjaan,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Metro, Budiono mengungkapkan, di tahun ini juga pihaknya akan mendaftar 2.000 peserta baru sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Perintah Pak Wali, tahun ini ada penambahan non ASN. Itu dari guru tahun ini hampir 2000 peserta,” kata dia.

Dia menyebut, dengan pendaftaran tersebut, pihaknya akan mempertahankan apa yang sudah didapat.

“Semua, seperti RT RW, marbot masjid, kader posyandu akan kita daftarkan. Pokoknya mereka yang mendapat upah yang dibayarkan melalui APBD. Itu juga sebagai jaminan masa tua mereka,” pungkasnya.

Diketahui, dalam penyerahan santunan JKM tersebut, BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan secara simbolis keikutsertaan Wali Kota Metro Wahdi Sirajuddin sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
(ADV)

PPBI Cabang Metro Meriahkan Harmoni Bonsai Bumi Sai Wawai

METRO, GSC. Sebanyak 200 Bonsai dari berbagai jenis ikut meramaikan Harmoni Bonsai Bumi Sai Wawai yang dilaksanakan oleh Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) cabang Metro di Rumah Asisten Wedana, Metro Pusat, Sabtu (10/6/2023).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Walikota Metro, Wahdi Siradjuddin dan ikut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda), Bangkit Haryo Utomo beserta Kepala Dinas Koperasi, Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM), Siti Aisyah dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Metro, Subehi.

Walikota Metro, Wahdi Siradjuddin menjelaskan Bonsai ini dapat diibaratkan juga sebagai struktur pemerintahan. Dimana harus ditata dan dikelola dengan baik agar dapat mendapatkan hasil yang memuaskan.

“Kalau bonsai ini kan kita struktur, kita rawat agar indah dipandang begitupun dengan pemerintahan itu kita kelola sedemikian rupa untuk melayani masyarakat,” terangnya.

Tak hanya itu, dikesempatan ini juga Wahdi siap mendorong PPBI ini untuk dapat menghiasi Kota Metro.

“Ini kan apabila kita letakkan di ruang publik juga akan memperindah tampilan kota kita, kalau perlu Metro juga menjadi rujukan Bonsai karena penataan dan pelestariannya,” bebernya.

Sementara, Ketua PPBI Cabang Metro, Yuzar Ansyori Yusuf menjelaskan ini dilakukan dalam rangka ikut serta meramaikan Hari Jadi Kota Metro ke 86.

Ia menyebut sesuai dengan yang diucapkan Walikota Metro, pihaknya siap menyambut baik wacana Walikota Metro untuk menghiasi ruang publik di Bumi Sai Wawai dengan tanaman Bonsai.

“Tapi itu kan perlu perencanaan lagi, jangan sampai kita tanam tapi tidak dipelihara,” jelasnya.

Dikatakan Yuzar, PPBI Metro optimis akan mengenalkan Bonsai ke ranah publik, itu sesuai dengan Visi yang ingin menjadikan Metro menjadi lumbung Bonsai masa depan.

“Nanti kita akan buat event-event untuk mengenalkan kembali bonsai hingga kancah nasional,” bebernya.

Terpisah Ketua Pelaksana, Harmoni Bonsai PPBI Metro, Endi Rubianto mengatakan sedikitnya terdapat 200 pohon bonsai yang dipamerkan pada kegiatan ini.

Menurutnya, pada event ini PPBI Metro juga mengundang para pecinta dari luar Metro untuk ikut memamerkan Bonsai kesayangannya.

“Ini total ada 200, kita undang dari Lampung Tengah, Lampung Timur dan Lampung Selatan untuk memerkan Bonsainya masing-masing membawa 10 pohon bonsai,” tandasnya.
(ADV)

Rapat Paripurna DPRD Kota Metro Tentang Peringatan Hari Jadi ke-86 Kota Metro Tahun 2023

METRO, GSC. Wali Kota Metro memaparkan sejumlah capaian pemerintah dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) tentang peringatan hari jadi ke-86 Kota Metro tahun 2023 di aula DPRD setempat, Jumat, (09/06/2023).

Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin menyebut berbagai capaian, prestasi dan keberhasilan dalam menjalankan sebuah program, sebagai bahan evaluasi untuk pembangunan yang lebih baik di masa depan.

“Hari jadi adalah sebuah momen penting untuk evaluasi diri. Apa-apa yang sudah kita capai dijadikan bahan pembelajaran. Mejadikan kritik sebagai sebuah proyeksi, dan proyeksi dijadikan bahan keilmuan,” tutur Wahdi.

Dalam sambutannya, dia memaparkan sejumlah keberhasilan Pemerintah Kota (Pemkot) Metro. Capaian yang dipaparkannya itu diantaranya soal diterimanya penghargaan Universal Health Coverage (UHC) dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, lalu terkait dengan persentase Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 77,89 persen yang terbilang tinggi di Provinsi Lampung, serta pertumbuhan ekonomi di Kota Metro yang berada di posisi 4 untuk tingkat kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Hal itu disampaikan Wahdi, guna memantik semangat baru bagi jajarannya dalam menorehkan prestasi yang lebih baik lagi di usia Kota Metro yang telah menginjak usia 86 tahun.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Metro, Tondi Muammar Gaddafi Nasution mendukung upaya-upaya pembagunan daerah dan mendoakan Pemkot Metro dapat mewujudkan visi dan misinya, dalam komitmen membangun daerah.

“Selamat ulang tahun Kota Metro. Mudah-mudahan ke depan Pemkot metro beserta pemangku kebijakan dan juga didukung oleh masyarakat Kota Metro sama-sama mewujudkan generasi emas Kota Metro yang cemerlang, dan juga pembangunan yang berkelanjutan. Momen HUT Kota Metro ini juga merupakan evaluasi kita bersama setiap waktunya dan juga merencanakan apa yang dilakukan oleh Pemkot Metro ke depan, sehingga tercapai apa yang selama ini kita cita-citakan bersama,” tuturnya.

Sejumlah prestasi Pemkot Metro yang dipaparkan Wali Kota dalam momentum ulang tahun Bumi Sai Wawai itu, menuai respons positif dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung. Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi melalui Sekda Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.

“Atas nama Pemprov Lampung kami ucapkan selamat memperingati hari jadi ke-86 Kota Metro. Selaras dengan motto Bumi Sai Wawai, Kota Metro sudah melewati masa yang panjang dan indah. Alhamdulillah, Pak Wali Kota sudah menyampaikan secara detail capaian program Pemkot Metro. Dari berbagai prestasi Kota Metro itu, Pemprov Lampung menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya,” kata Fahrizal.

“Saya mengajak Pemkot Metro terus berupaya bekerja sama dengan baik, bersama Pemprov lampung. Guna pembangunan daerah lebih baik.
Gunakan capaian ini sebagai tantangan juga untuk membangun ekonomi kreatif dan menggali potensi-potensi lainnya,” tandasnya.
(ADV)

Memeriahkan Hari Jadi Kota Metro ke-86 Lapas Kota Metro Bersama Beberapa OPD Adakan Lomba Paduan Suara

METRO, GSC. Sebanyak 29 Tim dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Kota Metro mengikuti lomba paduan suara yang diinisiasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) setempat di Wisma Haji Al Khairiyah, Rabu, (07/06/2023).

Sekda Bangkit Haryo Utomo mengatakan kegiatan itu diinisiasi sebagai rangkaian acara peringatan hari jadi jadi Kota Metro ke-86. Kompetisi itu diharap dapat merefresh semangat para isteri PNS di lingkup Pemkot Metro.

“Lomba paduan suara hari ini diikuti oleh seluruh unsur DWP yang ada di OPD masing-masing. Mudah-mudahan dengan terselenggaranya kegiatan ini akan membangkitkan semangat bagi isteri-isteri PNS yang ada di Kota Metro,” tutur Bangkit.

Kesempatan yang sama, Ketua DWP Kota Metro, AC Yuliwati menjelaskan kegiatan tersebut diikuti oleh sebanyak 29 kelompok yang mana 28 tim berasal dari OPD dan satu tim lainnya dari Lapas Kota Metro.

“Ya, jadi lomba paduan suara hari ini diikuti 28 OPD dan 1 dari Lapas Metro, karena memang beberapa binaan kita juga ada di Lapas, Kemenag, Statistik dan BPN. Namun, karena waktunya mendesak, maka hanya yang dari Lapas saja yang akhirnya ikut berpartisipasi,” jelasnya.

Sementara itu, Penasehat DWP Kota Metro, Silfia Naharani mengapresiasi terselenggaranya kompetisi paduan suara tersebut. Dia juga turut menyosialisasikan lagu bertajuk “Metro Ceria Lampung Berjaya” dalam acara itu.

“Tentu apresiasi lah ya, atas terselenggaranya kegiatan paduan suara ini. Tadi itu juga ada sebuah lagu yang dipersembahkan oleh salah satu guru yang memang sudah terbiasa membuat lagu, Lagu Metro Ceria Lampung Berjaya dari Ibu Mumpuni,” tukasnya.

Pada akhirnya, peserta yang berhasil meraih Juara 1 diraih oleh tim dari Sekretariat Daerah (Setda) Kota Metro, Juara 2 diraih oleh regu dari RSUD Jenderal Ahmad Yani dan Juara 3 diraih oleh kelompok padus Dinas Kesehatan (Dinkes) Metro. Para pemenang mendapatkan reward berupa uang tunai untuk pembinaan dan piala.
(ADV)

Walikota Metro Beri Sambutan Pada Grand Opening Waterboom Metro Garden di Wilayah Kelurahan Hadimulyo Barat

METRO, GSC. Pemerintah Kota (Pemkot) Metro membuka peluang seluas-luasnya bagi investor yang bermaksud mengembangkan bisnis di Bumi Sai Wawai. Menurut dia, pihak-pihak swasta memiliki peran yang krusial dalam mendukung ikhtiar pembangunan daerah.

Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin mengaku bangga atas potensi yang dimiliki Bumi Sai Wawai. Kendati luas wilayah yang tergolong kecil, akan tetapi tidak menjadikan itu sebagai penghambat bagi pertumbuhan ekonomi di Bumi Sai Wawai.

“Meski luas wilayah Kota Metro hanya 0,2 persen dari luas Provinsi Lampung, tapi Metro memiliki pertumbuhan besar bagi Provinsi Lampung. Perdagangan dan jasa itu termasuk besar. Kita memang tidak punya sumber daya alam, tapi sumber daya manusianya ingin membangun kota ini dengan sebaik-baiknya. Maka dari itu peran serta dari pihak swasta sangat dibutuhkan,” kata Wahdi saat menyampaikan sambutan dalam grand opening Waterboom Metro Garden di wilayah Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat, Selasa, (06/06/2023).

Dia berharap dengan dibukanya tempat rekreasi yang baru itu, akan dapat menambah hasanah pariwisata di Kota Metro. Dengan bertambahnya lokasi pariwisata, lanjut Wahdi, semoga akan dapat menumbuhkan persaingan yang sehat juga bagi kompetitornya.

“Saya kira ini soal manajemen ya, kita mengatur bahwa ada segmentasinya. Saya kira juga Metro Garden ini tentu sudah memperhitungkan dan mengambil segmentasi yang tepat, yang mana nantinya tergantung ke depan, soal bagaimana pengelolaannya. Tentunya dengan adanya persaingan yang sehat,” ujarnya.

Sementara itu, Owner Metro Garden, Tismayeti mengatakan bisnisnya dibuka selain sebagai tempat usaha, juga dimaksudkan untuk mendukung visi Kota Metro sebagai Kota Pendidikan dan wisata keluarga. Dia mengaku terpanggil untuk turut berperan mengedukasi generasi mendatang sedari dini.

“Karena kan anak kecil sekarang itu tidak pernah mengenal bagaimana tanaman itu ditanam. Maka dengan mereka datang ke sini, diharap akan menimbulkan rasa cintanya ke tanaman. Setelah dia bawa tanaman dari sini, tentunya di rumah dia harus merawatnya dengan baik. Jadi, ini salah satu upaya kita menumbuhkembangkan rasa cinta anak-anak kepada tanaman,” kata dia.

Menurutnya, Pemkot Metro turut berkontribusi dalam hal kepengurusan admistrasi untuk pembuatan izin usaha. Menurut dia, usahanya itu berdiri dengan dilatarbelakangi hobi, di mana kepuasan menjadi barometernya.

Kemudian, lanjutnya, pihaknya juga berupaya menyeleksi tenaga kerja yang diambil dari lingkungan permukiman warga sekitar. Hal ini dimaksudkan guna membantu peningkatan taraf perekonomian masyarakat.

“Pemerintah cukup membantu ya, misalnya dalam soal perizinannya. Ya ini hobi, sesuatu yang tidak bisa diukur dari materi, namun dengan kepuasan. Kenapa saya bikin ini? Itu agar di jantung Kota Metro ini ada tempat rekreasinya juga,” jelasnya.

“Tentunya ini juga sebagai upaya meningkatkan perekonomian masyarakat, kami merekrut pekerja baru dari lingkungan sini. Ada sekitar 30-an pekerja dari Kota Metro,” tandasnya.
(ADV)

Peringati Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia 2023, Pemkot Metro Tanam 15 Bibit Pohon Secara Simbolis

METRO, GSC. Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melakukan penanaman 15 bibit Pohon Saputangan secara simbolis di halaman Masjid Taqwa dan Taman Merdeka setempat. Total benih tanaman itu berjumlah 170 batang yang berasal dari Corporate Social Responsibility Bank Central Asia (CSR-BCA).

Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin mengatakan penanaman bibit pohon itu dilakukan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) se-Dunia tahun 2023.

“Kita memperingati Hari Lingkungan Hidup se-Dunia yang bertepatan pada tanggal 5 Juni 2023. Yang utama, kita memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat agar hidup bersih, dimulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan untuk menjaga bumi kita yang berkelanjutan,” kata Wahdi, Senin, 5/6/2023.

“Tema kegiatan hari ini adalah solusi atasi plastik. Tentu kita juga ingin Kota Metro ini memiliki penghijauan yang cukup. Maka, pemerintah harus melanjutkan dengan hal-hal baik dan yang tidak baik jangan dilanjutkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Metro, Ardah mengatakan jumlah total bibit tanaman tersebut sebanyak 170 batang, diterima sebagai bentuk bantuan dari CSR-BCA.

“Totalnya 170 batang. Kebetulan, itu kita dapat bantuan bibit Pohon Saputangan dari CSR-BCA. Rencananya nanti akan dilakukan penanaman juga di OPD-OPD, kecamatan, kelurahan dan sekolah-sekolah secara berkala,” ujarnya.

Dijelaskannya, tujuan diadakannya penanaman pohon ini untuk menambah spot-spot hijau di Bumi Sai Wawai.

“Kita bertujuan menanam pohon ini untuk membuat Kota Metro menjadi lingkungan yang lebih hijau, asri, teduh dan nyaman. Ya, semoga semuanya bisa terlaksana dengan baik, terutama untuk penghijauannya,” tandasnya.
(ADV)

Translate »