Kepala Tiyuh Suka Jaya Coba Suap Wartawan Ketika Ditanya Pengelolaan Lumbung Pangan.

TULANG BAWANG BARAT, GSC. Anggaran Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Des (PMD).
Berupa Pengelolaan dan Pemeliharaan Lumbung Desa (Penguatan Ketahanan Pangan Tingkat Desa) di Tiyuh Suka Jaya Kecamatan Gunung Agung Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Senilai Rp.40.000.000 Di Tahap 1 Dan Tahap 2 Dengan Nilai yang Sama Sebesar Rp.40.000.000.- melalui Anggaran Dana Desa (ADD) pada Tahun Anggaran 2022, kuat dugaan pekerjaannya fiktif.

Bukan hanya di tahun 2022, pada tahun 2023 juga telah di anggarkan kembali pada Tahap 1 untuk Pengelolaan dan Pemeliharaan Lumbung Desa (Penguatan Ketahanan Pangan Tingkat Desa ) sebesar Rp. 89.300.000.- yang Dilaporkan Sebagai Program Kegiatan Dengan mengunakan Anggaran Dana Desa juga di duga fiktif.
Jumat.19-5-2023.

Saat media investigasi turun kelapangan dan mempertanyakan kepada aparatur Tiyuh, namun Aparatur Tiyuh enggan memberikan keterangan dan terkesan menutupi dimana keberadaan bangunan Lumbung pangan yang sejak tahun 2022 dikerjakan.

Beberapa kali awak media mencoba menyambangi kepala tiyuh suka jaya di kantornya bekerja dan di kediamannya, Kepala Tiyuh Suka Jaya tidak berada ditempat. Dan saat dihubungi melalui sambungan telepon dan melalui pesan singkat Whats Up, juga tidak ada jawaban.

Sekira pukul, 17,54 Wib, Kepala Tiyuh Suka Jaya membalas obrolan melalui pesan What’s Up, namun sayang, Kepala Tiyuh bukan memberikan klarifikasi terkait pekerjaan pembangunan lumbung pangan tersebut namun Kepala Tiyuh mencoba menyuap awak media dengan memberikan sejumlah uang dan meminta untuk mengirimkan nomor rekening awak media, sontak saja, permintaan kepalo Tiyuh untuk meminta nomor rekening langsung ditolak oleh awak media.

Salah satu warga Tiyuh Suka Jaya yang enggan disebutkan namanya menyayangkan pembangunan lumbung pangan di desanya tidak ada kejelasan dimana keberadaanya, dan juga tidak ada sosialisasi terkait penggunaan dana desa di Tiyuh tersebut.

“Kalau untuk Lumbung Padi Sepertinya Tidak ada tapi kalau Gorong-gorong ada “,ujarnya

Banyak warga mengharapkan penggunaan dana desa di Tiyuh Suka Jaya dipergunakan dengan semestinya sesuai dengan peruntukannya dan realisasi anggaran dana desa tersebut seluruh warga Tiyuh Suka Jaya wajib mengetahuinya.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Tiyuh Suka Jaya Sudak tidak bisa lagi dihubungi melalui nomor telpon.08xxxxxxxxx untuk dimintai klarifikasinya terkait dana tersebut dan percobaan suap terhadap awak media.
Rilis Kilat Nusantara.

Tata Kelola Pengarsipan Dokumen DPRD Tubaba Jadi Percontohan DPRD Pringsewu

TUBABA, GSC. Tata kelola pengarsipan dokumen negara dan perpustakaan keliling yang ditangani DPRD Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) menjadi rujukan DPRD Pringsewu.

Ini dibuktikan dengan kedatangan rombongan Komisi IV DPRD Pringsewu yang menyambangi DPRD Tubaba untuk belajar terkait tata kelola pengarsipan dokumen Negara dan perpustakaan keliling.

Hal ini diungkapkan Wakil Ketua I DPRD Tubaba, Busroni, yang bersedia berbagi ilmu dengan Komisi IV DPRD Pringsewu tentang tata kelola dokumen Negara dan perpustakaan keliling itu.

“Ya betul, Senin 10 april lalu kami menerima kunjungan kerja dari Komisi IV Anggota DPRD Pringsewu. Mereka datang ingin belajar terkait pengarsipan negara dan perpustakaan keliling,” ungkap Busroni, Sabtu (15/4/2023).
Politisi Demokrat itu mengungkapkan, dengan kedatangan rombongan Komisi IV DPRD Pringsewu itu menandai tata kelola pengarsipan dokumen Negara dan perpustakaan keliling di DPRD Tubaba baik.

Sehingga menarik minat DPRD Pringsewu untuk belajar ilmu tata kelola pengarsipan dokumen Negara dan perpustakaan keliling ke DPRD Tubaba.

Home
Tulangbawang Barat
Berita Lampung
Tata Kelola Pengarsipan Dokumen DPRD Tubaba Jadi Percontohan DPRD Pringsewu
Sabtu, 15 April 2023 19:34
Editor: Endra Zulkarnain

zoom-inTata Kelola Pengarsipan Dokumen DPRD Tubaba Jadi Percontohan DPRD Pringsewu
istimewa
A-A+
Komisi IV DPRD Pringsewu yang menyambangi DPRD Tubaba untuk belajar terkait tata kelola pengarsipan dokumen Negara dan perpustakaan keliling.
Tribunlampung.co.id, Tubaba- Tata kelola pengarsipan dokumen negara dan perpustakaan keliling yang ditangani DPRD Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) menjadi rujukan DPRD Pringsewu.

Ini dibuktikan dengan kedatangan rombongan Komisi IV DPRD Pringsewu yang menyambangi DPRD Tubaba untuk belajar terkait tata kelola pengarsipan dokumen Negara dan perpustakaan keliling.

Hal ini diungkapkan Wakil Ketua I DPRD Tubaba, Busroni, yang bersedia berbagi ilmu dengan Komisi IV DPRD Pringsewu tentang tata kelola dokumen Negara dan perpustakaan keliling itu.

“Ya betul, Senin 10 april lalu kami menerima kunjungan kerja dari Komisi IV Anggota DPRD Pringsewu. Mereka datang ingin belajar terkait pengarsipan negara dan perpustakaan keliling,” ungkap Busroni, Sabtu (15/4/2023).

Politisi Demokrat itu mengungkapkan, dengan kedatangan rombongan Komisi IV DPRD Pringsewu itu menandai tata kelola pengarsipan dokumen Negara dan perpustakaan keliling di DPRD Tubaba baik.

Sehingga menarik minat DPRD Pringsewu untuk belajar ilmu tata kelola pengarsipan dokumen Negara dan perpustakaan keliling ke DPRD Tubaba.

Baca juga: DPRD Tubaba Studi Banding ke DPRD Kota Surabaya, Gali Informasi Kegiatan Banmus

Baca juga: Polda Lampung Ungkap Kasus Penggelapan Ganti Rugi Lahan Perluasan Tugu Rato di Tubaba

“Tentunya ini menjadi kebanggaan kami, tata kelola menjadi rujukan DPRD Pringsewu,” paparnya.

Pada kunjungan kerja Senin lalu, rombongan Komisi IV DPRD Pringsewu di terima dan di sambut Wakil Ketua I Busroni dan Ketua Komisi III Paisol di dampingi Humas Protokol Nursani bersama Staf Sekretariat DPRD Tubaba.

Pada kesempatan itu, Busroni selaku Wakil Ketua I DPRD Tubaba mengayang mana telah memilih DPRD Tubaba mengapresiasi niat DPRD Pringsewu yang memilih DPRD Tubaba sebagai tempat berlajar terkait pengarsipan dokumen negara dan perpustakaan keliling.

Kami telah memberikan pemaparan informasi dan sharing serta menjelaskan apa yang di butuhkan dari Komisi IV DPRD kabupaten Pringsewu.

“Mengenai pengarsipan dokumen negara memang selama ini di Sekretariat DPRD Tubaba sudah berjalan khususnya di bagian umum dan fasilitas penganggaran. Dan teknisnya dikelola oleh bendahara barang,” tutur Busroni.

Pria yang biasa di sapa Ahi Bus ini memaparkan, sejauh ini di DPRD Tubaba memang sudah ada perpustkaan yang di namai Ruang Pojok Baca,”

“Perpustakaan itu selama ini di kelola oleh Bagian Persidangan,” imbuhnya.
Pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih 2 jam itu,di isi pula dengan berbagai diskusi dan tanya jawab antara DPRD Kabupaten Pringsewu dengan DPRD Tubaba.
(Alex)

Translate »