KPU Kota Metro Akan Menggelar Debat Perdana Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro pada, Rabu (23/10)

METRO, GSC. Komisi Pemilihan Umun (KPU) Kota Metro akan menggelar debat perdana Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro pada, Rabu (23/10). Debat ini akan menampilkan dua pasang calon yang berkontestasi di Pilwalkot.

Ketua Tim Pemenangan Paslon Nomor urut 02, Deswan yakin Bakal Calon Wakil Wali Kota Metro, Qomaru Zaman akan tampil prima dan menguasai debat perdana yang akan dilaksanakan di Hotel Aidea Grande, Rabu malam tersebut.

“Tentu ada beberapa persiapan yang dilakukan. Jadi saya yakin Pak Qomaru bakal tampil PD dan menguasai debat perdana ini,” kata Deswan saat dikonfirmasi, Selasa (22/10).

Dia menjelaskan, pihaknya juga yakin Calon Wakil Wali Kota nomor urut 02 itu akan bisa memahami subtansi tema pada debat tersebut. Sehingga, masyarakat mendapatkan pesan yang baik dari program yang akan dijalankan.

“Dan saya yakin Pak Qomaru akan bisa memahami tema debat sesuai dan menterjemahkannya ke program-program yang akan dijalan oleh Wahdi dan Qomaru ketika nanti mendapat amanah memimpin Metro,” jelasnya.

Selain itu, lanjut dia, Qomaru merupakan warga asli Kota Metro. Karena, itu pihaknya yakin Qomaru bakal bisa memahami kebutuhan masyarakat setempat.

“Selain warga asli Metro, Pak Qomaru ini sebelumnya sudah pernah menjabat sebagai Wakil Wali Kota Metro. Jadi saya yakin beliau akan lebih memahami apa saja yang dibutuhkan oleh masyarakat,” paparnya.

“Meskipun pada saat menjabat, program yang dijalankan WaRu belum sepenuhnya berjalan maksimal, tetapi beliau sudah pernah memberikan bukti dengan menjalankan program yang bermanfaat untuk masyarakat,” imbuhnya.

Senada dikatakan salah satu ketua partai pengusung WaRu. Ketua DPD II Partai Golkar, Subhan mengaku yakin Calon Wakil Wali Kota Metro yang diusungnya akan menguasai panggung debat.

“Tentu saya yakin, Pak Qomaru akan bisa menguasai panggung dengan baik. Beliau sebelumnya sudah pernah ikut debat seperti ini, jadi yakin Insha Allah beliau akan tampil prima,” ucapnya.

Begitu juga, tambah dia, pihaknya yakin Qomaru bakal bisa menjawab semua pertanyaan baik itu dari panelis maupun dari paslon lawan.
Yodi.

Cawalkot Metro Wahdi Minta Pendukung Tak Terprovokasi Isu Menyesatkan di Medsos

METRO, GSC. Calon Wali Kota Metro Petahana, Wahdi Sirajuddin menyapa masyarakat di Jalan Bacang Tejoagung, Metro Timur, Minggu (20/10/2024).

Kedatangan calon wali kota nomor urut 2 itu disambut hangat. Wahdi berbincang mendengar aspirasi masyarakat sekaligus meminta doa dan dukungan untuk melanjutkan kepemimpinan WaRu dua periode.

“Bapak-bapak, ibu-ibu liat di tangan kita apakah ada huruf W? ,” tanya Wahdi. Nah itu juga kalau di balik jadi huruf M. Artinya insyaAllah, simbol garis tangan itu W berarti WaRu, M sama dengan Menang,” kata Wahdi memulai interaksi dengan masyarakat.

Wahdi meminta masyarakat memberikan dukungan dengan cara santun dan tidak saling menjatuhkan. Simpatisan diharapakan tidak terprovokasi isu yang menyesatkan di media sosial.

“Waktu sebentar lagi, hanya kurang dari 40 hari. Metro harus damai, tidak boleh ada hal-hal yang tidak baik. Kita bersaudara, jangan ada berita hoaks,” ujarnya.

Wahdi mengimbau masyarakat untuk menjaga kondusifitas jelang pemilihan wali kota (Pilwakot) Metro yang dijadwalkan berlangsung 27 November 2024.

“Kita orang beragama, beradab. Itulah nilai-nilai yang sesungguhnya. Kita harus jaga harmonisasi. Sedih rasanya, mohon maaf saya secara hati orang yang masih bertanggung jawab karena saya masih kepala daerah yang sekarang cuti,” jelasnya.

Wahdi merupakan calon petahana yang maju di kontestasi pilkada serentak didampingi Calon Wakil Wali Kota Qomaru Zaman. Pasangan incumbent itu mendapat nomor urut 2.

Saat ini, pasangan yang dikenal dengan jargon WaRu itu sedang mengambil cuti kampanye mulai 25 September hingga 23 November 2024.

“Terima kasih kepada masyarakat yang ikhlas mendukung perjuangan pasangan WaRu nomor urut 2. Tentu mereka punya alasan mendukung kami di hati mereka. Harapannya kita bisa membangun Kota Metro lebih baik lagi, ” tandasnya. (Yodi)

Momen Haru Interaksi Qomaru dan Simpatisan Saat Kampanye Tata Muka di Hadimulyo Barat

METRO, GSC. Calon Wakil Wali Kota Metro, Qomaru
Zaman menyambangi kediaman warga di Jalan Belitung, Hadimulyo Barat, Metro Pusat, Sabtu, (19/10/2022).

Qomaru Zaman menyapa simpatisan untuk pengenalan visi-misi pasangan calon petahana yang merupakan putra asli daerah.

Calon Wakil Wali Kota Metro nomor urut 2 itu mengajak warga memilih sesuai hati nurani. Masyarakat diminta cerdas memilih pemimpin yang bukan sekadar janji.

Qomaru memaparkan alasan kembali maju pemilihan kepala daerah yang berangkat dari kegelisahan melihat fenomena sosial yang terjadi di masyarakat.

Pensiunan ASN yang lama berkarir Kemenag itu berpesan agar masyarakat dapat menjaga hubungan kepada pencipta dan antarsesama manusia.

“Kita tidak semata-mata urusan duniawi, tapi lebih mengedepankan ukhrawi. Pemerintah hadir membuat regulasi dan menciptakan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Uniknya, disela kampanye tatap muka Qomaru mengajak masyarakat membaca zikir. “Subhanallah, walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar. Wala haula wala quwwata illa billahil aliyil adzim,” lantun Qomaru yang diikuti puluhan simpatisan yang hadir.

Qomaru kemudian mengajak masyarakat meresapi kalimat thayyibah sembari meletakkan tangan kiri di posisi dada sebelah kanan.

Interaksi Qomaru dengan sejumlah simpatisan itu membuat suasana menjadi haru. Tidak sedikit, peserta yang menyeka air mata saat kampanye tatap muka yang dihadiri mayoritas kaum emak-emak.
(Yodi)

Laskar Lampung Metro Siap Laporkan Penetapan Tersangka Qomaru ke Pemerintah Pusat

METRO, GSC. Organisasi masyarakat (ormas) Laskar Lampung Kota Metro berencana melaporkan kasus penetapan Qomaru Zaman sebagai tersangka dalam dugaan pelanggaran Pemilu ke pemerintah pusat. Ketua Laskar Lampung Kota Metro, Iwan Munir, menilai penetapan ini terkesan dipaksakan dan sarat kepentingan.

“Penanganan terhadap Qomaru Zaman lebih ketat daripada kasus korupsi besar. Saat beliau sakit, pihak Polres, Gakkumdu, dan Bawaslu bahkan mengirimkan tim kesehatan untuk memastikan kondisinya,” ujar Iwan Munir, Rabu, 6/10/2024.

Ia juga mempertanyakan keabsahan video buzzer yang digunakan sebagai alat bukti tanpa uji forensik. “Kami melihat ada unsur tendensius dalam pemahaman kampanye oleh pihak Gakkumdu, Polres, dan Bawaslu,” lanjutnya.

Laskar Lampung Metro menilai situasi ini telah membuat keresahan di masyarakat Kota Metro. “Kami akan melaporkan kasus ini ke Jakarta dan meminta Gakkumdu untuk segera memeriksa buzzer yang menyebarkan kebencian di media sosial. Mengapa buzzer tersebut tidak diproses?” tegasnya.

Laskar Lampung juga berharap agar pihak terkait lebih bijak dalam menangani peristiwa politik agar tidak memperkeruh suasana di Bumi Sai Wawai. (Yodi)

WaRu Akan Kooperatif dan Mengikuti Aturan Hukum Yang Berlaku

METRO GSC. Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin dan Qomaru Zaman (WaRu) akan kooperatif dan mengikuti aturan hukum yang berlaku. Ini usai penetapan tersangka oleh Gakkumdu Metro.

Hal ini dikatakan Penasehat Hukum WaRu, Hadri Abunawas bersama ketua partai pengusung WaRu saat konfrensi pers di Lamban Agung, TMII Metro, Selasa (15/10).

“Kita hormati kewenangan penyidik itu. Kami juga akan memastikan setiap prosesnya klien kami akan kooperatif dan mengikuti proses perkara ini sampai selesai,” kata Hadri.

Kendati demikian, Hadri menampik pembagian bantuan sosial (Bansos) seperti informasi yang beredar luas tersebut tidak benar.

“Pemberitaan-pemberitaan selama ini berkaitan dengan pembagian bansos. Tapi ini bukan pembagian bansos, karena bansos bukan ranah Pemkot Metro tapi ranahnya Kemensos RI” ucapnya.

“Pemkot Metro hanya memberikan sosialisasi terkait adanya pemanfaatan bantuan sosial kepada masyarakat. Dan bansos ini sudah lama berjalan, bukan pada saat ini,” imbuhnya.

Pihaknya juga mempertanyakan keabsahan video yang digunakan sebagai alat bukti tersebut. Sebab, video yang beredar sudah di edit suara bahkan gambarnya ditambahkan caption.

“Video tersebut adalah kreasi, tentunya kewajiban daripada penyidik agar bisa membuktikan keaslian video tersebut. Mereka harus memeriksa siapa pembuatnya, apa tujuannya dan kegunaannya. Serta dalam video tersebut siapa penyebar pertamanya dan apakah video tersebut asli betul atau hanya buatan dan harus dibuktikan secara forensik digital,” terangnya.

“Penyidik harus bisa membuktikan apakah video ini asli ataukah tidak, tentunya kita punya hak untuk menanyakan, sampai ke persidangan pun kami akan pertanyakan tentang keaslian video tersebut,” imbuhnya.

Hadri menegaskan, apabila kliennya tak terbukti melakukan pelanggaran seperti yang disangkakan oleh Gakkumdu, maka kliennya akan menggunakan hak konstitusinya untuk menuntut balik.

“Kalau ini terbukti, ya namanya terbukti, kita akan hadapi. Kalau ini tidak terbukti kita perlu kepastian hukum, saya dapat pastikan pihak yang dirugikan akan menggunakan hak konstitusinya untuk menuntut balik,” ucap dia.

Dia menambahkan, dirinya akan mendampingi kliennya apabila dipanggil oleh Gakkumdu untuk memberikan keterangan.

“Jadi menyikapi penetapan Qomaru Zaman oleh pihak gakkumdu terkait penetapan isu itu adalah hak penyidik untuk melakukan penetapan tersebut,”

“Jadi kita hormati kewenangan penyidik, pasti, jadi kami jika ada panggilan, maka kewajiban kami sebagai penasehat hukum untuk menghadapkan klien kami memberikan keterangan dalam proses hukum,” pungkasnya.
Yodi.

Fraksi PDI-P Kota Metro Resmi Dilantik Menjadi Ketua DPRD Kota Metro

METRO, GSC. Ria Hartini dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) secara resmi dilantik sebagai Ketua DPRD Kota Metro periode 2024-2029.

Pelantikan ini berlangsung dalam sidang paripurna pada Senin (14/10/2024), di mana
Ria Hartini mengucapkan sumpah janji bersama
dua wakilnya, Ahmad Khuseni (Partai Keadilan Sejahtera) sebagai Wakil Ketua I, dan Abdul Hak (Partai NasDem) sebagai Wakil Ketua II.

Pengambilan sumpah janji tersebut dipandu langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Kota Metro, Vivi Purnamawati. Acara ini juga dihadiri oleh Penjabat (Pjs) Walikota Metro, Descatama Paksi Moeda, Pj Gubernur Lampung, serta seluruh anggota DPRD Metro, dan jajarannya Forkompinda Metro.

Dalam pidatonya, Ria Hartini menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat Kota Metro dan
seluruh anggota DPRD yang telah memberikan kepercayaan untuk memimpin DPRD Metro.

“Pada kesempatan ini, kami yang diberikan mandat untuk memimpin DPRD Kota Metro Masa Jabatan Tahun 2024- 2029, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarya kepada segenap masyarakat Kota Metro yang telah mendukung dan mempercayakan amanat ini kepada kami,” ujar Ria dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Ria mengungkapkan bahwa, amanat ini bukanlah suatu hal yang ringan. Amanat adalah tanggung jawab. Oleh karena itu, dukungan dan doa dari semua pihak senantiasa kami harapkan.

“Kepada rekan-rekan anggota DPRD Kota Metro, kami mohon dukungan serta kerja samanya. Tanpa adanya dukungan dari rekan-rekan sekalian tidaklah mungkin kami bisa menjalankan amanat ini. Kita semua tentu menyadari, bahwa tantangan ke dapan akan semakin berat, untuk membangun Kota Metro tercinta ini, menjadi Kota yang maju dan sejahtera,” ungkapnya.

Dikatakan Ria atau disapa Ria Ayam mengatakan bahwa, sebagai wakil rakyat untuk bisa mengawal dan mewujudkan keinginan masyarakat Kota Metro sangat dibutuhkan kerjasama antara legislatif dan eksekutif dalam membangun Kota Metro ini yang kita cintai.

“Dukungan yang sama juga sangat kami harapkan dari rekan-rekan eksekutif, dari Pemerintah Provinsi Lampung, dari Sdr. Pjs. Wali Kota Metro.
Sekali lagi, dukungan dari semua unsur elemen masyarakat sangat kami butuhkan, agar kami dapat menunaikan fungsi dan tugas DPRD dalam rangka menyerap dan aspirasi menindaklanjuti masyarakat, serta melaksanakan tugas-tugas legislatif lain, yaitu pembentukan Perda, anggaran, dan pengawasan dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.
Yodi.

Ketua DPC Projo Kota Metro, Achmad Yani Mengimbau Anggotanya Untuk Lebih Mengedepankan Politik Santun

METRO, GSC. Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Projo Kota Metro, Achmad Yani mengimbau anggotanya untuk lebih mengedepankan politik santun dalam mencari dukungan masyarakat dalam rangka memenangkan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin dan Qomaru Zaman.

“Untuk mencari dukungan suara di Pilwalkot Metro kita harus dengan hati yang dingin dan bersih. Jangan cari perhatian masyarakat dengan cara menjelekan salah satu calon karena masyarakat sudah maju dan pintar,” kata dia, saat dikonfirmasi, Minggu (12/10).

Menurutnya, suasana Metro yang saat ini aman, nyaman dan kondusif. Ini harus tetap dijaga dengan baik dengan tidak membuat gaduh masyarakat.

“Berlombalah cari dukungan dengan hati yang bersih. Kota Metro kebanggaan saya, Metro kota yang tenang aman dan nyaman. Sekali lagi berlombalah mencari simpati masyarakat dengan baik,” tegasnya.

Achmad Yani menuturkan, sebagai warga asli Kota Metro bangga dengan kepemimpinan WaRu. Sebab, meskipun belum sepenuhnya maksimal karena tehambat Covid-19, tapi pembangunan di Bumi Sai Wawai sudah baik.

“Dua tahun kita dilanda Covid dan Metro dibawah kepemimpinan WaRu masih bisa maju dengan pesat. Mulai dari pendidikan, UMKM maju perputaran ekonominya baik,” terangnya.

“Dan yang sangat dibanggakan masyaraka Metro yaitu pelayanan kesehatan maju, berobat hanya menggunakan KTP saja di layani dengan baik, bahkan beberapa kabupaten di Lampung rujukannya ke Metro. Artinya Metro punya nilai plus dari kabupaten yg lain,” imbuhnya.

Untuk itulah, Projo memberikan dukungan kepada Paslon nomor urut 02 tersebut agar kedepan bisa membawa Kota Metro lebih maju lagi.
Yodi.

Klarifikasi Haji Hasyim Intan Musik: “Saya Tetap Dukung WaRu, Bukan Kubu 01”

METRO, GSC. Bos Intan Musik, Haji Wahid Hasyim, merasa keberatan setelah dinarasikan mendukung pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso dan M. Rafieq Adi Pradana (Mubaraq). Menurut Hasyim, hal tersebut tidak benar dan tidak sesuai dengan kenyataan.

“Saya tidak mau mengadu domba antara kubu 01 dan 02, karena kita semua bersaudara. Yang perlu diluruskan, sekarang saya di posko WaRu dan tetap setia ke WaRu,” jelas Hasyim, Rabu, 9/10/2024.

Terkait beredarnya video dan pemasangan banner yang menampilkan dirinya seolah mendukung kubu 01, tokoh masyarakat di Metro Barat itu memberi klarifikasi.

“Pemasangan banner itu dadakan, tidak direncanakan. Saya sedang merokok dan yang bicara di video itu bukan saya,” tegasnya.

Ia kembali menegaskan dukungan kepada pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro Wahdi-Qomaru (WaRu).

“Jelas kok, wong malamnya saya abis bikin acara WaRu,” tambahnya.

Dengan klarifikasi ini, Haji Hasyim berharap tidak ada lagi kesalahpahaman terkait posisinya dalam Pilkada Metro 2024. (Yodi)

Dibawah Kepemimpinan Wahdi Sirajuddin Melalui Dinas Sosial Kota Metro, Bantuan Disalurkan Kepada Sebanyak 640 Penyandang Disabilitas

METRO, GSC. Mendapat predikat sebagai Kota Inklusi, Pemerintah Kota Metro terus berupaya memberikan kepedulian penuh kepada penyandang disabilitas dan juga selalu mendata keberadaan penyandang disabilitas, melalui petugas sosial dari tingkat terbawah yaitu pendamping PSM dan PKH, agar keberadaannya tak luput dari perhatian. “No Left Behind”, tidak boleh ada yang tertinggal. Begitulah prinsip Pemerintah Kota Metro dalam pembangunan.

Program-program kepedulian setiap tahunnya selalu diwujudkan melalui bantuan alat kesehatan, sarana dan prasarana hingga bantuan permodalan. Berdasarkan data Dinas Sosial Kota Metro, bantuan disalurkan kepada sebanyak 640 penyandang disabilitas Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), terdiri dari 378 laki-laki dan 267 perempuan.

Menurut Kepala Dinas Sosial Metro, Amanto yang diwakili Sekretaris Dinas Sosial Kota Metro, Mulya Apriani saat diwawancarai di Kantor Dinas Sosial Kota Metro, Kamis (03/10/2024) bahwa penganggaran bantuan kepada penyandang disabilitas ini sendiri berasal baik dari anggaran APBD maupun APBN.

Dari tahun ke tahunnya, berbagai program pelatihan juga kerap diberikan seperti menjahit, merajut, membuat tas, sulam tapis, dan membatik, sedangkan bantuan alat kesehatan seperti kursi roda, alat bantu jalan, tongkat netra, tongkat kaki tiga, tangan palsu dan kaki palsu, tak hanya itu saja ada juga bantuan PKH, Bantuan Atensi, Bantuan Makanan 2 kali sehari kepada 6 disabilitas yang sudah tidak memiliki keluarga di Kota Metro.

“Pemerintah Kota Metro juga memberikan bantuan tambahan modal usaha bagi penyandang disabilitas yang telah memiliki embrio usaha dan bantuan ini juga diberikan kepada keluarga penyandang disabilitas yang memiliki embrio usaha, bahkan ada penyandang disabilitas yang diberikan bantuan berupa kendaraan motor roda tiga, untuk berusaha,” ujarnya.

Diketahui, penyandang disabilitas berasal dari berbagai usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa, dan memiliki ragam disabilitas, seperti fisik, intelektual, mental, sensorik, dan ganda. Bahkan Pemkot Metro juga memberikan workshop seperti pelatihan desain grafis, cara dan lowongan masuk kerja hingga digital marketing.

Untuk tahun 2025 , Dinas Sosial Kota Metro juga telah menargetkan pemberian bantuan kepada penyandang disabilitas. Target bantuan meliputi bantuan alat kesehatan, bantuan pakaian, bantuan tambahan modal usaha, hingga bantuan tambahan modal usaha bagi keluarga penyandang disabilitas serta ATENSI dan PKH,” terangnya Mulya.

Dinas Sosial juga senantiasa mendata dan bermitra dengan perkumpulan maupun komunitas disabilitas, agar dalam penyalurannya tepat sasaran dan seluruh penyandang disabilitas mendapatkan kesempatan yang sama dan tak luput dari perhatian pemerintah.

Beberapa diantaranya adalah, KOPALA (Komunitas Peduli Autis Lampung), LM (Lampung Mendengar), Cerebral palsy Community, PERTUNI (Persatuan Tuna Netra Indonesia), POTADS (Persatuan Orangtua Anak Down Syndrome), PKD (Persatuan Komunitas Disabilitas), PORDILA (Persatuan Orangtua Disabilitas Intelektual Lampung), HWDI (Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia) dan Edika (Era Disabilitas Karya Amputasi)

“Komunitas-komunitas ini menjadi wadah bagi para penyandang disabilitas untuk saling bertukar aspirasi dan memperjuangkan hak-hak mereka. Mudah-mudahan dengan program yang ada di Dinas Sosial ini bisa meningkatkan kesejahteraan semuanya,” terangnya.

Salah satu penyandang disabilitas yang menerima bantuan kendaraan motor roda tiga dari Kementerian Sosial tahun 2023 asal Kelurahan Margorejo, Kecamatan Metro Selatan, Fathur mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Kota Metro yang telah memberikan bantuan bermanfaat untuk menunjang pengembangan usahanya dan ekonomi keluarganya.

“Terima kasih kepada Bapak Walikota Metro dan jajarannya yang telah memberikan perhatian kepada kami, para penyandang disabilitas, melalui program pemberian bantuan. Semoga usaha saya pembenihan ikan Patin menjadi lancar,” ujar Fathur.

Pemkot Metro juga, senantiasa mendukung berbagai kegiatan disabilitas, agar para kaum disabilitas memiliki hak yang sama dan tidak merasa rendah diri untuk meraih prestasi, agar keberadaan kaum disabilitas juga bersama memajukan Kota Metro.
Yodi.

Wahdi Raih Ratusan Penghargaan, Apa Manfaatnya Bagi Warga Metro?

METRO, GSC. Ada pertanyaan sederhana tentang Wahdi Siradjuddin yang meraih ratusan penghargaan dari pemerintah provinsi hingga pusat selama menjabat wali kota. Apa manfaatnya bagi warga Kota Metro?

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo, mengatakan salah satu manfaat penghargaan yang diraih pemerintah daerah adalah dana insentif fiskal. Apa itu insentif fiskal?

Insentif fiskal merupakan salah satu dana transfer pusat ke daerah. Ini cara pemerintah pusat mendorong kinerja pemerintah daerah. Diharapkan dengan adanya insentif, pemerintah daerah bisa meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Tidak semua daerah menerima dana insentif fiskal, baik yang diberikan atas kinerja tahun sebelumnya, maupun insentif fiskal yang diberikan atas kinerja tahun berjalan. Insentif fiskal diberikan berdasarkan kinerja pemda, bukan atas pengajuan permohonan dana dari pemda. Pemerintah pusat menilai kinerja daerah berdasarkan data yang terangkum pada kementerian dan lembaga,” terang Bangkit saat dimintai keterangan oleh wartawan.

Pada Pasal 11 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 125 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Insentif Fiskal 2024 untuk kinerja tahun sebelumnya, pemerintah pusat menetapkan kinerja yang dinilai untuk mendapatkan dana insentif fiskal seperti kinerja pengelolaan keuangan, kinerja pelayanan dasar termasuk IPM, penurunan tingkat pengangguran terbuka, penurunan prevelensi stunting, pengendalian inflansi daerah, inovasi daerah, penghargaan pembangunan daerah, percepatan dan perluasan digitalisasi dan kriteria-kriteria kinerja lainnya.

“Jadi, selain merupakan kebanggan daerah, penghargaan-penghargaan yang diraih Pemkot Metro menjadi salah satu tolak ukur besaran pagu dana insentif fiskal yang kita terima,” terang Bangkit. Bagi Pemerintah Kota Metro, imbuhnya, penghargaan yang diterima atas kinerja diganjar dengan pagu insentif fiskal sebesar Rp30,6 miliar untuk tahun anggaran 2022 dan Rp42,6 miliar untuk tahun anggaran 2023.

Dana insentif fiskal yang diterima akan digunakan untuk membiayai berbagai proyek pembangunan di daerah. Ini bisa berupa perbaikan infrastruktur, layanan kesehatan, pendidikan, dan fasilitas umum lainnya. Dampak langsungnya, masyarakat akan merasakan perbaikan kualitas hidup melalui pembangunan yang lebih cepat dan efektif.

Manfaat lainnya yakni meningkatkan citra daerah. Penghargaan yang diraih Pemkot Metro di bawah Wahdi-Qomaru akan memperkuat citra daerah sebagai wilayah yang dikelola dengan baik. Hal ini bisa menarik investor untuk datang dan berinvestasi, yang pada gilirannya membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.

Penghargaan dari pemerintah pusat biasanya diberikan atas dasar inovasi dan efisiensi yang dicapai oleh pemerintah daerah. Semangat untuk terus berinovasi dan bekerja lebih efisien akan terus dipupuk, yang pada akhirnya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan di masa mendatang.

“Penghargaan ini adalah hasil dari kerja keras pemerintah daerah yang mampu memenuhi berbagai kriteria yang ditetapkan pemerintah pusat, seperti tata kelola keuangan yang baik, transparansi, dan akuntabilitas. Ini semua membuktikan bahwa Pemkot Metro bekerja serius demi kesejahteraan warganya,” tambah Bangkit.

Apresiasi pemerintah pusat kepada Pemerintah Kota Metro pun meningkat seiring pendapatan transfer yang naik pada 2025 mencapai Rp43,6 miliar. Dana transfer pusat ini termasuk di dalamnya insentif fiskal sebesar Rp21 miliar. Ini merupakan alokasi tertinggi se-Provinsi Lampung, bahkan dari 15 kabupaten/kota di Bumi Ruwa Jurai, hanya 11 kabupaten/kota yang mendapatkan alokasi dana insentif fiskal.

Jadi, manfaatnya tidak hanya dirasakan dalam bentuk dana tambahan, tetapi juga dalam kualitas hidup warga yang lebih baik dan pembangunan yang lebih berkelanjutan. (Yodi)

Translate »