BKPSDM Kota Metro Melaksanakan Sosialisasi Peraturan

METRO, GSC – Update Kota Metro,
Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) melaksanakan sosialiasi peraturan kepegawaian untuk guru di UPTD SMPN 2 Metro, Rabu (29/9).

Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin mengatakan, sosialisasi ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas guru yang ada di Bumi Sai Wawai.

“Roadmap kita itu untuk mewujudkan gemerlang atau generari emas Metro cemerlang. Salah satunya dengan sosialiasi ini yaitu untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas SDM. Ini yang paling penting,” kata Wahdi.

Dikatakanya, dengan kualitas guru yang semakin baik, nantinya semua sekolah di Kota Metro akan menjadi sekolah unggulan.

“Jadi bukan satu atau dua sekolah saja yang menjadi unggulan, tapi semua sekolah. Karena semua guru sudah memiliki kemampuan dan kualitas yang sama,” ucapnya.

Wahdi menambahkan, guru juga mempunyai peran untuk membentuk karakter siswa. Karena itu, penting agar para guru di Kota Metro memiliki kemampuan dan kualitas yang baik.

“Iya karena kitaa bertanggung jawab untuk menciptakan generasi cemerlang. Karena para siswa ini adalah generasi penerus, jadi harus dibimbing agar kedepan menjadi generasi yang cemerlang,” tambahnya.
Gsc/ Yd

Kepala BKPSDM Kota Metro Welly Adi Wantra Berharap Kepada Tenaga Pendidik Agar Menjadi Tonggak Sejarah di Kota Metro

METRO, GSC – Update Pendidikan,
Sulit nya pembelajaran secara daring menjadi tantangan bagi seorang tenaga pendidik. Terlebih, di era pandemi covid-19 yang sudah berjalan lebih dari setahun terakhir.

Namun, kesulitan bagi pendidik itu kian sirnah lantaran Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sudah akan diadakan. Dengan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) bagi tenaga pendidik serta pengetahuan yang mendalam soal tekhnologi agar dapat menjadi alternatif pembelajaran.

Seorang guru mata pelajaran pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 8 Metro, Madiyono mengaku senang mendapat kabar PTM akan di laksanakan.

“Alhamdulillah sebentar lagi PTM sudah bisa kita laksanakan. Sebenarnya banyak kendala yang kami alami sebagai guru mata pelajaran,” ujarnya saat BKPSDM mengadakan sosialisasi kepegawaian, Senin, 27 September 2021.

Hal senada juga diungkapkan oleh Eka pengajar muatan lokal Bahasa Lampung mengungkapkan kesulitannya dalam pembelajaran secara online terlebih lagi jika sedang ada gangguan sinyal ketika menggunakan aplikasi Zoom Meeting.

“Kesulitan bagi kami itu soal perangkat yang mendukung pembelajaran online. Mulai dari telepon yang mendukung hingga provider yang siap serta bagus untuk digunakan. Yang sering terjadi jika sedang zoom meeting dan hujan turun. Otomatis itu menjadi penghambat,” kata dia.

Dikesempatan yang sama, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Metro, Welly Adi Wantra mengatakan, ditengah pandemi Covid-19 ini tenaga pendidik harus lebih kreatif lagi dalam mengembangkan pembelajaran.

“Dalam waktu dekat harus kita siapkan SDM tenaga pendidik, sekaligus sekolah mempersiapkan sarana dan prasarana yang menunjang PTM agar menjamin keselamatan para murid dan guru,” kata dia.

Dia menjelaskan, ditengah pandemi Covid-19 yang berlangsung cukup lama, Welly merasa telah banyak hambatan yang dirasakan bagi para pendidik. Sehingga dengan meningkatkan kualitas pengajaran untuk mengejar kekurangan-kekurangan yang ada.

“Ini sangat penting, sebagai bentuk upaya mempersiapkan diri untuk kembali menghadapi pembelajaran yang telah cukup lama digelar secara daring,” ujarnya.

Dia berharap, dengan adanya kegiatan sosialisasi seperti ini akan dapat memberikan suatu edukasi bagi para tenaga pendidik untuk lebih mempersiapkan segalanya agar KBM tatap muka berjalan lancar sesuai rencana.

“Semoga seluruh guru yang ada dapat menjadi tonggak sejarah Kota Metro untuk benar-benar layak menyandang status Kota Pendidikan,” tutupnya.
Gsc/ Yd

BKPSDM Kota Metro Adakan Sosialisasi Peraturan Kepegawaian

METRO, GSC – Update KBM,
Salah seorang guru di SMPN 6 Metro, Ono Wahudi (56) mengungkapkan ada keistimewaan khusus jika kegiatan belajar mengajar (KBM) kembali digelar dengan tatap muka.

Hal itu disampaikannya usai mengikuti sosialisasi peraturan kepegawaian yang diadakan oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Metro di sekolah setempat.

“Ada keistimewaan sendiri kalau tatap muka, kita bisa memberi nasihat, bimbingan, dan lebih akrab dengan bimbingan yang kita lakukan secara langsung. Kita juga bisa merangkul mereka dengan emosional dan perasaan kita. Jadi kalau luring, peserta didik seperti halnya anak kita di rumah,” katanya.

Ia selalu berharap Covid-19 segera berlalu dan kegiatan bisa pulih kembali agar segala aktifitas berjalan dengan normal.

“Ini kan dunia pendidikan, kita kasihan sama anak bila situasinya seperti ini terus. Karena tidak semua anak bisa dengan IT. Ketika kita terbentur dengan adanya covid ini. Kita hanya bisa sekadarnya saja dengan kemampuan yang kita punya,” ucap Ono.

Kesempatan sama, Kepala BKPSDM Metro Welly Adi Wantra mengatakan, program yang ia lakukan menyasar untuk segala kalangan tenaga pendidik.

“Ini program untuk guru biasa, pemula, maupun senior. Baik PNS maupun tidak. Untuk dapat Invasing ke jabatan fungsional agar jadi guru pamong,” katanya.

Sebab, menurut Welly, guru pamong merupakan Grade paling tinggi dalam jabatan fungsional guru.

“Di mana nanti guru pamong ini diharapkan dapat memaksimalkan pembelajaran, pendidikan, dan pengetahuan bagi siswa khususnya di era pandemi ini,” lanjut Welly.

Dijelaskannya, hari ini sekira 40 guru yang ikut dalam sosialisasi itu. Namun total peserta yang mengikutinya sebanyak 600 guru yang terdiri dari beberapa sekolah di Metro.

Sementara, Wakil Wali Kota Metro Qomaru mengatakan, kegiatan itu adalah bagian dari proses untuk membangun tenaga pendidik yang berkompeten.

“Ini sebuah proses untuk mempersiapkan guru masa depan menjadi bagian dari sebuah konstruksi yang bersejarah. Bagaimana bisa melihat kependudukan di Kota Metro ini, katanya.

Menurutnya, semua proses pembelajaran bisa dilakukan. Namun harus persiapkan tenaga pengajar agar dapat menjadikan murid sebagai sumber daya manusia yang berkualitas.

“Jadi kalau kita perhatikan bersama, Metro akan menjadi sumber pendidikan yang bagus pada masa mendatang di Lampung ini,” paparnya.
Gsc/ Yd

Translate »