Silfia Naharani Pimpin Rapat Tentang Penguatan Kapasitas Kinerja Bunda Paud Kecamatan dan Kelurahan

METRO, GSC – Update PAUD,
Bunda Paud Kota Metro Silfia Naharani memimpin rapat tentang Penguatan Kapasitas Kinerja Bunda Paud Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Metro di Ruang OR Sekda setempat, Senin (04/10/2021).

Dalam laporannya, Ketua Panitia AC Yuliwati mengatakan acara ini ditujukan untuk merealisasikan progran kerja Bunda PAUD dan mendorong peningkatan kinerja Bunda PAUD yang berkualitas.

Dalam hal ini, Bunda PAUD Silfia Naharani berharap kesempatan ini dapat digunakan dan dipahami dengan sebaik-baiknya.

“Kita disini sama-sama belajar, kita sebagai Bunda Paud didalam melaksanakannya dibantu oleh Ketua Pokja Bunda Paud. Mari bersama-sama maksimalkan kinerja kita, dan bagaimana caranya menciptakan Generasi Emas Metro Cemerlang, ” jelasnya.

Yang merupakan program dari Walikota dan Wakil Walikota Metro. Kemudian kita mempunyai program Jama Pai dan tolong disosialisasikan sampai tingkat bawah, ungkasnya.
Gsc/ Yd

Kadisdikbud Kota Metro Katakan Walaupun PTM Sudah Dicanangkan Namun Belum 100 Persen Sarana dan Prasarana Sesuai Dengan Protokol Kesehatan

METRO, GSC Update Disdikbud,
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Metro akan mendorong seluruh sekolah di Bumi Sai Wawai untuk menyiapkan sarana dan prasarana menghadapi pembelajaran tatap muka (PTM) di era pandemi covid-19.

Kepala Disdikbud Kota Metro, Suwandi mengatakan, walaupun PTM sudah dicanangkan, namun belum 100 persen sarana dan prasarana sesuai dengan protokol kesehatan.

“Kita perlu proses lebih mendalam, mengingat supaya berhati-hati walaupun sudah berzona kuning,” kata dia usai serah terima jabatan Kadisdikbud, Senin, 04 Oktober 2021.

Dia menambahkan, pihaknya juga akan melakukan evaluasi terhadap sekolah sekolah yang sudah mengajukan permohonan tatap muka.

“Setidaknya hampir keseluruhan sekolah sudah mengajukan, terlebih lagi para murid harus sudah divaksinasi covid-19. Nantinya akan berkoordinasi dengan pihak terkait dalam proses vaksinasi anak,” tambahnya.

Dia menjelaskan, jika mendapat sekolah yang sudah melakukan pembelajaran tatap muka terlebih dahulu maka akan dilakukan asesmen turun kelapangan dan memastikan seperti apa mekanisme nya.

“Jika ada yang melakukan PTM akan kami evaluasi, apakah akan tetap dilaksanakan atau malah kami sarankan secara daring. Apalagi jika terjadi kluster baru di sekolah itu, kita ambil langkah untuk diubah lagi pola pembelajarannya,” ujarnya.

Pria yang baru di tunjuk sebagai Kadisdikbud ini mengaku akan menyukseskan visi misi Wali Kota Metro sesuai dengan RPJMD, menuju kualitas pendidikan yang berdaya saing nasional dan menjunjung nilai-nilai keagamaan.

Dikesempatan yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo mengatakan, kualitas pendidikan bisa ditingkatkan. Karena visi misi pak wali, metro berpendidikan, sehat, sejahtera dan berbudaya.

“Misinya pun yang pertama sumberdaya manusia, dengan harapan pak wandi belajar RPJMD, menyusun renstra, baru mereka bisa bekerja menyesuaikan diri. Makanya tadi saya minta dukungan semua untuk dapat membantu Pak Wandi sebagai Kepala Dinas, jangan dibuat malah menimbulkan masalah. Agar dunia pendidikan kita bisa meningkat lagi,” kata dia.

Dia menjelaskan, PTM di Kota Metro saat ini masih dalam proses simulasi, karena belum semua sekolah mengadakan simulasi.

“Kalau sudah mengadakan simulasi semua dan dapat rekomendasi dari pak Wandi, Gugus Tugas Kota dan Kecamatan, baru dilakukan PTM. Kalau sudah semua, dan ada sekolah yg menyatakan siap, baru diumumkan,” ujarnya.

Dia menambahkan, dari ratusan sekolah baik swasta maupun negeri, sudah 80 sekolah yang mengajukan. Kemudian yang sudah simulasi sebanyak 65 sekolah.

“Yang penting simulasi dulu biar merasakan, agar ada pembiasaan sebelum melakukan PTN kembali. Yang wajib adalah surat izin orang tua juga” tambahnya.
Gsc/ Yd

Kelompok UMKM Sulam Tapis Desa Tengkujuh Melakukan Study Tiru di Gedung Galeri Tapis Kabupaten Pesawaran

LAMSEL, GSC – Update Tapis,
Demi menjaga kelestarian tapis khas Lampung sekaligus menjaga Adat dan Kebudayaan, kelompok UMKM Desa Tengkujuh melakukan kegiatan study tiru umkm sulam tapis. Selain menambah wawasan dan meningkatkan pengetahuan serta untuk melakukan kegiatan belajar bersama menyulam tapis khas Lampung yang diselenggarakan di gedung galeri tapis di Desa Negeri Katon, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung (Sabtu 2 Oktober 2021).

Kelompok umkm tapis Desa Tengkujuh disambut hangat oleh kelompok umkm Jejama sulam tapis Desa Katon. Acara kegiatan tersebut telah dihadiri oleh ketua TPPKK Kecamatan Kalianda, Bunda Yusmeri, Ketua TPPKK Desa Tengkujuh. Rosida, Pejabat Kepala Desa Tengkujuh Maulana beserta jajaran nya, serta ibu-ibu kelompok umkm jejama sulam tapis Desa Negeri Katon.

Ketua TPPKK Desa Tengkujuh Rosida mengatakan, maksud dan tujuan study tiru ibu-ibu kelompok umkm sulam tapis Desa Tengkujuh ke ke kelompok umkm Jejama Negeri Katon, agar melihat langsung cara pembuatan tapis dan cara menenun yang bagus agar kelompok ibu-ibu umkm lebih memahami dan menambah wawasan pengetahuan serta meningkatkan sumber daya manusia agar lebih paham cara menenun sulam tapis dan cara memasarkannya.” Tutur Rosida

Selain menambah wawasan dan menambah pengetahuan tentang sulam tapis juga memberikan rangsangan bagi ibu ibu kelompok umkm sulam tapis Desa Tengkujuh dari hasil belajar bersama, mudah-mudahan bisa meningkatkan perekonomian warga desa tengkujuh melalui umkm sulam tapis dan meminta dukungan penuh kepada ketua TPPKK Kecamatan Kalianda, Ibu Yusmeri dan Camat Kalianda. Zidan S.E., ujar Rosida.

Disisi lain ibu redawati selaku Koordinator galeri tapis Desa Negeri Katon. Kabupaten Pesawaran mengatakan, sangat berterima kasih kepada kelompok umkm Desa Tengkujuh Kalianda karna sudah jauh jauh ingin belajar bersama mengenai sulam tapis. Dengan adanya silaturahmi ini mudah-mudahan ini menjadi persaudaraan.

Selain itu juga memang warga sekitar rata-rata pengrajin tapis dari turun temurun, untuk itu kami juga akan melestarikan budaya tersebut dan siapa pun yang akan berkunjung ke Desa Negeri Katon. Kecamatan Negeri Katon. Kabupaten Pesawaran kami akan selalu menerima kunjungan tersebut. Dengan harapan kedepan Desa Negeri Katon menjadi Desa Pariwisata sulam tapis.” Ungkap nya “.

Terpisah, Ketua TPPKK Kecamatan Kalianda Bunda Yusmeri sangat mengapresiasi kepada ibu-ibu kelompok umkm Jejama Negeri Katon, karna sudah disambut hangat dan langsung memberikan penjelasan terkait sulam tapis dan menunjukan hasil karya tersebut serta sangat mendukung kepada ibu TPPKK Desa Tengkujuh kelompok umkm sulam tapis mudah-mudahan hasil dari belajar bersama menyulam tapis bisa meningkatkan perekonomian bagi ibu-ibu warga Desa Tengkujuh. “ujarnya
Gsc/ Rozi arians

Pemerintah Kota Metro Akan Kembangkan Home Industri Pengolahan Kopi

METRO, GSC – Update Kopi,
Pemerintah Kota (Pemkot) Metro akan mengembangkan Home Industri Pengolahan Kopi di Kota setempat. Hal ini sebagai upaya untuk mengembangkan kopi Lampung dan juga meningkatkan perekonomian masyarakat.

Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin mengatakan, Lampung merupakan penghasil kopi robusta terbesar nomor empat di dunia. Hal ini tentu bisa menjadi peluang untuk pengembangan home industri kopi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Iya Metro memang bukan penghasil kopi. Tapi Provinsi Lampung adalah penghasil kopi nomor empat terbesar di dunia. Karena itu ini bisa menjadi peluang,” kata Wahdi saat Perayaan International Coffee Day, Sabtu (2/10).

Ia menjelaskan, nantinya pemerintah akan mendukung home industri pengolahan kopi tersebut dengan memberikan pendampingan mulai dari pengolahan, pengemasan hingga pemasaran.

“Jadi bukan hanya bisa mengolah tapi juga bisa memasarkan. Karena itu sesuai dengan prinsip bisnis. Ini potensi-potensi yang bisa kita kembangkan,” paparnya.

Wahdi berharap, dengan adanya pengembangan home industri pengolahan kopi ini, bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Metro.

“Peluang-peluang ini yang harus kita lihat. Meskipun bukan menjadi penghasil produknya tapi kita kembangkan hasil karyanya. Dan ini bisa meningkatkan PAD kita,” tambahnya.
Gsc/ Yd

Dekranasda Metro Kenalkan Batik Lokal Hingga Seluruh Indonesia

METRO, GSC – Update Batik Nasional,
Dewan Kerajinan Nusantara Daerah (Dekranasda) Kota Metro menggelar aksi batik sedunia bersama Dekranas Pusat secara virtual, Sabtu, 02 Oktober 2021.

Kegiatan ini diikuti lebih dari 100 peserta dari masing-masing daerah yang tersebar di seluruh Indonesia sehingga memecahkan rekor Membatik Sedunia.

Dikesempatan ini, Ketua Dekranasda Kota Metro, Silfia Wahdi Naharani mengatakan, pada 02 Oktober ini merupakan peringatan Hari Batik Nasional.

“Kita harus bangga dengan kain Warisan Nusantara (Wastra) berupa kain batik. Apalagi batik ini asli Made in Indonesia yang di wariskan oleh pendahulu kita,” kata dia.

Dia menambahkan, Bumi Sai Wawai pun saat ini telah memiliki batik unggulan yang telah dipatenkan sebagai batik lokal Kota Metro.

“Kita memiliki batik ciri khas yang telah di patenkan. Batik Ciprat Silabi adalah asli buatan dari masyarakat Kota Metro, khususnya saudara kita yang sedang menempuh pendidikan di Sekolah Luar Biasa (SLB),” tambahnya.

Dia menjelaskan, untuk mengenalkan batik ciprat silabi, Pemerintah Kota (Pemkot) Metro telah membuat program Metro Bangga Beli (MB2) dimana sebagai ajang mempromosikan produk lokal ke seluruh Provinsi Lampung.

“Dalam program MB2 ini nantinya akan mengajak pada ASN, BUMN dan relasi lainnya untuk menggunakan prodak batik ciprat silabi. Perlu kita sadari, semakin banyak dan semakin luas kita mengenakan pakaian berbahan batik ciprat silabi maka akan cepat orang mengenalnya,” ujarnya.

Dikesempatan yang sama, Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin mengapresiasi atas langkah Dekranasda Kota Metro dalam mempromosikan produk lokal hingga ke seluruh Indonesia.

“Tentu, kami akan mendukung penuh atas pengenalan Wastra hingga ke seluruh Indonesia. Dalam arti, setiap daerah memiliki ciri khas dan keterampilan masing-masing,” kata dia.

Menurutnya, dengan meningkatkan kualitas batik Ciprat Silabi dapat meningkatkan sumber daya UMKM agar lebih semangat lagi.
Gsc/ Yd

Wali Kota Metro Lantik 28 ASN Jabatan Pimpinan Tinggi Pertama Administrasi dan Camat

METRO, GSC – Update Pejabat Esselon II,
Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin melantik 28 Aparatur Sipil Negara (ASN) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Camat di Taman Merdeka Kota Metro, Jumat (1/10).

Pejabat esselon II yang dilantik yaitu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Irianto Marhasan menduduki jabatan baru sebagai Kepala DLH. Irianto dilantik menggantikan Eka Irianta yang berganti posisi menjabat sebagai Kepala DPUTR.

Kemudian, Kepala Dispusarda Syahcri Ramadan menempati jabatan baru sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman. Jabatan lamanya digantikan oleh Farida yang sebelumnya menjabat Kepala Diskominfo.

Lalu, Kepala Disnakertrans Rachmat Zainuddin menempati posisi baru sebagai Kepala Disos menggantikan Suwandi yang dilantik menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).

Sementara itu, Staf Ahli Walikota Bidang I Juni Kuswati menempati posisi baru sebagai Staf Ahli Walikota Bidang III menggantikan Komarudin yang menjabat sebagai Kepala Disnakertrans.

Untuk jabatan esselon III diantaranya Kabag Protokol Sapto Yuwono menduduki jabatan baru sebagai Inspektur Pembantu II di Inspektorat Kota Metro. Kemudian, Arif Briliawan yang sebelumnya menduduki Kassubag Protokol naik menjadi Kabag Protokol.

Kemudian Kabag Kesra dijabat oleh Eka Saprianto, Zaki Mubarok menjabat sebagai Kabag Organisasi, Maria Silfiani menjabat sebagai Kabag Umum, dan Abdul Kadir Sofari menjabat sebagai Irban pada Inspektorat Kota Metro.

Lalu, Triana Aprisia menjabat Kabag Pemerintahan, Dedi Hasmara menjabat Sekretaris Disdikbud, Ferdi Marzuli menjabat sebagai Sekretaris DPUTR, dan
Zonizar Arifin sebagai Sekretaris DKP3.

Sementara, Syahrizal Halimin Putra menjabat sebagai Sekretaris Disdag, Firdaus menjabat sebagai Kepala BPBD, Rani Junaida sebagai Kabid Rehabilitasi di Disos dan Juwanda menjabat Kabid Pembukuan di BPPRD.

Tidak hanya itu, rolling juga dilakukan pada 5 camat di Bumi Sai Wawai. Diantaranya Camat Metro Pusat dijabat oleh Yahya Rahmat, Camat Metro Barat dijabat Triyono, Camat Metro Timur dijabat Ferry Handono, Camat Metro Selatan dijabat Yulia Chandra Sari dan Camat Metro Utara dijabat oleh Wilastri.

Usai pelantikan, Wali Kota Metro Wahdi mengatakan, mutasi jabatan merupakan hal biasa yang dilakukan. Namun, tetap mengacu pada evaluasi kinerja para pejabat dalam melaksanakan amanat yang diemban serta didasarkan pada kebutuhan organisasi untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi agar kinerja Pemerintah Kota Metro kedepannya dapat lebih baik.

“Oleh karena itu, pelantikan ini hendaklah dimaknai sebagai kepentingan masyarakat bukan sekedar penempatan pejabat pada jenjang jabatan. Dengan melakukan penataan kembali para pejabat di Lingkungan Pemerintah Kota Metro, kami berkeinginan agar didalam pelaksanaan tugas kedinasan kedepannya dapat dilaksanakan dengan lebih baik lagi,” paparnya.

Selain itu, dalam melakukan pengisian jabatan maupun penataan pejabat struktural tersebut, pihaknya tetap mempertimbangkan masukan dan hasil kajian dari Baperjakat Kota Metro.

“Menentukan jabatan bagi setiap pegawai, dilakukan melalui pertimbangan aspek kepangkatan pengalaman tugas kompetensi, integritas, moralitas, pendidikan, serta komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab,” ucapnya.

Wahdi berharap, pejabat yang baru saja dilantik dapat melaksanakan tugas dengan baik sesuai dengan jabatan yang diemban.

“Satu hal yang wajib kita lakukan, yakni dengan terus berupaya untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kita, sadar diri untuk memperbaiki serta mempertebal keimanan kita, serta berusaha untuk memahami dan menguasai berbagai permasalahan,” tambahnya.
Gsc/ Yd

Wali Kota Metro Didampingi Kadis Disporapar Melepas Wasit Cabang Hoki Ke PON XX Papua

METRO, GSC – Update PON,
Walikota Metro Wahdi Siradjuddin didampingi Kepala Dinas Disporapar Kota Metro melepas wasit cabang olahraga Hoki di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua. Jumat (1/10/2021).

Dijelaskan Wahdi Siradjuddin, kebanggan tersendiri, dikarenakan atlet dan wasit yang dipercaya di kancah Nasional dalam PON XX Papua salah satunya adalah warga Kota Metro.

“Pemerintah Kota Metro sangat mengapresiasi segala yang berbentuk prestasi, baik di kancah Nasional dan Provinsi,” kata dia.

Laber harap kepada wasit yang dipercayakan bentul-betul menjadi wasit yang dinilai baik di tingkat Nasional.

“Nantinya bisa menjadi aset Daerah Provinsi Lampung dan khusunya Pemerintah Kota Metro,” jelasnya

Sudah disampaikan bila terkait pengadaan tempat khusus untuk perkumpulan wasit dan atlet akan melihat kemampuan Kota Metro dalam pengadaan tempat tersebut.

Ditempat terpisah Wasit Cabang Olahraga Hoki Teguh Ariyanto menjelaskan, untuk cabang olaharaga Hoki bisa berkembang di kalangan pelajar di Provinsi Lampung.

“Terkait tempat terimaksih kepada Walikota Metro yang akan mengusahakan, namun yang paling utama pengembagaan cabang olaharaga hoki bisa di terima masuk di kalangan pelajar Provinsi Lampung,” pungkasnya.
Gsc/ Yd

Megawati Soekarnoputri Beri Tali Asih ke Keluarga Korban Covid-19 di Metro

METRO, GSC – Update Tali Asih,
Ketua umum (Ketum) Partai Demokrasi Indonesia PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri memberikan tali asih kepada dua keluarga korban Covid-19 di Kota Metro yang merupakan kader partai. Penyerahan tali asih tersebut dilakukan secara virtual dari Kantor DPC PDIP Kota setempat, Kamis (30/9/2021).

Dalam sambutan virtualnya, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menceritakan bahwa, dalam kurun waktu 1 tahun 9 bulan selama pandemi Covid-19 ia merasakan hanya dirumah saja.

“Ibu ini sama tiga putra-putri sudah 1 tahun 9 bulan itu betul-betul di-lockdown. Ibu tidak bisa keluar, hanya boleh keluar kalau Bapak Presiden berkeinginan bertemu dengan Ibu. Ibu mengimbau seluruh keluarga besar PDI Perjuangan untuk tetap menjaga protokol kesehatan walaupun sudah vaksin,” kata dia dalam virtualnya.

Megawati juga menyampaikan bahwa tali asih yang diberikan tersebut dari gotong royong. Ia berharap para penerima tidak melihat dari nilai namun dari perhatian partai.

“Tali asih ini bersumber dari gotong royong seluruh pengurus partai, jadi diharapkan keluarga penerima tidak melihat dari besaran yang dibelikan. Tetapi lihatlah bagaimana bentuk perhatian secara gotong royong yang diberikan sesama pengurus. Dalam menghadapi pandemi yang telah berlangsung lama,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPC PDIP Kota Metro Anna Morinda menyampaikan, tali asih tersebut diberikan langsung oleh DPP partai kepada 189 keluarga kader yang meninggal dunia akibat virus Corona, tali asih itu didistribusikan oleh seluruh DPC di sejumlah daerah di Indonesia.

“DPP menyalurkan tali asih bagi keluarga besar PDI Perjuangan yang meninggal akibat virus Covid-19. Dasar surat DPP partai total seluruh Indonesia penerimanya ada 201 keluarga ahli waris, dan di Metro ada 2 pengurus partai yang meninggal karena virus Corona,” kata Anna saat wawancara awak media, Kamis (30/9/2021).

Kedua kader partai yang menjadi korban Covid-19 ialah, H. Sugiyanto Wakil ketua DPC PDI Perjuangan Kota Metro dan bendahara PAC PDIP Kecamatan Metro Utara, Yuyun Supiyati

“Untuk di Metro, DPC Partai mengundang perwakilan ahli waris almarhum untuk ikut acara zoom meeting di kantor DPC. Kemudian penyerahan tali asih dilakukan serentak dan secara simbolisnya oleh ketum ibu Megawati Soekarnoputri melalui zoom dari kantor DPP partai,” terangnya.

Anna mengungkapkan bahwa, Ketum Megawati dalam virtualnya mengajak seluruh kader pengurus partai untuk bergotong-royong membantu kader yang terdampak Covid-19.

“Ibu Megawati juga mengajak seluruh pengurus di daerah untuk kedepannya tetap mempertahankan seluruh keluarga pengurus partai yang meninggal karena Covid-19. Apakah nantinya dalam bentuk pendidikan kepada anak-anaknya atau makanan bergizi bagi keluarganya, dan ibu berharap dapat bergotong royong untuk itu,” pungkasnya.

Sementara itu, keluarga ahli waris menyampaikan rasa terimakasihnya atas perhatian DPP partai. Ia juga mendoakan Ketum Megawati Soekarnoputri diberikan kesehatan dan kekuatan dalam memimpin partai.

“Atas nama almarhum suami saya, kami mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada ibu Megawati Soekarnoputri dan seluruh pengurus PDI Perjuangan. Semoga PDIP kedepannya lebih maju dan mendapatkan tempat di hati masyarakat. Semoga ibu Megawati selalu sehat dan keluarga besar PDI Perjuangan diberikan kemudahan dan kelancaran,” ungkap Yeti, isteri almarhum H. Sugiyanto Wakil ketua DPC PDI Perjuangan Kota Metro.

Dari informasi yang dihimpun media, DPP PDI Perjuangan menyalurkan tali asih senilai Rp. 5 Juta kepada masing-masing penerima yang jumlahnya mencapai 201 penerima.
Gsc/ Yd

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro Dikukuhkan Sebagai Pendekar Seni Beladiri Indonesia Tapak Suci

METRO, GSC – Update Pencak Silat,
Wali dan Wakil Wali Kota Metro dikukuhkan menjadi pendekar alumni perguruan seni beladiri Indonesia Tapak Suci Putra Muhammadiyah. Pelantikan tersebut berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Jurai Siwo Kota setempat.

Pengukuhan Wahdi Sirajuddin dan Qomaru Zaman ini dihadiri Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Lampung
Hi. Faisol Djauzal. Faisol Djauzal juga dilantik menjadi pendekar kehormatan tapak Suci Putra Muhammadiyah oleh Pimpinan Tapak Suci Muhammadiyah Lampung.

Pimpinan Tapak Suci Muhamadiyah Lampung, Zazim Ahmad dalam sambutannya menyampaikan, pelantikan tiga tokoh khususnya Faisol Djauzal itu berdasarkan prestasi dan sumbangsihnya terhadap pencak silat di Provinsi Lampung.

“Semoga pelantikan ini makin meningkatkan prestasi Tapak Suci di Lampung dan nasional. Hubungan Faishol dengan Muhammadiyah terjalin lama, keluarga besar beliau adalah warga Muhammadiyah seperti pamannya Ibnu Hadjar yang pernah menjabat Ketua PW Muhammadiyah Lampung. Bahkan istri Beliau pernah menjabat Ketua Nasyiatul Aisyiyah di tahun70-80-an di Lampung Utara,” kata dia, Kamis, 30 September 2021.

Dikesempatan yang sama, Walikota Metro, Wahdi mengaku telah aktif menjadi anggota tapak suci sejak 1979. Kala itu, Wahdi menempuh pendidikan di Yogyakarta. Dia menyambut baik pelaksanaan pelantikan yang berlangsung di Kota setempat.

“Pemerintah Kota Metro, menyambut baik atas terselenggaranya acara ini, dengan harapan dapat menjadi wadah komunikasi dan mempererat persatuan dan kesatuan serta silaturahmi di antara kita semua, serta kepada padepokan tapak suci kami ucapkan terima kasih atas gelar pendekar kehormatan ini. Kami merasa bangga bisa menjadi bagian dari padepokan tapak suci ini. Ini merupakan tanggung jawab besar untuk membesarkan pencak silat baik sebagai olahraga maupun seni beladiri agar dapat berprestasi hingga internasional,” kata dia.

Apresiasi serupa diutarakan Wakil Walikota Metro, Qomaru Zaman. Ia berharap seni beladiri di Kota Metro dapat tumbuh berkembang dan berkontribusi aktif dalam gelaran nasional.

“Hal yang dulu belum tercapai di Kota Metro kini sudah tercapai, semua ini berkat dorongan pendekar besar yang ada di Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Olahraga seni bela diri asli seni budaya nusantara, kita harus bangga menjadi bagiannya, saya juga lihat anak-anak kita sangat baik dalam mengikuti olahraga bela diri,” kata dia.

Dalam kesempatan itu, Ketua IPSI Provinsi Lampung H. Faisol Djauzal mengaku bangga menjadi bagian dari Tapak Suci Putra Muhammadiyah. Ia menceritakan bahwa nama IPSI Lampung pernah melenggang di kancah Nasional atas keterlibatan pesilat tapak suci.

“Pelantikan ini merupakan kebanggaan bagi saya, karena saya tahu betul perguruan ini berdasarkan Al Islam yang mengutamakan iman dan akhlak. Tentunya ini melalui penilaian dan seleksi ketat karena perguruan ini tidak akan mengorbankan nama besar perguruan. Nama IPSI Lampung pernah berkibar di nasional lewat pesilat Tapak Suci yakni Suwandi yang kini kami percaya memimpin sirkuit pencak sulit se Lampung,” kata dia.
Gsc/ Yd

Petani Padi di Kecamatan Sragi Lamsel Berharap Harga Gabah Tidak Turun

LAMSEL, GSN – Update Sragi,
Menjelang musim panen raya padi di Kecamatan Sragi akan segera tiba, namun para petani berharap harga padi di Kabupaten Lampung Selatan tidak turun, sebab harga gabah padi panjang dikisaran 4200 Rupiah, untuk padi bunder dikisaran 4000 Rupiah. Oleh karna itu petani di Kecamatan Sragi mengharapakan untuk harga gabah tidak turun.

Di musim gadu kali ini Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Bakti Rasa Purwanto menuturkan, untuk musim kali ini alhamdulillah kelihatannya lebih bagus dari pada musim gadu sebelumnya sebab, kalau musim gadu bulan kemarin padi kita terserang oleh hama tikus belum lagi faktor alam, namun kali ini kelihatannya hasil nya lebih banyak dari musim gadu kemarin. Akan tetapi kita berwanti-wanti, sebab menjelang musim panen raya padi ini yang kita hawatirkan adalah faktor alam dimana kalau hujan lebat ditakutkan debit air yang masuk akan lebih tinggi sehingga irigasi tidak tertampung dapat mengakibatkan banjir dan batang padi roboh sehingga bisa menyebabkan dibulan depan gagal panen raya dan para petani berharap harga gabah tidak turun, ungkap Purwanto. ( kamis 30 September 2021 )

Kepala Unit Pelayanan Teknis Daerah (Ka Uptd) Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Sragi Eka Saputra S.P. mengatakan, petani Dikecamatan Sragi akan melakukan panen raya puncaknya dikisaran akhir bulan Oktober 2021. Mudahan-mudahan tidak ada hambatan seperti hama, faktor alam dan hambatan lainnya.” Kata Eka.

Dimasa menyambut musim panen raya padi kali ini mudah-mudahan harga gabah tidak turun sesuai apa yang kita harapkan bersama. Selain itu juga karna ada faktor faktor lain seperti faktor alam yang bisa menghambat panen raya kita nanti mudah mudahan tidak ada hambatan dan hasil nya nanti sesuai apa yang kita harapkan,” ungkap Eka Saputra

Dengan harapan petani di Kecamatan Sragi menjadi petani yang maju dan mandiri serta modern untuk menghasilkan padi yang lebih banyak dan hasil panen kita melimpah serta menjadikan Kecamatan Sragi menjadi lumbung padi di Kecamatan Sragi khususnya serta umumnya Kabupaten Lampung Selatan.” Ujarnya “
Gsc/ Rozi arians

Translate »