Desa Sumbersari Metro Selatan Dipercaya Walikota Metro Untuk Menjalankan Program B2SA

METRO, GSC – Update Diskominfo, Pemerintah Kota (Pemkot) Metro tengah mengupayakan pemenuhan kebutuhan pangan berkualitas melalui penerapan program Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) dari Badan Pangan Nasional (National Food Agency/NFA).

Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin memercayakan Desa Sumbersari, Metro Selatan untuk menjalankan program B2SA dari lembaga pemerintah nonkementerian tersebut, Wahdi menyebut Bumi Sai Wawai menjadi salah satu dari empat daerah kabupaten/kota se-Indonesia yang dipercaya menjalankannya.

“Jadi, ini ada empat kabupeten kota di Indonesia yang terpilih, diantaranya Kabupeten Subang, Gowa, Kebumen dan Kota Metro. Untuk saat ini, kita fokuskan di Kelurahan Sumbersari Bantul,” paparnya saat meninjau pengembangan Desa B2SA di Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Metro Selatan, Jumat, 27/1/2023.

Dijelaskannya, program B2SA dapat mendukung upaya peningkatan kualitas pangan. Di samping itu, pihaknya juga akan gencar melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat sedini mungkin. Hal itu disebutnya sebagai komponen-komponen sebagai dasar untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

“Tentu salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas konsumsi pangan dengan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat sejak dini. Ditambah dengan adanya program B2SA ini,” paparnya.

“Sedangkan untuk sasarannya, ada 150 anak usia sekolah dasar, anak-anak terdampak stunting, anggota KWT (kelompok tani wanita) dan kader PKK serta posyandu yang berjumlah 50 orang,” imbuhnya.

Dengan pemanfaatan lahan tak terpakai menjadi lokasi yang dimanfaatkan untuk mengisi ruang di masyarakat, Wahdi berharap ketahanan pangan di Kota Metro akan tetap terjaga.

Karena, lanjutnya, inflasi pangan menjadi satu soal yang sangat urgent. Ke depan, pihaknya bakal fokus menargetkan pengentasan persoalan tersebut.

“Pokoknya kalau kita bisa menyelesaikan masalah ini, maka Kota Metro tidak akan khawatir lagi, sebab, inflasi tertinggi itu adalah inflasi pangan,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Metro, Herry Wiratno mengatakan B2SA merupakan program yang bertujuan meningkatkan kebutuhan gizi di masyarakat.

“Kami memberdayakan masyarakat untuk melakukan gerakan tanam pangan keluarga (Gertapaga), dimulai dari sayuran yang ditanam oleh KWT yang nantinya dijadikan konsumsi masyarakat itu sendiri,” jelasnya.

Herry memastikan sayuran yang dihasilkan akan lebih alami dan berkualitas, sebab hasil pertanian telah terbebas dari penggunaan pestisida dan zat-zat kimia lainnya.

“Metode penanamannya, tentu sudah bebas dari penggunaan pestisida ataupun pupuk kimia lainnya. Jadi, untuk pemenuhan kebutuhan gizi yang paling utama adalah keseimbangan,” tandasnya.
ADV.

Walikota Metro Hadiri Sertijab Camat Metro Selatan dari Yulia Candra Sari Kepada Fajar Riatama

METRO, GSC – Update Diskominfo, Wali Kota Metro Wahdi meminta Camat Metro Selatan yang baru untuk segera mempelajari pembangunan di wilayahnya. Ini termasuk menginventarisir sejumlah infrastruktur yang rusak di wilayah setempat.

“Jadi sudah jelas tugas utama pemerintahan itu memperbaiki semuanya. Ya mulai dari pembangunan tatanan sosial, budaya, dan infrastruktur. Makanya kita diberikan tugas, bagaimana sumber daya manusia untuk pendidikan kesehatan, itu utama loh,” ujar Wahdi saat dikonfirmasi awak media usai melakukan serah terima jabatan (Sertijab) Camat Metro Selatan dari Yulia Candra Sari kepada Fajar Riatama di Aula Kecamatan setempat, Rabu (25/1).

Menurutnya, dalam peningkatan sarana dan prasarana infrastruktur juga dibagi tugas di masing-masing OPD. Karenanya semua harus bekerjasama dalam peningkatan pembangunan Kota Metro.

“Yang kedua sarana prasarana infrastruktur, maka dibagi masing-masing. Ada organisasi-organisasi, kepala dinas, ada TAPD (Tim Anggaran Pendapatan Daerah). Kalau fungsinya berjalan semua, ya bagus,” ujarnya.

Selain itu, Wahdi juga meminta aparatur pemerintah cepat tanggap dalam menerima informasi. Kemudian menindaklanjuti setiap informasi yang masuk. “Yang lain lagi apa, siklus society itu masyarakat seperti 4 pilar dalam pembangunan media salah satunya. Media berani mengungkapkan, pemerintah jangan apreori. Ketika mendapatkan sesuatu yang tidak memang baik, ya lakukan cepat tanggap, adaftif terhadap semua perkembangan, respon, cerialah pokoknya, kan begitu,” ungkapnya.

Selanjutnya, Wahdi juga meminta agar Camat segera mempelajari tugas pokok dan fungsinya. Ini seperti mempelajari perkembangan di masyarakat. “Segera pelajari bagaimana membaca sekitarnya, kekuatan masyarakatnya, kemampuan kita, terus peluang-peluang yang ada untuk memajuan kecamatannya. Tentu juga lihat kondisi masyarakat, budaya gotong royongnya, bagaimana kalau kurang ditingkatkan,” pesannya.

Tak hanya itu, Wahdi juga meminta agar Camat Metro Selatan yang baru untuk terus berinovasi. Ia menekankan waktu dalam satu minggu agar dapat mempelajari tupoksinya.

“Jadi inovasi, kreativitasnya apa yang dibutuhkan. Tugas khususnya dari memori tadi. Momori serah terima itu jangan jadi agenda ceremonial. Saya dulu tidak mau. Tapi jangan melihat kebelakang. Karena proses kepemimpinan itu melihatnya kedepan, memperbaiki resiko. Maka dia harus lihat itu tadi, pelajari. Jangan lama-lama 3 bulan, 1 minggu harus bisa di kecamatan ini membaca. Makanya dipilih mereka kira-kira mereka yang sudah memahami dari ilmu pemerintahan,” ungkapnya.

Terlebih diakui Wahdi bahwa penempatan jabatan Camat juga dilihat dari latar belakang pendidikan dan kemampuannya. Ia berharap Camat yang baru dapat menjadikan Kecamatan Metro Selatan lebih baik lagi ke depan.

“Mereka yang dari ilmu pemerintahan harusnya lebih memahami, betul nggak. Dan di ilmu pemerintahan itu yang paling penting adalah etika pemerintahan, hukum, ekonomi, geopolitika bukan to much politica. Tidak selesai kita, tapi geopolitica itu harus dipelajari. Harapannya baik, lebih bagus, menguntungkan masyarakat dan memberikan pelayanan kepada masyarakat lebih baik,” tukasnya.

Sementara itu, Camat Metro Selatan Fajar Riatama mengaku siap melaksanakan apapun perintah pimpinan.

“Pada prinsipnya saya siap melaksanakan apapun perintah pimpinan, dan tentunya siap mendengar segala aspirasi masyarakat Metro Selatan,” katanya.

Terkait wilayah pertanian di Metro Selatan yang luas, Fajar mengaku akan tetap mempertahankan luasan lahan pertanian tersebut, demi menjaga ketahanan pangan, sesuai dengan instruksi walikota.

“Generasi muda ini memang mengalami penurunan minat dalam dunia pertanian, tentunya harus diberikan inovasi agar anak-anak muda tetap mencintai usaha pertanian sebagai warisan nenek moyang,” ujarnya.
ADV.

Pemkot Metro Rolilling 159 Pejabat Eselon III dan IV

METRO, GSC – Update Diskominfo, Pemerintah Kota (Pemkot) Metro kembali merolling sebanyak 159 pejabat eselon III dan IV. Dari jumlah pejabat tersebut 10 orang diantaranya merupakan Lurah dan seorang Camat.

Pelantikan dan pengambilan sumpah dilakukan langsung oleh Walikota Metro Wahdi di Wisma Haji Al- Khairiah, Jumat (20/1).

Sejumlah pejabat yang dirolling diantaranya Camat Metro Selatan Yulia Candrasari dilantik menjabat sebagai Kabag Perekonomian. Lalu Alek Destrio dilantik menjabat sebagai Sekretaris BKPSDM dan Abdul Kadir Sofari dilantik menjabat Sekretaris Satpol PP.

Kemudian, Kabid Komunikasi di Diskominfo Yudha Yunianto dilantik menjabat Sekretaris Diskominfo Kota Metro. Sedangkan Sekretaris Dishub M. Andi dirolling menempati jabatan baru sebagai Sekretaris DP3K. Sementara Mirza Marta Hidayat dilantik sebagai Sekretaris BPPRD menggantikan I Made Wiryana yang dirolling menjabat sebagai Sekretrais Dinsos.

Sementara itu, selain pejabat eselon III sebanyak 10 Lurah di Metro juga dirolling. Diantaranya Lurah Tejoagung MHD. Erwan Musaddad dirolling menjabat sebagai Lurah Margodadi. Kemudian, Lurah Mulyosari Retno Muryani dirolling menjabat sebagai Lurah Tejoagung.

Sedangkan, Fitri Minarni kembali menduduki jabatan sebagai Lurah Yosodadi. Selain itu, Sekretaris Lurah Margorejo Dita Waskatita dilantik menjabat sebagai Lurah Mulyojati dan Seklur Mulyosari Yunarto dilantik menjabat Lurah Mulyosari.

Dalam sambutannya, Wahdi mengatakan, pelantikan pejabat eselon III dan IV merupakan pola pembinaan karir. Ini juga dilakakukan sebagai upaya peningkatan kinerja.

“Ada beberapa tentu jabatan yang kosong untuk segera terisi. Pelaksanaan pelantikan ini juga berdasarkan evaluasi kinerja,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan evaluasi kinerja dapat meningkatkan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Terlebih jabatan tersebut merupakan amanah.

“Pelantikan dilakukan berdasarkan evaluasi Baperjakat. Karenanya bagi pejabat yang dilantik saya minta pelaksanaan pembangunan sesuai RPJMD,” pesannya.

Untuk Lurah, Camat dan pejabat yang dilantik, Wahdi mengingatkan untuk benar-benar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Terlebih dalam waktu dekat akan dilaksanakan Musrenbang.

“Terpenting lagi loyalitas. Saya berharap juga membentuk satu pola pikir dan menjalankan pemerintah yang terstruktur. Lakukan sesuatu dengan kecerdasan, kecepatan, empati dan respon cepat. Bekerja juga berdasarkan data-data. Lainnya dengan keimanan dan keikhlasan untuk mengabdi kepada masyarakat dan negara,” pesannya.

Sementara itu, Yudha Yunianto mengucapkan syukur atas dilantiknya ia menjabat sebagai Sekretaris Diskominfo. Ia pun mengaku siap membantu kinerja Kepala Diskominfo dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya. “Mudah-mudahan kedepan Diskominfo akan lebih baik lagi,” tukasnya.
Ag.

Walikota Wahdi Sirajuddin Katakan Satpol PP Itukan Tugasnya Menegakkan Perda, Jadi Harus Tetap Humanis

METRO, GSC – Update Diskominfo, Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kota setempat untuk lebih humanis dan adaptif dalam melaksanakan tupoksi yakni penegakan peraturan daerah (Perda).

“Satpol PP itukan tugasnya menegakkan Perda, jadi harus tetap humanis. Kemudian juga harus adaptif menyesuaikan dengan anggota dan peralatan yang ada,” katakan Wahdi saat mengunjungi Kantor Satpol PP Metro, Rabu (11/12).

Selain itu, lanjut dia, pelayanan kepada masyarakat dalam hal menjaga ketertiban umum dan ketentraman masyarakat juga harus diutamakan sesuai tupoksi Satpol PP.

“Jadi harus bisa menjaga ketertiban umum dan perlindungan kemasyarakatan, internalnya harus kuat, akuntabel kompetensi dan harmonisasi, adaptif dengan sarana prasaranya serta loyalitas dengan pemimpin,” ucapnya.

KasatPol PP Metro, Jose Sarmento menegaskan kedepan Satpol PP Metro akan mengedepankan eduakasi yang humanis dalam menjalankan tupoksinya sesuai arahan wali kota.

“Iya tadi sudah diingatkan oleh pak wali tentang tupoksi kita. Tentu kedepan dalam penegakan Perda kita akan menggunakan pendekatan secara humanis,” ucapnya.

Jose menambahkan, pihaknya juga akan terus berupaya untuk menjaga ketertiban umum dan ketentaraman masyarakat Kota Metro.
ADV.

Enam Pejabat Tinggi Pertama Kota Metro Dilantik Walikota Wahdi Sirajuddin di Aula Pemkot Metro

METRO, GSC – Update Diskominfo, Walikota Metro Wahdi Siradjuddin melantik enam Pejabat Tinggi Pratama (PTP) Kota Metro di Aula Atas Pemkot Metro, Selasa (3/01).

Enam pejabat yang dilantik tersebut Robby Kurniawan Saputra, yang sebelumnya menjabat Sekretaris pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) kini menempati jabatan Kepala DPUTR definitif.

Lalu, Helmy Zain, yang sebelumnya menjabat Inspektur Pembantu Bidang III pada Inspektorat Kabupaten Lampung Tengah kini ditetapkan menjadi pejabat definitif pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Metro.

Kemudian, Ardah, yang sebelumnya menjabat kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Metro kini menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Metro.

Berikutnya, Jose Sarmento Piedade, yang sebelumnya menjabat Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Metro kini menjadi Kepala Satpol-PP definitif.

Selanjutnya, Wahyuningsih, yang sebelumnya menjabat Sekretaris pada Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Metro, kini menjadi kepala definitif di DP3AP2KB Kota Metro.

Dan terakhir, Syachri Ramadhan, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) kini menjabat sebagai Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Metro.

Walikota Metro, Wahdi meminta semua menyatukan misi dan visinya dalam memajukan Kota Metro.

“Saya meminta kerjasamanya yag baik dalam membangun Kota Metro yang kita cintai ini, mudah-mudahan dengan nuansa baru ini bisa membuat kemajuan yang lebih baik lagi kedepan,” pungkasnya.
ADV.

Kota Metro Raih Runner Up Pada Pekan Olahraga provinsi IX Tahun 2022

METRO, GSC – Update Olahraga, Kontingen Kota Metro berhasil keluar sebagai runner up atau juara kedua pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Lampung yang berlangsung dari 5 – 13 Desember tahun 2022.

Dalam turnamen tersebut, Kota Metro berhasil mendapatkan 100 medali emas, 114 perak dan 170 medali perunggu dengan total 384 medali.

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Metro, Tri Hendriyanto mengatakan, sejak awal gelaran ini, para atlet Kota Metro sudah menampilkan yang terbaik.

“Dan alhamdulillah berhasil mendapat juara kedua. Kita turut bangga para atlet sudah berjuang dan menunjukkan kemampuannya disetiap cabor dan bisa membawa pulang medali banyak medali,” kata dia, Kamis (15/12).

Hendri berterimakasih atas perjuangan para atlet, pelatih dan official Kota Metro yang telah berjuang semaksimal mungkin untuk mengharumkan nama Metro pada Porprov IX Lampung ini.

“Iya kita sangat mengapresiasi perjuangan atlet, pelatih dan official Metro. Tak lupa juga berkat doa dan dukungan masyarakat Kota Metro hingga kita berhasil mendapat prestasi ini,” paparnya.

Ia menambahkan, posisi runner up pada Porprov ini menunjukkan Kota Metro bangkit. Sebab, perolehan medali dan posisi Metro meningkat dari Porprov tahun 2017 yang berada diurutan kelima dengan perolehan 41 emas, 60 perak dan 110 perunggu.
ADV.

Pemkot Metro Berikan Kompensasi Bagi Warga Sekitar TPAS Karangrejo

METRO, GSC – Update Diskominfo, Pemerintah Kota (Pemkot) Metro akan memberikan kompensasi kepada warga disekitar Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Karangrejo yang benar-benar terdampak dari tempat pembuangan sampah tersebut.

Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin mengatakan, Pemkot Metro tidak akan tutup mata dengan kondisi warga disekitar TPAS Karangrejo. Karena itu, pemerintah akan memperhatikan warga yang terdampak.

“Pastinya kita tidak akan tutup mata ya dengan warga disekitar TPAS Karangrejo. Nanti bagi warga yang benar-benar terdampak TPAS itu akan kita perhatikan,” kata dia saat dikonfirmasi, Rabu (14/12).

Menurut Wahdi, nantinya perhatian yang diberikan salah satunya yakni pemberian jaminan kesehatan atau pemulihan biaya kesehatan kepada warga yang benar-benar terdampak oleh TPAS Karangrejo.

“Jadi tidak pernah terbersit sedikitpun niatan Pemkot Metro untuk mengabaikan dan melalaikan masyarakat disana,” katanya lagi.

Wahdi menjelaskan, Pemkot Metro kedepan juga akan merevitalisasi TPAS Karangrejo. Ini, agar warga yang berada disekitarnya tidak akan merasakan dampak buruk dari TPAS tersebut.

Upaya tersebut, lanjut dia, sudah mulai dilakukan yakni dengan pembangunan infrastruktur jalan dan drainase diwilayah sekitar TPAS Karangrejo.

“Pemerintah tidak akan memberikan janji-janji namun akan melakukan aksi langsung secepatnya,” tegasnya.

Ia menuturkan, semua hal tersebut dilakukan karena selaras dengan keinginanya untuk mewujudkan Kota Metro sebagai kota zero waste atau bebas sampah.

Namun, tambah Wahdi, upaya tersebut tidak akan berhasil tanpa dukungan masyarakat. Karena itu, ia meminta agar masyarakat berperan aktif untuk mengurangi sampah yang masuk ke TPAS.

“Karena itu saya mengajak masyarakat untuk menggunakan mengurangi produk sekali pakai dengan lebih bijak demi mengurangi jumlah dan dampak buruk dari sampah,” imbaunya.
ADV.

Pemkot Metro Anggarkan Pembuatan PDU Mini dan Terapkan Sistem 3R di Tahun Ini

METRO, GSC – Update Diskominfo, Wali Kota Metro Wahdi Sirajuddin fokus tangani sampah di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Karang Rejo kecamatan Metro Utara. Bentuk keseriusan Pemkot Metro, dengan memperdayakan masyarakat, dengan mengelola limbah sampah plastik yang sulit terurai.

Hal tersebut disampaikan Walikota Metro saat meninjau kondisi sampah di TPAS Karang Rejo. Menurutnya, tidak ada limbah plastik yang tidak berguna, bahkan dapat dimanfaatkan sebagai produk UMKM, atau industri rumahan.

“Jadi tidak ada sampah yang tidak berguna, ketika diolah dengan baik, itu yang disebut ekonomi sirkular, dan tahun ini kami sudah anggarkan untuk pembuatan PDU mini, serta menerapkan sistem 3 R, hasil dari studi banding banyus, yaitu 3R yaitu reduce, reuse, recycle,” Kata Wahdi Sirajuddin, Rabu 30/11/2022.

Wahdi juga menyampaikan, TPAS Karang Rejo nantinya, akan menjadi prioritas daerah binaan, akibat dampak limbah TPAS Karang Rejo.

“Saya minta daerah ini menjadi daerah binaan, kami beruntung masyarakat sini mau, dan itu hak masyarakat, untuk mendapatkan perhatian perlindungan, dan kesehatan, dengan hanya membawa KTP semua dilayani gratis,” ucapnya

Wali Kota Metro juga memastikan, jalan akses jalan menuju pertanian yang terhalang TPAS akan dibuka,” Masyarakat ini ingin, apa yang sudah diberikan, inikan tanah masyarakat yang sudah digunakan untuk masyarakat Metro, ya tolong diberi perhatian, terus sampah dikelola dengan baik, kemudian apalagi ada akses jalan menuju pertanian, itu harus segera dibuka.” tandasnya.
ADV.

Pemkot Metro Adakan Pekan Olahraga Disabilitas se-Kota Metro

METRO, GSC – Update Diskominfo, Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin membuka Pekan Olahraga Disabilitas se-Kota Metro tahun 2022 di SLB Wiyata Dharma Hadimulyo Timur, Selasa (22/11).

Wahdi mengatakan, pekan olahraga disabilitas ini tentunya dapat membangkitkan sesuatu kegembiraan, motivasi, membentuk karakter dan meningkatkan prestasi bagi anak-anak disabilitas.

“Alhamdulillah kita bersyukur adanya kegiatan Pekan Olahraga Disabilitas ini. Kita berharap dengan diadakan kegiatan ini, tentunya dapat membangkitkan sesuatu kegembiraan, motivasi, membentuk karakter, dan meningkatkan prestasi bagi anak-anak disabilitas,” ujarnya.

Dia berharap, kedepannya dengan tujuh pilar di program Jama-PAI Kota Metro dapat menjadi pusat pendidikan disabilitas.

“Dengan tujuh pilar di Jama-PAI, saya menginginkan kedepannya nanti Kota Metro dapat menjadi pusat pendidikan disabilitas yang ramah,” ungkapnya.

Diketahui, kegiatan tersebut diikuti dari beberapa SLB di Kota Metro, yaitu SLB Catur Bina Bangsa Metro, SLB Wiyata Dharma, SLB Insan Madani, SLB Negeri Metro, SLB Harapan Ibu, SLB Tribhakti, dan Pusat Layanan Autis.

Turut hadir Wakil Wali Kota Metro Qomaru Zaman, Kepala Disporapar Metro, Danramil Metro Pusat, Kajari Metro, Kepala SLB se-Kota Metro.
ADV.

Dinas Perdagangan Kota Metro Adakan Penetrasi Pasar Bersubsidi

METRO, GSC – Update Diskominfo, Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui Dinas Perdagangan (Disdag) kembali mengadakan penetrasi pasar bersubsidi di lapangan Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Metro Selatan, Jumat (18/11).

Penetrasi pasar bersubsidi yang menjual bahan pokok ini disambut antusias masyarakat lantaran menjual bahan pokok lebih murah dibanding harga di pasaran.

Kepala Disdag Metro, Elmanani menjelaskan, bahan pokok yang dijual pada penetrasi pasar kali ini masih sama dengan kegiatan pertama yang dilaksanakan di Samber Park pada 8 November lalu.

“Iya ini yang kedua. Kalau launchingnya kan di Samber Park beberapa waktu lalu. Bahan pokok yang dijual masih sama yakni, beras, minyak goreng, gula, telur, tepung terigu, cabai dan lainya,” jelas dia.

Dikatakanya, penetrasi pasar ini akan terus dilaksanakan untuk mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok sekaligus menekan inflasi di Bumi Sai Wawai.

“Untuk stok yang kita sediakan hari ini kurang lebih sama dengan yang kemarin. Kedepan kita adakan lagi pasar murah seperti ini per kecamatan,” ucapnya.

Salah satu warga setempat, Diana mengaku senang Pemkot Metro menggelar penetrasi pasar ini. Ia mengaku sangat terbantu lantaran harga bahan pokok tersebut jauh lebih murah dibanding harga dipasaran.

“Saya sangat antusias sekali walau berdesakan seperti ini. Selain karena harganya yang selisih dari pasar ini juga sangat meringankan uang belanja saya, harapan saya pasar murah seperti ini bisa sering diadakan,” tuturnya.

Dalam penetrasi pasar ini juga dihadiri Wakil Wali Kota Metro, Qomaru Zaman dan Staf Ahli Wali Kota I, Silfia Narani Wahdi.
ADV.

Translate »