Walikota Didampingi Wakil Walikota Metro Hadiri MusrembangTingkat Kelurahan

METRO, GSC – Update Diskominfo, Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui Kecamatan Metro Utara kembali menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) ditingkat Kelurahan yang bertempat di aula Kelurahan Purwosari, Kecamatan Metro Utara, Selasa (31/01/2023).

Turut dihadiri Walikota Metro, Wakil Walikota Metro, Bappeda, Sekda, Camat Metro Utara, Lurah se-Metro Utara, Rw/Rt se-Metro Utara, dan para tamu undangan.

Walikota Metro Wahdi Sirajuddin menampung aspirasi-aspirasi dari masyarakat terkait kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2024 terutama di Kelurahan Purwosari diantaranya
kegiatan positif yang memicu peningkatan umkm dan persoalan mengenai pembangunan.

“Pertama kali dalam hal segi ekonomi.
Jadi, ada kegiatan dari masyarakat yang bersifat positif, tentu akan kita dukung yang memiliki UMKM. Kemudian, kedua juga beberapa masalah mengenai Sosial Budaya dan Pembangunan, kedepannya kita akan terus mengupayakan apa yang sudah di sampaikan aspirasi dari masyarakat,” ujar Wahdi.

Dikesempatan yang sama, Qomaru Zaman Wakil Walikota Metro mengatakan bahwa, terkait fokus dalam pembangunan di tahun 2024 mendatang terutama di Kelurahan Purwosari ini adalah terkait UMKM dan Infrastruktur.

“Tadi banyak sekali aspirasi dari masyarakat yang masuk salah satunya tentang sosial budaya, ekonomi, kemudian insfratruktur. Saya sangat mengapresiasi bersama Walikota betapa hebatnya warga Kota Metro ini terutama di Kelurahan Purwosari. Untuk tahun 2024 ini fokus kita adalah dalam sektor Insfratruktur, UMKM untuk peningkatan ekonomi, dan sambil kita lihat-lihat persoalan apa saja kedepannya nanti,” singkatnya

Sementara itu, Lurah Purwosari, Bona Ferdinand, melaporkan terkait luas Kelurahan Purwosari dengan luas 255 Ha, yang terdiri dari 7 Pamong dan 44 RT. Untuk jumlah penduduk 8.283 jiwa, yang terdiri dari laki-laki 3.177 jiwa dan perempuan 3.086 jiwa, jumlah KK 1.924.
ADV.

Walikota Metro Hadiri Musrembang di Kelurahan Banjarsari Metro Utara

METRO, GSC – Update Diskominfo, Peningkatan produktivitas ekonomi, kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pembangunan berkelanjutan menjadi 3 poin pokok skala prioritas dalam musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) di Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Metro Utara, Kota Metro.

Hal itu disampaikan oleh Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin. Musrenbang yang digelar di Aula Kelurahan Banjarsari Metro Utara itu menempatkan tiga poin mendasar yang akan dilaksanakan pada 2024 mendatang.

“Jadi konteksnya, 2024 kita bicara tentang peningkatan produktivitas, pembangunan dan sumber daya manusia berkelanjutan,” kata Wahdi saat diwawancarai awak media usai memimpin Musrenbang di Banjarsari, Senin, 30/1/2023.

“Pertama kali dalam hal ekonomi tadi. Jadi ada kegiatan masyarakat yang saya kira sangat positif, tetapi nanti tentu jadi bahan lebih lanjut juga. Kemudian yang kedua, juga beberapa hal mengenai permasalahan sosial budaya, pembangunan ada juga tadi soal drainase yang memang terganggu. Sudah masuk juga tadi saya kira di 2023,” imbuhnya.

Senada dengan Wali Kota Metro. Lurah Banjarsari, Erwin Syarief mengatakan hal apapun yang nantinya dibahas dalam Musrenbang tingkat kelurahan, tentu tidak terlepas dari 3 poin skala prioritas yang dipaparkan sebelumnya.

“Sesuai dengan yang ditetapkan itu, kan untuk 2024 ya tiga hal itu tadi. Peningkatan produktivitas ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan berkelanjutan. Soal pagu anggarannya, info tadi dari Bappeda 7,7 peningkatan anggarannya,” tandasnya.
ADV.

SDN 1 Tanjung Anom Bertahun-Tahun Tidak Memiliki Sertifikat Surat Hibah

TANJUNG ANOM, GSC – Update Surat Hibah, Tanjung Anom Terusan Nunyai Senin 30/01/2023.
Di saat kunjungan kerja awak media kilat Nusantara di sekolah dasar negeri 1 kampung tanjung anom kecamatan terusan nunyai kabupaten Lampung Tengah. Di ruang kerja ibu Agung yudhaningsih selaku kepala sekolah dasar negeri 1 tanjung anom. Yang hanya memiliki jumlah siswa siswi delapan puluh siswa. Dalam kunjungan awak media kilat Nusantara didampingi oleh brigpol Evan Tambunan selaku babinkamtibmas kampung tanjung Anom.
Dalam pertemuan tersebut ibu Agung Yudha Ningsih mengeluhkan tentang legalitas sekolah yaitu belum memiliki sertifikat. Sehingga beberapa tahun yang lalu tanah milik sekolah yang awal nya satu hektar hilang setengah hektar.

Saat ini tanah sekolah dasar negeri 1 kampung tanjung Anom tinggal setengah hektar. Harapan kepala sekolah kepada instansi terkait yaitu dinas pendidikan kabupaten Lampung tengah dapat segera mengambil tindakan untuk membuatkan sertifikat. Agar apa yang menjadi aset pemerintah daerah ataupun kampung tanjung Anom tidak di ganggu gugat oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Saran dari babinkamtibmas supaya kepala sekolah bisa melapor ke Polsek terusan nunyai untuk membuat laporan kehilangan. Dengan adanya laporan kehilangan tersebut adalah salah satu alat untuk membuat surat sertifikat yang baru. Bapak Wasis selaku kepala kampung tanjung Anom mengatakan siap membantu apapun untuk ke absahan sekolah dengan catatan apa adanya tanah yang ada saat ini ucap kepala kampung diruang kerjanya di saat awak media compirmasi terkait masalah sekolah tersebut. Semua demi kenyamanan dan ketenangan para siswa-siswi selaku generasi penerus bangsa.
Rilis/ Red.

Ketum PWRI Dr. Suriyanto Ingatkan Pentingnya Profesionalisme Dalam Menjalankan Tugas Jurnalistik

JAKARTA, GSC – Update PWRI, Pers memiliki peran strategis sebagai sebagai media informasi, media pendidikan, media hiburan, media kontrol dan menyampaikan pesan-pesan pembangunan dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Dalam perspektif demokrasi, pers memiliki peran terhadap kontrol kebijakan yang akan maupun telah dikeluarkan oleh pemerintah.
Hal ini disampaikan Ketua Umum Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Dr. Suriyanto PD, SH, MH, M.Kn, dalam keterangannya di Jakarta, Senin 30 Januari 2023

Disampaikan Suriyanto, dunia pers di era digital saat ini harus semakin cermat dalam menyajikan informasi fakta di segala bidang. Kecepatan teknologi digital informasi ini juga harus diikuti oleh kemampuan para insan pers agar dalam menjalankan tupoksi sebagai insan pers yang handal, baik di kancah nasional dan internasional.
Apalagi, kata dia, di tahun politik jelang Pemilu 2024, Pers nasional harus mampu memberi edukasi kepada masyarakat, dengan berita-berita yang sejuk, tidak menebar hoaks, yang bisa menimbulkan kegaduhan dan merusak esensi demokrasi.

Dalam negara demokrasi, tambahnya, kebebasan pers merupakan hal yang mutlak diperlukan, karena negara menjamin kebebasan bersuara, berpendapat dan berkespresi, termasuk bagi pers.
Dengan kebebasan pers, media dapat menjalankan perannya secara leluasa dan tanpa tekanan. Salah satunya peran dalam bidang politik.
“ Dunia pers bergerak sangat dinamis, seiring pesatnya perkembangan teknologi digital. Karenanya, hal tersebut harus dibarengi dengan tingkat SDM yang mumpuni, baik jurnalis yang berasal dari akademisi ataupun dari otodidak. Agar informasi yang disuguhkan tidak menimbulkan akibat hukum terhadap diri jurnalis ataupun terhadap sesuatu yang diberitakan,” terang Suriyanto.
Suriyanto mengingatkan, dalam menjalankan kebebasan pers ini juga tidak terlepas dengan aturan – aturan yang ada, baik itu di tingkat nasional maupun internasional.
(red)

Desa Sumbersari Metro Selatan Dipercaya Walikota Metro Untuk Menjalankan Program B2SA

METRO, GSC – Update Diskominfo, Pemerintah Kota (Pemkot) Metro tengah mengupayakan pemenuhan kebutuhan pangan berkualitas melalui penerapan program Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) dari Badan Pangan Nasional (National Food Agency/NFA).

Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin memercayakan Desa Sumbersari, Metro Selatan untuk menjalankan program B2SA dari lembaga pemerintah nonkementerian tersebut, Wahdi menyebut Bumi Sai Wawai menjadi salah satu dari empat daerah kabupaten/kota se-Indonesia yang dipercaya menjalankannya.

“Jadi, ini ada empat kabupeten kota di Indonesia yang terpilih, diantaranya Kabupeten Subang, Gowa, Kebumen dan Kota Metro. Untuk saat ini, kita fokuskan di Kelurahan Sumbersari Bantul,” paparnya saat meninjau pengembangan Desa B2SA di Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Metro Selatan, Jumat, 27/1/2023.

Dijelaskannya, program B2SA dapat mendukung upaya peningkatan kualitas pangan. Di samping itu, pihaknya juga akan gencar melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat sedini mungkin. Hal itu disebutnya sebagai komponen-komponen sebagai dasar untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

“Tentu salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas konsumsi pangan dengan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat sejak dini. Ditambah dengan adanya program B2SA ini,” paparnya.

“Sedangkan untuk sasarannya, ada 150 anak usia sekolah dasar, anak-anak terdampak stunting, anggota KWT (kelompok tani wanita) dan kader PKK serta posyandu yang berjumlah 50 orang,” imbuhnya.

Dengan pemanfaatan lahan tak terpakai menjadi lokasi yang dimanfaatkan untuk mengisi ruang di masyarakat, Wahdi berharap ketahanan pangan di Kota Metro akan tetap terjaga.

Karena, lanjutnya, inflasi pangan menjadi satu soal yang sangat urgent. Ke depan, pihaknya bakal fokus menargetkan pengentasan persoalan tersebut.

“Pokoknya kalau kita bisa menyelesaikan masalah ini, maka Kota Metro tidak akan khawatir lagi, sebab, inflasi tertinggi itu adalah inflasi pangan,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Metro, Herry Wiratno mengatakan B2SA merupakan program yang bertujuan meningkatkan kebutuhan gizi di masyarakat.

“Kami memberdayakan masyarakat untuk melakukan gerakan tanam pangan keluarga (Gertapaga), dimulai dari sayuran yang ditanam oleh KWT yang nantinya dijadikan konsumsi masyarakat itu sendiri,” jelasnya.

Herry memastikan sayuran yang dihasilkan akan lebih alami dan berkualitas, sebab hasil pertanian telah terbebas dari penggunaan pestisida dan zat-zat kimia lainnya.

“Metode penanamannya, tentu sudah bebas dari penggunaan pestisida ataupun pupuk kimia lainnya. Jadi, untuk pemenuhan kebutuhan gizi yang paling utama adalah keseimbangan,” tandasnya.
ADV.

Walikota Metro Hadiri Sertijab Camat Metro Selatan dari Yulia Candra Sari Kepada Fajar Riatama

METRO, GSC – Update Diskominfo, Wali Kota Metro Wahdi meminta Camat Metro Selatan yang baru untuk segera mempelajari pembangunan di wilayahnya. Ini termasuk menginventarisir sejumlah infrastruktur yang rusak di wilayah setempat.

“Jadi sudah jelas tugas utama pemerintahan itu memperbaiki semuanya. Ya mulai dari pembangunan tatanan sosial, budaya, dan infrastruktur. Makanya kita diberikan tugas, bagaimana sumber daya manusia untuk pendidikan kesehatan, itu utama loh,” ujar Wahdi saat dikonfirmasi awak media usai melakukan serah terima jabatan (Sertijab) Camat Metro Selatan dari Yulia Candra Sari kepada Fajar Riatama di Aula Kecamatan setempat, Rabu (25/1).

Menurutnya, dalam peningkatan sarana dan prasarana infrastruktur juga dibagi tugas di masing-masing OPD. Karenanya semua harus bekerjasama dalam peningkatan pembangunan Kota Metro.

“Yang kedua sarana prasarana infrastruktur, maka dibagi masing-masing. Ada organisasi-organisasi, kepala dinas, ada TAPD (Tim Anggaran Pendapatan Daerah). Kalau fungsinya berjalan semua, ya bagus,” ujarnya.

Selain itu, Wahdi juga meminta aparatur pemerintah cepat tanggap dalam menerima informasi. Kemudian menindaklanjuti setiap informasi yang masuk. “Yang lain lagi apa, siklus society itu masyarakat seperti 4 pilar dalam pembangunan media salah satunya. Media berani mengungkapkan, pemerintah jangan apreori. Ketika mendapatkan sesuatu yang tidak memang baik, ya lakukan cepat tanggap, adaftif terhadap semua perkembangan, respon, cerialah pokoknya, kan begitu,” ungkapnya.

Selanjutnya, Wahdi juga meminta agar Camat segera mempelajari tugas pokok dan fungsinya. Ini seperti mempelajari perkembangan di masyarakat. “Segera pelajari bagaimana membaca sekitarnya, kekuatan masyarakatnya, kemampuan kita, terus peluang-peluang yang ada untuk memajuan kecamatannya. Tentu juga lihat kondisi masyarakat, budaya gotong royongnya, bagaimana kalau kurang ditingkatkan,” pesannya.

Tak hanya itu, Wahdi juga meminta agar Camat Metro Selatan yang baru untuk terus berinovasi. Ia menekankan waktu dalam satu minggu agar dapat mempelajari tupoksinya.

“Jadi inovasi, kreativitasnya apa yang dibutuhkan. Tugas khususnya dari memori tadi. Momori serah terima itu jangan jadi agenda ceremonial. Saya dulu tidak mau. Tapi jangan melihat kebelakang. Karena proses kepemimpinan itu melihatnya kedepan, memperbaiki resiko. Maka dia harus lihat itu tadi, pelajari. Jangan lama-lama 3 bulan, 1 minggu harus bisa di kecamatan ini membaca. Makanya dipilih mereka kira-kira mereka yang sudah memahami dari ilmu pemerintahan,” ungkapnya.

Terlebih diakui Wahdi bahwa penempatan jabatan Camat juga dilihat dari latar belakang pendidikan dan kemampuannya. Ia berharap Camat yang baru dapat menjadikan Kecamatan Metro Selatan lebih baik lagi ke depan.

“Mereka yang dari ilmu pemerintahan harusnya lebih memahami, betul nggak. Dan di ilmu pemerintahan itu yang paling penting adalah etika pemerintahan, hukum, ekonomi, geopolitika bukan to much politica. Tidak selesai kita, tapi geopolitica itu harus dipelajari. Harapannya baik, lebih bagus, menguntungkan masyarakat dan memberikan pelayanan kepada masyarakat lebih baik,” tukasnya.

Sementara itu, Camat Metro Selatan Fajar Riatama mengaku siap melaksanakan apapun perintah pimpinan.

“Pada prinsipnya saya siap melaksanakan apapun perintah pimpinan, dan tentunya siap mendengar segala aspirasi masyarakat Metro Selatan,” katanya.

Terkait wilayah pertanian di Metro Selatan yang luas, Fajar mengaku akan tetap mempertahankan luasan lahan pertanian tersebut, demi menjaga ketahanan pangan, sesuai dengan instruksi walikota.

“Generasi muda ini memang mengalami penurunan minat dalam dunia pertanian, tentunya harus diberikan inovasi agar anak-anak muda tetap mencintai usaha pertanian sebagai warisan nenek moyang,” ujarnya.
ADV.

Sobat GAN’PRAN Sumut Hadir Dalam Suasana Perayaan Imlek 2023, Untuk Perkuat Toleransi Beragama

MEDAN, GSC – Update GAN-PRAN, Sobat GAN’PRAN (Ganjar Pranowo) Provinsi Sumatera Utara , Humas Bung Joe Sidjabat turut serta menghadiri silaturahmi suasana perayaan Imlek Tahun 2023 di Medan di Kediaman Bung Sonny Tanoto (Ketua Timsus Ganjar Siantar-Simalungun) bersamaan dengan Abangda Jhoni Halim di dampangi oleh ibu Rahma Dani SE selaku Wakil Bendahara Sobat Gan’Pran Sumatera Utara Di Jl. Berlian Sari no.116, Kec. Medan Johor, pada Selasa siang 24 Januari 2023.

Tentu dengan hadirnya Humas serta Wakil Bendahara Sumut DPPW Sobat GAN’PRAN Sumut ini adalah untuk memperkuat jalinan silaturahmi antar umat beragama di Kota Medan apalagi momen imlek tahun ini PPKM sudah dihentikan, sehingga perayaannya menjadi lebih meriah dari tahun yang sebelumnya.

“Mudah-mudahan interaksi antar umat manusia dapat berjalan dengan damai, kita segenap pemeluk umat beragama memberikan kesempatan bagi umat beragama untuk melakukan ibadah sesuai kepercayaan yang dianut, didukung dengan azas kebersamaan dan kerukunan antar lintas suku dan agama dapat selalu terjaga dengan baik”, ucap Bung Joe Sidjabat yang juga diketahui sebagai Koordinator Liputan Nasional Media ini.

Lanjut, Bung Sonny Tanoto selaku tuan rumah berharap kerukunan antar umat beragama di Kota Medan dapat terjaga dengan baik, keharmonisan dan keselarasan toleransi beragama menjadi warna tersendiri bagi Kota ini, demi terwujudnya visi misi kedepan yang cerdas, kreatif, maju, dan sejahtera.

“Hari ini kita cukup berbahagia, khususnya bagi umat buddha yang sedang merayakan imlek,
Budaya yang sudah pasti ada dalam perayaan imlek ialah adalah budaya pembagian angpao bagi mereka yang memiliki rejeki lebih untuk berbagi dan itu adalah hal yang paling mulia bagi mereka yang belum mampu”, ungkap Sonny lagi. (Rizky Zulianda)

Pemkot Metro Rolilling 159 Pejabat Eselon III dan IV

METRO, GSC – Update Diskominfo, Pemerintah Kota (Pemkot) Metro kembali merolling sebanyak 159 pejabat eselon III dan IV. Dari jumlah pejabat tersebut 10 orang diantaranya merupakan Lurah dan seorang Camat.

Pelantikan dan pengambilan sumpah dilakukan langsung oleh Walikota Metro Wahdi di Wisma Haji Al- Khairiah, Jumat (20/1).

Sejumlah pejabat yang dirolling diantaranya Camat Metro Selatan Yulia Candrasari dilantik menjabat sebagai Kabag Perekonomian. Lalu Alek Destrio dilantik menjabat sebagai Sekretaris BKPSDM dan Abdul Kadir Sofari dilantik menjabat Sekretaris Satpol PP.

Kemudian, Kabid Komunikasi di Diskominfo Yudha Yunianto dilantik menjabat Sekretaris Diskominfo Kota Metro. Sedangkan Sekretaris Dishub M. Andi dirolling menempati jabatan baru sebagai Sekretaris DP3K. Sementara Mirza Marta Hidayat dilantik sebagai Sekretaris BPPRD menggantikan I Made Wiryana yang dirolling menjabat sebagai Sekretrais Dinsos.

Sementara itu, selain pejabat eselon III sebanyak 10 Lurah di Metro juga dirolling. Diantaranya Lurah Tejoagung MHD. Erwan Musaddad dirolling menjabat sebagai Lurah Margodadi. Kemudian, Lurah Mulyosari Retno Muryani dirolling menjabat sebagai Lurah Tejoagung.

Sedangkan, Fitri Minarni kembali menduduki jabatan sebagai Lurah Yosodadi. Selain itu, Sekretaris Lurah Margorejo Dita Waskatita dilantik menjabat sebagai Lurah Mulyojati dan Seklur Mulyosari Yunarto dilantik menjabat Lurah Mulyosari.

Dalam sambutannya, Wahdi mengatakan, pelantikan pejabat eselon III dan IV merupakan pola pembinaan karir. Ini juga dilakakukan sebagai upaya peningkatan kinerja.

“Ada beberapa tentu jabatan yang kosong untuk segera terisi. Pelaksanaan pelantikan ini juga berdasarkan evaluasi kinerja,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan evaluasi kinerja dapat meningkatkan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Terlebih jabatan tersebut merupakan amanah.

“Pelantikan dilakukan berdasarkan evaluasi Baperjakat. Karenanya bagi pejabat yang dilantik saya minta pelaksanaan pembangunan sesuai RPJMD,” pesannya.

Untuk Lurah, Camat dan pejabat yang dilantik, Wahdi mengingatkan untuk benar-benar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Terlebih dalam waktu dekat akan dilaksanakan Musrenbang.

“Terpenting lagi loyalitas. Saya berharap juga membentuk satu pola pikir dan menjalankan pemerintah yang terstruktur. Lakukan sesuatu dengan kecerdasan, kecepatan, empati dan respon cepat. Bekerja juga berdasarkan data-data. Lainnya dengan keimanan dan keikhlasan untuk mengabdi kepada masyarakat dan negara,” pesannya.

Sementara itu, Yudha Yunianto mengucapkan syukur atas dilantiknya ia menjabat sebagai Sekretaris Diskominfo. Ia pun mengaku siap membantu kinerja Kepala Diskominfo dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya. “Mudah-mudahan kedepan Diskominfo akan lebih baik lagi,” tukasnya.
Ag.

Miris!!, Kasus Terdakwa Toni Tan Dipermainkan Jaksa Dengan Pasal Berbeda

MEDAN, GSC – Update Pengadilan Negeri, Dalam perkara lanjutan terdakwa Toni Tan yang tersandung kasus tentang Informasi dan Transaksi elektronik 2577/Pid.Sus/2022/PN Medan, Pengadilan Negeri Medan yang dituntut tiga (3) Tahun dengan denda 1 Miliar oleh Jaksa Penuntut Umum Fransiska Panggabean SH dan Febrina Sebayang SH MH.

Diketahui bahwa Reflik Jaksa Penuntut Umum (JPU) seperti terkesan tidak berpendidikan, pasal yang cacat hukum tetap menjadi acuan dalam tuntutan, Senin lalu.(16/1)

Pada keterangannya, Penasehat Hukum Ahmad Afandy SH, sebelumnya kepada awak media yang bertugas selama mengikuti persidangan, bahwa Terdakwa Toni Tan bukan pemilik dari Perusahaan PT. Wallwade Global Internasional, dan telah ditemukan banyak keganjilan dengan pasal yang disangkakan kepada terdakwa Toni Tan sudah salah dari awal dari tahap pembacaan eksepsi yang ditolak dalam sidang, serta keterangan para saksi dalam persidangan yang berbelit-belit di persidangan, dikatakan pada Rabu 18 Januari 2023.

Sehingga Penasehat Hukum Ahmad Afandy SH, sebelumnya pula telah melayangkan surat kepada Komisi Yudisial (KY) terkait persidangan terhadap terdakwa Toni Tan yang terkesan tidak masuk akal.

Pantauan awak media yang bertugas dalam perkara ini yang menjadi pertanyaan terkait keterangan saksi Wilyanto sebelumnya, yang menerima sejumlah uang sebagai komisi dari PT. Tersebut, dan hanya dijadikan sebagai saksi di dalam persidangan atas dakwaan terhadap Toni Tan dan Noveindra.

Ahmad Afandy juga merasa kecewa, dijelaskan bahwa JPU sudah pasti mengetahui penerapan pasal yang salah dari awal sehingga menjadikan Toni Tan sebagai terdakwa.

“Dakwaan JPU pada dakwaan pertama menerapkan pasal 28 ayat (1) Jo. 45A ayat (2) UU RI no. 19 tahun 2016 Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Sedangkan tuntutan pasal 28 ayat (1) Jo. Pasal 45 ayat (2) UU RI no. 19 tahun 2016 Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP”, ungkap Ahmad Afandy.

Ahmad pun berharap kepada para Majelis Hakim Pengadilan Negeri yang Terhormat Agar dapat jeli melihat perkara ini yang terkesan dipaksakan dengan perbedaan pasal tuntutan dengan dakwaan yang berbeda, maka hal ini dapat menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan.
Rz.

Merasa Dibohongi Oleh Oknum Staf Dinas Sosial Lampung Tengah, Ketua Ormas Bidik Melaporkan ke Mapolres

LAMPUNG TENGAH, GSC – Update Ormas Bidik, Selasa 17 Januari 2023 Herman sapaan akrab ketua dpc ormas bidik lampung tengah, akhirnya melaporkan kasus dugaan penipuan yang dilakukan oleh oknum staff dinas sosial dengan modus peroyek pekerjaan dilingkungan dinas sosial kabupaten lampung tengah, berisial (H ) ke polres lampung tengah.

Hal ini dilakukan karena tidak adanya ittikad baik dari pihak yang diduga telah menipu 3 Rekanan yang sudah menguasakan sepenuhnya masalah ini kepada Ormas Bidik sepertinya menemui jalan buntu, pasalnya setelah beberapa kali dilakukan komunikasi sepertinya tidak ada solusi terkait masalah dugaan penipuan yang diduga dilakukan oleh oknum staff dinas sosial kabupaten lampung tengah.

Ditemui sesaat setelah keluar dari polres lampung tengah, Herman menyampaikan sudah beberapa kali melakukan upaya mediasi baik kepada kabid Akhmadi. S.E., bahkan sudah berkoordinasi dengan Pj kadis sosial Ari Nugraha juga tidak menemui titik terang.

” Saya sudah melakukan komunikasi dengan kabid rehsos, bahkan Pj kadis sosial, tapi mereka mengatakan itu kontrak buatan oknum staff mereka, tanpa memiliki legal standing yang jelas, jadi silahkan dilaporkan jika memang tidak ditemukan solusi terbaik oleh oknum staff mereka yang diduga melakukan penipuan kepada 3 rekanan yang dijanjikan mendapatkan kegiatan di dinas sosial” ujar Herman kepada awak media.

Masih Herman di ruang tunggu polres Lampung Tengah menambahkan
“Jadi hari ini kita laporkan ke polres agar bisa diselesaikan permasalahan ini dengan seadil-adilnya dan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku di negara kita, kami sangat percaya polisi bisa menegakkan hukum jika memang terbukti dan memenuhi unsur kesalahan” ujarnya.

Herman juga pastikan kasus dugaan penipuan dengan modus proyek pekerjaan di lingkungan dinas sosial Lampung Tengah ini akan terus berlanjut, supaya ada efek jera, bagi oknum-oknum ASN yang nakal, ujarnya.
Red.

Translate »