Pemkot Metro Berhasil Memboyong 18 Penghargaan Tingkat Provinsi Lampung dan 20 Penghargaan Untuk Tingkat Nasional Sepanjang Tahun 2021

METRO, GSC. Sepanjang 2021, Kota Metro berhasil mendapatkan total sebanyak 38 penghargaan di tingkat Nasional dan daerah Provinsi Lampung. Masa itu merupakan tahun awal kepemimpinan Wahdi Siradjuddin sebagai kepala daerah.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Metro, Subehi mengonfirmasi hal tersebut. Menurut dia, begitu banyak potensi Bumi Sai Wawai yang bisa dieksplorasi jika dikelola dengan baik.

“Jadi, di tahun pertama Pak Wali Kota Wahdi ini, 7l. Tentu potensi-potensi itu akan optimal, di bawah tata kelola dan manajemen yang baik ya,” kata Subehi saat dikonfirmasi, Senin, 13/11/2023.

“Seperti halnya Pak Wali Kota. Tentu kita semua berharap yang terbaik, berupaya mengembangkan potensi-potensi daerah supaya bisa lebih baik lagi ya,” tukasnya.

Dihimpun dari data Dinas Kominfo Kota Metro, di tingkat nasional, Kota Metro tercatat memboyong sebanyak 20 penghargaan, yakni 1 penghargaan dari BKKBN RI pada Februari 2021 untuk Juara II Tingkat Nasional Lomba Covering Jingle BKKBN “Berencana itu Keren”. Kemudian, 1 penghargaan dari BKKBN RI pada Juli 2021 untuk Nominasi 10 besar, Hari Puncak Penghargaan Lomba Video TikTok “Ajang Kespro Kawula Muda” Tingkat Nasional.

Lalu, satu penghargaan dari Kemendagri pada Agustus 2021 untuk Pencapaian realisasi tertinggi APBD dan penanganan covid-19 dan satu Piagam Penghargaan Unit Kerja Pelayanan Publik Berprestasi Madya Tingkat Nasional dalam
Lomba Abdi Bhakti Tani Tingkat Nasional
Kementerian Pertanian RI, September 2021.

Dua penghargaan dari Kemenag RI pada Oktober 2021 untuk Juara 3 Tahfidzil Qur’an 1 Juz Putra dan Peringkat 9 Tilawah Anak-anak Putri dalam rangka Seleksi Tilawatil Qur’an Ke-26 Tingkat Nasional Tahun 2021.

Kemudian, 6 penghargaan dari Kemenkes RI pada Oktober dan November 2021, Penghargaan STBM Berkelanjutan 2021, Tenaga Kesehatan Teladan Kategori Dokter atas nama Dokter Ria Putriono, Tenaga Kesehatan Teladan Kategori Ahli Teknologi Lab Medic atas nama Surtini, Tenaga Kesehatan Teladan Kategori Bidan atas nama Trimawati dan Tenaga Kesehatan Teladan Kategori Perawat atas nama Andin Atmini.

Sebanyak 2 penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, November 2021 yakni Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Peringkat Madya dan Penghargaan Kota Layak Anak (KLA) Kategori Pratama.

Pada Desember 2021, Kota Metro raih Penghargaan atas tercapainya UHC dengan persentase kepesertaan JKN di atas 95% dari BPJS Kesehatan. Penghargaan sebagai Kepala Daerah Terbaik se-Lampung, dalam Strategi dan Tata Kelola Pandemi Covid-19 dalam PPKM Mikro dan Capaian Vaksin Tertinggi dari Kapolri dan Penghargaan atas Prestasi sebagai Unit Kerja Pelayanan Berpredikat Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dari Kemenpan-RB.

Juga penghargaan sebagai Pelopor Perubahan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) di Lingkungan Pemerintah Kota Metro, dalam hal ini untuk Maria Fitri Jayasinga, dari Kemenpan-RB pada Desember 2021.

Serta penghargaan untu Juara Favorite Lomba Puskeswan Tingkat Nasional
dari Kementerian Pertanian RI pada Desember 2021.

Sedangkan, di tingkat daerah Provinsi Lampung tercatat sebanyak 18 penghargaan untuk Bumi Sai Wawai yakni, 1 Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Terbaik Kota se-Provinsi Lampung, dan masuk nominasi tingkat nasional Perwakilan Provinsi Lampung tahun 2021, dari Bappeda Provinsi Lampung, Maret 2021.

Kemudian, 1 Penghargaan RPH Kota Metro sebagai Unit Usaha Rumah Potong Hewan (RUMINANSIA) bersertifikat RPHR-187204-006, dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, 2021 dan 1 Penghargaan Predikat Kepatuhan Tinggi Terhadap Standar Pelayanan Publik, sesuai Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik dan Hasil Penilaian Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung Nomor B/555/PC.02-09/XII/2021 dari Wali Kota Metro. Penghargaan diterima dari Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung, pada 2021.

Lalu, 2 medali dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung pada April dan Juli 2021, untuk Juara 2 dan 3, Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2021 dan 4 medali dari Dinkes Provinsi Lampung pada Juli 2021, untuk emapat Juara 1 Tenaga Kesehatan Teladan Kategori Dokter, Ahli Teknologi Lab Medik, Bidan dan Perawat, atas nama dr Ria Putriono, Surtini, Trimawati dam Andini Atmini.

Juara 1 Lomba Cipta Menu B2SA Tingkat Provinsi Lampung, dalam rangka Hari Pangan se-Dunia ke-41, DKP3 Provinsi Lampung, Oktober 2021. Kemudian, 4 medali dari DPD LASQI Provinsi Lampung untuk Juara 3 Remaja Putra, Juara 3 Dewasa Putri, Juara Harapan 1 Grup Qasidah dan Juara 2 Dewasa Putra Bintang Vokalis Lomba LASQI tingkat Provinsi Lampung.

Serta 4 medali dari Pemprov Lampung pada November dan Desember 2021 untuk Juara 1 Lomba Kelurahan tingkat Provinsi Lampung, Juara 1 Lomba Kelurahan tingkat Provinsi Lampung yang kembali diraih Kelurahan Rejomulyo, Metro Selatan, Juara 2 Lomba Kebersihan dan Kesehatan Lingkungan Pondok Pesantren dan Peringkat 4 MTQ ke 48 tingkat Provinsi Lampung.
(ADV)

Pemkot Metro Gelar Jalan Sehat Ceria Sambut HKN ke-59 Tahun 2023

METRO, GSC. Peringati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59 tahun 2023, Pemerintah Kota (Pemkot) Metro menggelar berbagai kegiatan. Puncak acara berlangsung di depan Rumah Dinas Wali Kota Metro, Minggu, 12/11/2023.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, diketahui rangkaian acara dimulai dengan dilepasnya ratusan peserta Jalan Sehat Ceria oleh Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin yang didampingi Wakil Wali Kota Metro, Qomaru Zaman. Peserta kegiatan kesehatan itu diikuti oleh seluruh Nakes Rumah Sakit Pemerintah maupun Rumah Sakit Swasta, Puskesmas, Apotek, Klinik Kesehatan, Organisasi Profesi Kesehatan dan segenap masyarakat.

Kemudian, acara dilanjut dengan peninjauan pemeriksaan kesehatan Posbindu PTM oleh Puskesmas, donor darah oleh PMI Metro, serta layanan screening fungsi pendengaran anak TK/PAUD oleh Dokter Spesialis THT di TK Pertiwi Teladan dan lomba yel-yel HKN.

Wahdi Siradjuddin mengatakan, Kemenkes RI saat ini tengah melakukan transformasi sistem kesehatan yang berfokus pada 6 pilar, untuk wujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, produktif dan berkeadilan.

“Enam pilar itu diantaranya yakni, Kemenkes terus berupaya mengintegrasi dan merevitalisasi pelayanan kesehatan primer, termasuk standar jaringan, standar layanan, serta digitalisasi sistem pelaporan. Integrasi pelayanan kesehatan akan terlihat mulai dari pelayanan di Puskesmas, hingga tingkat desa. Serta akan melibatkan fasilitas pelayanan kesehatan swasta,” kata Wahdi.

“Kemudian, pilar ke 2, transformasi layanan rujukan yang bertujuan mendekatkan akses layanan kesehatan kepada masyarakat. Pada pilar ini, kita memperkuat sisi supply melalui peningkatan kapasitas infrastruktur dan kompetensi SDM dalam menyediakan layanan kesehatan, sehingga layanan rujukan tersedia dan dapat diakses di 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota, salah satunya di Kota Metro ini, dan masih ada beberapa pilar lagi yang nanti akan dijabarkan,” lanjutnya.

Wahdi juga menjelaskan implementasi enam pilar tersebut diharap dapat mentransformasikan sistem kesehatan lndonesia dan juga dunia, yakni sistem kesehatan yang tangguh terhadap krisis kesehatan, termasuk pandemi.

Wali Kota Metro yang notabene merupakan dokter bergelar konsultan itu berharap, kegiatan seperti itu akan mampu menumbuhkan guyub gotong-royong antarnakes, serta meningkatkan kesadaran, pengetahuan, kewaspadaan tentang isu kesehatan dan mengingatkan masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan.

“Adapun tujuan terselenggaranya kegiatan seperti ini tak lain juga untuk wadah silaturahmi antar-Fasyankes se-Kota Metro dan menumbuhkan semangat persatuan sesama tenaga kesehatan. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada RS Swasta serta Organisasi Profesi Kesehatan yang telah berpartisipasi dalam menyehatkan masyarakat khususnya warga Kota Metro,” tukasnya.

Nampak hadir dalam kegiatan tersebut, Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Staf Ahli Wali Kota Metro, para Asisten Setda Kota Metro, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Metro, para Kepala Bagian Setda Kota Metro, Kepala BPJS Kota Metro, Direktur UPTD RSUD Jenderal Ahmad Yani Kota Metro, Direktur UPTD RSUD Sumbersari Bantul Metro, Direktur RS Swasta se-Kota Metro, Kepala UPTD Puskesmas se-Kota Metro, Ketua TP PKK Kota Metro, Ketua GOW Kota Metro, Ketua DWP Kota Metro, Ketua Organisasi Profesi se-Kota Metro, Pimpinan Klinik se-Kota Metro, Pimpinan Apotek se-Kota Metro, Pimpinan Toko Obat se-Kota Metro, Pimpinan Institusi Pendidikan Kesehatan se-Kota Metro dan Pimpinan Institusi Pendidikan Kesehatan se-Kota Metro.
(ADV)

Pemkot Metro Telah Membentuk TPK Sebanyak Ratusan Tim Untuk Percepatan Penurunan Stunting di Kota Metro Tahun 2023

METRO, GSC. Rapat Koordinasi Penguatan Tim Pendamping Keluarga (TPK) Beresiko Stunting dalam rangka percepatan penurunan stunting di Kota Metro tahun 2023 digelar di lingkungan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro, Selasa, 7/11/2023. Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin sebut sivitas akademika punya peran penting.

Menurut Wahdi, kampus merupakan tempatnya sivitas akademika, di mana dalam hal pencegahan stunting itu diperlukan peranan kaum akademisi sebagai salah satu subjek dari konsep multi pihak, atau pentahelix.

“Alasan khusus kenapa kegiatan hari ini dilaksanakan di kampus, karena salah satu tugas kampus itu bersama ya. Saya sampaikan dalam pentahelix nya ya begitu. Akademisi kan saya kira penting sekali dalam hal semacam ini,” kata Wahdi.

“Saya sampaikan tadi, karena ada guru besar di sini, ada doktor juga ya, kita posisikan di sini Tri Dharma Perguruan Tinggi-nya itu ya. Tri Dharma Perguruan Tinggi itu kan begitu, pendidikan, penelitian dan pengabdian,” lanjutnya.

Diketahui, dalam rangka mendukung upaya tercapainya percepatan penurunan angka prevalensi stunting, Pemerintah Kota (Pemkot) Metro telah membentuk TPK sebanyak ratusan tim, yang mana telah dikuatkan dengan terbitnya Surat Keputusan Wali Kota Metro Nomor : 184/KPTS/D.8/2022 tentang Penetapan Tim Pendamping Keluarga berisiko Stunting dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting.

TPK sendiri beranggotakan Bidan, Kader PKK dan Kader KB. Dalam hal ini, Pemkot Metro bersama lintas sektor terkait, senantiasa berkomitmen kuat dan memberikan perhatian serius terhadap isu tersebut, terutama agar anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal, disertai kemampuan emosional, sosial, dan fisik yang siap untuk belajar, serta mampu berinovasi dan berkompetisi di tingkat global.

“Sama seperti kita mau menciptakan sesuatu, maka yang menciptakan itu harus baik. Kemudian juga fungsi yang ke dua menjaga wanita hamil. Jadi, saya kira kita ini punya paket lengkap ya dan memang itu sudah dikenal nasional. Misalnya Maternal Early Warning Score System atau MEWSS, yang saya buat itu, itu sudah bisa diambil di Playstore. Jadi, itu semua harus digunakan dengan baik oleh TPK,” papar Wahdi.

“Termasuk pencegahan stunting, karena itu kan proses ya. Tidak kemudian serta-merta terkena stunting, tidak. Itu mulai dari remaja, kemudian pernikahannya dulu, diberi edukasi bahwa nikah tepat waktu reproduksinya bagus, di waktu hamil dan saat proses persalinan itu dijaga dengan baik,” urainya.

Kepala Daerah yang notabenenya merupakan dokter bergelar konsultan itu menyebut, tujuan kegiatan itu diinisiasi merupakan suatu tindakan konkret sebagai wujud komitmen pemerintah, dalam upaya mengurangi angka prevalensi stunting di Bumi Sai Wawai.

“Tentu kita semua bertujuan untuk hal-hal yang baik, dalam hal ini menjaga stunting ya. Jadi, stunting itu adalah kejadian kronis yang terjadi akibat kurang gizi kronis. Pemkot Metro dalam hal pencegahan stunting ini akan terus secara konsisten tidak akan berhenti sampai Indonesia emas 2037,” tandasnya.
(ADV)

Ketua DPC GRANAT Metro Sosialisasikan Tentang Bahaya P4GN Kepada Pengurus DPACK Metro

METRO, GSC. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Granat Metro gelar sosialisasi pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN) kepada Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) dan Dewan Pimpinan Anak Cabang Khusus (DPACK) sekota Metro, Jum’at, 3 November 2023.

Ketua DPC Granat Kota Metro, Wahdi Siradjuddin mengatakan, harapannya dengan bekal pemahaman tentang P4GN bagi anggota Granat di DPAC-DPACK, kita dapat berguna bagi warga sekitar, terutama di tempat kita tinggal agar terhindar dari dampak buruk narkotika.

“Dengan berbekap pengetahuan P4GN, harapannya para anggota bisa lebih peka soal dampak bahaya narkotika di lingkungan sekitar dan memberi pemahaman pada generasi muda lainnya agar terhindar dari pengaruh narkotika,” kata Wahdi.

Wahdi juga mengatakan, bagi para peserta yang mengikuti kegiatan sosialisasi ini ke depannya mampu mengedukasi, minimal orang-orang di lingkaran keluarga dan saudara tentang bahaya narkotika.

“Dengan bekal tentang P4GN, harapannya peserta bisa mengimplementasikannya minimal dimulai dari orang-orang terdekat. Ya, dimulai dari pemahaman tentang bahaya narkotika,” tuturnya.

Wahdi menjelaskan, peredaran narkotika hari ini sangat masif, bahkan hingga pada hal-hal yang sulit terjangkau bagi orang tua dan keluarg.

“Banyak ditemui kasus penyebaran narkotika lewat jajanan anak-anak seperti permen. Hal itu sangat sulit terjangkau dari pantauan orang tua. Narkotika sangat mengancam sekali bagi masa depan anak. Maka paling tidak kita harus membuka mata lebar-lebar dan paling tidak bisa mengidentifikasi ciri-ciri pengguna narkoba, supaya kita tahu langkah apa yang harus diambil ketika ada orang dekat kita sudah terjangkit narkotika,” ujar Wahdi.

Saya tekankan, lanjut Wahdi, upaya antisipasi pencegahan tidak selesai hanya di lingkungan keluarga dan saudara, tapi membutuhkan jangkauan yang lebih luas, misal sekolahan.

“Maka saya tekankan bagi para guru di sekolah agar lebih cermat dalam memantau para siswanya. Bekal pengetahuan tentang P4GN perlu dipahami sebagai bentuk edukasi dan antisipasi penyebaran narkotika di lingkungan sekolah,” pungkas Wahdi.
(ADV)

Ikuti Raimuna Daerah IV 2023, Kwarcab Pramuka Kota Metro Kirim 96 Pramuka Penegak dan Pandega

METRO, GSC. Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Metro mengirimkan 96 anggota Pramuka Penegak dan Pandega untuk mengikuti Raimuna Daerah IV tahun 2023 di Kota Bandarlampung.Keberangkatan kontingen Raimuna tersebut dilepas Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman, Senin (31-10-2023).

Dalam sambutanya, Qomaru mengatakan, Gerakan Pramukan memiliki peran strategis sebagai wadah pembinaan mental dan karakter generasi muda, khsusnya di Kota Metro.

“Pramuka juga sebagai wadah memupuk persahabatan dan persaudaraan dan nilai-nilai kepedulian sosial kepada generasi muda sebagai penerus pembangunan bangsa,” kata Qomaru.

Dia berharap, melalui Raimuna Daerah, anggota Pramuka Kota Metro banyak mendapatkan pengetahuan sebagai bekal meningkatkan peran aktif dalam mendukung program pembangunan.

“Kegiatan ini juga akan menjadi pengalaman untuk kalian beradaptasi dengan masalah-masalah apa saja yang ada dan bisa menjadi bekal masa depan, juga peran aktif dalam mendukung program pembangunan,” terangnya.

Dia juga berpesan, kepada kontingen Raimuna tersebut agar selalu menjaga nama baik Kota Metro. “Jaga kekompakan, tanamakan semangat persaudaraan dan kebersamaan. Selalu nama jaga nama baik Kota Metro,” pintanya.

“Kepada pembina serta pendamping agar senantiasa mengawasi dan membina serta mengarahkan peserta kontingen untuk menjaga kedisiplinan dan mematuhi segala peraturan yan berlaku,” pungkasnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro Suwandi mengatakan, Raimuna ini ada sarana edukasi bagi anggota Pramuka Penegak dan Pandega atau jejang SMA/Sederajat dan Mahasiswa.

“Kegiatan ini juga kita sesuaikan dengan kurikulum merdeka dalam rangka pembentukan karakter anak, profil pelajar Pancasila, dan semua kegiatan edukatif serta inovatif dan kreatif dalam rangka membentuk karakter generasi muda yang lebih baik lagi,” terangnya.
(ADV)

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-95 Pemkot Metro Gelar Upacara Bendera

METRO, GSC. Pemerintah Kota (Pemkot) Metro menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 95. Acara berlangsung di Lapangan Samber Park kota setempat, Sabtu (28/10/2023).

Walikota Metro, Wahdi mengatakan, pada tanggal 28 Oktober 1928 Pemuda telah mengikrarkan diri satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa.

“Anak-anak muda merupakan investasi besar sumber daya manusia ini, termasuk kita sudah menggapainya 2045 dengan generasi emas Metro cemerlang (Gemerlang). Mudah-mudahan anak-anak muda kita menjadi anak-anak yang sehat, kuat, semangat, dan berbudi pekerti yang baik untuk membangun Indonesia tercinta,” katanya.

“Kita mengapresiasi kepada kepala sekolah dan guru-guru yang sudah membangkitkan kembali nilai-nilai nasionalisme, dan nilai perbedaan dinamika kepada anak-anak muda,” imbuhnya.

Walikota berpesan kepada anak-anak muda khususnya pelajar di Bumi Sai Wawai harus menjaga Kota Metro, dan menghindari hal-hal yang berbau negatif. Karena, Kota Metro adalah kota berpendidikan, kota berbudaya dan sebagainya.

“Untuk mengenai hal-hal seperti maraknya geng motor, kita sudah berbicara dengan forkopimda mulai dari dengan tokoh-tokoh masyarakat untuk kita menjaga semuanya, ujarnya.

Saya kira mereka harus betul-betul tahu berada dimana, untuk itu saya kira kepada pihak-pihak yang berwenang dalam hal ini termasuk Pemerintah Kota Metro bersama forkopimda, Polres, serta Kodim, sudah sama-sama membicarakan hal tersebut,” pungkasnya.
(ADV)

Presiden Joko Widodo Memuji Pemkot Metro Soal Peningkatan dan Membentuk Karakter Sehingga Bisa Menciptakan SDM Yang Unggul

METRO, GSC. Pemerintah Kota (Pemkot) Metro sangat merasa bangga atas apa yang disampaikan Presiden Republik Indonesia (RI) saat menyambangi kota yang berjuluk Bumi Sai Wawai.

Pasalnya, Presiden Joko Widodo memuji soal peningkatan dan membentuk karakter sehingga bisa menciptakan SDM yang unggul.

Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin mengatakan, sebelumnya presiden telah melakukan kunjungan ke Lampung dan melewati Kota Metro sebanyak tiga kali. Namun, ini merupakan kesan pertama saat presiden mau bersinggah dan melihat langsung proses pembelajaran.

“Jadi, Pak Presiden datang dan meninjau langsung proses pembelajaran di SMK Negeri 3 Metro. Beliau sangat terkesan, bahkan hingga menyebut SMK Negeri 3 menjadi sekolah yang hebat bisa mencetak pelajar yang unggul,” kata Wahdi, Jumat, 27 Oktober 2023.

Wahdi menyebut, untuk meningkatkan kualitas SDM pendidikan yang unggul sehingga bisa menciptakan generasi emas metro cemerlang (Gemerlang).

“Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas mutu saya turun ke SMA/SMK untuk menjadi inspektur dan membentuk karakter building untuk SDM dan menciptakan gemerlang,” ungkapnya.

“Bahkan, tadi disampaikan juga oleh Kepala Dinas Provinsi kepada pak gubernur untuk sekolah tingkat SMA/SMK bisa ditulis Gemerlang semua,” lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala SMK Negeri 3 Metro, Erlian Eka Damayanti sangat merasa bangga saat orang nomor satu datang di sekolah kejuruan yang fokus pada mesin industri.

“Kita sangat bangga dan bahagia karena pak Presiden telah datang ke SMK Negeri 3 Metro untuk melihat langsung workshop. Bahkan, beliau juga sangat bangga dengan prestasi di sekolah kami yang hingga ke kancah internasional. Tadi pak presiden juga telah melihat praktek langsung anak-anak kita dan yang paling penting memiliki karakter yang luar biasa,” kata dia.

“Kita juga tadi ada bantuan dari presiden berupa cuting laser yang harga nya Rp 400-500 juta dimana nantinya akan dipergunakan untuk menunjang sarana dan prasarana sekolah untuk praktek para siswa,” pungkasnya.
(ADV)

Pemkot Metro Mengajak Semua Kalangan Untuk Dapat mewujudkan Kota Metro Menjadi Kota Literasi

METRO, GSC. Bunda Literasi Kota Metro, Silfia Naharani berupaya membentuk sentra-sentra kreatif, melalui pelatihan dan bimbingan masyarakat, dengan menggerakkan SDM di perpustakaan kelurahan.

“Dikarenakan Bunda Literasi itu sampai di tingkat kelurahan, maka kita juga melakukan pembinaan di tingkat kelurahan. Tentunya juga dibimbing oleh Dinas Perpus. Kemudian, kita juga berharap di perpustakaan di kelurahan tidak hanya sekedar untuk tempat membaca, tapi di situ juga bisa juga untuk tempat pelatihan,” kata Silfia, saat menghadiri kegiatan Hari Kunjung Perpustakaan (HKP), di Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispusarda) setempat, Kamis, 26/10/2023.

“Seperti yang sudah ditampilkan di sini ini, itu adalah hasil dari teman-teman yang sudah dilatih oleh perpustakaan. Sehingga menjadi jembatan pemerintah untuk membentuk sentra-sentra kreatif di kelurahan. Antara lain, kita optimalkan di perpustakaan kelurahan,” sambungnya.

Dia berharap, tapi juga dapat direalisasikan. Pemerintah Kota (Pemkot) Metro mengajak semua kalangan untuk dapat mewujudkan misi tersebut.

“Kita berharap Metro benar-benar menjadi kota literasi dalam rangka pencapaian Generasi Emas Metro Cemerlang. Berarti, bukan sekadar slogan saja, tapi benar-benar terimplementasi. Metro ini juga berusaha menggerakkan komunitas yang bergerak di budaya, ataupun finansial dan lain-lain,” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin mendorong diterapkannya literasi digital yang terdiri dari empat pilar penting, guna mengenalkan dan memberikan pemahaman mengenai perangkat teknologi informasi dan komunikasi, yakni digital skill, digital culture, digital ethics, dan digital safety.

“Seperti misalnya ya, banyak sekali hasil tulisan yang kalau kita lihat dari anak-anak kita, itu saya kemarin sudah mendapatkan kurang lebih sekitar 50 karya-karya, termasuk dari guru-gurunya. Nah, ini merupakan salah satu juga dari bagian itu, tapi banyak sekali hasilnya. Nah, kalau tadi itu dimasukkan ke digital kan enak sekali kan literasi nya. Dimasukkan digital, maka orang yang mudah untuk membaca,” tandasnya.
(ADV)

Pemkot Metro Menjamin Kebutuhan Air Warga saat Musim Kemarau

METRO, GSC. Walikota Metro Wahdi Siradjuddin menjamin ketersediaan air bersih dan pasokan air yang mampu menjangkau sejumlah wilayah terdampak kekeringan akibat el nino.

“Pihak Pemkot Metro terus berusaha memenuhi kebutuhan air warga di beberapa wilayah terdampak kemarau,” kata Wahdi, Rabu, 25 Oktober 2023.

Pemkot Metro melalui BPBD mengerahkan satu unit mobil bantuan air bersih ke sejumlah wilayah terdampak kekeringan.

Mobil yang mengangkut tandon air berkapasitas 1.100 liter itu menyasar Kelurahan Tejosari, Metro Timur dan wilayah permukiman padat penduduk di Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat.

Pihak Pemkot Metro memastikan akan tanggap mengatasi kekeringan sampak kemarau yang melanda selama tiga bulan terakhir.

Wahdi menambahkan, layanan distribusi air bersih akan terus digulirkan hingga situasi kembali normal.

“Kebituhan air bersih semaksimal mungkin kami sediakan bagi warga terdampak kekeringan,” tuturnya. (ADV)

Walikota Metro Katakan Pengajian Akbar Yang di Gelar Pemprov Lampung Untuk Meningkatka Literasi Masyarakat Tentang Agama Islam

METRO, GSC. Pemerintah Provinsi Lampung menggelar pengajian akbar di Lapangan Iringmulyo, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro, Selasa, 24 Okober 2023.

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengatakan, pengajian akbar ini digelar sebagai upaya dari Pemprov Lampung membangun kesadaran masyarakat serta meningkatkan nilai taqwa masyarakat.

“Pengajian akbar ini diadakan bertujuan untuk memberikan pencerahan bagi masyarakat tentang ajaran Islam, juga agar masyarakat menjalankan kehidupan dengan pondasi agama yang kuat,” kata Arinal.

Arinal juga mengatakan, pengajian akbar ini akan diadakan di seluruh Kabupaten/Kota di Lampung.

“Pengajian akbar akan digelar di seluruh Kabupaten/ Kota di Lampung. Hari ini di Kota Metro, besok giliran di kabupaten lain,” ujar Arinal.

Sementara, Walikota Metro Wahdi Siradjuddin dalam kesempatannya menuturkan bahwa, pengajian akbar ini diadakan untuk meningkatkan literasi masyarakat tentang agama Islam.

“Tujuan digelar acara ini diantaranya; meningkatkan kesadaran pada diri terhadap pengetahuan, wawasan, dan ilmu agama Islam. Mengetahui bagaimana perilaku yang baik dan buruk dalam berbagai aspek, baik sesama manusia maupun makhluk hidup lainnya,” pungkas Wahdi.

Wahdi berharap, kegiatan semacam ini bisa diadakan secara rutin agar iman masyarakat selalu terjaga.

“Harapannya pengajian semacam ini bisa diadakan rutin demi menjaga ketaqwaan diri, terutama seluruh masyarakat Kota Metro,” pungkas Wahdi.

Diketahui, pengajian akbar tersebut dihadiri oleh Forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda), masyarakat dan pelajar Kota Metro. (ADV)

Translate »