Ketua DPC GRANAT Kota Metro Wahdi Sirajuddin Meminta Anggotanya Jalankan Intruksi Presiden Nomer 2 Tahun 2021

METRO, GSC. Walikota Metro, Wahdi Siradjuddin mengingatkan kepada para anggotanya untuk melakukan upaya preemtiv dan preventif akan bahaya penyalahgunaan narkoba dan berkolaborasi dengan organisasi lain serta media massa, hal ini disampaikan pada saat rapat koordinasi DPC Granat di Ballroom Hotel Grand Skuntum, Kamis (18/01/2024).

“DPC Granat menjalankan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021 tentang P4GN, bahwa sumber daya manusia adalah investasi besar bangsa ini.”

“Akan jauh lebih hebat ketika sumber daya manusianya kita fikirkan, terutama kita lihat bahwa dikalangan generasi Z dan X besar sekali terhadap bahaya penggunaan narkotika,” ucapnya.

Wahdi yang juga merupakan Ketua DPC Granat sangat khawatir jika angka pengguna narkoba di Kota Metro meningkat karena hal tersebut sangat melekat dengan perilaku kriminalitas.

“Tentu kita prihatin jika terjadi angka narkoba yang tinggi karena melekat sekali dengan kejahatan lainnya kita bisa lihat minuman keras dan lain sebagainya.”
Dirinya berharap organisasi seperti ini membantu kinerja pemerintah.

“Jadi pemerintah tentu harus dibantu dalam kerja pemerintah dan saya berharap kepada organisasi lainnya untuk membantu mejaga kota ini dengan sebaik-baiknya dan betul betul bernuansa pendidikan,agamis dan kondusif sehingga pembangunan semakin cepat dan orang-orang akan merasa nyaman,” tutur Wahdi.

Dalam pembahasan rapat tersebut,telah dibahas mengenai pencanangan Kota Metro sebagai Kota bersih dari narkoba di tahun 2027. Upaya-upaya tersebut mulai dari DPAC sampai DPACK yang berada di sekolah dan perguruan tinggi dan terus mengupayakan preventif (tindak pencegahan) dan preemtif (tindakan yang dilakukan pada tingkat proses pengambilan keputusan dan perencanaan), salah satunya melakukan edukasi serta mengajak peran serta dari tokoh agama, masyarakat dan adat.

Pemerintah juga harus memberikan ruang kreativitas, jangan sampai anak-anak tidak punya karena ini akan mudah sekali untuk pengedar memasukan narkoba serta mekanisme diri bahwa narkoba itu tidak baik dan memberikan penyakit.
(ADV)

PW IWO Lampung Siap Ambil Langkah Hukum Terkait Penggunaan Nama dan Lambang Tanpa Izin

LAMPUNG, GSC. Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW IWO) Lampung akan mengambil langkah hukum terkait adanya kelompok kelompok yang dengan sengaja menggunakan nama dan lambang organisasi IWO secara serampangan dan tanpa izin

Hal itu disampaikan sekertaris PW IWO Lampung, Ade Setiawan SH, melalui keterangan tertulisnya, Senin 15/10/2024.

Menurut Ade, langkah hukum yang diambil PW IWO Lampung terkait adanya sekelompok orang yang mengaku sebagai pengurus IWO baik di provinsi maupun di Kabupaten.

” yang terkini adanya pemberitaan di kabupaten Tulang Bawang Barat yang jelas jelas telah menjatuhkan nama baik organisasi, kita akan ambil langkah hukum bila masih mengatasnamakan IWO” kata Ade.

Dijelaskan oleh Ade, Organisasi IWO hanya ada satu dan sah secara hukum dan diakui legalitasnya oleh Kementrian Hukum dan HAM yang diketuai oleh Dwi Christianto.

” Perlu diketahui kepengurusan IWO Tubaba telah dibekukan PP IWO berdasarkan Nomor:007/PEM/PP-IWO/VIII/2023 oleh PP IWO. Perihal :Pembekuan Pengurus Daerah IWO Kab.Tubaba, Pertanggal 1 Agustus 2023. ” Jelas Ade.

” Berdasarkan AHU dengan nomor : 0001476.AH.01.08.TAHUN 2023, nomor akte perubahan nomor: 103/Pan – Mubes/IWO/IX/2033 tanggal 03-09-2023 Ketum IWO Dwi Cristianto SH.Msi telah mendapatkan keabsahan secara Hukum dan diakui oleh Negara dengan di keluarkannya SK Kemenkumham ” imbuhnya.

Lanjutnya, ada beberapa kelompok yang merasa tidak terima dengan keputusan Mubes 2 di Tangerang dan mengajukan gugatan secara perdata.

Kelompok tersebut antara lain Sonny Kushardian , Ade Mulyana, Yudistira dan Riko Amir Cs yang mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

” Selanjutnya pada 9 Desember 2023, gugatan yang mereka ajukan telah dicabut dengan nomor nomor : W10.U5/12790/HK.02/XII/2023. Artinya dalam hal konflik kepemimpinan sudah selesai secara hukum dengan adanya pencabutan gugatan tersebut” ungkap Ade.

Dikatakan Ade, pada kesempatan ini PW IWO Lampung menginformasikan kepada seluruh jajaran Pemerintah di Lampung bahwa Berdasarkan legal standing yang dimiliki organisasi IWO dibawah kepemimpinan Dwi Christianto sudah sah secara hukum.

” Saya rasa sudah cukup menjelaskan yang mana diakui oleh negara atau tidak.” Ujanya

Ade menegaskan, seharunya para pihak yang berkepentingan terutama pejabat daerah dapat dengan objektif untuk mengambil kesimpulan permasalah yang ada serta cermat melakukan verifikasi keabsahan organisasi.

” Jangan terpengaruh omongan dari oknum-oknum yang mengaku pengurus IWO, Namum kenyataannya sudah diberhentikan atau dibekukan kepengurusannya, terlebih tidak dapat menunjukkan dasar hukum yang sah” Ungkapnya

Ade kembali menegaskan, tidak segan segan mengambil langkah hukum apabila ada oknum yang mengaku dan mencatut nama IWO, apalagi dia bukan pengurus yang sah secara hukum.

” Akan kami ambil tindakan tegas secara hukum yang berlaku di Republik Indonesia.” Tegasnya.

Menurut Ade, dirinya telah berkoordinasi dengan tim hukum dan pengurus pusat IWO guna mengambil tindakan hukum tersebut.

” Pengambilan tindakan secara terukur tersebut sudah mendapatkan izin dari ketua umum PP IWO Dwi Chritianto beliau mendukung penuh penindakan oknum-oknum yang merugikan ” Tandas Ade.
(Yd)

5 Titik Paket Proyek Senilai Milayaran Rupiah Diduga Milik Oknum DPKPPCK Lamteng

LAMPUNG TENGAH, GSC. Dilema dan menjadi temuan disetiap akhir tahun, banyak sekali pekerjaan pengadaan jasa kontruksi yang belum selesai 100 persen, sesuai dengan jadwal yang ada dikontrak yang disepakati bersama.

Bahkan terdapat pekerjaan yang telah diperpanjang sampai akhir periode, tetapi tidak juga dapat diselesaikan oleh kontraktor pelaksana, dengan sumber dana khususnya APBD.

Dari keterangan Ketua IWO Lamteng, Tri Agus Kesuma menyebut bahwa ada dugaan kong kalikong antara pemenang tender proyek dengan orang Dinas Perumahan Kawasan Pemungkiman Pertanahan dan Cipta Karya ( DPKPPCK) Lamteng, seperti PPK, dan Kadis, seperti temuan timnya dilapangan, ada 5 titik pembangunan sumur bor komunal yang baru dikerjakan, dan dinilai hingga tanggal yang ditentukan dalam kontrak telah melebihi batas.

Hal itu terjadi seperti proyek pembangunan sumur bor komunal yang ada di 4 titik diKecamatan Lamteng, seperi :
1. Kel Bandar Jaya Barat Kec. Terbanggi Besar, Lamteng dengan nilai pagu Rp.579.997.655
2. Kamp Bina Karya Baru Kec.Putra Rumbia dengan pagu, Rp.580.000.000
3. Kamp Gaya Baru Kec Seputih Surabaya dengan pagu, Rp.Rp.566.822.956
4. Kamp Sumber Agung Kec Seputih Mataram, dengan pagu Rp.566.394.676
5. Kamp Gunung Batin Udik, Kec. Terusan Nunyai dengan pagu Rp.579,997,655.

Dimana dari ke 5 paket proyek tersebut di menangkan oleh CV. Andalan Berkah Jasa, dan Konsulatan CV. mega Cakra Persada.

“Sementara kontrak yang tertera pada papan informasi pada tanggal 27 Oktober – 15 Desember 2023, namun mirisnya hingga saat ini pekerjaan itu belum mencapai 50 persen dikerjakan,” ujar Try Agus, Rabu (27/12).

Menurutnya, atas pekerjaan yang tidak dapat diselesaikan sampai akhir tahun anggaran tersebut, seharusnya pihak PPK memutus kontrak pekerjaan itu dengan pihak kontraktor agar anggaran tersebut dikembalikan ke kas negara.

“Jika hal itu sepengetahuan PPK, maka kami mendesak pihak PPK memberikan teguran dengan memutus kontrak pekerjaan tersebut, karena telah melanggar kesepakatan yang telah tertera dalam kontrak yang di sepakati kedua belah pihak.

Apa bila pemutusan kontrak tidak dilakukan PPK, besar dugaan terdapat kesepekatan bersama yang intinya pekerjaan tetap dilanjutkan walaupun waktu pelaksanaan telah selesai, terhadap kondisi ini biasanya kepada kontraktor tidak dijatuhi denda keterlambatan dan pembayaran 100 persen bisa langsung masuk ke rekening kontraktor, dengan kata lain ada kesepaktan antara pihak PPK dengan pihak kontraktor,” ungkapnya.

Artinya jika tanpa sepengetahuan PPK, maka biasanya kontraktor pelaksana telah sepakat dengan konsultan pengawas untuk mendisain laporan pelaksanaan menjadi 100 persen selesai sesuai dengan kontrak, dan pada saat dilakukan pemeriksaan atas hasil laporan tidak dilakukan pengukuran secara detail dan terperinci sesuai kontrak.

Dari keterangan Kabid DPKPPCK Lamteng, Daniel menyebut bahwa pihaknya akan memutus kontrak pekerjaan tersebut, atau memberikan Adendum selama 50 hari kerja serta dikenakan denda, bahkan pembayaran sisa pekerjaan akan dibayarkan pada anggaran APBD P 2024.

“Jika mereka menolak untuk menerima Adendum, maka kontrak pekerjaan itu akan kita putus, karena menurut kontrak pekerjaan itu batas limit penyelesaiannya pada tanggal 28 Desember besok,”
ujar Daniel saat dikonfirmasi, Rabu (27/12).

Kondisi ini sering terjadi pada instansi non teknis dengan PPK belum berpengalaman, tidak mengerti membaca gambar, laporan kemajuan pekerjaan dan manajemen pelaksanaan konstruksi tidak berjalan sebagaimana mestinya. Sudah dapat dipastikan bahwa kondisi ini sangat merugikan instansi pemilik pekerjaan, dalam hal ini Pemkab Lamteng.

“Ada dugaan 5 paket proyek sumur bor komunal itu milik Kadis DPKPPCK Lamteng, Veni Libriyanto yang dipihak ketigakan oleh kontraktor berinisial (AS), untuk itu kami mendesak pihak yang berwenang dan Kejaksaan bisa turun kelapangan mengkroscek temuan kami itu. Dan kami akan melaporkan temuan itu kepada pihak APH,” tegasnya.
Red.

Gabungan Organisasi Wanita (GOW), PKK Bersama Pemkot Metro Meningkatkan Kualitas Sumberdaya Manusia (SDM)

METRO, GSC. Pemerintah Kota (Pemkot) Metro terus berkomitmen mewujudkan kesetaraan gender dan mendorong pemberdayaan perempuan di Bumi Sai Wawai.

Untuk itu, Pemkot melalui stakeholder terkait seperti Gabungan Organisasi Wanita (GOW), PKK dan lainya berupaya untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia (SDM) khususnya untuk kaum perempuan.

Hal ini juga selaras dengan capaian Pemkot Metro yang pernah meraih Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Peringkat Madya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (Kemen PPPA) yakni suatu penghargaan yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada pemerintah daerah atas komitmennya dalam upaya mewujudkan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin mengatakan, kemajuan peradaban suatu wilayah ditentukan dari kualitas SDM yang ada. Menurutnya, keluarga berkualitas menjadi barometer majunya perkembangan zaman.

“Dalam momen peringatan Hari Ibu ke-95 ini, tadi saya paparkan tentang sumber daya manusia yang dimulai tentu dari rumah, dari pasangan suami istri yang bercita-cita ingin melanjutkan pembangunan. Dalam hal ini, pembangunan sumber daya manusia, yang awalnya pasti terbentuk dari keluarga,” kata Wahdi, saat diwawancarai awak media usai menghadiri acara peringatan Hari Ibu ke-95 di Gedung Sessat Agung Bumi Sai Wawai (GSA-BSW), Kamis, (21/12).

“Kemudian yang ke dua, soal peran serta dalam pembangunan, terutama pembangunan di bidang perempuan. Soal perempuan ini kan banyak yang harus dibahas, apalagi perempuan itu komposisinya saat ini sdh mendekati dari pada laki-laki di Kota Metro. Bisa dilihat Kepala Dinas kita juga kan banyak yang perempuan, itu sudah memenuhi pencapaian 30 persen. Saya kira itu saja,” sambungnya.

Sementara itu, Penasehat GOW Kota Metro, Silfia Naharani menjelaskan, pihaknya selaku perpaduan dari berbagai organisasi perempuan seperti PKK dan DWP, berupaya melakukan pemberdayaan wanita melalui berbagai rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-95.

“Perempuan Berdaya Indonesia Maju, Perempuan Peduli Metro Ceria. Ini kan hari puncak nih, maka otomatis sebelumnya itu sudah ada rangkaian kegiatan ya. Seperti di bidang SDM, kita penguatan untuk UMKM nya, dengan melatih membuat lilin aromaterapi, bahkan dilombakan. Kemudian, mengantisipasi penyakit kanker, kita berkolaborasi dengan PKK dan YKI, mengadakan pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat atau IVA, lalu pemeriksaan payudara secara klinis atau Sadanis dan lainnya ya,” kata Silfia.

“Kemudian secara sosial kita membagi-bagikan bantuan kepada UMKM ya, yang memang kemarin belum tercover dari pemerintah, jadi betul-betul ditingkatkan. Lalu Hari Natal dan Tahun Baru nanti kita akan keliling ke saudara-saudara kita yang Nasrani, kemudian lansia yang sakit, peserta perempuan-perempuan penggerak yang ada di bawah, jadi kegiatan itu sudah dan akan kita selesaikan semua,” lanjutnya.

Mengenai kelancaran prosesi rangkaian kegiatan dan atas capaian yang berhasil diraih, Silfia mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan pihak yang terlibat, atas simpati, partisipasi, bantuan dan dukungan yang telah diberikan.

“Saya selaku penasihat GOW, Saya kira masyarakat sudah banyak tahu prestasi Kota Metro seperti itu dan tentunya prestasi itu didapat dengan kerjasama atau kolaborasi yang baik salah satunya mitra pemerintah yaitu perempuan ada di gow ada yang di DWP ada yang di PKK dan ada di banyak organisasi wanita gitu ya,” tandasnya.
(ADV)

Jelang Nataru 2023 Pemkot Metro Monitoring Harga dan Stok Bahan Baku Dalam Keadaan Aman

METRO, GSC. Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023 Tim Gabungan Pemerintah Kota Metro melakukan monitoring stok sembako dan memastikan kestabilan harga bahan pangan pokok strategis.

Dari pantauan Awak Media monitoring dilakukan di empat titik agen dan gudang bahan pangan pokok strategis. Keempat lokasi tersebut diantaranya Agen Cabai Haji Maksum di hamparan pasar cendrawasih, Kecamatan Metro Pusat.

Kemudian di Gudang Beras Anwar Bumi Jaya Sejati, Jalan WR Supratman, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Metro Utara. Kemudian di Agen Telur Cik Lina di Jalan Sawi, Kelurahan Iringmulyo, Kecamatan Metro Timur. Kota Metro.

Terakhir tim gabungan melakukan monitoring ke gudang sembako milik UD Bawang Lanang di Jalan Raya Stadion, Kelurahan Tejoagung, Kecamatan Metro Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo menjelaskan hasil monitoring yang dilakukan tim gabungan. Dirinya juga memastikan ketersediaan stok barang dan harga masih stabil dan aman.

“Berdasarkan hasil monitoring ketersediaan bahan pangan pokok strategis di Kota Metro aman. Stok menjelang Nataru aman. Tadi disampaikan oleh pengusaha siap membantu ketersediaan bahan pokok makanan,” kata dia usai monitoring bahan pangan di Metro, Selasa (19/13/2023).

Menurutnya, berdasarkan hasil pemantauan tersebut harga sejumlah bahan pokok di tingkat agen dan produsen cenderung menurun. Penurunan signifikan terjadi pada cabai merah yang sebelumnya Rp 70 Ribu perkilogram kini menjadi Rp 55 Ribu perkilogram.

“Harganya mulai turun, telur Rp 26 Ribu per kilogram, cabai merah Rp 55 ribu per kilogram, bawang merah Rp 24 ribu perkilogram, bawang putih kating Rp 34 ribu perkilogram, dan bawang putih onda Rp 29 ribu perkilogram,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, dari hasil monitoring untuk ketersediaan beras juga diklaim aman. Terlebih Bulog Sub Divre Lampung Tengah (Lamteng) juga masih menyiapkan stok beras cadangan.

Pihaknya juga bakal menanggulangi kenaikan harga bahan pangan pokok, Pemkot melalui dinas terkait akan menggelar Operasi Pasar maupun Penetrasi Pasar.

“Untuk beras tadi aman. Bulog juga masih ada cadangan. Operasi pasar kita lakukan. Kalau untuk kenaikan beras ada Bulog yang nanti kita datangkan untuk Penetrasi Pasar,” paparnya.

Karenanya ia mengimbau masyarakat agar tidak perlu khawatir dengan ketersediaan stok bahan pangan pokok. Masyarakat juga diimbau untuk berbelanja secukupnya sesuai dengan kebutuhan.

“Masyarakat tidak perlu khawatir. Tidak perlu berlebihan berbelanja, dan tidak usah berlebihan menampung di rumah, biasa-biasa saja,” pungkasnya.

Sementara itu, pemilik UD Bawang Lanang, Adri menjelaskan untuk persiapan Nataru stok di Bawang Lanang cukup. Untuk harga sementara ini cukup stabil.

“Untuk Bawang Lanang pemasaran kita se-Sumbangsel. Insya Allah sampai akhir tahun kita jamin aman,” ujarnya.

Diakuinya, menjelang perayaan Nataru tersebut yang menjadi kendala dalam proses pengiriman barang yakni dalam hal transportasi.

“Kendalanya hanya masalah angkutan atau transposrtasi. Kalau ini tidak macet di Merak, insya Allah aman,” katanya.

Meski demikian ia mengaku telah melakukan langkah antisipasi dalam masalah transportasi tersebut.

“Itu sudah kita antisipasi. Harapan seluruh pengusaha nanti transportasi bisa lancar,” tutupnya.

Terpisah, Dewi warga Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur mengatakan bahwa sejumlah harga kebutuhan pokok pangan di Metro cenderung naik.

Apapun kenaikan harga tersebut seperti harga cabai rawit Rp 45 ribu per kilogram, cabai caplak Rp 105 ribu per kilogram, cabai merah Rp 85 ribu per kilogram, bawang merah Rp 32 ribu per kilogram, dan bawang putih Rp 40 ribu per kilogram.

“Cabai masih mahal, cabai merah dan cabai caplak harganya masih mahal. Sayur-sayuran juga masih mahal. Labu siam Rp12 ribu per kg, wortel Rp14 ribu dan kol Rp15 ribu per kg,” kata dia.

Ia berharap menjelang Nataru ini harga kebutuhan pokok stabil dan tidak mengalami kenaikan. Sehingga kebutuhan lainnya juga dapat terpenuhi.

“Harapannya harga bisa stabil dan tidak melonjak tinggi. Sehingga bisa memenuhi kebutuhan pokok makanan sehari-hari,” tandasnya.
(ADV)

Disperdag Prov Lampung, Disdag Kota Metro Bersama PT Wahana Rahaja Gelar Pasar Murah

METRO, GSC. Guna menekan harga sembako, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperdag) Provinsi Lampung bekerjasama dengan Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Metro dan PT. Wahana Rahaja melaksanakan pasar murah di pasar Kopindo, Selasa (12/12).

Pengawas perdagang, Disperindag Provinsi Lampung Rudi Sy mengatakan operasi pasar kali ini terdapat empat bahan pokok yang dijual dibawah harga Harga Eceran Tertinggi (HET) yang disubsidi oleh Pemprov Lampung, yakni beras SPHP, gula pasir, cabai merah, dan minyak goreng.

“Operasi pasar, empat produk ya. Yang pertama beras SPHP ini dari Bulog dijual dengan harga Rp.51 ribu. Kalau HET-nya kan Rp.54 ribu. Kemudian gula Rp.12 ribu, minyak goreng dijual Rp.12.500 lalu cabai merah dijual Rp.60.000/kg. Jadi ini disubsidi oleh Pemerintah Provinsi Lampung,” katanya.

Ia juga mengungkapkan jika subsidi operasi pasar ini merupakan arahan dari Gubernur Lampung. Hal ini bertujuan guna antisipasi adanya inflasi di akhir tahun hari besar natal dan tahun baru.

“Atas arahan pak gubernur pak Arinal, operasi pasar ini membantu masyarakat dan juga mengantisipasi kenaikan harga bahan komoditas pokok terutama menjelang natal dan tahun baru. Jadi, biasanya kita tahu kalau menjelang natal dan tahun baru itu ada pergerakan harga, meningkat dengan meningkatnya permintaan. Jadi, kita antisipasi mulai operasi pasar disubsidi,” paparnya.

Dengan adanya operasi pasar ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemprov Lampung berupaya menjaga stabilisasi harga bahan pokok terjaga selama pergantian tahun 2023 nantinya.

Sementara itu, Kepala Disdag Metro, Elmanani mengatakan dalam kegiatan ini Pemerintah Provinsi Lampung telah menyiapkan empat produk bahan pangan yang dapat dibeli masyarakat dengan harga murah.

“Kalau jenis ini ada 4 macam produk, beras, minyak, cabai dan gula pasir. Dan ini memang murni kegiatan Provinsi Lampung kita Kota Metro diminta menyiapkan tempat agar provinsi bisa gelar kegiatan pasar murah ini,” ujarnya.

Kemudian ia menyampaikan antusias masyarakat sangat tinggi sekali, bahkan dalam waktu dua jam operasi pasar ini sudah habis terjual.

“Alhamdulillah dalam waktu dua jam semua barang habis terjual,” ucap Elmanani.

Selain itu, Elmnani menjelaskan bahwa kegiatan pasar murah yang diadakan oleh provinsi tersebut untuk membantu masyarakat agar dapat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang relatif murah.

“Harapannya, kegiatan pasar murah ini dapat memberikan dan mengurangi tekanan inflasi yang di pasar,” jelasnya.

Ia menambahkan, Pemkot Metro sendiri juga akan melaksanakan kegiatan yang sama agar masyarakat setempat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga yang murah.

“Iya tunggu saja nanti, tidak usah nunggu tahun baru. Dekat-dekat Nataru nanti kita akan laksanakan penetrasi pasar,” tandasnya.
(Yd)

Oknum Polisi Sat Lantas di Pos Balaraja Halang-Halangi Wartawan Yang Hendak Meliputan

BALA RAJA TANGERANG, GSC. Tepat nya pagi hari saat itu di jln sedang ramai ada lampu merah ada satlantas sedang berjaga di lampu merah bala raja, saat itu oknum polisi memberhentikan beberapa motor, salah satu saya wartawan dri garda surya news .

Saat dikompirmasi agung seorang wartawan garda surya news. seorang polisi mengusir sya sebagai wartawan, dan dia mengatakan udh pergi sana kita lagi tugas dari pada sya emosi, begitukah sikap seorang oknum polisi pada awak media , tidak mencerminkan seorang polisi , media dan kepolisian seharus nya harus saling kerja sama.

Dan wartawan bertanya kepada seorang pelanggar apakah anda di tilang dan seorang pelanggar berinisial ( Y) mengatakan tpi saya bayar pakai uang lalu di lepas dan tidak jdi di tilang , imbuh nya seorang pemuda yang sya tanya tersebut, kejadian tersebut terjadi pada tangga12_12_2023 kejadian tersebut terjadi di pos polisi Balaraja timur pada pagi hari

Silfia Naharani Beri Sambutan Pada Peringatan HDI

METRO, GSC. Staf Ahli Bidang I Wali Kota Metro, Silfia Naharani menyebut Pemerintah Kota (Pemkot) Metro berkomitmen wujudkan pembangunan inklusif dan ramah bagi penyandang disabilitas.

“Kota Metro telah merintis inklusivitas bagi penyandang disabilitas, dengan menjadi salah satu kota di Indonesia yang telah berkomitmen dalam upaya mewujudkan pembangunan inklusif dan ramah disabilitas, melalui penandatanganan Piagam Jaringan Wali Kota Indonesia untuk Kota Inklusif,” kata Silfia saat menyampaikan sambutannya dalam Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) tahun 2023 di Gedung Sessat Agung Bumi Sai Wawai (GSA-BSW), Senin, 11/12/2023.

Dalam kegiatan bertajuk “United In Action To Rescue And Achieve The SDGs For, With And By Person With Disabilities” itu, Silfia mengatakan, bahwa setiap warga negara memiliki berbagai hak yang harus dihormati, dipenuhi, dilindungi dan dimajukan, antara lain melalui pembangunan kesejahteraan sosial termasuk penyandang disabilitas.

Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan bagian integral dalam bagian implementasi Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Undang-undang Nomor 39 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia serta Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.

“Sebagai tindak lanjut undang-undang tersebut dan wujud kepedulian Pemkot Metro kepada penyandang disabilitas, maka diterbitkan lah Perda Kota Metro Nomor 13 Tahun 2016 Tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak-hak Penyandang Disabilitas, serta telah dibentuk Komite Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas Kota Metro,” tukasnya.

Dalam momen peringatan HDI 2023 itu, sejumlah produk seni, kerajinan dan makanan ringan hasil kreativitas penyandang disabilitas turut dipajang di pojok UMKM. Barang-barang komersil tersebut merupakan hasil karya sejumlah sekolah dan komunitas penyandang disabilitas di Bumi Sai Wawai, antara lain Persatuan Orangtua Disabilitas Intelektual Lampung (Pordila), Forum Keluarga Celebral Palsy Lampung (FKCP), Edukasi Mingguan RSUD Jenderal Ahmad Yani (Edumy), Persatuan Orangtua Anak.Dengan Down Syndrome (Potads), SLB Negeri Metro, SLB Catur Bina Bangsa Kota Metro, Himpunan Wanita Disabilitas Kota Metro (HWDI), SLB Insan Madani dan Komunitas Peduli Autis Lampung (Kopala).
(ADV)

Dekranasda Kota Metro Laksanakan Program PKW Kriya tahun 2023

METRO, GSC. Program PKW Kriya tahun 2023 ini, telah dilaksanakan oleh Dekranasda Kota Metro sejak 2,5 bulan lalu, yang sebagaimana dilaporkan oleh Penanggung Jawab Program yaitu Ibu Hamsiana, pada kegiatan Penutupan Program PKW 2023 – Kriya.

Para peserta mengikuti pembelajaran setiap hari Senin-jumat setiap siang hingga sore hari di Dekranasda Kota Metro.

Ketua Dekranasda Kota Metro, Silfia Naharani Wahdi mengatakan, tujuan dari program ini, sesuai dengan namanya yaitu pendidikan kecakapan Wirausaha (PKW) dengan memberikan pembekalan kepada masyarakat

“Nah, dalam hal ini, kami membimbing masyarakat mulai usia 18 hingga 25 tahun untuk menguasai berbagai jenis Kriya yang memiliki nilai jual, sehingga nantinya dapat merintis usaha dibidang Kriya,” kata dia, Senin, 11 Desember 2023.

Dia menjelaskan, Peserta PKW Kriya dari Dekranasda kota Metro, mendapatkan pembelajaran kriya yang cukup komplit, yaitu Kriya Batu, Kriya Tekstil, & Kriya Kayu dari 6 pengrajin mitra dari dekranasda Kota Metro sebagai pengajar.

“Secara khusus, kami menekankan sejak awal pembukaan program untuk memberikan ciri khusus Kota Metro pada setiap hasil kriya yaitu Leluak Tahambur, sehingga Produk kriya yang dihasilkan memiliki nilai jual yang lebih tinggi, khususnya di Propinsi Lampung,” jelasnya.

“Selanjutnya, dilakukan pameran Produk Kriya yang dilaksanakan bersamaan dengan acara penutupan ini, bisa dilihat berbagai produk kriya hasil pembelajaran selama 2,5 bulan,” imbuhnya.

Dia menyebut, peserta dapat membuat aneka asesoris batu seperti cincin, bros, dan gelang, yang tampaknya produk ini dipilih karena memiliki peluang penjualan yang tinggi.

“Dari kriya tekstil, peserta dapat membuat berbagai jenis tas dan dompet, yang dihias dengan motif tapis dan sulam usus yang tentu menjadi kebutuhan sehari-hari sekaligus kebutuhan souvenir Lampung,” ungkapnya.

Dia menambahkan, peserta juga dibekali dengan keahlian membatik, yang tentunya ini memiliki pangsa pasar yang luas di Indonesia.

“Karya batik dengan motif Leluak Tahambur (kupu-kupu beterbangan), tentunya akan menaikkan citra Kota Metro dimasa depan,” tambahnya.

Selanjutnya ketrampilan lain yang tak kalah menariknya, yang membekali para peserta ini adalah kriya kayu, yang mana peserta dapat membuat berbagai jenis pigura dan piagam bermotif Lampung, untuk memenuhi kebutuhan produk sejenis yang masih sangat minim ketersediaannya selama ini.

“Selain berbagai keahlian kriya, para
peserta juga dibekali pengetahuan untuk merintis usaha seperti pemasaran, keuangan,dan pemodalan,” lanjutnya.

Selain itu, peserta juga diberikan bantuan rintisan usaha berupa peralatan dan bahan produksi untuk tekstile, batu, dan kayu telah diserahkan kepada peserta.

“Rintisan usaha ini terbagi menjadi 8
kelompok Rintisan Usaha. Kami menekankan kepada para lulusan PKW
Kriya ini untuk terus mengasah ketrampilannya, sesuai ketertarikan terhadap masing-masing kriya, sehingga produk kriya yang dihasilkan semakin baik dan memiliki nilai jual yang tinggi, dan untuk itu Dekranasda Kota Metro siap menjadi mitra pemasarannya,” pungkasnya.
(ADV)

Pemkot Metro Meraih Penghargaan Anugerah Meritokrasi Dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN)

METRO, GSC. Pemerintah Kota (Pemkot) Metro kembali menorehkan prestasi tingkat nasional dengan meraih penghargaan Anugerah Meritokrasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) tahun 2023 atas keberhasilan penerapan sistem Merit dan indeks kualitas pengisian jabatan pimpinan tinggi (JPT).

Dari hasil penilaian KASN di 585 instansi pemerintah, Pemkot Metro mendapat nilai 294 atau kategori baik dalam penerapan sistem Merit dan 85,8 atau kategori baik untuk indeks kualitas pengisian JPT.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua KASN, Prof. Agus Pramusinto kepada Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin di Kraton Grand Ballroom Yogyakarta Marriot Hotel, Kamis.(7/12/2023)

Diketahui, sistem Merit merupakan salah satu sistem dalam manajemen sumberdaya manusia yang menjadikan kualifikasi, kompetensi dan kinerja sebagai pertimbangan utama dalam proses perencanaan, perekrutan, penggajian, pengembangan, promosi, disiplin dan pensiun pegawai.

Dalam sambutanya, Ketua KASN, Prof. Agus Pramusinto menjelaskan penghargaan meritokrasi merupakan apresiasi dan juga bukti atas pelaksanaan sistem Merit yang ada di instansi pemerintah baik itu kementerian, lembaga negara, pemerintah provinsi dan juga kota di Indonesia.

“Penerapan sistem Merit dalam manajemen arapatur sipil negara (ASN) akan menghasilkan SDM ASN yang berintegritas, profesional dan netral. Karena itu kita terus mendorong penerapan sistem Merit yang bagus,” jelasnya.

Menurutnya, ada delapan aspek penialaian dalam penerapan sistem Merit yakni perencanaan kebutuhan, pengadaan, pengembangan karir, promosi dan mutasi, manajemen kinerja, penggajian, penghargaan dan disiplin, perlindungan dan pelayanan dan sistem informasi.

“Dan penilaian indeks kualitas pengisian JPT ada beberapa dimensi penilaian yaitu dimensi persiapan pengisian JPT, pelaksanaan pengisian, pelaporan pengisian, inovasi manajemen pengisian dan pelanggaran sistem Merit dan pengisian JPT,” paparnya.

Sementara itu, Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin mengatakan, penghargaan ini diraih berkat kerja keras dan komitmen jajaran Pemkot Metro dalam penerapan sistem Merit dan pengelolaan manajemen SDM ASN yang ada di Bumi Sai Wawai.

“Alhamdulillah dan terimakasih kepada KASN atas penghargaan ini. Tentu diraihnya penghargaan ini berkat kerja keras dan komitmen kita dalam pengelolaan manajemen ASN yang baik,” katanya.

Ia menjelaskan, dalam penempatan pegawai, pihaknya lebih selalu melihat dari kompetensi dan kualitas dari ASN tersebut. Sebab, ini merupakan salah satu komitmen Pemkot Metro untuk mewujudkan tata pemerintahan yang baik.

Wahdi menambahkan, ke depan pihaknya akan berupaya agar penerapan sistem Merit di Kota Metro bisa lebih baik lagi dan hal ini tentu akan mewujudkan Good Governance dan juga berdampak ke pelayanan kepada masyarakat.

“Tentu penghargaan ini akan menjadi acuan kita untuk bekerja lebih baik lagi ke depannya. Untuk mewujudkan Kota Metro yang lebih baik lagi,” tandasnya.
(ADV)

Translate »