Pemkot Metro Menggelar Refleksi Akhir Tahun 2023

METRO, GSC. Pemerintah Kota (Pemkot) Metro menggelar refleksi akhir tahun 2023 yang merupakan suatu proses akuntabilitas dan transparansi kinerja sesuai dengan visi dan misi Presiden Republik Indonesia di Gedung Sesaat Agung Bumi Sai Wawai Kota Metro, Jumat (29/12).

Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kegiatan transparansi dari pelaksanaan pembangunan Kota Metro yang disampaikan ke masyarakat dan menjadi cermin untuk melakukan evaluasi terhadap capaian pembangunan di tahun 2021-2023 sehingga dapat dilakukan perbaikan secara berkelanjutan dimasa mendatang.

Selain itu, Refleksi Akhir Tahun juga merupakan momen berharga untuk bersyukur atas apa yang telah dicapai selama ini oleh Pemerintah Kota Metro.

“Tidak terasa sejak kami dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro pada tanggal 26 Februari 2021, sudah hampir tiga tahun menempuh perjalanan membangun Kota Metro dengan visi Kota Metro tahun 2021-2026 yaitu Terwujudnya Kota Metro Berpendidikan, Sehat, Sejahtera dan Berbudaya,”tuturnya.

Kemudian, dituangkan dalam lima misi pembangunan, yaitu mewujudkan kualitas pendidikan dan kebudayaan yang berdaya saing di tingkat nasional dan global dengan menjunjung tinggi nilai keagamaan, mewujudkan masyarakat sehat jasmani, rohani dan sehat secara sosial, meningkatkan kuantitas dan kualitas infrastruktur fisik secara efektif, efisien, berwawasan lingkungan, dan berkelanjutan.

“Serta meningkatkan masyarakat produktif, berdaya saing dalam bidang teknologi, inovasi dan ekonomi kreatif dan mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang baik dalam (Good Governance),” ujarnya.

Meski awal kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Metro sempat diwarnai dengan adanya Pandemi COVID-19 yang mulai melanda, menjadi salah satu tantangan tersendiri baginya untuk mencapai target pembangunan yang telah ditetapkan dalam RPJMD Tahun 2021-2026.

“Selain itu kondisi infrastruktur jalan provinsi dan kota yang mengalami kerusakan dan tantangan mempengaruhi mobilitas juga menjadi tantangan tersendiri bagi kami. Alhamdulillah berkat kolaborasi semua pihak, penanganan dan pengendalian Pandemi COVID-19 melalui penerapan PPKM dapat dilakukan secara maksimal sehingga kehidupan masyarakat berangsur membaik pasca pandemi COVID-19,”bebernya.

Hal tersebut dapat dilihat dari meningkatnya pertumbuhan ekonomi dari 2,91 persen di tahun 2021 yang sebelumnya menjadi 4,51 persen di tahun 2022, dimana pertumbuhan ekonomi di tahun 2020 sempat mengalami kontraksi di angka -1,79 persen akibat dampak dari COVID-19.

Wahdi menurutkan, dalam merealisasikan visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro Tahun 2021-2026 telah dirumuskan 14 Indikator Kinerja Utama dan juga ke dalam sembilan program prioritas Pembangunan yang ditetapkan dalam RPJMD 2021-2026.

“Dimana dari 14 indikator kinerja utama tersebut terdapat 11 indikator tahun yang sudah melampaui target yang ditetapkan di tahun 2023 yaitu Indeks Pembangunan Manusia sebesar 79,85, Angka Harapan Lama Sekolah mencapai 14,77 tahun, persentase peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)sebesar 102,22 persen, Angka Harapan Hidup mencapai 75,34 tahun, Persentase PPKS yang ditangani dan persentase penduduk miskin yang menurun mencapai 7,28 persen,” tuturnya.

“Lalu persentase kenaikan penduduk yang bekerja sebesar 4,8 persen, pertumbuhan investasi 3,5 persen, Nilai Reformasi Birokrasi 65,51, Nilai SAKIP 68,48, dan OpiniWTP dari BPK atas Pengelolaan Keuangan Daerah,” imbuhnya.

Wahdi juga membeberkan dalan Pembangunan Sumber Daya Manusia yang berkualitas di Kota Metro untuk mewujudkan Generasi Emas Metro Cemerlang (Gemerlang) perlu dilakukan secara komprehensif yang diperkuat dengan gerakan JAMA-PAI atau Jaringan Masyarakat Peduli Anak Ibu yang didasarkan pada siklus kehidupan manusia atau Continuum of Care Across the LifeCycle.

Pemerintah Kota Metro juga melakukan penguatan di sektor ekonomi untuk membangkitkan Kota Metro dari Pandemi COVID-19 melalui berbagai program berbasis masyarakat seperti Metro Bangga Beli (MB2), Metro Creative Hub, Sentra Kreatif Kota Metro (SEKAM),Bantuan Sapras Pertanian, Program Agroceria, penguatan ekonomi masyarakat melalui UMKM, Fasilitasi Pelaku UMKM dan juga pegendalian inflasi.

“Pembangunan infrastruktur seperti jalan, drainase, lampu jalan, jaringan internet dan berbagai fasilitas publik lainnya yang mendukung akses pelayanan juga menjadi prioritas untuk memperkuat pembangunan di berbagai sektor. Selain itu, perbaikan juga kita lakukan terhadap tata kelola pemerintahan juga terus menerus dilakukan untuk mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang baik (GoodGovernance), Terhormat, dan Bermartabat,” jelasnya.

Semua capaian pembangunan tersebut, menurut Wahdi merupakan hasil kerja keras yang dilakukan secara terencana dengan bersinergi antara Pemerintah Kota Metro, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Lampung.

Wali Kota Metro juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Forkopimda, Dunia Usaha, Perbankan, Perguruan Tinggi, Organisasi Masyarakat, komunitas, pers dan media massa serta seluruh komponen masyarakat yang senantiasa mendukung dan terlibat aktif dalam pembangunan di Kota Metro.

“Kami juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Gubernur Lampung yang telah mendukung pembangunan di Kota Metro melalui peningkatan infrastruktur, diantaranya pembangunan jembatan PGRI yang tembus ke Yosodadi, Jalan Soekarno Hatta dan Jalan Budi Utomo,” tandasnya.
(ADV)

Karang Taruna Kota Metro Masa Bakti 2023-2027 Resmi Dikukuhkan Walikota Wahdi Sirajuddin

METRO, GSC. Walikota Metro, Wahdi Siradjuddin mengukuhkan pengurus Karang Taruna kota setempat masa bhakti 2023-2027 di Wisma Haji Al-Khairiyah, Metro Pusat, Kamis (28/12).

Hadir dalam pengukuhan tersebut, Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung, Dendi Ramadhona, Wakil Wali Kota Qomaru Zaman, Ketua DPRD Kota Metro, Forkopimda Kota Metro serta pengurus Karang Taruna dari berbagai daerah di Provinsi Lampung.

Diketahui, Ketua Karang Taruna Kota Metro masa bhakti 2023-2027 masih dijabat oleh Welly Adiwantra dan Sekretaris Ferry Handono.

Wali Kota Metro, Wahdi mengucapkan selamat atas pengukuhan kepengurusan saat ini. Ia mengajak Karang Taruna Kota Metro untuk bersama-sama mendukung pemerintah dalam membangun Bumi Sai Wawai.

“Saya ucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru saja dikukuhkan. Semoga bisa bersama sama membangun kota Metro menjadi Kota emas di masa yang akan datang,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung Dendi Romadhona menegaskan bahwa Karang Taruna tidak dibenarkan untuk ikut aktif dibidang politik namun para pengurus dibolehkan untuk faham tentang perkembangan politik yang ada saat ini.

“Semoga Karang Taruna Kota Metro bisa bersinergi dengan pemerintah karena Karang Taruna merupakan anak kandung pemerintah,” tandasnya.
(ADV)

5 Titik Paket Proyek Senilai Milayaran Rupiah Diduga Milik Oknum DPKPPCK Lamteng

LAMPUNG TENGAH, GSC. Dilema dan menjadi temuan disetiap akhir tahun, banyak sekali pekerjaan pengadaan jasa kontruksi yang belum selesai 100 persen, sesuai dengan jadwal yang ada dikontrak yang disepakati bersama.

Bahkan terdapat pekerjaan yang telah diperpanjang sampai akhir periode, tetapi tidak juga dapat diselesaikan oleh kontraktor pelaksana, dengan sumber dana khususnya APBD.

Dari keterangan Ketua IWO Lamteng, Tri Agus Kesuma menyebut bahwa ada dugaan kong kalikong antara pemenang tender proyek dengan orang Dinas Perumahan Kawasan Pemungkiman Pertanahan dan Cipta Karya ( DPKPPCK) Lamteng, seperti PPK, dan Kadis, seperti temuan timnya dilapangan, ada 5 titik pembangunan sumur bor komunal yang baru dikerjakan, dan dinilai hingga tanggal yang ditentukan dalam kontrak telah melebihi batas.

Hal itu terjadi seperti proyek pembangunan sumur bor komunal yang ada di 4 titik diKecamatan Lamteng, seperi :
1. Kel Bandar Jaya Barat Kec. Terbanggi Besar, Lamteng dengan nilai pagu Rp.579.997.655
2. Kamp Bina Karya Baru Kec.Putra Rumbia dengan pagu, Rp.580.000.000
3. Kamp Gaya Baru Kec Seputih Surabaya dengan pagu, Rp.Rp.566.822.956
4. Kamp Sumber Agung Kec Seputih Mataram, dengan pagu Rp.566.394.676
5. Kamp Gunung Batin Udik, Kec. Terusan Nunyai dengan pagu Rp.579,997,655.

Dimana dari ke 5 paket proyek tersebut di menangkan oleh CV. Andalan Berkah Jasa, dan Konsulatan CV. mega Cakra Persada.

“Sementara kontrak yang tertera pada papan informasi pada tanggal 27 Oktober – 15 Desember 2023, namun mirisnya hingga saat ini pekerjaan itu belum mencapai 50 persen dikerjakan,” ujar Try Agus, Rabu (27/12).

Menurutnya, atas pekerjaan yang tidak dapat diselesaikan sampai akhir tahun anggaran tersebut, seharusnya pihak PPK memutus kontrak pekerjaan itu dengan pihak kontraktor agar anggaran tersebut dikembalikan ke kas negara.

“Jika hal itu sepengetahuan PPK, maka kami mendesak pihak PPK memberikan teguran dengan memutus kontrak pekerjaan tersebut, karena telah melanggar kesepakatan yang telah tertera dalam kontrak yang di sepakati kedua belah pihak.

Apa bila pemutusan kontrak tidak dilakukan PPK, besar dugaan terdapat kesepekatan bersama yang intinya pekerjaan tetap dilanjutkan walaupun waktu pelaksanaan telah selesai, terhadap kondisi ini biasanya kepada kontraktor tidak dijatuhi denda keterlambatan dan pembayaran 100 persen bisa langsung masuk ke rekening kontraktor, dengan kata lain ada kesepaktan antara pihak PPK dengan pihak kontraktor,” ungkapnya.

Artinya jika tanpa sepengetahuan PPK, maka biasanya kontraktor pelaksana telah sepakat dengan konsultan pengawas untuk mendisain laporan pelaksanaan menjadi 100 persen selesai sesuai dengan kontrak, dan pada saat dilakukan pemeriksaan atas hasil laporan tidak dilakukan pengukuran secara detail dan terperinci sesuai kontrak.

Dari keterangan Kabid DPKPPCK Lamteng, Daniel menyebut bahwa pihaknya akan memutus kontrak pekerjaan tersebut, atau memberikan Adendum selama 50 hari kerja serta dikenakan denda, bahkan pembayaran sisa pekerjaan akan dibayarkan pada anggaran APBD P 2024.

“Jika mereka menolak untuk menerima Adendum, maka kontrak pekerjaan itu akan kita putus, karena menurut kontrak pekerjaan itu batas limit penyelesaiannya pada tanggal 28 Desember besok,”
ujar Daniel saat dikonfirmasi, Rabu (27/12).

Kondisi ini sering terjadi pada instansi non teknis dengan PPK belum berpengalaman, tidak mengerti membaca gambar, laporan kemajuan pekerjaan dan manajemen pelaksanaan konstruksi tidak berjalan sebagaimana mestinya. Sudah dapat dipastikan bahwa kondisi ini sangat merugikan instansi pemilik pekerjaan, dalam hal ini Pemkab Lamteng.

“Ada dugaan 5 paket proyek sumur bor komunal itu milik Kadis DPKPPCK Lamteng, Veni Libriyanto yang dipihak ketigakan oleh kontraktor berinisial (AS), untuk itu kami mendesak pihak yang berwenang dan Kejaksaan bisa turun kelapangan mengkroscek temuan kami itu. Dan kami akan melaporkan temuan itu kepada pihak APH,” tegasnya.
Red.

Perkemahan Anak Islami ke 19 Tahun 2023 Diikuti 15 TPA

METRO, GSC. Sebanyak 300an anak dari 15 TPA mengikuti kegiatan perkemahan anak Islami yang diselenggarakan di Lapangan Sumbersari Bantul, Kecamatan Metro Selatan.

Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin mengatakan, pada perkemahan anak Islami ke 19 ini bertujuan untuk membentuk nilai-nilai serta melatih kemandirian dan disiplin anak agar tangguh.

“Harus hadir anak-anak yang tangguh, Soleh dan Solehah serta bertanggung jawab. Terlebih, mereka memiliki ketaqwaan dan budi pekerti. Tata laku dan bicara nya diberikan yang baik. SDM di negara yang kaya raya ini akan menjadi hebat,” kata dia, Minggu 24 Desember 2023.

Dia menyebut, dalam perhelatan Pramuka ini diikuti oleh beberapa TPA yang berasal dari Kabupeten Lampung Timur dan Lampung Tengah.

“Alhamdulillah, kali ini dimeriahkan juga dari Lampung Timur ada 3 TPA dan Lampung Tengah ada 4 TPA yang ikut serta. Ini juga merupakan persiapan membentuk SDM yang Gemerlang kedepannya di Indonesia emas 2045,” ungkapnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, mulai dari saat ini perlunya investasi bangsa SDM yang kuat dan selalu bertaqwa kepada Tuhannya.

Sementara untuk pembentukan akhlak Wahdi menyebut, karakter manusia itu dibentuk dari apa yg dilihat dan apa yang di dengar. Itu mulai dari kandungan, misalnya qolbu salim.

“Nah kalau itu sudah menjadi suatu kebiasaan dia berada dilingkungan mana, dikeluaga yang baik, akhlak yang baik, maka dia terbentuk nilai akhlakul kharimah, dimana nilai-nilai yang pada hakikatnya dan sejatinya sudah harus dihadirkan karena sudah diberikan oleh Allah SWT,” ungkapnya.

“Terlebih, dengan menghormati orang tua, menghormati guru, menghormati antar sesama, menghormati perbedaan semuanya lah,” pungkasnya.
(ADV)

Walikota Metro Serahkan Bantuan Kepada 532 Anak Yatim Piatu

METRO, GSC. Sebanyak 352 anak yatim piatu mendapat bantuan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Metro. Bantuan ini diserahkan oleh Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin di halaman Rumah Dinas Wali Kota setempat, Jum’at (22/12).

Bantuan senilai Rp. 250 ribu per anak ini diberikan sebagai bentuk perhatian dari Pemkot Metro yang dimaksudkan untuk keperluan sekolah anak, khususnya kepada anak yatim piatu tersebut.

Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin menjelaskan, kegiatan ini merupakan bentuk perhatian Pemkot Metro terhadap kesejahteraan masyarakat di Bumi Sai Wawai.

Dimana, dengan adanya bantuan ini diharapkan anak-anak yatim piatu di Kota Metro bisa membeli keperluan sekolahnya.

“Iya ini salah bentuk upaya kita dalam kesejahteraan masyarakat terutama anak yatim. Mudah-mudahan kedepan kegiatan ini bisa terus kita lakukan,” jelasnya.

Ia menegaskan, dalam penyaluranya bantuan ini tidak boleh dipotong dari jumlah uang yang sudah diberikan.

“Kita bekerjasama dengan PT. Pos Indonesia dalam penyaluran santunan. Dan saya tegaskan bantuan tersebut disalurkan dengan baik tanpa ada pemotongan,” tegasnya.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemkot Metro, Eka Syafrianto mengatakan, bantuan ini diberikan untuk mewujudkan anak-anak Generasi Emas Metro Cemerlang atau Gemerlang.

“Sebagai wujud nyata pemerintah dalam memperhatikan kesejahteraan kesejahtera masyarakatnya terutama anak-anak yatim piatu,kami memberikan sejumlah uang agar dapat membantu mereka untuk membeli keperluan sekolah selama libur panjang ini,” ucap Eka.
(ADV)

Gabungan Organisasi Wanita (GOW), PKK Bersama Pemkot Metro Meningkatkan Kualitas Sumberdaya Manusia (SDM)

METRO, GSC. Pemerintah Kota (Pemkot) Metro terus berkomitmen mewujudkan kesetaraan gender dan mendorong pemberdayaan perempuan di Bumi Sai Wawai.

Untuk itu, Pemkot melalui stakeholder terkait seperti Gabungan Organisasi Wanita (GOW), PKK dan lainya berupaya untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia (SDM) khususnya untuk kaum perempuan.

Hal ini juga selaras dengan capaian Pemkot Metro yang pernah meraih Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Peringkat Madya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (Kemen PPPA) yakni suatu penghargaan yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada pemerintah daerah atas komitmennya dalam upaya mewujudkan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin mengatakan, kemajuan peradaban suatu wilayah ditentukan dari kualitas SDM yang ada. Menurutnya, keluarga berkualitas menjadi barometer majunya perkembangan zaman.

“Dalam momen peringatan Hari Ibu ke-95 ini, tadi saya paparkan tentang sumber daya manusia yang dimulai tentu dari rumah, dari pasangan suami istri yang bercita-cita ingin melanjutkan pembangunan. Dalam hal ini, pembangunan sumber daya manusia, yang awalnya pasti terbentuk dari keluarga,” kata Wahdi, saat diwawancarai awak media usai menghadiri acara peringatan Hari Ibu ke-95 di Gedung Sessat Agung Bumi Sai Wawai (GSA-BSW), Kamis, (21/12).

“Kemudian yang ke dua, soal peran serta dalam pembangunan, terutama pembangunan di bidang perempuan. Soal perempuan ini kan banyak yang harus dibahas, apalagi perempuan itu komposisinya saat ini sdh mendekati dari pada laki-laki di Kota Metro. Bisa dilihat Kepala Dinas kita juga kan banyak yang perempuan, itu sudah memenuhi pencapaian 30 persen. Saya kira itu saja,” sambungnya.

Sementara itu, Penasehat GOW Kota Metro, Silfia Naharani menjelaskan, pihaknya selaku perpaduan dari berbagai organisasi perempuan seperti PKK dan DWP, berupaya melakukan pemberdayaan wanita melalui berbagai rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-95.

“Perempuan Berdaya Indonesia Maju, Perempuan Peduli Metro Ceria. Ini kan hari puncak nih, maka otomatis sebelumnya itu sudah ada rangkaian kegiatan ya. Seperti di bidang SDM, kita penguatan untuk UMKM nya, dengan melatih membuat lilin aromaterapi, bahkan dilombakan. Kemudian, mengantisipasi penyakit kanker, kita berkolaborasi dengan PKK dan YKI, mengadakan pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat atau IVA, lalu pemeriksaan payudara secara klinis atau Sadanis dan lainnya ya,” kata Silfia.

“Kemudian secara sosial kita membagi-bagikan bantuan kepada UMKM ya, yang memang kemarin belum tercover dari pemerintah, jadi betul-betul ditingkatkan. Lalu Hari Natal dan Tahun Baru nanti kita akan keliling ke saudara-saudara kita yang Nasrani, kemudian lansia yang sakit, peserta perempuan-perempuan penggerak yang ada di bawah, jadi kegiatan itu sudah dan akan kita selesaikan semua,” lanjutnya.

Mengenai kelancaran prosesi rangkaian kegiatan dan atas capaian yang berhasil diraih, Silfia mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan pihak yang terlibat, atas simpati, partisipasi, bantuan dan dukungan yang telah diberikan.

“Saya selaku penasihat GOW, Saya kira masyarakat sudah banyak tahu prestasi Kota Metro seperti itu dan tentunya prestasi itu didapat dengan kerjasama atau kolaborasi yang baik salah satunya mitra pemerintah yaitu perempuan ada di gow ada yang di DWP ada yang di PKK dan ada di banyak organisasi wanita gitu ya,” tandasnya.
(ADV)

Jelang Nataru 2023 Pemkot Metro Monitoring Harga dan Stok Bahan Baku Dalam Keadaan Aman

METRO, GSC. Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023 Tim Gabungan Pemerintah Kota Metro melakukan monitoring stok sembako dan memastikan kestabilan harga bahan pangan pokok strategis.

Dari pantauan Awak Media monitoring dilakukan di empat titik agen dan gudang bahan pangan pokok strategis. Keempat lokasi tersebut diantaranya Agen Cabai Haji Maksum di hamparan pasar cendrawasih, Kecamatan Metro Pusat.

Kemudian di Gudang Beras Anwar Bumi Jaya Sejati, Jalan WR Supratman, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Metro Utara. Kemudian di Agen Telur Cik Lina di Jalan Sawi, Kelurahan Iringmulyo, Kecamatan Metro Timur. Kota Metro.

Terakhir tim gabungan melakukan monitoring ke gudang sembako milik UD Bawang Lanang di Jalan Raya Stadion, Kelurahan Tejoagung, Kecamatan Metro Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo menjelaskan hasil monitoring yang dilakukan tim gabungan. Dirinya juga memastikan ketersediaan stok barang dan harga masih stabil dan aman.

“Berdasarkan hasil monitoring ketersediaan bahan pangan pokok strategis di Kota Metro aman. Stok menjelang Nataru aman. Tadi disampaikan oleh pengusaha siap membantu ketersediaan bahan pokok makanan,” kata dia usai monitoring bahan pangan di Metro, Selasa (19/13/2023).

Menurutnya, berdasarkan hasil pemantauan tersebut harga sejumlah bahan pokok di tingkat agen dan produsen cenderung menurun. Penurunan signifikan terjadi pada cabai merah yang sebelumnya Rp 70 Ribu perkilogram kini menjadi Rp 55 Ribu perkilogram.

“Harganya mulai turun, telur Rp 26 Ribu per kilogram, cabai merah Rp 55 ribu per kilogram, bawang merah Rp 24 ribu perkilogram, bawang putih kating Rp 34 ribu perkilogram, dan bawang putih onda Rp 29 ribu perkilogram,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, dari hasil monitoring untuk ketersediaan beras juga diklaim aman. Terlebih Bulog Sub Divre Lampung Tengah (Lamteng) juga masih menyiapkan stok beras cadangan.

Pihaknya juga bakal menanggulangi kenaikan harga bahan pangan pokok, Pemkot melalui dinas terkait akan menggelar Operasi Pasar maupun Penetrasi Pasar.

“Untuk beras tadi aman. Bulog juga masih ada cadangan. Operasi pasar kita lakukan. Kalau untuk kenaikan beras ada Bulog yang nanti kita datangkan untuk Penetrasi Pasar,” paparnya.

Karenanya ia mengimbau masyarakat agar tidak perlu khawatir dengan ketersediaan stok bahan pangan pokok. Masyarakat juga diimbau untuk berbelanja secukupnya sesuai dengan kebutuhan.

“Masyarakat tidak perlu khawatir. Tidak perlu berlebihan berbelanja, dan tidak usah berlebihan menampung di rumah, biasa-biasa saja,” pungkasnya.

Sementara itu, pemilik UD Bawang Lanang, Adri menjelaskan untuk persiapan Nataru stok di Bawang Lanang cukup. Untuk harga sementara ini cukup stabil.

“Untuk Bawang Lanang pemasaran kita se-Sumbangsel. Insya Allah sampai akhir tahun kita jamin aman,” ujarnya.

Diakuinya, menjelang perayaan Nataru tersebut yang menjadi kendala dalam proses pengiriman barang yakni dalam hal transportasi.

“Kendalanya hanya masalah angkutan atau transposrtasi. Kalau ini tidak macet di Merak, insya Allah aman,” katanya.

Meski demikian ia mengaku telah melakukan langkah antisipasi dalam masalah transportasi tersebut.

“Itu sudah kita antisipasi. Harapan seluruh pengusaha nanti transportasi bisa lancar,” tutupnya.

Terpisah, Dewi warga Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur mengatakan bahwa sejumlah harga kebutuhan pokok pangan di Metro cenderung naik.

Apapun kenaikan harga tersebut seperti harga cabai rawit Rp 45 ribu per kilogram, cabai caplak Rp 105 ribu per kilogram, cabai merah Rp 85 ribu per kilogram, bawang merah Rp 32 ribu per kilogram, dan bawang putih Rp 40 ribu per kilogram.

“Cabai masih mahal, cabai merah dan cabai caplak harganya masih mahal. Sayur-sayuran juga masih mahal. Labu siam Rp12 ribu per kg, wortel Rp14 ribu dan kol Rp15 ribu per kg,” kata dia.

Ia berharap menjelang Nataru ini harga kebutuhan pokok stabil dan tidak mengalami kenaikan. Sehingga kebutuhan lainnya juga dapat terpenuhi.

“Harapannya harga bisa stabil dan tidak melonjak tinggi. Sehingga bisa memenuhi kebutuhan pokok makanan sehari-hari,” tandasnya.
(ADV)

Walikota Metro Membuka talkshow dan Workshop Nature and Harmoni

METRO, GSC. Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin membuka talkshow dan workshop nature and harmoni yang dilaksanakan oleh PT Coca Cola Indonesia berkolaborasi dengan BNI dan Dinas LH di Rumah Wedana, Sabtu (16/2).

Wahdi mengatakan, talkshow dan workshop ini membahas tentang bagaimana mengatasi permasalahan tentang sampah. Dimana, sampah merupakan tanggung jawab bersama baik itu pemerintah, masyarakat dan pihak-pihak terkait.

“Masalah sampah ini butuh dikelola dengan baik. Dan paling penting yaitu kesadaran dari diri sendiri untuk tidak membuang sampah sembarangan maka akan selesai permasalahan sampah ini,” katanya.

Ia berharap, kedepan semua pihak bisa ikut berperan aktif untuk mengatasi masalah sampah ini. Hal ini, sesuai dengan tunjuan pembangunan berkelanjutan untuk membangun Metro lebih baik lagi dan SDM-nya yang perduli terhadap lingkunganya.

“Dan ini semua perlu dikerjakan secara gotong royong kita bersama. Kita ingin Metro kedepan bisa lebih baik lagi,” ucapnya.

Regional Corporate Manajer PT Coca Cola Indonesia Yayan Sofyan menjelaskan, dalam mengatasi permasalahan sampah semua stakeholder memiliki tanggung jawab dalam rangka mengurangi sampah dari sumbernya.

“Jadi kita ingin membantu pemerintah untuk mengurangi masalah sampah ini. Karena ini tanggung jawab kita bersama,” paparnya.

Menurutnya, di Kota Metro kolaborasi antara masyarakat, akademisi, pemerintah, pihak swasta dan lainya sangat baik dalam mengatasi permasalahan sampah ini.

Dimana, semua stakeholder berkolaborasi untuk memanfaatkan sampah untuk dibuat menjadi kerajinan yang bernilai ekonomis.

“Pilot project city waste management inikan hanya tiga kabupaten dan kota di Indonesia. Dan begitu kami masuk ke Metro ini kami kaget, ternyata di Metro semua stakeholder berperan aktif mengurangi sampah,” tandasnya.
(ADV)

Pemkot Metro Berhasil Meraih Nilai Tertinggi Terkait Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik se-Provinsi Lampung

METRO, GSC. Pemerintah Kota Metro berhasil meraih nilai tertinggi terkait kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik se-Provinsi Lampung. Penilaian ini dilakukan oleh lembaga independen Ombudsman Republik Indonesia.

Untuk diketahui, Ombudsman Republik Indonesia memiliki fungsi mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik yang diselenggarakan oleh Penyelenggara Negara di Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah.

Dalam rangka menjalankan fungsi tersebut, telah dilaksanakan Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2023
terhadap Kota Metro bersama Kementrian/ Lembaga/ Daerah lainnya dan Kota Metro mendapatkan predikat Kepatuhan Tinggi yang akan disematkan dalam acara yang bertajuk “Penguatan Pengawasan Pelayanan Publik dan Penyerahan Hasil Penilaian Kepatuhan Tahun 2023” Hari Selasa, 19 Desember 2023 di Hotel Grand Mercure Pelita, Enggal, Bandar Lampung.

Adapun agenda acara tersebut, yang pertama Refleksi Pelayanan Publik Tahun 2023 di Provinsi Lampung, dan kedua Penyerahan Hasil Penilaian Kepatuhan Tahun 2023 sekaligus Penganugerahan terhadap Predikat Kepatuhan Tinggi dan Testimoni.

Atas raihan ini, Walikota Metro, dr. H. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG(K), M.H berterimakasih dan memberikan apresiasi kepada semua pihak yang sudah bergotong-royong mewujudkan pelayanan publik yang terbaik untuk masyarakat Metro.

“Tentunya kami Pemerintah Kota Metro, mengucapkan terimakasih kepada Forkopimda, DPRD Kota Metro, Stakeholder, Swasta, dan seluruh lapisan masyarakat, yang telah bersama-sama mewujudkan pelayanan terbaik untuk kita nikmati bersama, salah satu wujudnya adalah melalui Mal Pelayanan Publik (MPP),” kata Wahdi.

Di kesempatan yang sama, Zaki Mubaroq Kepala Bagian Organisasi Setda Kota Metro menambahkan, Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik oleh Ombudsman RI, untuk Kota Metro meraih Nilai 80, 85, masuk Zona Hijau dan Kategori (B).

“Kota Metro meraih Nilai tertinggi se provinsi Lampung. Tahun lalu kita di zona kuning urutan 13 terbawah se Provinsi Lampung. Tahun ini yg masuk zona hijau di Lampung cuma Metro dan Waykanan. Tentunya ada peningkatan yang signifikan yang diraih Kota Metro,” katanya.
Red.

Ketum IWO Dwi Christianti Lantik Kepengurusan PW IWO Sulbar dan PD Mamasa Masa Bakti 2023-2028

MAMUJU, GSC. Ketua Umum Ikatan Wartawan Online (IWO) Dwi Christianto melantik Pengurus Wilayah (PW) IWO Sulawesi Barat (Sulbar) dan PD Kabupaten Mamasa periode 2023-2024.

Pelantikan tersebut digelar di Gedung Marasa Corner, Mamuju, Sulbar, Kamis, 14 Desember 2023.

Dwi Christianto melantik PW Sulbar didampingi Sekretaris Jenderal (Sekjen) IWO, Telly Nathalia.

Dalam sambutannya, Dwi Christianto mengatakan, IWO saat ini ingin bergerak lebih cepat lagi terutama dalam meningkatkan kompetensi wartawan.

Dwi Christianto menekankan pentingnya pemahaman digitalisasi bagi setiap kader IWO.

Dirinya pun berharap pengurus wilayah Sulbar bisa membesarkan organisasi IWO.

Sementara itu, Ketua PW IWO Sulbar periode 2023-2024, Muh. Said berikrar akan mengibarkan panji organisasi di wilayah Sulawesi Barat.

Dalam kesempatan tersebut, IWO juga memberikan penghargaan kepada Pemprov Sulbar untuk kategori Percepatan Transformasi Digital dan Bupati Mamuju untuk kategori Tokoh Peduli Pelayanan Dasar Masyarakat.

Hadir dalam pelantikan PW IWO Sulbar dan PD Mamasa, Sekretaris Provinsi Sulbar Dr. Muh. Idris, forum koordinasi pimpinan daerah, serta pejabat daerah Mamasa.
Red.

Translate »