SMAN 4 di Dampingi LPAI Kota Metro, Terus Mengawal Kasus Bully Ini Sampai Tuntas

METRO, GSC. Terkait dengan ramainya pemberitaan di media sosial dugaan kasus bully siswa SMAN 4 Kelas X berinisial (G) selaku korban, dan siswa berinisial (D) sebagai pelaku yang membully kelas XI, yang berasal dari daerah seputih raman, Kota Gajah Lampung Tengah, pihak sekolah membenarkan kejadian tersebut dan memberikan klarifikasi melalui jumpa pers yang dilaksanakan di Aula Gedung SMAN 4 Kota Metro. Selasa (19/05/2026).

Bu Made selaku kepala sekolah SMAN 4 beserta para guru dan wakil kepala sekolah serta didampingi perwakilan dari Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, kasi pelayanan SMA Murti Suryandari beserta jajarannya, menanggapi dan membenarkan atas kejadian bully tersebut yang dilakukan oleh siswanya, dalam penyampaiannya dalam jumpa pers, Bu Made memberikan penjelasan terkait permasalahan tersebut dan dari pihak keduanya baik dari pihak korban maupun dari pihak pelaku sudah saling berkomunikasi dan menempuh jalan damai,” jelasnya Made selaku kepala sekolah SMAN 4

Pada tgl 18 kemarin tepatnya hari Senin, kedua pihak sudah bertemu dan saling berkomunikasi dan menempuh jalur damai , akan tetapi pihak korban telah melaporkan ke Polres Metro Unit PPA dengan nomor surat penerimaan laporan 79 tertanggal 18 mei 2026, hal tersebut dilakukan guna memberikan efek jera terhadap pelaku agar tidak melakukan perbuatan tersebut lagi dan apalagi mereka masih dibawah umur,”tegas Made.

Lebih lanjut Made menambahkan, terkait pemberitaan yang menyatakan pihak sekolah melakukan pembiaran atas kejadian bully tersebut, itu tidak benar dan apa yang kira-kira dianggap tingkah laku maupun ucapan yang dilakukan oleh siswa sekolah, itu akan ditegur dan diberi sanksi apalagi kalo tiga hari tidak ada keterangan tidak masuk sekolah itu, akan di berikan teguran dari pihak kami selaku orang tua pendidik mereka,” ucapnya Made.

” Kami terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung dan didampingi oleh LPAI untuk terus mengawal proses permasalahan bully ini sampai dengan selesai dan tuntas ,”tutupnya Bu Made.

Ditempat yang sama Murti Suryandari, selaku kasi pelayanan pendidikan SMA Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, menyampaikan bahwa, membenarkan atas kejadian bully tersebut yang terjadi disekolahan SMAN 4 , dan akan terus berkoordinasi dengan pihak sekolah khususnya dengan Bu Made .

” Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak sekolah khususnya dengan buk Made dan akan terus mengawal permasalahan ini sampai dengan selesai dan berjalan dengan damai,” ucapnya Murti saat diwawancarai oleh awak media.

Murti menambahkan bahwa, Dijnas Pendidikan Provinsi akan terus mengawasi setiap sekolahan yang ada disetiap daerah khususnya di provinsi Lampung dan terkait permasalahan ini , kami tidak dapat memutuskan karena kebetulan bu kacab sedang berada dilampung timur menghadiri agenda disetiap sekolah , nantinya akan kami sampaikan kebeliau dan kedinas provinsi karena merekalah yang memiliki kewenangan dan kebijakan dalam menyikapi permasalahan ini,” ujarnya Murti.
Red.

Bupati Lamteng Resmi Buka TMMD Ke-125 Tahun 2025 Dikampung Sukanegara Bangunrejo

Lampung Tengah, 23 Juli 2025, GSC. Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, secara resmi membuka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Tahun 2025 yang berlokasi di Kampung Sukanegara, Kecamatan Bangunrejo, Rabu (23/7). Kegiatan ini merupakan sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam rangka percepatan pembangunan desa serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Ardito Wijaya menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran TNI yang terus berkomitmen membantu pembangunan di daerah pedesaan melalui program TMMD. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan rasa cinta tanah air di kalangan masyarakat.

“TMMD adalah bukti nyata bahwa TNI hadir bersama rakyat. Kami sangat berterima kasih atas kolaborasi ini. Melalui program ini, pembangunan fisik dan nonfisik bisa berjalan beriringan,” ujar Bupati Ardito. TMMD ke-125 di Kampung Sukanegara akan berlangsung selama satu bulan dan mencakup pembangunan jalan penghubung antar dusun, perbaikan jembatan, serta renovasi rumah tidak layak huni. Selain itu, juga digelar penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, dan kegiatan sosial lainnya.

Komandan Kodim 0411/KM, Letkol Inf. Noval Darmawan, menyatakan bahwa TMMD ke-125 mengangkat tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah”. Ia menegaskan bahwa seluruh personel TNI yang terlibat siap bersinergi dengan masyarakat dan pemerintah daerah demi suksesnya program ini.

Turut hadir dalam acara pembukaan, Wakil Bupati, I Komang Koheri, Ketua DPRD Lampung Tengah, Febriyantoni, Kapolres Lampung Tengah, AKBP. Alsyahendra, Sekda Lampung Tengah, Welly Adi Wantra, Para Kepala Perangkat Daerah terkait dilingkungan Pemkab Lampung Tengah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan Kepala Kampung dan warga Kampung Sukanegara yang antusias menyambut kegiatan ini. Dengan dibukanya TMMD ke-125 ini, diharapkan pembangunan di wilayah terpencil dapat semakin dipercepat, serta meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Lampung Tengah, khususnya di Kecamatan Bangunrejo.
ADV.

Ketua Bawaslu Lampung Tengah Penuhi Undangan Rakornas Dari Kemendagri

JAWA BARAT,GSC
Kamis, 7 November 2024,
Ketua Bawaslu Lampung Tengah menghadiri undangan dari Kementerian Dalam Negeri untuk mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.

Rakornas ini dibuka oleh Presiden Republik Indonesia, dengan tema Implementasi Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045”*.

Kegiatan tersebut berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul, Jawa Barat.

Rakornas ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyukseskan berbagai program pembangunan, serta memastikan penyelenggaraan pemerintahan yang lebih efisien dan efektif, guna mendukung tercapainya cita-cita Indonesia Emas pada tahun 2045.
(Redaksi)

Selama Tahun 2022 Sampai Dengan 2023 Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Metro Mengalami Peningkatan Sebanyak 0,47 Persen

METRO, GSC. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Metro, mengalami peningkatan 0,47 persen di tahun 2023 menjadi 79,85 dari tahun 2022 lalu sebesar 79,38. Angka IPM ini termasuk dalam kategori tinggi.

Pada tahun 2021, saat Wahdi Siradjuddin dan Qomaru Zaman baru dilantik menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro IPM Kota Metro diangka 77,49.

Ya, angka ini berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Metro tahun 2024. Pencapaian IPM ini dapat dianggap sebagai salah satu indikator keberhasilan Wali Kota dalam memimpin Kota Metro.

Ada beberapa peningkatan komponen penting yang membentuk IPM, yaitu angka harapan hidup yang meningkat dari 71,66 tahun pada tahun 2021 menjadi 75,14 pada tahun 2023.

Kemudian, angka harapan lama sekolah tetap stabil dengan dengan sedikit peningkatan dari 14,75 tahun di 2021 menjadi 14,77 tahun di 2023.

Angka ini mencerminkan ekspektasi lama pendidikan yang dapat dicapai oleh generasi muda.

Sedangkan, untuk angka rata-rata lama sekolah juga mengalami peningkatan dari 10,97 tahun di 2021 menjadi 11,00 tahun di 2023. Artinya, penduduk Kota Metro lebih banyak penduduk telah memperoleh pendidikan yang lebih lama.

Peningkatan ketiga komponen ini menunjukkan adanya upaya yang berhasil dalam memperbaiki kualitas hidup dan akses pendidikan dan kesehatan yang berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sederhananya, pendidikan di Kota Metro sudah baik. Sarana prasarana memadai. Jenjang pendidikan dari PAUD hingga kampus lengkap. Tenaga pendidik banyak dan kompeten. Diukur secara statistik, muncullah angka IPM yang tinggi.

Wahdi datang menawarkan visi Gemerlang. Generasi Emas Metro Cemerlang. Harapannya bisa dicapai pada 2037 atau tepat 100 tahun Kota Metro. Wahdi pun mendorong semua organisasi perangkat daerah dan stakeholder terkait untuk mewujudkannya.

Ada langkah luar biasa yang diambil Wahdi dalam bidang pendidikan yaitu dengan meluncurkan program Ayo Sekolah.

Kenapa luar biasa? Karena bukan hanya mengajak orang untuk sekolah, tetapi ada kebijakan terkait anggaran yang memberikan bantuan semacam beasiswa bagi anak-anak berlatar belakang keluarga tidak mampu. Ada SD, SMP, dan tahun ini (2024) pada jenjang PAUD.

Program ini menjadi adi luar biasa karena tidak hanya sekadar mengajak atau ngomong ayo sekolah, tapi juga diberikan support atau dukungan.

Bantuan yang diberikan tentu, tidak memenuhi semua kebutuhan siswa, tetapi meringankan lewat Kartu Metro Ceria (KMC). Jumlah siswa penerima bantuan pada 2023 SD: 945 siswa, SMP: 1208 siswa, total: 2.153 siswa. Sementara pada 2024 SD: 360 siswa, SMP: 400 siswa, total: 760 siswa.

Dan berdasarkan data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Metro tahun ini akan diterapkan ke jenjang PAUD.

Tahun ini, Dinas Pendidikan Kota Metro sudah melakukan verifikasi peserta sebanyak 1.201 anak di jenjang PAUD. Sama seperti SD dan SMP, mereka tersebar di lima kecamatan, menyertakan syarat administrasi KK, KTP, dan SKTM dari kelurahan, serta surat pernyataan bersedia menerima bantuan sebesar Rp250 ribu per anak.

Agar tidak tumpang tindih dengan penerima bantuan lainnya, data anak penerima KMC diambil dari data Pogram Indonesia Pintar (PIP) yang masih antre atau belum dapat bantuan.

Jadi program ayo sekolah ini bukan hanya mengajak tetapi juga difasilitasi. Dan Kota Metro satu-satunya daerah di Indonesia yang menerapkan program ini.
Yodi.

AWPI Lampung Tengah Sukses Gelar Muscab Perdana

LAMPUNG TENGAH, GSC. Puluhan wartawan yang tergabung Dalam Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Lampung Tengah
sukses lakukan Muscab perdana membentuk
Dan menyusun kepengurusan organisasi AWPI di Taman Gunung Sugih,Senin(19/08/2024)

Muscab perdana AWPI Lampung Tengah bertemakan “kita
wujudkan organisasi wartawan yang independen,berintegritas, dan profesional
menuju kabupaten lampung tengah yang berkemajuan
dan berakhlak.

Pengurus AWPI Lampung Tengah terpilih secara aklamasi periode 2024-2029. wawan susanto sebagai ketua, chandra wayka sebagai sekretaris, Doni Febri Hermawan sebagai Bendahara.

Sementara itu, ketua terpilih wawan susanto mengatakan, dirinya akan mengemban amanah dengan sebaik-baiknya untuk mengembangkan AWPI menjadi organisasi yang besar.

“Bersama dengan jajaran pengurus dan anggota, kami akan menjalankan roda organisasi sesuai dengan AD/ART organisasi

Kritik dan saran yang membangun, lanjut wawan akan selalu mereka terima demi membangun organisasi yang lebih baik ke depannya,

“Transparansi, keterbukaan, serta musyawarah dan mufakat senantiasa akan dilakukan, karena organisasi AWPI ini bukan milik saya, tetapi merupakan milik seluruh jajaran pengurus dan anggota,” Tandas wawan.
Red.

Cegah Kejahatan Jalanan, Patroli KRYD Polres Lampung Tengah Terus Ditingkatkan

LAMPUNG TENGAH, GSC. ajaran Polres Lampung Tengah, Polda Lampung terus berkontribusi dalam menciptakan keamanan di wilayahnya.

Salah satu upaya yang terus dilakukan adalah dengan meningkatkan kegiatan preventif seperti Patroli KRYD di lokasi lokasi yang dianggap rawan aksi kriminalitas diwilayah hukum Mapolres setempat, Minggu (18/8/24) siang.

Hal tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya aksi kejahatan jalanan seperti premanisme, Curat, Curas dan Curanmor.

Mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Andik Purnomo Sigit, S.H., S.I.K., M.M, Kasat Samapta AKP Joni Maputra, S.H menjelaskan bahwa patroli tersebut sebagai langkah antisipatif, upaya pencegahan secara dini terjadinya gangguan Kamtibmas maupun aksi kejahatan jalanan lainnya.

“Ya benar, kami terus meningkatkan patroli rutin, baik pagi siang maupun malam hari, ke lokasi yang dianggap rawan guna mencegah adanya aksi kejahatan jalanan, terutama pada hari libur atau weekend,” kata Kasat Samapta.

Pihaknya berharap, dengan adanya kehadiran Polisi ditengah masyarakat, seluruh masyarakat pengguna jalan khususnya, yang melintasi Kabupaten Lampung Tengah merasa aman dan nyaman saat melakukan aktivitas mereka.

“Tentunya, harapan kita, seluruh elemen masyarakat juga dapat turut serta membantu pihak Kepolisian dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang tetap aman, nyaman dan kondusif, diwilkum Polres Lampung Tengah,” demikian pungkasnya. (Humas LT).
Red.

Polda Lampung Amankan Terduga Pelaku Penadahan dan Kepemilikan Senpi

PRINGSEWU, GSC. TEKAB 308 Presisi Polsek Sukoharjo berhasil mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam tindak pidana penadahan (Pasal 480) serta melanggar Undang-Undang Darurat terkait kepemilikan senjata api, Senin, 8 Juli 2024, sekitar pukul 22.00 wib.

Terduga pelaku ditangkap berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP / B / 15 / V/ 2024 / SPKT / SEK SUKOHARJO / RES PRINGSEWU / POLDA LAMPUNG, Tanggal 13 Mei 2024, mengenai tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Pasal 363).

Peristiwa pencurian terjadi pada Senin, 13 Mei 2024, sekitar pukul 02.00 WIB, di rumah pelapor Rahmad Wahyudin (30), warga Pekon Adiluwih, Pringsewu. Korban kehilangan sepeda motor Honda Beat warna putih biru dan satu unit handphone Xiaomi Redmi 10C.

Sepeda motor diparkir di dapur belakang rumah, sementara handphone diletakkan di dalam dasbor sepeda motor. Istri pelapor mendengar suara starter motor menyala di luar rumah pada pukul 02.00 WIB, dan menemukan sepeda motor serta handphone telah hilang.

Terduga pelaku ditangkap pada 8 Juli 2024, sekitar pukul 22.00 WIB, setelah TEKAB 308 Presisi Polsek Sukoharjo mendapat informasi dari masyarakat terkait keberadaan terduga pelaku.

Setelah melakukan penyelidikan, tim berhasil mengamankan Budi Septianto (37), warga Perum Rajawali Residen, Desa Wonosari, Lampung Selatan, saat berada di pinggir jalan dekat rumah makan Puti Minang, Desa Candi Mas.

Saat penangkapan, polisi menemukan senjata api rakitan jenis revolver di pinggang terduga pelaku.

Dari tangan terduga pelaku Polisi berhasil mengamankan barang bukti yang berupa, Senjata api rakitan jenis revolver, Sepeda motor Honda Beat Pop warna hitam tanpa nomor polisi serta Satu unit handphone merk Vivo Y02 warna biru.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap segala tindak kejahatan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap tindak kejahatan dan segera melapor kepada pihak berwajib jika mengetahui adanya tindakan mencurigakan. Kepolisian akan terus berupaya memberikan rasa aman dan memberantas segala bentuk kejahatan di wilayah hukum kami.” kata Umi.

Selain itu, Kombes Umi Fadillah Astutik menambahkan, agar masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menjaga barang berharga.

“Dengan penangkapan ini, kami berharap dapat memberikan efek jera bagi para pelaku kejahatan. Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menjaga barang berharga mereka.” tambahnya.

Terduga pelaku saat ini telah diamankan di Polsek Sukoharjo untuk proses hukum lebih lanjut dan dijerat dengan Undang-Undang Darurat nomor 12 tahun 1951.

KABIDHUMAS POLDA LAMPUNG
Kombes Pol Umi Fadilah Astutik S.Sos.S.I.k.M.Si.,
Email: humaspoldalampung@gmail.com
Twitter: @humaspoldalpg
FB: humas_poldalampung
IG : @humas_poldalampung.
Red.

Seorang Buruh Tebang Tebu Nekat Menggasak Sepeda Motor Petani

LAMPUNG TENGAH, GSC. Seorang buruh tebang tebu nekat menggasak sepeda motor petani tebu PT Gunung Madu Plantation (GMP) Lampung Tengah.

Pelaku berinisial STW (30) terekam CCTV mencuri motor milik Purnomo (48) di depan Bedeng Kontrak Divisi 4 PT. GMP Kampung Mataram Udik, Kecamatan Bandar Mataram, Lampung Tengah, pada Selasa (2/7/24).

Mewakili Kapolres Lampung Tengah, Polda Lampung AKBP Andik Purnomo Sigit, S.H., S.I.K., M.M, Kapolsek Seputih Mataram Iptu Sunarto, S.H mengatakan bahwa pelaku saat ini telah diamankan di Mapolsek setempat.

“Awalnya STW berhasil kabur dari petugas penjaga dan lolos dari portal. Namun pelaku tertangkap kamera CCTV dan berhasil dibekuk petugas,” katanya, Rabu (10/7/24).

Sunarto menjelaskan, kronologi pencurian bermula saat korban terbangun pukul 04.30 WIB.

Sebelum dicuri, kata Kapolsek, korban memarkinkan motor Yamaha R15, Nomor Plat F 3369 FDH di depan rumah bedengnya.

Namun, lanjutnya, saat korban melongok ke luar rumah, motornya sudah tidak ada.

Dikatakan Kapolsek, korban langsung berlari mencari pos penjagaan untuk melihat rekaman CCTV.

“Melalui CCTV tersebut, nampak pelaku keluar areal perusahaan jam 02.08 WIB dengan ciri – ciri celana jeans panjang warna gelap, kaos lengan pendek warna hitam, menggunakan jaket levis dengan lengan kiri ada lis merah, tinggi sekitar 168 cm, rambut hitam lurus,” ujarnya.

Kapolsek melanjutkan, berdasarkan laporan korban dan barang bukti rekaman CCTV, Polisi berhasil membekuk STW.

Dari hasil pemeriksaan, STW adalah buruh tebang tebu PT GMP asal Dusun 4 Purwo Asri, Rt/Rw 003/004, Kampung Komering Putih, Kecamatan Gunung Sugih, Lampung Tengah.

Kini, STW berikut barang bukti berupa motor curian dan pakaian yang ia pakai saat menjalankan aksinya telah diamankan di Polsek Seputih Mataram guna penyidikan lebih lanjut.

“Pelaku dijerat kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud pasal 363 KUHPidana, dengan ancaman kurungan penjara selama 7 tahun,” pungkasnya. (Humas LT)
Red.

Respon Cepat Penanganan Kasus Anak Dibawah Umur, Polres Lampung Tengah Diganjar Penghargaan oleh Menteri Sosial RI

LAMPUNG TENGAH, GSC. Respon cepat Polri dalam penanganan kasus kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur yang terjadi di Kampung Negara Bumi Ilir, Kecamatan Anak Tuha Kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2023 lalu, jajaran Polres Lampung Tengah, Polda Lampung mendapatkan penghargaan dari Menteri Sosial Republik Indonesia. Senin (8/7/24)

Mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Andik Purnomo Sigit, S.H., S.I.K., M.M, Kabag Ops Kompol Edi Qorinas, S.H., M.H yang pada saat itu menjabat Kasat Reskrim mengatakan, pihaknya menangani kasus kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur yang terjadi di wilayah hukum Polres Lampung Tengah.

“Melalui langkah-langkah pro aktif pelibatan tokoh dan kepala kampung dalam memberi penguatan kepada korban dan ibu korban agar berani membuat laporan dan tidak perlu merasa takut atas ancaman dari pihak manapun,” kata Kompol Edi Qorinas kepada awak media, Selasa (9/7/24)

Selama proses penanganan perkara dibawah pimpinan Wadir Res Narkoba Polda Lampung, AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, S.I.K., M.Si yang pada saat itu menjabat sebagai Kapolres Lampung Tengah, Unit PPA melakukan pendampingan kepada korban dan keluarga korban, serta meyakini bahwa kondisi Fisik maupun psikis mereka selalu aman tanpa ada ancaman dari pihak manapun.

“Kami dampingi para korban dan keluarga dengan baik agar psikis korban tidak terganggu dan keluarga korban tidak ada intervensi dari pihak manapun,” ujarnya.

Atas tindakan dan langkah-langkah yang dilakukan Satreskrim Polres Lampung Tengah tersebut, pihaknya mendapatkan dukungan dan apresiasi dari Menteri Sosial Dr. Ir. Hj. Tri Rismaharini, M.T. atau yang akrab disapa Bu Risma, LPAI (Lembaga Perlindungan Anak Indonesia), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Lampung Tengah.

Bahkan, pada Kamis (22/6/23) lalu, Ibu Risma berkunjung ke Mapolres Lampung Tengah untuk memberikan apresiasi sekaligus bertemu langsung dengan korban.

Ibu Risma mengatakan, sangat mengapresiasi langkah cepat Polres Lampung Tengah dalam meringkus dua pelaku predator anak yang terjadi di Kampung Negara Bumi Ilir Kecamatan Anak Tuha, Lampung Tengah.

“Saya sangat mengapresiasi kinerja Kapolres Lampung Tengah dan jajarannya dalam mengungkap kasus kejahatan seksual terhadap anak dibawah umur yang dilakukan oleh dua orang tua tiri korban,” ungkapnya

Menteri Sosial RI mengaku sangat perihatin dengan peristiwa yang menyita perhatian publik tersebut, dimana dua orang pelaku yang mestinya menjadi pelindung dan pengayom keluarga korban, justru tega berbuat seperti itu.

Adapun penerima penghargaan dari Menteri Sosial Republik Indonesia yakni :

1. AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, S.I.K., M.Si (Wadir Res Narkoba Polda Lampung)

2. Kompol Poeloeng Arsa Sidanu, S.I.K., M.M (Wakapolres Lampung Tengah)

3. Kompol Edi Qorinas, S.H., M.H (Kabag Ops Polres Lampung Tengah)

4. Iptu Pande Putu Yoga Mahendra, S.Tr.K., M.H (Kanit Tipidkor Sat Reskrim Polres Lampung Tengah)
Red.

Translate »