Asisten I Setdakab Lampung Tengah Pimpin Rapat Kunjungan Safari Ramadhan Provinsi.

LAMPUNG TENGAH, GSC. Asisten pemerintahan dan kesra, Candra Puasati memimpin rapat persiapan Kunjungan Safari Ramadhan Tingkat Provinsi Lampung 1447 H/ 2026 M. Rapat ini berlangsung di Ruang Rapat sekdakab Lampung tengah pada Senin, (02/02/2026).

Asisten I Setdakab Lampung Tengah Pimpin Rapat Kunjungan Safari Ramadhan Provinsi.
Dipost Oleh: Admin – 02 Februari 2026
Asisten pemerintahan dan kesra, Candra Puasati memimpin rapat persiapan Kunjungan Safari Ramadhan Tingkat Provinsi Lampung 1447 H/ 2026 M. Rapat ini berlangsung di Ruang Rapat sekdakab Lampung tengah pada Senin, (02/02/2026).

Rapat tersebut di hadiri oleh kepala OPD di lingkup Pemkab Lampung tengah, camat dan dinas terkait.

Dalam rapat tersebut, Candra Puasati menekankan pentingnya koordinasi antarinstansi guna memastikan kelancaran acara serta optimalisasi pelayanan bagi masyarakat.

Safari Ramadhan merupakan momen penting untuk mempererat silaturahmi dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kita harus memastikan segala persiapan berjalan dengan baik,” ujar Candra Puasati.

Rapat ini juga membahas berbagai aspek teknis, termasuk kesiapan lokasi, pengamanan, serta agenda kegiatan yang akan dilaksanakan dalam kunjungan Safari Ramadhan. Selain itu, diharapkan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat untuk menyukseskan acara ini.

Dengan persiapan yang matang, diharapkan Safari Ramadhan Tingkat Provinsi Lampung di Kabupaten Lampung tengah dapat berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
ADV.

Plt. Bunda PAUD Lampung Tengah Tinjau Gladi Kunjungan Kerja Ketua Umum PERIP

LAMPUNG TENGAH, GSC. Demi memastikan kegiatan Kunjungan Kerja Ketua Umum PERIP (Persatuan Istri Purnawirawan) di TK PERIP ABRI Poncowati berjalan lancar dan sukses, Pelaksana Tugas (Plt) Bunda PAUD yang juga Plt Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Tengah, Ni Ketut Dewi Nadi Komang Koheri, menghadiri kegiatan gladi yang berlangsung di TK PERIP ABRI Poncowati, Senin (02/02/2026).

Kegiatan gladi ini dilaksanakan sebagai bentuk persiapan teknis dan nonteknis menjelang kunjungan kerja Ketua Umum PERIP, sehingga seluruh rangkaian acara dapat berjalan sesuai dengan rencana dan memberikan kesan yang baik.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PERIP Provinsi Lampung, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Lampung Tengah Candra Puasati, Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Lampung Tengah Wahyu Febriana, Kepala Sekolah TK PERIP ABRI Poncowati, serta tamu undangan terkait lainnya.

Dalam arahannya, Ni Ketut Dewi Nadi Komang Koheri menyampaikan bahwa kegiatan gladi ini sangat penting untuk memastikan kesiapan seluruh pihak yang terlibat. Ia menekankan pentingnya koordinasi, kedisiplinan, serta kekompakan dalam pelaksanaan acara.

Gladi ini bukan sekadar formalitas, namun menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan kunjungan kerja Ketua Umum PERIP berjalan tertib, lancar, dan sukses. Saya berharap semua pihak dapat bekerja sama dengan baik serta menjalankan tugas masing-masing secara maksimal,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar pihak sekolah dan panitia memperhatikan aspek kerapian, kebersihan lingkungan, serta kesiapan peserta didik, sehingga TK PERIP ABRI Poncowati dapat menampilkan citra positif sebagai lembaga pendidikan anak usia dini.

Melalui kegiatan gladi ini, diharapkan pelaksanaan kunjungan kerja Ketua Umum PERIP nantinya dapat berjalan dengan optimal serta memberikan manfaat bagi pengembangan PAUD, khususnya di Kabupaten Lampung Tengah.
ADV.

Plt. Bupati Lampung Tengah Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026

LAMPUNG TENGAH, GSC. Komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dalam mendukung program prioritas nasional kembali ditegaskan melalui kehadiran Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Rakornas yang dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ini menjadi momentum penting dalam menyatukan arah kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah guna memperkuat pelaksanaan program strategis nasional di seluruh wilayah Indonesia.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan kementerian dan lembaga, para gubernur, bupati, wali kota, pimpinan DPRD, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Indonesia.

Dalam forum tersebut, para kepala daerah mendapatkan arahan langsung dari Presiden terkait isu-isu strategis nasional, seperti kedaulatan pangan, ketahanan energi, serta penguatan ekonomi daerah yang menjadi fokus utama pembangunan Indonesia ke depan.

Plt Bupati Lampung Tengah hadir bersama jajaran Forkopimda Lampung Tengah, yakni Kapolres Lampung Tengah AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah M. Ilyas Hayanimuda, Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Tengah Dr. Rita Susanti, serta Komandan Kodim 0411/KM Letkol Inf. Noval Darmawan. Kehadiran lengkap unsur Forkopimda ini mencerminkan soliditas dan kesiapan daerah dalam mengawal program-program prioritas pemerintah pusat.

Rakornas ini juga menjadi forum strategis dalam memberikan pemahaman kepada kepala daerah dan Forkopimda terkait implementasi program unggulan Presiden Republik Indonesia, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, serta pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Di sela kegiatan, Plt Bupati I Komang Koheri menegaskan bahwa Rakornas memiliki arti penting dalam menyelaraskan arah pembangunan nasional dengan kebutuhan riil di daerah.

Rakornas ini menjadi panduan bagi kami di daerah dalam menerjemahkan program nasional agar tepat sasaran sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masyarakat Lampung Tengah,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah siap mendukung penuh dan mengimplementasikan program prioritas nasional sesuai kewenangan daerah, dengan tetap mengedepankan potensi lokal serta kebutuhan masyarakat.

Partisipasi aktif Plt Bupati Lampung Tengah dalam Rakornas ini menjadi bukti nyata komitmen daerah untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat demi mewujudkan pembangunan yang merata, berkelanjutan, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.
ADV.

Pemkab Lampung Tengah gelar rapat Evaluasi kepatuhan belanja Produk Dalam Negeri (PDN) tahun 2025 melalui aplikasi APIK P3DN

LLAMPUNG TENGAH, GSC. Pemkab Lampung Tengah gelar rapat Evaluasi kepatuhan belanja Produk Dalam Negeri (PDN) tahun 2025 melalui aplikasi APIK P3DN yang di gelar di ruang rapat Sekdakab Lampung Tengah,Selasa (03/02/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Asisten Ekonomi Pembangunan, Rusmadi dan di hadiri oleh Kepala Perangkat Daerah dilingkup Pemkab Lampung Tengah dan Dinas terkait.

Rapat evaluasi ini diarahkan untuk memperketat penggunaan produk lokal dalam pengadaan barang/jasa pemerintah, terutama pasca terbitnya Perpres Nomor 46 Tahun 2025. Evaluasi ini difokuskan pada pemenuhan target minimal 40% belanja produk dalam negeri dan penggunaan aplikasi APIK P3DN (Aplikasi Pengukuran Indeks Kepatuhan P3DN) yang dikelola oleh BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan). DPR RI +2 Evaluasi mencakup seluruh tahapan pengadaan mulai dari perencanaan (SIRUP), pelaksanaan, hingga pembayaran, untuk memastikan kepatuhan terhadap kebijakan P3DN.

Pemda wajib mengumpulkan data paket pengadaan produk bukan impor dan mengunggahnya untuk memudahkan perhitungan realisasi PDN. DPR RI +1 Memastikan data pada aplikasi APIK P3DN ter-update secara berkala untuk memantau deviasi antara target dan realisasi belanja produk lokal. DPR RI +1 Dengan demikian penggunaan aplikasi APIK P3DN di tahun 2025 menjadi alat utama dalam mengukur akuntabilitas penggunaan produk lokal dan memastikan belanja pemerintah berdampak langsung pada perekonomian dalam negeri.
ADV

Sekda Lampung Tengah Hadiri Pengajian Sambut Ramadhan 1447 H di Masjid Al-Khoiri

LAMPUNG TENGAH, GSC. Sekretaris Daerah Lampung Tengah Welly Adiwantra mewakili Plt.Bupati I Komang Koheri menghadiri acara Pengajian dan Doa Bersama Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H bertempat di Masjid Al-Khoiri Komplek Nuwo Balak pada Rabu 4 Februari 2026. Hadir dalam kesempatan tersebut Asisten, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah, Pimpinan Pondok pesantren serta tamu undangan. Dalam kesempatan tersebut disi tausiyah agama yang disampaikan oleh Gus Abdurrohman dari Jawa Timur.

Dalam sambutan Plt.Bupati I Komang Koheri yang di sampaikan oleh Sekda Welly Adiwantra mengatakan penyelenggaran pengajian dan doa bersama merupakan bagian dari ikhtiar lahir dan batin Pemkab Lampung Tengah dalam menyongsong bulan suci Ramadhan, yang memiliki makna untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Dalam momentum ini juga pada sambutannya Plt.Bupati menyampaikan untuk menjadikan Bulan Ramadhan sebagai sarana peningkatan kualitas pribadi dan organisasi untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa.

Sementara itu Tausiyah Agama yang di sampaikan oleh Gus Abdurrohman mengajak seluruh peserta untuk menyambut bulan suci Ramadan dengan hati yang bersih, penuh keikhlasan, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Dirinya juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan, toleransi, dan semangat saling membantu, khususnya dalam lingkungan kerja dan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, nilai-nilai Ramadan harus tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari, terutama bagi aparatur pemerintah yang memiliki tanggung jawab besar dalam melayani masyarakat.
ADV.

Wali Kota Metro Serahkan 19 Traktor Roda Empat untuk Wujudkan Swasembada Pangan Berkelanjutan

METRO, GSC. Pemerintah Kota Metro kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menyerahkan 19 unit bantuan traktor roda empat tipe Maxxi WD 404 kepada sejumlah kelompok tani di lima kecamatan, Kamis (2/4/2026).

Bantuan alat mesin pertanian (alsintan) ini bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 melalui Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, Kementerian Pertanian. Penyerahan dilakukan di Jalan Rajawali, Kelurahan Rejomulyo, Metro Selatan, di hadapan para petani yang antusias menyambut alat berat modern ini.

Traktor roda empat yang disalurkan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam mewujudkan program swasembada pangan berkelanjutan. Kehadiran alat ini diharapkan mampu mempercepat proses pengolahan lahan, meningkatkan efisiensi waktu tanam, serta mendorong produktivitas pertanian di Kota Metro.

Wali Kota Bambang Iman Santoso menegaskan bahwa, pertanian merupakan sektor strategis yang harus terus didukung.

“Alhamdulillah, hari ini kita serahkan 19 unit traktor roda empat. Ini adalah wujud nyata perhatian pemerintah pusat kepada petani kita di Kota Metro. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para kelompok tani untuk menggarap lahan secara lebih maksimal,” Kata Bambang.

Bantuan traktor ini akan didistribusikan kepada kelompok tani yang tersebar di lima kecamatan se-Kota Metro. Setiap kelompok penerima diharapkan dapat mengelola alat secara bergilir, dan bertanggung jawab agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh petani di wilayah masing-masing.

Para petani yang hadir tampak antusias dan bersyukur atas bantuan tersebut. Mereka menilai traktor roda empat sangat dibutuhkan untuk mempercepat pengolahan lahan yang selama ini masih mengandalkan tenaga manual dan traktor roda dua yang terbatas.

“Penyaluran bantuan alsintan ini menjadi bukti sinergi yang baik antara pemerintah pusat dan Kota Metro, dalam memajukan sektor pertanian. Dengan dukungan peralatan modern, petani diharapkan dapat meningkatkan hasil panen sekaligus mengurangi beban kerja di lapangan.” Ucapnya.

Melalui langkah ini, Kota Metro optimistis mampu berkontribusi nyata dalam pencapaian target swasembada pangan nasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di daerah.

“Ke depan, Pemerintah Kota Metro berkomitmen untuk terus mendorong modernisasi pertanian melalui berbagai program bantuan dan pendampingan, guna mewujudkan ketahanan pangan yang mandiri dan berkelanjutan.” Tandasnya.
ADV.

Sekda Lampung Tengah Hadiri Kunjungan Kerja Ketum PERIP di Poncowati.

LAMPUNG TENGAH, GSC. Sekretaris Daerah Lampung Tengah Welly Adiwantra mewakili Plt.Bupati I Komang Koheri menghadiri acara Kunjungan Kerja Ketua Umum Persatuan Istri Purnawirawan ( PERIP ) pada hari Rabu 4 Februari 2026 bertempat di TK.Perip Abri Kampung Poncowati, kunjungan tersebut merupakan pengawasan dan pembinaan terhadap pelaksanaan kegiatan pendidikan, terut hadir dalam kesempatan tersebut Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Camat Terbanggi Besar beserta Forkopimcam, Rombongan Pengurus Perip Pusat, serta tamu undangan.

Dalam sambutannya Sekda Welly mengucapkan selamat datang kepada Ketua Umum PERIP dan rombongan dalam kunjungan kerja di Kabupaten Lampung Tengah yang di pusatkan di TK.Perip Abri Kampung Poncowati, dirinya menyampaikan apresiasi atas peran PERIP dalam mendukung dunia pendidikan, khususnya pendidikan anak usia dini. Menurutnya, TK Perip Abri memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan menanamkan nilai-nilai positif sejak usia dini. Untuk TK Perip Abri di Poncowati telah beridiri dari tahun 1965, untuk itu bentuk kepedulian Pemkab Lampung Tengah akan membantu merevitalisasi sehingga TK Perip Abri akan terus bisa berdiri dan mencetak generasi anak bangsa kedepannya dan menjadi barometer dunia pendidikan di Lampung Tengah.

Sekda Lampung Tengah Hadiri Kunjungan Kerja Ketum PERIP di Poncowati.
Dipost Oleh: Admin – 04 Februari 2026
Sekretaris Daerah Lampung Tengah Welly Adiwantra mewakili Plt.Bupati I Komang Koheri menghadiri acara Kunjungan Kerja Ketua Umum Persatuan Istri Purnawirawan ( PERIP ) pada hari Rabu 4 Februari 2026 bertempat di TK.Perip Abri Kampung Poncowati, kunjungan tersebut merupakan pengawasan dan pembinaan terhadap pelaksanaan kegiatan pendidikan, terut hadir dalam kesempatan tersebut Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Camat Terbanggi Besar beserta Forkopimcam, Rombongan Pengurus Perip Pusat, serta tamu undangan.

Dalam sambutannya Sekda Welly mengucapkan selamat datang kepada Ketua Umum PERIP dan rombongan dalam kunjungan kerja di Kabupaten Lampung Tengah yang di pusatkan di TK.Perip Abri Kampung Poncowati, dirinya menyampaikan apresiasi atas peran PERIP dalam mendukung dunia pendidikan, khususnya pendidikan anak usia dini. Menurutnya, TK Perip Abri memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan menanamkan nilai-nilai positif sejak usia dini. Untuk TK Perip Abri di Poncowati telah beridiri dari tahun 1965, untuk itu bentuk kepedulian Pemkab Lampung Tengah akan membantu merevitalisasi sehingga TK Perip Abri akan terus bisa berdiri dan mencetak generasi anak bangsa kedepannya dan menjadi barometer dunia pendidikan di Lampung Tengah.

Sementara itu Ketua Umum Perip Ny.Endah Ade Supandi menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter, kecerdasan, dan akhlak generasi penerus bangsa. Menurutnya, TK Perip Abri memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai moral, disiplin, dan kebersamaan sejak usia dini. Dirinya mengapresiasi masih berdiri kokoh TK Perip Abri meskipun perlu adanya perbaikan yang perlunya bantuan dan support dari pemerintah daerah. Acara di lanjutkan dengan penanaman pohon dan peninjuan ke stand UMKM yang diinisasi oleh orang tua / Wali Murid TK Perip Abri.
ADV.

Plt. Ketua Dekranasda Lampung Tengah Hadiri Pembukaan INACRAFT 2026.

LAMPUNG TENGAH, GSC. Kabupaten Lampung Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pengembangan serta promosi produk kerajinan daerah agar mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional. Komitmen tersebut ditandai dengan kehadiran Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lampung Tengah, Ni Ketut Dewi Nadi Komang Koheri, pada acara pembukaan pameran kerajinan terbesar di Indonesia, INACRAFT 2026, yang diselenggarakan di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Pameran INACRAFT 2026 akan berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 4 hingga 8 Februari 2026, dan menjadi ajang strategis dalam memperkenalkan serta memasarkan produk-produk kerajinan unggulan daerah ke pasar yang lebih luas.

INACRAFT 2026 yang diprakarsai oleh Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) ini secara resmi dibuka oleh Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Hars. Pembukaan ditandai dengan proses tumbukan lesung bersama Ny. Selvi Gibran Rakabuming, istri Wakil Presiden Republik Indonesia yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Dekranas Pusat. INACRAFT dikenal sebagai pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara yang mempertemukan para perajin, pelaku UMKM, desainer, serta pembeli dari dalam dan luar negeri.

Acara pembukaan INACRAFT 2026 juga dihadiri oleh Jajaran Pengurus Dekranas Pusat, para Ketua Dekranasda seluruh Indonesia, serta perwakilan kedutaan besar negara sahabat. Kehadiran para tokoh nasional dan internasional tersebut semakin membuktikan peran strategis sektor kerajinan dalam mendukung perekonomian nasional.

Selain itu, hadir pula Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kabupaten Lampung Tengah I Komang Koheri, Wakil Ketua Dekranasda Lampung Tengah Indria Sudrajat, Wakil Ketua Harian Dwi Evayati, Kepala Dinas Kominfotik Dina Tyagita Vidya, Kepala Dinas Perindustrian Veny Libriyanto, serta jajaran Pengurus Dekranasda Kabupaten Lampung Tengah.

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bukti kuatnya dukungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah terhadap pengembangan industri kerajinan dan UMKM sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

Pada ajang INACRAFT 2026 ini, Dekranasda Kabupaten Lampung Tengah menampilkan produk unggulan daerah berupa sulam jalin kepang dengan motif lawk handak dan ketakutana, yang mencerminkan kekayaan budaya lokal serta kreativitas perajin Lampung Tengah. Melalui keikutsertaan ini, diharapkan produk kerajinan Lampung Tengah semakin dikenal luas dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.
ADV.

Ribuan Warga Padati Open House Mantan Wali Kota Metro Wahdi, Silaturahmi Lebaran Tetap Hangat

METRO, GSC. Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan menyelimuti kediaman mantan Wali Kota Metro, Dr.Wahdi, di Jalan Pattimura, Metro Utara, pada hari ke tujuh Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, Kamis (26/3/2026). Ribuan warga dari berbagai penjuru Kota Metro dan sekitarnya tampak antusias memadati halaman rumah mantan orang nomor satu di kota tersebut.

Sejak pagi hari, aliran warga terus mengalir menuju kediaman Dr.Wahdi. Mereka datang bersama keluarga, sanak saudara, bahkan tak sedikit yang datang dengan mengenakan pakaian serba baru khas Lebaran. Antrean panjang tak menyurutkan semangat warga yang ingin bersilaturahmi sekaligus bermaaf-maafan di momen hari kemenangan.

Meski tak lagi menjabat sebagai pemimpin kota, Dr.Wahdi tetap menunjukkan bahwa hubungan emosional dengan masyarakat tak lekang oleh waktu. Ia dengan ramah menyambut satu per satu tamu yang datang, bersalaman, dan tak lupa menyapa hangat setiap warga yang hadir.

“Alhamdulillah, ini adalah kebahagiaan tersendiri bagi saya sekeluarga. Masih banyak saudara-saudara kita yang menyempatkan datang bersilaturahmi di hari yang fitri ini. Terima kasih atas kehadiran dan doanya,” ujar H. Wahdi dengan mata berbinar penuh haru.

Open house ini menjadi tradisi yang terus dijaga oleh mantan Wali Kota Metro yang menjabat periode 2019-2024 tersebut. Baginya, momen Lebaran bukan sekadar ajang berkumpul, melainkan waktu terbaik untuk mempererat tali silaturahmi yang telah terjalin lama.

Salah seorang warga Metro Utara, Siti Aminah (52), mengaku sengaja datang bersama keluarganya untuk bersilaturahmi sekaligus mengucapkan selamat Idul Fitri.

“Pak Wahdi ini orangnya baik, ramah. Meski sudah tidak menjabat, beliau tetap dekat dengan warga. Makanya kami datang, karena beliau selalu membuka pintu untuk siapa saja,” ujarnya dengan senyum sumringah.

Hal senada disampaikan oleh Ahmad Rifa’i (34), warga Metro Timur, yang rela datang jauh hanya untuk bersalaman dengan mantan Wali Kota Metro yang dikenal dekat dengan masyarakat.

“Ini bentuk penghormatan saya. Pak Wahdi pernah memimpin dengan baik, beliau juga sosok yang rendah hati. Lebaran seperti ini momen yang pas untuk tetap menjaga silaturahmi,” tuturnya.

Open house di kediaman Dr.Wahdi bukan sekadar acara seremonial, tetapi menjadi ajang bertemunya berbagai elemen masyarakat. Mulai dari tokoh masyarakat, tokoh agama, mantan pejabat, hingga warga biasa semua duduk bersama dalam suasana penuh kebersamaan.

Hidangan khas Lebaran seperti ketupat, opor ayam, dan aneka kue disajikan dengan sederhana namun hangat, mencerminkan keramahan tuan rumah yang tak pernah berubah.

Hingga siang hari arus pengunjung masih terus berdatangan. Kebersamaan yang terjalin di hari kemenangan ini menjadi bukti bahwa meskipun masa jabatan telah usai, hubungan hati antara seorang pemimpin dan rakyatnya dapat terus bertahan selama silaturahmi tetap dijaga.

Di akhir acara, Dr.Wahdi berpesan kepada seluruh warga yang hadir untuk terus menjaga kerukunan dan kebersamaan di Kota Metro.

“Mari jadikan Lebaran ini sebagai momentum untuk saling memaafkan, mempererat ukhuwah, dan membangun Kota Metro yang lebih baik ke depannya,” pesannya.

Dengan semangat Idul Fitri, ribuan warga pulang dengan hati yang lapang, membawa pulang senyuman dan kebersamaan yang tak terlupakan.
Yodi.

Kasus Penganiayaan Oknum Guru di Lampung Tengah Disorot: Inspektorat Dinilai Lamban, Kepastian Sanksi Dipertanyakan

LAMPUNG TENGAH, GSC. Penanganan kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan oknum guru berinisial HA di Kabupaten Lampung Tengah menuai sorotan. Meski aparat kepolisian telah menetapkan HA sebagai tersangka, proses penanganan di lingkungan Inspektorat daerah dinilai berjalan lamban dan belum menunjukkan kejelasan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, laporan dugaan penganiayaan tersebut telah disampaikan ke Inspektorat Lampung Tengah sejak 6 Januari 2026. Proses klarifikasi terhadap pihak terkait disebut telah dilakukan pada awal Februari. Namun hingga pertengahan Maret 2026, belum ada kepastian mengenai hasil pemeriksaan maupun rekomendasi sanksi disiplin terhadap yang bersangkutan.
Sementara itu, pihak kepolisian melalui Polsek Gunung Sugih, Polres Lampung Tengah, telah menetapkan HA sebagai tersangka berdasarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) tertanggal 3 Maret 2026.

Saat dikonfirmasi, Irbansus Inspektorat Lampung Tengah, Adit, menyatakan bahwa pihaknya berhati-hati dalam mengambil langkah. “Kami harus cermat. Ada kekhawatiran jika salah dalam menjatuhkan sanksi, bisa digugat ke PTUN,” ujarnya.
Pernyataan tersebut memunculkan kritik dari sejumlah kalangan, yang menilai kehati-hatian tidak boleh menjadi alasan untuk menunda kepastian hukum administrasi, terlebih ketika proses pidana telah berjalan.
Ketua Lembaga Perempuan Pemerhati Pendidikan, Nelson Aruan, menjelaskan bahwa penanganan kasus disiplin aparatur sipil negara (ASN), termasuk guru, memang memiliki tahapan tersendiri. Namun demikian, proses tersebut tetap harus berjalan dalam koridor waktu yang wajar.
“Pemanggilan terhadap ASN yang diduga melanggar disiplin dilakukan paling lambat tujuh hari kerja sebelum pemeriksaan. Jika tidak hadir, dilakukan pemanggilan kedua dalam kurun waktu yang sama. Secara umum, proses investigasi dapat berlangsung beberapa minggu hingga satu atau dua bulan, tergantung kompleksitas kasus,” jelasnya.

Ia menambahkan, hasil akhir pemeriksaan berupa Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) menjadi dasar penjatuhan sanksi disiplin, mulai dari ringan hingga berat, termasuk kemungkinan pemberhentian.
Regulasi Terkait Penanganan dan Sanksi ASN
Penanganan kasus disiplin ASN, termasuk dugaan penganiayaan oleh guru, mengacu pada sejumlah regulasi, di antaranya:
Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS
Mengatur kewajiban dan larangan ASN.
Pelanggaran berat dapat berujung pada sanksi pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau pemberhentian tidak dengan hormat.
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN
Menegaskan prinsip profesionalitas, integritas, dan akuntabilitas ASN.
ASN wajib menjaga perilaku agar tidak merusak citra institusi.
Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP)
Dugaan penganiayaan dapat dijerat Pasal 351 KUHP dengan ancaman pidana penjara.
Sanksi bagi Inspektorat Jika Terbukti Lalai atau Lamban
Dalam konteks pengawasan internal, Inspektorat sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) juga memiliki tanggung jawab yang diatur dalam:
Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah
APIP wajib menjalankan fungsi pengawasan secara profesional, independen, dan tepat waktu.
PermenPAN-RB Nomor 12 Tahun 2021 tentang Peran APIP
Menegaskan bahwa APIP harus responsif terhadap laporan masyarakat dan tidak menunda-nunda penanganan.
Jika terbukti terjadi kelalaian atau unsur pembiaran, maka konsekuensi yang dapat dikenakan antara lain:
Evaluasi kinerja dan penurunan jabatan bagi pejabat terkait.

Sanksi disiplin ASN sesuai PP 94/2021.
Rekomendasi pemeriksaan oleh lembaga pengawas eksternal seperti Ombudsman RI.
Dalam kondisi tertentu, dapat berimplikasi pada pemeriksaan etik atau administratif lebih lanjut.
Sorotan Publik dan Harapan Transparansi
Kasus ini menjadi perhatian karena menyangkut integritas dunia pendidikan dan profesionalitas aparatur sipil negara. Publik berharap Inspektorat Lampung Tengah dapat segera menyelesaikan proses pemeriksaan secara transparan dan akuntabel.
Kepastian penanganan dinilai penting, tidak hanya untuk memberikan keadilan bagi korban, tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Inspektorat Lampung Tengah belum memberikan keterangan lanjutan terkait perkembangan hasil pemeriksaan kasus tersebut.
(Tim)

Translate »