Puskesmas Surabaya Kecamatan Padang Ratu Memperkuat Peran Posyandu Sebagai Pelayanan Kesehatan Masyarakat

LAMPUNG TENGAH, GSC. Untuk memperkuat peran posyandu sebagai pelayanan kesehatan masyarakat, Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Seputih Surabaya mengadakan kegiatan Pemberdayaan Kader Kesehatan dalam Mendukung Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular(PTM) di posyandu.

Yang mana bertujuan untuk memperkuat kapasitas kader posyandu agar dapat melakukan deteksi dini kepada masyarakat terkait penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, dan obesitas. Melalui pelatihan ini, para kader mendapatkan pengetahuan dan keterampilan mengenai cara pengukuran tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah, serta pemahaman mengenai faktor risiko dan pencegahan PTM.

Kepala Puskesmas seputih Surabaya dr Indah Dwi Pratiwi pada sambutannya menyampaikan bahwa pemberdayaan kader kesehatan merupakan langkah strategis dalam mendukung upaya promotif dan preventif di tingkat masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kader kesehatan semakin berdaya dan mampu menjalankan perannya secara optimal dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular di wilayah masing-masing. Puskesmas seputih surabaya berkomitmen untuk terus mendampingi dan memperkuat jejaring posyandu sebagai pusat pelayanan kesehatan masyarakat berbasis komunitas ungkapnya.
ADV.

dr Indah Dwi Pratiwi Bergerak Mengatasi Demam Berdarah Dengan Program Jumpa Besanmu

LAMPUNG TENGAH, GSC. Dalam rangka Pembinaan Kesehatannn dan Pengendalian Demam Berdarah (DBD), Kepala Puskesmas Surabaya, kecamatan Padang ratu, Kabupaten Lampung Tengah, dr Indah Dwi Pratiwi , bergerak mengatasi demam berdarah dengan program inovasi yang diberi nama Jumpa Besanmu.

Program InovasiJumpa Besanmu ini digagas dr Indah Dwi Pratiwi dengan tujuan memberikan pelayanan dan pengendalian penyakit menular, yang mana tujuan umumnya dapat menurunkan angka kesakitan penyakit demam berdarah diwilayah kerja puskesmas surabaya.

Disamping itu juga dr Indah Dwi Pratiwi, menegaskan bahayanya penyakit demam berdarah dapat menelan korban jiwa apa bila telat dalam penangananya, dr Indah juga mengatakan tujuann khusus program inovative Jumpa Besanmu ini mencakup 3 aspek.

A, Masyarakat membudayakan pemberantasan sarang nyamuk

B, Masyarakat bebas dari penyakit DBD.

C, Masyarakat aktiv dalam pencegahan penyakit DBD melalui pemberantasan sarang nyamuk dilingkungan tempat tinggalnya.

Adapun sasaran kegiatan inovasi jumpa besan di atur pada hari jumat pagi melakukan pemberantasan sarang nyamuk yang mana meliputi semua kalangan masyarakat yang berada di wilayah kerja puskesmas surabaya.

Penerapan dan pelaksanaan inovasi jumpa besanmu yang dilaksanakan meliputi,

1, Gotongroyong membersihkan lingkungan masing-masing atau lingkunngan sekitar.

2, Melaksanakan 3M ( Menguras, Menutup dan Mengubur)

3, Menaburkan bubuk abate pada genangan air yang sulit untuk dibersihkan atau dikuras.

Pada dasarnya dr Indah Dwi Pratiwi mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mencegah penyebaran penyakit DBD di lingkungan kerja UPTD Puskesmas Surabaya.
ADV.

Wagub Jihan Nurlela Enggan Berkomentar Soal Jalan Pattimura Tidak Kunjung Dibenahi

METRO, GSC. Janji perbaikan Jalan Pattimura di Metro Utara yang sempat menggelora setelah Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, meninjau langsung dan mengumumkan anggaran Rp10 miliar usai Lebaran, kini mulai dipertanyakan. Hingga pertengahan April 2026, belum ada tanda-tanda nyata dimulainya pembangunan jalan yang sudah sekian tahun menjadi momok bagi pengendara itu.

Padahal, saat peninjauan beberapa waktu lalu, Gubernur dengan tegas menyatakan bahwa perbaikan akan segera dilakukan. Anggaran puluhan miliar rupiah pun disebut sudah disiapkan untuk membangun jalan dengan konstruksi rigid beton yang lebih tahan lama.

Namun, setelah Lebaran berlalu, kabar tentang groundbreaking jalan penghubung vital antara Kota Metro dan Kabupaten Lampung Tengah itu justru menghilang. Tak ada informasi resmi, tak ada papan proyek, dan yang paling mencolok: lubang-lubang di Jalan Pattimura masih setia menemani hari-hari warga.

Saat mencoba mengonfirmasi kepastian waktu perbaikan, Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela tampak terburu-buru dan enggan memberikan pernyataan mendetail. Ketika ditanya kapan Jalan Pattimura akan mulai dikerjakan, ia hanya memberikan jawaban singkat sambil melangkah masuk ke dalam mobil.

“Aduh maaf, nanti kita rilis ya,” ucapnya sembari menutup pintu mobil. Senin

Jalan Pattimura bukan sekadar infrastruktur rusak biasa. Ruas ini adalah akses utama yang menghubungkan aktivitas ekonomi ribuan warga. Truk pengangkut hasil pertanian, mobil angkutan umum, hingga kendaraan pribadi setiap hari harus merayap di atas aspal yang mengelupas, lubang menganga, dan genangan air saat hujan.

Tak sedikit kecelakaan terjadi akibat kondisi jalan yang membahayakan ini. Pengendara motor jatuh, ban mobil pecah, hingga waktu tempuh yang membengkak dua kali lipat adalah pemandangan biasa di jalan ini.

Masyarakat Metro Utara dan sekitarnya mulai gerah. Janji perbaikan yang disampaikan dengan penuh semangat oleh Gubernur beberapa waktu lalu kini terasa seperti angin lalu.

“Kami sudah sering dengar janji. Tapi yang kami lihat sampai sekarang ya lubang itu-itu saja. Kalau benar ada anggaran Rp10 miliar, mana buktinya? Mana pengerjaannya?” ujar Tia seorang warga pengguna jalan.

Warga berharap pemerintah provinsi tidak hanya pandai berjanji di depan kamera, tetapi juga konsisten dalam eksekusi. Anggaran Rp10 miliar yang disebut-sebut harus segera diwujudkan dalam bentuk kerja nyata, bukan sekadar menjadi judul berita.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung terkait jadwal pasti perbaikan Jalan Pattimura.
Yodi.

Plt) Bunda Literasi Kabupaten Lampung Tengah, memimpin Rapat Pembahasan Program Kerja Tim Literasi Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2026.

LAMPUNG TENGAH, GSC. Pelaksana Tugas (Plt) Bunda Literasi Kabupaten Lampung Tengah, Ni Ketut Dewi Nadi Komang Koheri, memimpin Rapat Pembahasan Program Kerja Tim Literasi Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2026 yang bertempat di Ruang Rapat Rumah Dinas Wakil Bupati Kabupaten Lampung Tengah, Rabu (28/01/2026).

Rapat tersebut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Lampung Tengah sekaligus Pembina Literasi, Candra Puasati, Ketua Harian Bambang Setiawan, Wakil Ketua Harian Prima Astuti, Sekretaris Ina Murata, serta seluruh jajaran Pengurus Tim Literasi Kabupaten Lampung Tengah.

Dalam sambutannya, Plt Bunda Literasi Kabupaten Lampung Tengah, Ni Ketut Dewi Nadi Komang Koheri, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh Tim Literasi yang telah hadir untuk bersama-sama membahas dan menyusun program kerja tahun 2026. Lebih lanjut, Ni Ketut Dewi Nadi Komang Koheri menegaskan bahwa keberadaan Tim Literasi diharapkan dapat menjadi motor penggerak dalam memotivasi serta meningkatkan minat baca siswa dan masyarakat secara luas.

Kita semua menginginkan dengan adanya Tim Literasi ini dapat memotivasi dan meningkatkan minat baca siswa serta minat baca masyarakat. Kita mengetahui bahwa membaca adalah jendela untuk melihat dunia. Dengan membaca, kita dapat menambah pengetahuan, wawasan, dan informasi, baik melalui media cetak maupun digital, sehingga literasi digital juga perlu terus kita tingkatkan,” tambahnya.

Ia juga berharap agar program kerja yang telah disusun nantinya dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya serta mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan budaya literasi di Kabupaten Lampung Tengah.

Saya berharap dengan tersusunnya program kerja Tim Literasi ini dapat kita laksanakan secara optimal sehingga tujuan dan harapan kita bersama dapat tercapai. Selain itu, saya juga mengajak seluruh Tim Literasi untuk senantiasa menjaga kekompakan dan kebersamaan. Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam berorganisasi, namun komunikasi dan koordinasi harus tetap kita jaga,” pungkasnya.

Melalui rapat ini, diharapkan Tim Literasi Kabupaten Lampung Tengah dapat menjadi wadah yang bermanfaat dan berkelanjutan dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan budaya literasi di tengah masyarakat.
ADV.

Ketua Perwosi Lampung Tengah Pimpin Rapat Program Kerja 2026.

LAMPUNG TENGAH, GSC. Ketua Umum Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kabupaten Lampung Tengah, Ni Ketut Dewi Nadi Komang Koheri, memimpin Rapat Pembahasan Program Kerja Pengurus Perwosi Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Rumah Dinas Wakil Bupati Kabupaten Lampung Tengah, Rabu (28/01/2026).

Rapat ini turut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Lampung Tengah yang juga Penasehat Perwosi Candra Puasati, Ketua Harian Perwosi Sri Nuryana, Sekretaris Perwosi Ari Puspa Dewi, serta seluruh jajaran Pengurus Perwosi Kabupaten Lampung Tengah.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Perwosi Kabupaten Lampung Tengah Ni Ketut Dewi Nadi Komang Koheri menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pengurus yang telah hadir dan berpartisipasi aktif dalam pembahasan program kerja Perwosi Tahun 2026. Lebih lanjut, ia berharap setiap bidang di Perwosi mampu menyusun program-program unggulan yang dapat meningkatkan mutu olahraga wanita di Kabupaten Lampung Tengah. Menurutnya, keberadaan Perwosi diharapkan tidak hanya berfokus pada prestasi olahraga, tetapi juga mampu memotivasi masyarakat, khususnya kaum perempuan, untuk hidup sehat dan aktif.

Kita semua menginginkan Perwosi ini dapat menjadi wadah yang memotivasi dan meningkatkan kesehatan serta kesegaran jasmani. Selain itu, Perwosi juga diharapkan memberikan manfaat yang luas dalam peningkatan kualitas SDM, prestasi olahraga, serta meningkatkan peran wanita dalam bidang olahraga,” tambahnya.

Ni Ketut Dewi Nadi juga menekankan pentingnya pelaksanaan program kerja yang telah disusun agar dapat berjalan secara optimal dan mencapai tujuan bersama. Ia mengajak seluruh pengurus untuk menjaga kekompakan, kebersamaan, serta menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik dalam menjalankan roda organisasi.

Saya berharap dengan tersusunnya program kerja Perwosi ini dapat kita laksanakan sebaik-baiknya. Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam berorganisasi, namun yang terpenting adalah bagaimana kita terus berkomunikasi dan berkoordinasi demi kemajuan Perwosi,” pungkasnya.

Melalui rapat ini, diharapkan Program Kerja Perwosi Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2026 dapat menjadi landasan strategis dalam pengembangan olahraga wanita serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Lampung Tengah.
ADV.

Pasca Pengukuhan, DPC PMKM Prima Lampung Tengah Bahas Program Kerja 2026.

LAMPUNG TENGAH, GSC. Setelah resmi dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PMKM Prima Kabupaten Lampung Tengah, Ni Ketut Dewi Nadi Komang Koheri bersama jajaran pengurus langsung menggelar Rapat Pembahasan Program Kerja Tahun 2026. Rapat tersebut berlangsung di Ruang Rapat Beguwai Jejamo Wawai (BJW), Komplek Rumah Dinas Bupati Lampung Tengah, Kamis (29/01/2026).

Rapat ini bertujuan untuk merumuskan serta menyelaraskan program kerja DPC PMKM Prima Kabupaten Lampung Tengah ke depan, khususnya dalam upaya penguatan peran pengusaha mikro, kecil, dan menengah (PMKM) agar lebih berdaya saing dan berkelanjutan.

Kegiatan rapat dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Lampung Tengah Candra Puasati, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Lampung Tengah Sri Wahyuningsih, serta seluruh jajaran pengurus DPC PMKM Prima Kabupaten Lampung Tengah.

Dalam arahannya, Ketua DPC PMKM Prima Kabupaten Lampung Tengah Ni Ketut Dewi Nadi Komang Koheri menekankan pentingnya sinergi antar pengurus serta kolaborasi dengan perangkat daerah terkait agar program kerja yang disusun dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi para pelaku PMKM di Lampung Tengah.

Ia juga berharap melalui rapat ini, DPC PMKM Prima mampu menghasilkan program-program strategis yang inovatif, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta selaras dengan kebijakan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

Rapat berlangsung dengan lancar dan diisi dengan diskusi aktif serta masukan dari seluruh peserta guna menyempurnakan rencana program kerja DPC PMKM Prima Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2026.
ADV.

Plt. Bupati I Komang Koheri Resmi Mengukuhkan Pengurus DPC APJI Lampung Tengah.

LAMPUNG TENGAH, GSC. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kabupaten Lampung Tengah I Komang Koheri, secara resmi mengukuhkan Ni Ketut Dewi Nadi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI) Kabupaten Lampung Tengah beserta jajaran pengurus Periode 2026–2031. Kegiatan pengukuhan tersebut berlangsung di Ruang Beguwai Jejamo Wawai (BJW), Komplek Rumah Dinas Bupati Lampung Tengah, Kamis (29/01/2026).

Pengukuhan ini turut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Lampung Tengah Candra Puasati, DPD APJI Provinsi Lampung, Plt Kepala Dinas PMPTSP Sri Wahyuningsih, Kepala Dinas Perindustrian Veny Libriyanto, Plt Kepala Dinas Kesehatan dr. Josi Harnos, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Yos Devera, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga M. Abdi Hans, Kepala Dinas PP & PA Nuliana, Plt Kaban Kesbangpol Muhammad Arnez, Ketua Forum Camat Lampung Tengah Dahrif Ansori, serta undangan terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua DPC APJI Kabupaten Lampung Tengah Ni Ketut Dewi Nadi menyampaikan harapan besar agar APJI dapat menjadi organisasi yang mampu menjembatani dan memajukan para pengusaha jasaboga di Kabupaten Lampung Tengah.
“APJI diharapkan dapat menaungi dan memberdayakan para pelaku usaha jasaboga, baik industri rumahan, rumah makan, gerai makanan, katering, produksi kue, dan usaha sejenis lainnya. Selain itu, APJI juga diharapkan mampu memberikan fasilitas pendampingan, termasuk konsultasi hukum dan kebutuhan lain yang dibutuhkan oleh para pengusaha,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ni Ketut Dewi Nadi juga mengharapkan dukungan dari Pemerintah Daerah serta masyarakat agar APJI terus maju dan berkembang di Kabupaten Lampung Tengah.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk memimpin APJI. Mari kita bergandeng tangan dan bekerja bersama, karena tidak ada yang sulit jika kita solid,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri dalam sambutannya menegaskan bahwa Asosiasi Pengusaha Jasaboga merupakan organisasi profesi yang memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah.
Menurutnya, keberadaan para pelaku usaha jasaboga tidak hanya berkontribusi terhadap perputaran ekonomi lokal, tetapi juga berperan dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung berbagai kegiatan pemerintahan, sosial, keagamaan, dan budaya.

Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah menyadari sepenuhnya bahwa kemajuan sektor usaha, termasuk jasaboga, memerlukan sinergi, koordinasi, dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk terus mendorong terciptanya iklim usaha yang kondusif, kompetitif, serta berorientasi pada peningkatan pelayanan dan keamanan kualitas pangan,” ujar Plt Bupati.

Plt Bupati juga berharap DPC APJI Kabupaten Lampung Tengah dapat menjadi wadah komunikasi, pembinaan, dan pengembangan kapasitas para anggotanya, serta mampu menjalin kemitraan strategis dengan Pemerintah Daerah dalam rangka mendukung program pembangunan kemandirian dan memperkuat ekonomi masyarakat di Kabupaten Lampung Tengah.
ADV.

Pemkab Lampung Tengah Gelar Rakor Pra-Musrenbang Tematik Stunting 2026

LAMPUNG TENGAH, GSC. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah menggelar rakor Pra-Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra-Musrenbang) Tematik Stunting, Jum,at (30/1/2026). Yang berlangsung diruang BJW komplek rumah Dinas Bupati Lampung Tengah.

Pemkab Lampung Tengah Gelar Rakor Pra-Musrenbang Tematik Stunting 2026.
Dipost Oleh: Admin – 30 Januari 2026
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah menggelar rakor Pra-Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra-Musrenbang) Tematik Stunting, Jum,at (30/1/2026). Yang berlangsung diruang BJW komplek rumah Dinas Bupati Lampung Tengah.

Kegiatan Pra-Musrenbang Tematik Stunting dibuka secara resmi oleh Asisten pemerintahan dan kesra Candra Puasati. Yang dihadiri oleh Kepala Perangkat Daerah Camat se-Lampung Tengah dan Dinas terkait.

Dalam berbagai hal, Candra Puasati menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan usulan program pembangunan. Serta memperkuat komitmen bersama dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Lampung Tengah.

Melalui Pra-Musrenbang ini, diharapkan dapat dirumuskan usulan program dan kegiatan yang tepat sasaran, terintegrasi dan berkelanjutan. Penanganan stunting tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan memerlukan kolaborasi antara Pemerintah, Tenaga Kesehatan, Desa dan Masyarakat agar intervensi yang dilakukan benar-benar efektif,” ujarnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi, pembahasan berbagai permasalahan di lapangan, serta penyusunan rencana tindak lanjut program penanganan stunting 20 lokus di Kabupaten Lampung Tengah tahun 2026.

Melalui kegiatan ini diharapkan program-program yang disepakati dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Lampung Tengah.
ADV.

Plt. Bupati Lampung Tengah Hadiri Bakti Sosial Disabilitas Mental di Ponpes Jolo Sutro.

LAMPUNG TENGAH, GSC. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, menghadiri kegiatan bhakti sosial bagi penyandang disabilitas mental yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Jolo Sutro, Bandar Jaya Barat, Kecamatan Terbanggi Besar, pada Jum’at (30/1/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Tengah Ari Nugraha Mukti, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Lampung Tengah Indra Gandi, perwakilan Baznas Lampung Tengah, serta Camat Terbanggi Besar.

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Bupati I Komang Koheri menyampaikan bahwa kegiatan bhakti sosial ini akan menjadi program rutin Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah sebagai bentuk kehadiran nyata pemerintah dan negara di tengah masyarakat, khususnya bagi warga penyandang disabilitas mental.

Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab pemerintah agar kehadiran negara benar-benar dirasakan oleh saudara-saudara kita penyandang disabilitas mental. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat membantu pondok pesantren dalam mewujudkan nilai-nilai kemanusiaan,” ujar Plt. Bupati.

Melalui kegiatan bhakti sosial ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah berharap dapat terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam memberikan perhatian, perlindungan, serta pendampingan yang berkelanjutan bagi penyandang disabilitas mental.
ADV.

Plt. Bupati Lampung Tengah Hadiri Pengajian Akbar Harlah NU ke-100 di Seputih Raman.

LAMPUNG TENGAH, GSC. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., menghadiri Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-100 yang diselenggarakan oleh MWCNU Kecamatan Seputih Raman, bertempat di Lapangan Merdeka Ratna Chaton, Sabtu (31/01/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Kementerian Agama Lampung Tengah Maryan Hasan, Anggota DPRD Lampung Tengah, Camat Seputih Raman beserta unsur Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah yang memadati lokasi acara.

Plt. Bupati I Komang Koheri menyampaikan ucapan selamat atas Harlah NU ke-100 atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah. Ia mengapresiasi peran besar Nahdlatul Ulama dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, serta persatuan di tengah masyarakat.

Menurutnya, selama satu abad perjalanan NU telah memberikan kontribusi nyata dalam bidang pendidikan, dakwah, sosial kemasyarakatan, serta menjaga harmoni kehidupan berbangsa dan bernegara.

Plt. Bupati juga berharap momentum Harlah NU ke-100 ini dapat semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan dalam membangun masyarakat yang religius, rukun, dan sejahtera di Kabupaten Lampung Tengah.

Kegiatan Pengajian Akbar tersebut berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan, menjadi momentum silaturahmi sekaligus penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat Seputih Raman.
ADV.

Translate »