Pemkot Metro Mengapresiasi Gelaran Festival Kuliner Bertajuk Sudirman Street Food Kelas II

METRO, GSC – Update Diskominfo. Pemerintah Kota (Pemkot) Metro mengapresiasi gelaran festival kuliner bertajuk “Sudirman Street Food Kelas II”. Even tersebut menyediakan puluhan macam jajanan kuliner menarik dengan melibatkan sebanyak 43 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Kegiatan yang diinisiasi Lampung Culinary Community tersebut akan berlangsung di kompleks pertokoan Jalan Sudirman, Kota Metro selama 17 hari, mulai tanggal 24 Februari sampai 12 Maret 2023.

Sekertaris Kota (Sekkot) Metro, Bangkit Haryo Utomo menyebut sistem pembayaran yang diterapkan di even itu merupakan langkah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Bayar pakai QRis ini kan suatu inovasi juga ya. Tentu kami apresiasi. Karena juga sasarannya ini adalah untuk pemberdayaan UMKM Kota Metro, maka kami kira juga baik, agar pelaku UMKM bisa lebih maju. Yang tadinya tidak mengenal pembayaran non tunai, sekarang kan jadi mengenal,” kata Bangkit, Jumat, 24/2/2023.

“Yang mana sebelumnya mungkin pelaku UMKM belum mampu untuk ikut, tapi setelah belajar dan belajar, akhirnya sekarang jadi mampu ikut even ini. Artinya di sini juga kan ada peningkatan SDM-nya. Ada peningkatan mutu juga bagi mereka. Jadi kan, membuat UMKM ini juga jadi menyadari, bahwa penting dan memang harus mengikuti aturan-aturan dan perkembangan zaman agar bisa bertambah maju,” sambungnya.

Selain itu, lanjut Bangkit, belanja dengan menggunakan pembayaran non tunai via QRis, menurut Bangkit juga mendukung upaya penekanan peredaran uang palsu di Bumi Sai Wawai.

“Jadi kan, beberapa waktu lalu kan kita mendapat informasi dari Kepala BI Provinsi Lampung soal maraknya peredaran uang palsu. Maka, even kuliner yang menerapkan sistem pembayaran via QRis ini tentu kami apresiasi,” tutupnya.

Di tempat yang sama, Penggagas even Festival Sudirman Street Food Kelas II, Steven mengatakan pihaknya menyediakan puluhan stand kuliner yang terdiri dari 22 stand pedagang lokal asli Metro dan 21 stand dari Bandar Lampung.

“Ini yang ke dua kalinya. Kami biasanya cuma 10 hari untuk roadshow, kali ini kami jadi 17 hari dari tanggal 24 Februari sampai 12 Maret nanti. Kali ini untuk UMKM yang diberdayakan di sini, itu ada 43 totalnya, yang 22 dari Metro dan yang 21 itu dari Bandar Lampung,” bebernya.

Sementara mengenai alasan dipilihnya kompleks pertokoan Jalan Sudirman sebagai tempat pelaksanaan kegiatan, disebut Steven hal itu lantaran pihaknya menilai lokasi itu cukup strategis sebagai jantung kota dan pusat keramaian.

“Pemilihan lokasinya, karena kan di sini adalah titik yang ramai, paling center kalau menurut saya. Selain itu juga kan, ini juga merupakan pusat kota, mengingat ini adalah jalur utama. Harapan kita, ya supaya semua orang bisa lihat dan akhirnya menjadi tertarik untuk datang,” tandasnya.
ADV.

Kota Metro Terima Sertifikasi Bebas Frambusia Dari Kemenkes RI

JAKARTA, GSC – Update Frambusia, Kota Metro menjadi salah satu kota di Indonesia yang dinyatakan bebas penyakit Frambusia. Hal ini ditandai dengan penyerahan sertifikat bebas frambusia dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dalam rangka peringatan Hari Neglected Tropical Disease (NTDs) sedunia.

Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Menkes RI, Budi Gunadi Sadikin kepada Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin di Krakatau Grand Ballroom Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Selasa (21/2).

Penyakit frambusia adalah suatu infeksi bakteri jangka panjang (kronis) yang paling sering mengenai kulit, tulang, dan sendi. Kemenkes telah menetapkan Indonesia bebas Frambusia tahun 2024.

Sertifikat ini diserahkan kepada kabupaten atau kota di Indonesia yang telah berhasil mengeliminasi penyakit tersebut.

Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin mengatakan, diraihnya sertifikat bebas penyakit Frambusia ini merupakan hasil kerja keras pemerintah bersama stakeholder terkait dalam pencegahan penyakit tersebut.

“Ini berkat kerja keras kita. Prestasi ini harus dipertahankan. Kita berkomitmen agar kedepan tidak ada penyakit Frambusia di Bumi Sai Wawai,” katanya.

Ia menjelaskan, Pemkot Metro saat ini terus berupaya dalam rangka pemenuhan sarana dan prasarana hidup bersih dan sehat di kota setempat. Contohnya, dengan peningkatan kualitas sanitasi.

“Kesehatan adalah hak dasar masyarakat, dan pemerintah menyediakan sarana serta prasaranya. Karena itu saat ini Pemkot Metro berupaya untuk meningkatkan kualitas sanitasi,” jelasnya.

Wahdi juga mengajak masyarakat Kota Metro untuk terus melakukan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) secara terus menerus dan konsisten.

“Iya ini perlu peran serta masyarakat agar kedepan penyakit ini tidak ada di Kota Metro. Pemerintah melalui dinas kesehatan akan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tetap menjaga PHBS,” tandasnya.
ADV.

Walikota Metro Menyambut Baik Acara Say Waway Metro Marfosa 2023

METRO, GSC – Update Kompasion, Walikota Metro menghadiri Acara Say Waway Metro Morfosa 2023, Kompasion (Komunitas Penggiat Fashion) Metro, yang diselenggarakan Bumi Perkemahan Sumbersari, Sabtu (18/02/2023).

Acara ini bertujuan guna menjalin ikatan dan kerjasama antara para desainer yang ada di Kota Metro, dengan Pemerintah Kota Metro. Bahkan bukan hanya dari Kota Metro itu sendiri melainkan luar wilayah Metro, giat ini juga sekaligus mengkampanyekan kebersihan lingkungan.

Dalam kesempatan ini, Walikota Wahdi Siradjuddin, juga memberikan sambutan sekaligus membuka acara Say Wa Way Metro Morfosa 2023.

“Ini adalah momentum dimana Kota Metro dapat menyelenggarakan acara Say Wa Way Metro Morfosa 2023, yang dimana menjadi bukti bahwa masyarakat Metro, khususnya para pengiat fashion dapat mengeluarkan karyanya. Bukan hanya dari Metro saja tapi juga dari luar Kota Metro,” kata Wahdi.

Lanjutnya, ia juga berharap acara seperti akan di adakan setiap tahunnya, bahkan menjadi agenda rutin. Hal ini juga menjadi bukti bahwa SDM Kota Metro dapat bersaing dalam negeri, bahkan Internasional.

“Saya apresiasi setinggi tingginya, walaupun gerimis, para model peraga busana tetap menunjukkan profesionalisme mereka dengan memberikan yang terbaik. Acara ini sangat luar biasa dengan masyarakat sangat antusias. Semoga acara seperti dapat menjadi penyemangat para desainer muda dan dapat menuangkan ide-idenya,” ucap Wahdi.

Diakhir acara, Peraga Busana, Anjar Novitasari, berharap kedepannya dengan dukungan Pemerintah Kota Metro, acara ini dapat menjadi acara Nasional bahkan Internasional.
ADV.

Walikota Metro Sampaikan Pada Acara Musrembang Metro Timur, Pemkot Metro Akan Memfokuskan Peningkatan Infrastruktur

METRO, GSC – Update Diskominfo, Pemerintah Kota (Pemkot) Metro memfokuskan peningkatan infrastruktur serta fasilitas pendidikan di wilayah Metro Timur.

Hal tersebut dikatakan Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin saat melaksanakan Musrenbang di Kecamatan Metro Timur. Menurutnya, wilayah Metro Timur merupakan pusat pendidikan yang ada di Bumi Sai Wawai.

“Kita sudah sampaikan, disini merupakan pusat ekonomi dan pusat pendidikan. Maka, perlu kemampuan Camat untuk memanfaatkan peluangnya,” kata dia usai Musrenbang di Kecamatan Metro Timur, Jumat, 17 Februari 2023.

Dia menambahkan, untuk merealisasikan program tersebut, Wahdi menggelontorkan Rp 33 miliar di tahun 2023 ini.

“Penambahan dana ini juga sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan infrastruktur. Ini digunakan untuk penanganan banjir dan perbaikan trotoar yang rusak,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Camat Metro Timur, Ferry Handoyo mengatakan, pihaknya fokus untuk meningkatkan SDM menuju Metro Berkelanjutan. Sementara, untuk usulan yang urgen dalam pembangunan gedung Kelurahan Iringmulyo.

“Usulan yang urgen untuk pembangunan gedung Kelurahan Iringmulyo, itu karena bangunan yang sudah sangat tua,” kata dia.

Dia menambahkan, pihaknya juga akan meningkat produktifitas kekuatan ekonomi masyarakat. Dengan mengembangkan UMKM masyarakat untuk menguatkan Program Metro Bangga Beli (MB2).

“Selain penguatan UMKM, kami juga akan meningkat produktifitas pertanian. Kita sudah mengadakan program pertanian perkotaan seperti hidroponik dan budidaya daun mint. Itu juga sudah dibantu oleh beberapa komunitas yang ada,” tambahnya.

Selanjutnya, untuk peningkatan infrastruktur, Ferry menyebut akan meningkatkan jalan penghubung antar kelurahan.

“Memang kita mendapatkan penambahan anggaran yang cukup fantastis, dari yang semula Rp 16 miliar kini menjadi Rp 33 miliar. Kami sangat membutuhkan partisipasi masyarakat supaya apa yang sudah dianggarkan dapat terealisasi dan menjadi skala prioritas,” ujarnya.
ADV.

Pemkot Metro Gelontorkan Anggaran Sebesar Rp 23 Miliar Untuk Pembangunan Infrastruktur Perbaikan Jalan Usaha Tani (JUT)

METRO, GSC – Update Diskominfo, Pemerintah Kota (Pemkot) Metro idi Kecamatan Metro Selatan.

Hal itu diutarakan Walikota Metro, Wahdi saat sesi wawancara bersama awak media usai membuka kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Metro Selatan, Kamis (16/2/2023).

Wahdi menyebutkan, terdapat peningkatan anggaran sebesar Rp 6 Miliar dibandingkan sebelumnya yang hanya senilai Rp17 Miliar.

“Metro Selatan ada peningkatan untuk alokasi anggaran, dari Rp 17 Miliar menjadi Rp 23 Miliar. Tentu itu dibagi semuanya untuk pembangunan keseluruhan, saya tekankan sekali lagi karena di sini lahan paling luas. 857,5 hektar ada di sini loh, di Metro Selatan,” kata Wahdi.

Ia juga menerangkan, nilai anggaran yang disajikan untuk Kecamatan Metro Selatan nyaris sama dengan yang dianggarkan untuk Kecamatan Metro Utara.

“Digelontorkan ke Metro Selatan hampir sama dengan yang ke Metro Utara, tapi kenaikannya lebih banyak sini. Kalau yang di Metro Utara, dengan ABT sebelumnya Rp 19 Miliar, kalau disini 17 Miliar. Naiknya di Metro Selatan sekitar Rp 6 miliar, lah banyak infrastruktur kan,” ujarnya.

Ia menekankan, anggaran puluhan Miliar yang digelontorkan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dengan memprioritaskan pembangunan peningkatan JUT.

“Kita kan konsentrasi memang di infrastruktur jalan, orang memang benar-benar cinta Metro ya seharusnya membangun dengan kualitas. Hanya Saya pesankan, tolong peningkatan jalan itu tidak lupa dari jalan usaha tani. Dari sekian luasan wilayah, maka harus diperhatikan jalan usaha tani dan sebagainya,” tegasnya.

Camat Metro Selatan, Fajar Riatama juga menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima arahan dari Walikota untuk memprioritaskan pembangunan di sektor pertanian.

“Tadi arahan pak Walikota prioritas-prioritasnya hanya berkaitan dengan pertanian. Mungkin tidak bisa langsung semua, tapi insyaallah bertahap, perbaikan jalannya berkelanjutan,” ungkapnya.

Fajar menyebut, setiap kelurahan di Metro Selatan akan menerima pembangunan JUT. Tak hanya itu, perbaikan jalan, pengairan hingga penerangan juga menjadi prioritas.

“Insyaallah setiap Kelurahan pasti ada pembangunan jalan usaha tani. Selain jalan, drainase, talud, dan bronjongan juga jadi fokus utama pembangunan di tahun 2023 ini. Insyaallah tahun 2024 nanti akan ditambah yang lebih baik.” Ucapnya.
ADV.

Dinas Perdagangan Kota Metro Gelar Operasi Pasar (OP) di Tiga Tempat

METRO, GSC – Update Diskominfo, Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui Dinas Perdagangan menggelar operasi pasar (OP) di tiga tempat yakni pasar Kopindo, pasar Margorejo dan pasar Tejo agung untuk menekan kenaikan harga bahan pokok.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Metro, Elmanani menjelaskan, belakangan ini harga bahan pokok seperti beras, cabai, bawang merah, bawang putih dan lainnya mengalami kenaikan.

”Iya operasi pasar ini sengaja kita laksanakan dalam rangka mengantisipasi kenaikan harga beberapa bahan pokok,” jelas Elmanani.

Masih dikatakan, Elmanani kegiatan ini akan dilaksanakan ditiga tempat, yakni pasar Kopindo, pasar Tejo Agung dan Pasar Margorejo.

“Dipasar Kopindo sudah kita lakukan kemarin dan hari ini dipasar Tejo Agung, serta besok akan dilaksanakan di pasar Margorejo,”ucapnya.

Pihaknya juga menyampaikan untuk stok dalam Oprasi Pasar bahan pokok berbeda -beda tergantung jenis barangnya. Kemarin dan hari ini stok beras mencapai 6 ton serta stok telur mencapai 350 kilogram. Dan hari ini stok telur 250 kilogram.

Dikatakannya, saat ini harga cabai merah di pasar tradisional Rp 47ribu – Rp 50 ribu/kg, cabai rawit hijau Rp 40 ribu – Rp 45 ribu/kg, kemudian bawang merah Rp 32 ribu – Rp 40 ribu/kg, bawang putih kating Rp 27 ribu – Rp 30 ribu/kg, harga telur Rp 28 ribu – Rp 30 ribu/kg dan beras Rp 12 ribu – Rp 13 ribu per/kg.

Dalam OP ini, lanjut dia, dengan menggandeng para distributor yang ada di Bumi Sai Wawai dan Bulog, masyarakat bisa membeli bahan pokok tersebut dengan harga yang lebih murah seperti.

“Cabai merah Rp 47-50 ribu/kg, cabai rawit Rp 32 ribu/kg, bawang putih Rp 25 ribu/kg dan telur Rp 25 ribu/kg, terigu Rp 11 ribu/bungkus, bawang merah Rp 36 ribu per setengah kilogram dan gula kemasan Rp 13 ribu kemudian beras Rp 42.500 per 5 kilogram.

“Melalui kegiatan semacam ini, ke depan harga-harga akan terkendali dan stabil kembali. Karena dalam Operasi pasar dengan harga grosir bahan dibandingkan dengan harga dipasaran mencapai Rp 3.000 sampai Rp 6.000 tergantung jenis item, ya,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu masyarakat, Yani (30) mengaku sangat terbantu dengan adanya OP yang dilaksanakan Pemkot Metro. Sebab, harga bahan pokok seperti cabai, bawang merah, minyak goreng dan beras sedang naik.

“Iya disini lebih murah, kalau di pasar tradisional harga beras per 5 kilogram Rp 60 ribu/kg sedangkan di OP ini Rp 42.500 per 5 kilogram. Mudah-mudahan ke depan harganya tidak naik terus,” tandasnya.(ADV)

Pemkot Metro Targetkan PAD Parkir 2023 Mencapai 1,4 Miliyar

METRO, GSC – Update Diskominfo, Pemerintah Kota (Pemkot) Metro, menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor parkir pada 2023 sebesar Rp1,4 miliar.

Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Parkir Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Metro, Badri Kotib mengatakan optimistis realisasi PAD yang bersumber dari parkir bisa mencapai 100 persen.

“Tahun ini kami ditargetkan Rp1,4 miliar. Kalau tahun sebelumnya, capaian itu masih di kisaran 80 persen atau Rp1,1 miliar,” kata dia, Senin (6-2-2023).

Dia menambahkan, capaian tersebut diraih dari sebanyak 129 juru parkir yang ada di Kota Metro. Seluruhnya merupakan juru parkir yang telah memiliki SK resmi dari Dinas Perhubungan.

“Ada beberapa kendala yang menghambat capaian realisasi PAD parkir, terutama di jumlah juru parkir yang terbatas. Terlebih, saat ini banyak pengusaha ataupun instansi yang menggunakan jasa pihak ketiga untuk parkir,” tambahnya.

Sementara itu, untuk meningkatkan capaian PAD tersebut, Badri akan menyusuri lagi lokasi parkir yang berpotensi bisa menambah penghasilan lagi.

“Tentu, target kami tak hanya berhenti di 129 rekan juru parkir. Kita akan mencari dimana lokasi yang bagus dan berpotensi. Parkir ini kalau dikelola bisa menjadi penghasil yang selalu meningkat,” ungkapnya.
ADV.

Pemkot Metro Anggarkan 90 Miliar Untuk Perbaikan Infrastruktur di 2023

METRO, GSC – Update Diskominfo, Pemerintah Kota (Pemkot) Metro menyiapkan anggaran sebanyak 90 miliar guna menyelesaikan perbaikan seluruh infrastruktur di tahun 2023, termasuk jalan raya.

Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin memberi kepastian soal perbaikan infrastruktur seluruh akses jalan di Bumi Sai Wawai yang akan diperbaiki pada tahun 2023 ini. Pihaknya juga telah merencanakan penganggarannya.

“Saya pastikan di 2023 ini soal infrastruktur jalan, titik-titik banjir, drainase juga akan kita perbaiki kembali, selesai semua di 2023 ini. Kemudian juga tentu fasilitas bangunan ya. Insya Allah seluruh jalan di Kota Metro mulus di 2023 nanti, insya Allah. Total keseluruhan anggarannya 90 miliar yang kita siapkan untuk perbaikan seluruh jalan di Kota Metro ini tahun 2023,” ucap Wahdi usai memimpin musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan di aula Kelurahan Margodadi, Kecamatan Metro Selatan, Rabu, 1/2/2023.

Sementara itu, lanjut Wahdi, mengenai kondisi infrastruktur jalan yang berada dalam kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, pihaknya bakal berkoordinasi dan mengkomunikasikannya kembali kepada pihak terkait.

“Untuk jalan-jalan yang jadi kewenangan provinsi akan kita komunikasikan kembali perbaikannya, contohnya Soekarno-Hatta. Kita sampaikan, tidak hanya Jalan Tol saja yang bagus, tapi juga jalan-jalan yang masuk ke daerah-daerah tersebut, supaya perekonomian juga bisa bertumbuh,” lanjutnya.

Selain itu juga, Wahdi menegaskan kembali kepada pihak-pihak yang terkait, agar bisa berkontribusi terhadap pembangunan infrastruktur dengan lebih serius memerhatikan kualitas kontruksi yang akan dikerjakan.

“Maka dari itu saya sampaikan sekali lagi, kita ini butuh kualitas. Jadi, kepada siapapun yang membangun di Metro ini, tolonglah! Pikirkan juga kualitas konstruksinya itu. Karena kalau itu dikerjakan dengan hati nurani, maka kita ini bisa bangun metro ini jadi baik,” tegasnya.

Mengenai keluh-kesah masyarakat terhadap kondisi infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan, Wahdi juga meminta sedikit pengertian untuk memahami situasi, mengingat rencana-rencana pembangunan yang banyak terhambat disebabkan pandemi, serta jangka waktu yang terbilang belum lama dari wabah covid-19 itu, membuat pelaksanaan pemulihannya tiba di tahun 2023.

“Ya itu tadi, memang kan semua juga tahu ya bagaimana kita ini baru tarik nafas usai melewati pandemi kan. Maka itu, 2023 ini prioritas pembangunan jalan-jalan, termasuk jalan yang ada di lingkungan-lingkungan ya,” tandasnya.
(ADV).

Walikota Didampingi Wakil Walikota Metro Hadiri MusrembangTingkat Kelurahan

METRO, GSC – Update Diskominfo, Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui Kecamatan Metro Utara kembali menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) ditingkat Kelurahan yang bertempat di aula Kelurahan Purwosari, Kecamatan Metro Utara, Selasa (31/01/2023).

Turut dihadiri Walikota Metro, Wakil Walikota Metro, Bappeda, Sekda, Camat Metro Utara, Lurah se-Metro Utara, Rw/Rt se-Metro Utara, dan para tamu undangan.

Walikota Metro Wahdi Sirajuddin menampung aspirasi-aspirasi dari masyarakat terkait kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2024 terutama di Kelurahan Purwosari diantaranya
kegiatan positif yang memicu peningkatan umkm dan persoalan mengenai pembangunan.

“Pertama kali dalam hal segi ekonomi.
Jadi, ada kegiatan dari masyarakat yang bersifat positif, tentu akan kita dukung yang memiliki UMKM. Kemudian, kedua juga beberapa masalah mengenai Sosial Budaya dan Pembangunan, kedepannya kita akan terus mengupayakan apa yang sudah di sampaikan aspirasi dari masyarakat,” ujar Wahdi.

Dikesempatan yang sama, Qomaru Zaman Wakil Walikota Metro mengatakan bahwa, terkait fokus dalam pembangunan di tahun 2024 mendatang terutama di Kelurahan Purwosari ini adalah terkait UMKM dan Infrastruktur.

“Tadi banyak sekali aspirasi dari masyarakat yang masuk salah satunya tentang sosial budaya, ekonomi, kemudian insfratruktur. Saya sangat mengapresiasi bersama Walikota betapa hebatnya warga Kota Metro ini terutama di Kelurahan Purwosari. Untuk tahun 2024 ini fokus kita adalah dalam sektor Insfratruktur, UMKM untuk peningkatan ekonomi, dan sambil kita lihat-lihat persoalan apa saja kedepannya nanti,” singkatnya

Sementara itu, Lurah Purwosari, Bona Ferdinand, melaporkan terkait luas Kelurahan Purwosari dengan luas 255 Ha, yang terdiri dari 7 Pamong dan 44 RT. Untuk jumlah penduduk 8.283 jiwa, yang terdiri dari laki-laki 3.177 jiwa dan perempuan 3.086 jiwa, jumlah KK 1.924.
ADV.

Walikota Metro Hadiri Musrembang di Kelurahan Banjarsari Metro Utara

METRO, GSC – Update Diskominfo, Peningkatan produktivitas ekonomi, kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pembangunan berkelanjutan menjadi 3 poin pokok skala prioritas dalam musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) di Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Metro Utara, Kota Metro.

Hal itu disampaikan oleh Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin. Musrenbang yang digelar di Aula Kelurahan Banjarsari Metro Utara itu menempatkan tiga poin mendasar yang akan dilaksanakan pada 2024 mendatang.

“Jadi konteksnya, 2024 kita bicara tentang peningkatan produktivitas, pembangunan dan sumber daya manusia berkelanjutan,” kata Wahdi saat diwawancarai awak media usai memimpin Musrenbang di Banjarsari, Senin, 30/1/2023.

“Pertama kali dalam hal ekonomi tadi. Jadi ada kegiatan masyarakat yang saya kira sangat positif, tetapi nanti tentu jadi bahan lebih lanjut juga. Kemudian yang kedua, juga beberapa hal mengenai permasalahan sosial budaya, pembangunan ada juga tadi soal drainase yang memang terganggu. Sudah masuk juga tadi saya kira di 2023,” imbuhnya.

Senada dengan Wali Kota Metro. Lurah Banjarsari, Erwin Syarief mengatakan hal apapun yang nantinya dibahas dalam Musrenbang tingkat kelurahan, tentu tidak terlepas dari 3 poin skala prioritas yang dipaparkan sebelumnya.

“Sesuai dengan yang ditetapkan itu, kan untuk 2024 ya tiga hal itu tadi. Peningkatan produktivitas ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan berkelanjutan. Soal pagu anggarannya, info tadi dari Bappeda 7,7 peningkatan anggarannya,” tandasnya.
ADV.

Translate »