Bong Pin Sang (Asen) Resmikan Kantor Baru Seputar Publik. Com Sekaligus Doa Bersama

JAKARTA, GSC – Update Nataru, Dalam tema menuju Indonesia cemerlang dan menyambut malam tahun baru 2023 pimpinan perusahaan seputar publik Bong Pin Sang (Asen), meresmikan kantor baru, sekaligus gelar Doa bersama, Sabtu (31/12/2022).

Peresmian kantor baru ini disaksikan oleh pemimpin redaksi Media Analis Indonesia Samaludin, koordinator liputan media analis Indonesia Muhamad Husen, staf seputar publik Rendy, serta rekan-rekan anggota media seputar publik dan puluhan masyakarat.

Kantor seputar publik yang baru ini, berdiri di jalan teri 1 no. 12 RT 016/RW 012 teluk gong, pejagalan, penjaringan Jakarta utara.

“Saya minta kantor baru ini dapat dirawat dengan baik untuk digunakan sebagai tempat bekerja, karena sudah dibangun dengan susah payah,” kata pimpinan perusahaan seputarpublik Asen.

“Dengan adanya kantor baru tersebut semoga semakin sukses dan maju dalam memberikan pemberitaan kepada seluruh masyarakat Indonesia,” tambahnya.
Zul.

Junaidi di Amanahkan Pimpin DPW PWDPI Lampung

TULANG BAWANG, GSC – Update PWDPI, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi Lampung mengadakan rapat penentuan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah untuk Daerah Lampung.

Kegiatan ini dihadiri, Ketua Umum DPP PWDPI, M. Nurullah RS, Ketua Bidang OKK, Idhar Kenedy, Pengurus PWDPI Provinsi Lampung, DPC Tulangbawang, Acara yang di adakan di Sekretariat Redaksi Duta Lampung dan Pena Berlian, Jalan Raden Gunawan, Gg. Hi. Hasanuddin, Way Limus, Hajimena, Natar Lampung Selatan, Rabu (28/12/202).

Ketum PWDPI, Muhammad Nurullah Roni Salim optimis, mempasilitasi kegiatan ini dengan penuh bangga.

Sebenarnya ini hajatnya DPW PWDPI Lampung. Saya mengajak kawan-kawan berkumpul di tempat ini agar supaya terjalinnya silaturahmi dan kekompakan antara kita.

Jika ada yang belum kenal satu dan yang lainnya maka kita bisa mempererat tali silaturahmi kita untuk persaudaraan juga tentunya, pesan Nurul.

Ditempat yang sama, Ketua Bidang OKK, PWDPI Idhar Kenedy mengungkapkan, kita wartawan melapangkan hati untuk berwawasan dan tidak ada kata minder kepada siapa kita konfirmasi. wartawan tidak bisa dihalangi menjalankan tugas.

Disamping itu dirinya mengharapkan kekompakan dan bekerjasama, jika belum paham kita tanyakan.

Semua itu berawal dari kecil, tidak langsung besar. Semangat dan semangat!!!.ucap kenedy
Junaidi Ketua DPW PWDPI Provinsi Lampung menyampaikan juga, selain mencerdaskan, membangun dan membesarkan, tujuan dari PWDPI ini kita jalin silaturahmi, koordinasi dan persaudaran tentunya.

Saya berterima kasih atas amanah kepercayaan yang diberikan untuk Pimpin Lampung. Sekira ada rekan lain yang lebih lama mungkin ingin menginginkan Ketua saya persilahkan.

Lebih lanjut junaidi menyampikan dimana adanya terbentuknya DPW PWDPI merupakan salah satu Forum Wartawan yang nantinya diharapkan bisa menjadi wadah bagi wartawan yang ada di 15 kabupaten/kota bersama-sama berperan dalam ikut serta mencerdaskan bangsa dan sebagai wadah untuk mengakomodir wartawan yang ada di Lampung.

Hal ini terlihat dari program kerja yang nantinya dijalankan benar-benar terlaksana terkonsep dengan baik dan dijalankan.
“Disini juga tempat kita wadah dari semua media berbagai media baik Online dan cetak dalam hal nya mempererat tali silaturrahmi untuk ikut serta memajukan, mencerdaskan bangsa dan bersama sama pemerintah membangun Lampung dengan profesi kita selaku jurnalis untuk menulis dan menyajian pemberitaan.” Kata junaidi.

”lebih lanjut intinya kita semua yang sudah bergabung di satu bendera ini mari kira sama-sama belajar sampai ke titik tujuan kita dengan baik. dan bersama-sama membangun bangsa ini sesuai kemampuan dan profesi kita masing masing.

Mohon Untuk Semua Kepengurusan Baik DPP ,DPW,DPC ,sekiranya nantinya saya benar – benar mendapat Amanah untuk memimpin khususnya yang ada di lampung , mohon dukungan Serta Doa nya supaya saya dapat Amanah Menjalankan Amanah ketum yang di embankan kepada saya,Serta mohon kerja sama nya baik kepengurusan dan anggota yang sudah bergabung di 15 kabupaten kota yang ada di Provinsi lampung ,semoga kita semuanya dalam wadah PWDPI , saling sufot ,bahu membahu, dan saling mengisi akan kelebihan serta kekuarangan dalam segala hal, Saling asah ,asih asuh ” pungkas Junaidi dalam ahir penyampainya. (Rido)

Pemkot Metro Terkesan Lamban dan Kurang Tegas Menyikapi Bangunan Yang di Duga Melanggar DAS

METRO, GSC – Update Diskominfo, Pemerintah Kota (Pemkot) Metro akan berkoordinasi dengan Hotel Aidia Grande dan rumah Kost Lintang terkait pengentasan banjir di rumah warga sekitar penginapan itu.

Asisten II Setda Kota Metro, Yerri Ehwan mengatakan, pemerintah akan menyurati Hotel Aidia untuk duduk bersama menyelesaikan permasalahan banji tersebut.

“Kita sedang proses surat untuk langsung ke sana, nanti diantar langsung ke sana, ya kita komunikasi lah. Ya mereka juga kan ada nama baik, kita belum duduk bareng, tapi informasinya seperti itu,” kata dia saat diwawancarai awak media usai menghadiri soft launching Metro Creative Hub 2022 di Sentra Kreatif (Sekam), Rabu (28/12).

Menurut dia, salah satu solusi yang bisa diambil yakni pihak Hotel Aidia dan rumah Kost Lintang memperlebar saluran irigasi agar ketika hujan turun air tidak menggenangi rumah warga.

“Solusi untuk Hotel Aidea, kita meminta itu supaya diperlebar saluran air, drainase, Anak Sungai Way Batanghari ya. Itu bisa diperlebar juga, termasuk ketinggiannya. Bangunannya untuk sementara ini yang kita lihat di Aidia itu berupa salurannya saja. Tetapi kalau yang di Kost Lintang, memang di atasnya itu sudah ada Kost-kostan nya itu,” bebernya.

“Saya kira, itu nanti bisa konfirmasi ke pihak Hotel Aidia, kalau dari sisi kita, Pemda, kita akan proses juga administrasinya, misalkan hibah dan lain-lainnya itu administrasi harus clear juga, supaya di lain hari sudah gak ada lagi permasalahan,” tandasnya.

Diketahui, dugaan pelanggaran pendirian bangunan di DAS yang dilakukan oleh Hotel Aidia dan rumah Kost Lintang sudah cukup lama menjadi keluhan warga, karena memicu genangan air dalam jumlah besar saat hujan, di rumah warga sekitar. Kemudian, dugaan itu juga sudah ditinjau langsung oleh Satpol PP Kota Metro. Namun, sampai saat ini, Pemkot setempat masih menunggu itikad baik dari Hotel Aidia Grande.

Sementara itu, pemilik Kost Lintang, Ibu Bambang mengaku pihaknya sudah berlapang dada dan menerima jika bangunan rumah kost miliknya dibongkar. Hal ini, agar permasalahan banjir akibat saluran irigasi yang tertutup bisa teratasi.

“Iya kami tidak apa-apa jika bangunan rumah kost ini dibongkar oleh pemerintah. Ini untuk kemaslahatan masyarakat. Karena rumah kost kami juga sering kena banjir,” tukasnya.

Sedangkan pemilik Hotel Aidia, hingga saat ini belum pernah bisa ditemukan untuk dimintai keterangan.

Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat sederet regulasi yang mengatur tentang pendirian bangunan di DAS. Seperti tertuang di Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 38 Tahun 2011 Tentang Sungai, telah diatur jarak bangunan yang harus berjarak setidaknya 10 sampai 20 meter dari bibir sungai dan ada larangan tegas untuk mendirikan bangunan di sekitar sungai, anak sungai, drainase atau irigasi.

Dalam Pasal 5 Permen PUPR RI Nomor 28/Prt/M/2015 tentang Penetapan Garis Sempadan Sungai dan Garis Sempadan Danau dan UU Nomor 7 Tahun 2004 tentang Pengairan, terdapat penetapan lebar garis sempadan sungai, irigasi dan saluran drainase.

Kemudian juga di UU Nomor 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang, terdapat ketegasan berupa ancaman pidana bagi pelanggar pembangunan di DAS. Disebutkan dalam Pasal 25 Huruf b dan d, serta pada Pasal 36, bahwa bagi orang yang dengan sengaja melakukan kegiatan kerusakan air dan prasarananya dan pencemaran air, diancam pidana paling lambat 3 tahun, paling lama 9 tahun, dengan denda paling sedikit Rp 5 miliar dan paling banyak Rp 15 miliar. Kemudian, pada Pasal 40 Ayat 3, dikatakan apabila sengaja melakukan kegiatan konstruksi prasarana sumber daya untuk kebutuhan usaha tanpa izin, dapat dipidanakan 3 tahun penjara dengan denda Rp1 miliar hingga Rp5 miliar.
Yd.

Pj. Bupati Tulang Bawang Drs. Qudrotul Ikhwan M.M., Perdana Hadiri Rapat Paripurna DPRD Tulang Bawang

TULANG BAWANG, GSC – Update DPRD, DPRD Kabupaten Tulang Bawang melaksanakan rapat paripurna dalam rangka pembahasan tentang pencegahan dan peningkatan kualitas terhadap perumahan kumuh dan permukiman kumuh, penyelenggaraan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil serta sistem pembayaran pajak daerah secara elektronik (E-Billing). Rapat paripurna ini diselenggarakan pada hari rabu, 28/12/2022

Pj. Bupati Tulang Bawang Drs. Qudrotul Ikhwan M.M., penjabat bupati Tulang Bawang, forkopimda plus kabupaten Tulang Bawang, pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator (Eselon III) di lingkungan pemerintah Kabupaten Tulang Bawang, rektor Universitas Megou Pak Tulang Bawang, direktur RSUD menggala, ketua KPUD Tulang Bawang, Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Kepala Basarnas Kabupaten Tulang Bawang hadir pada rapat paripurna kali ini.

Membuka rapat, Ketua DPRD Kabupaten Tulang Bawang Bapak Sopi’i S.H., M.H., Menyampaikan bahwa dirinya atas nama pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Tulang Bawang mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang hadir dan mengikuti rapat paripurna ini baik secara langsung maupun secara virtual. Selanjutnya, pimpinan rapat juga mengucapkan selamat datang kepada Bapak Drs. Qudrotul Ikhwan, M.M., Sebagai Pj. Bupati Tulang Bawang dan berharap semoga tugas yang diemban dapat dilaksanakan dengan baik serta dapat membawa kemaslahatan bagi masyarakat kabupaten Tulang Bawang.

“Selamat datang dan selamat bertugas kepada Pj. Bupati Tulang Bawang Bapak Drs. Qudrotul Ikhwan M.M., kami pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Tulang Bawang selaku pihak legislatif, berharap kedepannya sinergitas antara eksekutif dengan legislatif dapat terjalin dengan baik, bersama-sama satu visi dan misi untuk memajukan Kabupaten Tulang Bawang serta mewujudkan masyarakat Kabupaten Tulang Bawang yang aman dan sejahtera” Sambut pimpinan sidang .

Lanjut Sopi’I, dalam nuansa perayaan natal dan menyambut Tahun Baru 2023, atas nama Pimpinan dan Anggota DPRD mengucapkan selamat natal dan tahun baru 2023, bagi saudara-saudara kita yang merayakan, semoga ditahun mendatang Kabupaten Tulang Bawang semakin berkembang dan makin tentram di bawah pimpinan Bapak Pj. Bupati Tulang Bawang Bapak Drs. Qudrotul Ikhwan, M.M., Amin Yarobbal Alamin”.

Pj. Bupati Tulang Bawang Bapak Drs. Qudrotul Ikhwan, M.M., dalam rapat paripurna perdananya di Kabupaten Tulang Bawang menyampaikan terima kasih atas sambutan baik dari pemerintah Kabupaten Tulang Bawang terhadap dirinya dan keluarga sejak mengawali tugasnya di wilayah Sai Bumi Nengah Nyappur. Beliau juga berharap sinergitas yang telah terjalin dengan baik antara eksekutif dan legislative dapat terus di tingkatkan demi memberi kemajuan serta menyejahterakan Kabupaten Tulang Bawang.

Terkait pembahasan raperda pada rapat paripurna hari ini, telah dilaksanakan pembahasan oleh panitia khusus bersama dengan perangkat daerah serta bagian hukum setdakab Tulang Bawang guna mendapatkan masukan serta substansi dengan tetap berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan. Ketiga raperda tersebut juga telah dilakukan fasilitasi oleh Gubernur Lampung melalui biro hukum Setda Prov Lampung dengan hasil telah sesuai dengan ketentuan dan tidak bertentangan dengan perundang – undangan yang lebih tinggi, kepentingan umum dan norma lainnya serta dapat dilanjutkan ketahap pembicaraan selanjutnya.

“Setelah penandatanganan keputusan DPRD serta nota kesepakatan bersama terhadap ketiga raperda dimaksud, Saya atas nama pemerintah Kabupaten Tulang Bawang mengucapkan terima kasih kepada DPRD Kabupaten Tulang Bawang atas dukungan serta sumbang saran mulai dari sejak pembahasan sampai dengan disetujui untuk selanjutnya dapat ditetapkan raperda tersebut menjadi peraturan daerah” sebut Pj Bupati Tulang Bawang ini.

Masih Bapak Qudrotul” setelah ditetapkan menjadi peraturan daerah, kita berharap raperda yang pada hari ini di syahkan menjadi legal standing dalam melaksanakan kebijakan dan memberikan pelayanan di bidang perumahan dan permukiman, administrasi kependudukan dan pencatatan sipil serta pemungutan pajak secara elektronik”.
Rd.

Dugaan KKN Dan Pelanggaran Seleksi Calon PPK, LSM FORMAPERA Lapor Ke BAWASLU Deli Serdang

DELI SERDANG, GSC – Update PPK, Perekrutan tenaga Adhoc (Perekrutan Panitia Pemilihan Kecamatan) yang dilakukan oleh KPU Deli Serdang disinyalir adanya nuansa KKN dan ketidakprofesionalan penyelenggara KPU.

Hal ini diketahui awak media saat Feri Afrizal Ketua LSM Forum Masyarakat Pemantau Negara (FORMAPERA) SUMUT melaporkan secara resmi Penyelenggara KPU ke Badan Pengawas Pemilu ( BAWASLU) Kabupaten Deliserdang, Senin (26/12/22).

Dalam keterangannya, Feri Afrizal mengatakan dasar laporan yang dilakukan berdasarkan temuan dan laporan adanya dugaan pelanggaran yang dilakukan Penyelenggara KPU saat seleksi penerimaan calon anggota PPK.

“ Hari ini Surat Pengaduan dan lampiran bukti dugaan pelanggaran KPU telah kita serahkan ke BAWASLU, Alhamdulillah tadi langsung diterima ibu Erina Rambe, SH, M.H, selaku
DEVISI PENANGANAN PELANGGARAN DAN DATA INFORMASI,”, Kata Feri kepada awak media.

Feri melanjutkan, ada temuan di 8 Kecamatan yang mana peserta melaporkan kepada kita adanya pelanggaran Kode etik penyelenggara Pemilu, Kode Administrasi dan Kode etik Pidana serta tidak transparansinya sistem perekrutan calon anggota PPK. Sistem perekrutan yang meliputi administratif, Ujian Computer Assited Test (CAT) dan sistem wawancara disinyalir berjalan tidak secara profesional.

Hal ini diketahui saat adanya ujian CAT penyelenggara KPU memfokuskan ujian disatu lokasi yang berujung ujian sendiri baru dapat berakhir sampai pagi dini hari. Selain itu, saat ujian CAT berlangsung terlihat penyelenggara mengetahui adanya peserta membawa handphone sebagai bahan contekan ujian namun terjadi pembiaran. Tentu ini jelas pelanggaran yang dilakukan Penyelenggara, terangnya.

Disatu sisi juga, kita temukan adanya seorang peserta disalah satu Kecamatan memiliki ikatan perkawinan dengan penyelenggara KPU, tentu ini melanggar aturan PKPU Nomor 476 Tahun 2022, dan ironisnya peserta tersebut lolos sebagai anggota PPK. Disinilah letak pelanggaran yang dilakukan oleh KPU yang mana seharusnya penyelenggara dapat mengetahui status peserta tersebut dilakukan saat verifikasi administrasi (dokumen ), namun nyata peserta tersebut lolos sebagai anggota PPK, ada apa ? ungkapnya.

Pada saat verifikasi data temuan, Feri menguraikan adanya indikasi KKN dalam sistem perekrutan calon anggota PPK yang ada di Kabupaten Deliserdang. “ Indikasi ini terlihat saat kita temukan isi percakapan peserta yang mengaku tidak ada mengikuti seleksi wawancara namun dirinya lolos dalam seleksi, atas pengakuan tersebut menjadi tanda tanya bagi kita, kenapa tanpa mengikuti salahsatu tahapan peserta tersebut bisa lolos? Untuk memperkuat laporan kita sudah lampirkan isi rekaman tersebut ke BAWASLU.

Diakhir penutup, Feri secara tegas meminta kepada BAWASLU agar laporan DPW Formapera Sumut segera ditindaklanjuti.

“ kita minta semua para pihak yang terindikasi melakukan pelanggaran segera di periksa, silahkan BAWASLU melakukan verifikasi data laporan kita (Formapera-red) kita siap hadirkan saksi berdasarkan berkas dan temuan yang kita laporkan. “ Dalam masa 2 hari, jika BAWASLU tidak merespon laporan kita, kami akan laporkan hal ini ke Dewan kehormatan Penyelenggara Pemilu ( DKPP) tutup Feri mengakhiri keterangannya.

Sementara keterkaitan laporan LSM Formapera Sumut dibenarkan Erina Rambe, S.H, M.H selaku Devisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi BAWASLU Deliserdang.

“ Kita sudah menerima laporan dari LSM Formapera Sumut, lengkap dengan alat bukti dan sudah kami nomori, selanjutnya kami akan melakukan kajian awal untuk laporan B1, sudah melengkapi syarat formil Serta laporan sudah memenuhi unsur baik waktu dan bukti pelaporan, terang Erina Rambe, membenarkan.

Sebelumnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Deli Serdang melaksanakan tes tertulis Computer Assisted Test (CAT) bagi para peserta seleksi calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilu 2024 di lingkungan Kabupaten Deli Serdang, pada 6 – 7 Desember 2022. Dilanjutkan dengan Test Wawancara yang di gelar di Hotel Prime Plaza Kualanamu di laksanakan pada tanggal 11 – 13 Desember.2022.
Rz.

Ketum PWRI Ingatkan Pengurus DPD-DPC PWRI Selindo Berbenah Jelang Diadakanya Kongres

JAKARTA, GSC – Update Kongres PWRI, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPP PWRI) Dr. Suriyanto PD, S.H, M.H, M.Kn, mengingatkan seluruh Pengurus DPD maupun DPC PWRI seluruh Indonesia untuk berbenah diri, dalam rangka menghadapi Kongres PWRI, Maret 2023 mendatang.
Penegasan ini disampaikan Suriyanto, mengingat PWRI ke depan, tampil dengan paradigma baru, sebagai organisasi profesi yang akuntabel, profesional dan sanggup menghadapi segala bentuk tantangan.

“Saya ingatkan kepada saudara-saudaraku seluruh pengurus DPD PWRI dan DPC PWRI di seluruh Indonesia untuk berbenah diri, dan mengoreksi pengurus dan anggotanya bahwa semua yang tergabung di PWRI tidak dibenarkan tergabung di organisasi lain yang sejenis,” kata Suriyanto, melalui keterangan di Jakarta, Senin (27/12/2022).

Suriyanto kembali menegaskan, bahwa pengurus maupun anggota PWRI harus mengikuti aturan-aturan organisasi, sebagaimana tertuang dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD ART) maupun peraturan organisasi.
Sebagai organisasi profesi, kata Suriyanto, DPP PWRI juga tengah menyiapkan program-program strategis, diantaranya melalui kegiatan uji kompetensi wartawan (UKW).

“Saya juga mengingatkan kepada saudara-saudarku sekalian di DPD PWRI untuk kegiatan Uji Kopetensi Wartawan (UKW), sesegera mungkin di jadwalkan, hingga sampai hari ini kami dari DPP PWRI belum mendapatkan laporan yang jelas dari seluruh Pengurus DPD PWRI untuk kegiatan tersebut,” Jelas Suriyanto.

“Selain itu juga, untuk perbaikan administrasi serta laporan keberadaan kantor DPD dan DPC guna untuk verifikasi ke Dewan Pers. Saya minta kerjasama kita, yang sinergi untuk kepentingan kita bersama di wadah PWRI ini,” tegasnya.

Suriyanto mengungkapkan, Kongres PWRI Insha Allah akan dilaksanakan Maret tahun 2023, di kawasan Bogor, Jawa Barat.

“Kami sudah mulai intensif menjalin komunikasi dengan berbagai pihak untuk mendukung terlaksanya Kongres PWRI mendatang. Selain itu, untuk lebih memantapkan dan mengoptimalkan kinerja, DPP akan melakukan zoom meeting di minggu kedua bersama para KSB DPD PWRI di Seluruh Indonesia, yang akan dipandu oleh Sekjen. Hasilnya nanti akan kita sampaikan untuk ditindak lanjuti bersama,” pungkasnya.
Red.

Pastikan Ibadah Natal Berjalan Lancar, Pj Bupati Qudrotul Ikhwan Laksanakan Kunjungan ke 4 Gereja

TULANG BAWANG, GSC – Update Nataru, oleransi antar umat beragama menjadi salah satu komponen penting dalam menciptakan kondusifitas sebuah tatanan Negara. Toleransi harus di bangun dan hal tersebut menjadi tugas seluruh masyarakat Indonesia yang di amanatkan di dalam Dasar Negara Republik Indonesia, Pancasila

Pj Bupati Tulang bawang Bapak Drs Qudrotul Ikhwan MM melaksanakan kunjungan ke beberapa gereja Di Kecamatan Banjar Agung dan banjar Margo Kabupaten Tulang Bawang dengan tujuan untuk memastikan bahwa Pelaksanaan kegiatan ibadah malam natal bagi umat Nasrani yang ada di wilayah Sai Bumi Nengah Nyappur berjalan dengan baik dan lancar

Ada 4 Gereja yang disambangi Bapak Qudrotul Ikhwan beserta Forkopimda plus Kabupaten Tulang Bawang dan para pejabat tinggi pratama di lingkup Pemerintah kabupaten Tulang bawang. 4 Gereja tersebut adalah Gereja HKBP penawar Rejo ,gereja HKBP Agung Dalam Banjar Margo, Gereja Khatolik Santo Yusuf Banjar Margo dan gereja GKSBS Tugu kuning unit 2 Banjar Agung. Kegiatan ini dilaksanakan pada malam natal, 24/12/2022

Pj Bupati Tulang bawang bapak Qudrotul Ikhwan MM mengatakan bahwa Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa Pelaksanaan ibadah malam natal berlangsung baik,lancar dan sukses.

“Selamat Natal bagi Seluruh Umat Nasrani yang ada di Kabupaten Tulang Bawang. Semoga senantiasa sehat, damai ,berbahagia dan menikmati perayaan natal dan tahun baru dengan penuh sukacita bersama keluarga yang tercinta” ujar Bapak Qudrotul Ikhwan

Masih Bapak Qudrotul Ikhwan “Dalam kesempatan ini saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh organisasi ataupun komunitas dan juga masyarakat yang turut aktif membantu pihak aparat keamanan dalam memastikan pelaksanaan ibadah malam natal bagi saudara- Saudara kita umat Nasrani berjalan dengan baik, sukses dan lancar. Toleransi antar umat beragama harus senantiasa kita pupuk agar langkah kita kedepan semakin mudah dalam menyatukan visi misi demi memajukan Kabupaten Tulang Bawang yang kita cintai dan kita banggakan”

Sementara masih di tempat yang sama Kapolres Tuba AKBP Hujra Soumena mengatakan telah mengerahkan 115 personil dalam kegiatan tersebut untuk mengamankan 3 Pospam sekaligus 28 Gereja yang digunakan oleh Saudara- saudara kita umat Nasrani dalam pelaksanaan Ibadah Natal.
Rd.

Pekat-IB Tulang Bawang Soroti Kosongnya Kasda di Sai Bumi Nengah Nyappur

TULANG BAWANG, GSC – Update DPRD, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat-IB) Kabupaten Tulang Bawang (Tuba), Provinsi Lampung, menyoroti kosongnya Kas Daerah (Kasda) di BPKAD dan Bagian Umum Setda Kabupaten setempat.

Ketua Pekat-IB Tulang Bawang, Andri WK, menanggapi kebijakan pemerintah, dirinya mengungkapkan, hal ini seharusnya tidak akan terjadi apabila Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) cerdas dan cermat menyusun anggaran pemerintah Kabupaten untuk satu tahun anggaran, Sabtu (24/12/2022).

“Dikarnakan tugas dan fungsi TAPD dalam menyusun anggaran sudah jelas untuk penggunaannya. Jadi kalau terjadinya kekosongan Kasda sangat disayangkan, hal ini bisa terjadi di Kabupaten Sai Bumi Nengah Nyappur,” kata Andri Ketua Pekat-IB Tulang Bawang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, beberapa instansi di lingkup pemerintahan Kabupaten Tulang Bawang mengeluh akibat tidak cairnya dana Ganti Uang (GU) oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tulang Bawang, sehingga membuat kinerja Satuan Kerja (Satker) ketar-ketir.

Hal itu pun diungkapkan salah seorang narasumber disalah satu Satker yang tidak ingin disebutkan namanya, ia mengatakan, bahwa saat ini berbagai Satker tengah kerepotan dalam membayar tagihan koran ditambah lagi dilema tahun 2022 tinggal menghitung hari.

Lanjutnya, yang mana bila tidak dicairkan maka itu tercatat sebagai hutang dinas dan anggaran koran untuk tahun 2023 tidak mengalami kenaikan.

“Kami saat ini dilanda dilema disatu sisi kami wajib membayar tagihan koran tahun anggaran 2022 yang sampai saat ini belum ada kejelasan kapan pencairan. Ditambah lagi untuk anggaran 2023 tidak mengalami penambahan, yang artinya bila GU tidak cair kami akan memiliki hutang koran ke pada rekan-rekan media,” keluhnya.

Dijelaskannya lagi, selain tagihan koran, tagihan WiFi dibeberapa Satker belum memakai mekanisme Langsung (LS) untuk terus menyambungkan internet di dinas dan kendaraan dinas saat ini banyak yang belum membayar pajak, servis serta BBM kendaraan tidak cair.

“Terkadang kami pihak dinas meminjam uang ke orang lain (pihak ketiga) dengan harapan di pengajuan GU bisa dicairkan untuk mengganti uang yang dipinjam,” terangnya.

Sementara, dari pengamatan media, beberapa pejabat nampak gelisah mendengar kabar bahwa Tambahan Penghasilan (Tamsil) atau Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) bulan 12 ini tidak dicairkan BPKAD dengan dalih kosongnya Kas Daerah.

Terpisah, salah satu pejabat Pemkab Tulang Bawang, mengatakan Tamsil atau TPP itu merupakan kebijakan pemerintah daerah untuk menunjang disiplin kerja dan peningkatan pendapatan agar para pegawai bisa bekerja dengan baik, sehingga menghindarkan dari berbagai pungli. Bila benar Tamsil atau TPP bulan 12 ini tidak terbayarkan ini akan menjadi preseden buruk bagi Pemerintah Daerah Tulang Bawang.
Rd.

Satpol PP Kota Metro Ajak Masyarakat Berperan Aktif Selenggarakan JBM

METRO, GSC – Update Satpol PP, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Metro mengajak seluruh masyarakat di kota setempat untuk ikut berperan aktif dalam penyelenggaraan jam belajar masyarakat (JBM) melalui gerakan 1921.

Plt Kepala Satpol PP Metro, Jose Sarmento mengatakan, program JBM ini dilaksanakan untuk mewujudkan program generasi emas Metro cemerlang (Gemerlang). Dimana, peran orang tua sangat penting dalam mensukseskan program ini.

“Karena itu kami rutin berkeliling dan woro-woro untuk mengajak masyarakat berperan aktif dalam penyenggaraan program ini. Karena peran orang tua sangat penting demi mensukseskan JBM,” kata dia, Jumat (23/12).

Dikatakanya, masyarakat bisa berperan aktif dalam program ini melalui gerakan 1921 yaitu melaksanakan dan melakukan pendampingan proses belajar anak yang dilaksanakan paling sedikit dua jam setiap hari antara
pukul 19.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB.

“Kemudian juga ikut berperan dalam melakukan pengawasan terhadap siswa maupun siswi di
lingkungannya masing-masing pada saat jam belajar efektif, yaitu pada jam
belajar di sekolah,” paparnya.

Tak hanya orang tua, tambah Jose, pihaknya juga mengimbau siswa dan siswi Kota Metro agar membaca
kitab suci sesuai agama dan kepercayaannya masing-masing selama 15 menit sebelum proses belajar mengajar dimulai.

“Semua gerakan ini kita lakukan tentu untuk mewujudkan Gemerlang sesuai program Kota Metro,” tambahnya.
Yd

Sinopsis Film Kulak Kukut 2022

LAMPUNG, GSC – Update Film, Film berjudul Kulak Kukut garapan Jejamo Media Production ini menjadikan Gulai Kulak Kukut sebagai gagasan primer. Penulis Skenario, Arman AZ menempatkan masakan khas dari Lampung Tengah itu menjadi objek sentra pada film.

Sebagai ide cerita, Kulak Kukut menguatkan keterkaitan antar tokoh dalam film yang bernama Ainun (Rebecca Ginting), Rozali (Gilbran Ibrahim), dan Raden Harun (Humaidi Abas). Film bergenre fiksi drama ini menjadi film pertama yang mengangkat isu budaya pangan di Lampung.

“Film ini adalah puncak ketersinggungan batin, betapa sebagai penghasil rempah terbaik dunia justru Lampung tenggelam dalam peta kuliner Nasional” ungkap produser film, Arif Surakhman.

Sebagai film Lampung dengan isu kuliner pertama, tak kepalang tanggung Dede Wijaya meminta Humaidi Abas, yang memerankan Kiai Zainal pada Hayya 2: Hope Dream & Reality berperan sebagi Raden Harun di Film Kulak Kukut.

Film yang didukung oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah ini menceritakan Ainun, putri tunggal Yusuf Pangeran (Muadin Efuari), membuka rumah makan dengan konsep menu masakan khas daerah. Salah satunya Gulai Kulak Kukut.

Lantaran terkenal menjual masakan khas Lampung, Ainun menjadi mentor Chef Restoran Hotel bernama Rozali. Tetapi, seiring waktu Rozali justru memiliki ketertarikan dengan Ainun.

Sementara Ibrahim (Fauzi Subing), Anak lelaki tertua Raden Harun juga sejak dulu menyukai Ainun. Tetapi Raden Harun, orang tua Ibrahim tidak menyukai latarbelakang Ainun.

Yusuf Pangeran memperhatikan kedekatan putrinya dengan Rozali. Ia gundah, jika Ainun menikah dengan pria luar daerah. Tetapi satu sisi ia juga tidak menyukai Ibrahim.

Melalui film yang menjalani proses shoting di Lampung Tengah ini penonton disajikan tradisi kuliner bernama Nganjar, keindahan destinasi wisata Curup Tujuh di Selagai Lingga, dan penampakan udara Monumen Kopiah Mas.

Puncaknya Film pendek berdurasi 35 menit ini berhasil menampilkan Gulai Kulak Kukut dalam konsep plating yang menarik. Sejauh ini secara konsep presentasi sajian, masakan tradisional Lampung belum mampu ambil bagian dalam gala dinner even wisata nasional. Meskipun sebatas Festival Krakatau.

“Kami berharap setidaknya film ini menginspirasi Pemprov. Lampung untuk menyajikan masakan tradisional semisal Kulak Kukut kepada Duta Besar perwakilan negara sahabat, di Gala Dinner seperti Festival Krakatau. Sebagai masakan, gulai Kulak Kukut merupakan masakan dengan kompleksitas rasa yang mewah. Sejauh ini hanya Gulai Kulak Kukut yang dapat memadukan rasa tanah dari jamur dan aroma asap menjadi satu kesatuan sempurna pada gurihnya santan kelapa” jelas Arif.

Musik pengiring adegan film serta penghubung antara scene satu dan lainnya dikomposisikan dengan melibatkan kombinasi alat musik tradisional Lampung. Sebagai komposer, Oktavian Aditya terbilang sukses mengombinasikan Talo Balak, Gambus dan Serdam. Selain ritme gitar tunggal, sastra lisan seperti Dadi juga dikomposisikan dengan apik.
Yd

Translate »