Walikota Metro Katakan Ajang Muli Mekhanai Daapt Meningkatkan Minat Wisatawan Luar Daerah Kota Metro

METRO, GSC – Update Diskominfo, Muli Mekhanai Kota Metro diharap dapat tingkatkan minat Wisatawan luar daerah akan budaya dan kearifan lokal Bumi Sai Wawai.

Hal tersebut diungkapkan, Walikota Metro, Wahdi Siradjuddin usai hadiri Grand final Muli Mekhanai Kota Metro, Selasa (31/05/2022).

Ia mengatakan, dengan adanya ajang Muli Mekhanai ini dapat meningkatkan minat wisata dari luar kota Metro, dan tetap harus tekankan Brain, Beauty dan Behaviour (3B).

“Jadi, kita tekankan mengenal kota Metro itu sendiri mulai dari visi misi kota metro, cagar budaya, kearifan lokal, mengenal kota metro sebagai kota berpendidikan,” ungkap dia.

“Dan tentu membantu dalam wisata, jadi mempromosikan wisata dan cagar budaya kita,” tambah dia.

Menurutnya, para calon Muli Mekhanai itu tentu harus dapat mengetahui seluruh potensi wisata di Bumi Sai Wawai itu sendiri, agar dapat dipromosikan dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Kota Metro kan ditetapkan sebagai satu-satunya cagar budaya di Provinsi Lampung, seperti dr Swonning, menara Masjid Taqwa, Museum Mini Santa Maria, kantor RSUDAY sebagai cikal bakal puskesmas,” ungkapnya.
GSC/ YD

Pemkab Lampung Selatan Berhasil Raih Penghargaan Realisasi Belanja Daerah Tertinggi se Indonesia Tahun 2021

LAMPUNG SELATAN, GSC – Update Diskominfo, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan berhasil meraih penghargaan, sebagai Kabupaten dengan realisasi anggaran belanja daerah tertinggi se-Indonesia pada tahun anggaran 2021.
Rencananya, penghargaan ini akan diserahkan secara langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian Kepada Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto di Ballroom Hotel Bidakara, Jakarta, pada tanggal 2 Juni 2022 mendatang.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lampung Selatan Drs. Wahidin Amin menyampaikan, keberhasilan capaian realisasi anggaran Pemkab Lampung Selatan ini diungkapkan oleh Tito Karnavian, pada rapat koordinasi yang berlangsung di Mahan Agung, Bandar Lampung, pada tanggal 5 Januari 2022 lalu.
“Informasi kita dapatkan dari Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri), pada saat itu sedang acara di Gedung Pusiban, Kantor Gubernur Lampung, pada awal-awal tahun yang lalu bahwa Lampung Selatan termasuk yang tertinggi se-Indonesia, realisasi belanjanya,” ungkapnya saat dihubungi via telepon, Selasa (31/5/2022).
Pria yang akrab disapa Wahid ini pun menyebut, realisasi belanja daerah Pemkab Lampung Selatan Tahun Anggaran 2021 mencapai 95,90 persen. Keberhasilan ini, lanjutnya, tidak terlepas dari peran Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto yang terus mendorong jajarannya agar melakukan serapan anggaran lebih awal.

“Pak Bupati selalu mengarahkan supaya masing-masing perangkat daerah itu tidak melaksanakan kegiatan-kegiatan diujung tahun. Jadi, memang arahan pak Bupati, terutama kawan-kawan OPD yang memiliki kegiatan-kegiatan belanja fisik itu bisa dilakukan proses lelang setelah APBD disahkan oleh DPRD,” jelasnya.
Selain itu, lanjut Wahid, Pemkab Lampung Selatan juga selalu melakukan evaluasi secara berkala terhadap beberapa perangkat daerah. Sehingga, para Kepala OPD dapat mengambil langkah tepat, guna mencapai target penyerapan anggaran pada masing-masing instansi.
“Kita melakukan evaluasi rutin, ada beberapa perangkat daerah yang kita lakukan evaluasi rutin. Kita ada bagian bina program, ada program di aplikasi mereka itu yang bisa mengontrol realisasi anggaran dan fisik di masing-masing perangkat daerah, berdasarkan laporan-laporan itu kita lakukan evaluasi bagaimana tindakan selanjutnya,” katanya.
Rozi A.

Peringati Hari Jadi Kota Metro ke-85 Ketua TP-PKK dan Forkopindo Kota Metro Tanam Bunga Hias dan Tanaman Obat Keluarga

METRO, GSC – Update Diskominfo, Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin bersama Ketua PKK Silfia Naharani dan Forkopimda menanam bunga hias dan tanaman obat keluarga (Toga) di sepanjang irigasi Kelurahan Ganjaragung, Kecamatan Metro Barat, Senin (30/5).

“Penanaman ini bukan hanya peringatan Hari Jadi Kota Metro ke-85 tahun, tetapi juga untuk menambah ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Metro,” kata Wahdi.

Wahdi meminta gerakan penanaman pohon dan toga ini dilakukan secara berkelanjutan dan diikuti oleh seluruh kelurahan, kecamatan maupun masyarakat yang ada di Bumi Sai Wawai.

“Dengan begini RTH di Kota Metro akan semakin banyak dan akan menjadi kota yang sehat,” ucapnya.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk menanam Toga dihalaman atau pekarangan rumah. Tanaman tersebut nantinya bisa dimanfaatkan menjadi obat.

“Toga ini juga bisa bermanfaat. Jadi jika masyarakat memiliki lahan kosong bisa ditanami Toga ini,” Selain utk penghijauan tentu bisa di manfaatkan buat keluarga Jelasnya.
Diskominfo Metro.

TP-PKK Kota Metro Menerima Kunjungan TP-PKK Kota Palu

METRO, GSC – Update Diskominfo, Ketua PKK Kota Metro Silfia Naharani mendapat kunjungan kerja dari PKK Kota Palu Diah Puspita yang juga istri Wali Kota Palu Hadiyanto Rasyid. Kunjungan ini, untuk melihat geliat UMKM dan ekonomi kreatif di Bumi Sai Wawai pasca pandemi COVID-19.

Dalam kunjungan ini, Silfia mengajak Diah Puspita menyambangi salah satu pasar kreatif yang ada di Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat.

“Tadi saya sempat diajak berkeliling oleh Ibu Wali Kota Metro di pasar Kreatif Payungi. Disini cukup unik, dimana penjualnya menggunakan payung warna warni, pastinya cukup menarik wisatawan. Dan tadi diceritakan pengunjung yang datang hingga luar daerah, pastinya dengan ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di Yosomulyo,” kata Ketua PKK Palu Diah Puspita usai kunjungan.

Melihat potensi pasar kreatif ini, pihaknya mengaku akan membangun pasar yang sama di Kota Palu sebagai upaya pemulihan ekonomi di masyarakat pasca pandemi.

“Saya cukup terkesan, makan disini juga unik, yaitu banyak jajan tradisional khas daerah, makanan juga enak, cocok dilidah saya. Ide kreatif disini juga insyaallah akan coba saya terapkan di kota saya, dengan harapan dapat melebihi inovasi dari pasar kreatif yang ada di Kota Metro,” katanya.

Ketua PKK Kota Metro Silfia Naharani mengaku bangga atas kunjungan Ketua PKK Kota Palu dan melihat pasar kreatif, serta pelaku UMKM di kota berjuluk Bumi Sai Wawai ini.

“Pasar Kreatif yang ada di Kota Metro ini merupakan kolaborasi dari anak anak muda kreatif yang kita punya. Tadi respon dari Ketua PKK Kota Palu sangat positif sampai beliau ingin mencoba menerapkan hal sama dengan harapan dapat melampaui yang ada di Kota Metro. Kedepannya insyaallah bila ada rezeki, kita akan coba untuk melihat juga, seberapa besar geliat dan ide kreatif di Kota Palu, dengan harapan yang sama, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM,” tandasnya.
Diskominfo Metro.

Walikota Metro Berharap HUT Apeksi ke-22 di Bandar Lampung Dapat Memulihkan Perekonomian Melalui Sektor UMKM

METRO, GSC – Update UMKM, Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin harapkan sinergitas kepada seluruh kepala daerah kabupaten kota se-Indonesia, dalam upaya memajukan UMKM sebagai pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19.

Hal tersebut disampaikannya saat bertemu Wali Kota Bogor bima arya, di acara HUT Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) ke 22, di Bandar Lampung, Jumat 27/05/2022 kemarin.

Kegiatan yang dihadiri seluruh kepala daerah se-Indonesia, secara langsung maupun virtual, fokus menjalani silahturahmi dan sinergitas dalam pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19.

Di kesempatan itu juga, Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin menyampaikan terkait upaya pemulihan ekonomi, melalui sektor UMKM, melalui program Metro bangga beli.

Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin juga berharap, dengan HUT Apeksi yang diselenggarakan di Bandar Lampung ini, mampu meningkatkan geliat UMKM di Lampung, termasuk Kota Metro.

“Hari ini kita berada di Novotel dalam rangka Apeksi ke 22, sebagai tuan rumah adalah Kota Bandar Lampung. Harapannya sesuai dengan tema Apeksi Sinergi, tentunya kita harus bersinergi dalam hal integrasi dan kolaborasi dalam peningkatan ekonomi, terutama dalam memajukan UMKM. Sebagai catatan, Metro sudah kita mulai dengan Metro Bangga Beli. Dengan Apeksi kita yakin kita bisa untuk memajukan ekonomi,” Kata Wahdi Siradjuddin, Sabtu 28/5/2022.

Sementara itu, Ketua Pembina Apeksi yang juga Wali Kota Bogor Bima Arya memaparkan, berbagai daerah tengah berusaha memulihkan ekonomi paska pandemi, sebagai upaya pemulihan ekonomi, pemerintah ditiap daerah harus papat mendorong geliat UMKM.

“Dengan acara seperti ini ada di kota-kota di Indonesia, mampu memajukan UMKM, mari merapatkan barisan menjemput peluang mendorong UMKM di kota masing-masing, agar pemerintah dapat cepat melaksanakan program-program sebagai upaya pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19.” Tandasnya.

Selain dihadiri Ketua Dewan Pembina Apeksi sekaligus Walikota Bogor Bima Arya, hadir juga Ketua Komwil satu Apeksi, Bobby Nasution sekaligus Walikota Medan, dan tuan rumah Eva Dwiana sekaligus Wali Kota Bandar Lampung.
Diskominfo Metro.

Dishub Jakarta Barat Tindak Tegas Terminal Bayangan

JAKARTA BARAT, GSC – Updaye Terminal Bayangan, Terminal bayangan masih terlihat menjamur di kota administrasi Jakarta barat. Dari hasil penelusuran awak media, didapati sedang beraktifitas untuk menaikkan dan menurunkan penumpang seperti di daerah Latumenten Kec.Kropet, Jembatan Gantung Jl Daan Mogot, serta Jl.Lingkar luar barat Outeringrod Kamal. Kendati demikian, pembiaran oleh Sudin perhubungan, atau seakan tutup mata membuat pengelola Bis tidak ambil pusing karena Sudin perhubungan membiarkan dan tidak ada melakukan penindakan.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah melarang pengoperasian bus Antar Kota dan Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) di terminal bayangan. Larangan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Kemenhub) nomor 15 tentang 2019 tentang penyelenggaran angkutan orang dengan kendaraan bermotor umum dalam trayek.

Meski demikian, larangan tersebut nampaknya tidak di indahkan oleh pengelola angkutan AKAP dan AKDP di sejumlah tempat di wilayah kota administrasi Jakarta barat, yang kini disulap menjadi terminal Bayangan. Di sana terdapat sejumlah terminal bayangan yang masih beroperasi.
Pantauan awak media di lapangan, masih berlanjut aktivitas mengangkut dan menurunkan penumpang yang didominasi bis tujuan pulau Jawa.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dirinya telah memerintahkan kepada Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub ‘Pudji Hartanto Iskandar’ untuk menutup terminal bayangan. Pasalnya, dengan adanya terminal bayangan merupakan salah satu faktor penghambat para pengusaha oto Bus tidak mau menempati terminal, salah satunya Terminal terpadu Kalideres Jakarta Barat.

Alfian’ Tamin, ketua Paguyuban Terminal Kalideres, atau yang akrab pak Chopi, berpendapat,” kalau dirinya sangat miris melihat keadaan terminal bayangan yang semakin menjamur di wilayah Jakarta barat. Menurutnya, selain merugikan pihak pengelola yang resmi di terminal kalideres juga merugikan pemerintah sendiri. Karena para pengelolah terminal bayangan tersebut tidak ada restribusi ke pemerintah (PAD) atau menjalankan peraturan yang sudah ditetap kan, karena terlepas dari pengawasan juga menempati pasos passum seperti trotoar jalan.

“Persoalan terminal bayangan ini harus serius di tangani oleh Mentri perhubungan, karena sangat merugikan terminal yang resmi, seperti di kalideres ini. Kalau kita mengacu kepada Peraturan Mentri perhubungan No.15 Tahun 2019 jelas dilarang menaikkan penumpang dan menurunkan penumpang selain di terminal resmi,” ujar Alfian’ kepada wartawan.

Selain itu, menurut alfian’ sarat dengan kepentingan oleh oknum pejabat Sudin perhubungan serta Sat Pol PP Jakarta barat. Karena, setiap ada rencana untuk disidak keterminal bayangan tersebut, pasti selalu kosong keadaan terminal karena informasi terlebih dahulu bocor.

“Beda di jaman Ahok gubernur dengan jaman Anies, jaman gubernur DKI Pak Ahok, semua terminal bayangan di tindak. Tapi sekarang coba dilihat, terminal bayangan menjamur dimana mana, bahkan sampai 30 titik lebih, dan kita menduga ada kepentingan oknum Sudin perhubungan disini. Ya biasa, setor amplop setor muka,” kata alfian’ yang akrab di sapa pak Chopi.(28/05/2022).

Belum mendapat jawaban dari Kepala Sudin perhubungan Jakarta barat, ‘Erwansyah’ saat di hubungi wartawan lewat pesan WhatsApp dirinya belum memberikan respon. Padahal sudah dikonfirmasi lewat nomor 0811 8091xxxx Hingga berita ini dimuat, belum ada jawaban yang diberikan.
Rlis Zul.

Bupati Lampung Selatan H Nanang Ermanto Membuka Ajang Turnamen Open Voliball Bupati Cup 2022

JATIAGUNG LAMSEL, GSC – Update Diskominfo, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto didampingi Ketua TP-PKK Hj. Winarni Nanang Ermanto membuka secara resmi kegiatan Open turnamen bola voli Bupati Cup di Desa Karang Anyar, Kecamatan Jatiagung, Jum’at 27 mei 2022

Acara yang dimeriahkan dengan kesenian kuda lumping tersebut turut dihadiri Asisten Bidang Adum Badruzaman, Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga Ariswandi, Kepala Dinas PMD Erdiansyah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika M.Sepri Masdian, Plt Camat Jatiagung Fitri Hidayat serta Anggota DPRD Lampung Selatan Rosdiana dan Kepala Desa Karang Anyar.
Dalam Laporannya , Ketua Pelaksana Sutarman menyampaikan rasa terimakasih atas kehadiran dan dukungan Bupati Lampung Selatan pada kegiatan turnamen bola voly Bupati Cup yang diikuti sebanyak 52 tim dari berbagai daerah.

Tidak lupa, Sutarman juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam proses terselenggaranya acara tersebut sehingga dapat terlaksana dengan baik.
Dirinya juga menuturkan, tujuan dari kegiatan tersebut untuk memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat khususnya di bidang olahraga Voly Ball, selain itu juga sebagai ajang sarana silahturahmi antar pemuda.
“Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan open tournament bola voly ini nantinya dapat menyaring bibit-bibit atlit yang berprestasi sehingga dapat mewakili kabupaten Lampung Selatan di ajang lomba bidang olahraga tingkat Nasional,” Tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Kadispora Lampung Selatan Ariswandi yang juga hadir dalam acara itu mengatakan, “selain untuk mencari bibit-bibit atlit yang berbakat, melalui kegiatan open turnamen bola voli Bupati Cup ini diharapkan bisa mengembangkan budaya gemar olahraga serta dapat mengembangkan bakat dan minat generasi muda dan mempererat tali persaudaraan antar generasi muda,”ucapnya.

Dikesempatan yang sama, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto dalam sambutannya mengapresiasi dan merasa bangga kepada pihak panitia dengan di adakanya kegiatan open tournament Bola Voly Bupati Cup di Desa Karang Anyar.
Nanang juga menambahkan bola voli adalah salah satu cabang olahraga di tanah air yang banyak digemari oleh masyarakat dari semua kalangan, baik anak-anak, pemuda sampai dewasa.
Adapun dalam sambutannya, Nanang juga mengatakan selama dua tahun lebih kita semua tidak dapat melakukan kegiatan dan event-event yang melibatkan orang banyak dikarenakan pandemi covid 19, namun dengan melandainya jumlah kasus dan jumlah vaksinasi yang terus meningkat perlahan segala kegiatan dan event-event yang tertunda dapat diselenggarakan.
“Alhamdulillah atas kerja keras dan gotong royong kita bersama baik satuan gugus tugas, TNI-Polri serta semua elemen dan lapisan masyarakat dalam penanganan Covid 19 di Kabupaten Lampung Selatan bisa diatasi, sehingga Lampung Selatan masuk dalam level 1,” ungkapnya.
“Namun demikian, kita tetap harus waspada dan saya juga menghimbau agar tetap menerapkan protokol kesehatan,”imbuhnya.

Orang Nomor 1 di Lampung Selatan yang diketahui gemar dengan kegiatan olahraga pun berpesan, dari kegiatan open tournament nantinya dapat melahirkan atlit-atlit berprestasi khususnya dari desa karang anyar, Kecamatan jatiagung di ajang lomba bidang olahraga bola voly baik di tingkat Kabupaten, Provinsi maupun tingkat nasional.
“Tidak hanya atlet, saya juga ingin berpesan kepada para wasit dan tim juri untuk dapat memimpin jalannya pertandingan dengan sebaik-baiknya, seadil-adilnya dan sejujur-jujurnya sehingga kegiatan turnamen dapat berjalan dengan lancar dan kondusif,” Harapnya.
Terakhir, Nanang juga mengucapkan selamat bertanding kepada semua peserta open turnamen, “semoga melalui turnamen Volley Ball ini bisa mengembangkan jiwa sportivitas, kompetitif, rasa percaya diri dan rasa tanggung jawab Juga dapat menumbuhkan kekompakan dan rasa kebersamaan bagi para pemuda yang ada di Lampung Selatan, sehingga tercipta hubungan yang harmonis guna berperan dalam membangun daerah.” Pungkasnya.
Diskominfo Lamsel.

Kadis Kominfo Kota Metro Membantah Telah Menghapus Gelar Adat Budaya Lokal Yaitu Festival Putri Nuban

METRO, GSC – Update Diskominfo, Pemerintah Kota (Metro) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengklarifikasi tentang kabar penghapusan Festival Putri Nuban pada rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Metro ke-85.

Hal tersebut diungkapkan, Kepala Dinas Kominfo Kota Metro, Subehi, saat dikonfirmasi usai rapat di Aula Pemerintah Kota Metro, Rabu, (25/05/2022).

Dirinya membantah bahwasannya telah menghapuskan gelaran adat budaya lokal yaitu “Festival Putri Nuban” melalui Surat Klarifikasi permasalahan Festival Bumi Sai Wawai.

Dalam surat tersebut dijelaskan klarifikasi tersebut berdasarkan, Peraturan Daerah Kota Metro Nomor 1 Tahun 1999 tentang Lambang Daerah, Peraturan Dasar Kota Metro Nomor 11 Tahun 2002 tentang Hari Jadi Kota Metro, dan Peraturan Daerah Kota Metro Nomor 8 Tahun 2017 tentang Pemeliharaan dan Pelestarian Budaya Lampung.

Selain itu, lanjut Subehi, sebelumnya Kota Metro pernah menyelenggarakan Festival Budaya Daerah dalam rangka Festival Kota Metro Tahun 2017.

“Acara ini melibatkan seluruh sanggar seni yang ada di Kota Metro yaitu Bali, Reog, Sumatra Barat, Batak, Lampung dan Tionghoa,” jelas dia.

“Festival ini Bernama Festival Budaya Daerah dan tidak menyebut secara khusus “Festival Putri Nuban,” tambah Subehi.

Kemudian, dijelaskannya, pada Festival Bumi Sai Wawai yang saat ini sedang direncanakan itu mencakup seluruh festival baik musik, budaya, maupun UMKM.

“Nah festival Bumi Sai Wawai kota Metro itu sendiri sudah mencakup semua, dari festifal musik, budaya, dan juga festival putri Nuban itu menjadi satu kesatuan,” papar dia.

Menurutnya, Festival Bumi Sai Wawai itu berdasarkan pada logo Kota Metro yang dimana Logo tersebut tertuang kedalam Perda Kota Nomor 1 tahun 1999 Metro.

“Jadi, Bumi Sai Wawai itu bukan kalimat yang baru kita dengar yaa, kita sudah mendengar kalimat itu sudah lama,” ujarnya.

Sementara, untuk gelaran adat itu pula sudah sesuai dengan ketentuan adat, dan pihaknya mengaku telah melibatkan MPAL (Majelis Penyimbang Adat Lampung) yang terdapat di Kota Metro.

“Jadi, kita tetap lakukan gelaran adat tersebut, dan tidak ada festival yang dihapuskan. Justru kita lebih kompleks lagi dengan kita taruh juga di agenda nya festival musik, festival umkm dan lain sebagainya jadi semuanya lengkap,” pungkasnya.
Diskominfo Metro.

Tanda Peduli Dengan Rakyat, Bupati Lampung Selatan H Nanang Ermanto kunjungi Rumah Rusak Akibat Angin Kecang dan Hujan Lebat

JATI AGUNG LAMSEL, GSC – Update Diskominfo, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto kembali tunjukan kepedulian kepada warganya yang rumahnya rusak akibat hujan lebat dan angin kencang, Selasa (24/05/2022).
Warga yang mengalami kerusakan rumah akibat hujan lebat dan angin kencang adalah Kateman warga Dusun Tri Mukti Desa Karang Rejo Kecamatan Jati Agung.
Kateman mengatakan kejadian tersebut terjadi pada hari senin 23 Mei 2022 pada waktu sore hari saat dirinya sedang berada di kebun.
“Kejadian angin kencang itu sore pak kemarin sekitar jam 4 kebetulan saya dan keluarga sedang tidak ada dirumah,” katanya.
Bupati Lampung Selatan hadir bersama pejabat Struktural di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Lampung Selatan dan juga aparatur Kecamatan Jati Agung.

Pada kesempatan itu, Nanang menyerahkan bantuan dan juga santunan kepada Kateman dan Keluarga.
Nanang juga mengatakan ini adalah suatu tanggung jawab yang harus dilakukannya sebagai Pemimpin Daerah untuk memberikan perhatian dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dirinya tetap bersyukur karena tidak ada korban jiwa karena pada saat kejadian rumah sedang dalam keadaan kosong.
Menurutnya, Gotong royong dari Pemerintah Daerah dan Kecamatan adalah kunci untuk bergerak cepat dalam mengatasi musibah seperti ini.

“Ini merupakan inovasi gerak cepat kerjasama antara Pemerintah Daerah dan Kecamatan dalam membantu masyarakat agar rumah dari warga yang tertimpa musibah ini cepat dibenahi agar layak huni,” tutup Nanang.
Diskominfo Lamsel.

Ketua HIMPAUDI Lantik Pengurus Cabang Himpaudi se-Kota Metro

METRO, GSC – Update Himpaudi, Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Pendidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Kota Metro, Asih Kusminah Qomaru melantik pengurus cabang Himpaudi se-Kota Metro di aula pemerintah setempat, Selasa (24/5).

Ketua Himpaudi Kota Metro Asih Kusminah mengatakan, Himpaudi sebagai suatu organisasi profesi yang merupakan wadah pembinaan dan kerjasama antara kepala dan tenaga Pendidik Anak Usia Dini (PAUD) untuk menyamakan visi, misi Kota Metro, dalam penyelenggaraan pendidikan bagi anak-anak di Kota Bumi Sai Wawai.

“Harus komitmen yang kuat dalam memajukan organisasi ini ke arah yang lebih baik, serta dapat bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam rangka mensukseskan pelaksanaan berbagai program pembangunan di Kota Metro.”tegasnya

Menurutnya, pengurus Himpaudi yang baru saja dilantikan harus mengetahui empat tugas pokoknya yakni mensosialisaikan pentingnya pendidikan anak usia dini yang berkualitas kepada semua lapisan masyarakat, melakukan pembinaan dan pengembangan organisasi secara berjenjang.

Kemudian, menampung, memperjuangkan dan mewujudkan aspirasi para pendidik dan tenaga kependidikan anak usia dini, memfasilitasi pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan anak usia dini.

“Saya berharap para pengurus lainnya yang baru dilantik siap membangun karakter pendidik dan tenaga kependidikan yang profesional dan berkualitas menuju Germerlang, dan untuk mewujudkan itu dibutuhkan dukungan semua stakeholder dan instansi terkait,” harapnya.

Sementara itu, Bunda PAUD Kota Metro, Silfia Naharani Wahdi menjelaskan, pembangunan bangsa dimulai dari pembangunan karakteristik generasi penerus yang dalam hal ini adalah anak didik usia dini. Karena pembangunan karakteristik yang diberikan melalui latihan dan stimulus yang bermakna pada masa Golden Age (masa keemasan) akan menghasilkan generasi yang jujur, mandiri, cerdas dan berani.

Lanjutnya, anak-anak usia dini ialah tanggungjawab bersama, baik pemerintah, tenaga pendidik maupun orangtua agar selalu menanamkan pendidikan moral dan pengetahuan demi masa depan anak-anak, khususnya saat anak menjalani masa emasnya.

“Untuk pengurus Himpaudi yang baru dilantik, diharapkan dapat menunjukan eksistensinya, menyusun program dan segera melaksanakannya,” tandasnya.
GSC/ YD

Translate »