Rino Panduwinata Kembali Terpilih Secara Aklamasi Nahkodai PWI Kota Metro Priode 2024-2027

METRO, GSC. Nama Rino Panduwinata kembali masuk menjadi calon tunggal Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Metro. Dalam Konferensi Kota (Komferkot) VII, Rino kembali terpilih secara aklamasi untuk menahkodai PWI Metro periode 2024-2027.

Dalam sambutannya, Rino berharap dukungan penuh seluruh anggota untuk bersama membangun PWI ke arah yang lebih baik.

“Saya manusia biasa dan banyak kekurangan, kesempurnaan hanya milik Allah SWT. Mohon bimbingan dari semuanya,” kata dia dalam sambutannya di kegiatan Komferkot VII di Wisma Haji Al-Khoiriyah, Rabu (28/2/2024).

Dalam kesempatan itu, Ketua PWI Provinsi Lampung, Wirahadikusumah mengungkapkan bahwa anggota PWI harus terus bergerak dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

“Kita harus cepat adaptif dengan kemajuan teknologi, sekarang ini ada Artificial Intelligence, kecerdasan buatan yang memang itupun kalau kita tidak segera memahaminya kita akan terlindas,” ucapnya.

“Beberapa peran-peran wartawan sudah digantikan oleh AI, sekarang lewat AI membuat artikel bisa. Itu yang maksud saya kita harus cepat meningkatkan kualitas dan mutu serta berproses dan beradaptasi dengan teknologi saat ini,” sambungnya.

Menurutnya, PWI Kota Metro kedepan perlu memprioritaskan pengembangan SDM melalui pendidikan dan pelatihan sebagai program kerja.

“Maka di PWI itu jika ada 10 program, 1 sampai 9 nya itu pendidikan dan pelatihan dan yang ke-10 itu adalah dan lain-lain. Maka saya menghimbau kepada seluruh anggota PWI di Lampung ketika kegiatan itu berorientasi terhadap pendidikan dan pelatihan,” ujarnya.

“Kalau teknologinya berkembang wartawan yang tidak berkembang, habis kita. Jadi kita harus meningkatkan mutu dan kualitas kita,” tambahnya.

Selain itu, ia juga menilai bahwa wartawan perlu memiliki kompetensi. Sehingga, seluruh anggota PWI di Lampung wajib mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW)

“Kalau uji kompetensi itu memang diwajibkan oleh dewan pers, karena PWI adalah konstituan dewan pers maka bagi PWI adalah wajib. Siapapun yang ingin menjadi anggota biasa PWI dia harus ikut uji kompetensi,” jelasnya.

“Uji kompetensi itu menurut kami, wartawan itu adalah profesi dan erat kaitannya dengan kompetensi. Karena narasumber akan yakin kepada kita bahwa kompetensi kita adalah wartawan yang memiliki sertifikat kompetensi,” imbuhnya.

Selain profesionalitas wartawan, kode etik bagi anggota PWI juga harus dijunjung tinggi. Ia meminta seluruh anggota PWI Metro kedepan untuk menjalankan kode etik saat melakukan tugas peliputan.

“Karena kita ini profesi maka harus dibedakan, semua profesi itu adalah pekerjaan tetapi tidak semua pekerjaan itu adalah profesi. Profesi itu berkaitan erat dengan adanya kode etik, bagi kita kode etik itu dibuat supaya kita tidak arogan,” ungkapnya lagi.

Wirahadikusumah juga menjelaskan posisi PWI yang sebagai konsituen dewan pers, sehingga setiap wartawan yang akan menjadi anggota biasa diwajibkan mengikuti UKW.

“Maka untuk menekan arogansi itu perlu adanya kode etik yang berguna untuk mengontrol itu. Karenanya kita wartawan sebagai profesi, yang harus punya kompetensi. Kompetensinya diuji dan sudah ditetapkan oleh dewan pers, dewan pers itu adalah lembaga negara yang dibentuk melalui Keputusan Presiden,” bebernya.

“PWI yang sebagai salah satu konstituan dewan pers ikut aturan yang sudah diberlakukan oleh dewan pers itu. Maka UKW di PWI wajib hukumnya, tidak bisa menjadi anggota biasa PWI kalau dia tidak ikut uji kompetensi,” pungkasnya.

Terpisah, Wali Kota Metro, Wahdi mengapresiasi gelaran Konferkot VII PWI Kota Metro. Ia menilai hadirnya PWI sebagai pilar ke-4 Demokrasi mampu memberi warna bagi Bumi Sai Wawai.

“Yang pertama PWI adalah merupakan empat pilar demokrasi, empat pilar pembangunan. Yang kedua PWI sebagai dalam hal ini media adalah civil society yang mewakili koreksi terhadap kelembagaan. Maka empat pilar itu yang menyangga lebih kokoh,” tuturnya.

“Konferensi ini harus menghasilkan sesuatu, nilai-nilai yang bermartabat, bermoral dan beretika serta memberikan warna dalam pembangunan di Kota Metro,” lanjutnya.

Tak hanya itu, Wahdi juga menilai pembangunan di Metro dapat berjalan dengan baik berkat keterlibatan insan pers.

“Tidak mungkin pembangunan akan berjalan kalau tidak ada koreksi dan kontrol sosial, itu peran media. Kemudian media juga berperan dalam memberitakan sesuatu yang positif. Itu kita selalu berpikir positif thinking, karena ini mempengaruhi suatu daerah. Bila suatu daerah itu menghasilkan prestasi yang baik, kita ingin memajukan Lampung,” jelas Wahdi.

“Media itu kan memberitakan, matanya di mana-mana, telinganya di mana-mana. Kalau pemerintah ini hanya berjalan dengan aturan, itulah pegangan kita. Kalau pemerintah itu kan hanya menjalankan regulasi kebijakan publik, pelayanan publik dan perekat persatuan,” tandasnya.

Berikut struktur kepengurusan PWI Kota Metro periode 2024-2027 :

Penasehat
1. Harbiansyah
2. Naim Emel Prahana
3. Suprayogi
4. Abdul Wahab
5. Setiya
6. Yuzar Ansyori
7. Arif Budi Sulistyo
8. Ali Imron Muslim
9. Bambang Hermanto

Ketua : Rino Panduwinata
Wakil Ketua : Riswan Saputra
Sekertaris: Adipati Opi
Wakil : Roland Sanjaya
Bendahara : Dedi Saputra
Wakil Bendahara : Bambang Pamungkas

Seksi Organisasi:
1. Hermiza
2. Haryanto Putra Lasai
3. Ria Rizki Amalia

Seksi Pendidikan:
1. Angga Nurdiansyah
2. Arby Pratama
3. Misaf Khandiasih

Seksi Ekonomi, Sosial dan Kesejahteraan:
1. Edi Suranto
2. Rendro Pratikno

Seksi Pemerintahan, Hukum, Hankam dan Politik:
1. Hi. Darmanto
2. Sony Samatha
3. Gatot Subroto

Seksi Pariwisata, Seni dan Kebudayaan:
1. Johansyah
2. Yoyok Wahyudianto
3. Efril Hadi

Seksi Pengelolaan dan Aset:
1. Martin Pasuko Dewo
2. Asep Mustofa
3. Aliando

Seksi Kedaulatan, Pertanian dan Perikanan:
1. Ade Gunawan Yuliarto
2. Ricard Maylady
3. Indra Simanjuntak

Seksi Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga:
1. Andriyo
2. M. Zen
3. Syaheri

Seksi Pemuda dan Olahraga:
1. Indarjo Gunawan
2. Mozes Rotama
3. Decky Aktawinandar

Seksi Dokumentasi dan Publikasi:
1. Fredi Kurniawan Sandi
2. Ferdi Genta Pratama
3. Ahmad Eka Saputra

Seksi Media Online/ Cyber:
1. Roni ZA
2. Arif Purnomo Adi
3. Samino
4. Agung Heri Santoso .
(Yd)

PD IWO Kota Metro Ucapkan selamat Atas Dilantiknya Kepengurusan PWI Kota Metro Priode 2024-2027

METRO, GSC. Pengurus Daerah (PD) Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Metro mengucapkan selamat atas dilantiknya pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Metro periode 2024-2027.

Diketahui, dalam Konfrensi ke VII PWI Metro yang dilaksanakan di Wisma Haji Al-Khairiyah, Rabu (28/2) kepengurusan PWI periode 2024-2027 telah dikukuhkan.

Dimana, Ketua kembali dijabat Rino Panduwinata, Wakil Ketua Riswan Saputra, Sekertaris Adipati Opi, Wakil Sekertaris Rolland, Bendahara Dedy Saputra dan Wakil Bendahara Bambang Pamungkas.

“Selamat dan sukses atas dilantiknya rekan-rekan PWI Metro yang baru ini. Semoga amanah dalam menjalankan tugas-tugasnya,” kata Ketua PD IWO Zuli Ardiansyah didampingi Sekretaris Yodi Effendi.

Menurutnya, PWI Metro merupakan rekan sesama profesi jurnalis. Begitupun, dengan organisasi pers yang lain di Kota Metro.

Karenanya, ia berharap, kedepan jalinan silaturahmi antara PD IWO Metro dan PWI Metro tetap terjalin dengan baik.

“Saya pikir hal yang baik untuk menjalin silaturahmi dan kekompakan antar sesama profesi wartawan. Kekompakan ini yang harus tetap dijaga,” ucapnya.
(Yd)

Walikota Metro Dampingi Gubernur Lampung Arinal Djunaedi Meresmikan Rumah Sakit Hewan (RSH) Kota Metro

METRO, GSC. Gubernur Lampung Arinal Djunaedi meresmikan rumah sakit hewan (RSH) Kota Metro. RSH ini, merupakan yang pertama dan satu-satunya di Provinsi Lampung yang layak untuk menjadi rujukan kesehatan hewan bagi kabupeten kota lain.

“Jadi, rumah sakit hewan ini merupakan rumah sakit pertama yang ada di Lampung yang telah diinisiasi oleh Wali Kota. Tentu, saya sangat senang sekali, karena nantinya ada pemerhatian terhadap hewan, baik ternak ataupun hewan peliharaan,” ujar Gubernur Lampung, Arinal Djunaedi, Selasa (27/2).

Menurutnya, kedepan adanya RSH Kota Metro nantinya tidak hanya merawat hewan melata seperti kucing dan kelinci saja. Melainkan, mampu melayani kesehatan hewan lainnya.

Bahkan, jangkauan pelayananya bisa diperluas bukan hanya untuk masyarakat Kota Metro saja, tetapi bisa untuk daerah lainya.

“Nah, nanti kesehatan hewan lainnya bisa diperhatikan. Dokter juga harus mampu memberikan pelayanan mendatangi ke masyarakat. Apalagi, Metro ini merupakan kota rujukan dari berbagai kota dan kabupaten. Baik dari sektor pendidikan, kesehatan dan ekonomi. Semua bergeliat di Metro,” ungkapnya.

Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin mengatakan, Metro ini merupakan pusat kegiatan wilayah (PKW). Maka, perlunya peningkatan sarana dan prasarana mulai dari pendidikan, kesehatan hingga ekonomi.

“Tentu, terciptanya inisiasi rumah sakit hewan karena melihat Puskeswan kita dengan pasien yang cukup besar dan beberapa kajian lainnya. Alhamdulillah Pak Gubernur datang dan ini sangat tepat sekali karena Metro ini merupakan daerah penyangga dari beberapa daerah,” kata dia.

Dia menjelaskan, dalam menjalankan tugas di rumah sakit hewan ini, terdapat sembilan dokter hewan dan 2 PPPK yang siap memberikan pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Selain itu, tentu, nanti akan ada kerjasama dari pihak-pihak lain untuk meningkatkan kualitas pelayanan di rumah sakit hewan. Apalagi pak Gubernur sangat mensuport berdiri nya fungsi rumah sakit ini,” jelasnya.

“Terlebih di tahun 2028 nanti, yang rencananya Lampung akan menjadi tuan rumah PON. Dimana, salah satu syarat nya di Lampung harus ada rumah sakit hewan, dan kita sudah terlaksana. Maka kita mendukung sinergi dari Provinsi,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Rumah Sakit Hewan, drh. Vita Maharjanti menyebut, penanganan yang ada di rumah sakit hewan ini nantinya ada pemeriksaan klinis, pemeriksaan laboratorium dan rawat inap.

“Nah, disini juga ada pet hotel nya dan ground juga. Apalagi kita dilengkapi oleh 9 dokter hewan dan 2 PPPK. Insyaallah kita sudah bisa memberikan pelayanan yang prima,” pungkasnya.
(ADV)

Pemkot Metro Menjamin Kestabilan Harga dan Menekan inflasi Harga Bahan Pokok Jelang Ramadhan

METRO, GSC. Pemkot Metro melalui Bagian Perekonomian melalukan penetrasi pasar di Lapangan Iringmulyo, Kecamatan Metro Timur, Selasa (27/2) untuk menjamin kestabilan harga dan menekan inflasi harga bahan pokok jelang Ramadhan.

Beberapa bahan pokok yang dijual pada penetrasi pasar ini yaitu beras SPHP dengan harga Rp.10.200/kg atau Rp 51.000 per 5 kg, bawang merah Rp.20.000/kg, bawang putih Rp.40.000/kg, cabe rawit Rp.40.000/kg.

Kemudian, telur ayam ras Rp.25.000/kg, gula putih Rp.15.000/kg, susu Rp.14.000/kaleng, minyak goreng Rp.14.000/botol dan kecap Rp.22.000/sachet.

“Penetrasi ini tentu untuk mengatasi inflasi, jadi pemerintah selagi administrasi price nya ditentukan oleh pusat, maka kemampuan daerah adalah 4K atau ketersediaannya, keterjangkauan harga, kemampuan melakukan transportasinya dan kerja sama antar daerahnya,” kata Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin.

Dia menuturkan, dalam penetrasi ini, pihaknya juga menggandeng Bulog Subdivre Lampung Tengah untuk menjual beras dengan harga murah.

“Saat ini, Kota Metro bisa memasok beras luar daerah, tetapi dengan administrasi pricenya sudah ditentukan oleh pusat, maka beras kita subsisdi dengan harga Rp.51.000 untuk 5 kg dan 10 kg beras seharga Rp.102.000. Untuk yang beras medium sekarang sudah Rp.15.000 yang premium Rp.17.000 sampai dengan Rp.18.000. Alhamdulillah artinya kita mampu untuk melakukan penetrasi,” katanya lagi.

Wahdi mengimbau masyarakat untuk melakukan gerakan ketahanan pangan dengan menanam cabai, yang sebelumnya dibagikan oleh Pemkot Metro kurang lebih 55.000 bibit cabai dengan harapan membuat kemandirian masyarakat.

Kabag Perekonomian, Setda Kota Metro, Yulia Candra Sari menjelaskan, belakangan beberapa komoditas harga cenderung naik, salah satu di antaranya beras dan cabai yang memang harganya sedang naik.

“Kita melaksanakan penetrasi pasar selama dua hari, mulai tanggal 27 sampai dengan 28 Februari 2024 dengan bekerja sama dengan Bulog dan agen-agen distributor. Mudah mudahan dengan adanya penetrasi pasar ini bisa membantu sedikit masyarakat untuk mendapatkam harga komoditas pangan pokok di bawah harga pasar,” tandasnya.
(ADV)

Wartawan di Tuba Ditusuk OTK Pihak Keluarga Minta Kepolisian Tangkap Pelaku

TULANGBAWANG, GSC. Nasib nahas menimpa salah satu jurnalis yang sedang bertugas mendapatkan perlakuan intimidasi dari orang tidak dikenal (OTK). 23/02/2024

Holidi biro media konkrit dianiaya oleh OTK saat sedang di perjalanan yang terletak di Penawar Jaya, Kecamatan banjar margo, Kabupaten Tulang Bawang.

Ia mendapatkan luka tusukan sebanyak enam tusukan pada bagian paha kiri, kanan, dan ada juga di bagian kaki.

Selanjutnya Holidi menjelaskan kepada wartawan saat ditemui di rumah sakit tempat dirinya di rawat. Bahwa dirinya bersama rekanya AF saat di perjalanan sudah curiga karena mobil mereka di buntuti orang yang tidak mereka kenali.

“saat di perjalanan kami berdua melewati jalan sepi, saya sudah curiga kepada orang yang membuntuti kami, itupun saya sampaikan kepada rekan saya jangan berhenti. tetapi mobil selalu dipepet oleh mereka,” kata Holidi.

Hingga, lanjut Holdi, mobil mereka ditabrak pada bagian belakang, bahkan kaca ikut dipecahkan. Sehingga mereka berhasil membuka pintu mobil yang dikendarai holdi dan rekannya.

“Ketika itu kawanan OTK mengarahkan senjata ke arah saya. Mereka menggunakan senjata payan (tombak) dan pedang panjang. Saya mencoba menghindari senjata mereka karena mereka mengincar perut, sehingga paha dan kaki saya terkena tusukan serta sabetan senjata tajam,” jelasnya.

“Setelah melakukan penusukan mereka pun cepat pergi. Para pelaku ada lima orang,” tambahnya.

Kini Holidi telah di rawat di rumah sakit penawar medical terbaring lemas untuk mendapatkan perawatan insentif. Atas kejadian tersebut pihak keluarga korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tulang Bawang, supaya kasus cepat ditangani dan pelaku segara di tangkap, Tutupnya..
(YD)

Pemkot Metro Melakukan Peninjauan Lokasi Aset Tanah milik Pemkot Metro dengan nomor sertifikat HP.952 Seluas 3.692 Meter Persegi

METRO, GSC. Pemerintah Kota (Pemkot) Metro akan merencanakan penukaran aset tanah milik pemerintah dengan pihak swasta. Tukar guling tersebut dilakukan untuk menanggulangi banjir yang terjadi di wilayah Kelurahan Hadimulyo Barat, Metro Pusat.

Data yang dihimpun awak media, saat ini pemerintah telah melakukan peninjauan lokasi aset tanah milik Pemkot Metro dengan nomor sertifikat HP.952 seluas 3.692 meter persegi tersebut yang berada di Kelurahan Yosomulyo, Metro Pusat yang nantinya akan ditukar guling oleh tanah milik swasta di wilayah pemukiman di Hadimulyo Barat.

Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin mengatakan, tanah hasil tukar guling tersebut yang berada di Kelurahan Hadimulyo Barat nantinya bakal dibangun kolam retensi alias embung atau bangunan pengendalian banjir.

“Ini salah satu upaya kita untuk mengatasi banjir yang kerap terjadi di Hadimulyo Barat. Ini juga sebagai upayakan bagaimana lahan itu tidak dibangun bangunan, tapi diupayakan untuk menjadi kolam retensi. Kita lihat ada lahan kita yang bisa kita tukar guling untuk menyelematkan masyarakat disana,” kata dia, Selasa, 13 Februari 2024.

Dia menambahkan, dengan dilakukan observasi yang rencananya akan dibangun menjadi embung yang nantinya menjadi sistem drainase terintegrasi banjir bisa tertangani.

“Sungai besar kita itu ada dua yaitu sungai Batanghari dan sungai Bunut. Salah satu juga adalah embung itu, kolam-kolam retensi itu yang harus kita lakukan,” tambahnya.

Wali Kota menerangkan bahwa wacana barter aset tanah itu telah direncanakan sejak tahun 2023. Pihaknya juga telah melakukan peninjauan ke lokasi tanah yang bakal ditukar. Yang mana, lahan milik swasta di Hadimulyo Barat itu lebih luas dari aset Pemkot di Yosomulyo.

“Ya, kedepan kita akan tinjau. Ini kan baru peninjauan dulu, nanti baru dilihat azas manfaatnya. Sudah, sudah di cek sejak setahun lalu. Lokasinya di Hadimulyo Barat, luasannya beda dan besar disana. Tetapi makannya nanti kita lihat lah ya, kan nanti ada Konsultan appraisal. Tanah itu milik satu organisasi swasta, ya kelembagaan masyarakat lah,” jelasnya.

Meskipun begitu, dirinya belum dapat memastikan pemilik tanah di Hadimulyo Barat bersedia ditukar dengan aset Pemkot di Yosomulyo.

“Belum tentu, baru wacana ya. Saya kira kalau untuk kemanfaatan siapapun masyarakat akan memberikan perannya dalam pembangunan. Paling tidak kalau itu tidak dibangun bangunan maka sudah mengurangi banjir, karena sudah rendah posisinya. Posisi lahan itu sudah disamping DAS dua, jadi enak kita membentuknya,” pungkasnya.
(ADV)

Tondi Muammar Gadafi Nasution Berkomitmen Untuk Mengawal Aspirasi dan keluhan Masyarakat Khususnya di Kota Metro

METRO, GSC. Tondi Muammar Gadafi Nasution. Bagi masyarakat Kota Metro mungkin tak asing namanya. Ya, dia adalah politisi Partai Golkar sekaligus Ketua DPRD Kota Metro periode 2014-2019.

Tondi MG Nasution dikenal sebagai sosok yang merakyat dan sering turun untuk mendengar aspirasi dari masyarat. Ini, ia lakukan untuk memastikan keluhan masyarakat bisa didengar oleh pemerintah.

Berbekal pengalaman sebagai Ketua Komisi dan Ketua DPRD Metro, pada pemilihan umum (Pemilu) 2024 ini pihaknya maju dalam pemilihan DPRD Provinsi Lampung di Dapil III yakni Kota Metro, Pesawaran, Pringsewu.

“Semua tentu menyadari dinamika dan tantangan bagi kita dalam mewujudkan harapan ke depannya, akan semakin kompleks. Harapan untuk kota yang maju, pembangunan berkeadilan, masyarakat yang sejahtera, harus dikawal sampai tingkat selanjutnya. Tentu ini menjadi tugas bersama sebagai wakil rakyat, untuk bisa mengawal dan mewujudkan angan itu,” kata Tondi, Kamis (8/2).

Menurut Tondi, pembangunan di Provinsi Lampung saat ini sudah baik, namun masih perlu ditingkatkan. Terlebih, pembangunan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Untuk itu, dirinya berkomitmen untuk mengawal aspirasi dan keluhan masyarakat khususnya di Kota Metro, Pesawaran, Pringsewu agar nantinya bisa direalisasikan.

“Mengingat langkah maju ini akan banyak menemui tantangan, hambatan dan berbagai macam harapan, serta keinginan masyarakat, saya kira hal itu perlu sinergitas dan kerja sama yang dinamis antara eksekutif dan legislatif di semua lapisan. Untuk itu, saya mohon doa dan dukungannya, khususnya bagi warga Kota Metro,” tutupnya.
(YD)

Direktur RSUD A Yani, dr Fitri Agustina Mengatakan fihak RSUD A. Yani Tidak Pernah Menolakan Pasien

METRO, GSC. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Yani Metro membantah melakukan penolakan pasien. Pihak rumah sakit mengaku saat itu semua tempat tidur terisi penuh.

“Pada senin 5 Februari 2024 pada pukul 20.10 WIB kondisi di IGD full pasien 40 s.d 45 dan semua bed terisi penuh, dari ATS satu sampai lima, di bed yang sedang dilakukan triage, masih menunggu di mobil 7 pasien (sudah dicatat dibuku daftar tunggu) di meja satpam,” kata Direktur RSUD A Yani, dr Fitri Agustina, Rabu (7/2/2024).

dr. Fitri menjelaskan, saat itu ada seorang bapak dengan menggendong anak kecil bersama istrinya masuk ke dalam IGD menemui petugas.

Meskipun penuh namun petugas medis tetap tanggap dengan sempat akan memeriksa dengan membawa saturasi oksigen alat pemeriksa temperatur.

“Bidan Intan (Petugas Jaga) berinisiatif masuk kedalam untuk memeriksa anak bapak tersebut tapi bapak sudah memanggil ibu dan anaknya berkata saya pindah,” sebutnya.

Kemudian, petugas jaga menyampaikan bahwa dimohon untuk bersabar, dikarenakan semua bed di IGD terisi ful. Namun pihak keluarga menyampaikan ingin pindah rumah sakit.

“Namun demikian pihak RSUD Ahmad Yani tetap terus berbenah untuk meningkatkan pelayanan khsuusnya di garda terdepan, Kami RSUD Jenderal Ahmad Yani menerima kritik dan saran yang sifatnya membangun untuk meningkatkan pelayanan yang lebih bermutu lagi,” pungkasnya.
(Yd)

Disdikbud Kota Metro Melakukan Penguatan Pembina Pramuka Pra Siaga Untuk Guru PAUD

METRO, GSC. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Metro melakukan penguatan pembina Pramuka Pra Siaga untuk guru PAUD se-Kota Metro di LEC Kartikatama Metro, Selasa (6/2).

Ketua Kwarcab Pramuka Kota Metro, Silfia Naharani Wahdi mengatakan, penguatan pembina Pramuka Pra Siaga ini lebih ditekankan kepada pendidikan karakter anak untuk menjadikan anak sebagai generasi emas Indonesia dan generasi emas Metro cemerlang (Gemerlang).

“Jadi ini kita tekankan lebih ke kepanduan ya. Di Pramuka ini banyak sekali pembelajaran terkait dengan karakter seperti wawasan kebangsaan, ketaqwaan pada Tuhan YME dan melatih kecerdasan,” kata dia.

Menurut dia, usia PAUD adalah usia emas dalam perkembangan anak, karenanya penting untuk membentuk karakter anak. Karena itu, guru pra siaga harus semangat dalam membina anak usia dini.

“Inikan usai emas, mereka akan tumbuh dan berkembang. Karena itu penting untuk dibentuk karakternya agar kedepan menjadi generasi emas,” paparnya.

Silfia juga meminta kepada guru dan orang tua untuk tidak memaksakan anak usia dini terus berprestasi, apalagi dengan memberikan hukuman. Sebab, hal ini tidak bagus untuk perkembangan anak.

“Bagaimana cara mengajarkan anak itu berbeda-beda ya, usia dini kan saatnya bermain sambil belajar. Ketika anak berprestasi itu bonus. Tapi jangan dipaksa, ketika anak tidak berprestasi dicubit atau di marahi, itu tidak bagus,” ucapnya.

Kepala Bidang Ketenagaan, Disdikbud Metro, Hendra Budiman menjelaskan, penguatan pembina Pramuka pra siaga ini diikuti oleh 69 guru dari PAUD se-Kota Metro.

Dimana, kegiatan ini untuk bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi dan kepramukaan terutama guru pra siaga dan juga mendorong untuk serius dalam membina generasi bangsa ini sejak dini.

“Jadi intinya ini pembentukan karakter sejak dini. Penguatan ini untuk mendorong guru pra siaga untuk lebih semangat lagi dalam membina generasi bangsa kita,” tandasnya.
(ADV)

Pemkot Metro Akan Membuat Lubang Resapan Air Untuk Mengatasi Permasalahan Banjir

METRO, GSC. Pemerintah Kota (Pemkot) Metro akan membuat lubang resapan air untuk mengatasi permasalahan banjir yang kerap terjadi di seputar Jalan Raya Stadion, Kelurahan Tejoagung, Kecamatan Metro Timur.

Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin menyebut untuk membangun lubang resapan air tersebut butuh upaya persuasif antara warga setempat dengan UD Bawang Lanang.

“Nah, pada Musrenbang ini warga mengeluhkan genangan air yang tak kunjung surut tepatnya di depan Bawang Lanang. Perlu ada komunikasi antara pihak pamong dan pihak Bawang Lanang. Insyaallah dengan komunikasi yang baik, dan dibuatkan lubang resapan genangan air bisa teratasi,” ucap kata dia usai Musrenbang di Kelurahan Tejo Agung, Metro Timur, Selasa (6/2).

Menurutnya, dengan dibuatkannya lubang resapan, tentu bisa mempercepat proses laju air hingga masuk ke saluran drainase yang sudah di buat oleh pemerintah.

“Nah, dengan begitu penyerapan air menjadi lancar. Apalagi, di tahun ini Kelurahan Tejo Agung kami gelontorkan dana sebesar Rp 6 miliar lebih, yang nantinya difokuskan pada peningkatan infrastruktur,” ucapnya.

Sementara itu, Lurah Tejo Agung, Retno Muryani mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan camat setempat untuk penanganan banjir.

“Nanti saya akan koordinasi dengan pak Camat, kemudian akan melakukan pendekatan dengan pemilik Bawang Lanang secara kekeluargaan,” kata dia.

Kemudian, pihaknya juga akan memetakan spot air yang menjadi genangan air di seputar Jalan Raya Stadion.

“Kami akan mencari solusi terbaik dalam pengentasan banjir ini. Apalagi, sudah ada drainase yang langsung menuju ke arah sungai. Otomatis, aliran air akan lancar dan tidak ada hambatan lagi,” pungkasnya.
(ADV)

Translate »