SMAN 4 di Dampingi LPAI Kota Metro, Terus Mengawal Kasus Bully Ini Sampai Tuntas
METRO, GSC. Terkait dengan ramainya pemberitaan di media sosial dugaan kasus bully siswa SMAN 4 Kelas X berinisial (G) selaku korban, dan siswa berinisial (D) sebagai pelaku yang membully kelas XI, yang berasal dari daerah seputih raman, Kota Gajah Lampung Tengah, pihak sekolah membenarkan kejadian tersebut dan memberikan klarifikasi melalui jumpa pers yang dilaksanakan di Aula Gedung SMAN 4 Kota Metro. Selasa (19/05/2026).
Bu Made selaku kepala sekolah SMAN 4 beserta para guru dan wakil kepala sekolah serta didampingi perwakilan dari Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, kasi pelayanan SMA Murti Suryandari beserta jajarannya, menanggapi dan membenarkan atas kejadian bully tersebut yang dilakukan oleh siswanya, dalam penyampaiannya dalam jumpa pers, Bu Made memberikan penjelasan terkait permasalahan tersebut dan dari pihak keduanya baik dari pihak korban maupun dari pihak pelaku sudah saling berkomunikasi dan menempuh jalan damai,” jelasnya Made selaku kepala sekolah SMAN 4

Pada tgl 18 kemarin tepatnya hari Senin, kedua pihak sudah bertemu dan saling berkomunikasi dan menempuh jalur damai , akan tetapi pihak korban telah melaporkan ke Polres Metro Unit PPA dengan nomor surat penerimaan laporan 79 tertanggal 18 mei 2026, hal tersebut dilakukan guna memberikan efek jera terhadap pelaku agar tidak melakukan perbuatan tersebut lagi dan apalagi mereka masih dibawah umur,”tegas Made.
Lebih lanjut Made menambahkan, terkait pemberitaan yang menyatakan pihak sekolah melakukan pembiaran atas kejadian bully tersebut, itu tidak benar dan apa yang kira-kira dianggap tingkah laku maupun ucapan yang dilakukan oleh siswa sekolah, itu akan ditegur dan diberi sanksi apalagi kalo tiga hari tidak ada keterangan tidak masuk sekolah itu, akan di berikan teguran dari pihak kami selaku orang tua pendidik mereka,” ucapnya Made.
” Kami terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung dan didampingi oleh LPAI untuk terus mengawal proses permasalahan bully ini sampai dengan selesai dan tuntas ,”tutupnya Bu Made.
Ditempat yang sama Murti Suryandari, selaku kasi pelayanan pendidikan SMA Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, menyampaikan bahwa, membenarkan atas kejadian bully tersebut yang terjadi disekolahan SMAN 4 , dan akan terus berkoordinasi dengan pihak sekolah khususnya dengan Bu Made .
” Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak sekolah khususnya dengan buk Made dan akan terus mengawal permasalahan ini sampai dengan selesai dan berjalan dengan damai,” ucapnya Murti saat diwawancarai oleh awak media.
Murti menambahkan bahwa, Dijnas Pendidikan Provinsi akan terus mengawasi setiap sekolahan yang ada disetiap daerah khususnya di provinsi Lampung dan terkait permasalahan ini , kami tidak dapat memutuskan karena kebetulan bu kacab sedang berada dilampung timur menghadiri agenda disetiap sekolah , nantinya akan kami sampaikan kebeliau dan kedinas provinsi karena merekalah yang memiliki kewenangan dan kebijakan dalam menyikapi permasalahan ini,” ujarnya Murti.
Red.
