Ketua Bawaslu Lampung Tengah Penuhi Undangan Rakornas Dari Kemendagri

JAWA BARAT,GSC
Kamis, 7 November 2024,
Ketua Bawaslu Lampung Tengah menghadiri undangan dari Kementerian Dalam Negeri untuk mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.

Rakornas ini dibuka oleh Presiden Republik Indonesia, dengan tema Implementasi Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045”*.

Kegiatan tersebut berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul, Jawa Barat.

Rakornas ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyukseskan berbagai program pembangunan, serta memastikan penyelenggaraan pemerintahan yang lebih efisien dan efektif, guna mendukung tercapainya cita-cita Indonesia Emas pada tahun 2045.
(Redaksi)

Kota Metro Borong Piala Lomba Sekolah Sehat/UKS Tingkat Provinsi Lampung

METRO, GSC. Kota Metro kembali menorehkan prestasinya dengan berhasil memborong Piala pada Lomba Sekolah Sehat/UKS Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2024, yang diselenggarakan oleh Biro Kesra Provinsi Lampung. Penyerahan Piala dilakukan hari ini, di Hotel Horison, Bandar Lampung, Kamis (7/11/2024).

Berdasarkan penilaian lomba pada Bulan September 2024 oleh Tim Pembina Sekolah Sehat/UKS Kabupaten/Kota Provinsi Lampung, Kota Metro memborong sekaligus 3 Piala, yaitu, Juara 1 pada tingkat TK/PAUD oleh TK Pembina Negeri Metro Pusat, Juara 1 Tingkat SD/MI oleh SD N 11 Metro Pusat, dan Juara 2 tingkat SMP/MTS oleh SMP N 5 Metro.

Atar prestasi ini, sekolah-sekolah tersebut diberikan penghargaan berupa Piala, Piagam Penghargaan, serta uang pembinaan.

Pjs. Walikota Metro, Descatama Paksi Moeda memberikan apresiasi dan mengucapkan selamat kepada sekolah-sekolah yang sudah berhasil meraih juara tersebut. ” Atas nama Pemerintah Kota Metro saya mengucapkan selamat kepada semua sekolah yang berhasil meraih juara. Tentunya saya berharap prestasi semacam ini perlu dipertahankan karena membawa nama harum Kota Metro, dan sebagai bukti nyata Pemerintah Kota Metro senantiasa memberikan pelayanan pendidikan yang baik dan sehat, bagi seluruh masyarakat”, ujar Desca.

Dikesempatan yang lain, Sekda Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo yang juga sekaligus sebagai Ketua UKS Kota Metro mengucapkan syukur atas torehan prestasi ini. Ia juga berterimakasih kepada tim pembina yang telah memberikan arahan dan bimbingan dalam rangka lomba sekolah sehat tingkat Provinsi Tahun 2024.

“Semoga dengan reward yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Lampung ini, memberikan energi positif bagi sekolah, sehingga senantiasa memberikan semangat kepada sekolah, agar selalu memberikan pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan hingga pembinaan lingkungan sekolah yang sehat,” kata Bangkit.

Diketahui, TK Negeri Pembina Kota Metro Pusat meraih nilai 8488, SD Negeri 11 Metro meraih nilai 10350, dan SMP Negeri 5 Metro meraih nilai 11291.

Atas raihan prestasi ini, tentunya membuktikan bahwa Kota Metro sebagai Kota Pendidikan, dan sesuai dengan Visinya yaitu Terwujudnya Kota Metro yang Berpendidikan, Sehat, Sejahtera dan Berbudaya.
Yodi.

Wahdi Serap Aspirasi Pedagang Pasar Cenderawasih

METRO, GSC. Bakal Calon Wali Kota Metro nomor urut 02, Wahdi Siradjuddin kembali melaksanakan kegiatan Jumat berkah di Pasar Cendrawasih, Jumat (8/11).

Kegiatan ini merupakan agenda rutin Paslon petahana tersebut bersama para relawan dan sahabat WaRu yang dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial.

Sebelum melaksanakan Jumat berkah, Wahdi terlebih dulu menyapa para pedagang kaki lima dan juga pengunjung pasar tersebut.

Kegiatan ini disambut hangat dan gembira baik oleh para pedagang maupun pengunjung pasar tersebut. Di mana, masyarakat sangat antusias berinteraksi dengan Wahdi.

“Iya, ini salah satu cara kami untuk berbagi kebahagiaan dan berkah kepada masyarakat. Tentu kita berharap program ini bisa memberikan manfaat meskipun kecil,” kata Wahdi.

Jumat berkah ini selain untuk berbagi, juga sebagai salah satu cara untuk lebih dekat dengan masyarakat Kota Metro. Sekaligus mendegar aspirasi langsung dari masyarakat.

Wahdi juga berdialog dengan warga untuk mendengar keluhan dan berbagi harapan tentang Kota Metro yang lebih baik kedepannya.

Melalui Jumat berkah ini juga, Paslon nomor urut 02 itu ingin menunjukkan komitmennya untuk melayani dan memperhatikan kesejahteraan warga Kota Metro sambil menggerakkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial.

Ketua Posko Gerakan Bersama (Geber) Waru, Benny Sanjaya menyebut agenda Jumat Berkah menjadi bentuk kepedulian sosial pasangan Wahdi-Qomaru.

Kegiatan itu menyasar sejumlah kalangan masyarakat, termasuk pekerja di sekitar Posko Geber di Jalan Jenderal Sudirman Kota Metro.

“Kita biasanya mengajak kawan-kawan ojol, juru parkir, buruh, dan sejumlah pedagang kaki lima dengan berbagi makanan gratis. Kita sengaja ngajak makan bareng sekaligus menyerap aspirasi mereka,” pungkasnya. (Yodi)

Selama Tahun 2022 Sampai Dengan 2023 Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Metro Mengalami Peningkatan Sebanyak 0,47 Persen

METRO, GSC. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Metro, mengalami peningkatan 0,47 persen di tahun 2023 menjadi 79,85 dari tahun 2022 lalu sebesar 79,38. Angka IPM ini termasuk dalam kategori tinggi.

Pada tahun 2021, saat Wahdi Siradjuddin dan Qomaru Zaman baru dilantik menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro IPM Kota Metro diangka 77,49.

Ya, angka ini berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Metro tahun 2024. Pencapaian IPM ini dapat dianggap sebagai salah satu indikator keberhasilan Wali Kota dalam memimpin Kota Metro.

Ada beberapa peningkatan komponen penting yang membentuk IPM, yaitu angka harapan hidup yang meningkat dari 71,66 tahun pada tahun 2021 menjadi 75,14 pada tahun 2023.

Kemudian, angka harapan lama sekolah tetap stabil dengan dengan sedikit peningkatan dari 14,75 tahun di 2021 menjadi 14,77 tahun di 2023.

Angka ini mencerminkan ekspektasi lama pendidikan yang dapat dicapai oleh generasi muda.

Sedangkan, untuk angka rata-rata lama sekolah juga mengalami peningkatan dari 10,97 tahun di 2021 menjadi 11,00 tahun di 2023. Artinya, penduduk Kota Metro lebih banyak penduduk telah memperoleh pendidikan yang lebih lama.

Peningkatan ketiga komponen ini menunjukkan adanya upaya yang berhasil dalam memperbaiki kualitas hidup dan akses pendidikan dan kesehatan yang berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sederhananya, pendidikan di Kota Metro sudah baik. Sarana prasarana memadai. Jenjang pendidikan dari PAUD hingga kampus lengkap. Tenaga pendidik banyak dan kompeten. Diukur secara statistik, muncullah angka IPM yang tinggi.

Wahdi datang menawarkan visi Gemerlang. Generasi Emas Metro Cemerlang. Harapannya bisa dicapai pada 2037 atau tepat 100 tahun Kota Metro. Wahdi pun mendorong semua organisasi perangkat daerah dan stakeholder terkait untuk mewujudkannya.

Ada langkah luar biasa yang diambil Wahdi dalam bidang pendidikan yaitu dengan meluncurkan program Ayo Sekolah.

Kenapa luar biasa? Karena bukan hanya mengajak orang untuk sekolah, tetapi ada kebijakan terkait anggaran yang memberikan bantuan semacam beasiswa bagi anak-anak berlatar belakang keluarga tidak mampu. Ada SD, SMP, dan tahun ini (2024) pada jenjang PAUD.

Program ini menjadi adi luar biasa karena tidak hanya sekadar mengajak atau ngomong ayo sekolah, tapi juga diberikan support atau dukungan.

Bantuan yang diberikan tentu, tidak memenuhi semua kebutuhan siswa, tetapi meringankan lewat Kartu Metro Ceria (KMC). Jumlah siswa penerima bantuan pada 2023 SD: 945 siswa, SMP: 1208 siswa, total: 2.153 siswa. Sementara pada 2024 SD: 360 siswa, SMP: 400 siswa, total: 760 siswa.

Dan berdasarkan data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Metro tahun ini akan diterapkan ke jenjang PAUD.

Tahun ini, Dinas Pendidikan Kota Metro sudah melakukan verifikasi peserta sebanyak 1.201 anak di jenjang PAUD. Sama seperti SD dan SMP, mereka tersebar di lima kecamatan, menyertakan syarat administrasi KK, KTP, dan SKTM dari kelurahan, serta surat pernyataan bersedia menerima bantuan sebesar Rp250 ribu per anak.

Agar tidak tumpang tindih dengan penerima bantuan lainnya, data anak penerima KMC diambil dari data Pogram Indonesia Pintar (PIP) yang masih antre atau belum dapat bantuan.

Jadi program ayo sekolah ini bukan hanya mengajak tetapi juga difasilitasi. Dan Kota Metro satu-satunya daerah di Indonesia yang menerapkan program ini.
Yodi.

Kampanye di Mulyojati, WaRu Tuai Apresiasi

METRO, GSC. Warga mengapresiasi kinerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro di era Wahdi-Qomaru. Layanan perizinan di Mal Pelayanan Publik (MPP) dan program Bawa KTP Dilayani (BKD) jadi keberhasilan yang dirasakan, hingga menjangkau masyarakat bawah.

Hal itu disampaikan warga saat kampanye pasangan calon Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman di Jalan Rimba, Kelurahan Mulyojati, Kecamatan Metro Barat, Kota Metro, Eni (51) kepada awak media, pada Senin, (04/11/2024).

“Kalau menurut saya, program Pak Wahdi pada waktu dia jadi itu semua terlaksanakan ya. Seperti masalah perizinan-perizinan, dengan adanya Mal Pelayanan Publik itu, kita masyarakat ini merasa semakin dimudahkan. Kita tinggal masuk sana, semuanya sudah bisa langsung dilayani. Itu yang paling saya rasakan dan masyarakat bisa merasakan,” kata Eni.

“Kemudian program BPJS yang gratis untuk warga Kota Metro yang kelas III itu, saya sangat terbantu, karena keluarga saya sangat merasakan,” lanjutnya.

Eni menilai, pasangan Wahdi-Qomaru alias WaRu, yang kini tampil kembali sebagai Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro pada Pilkada 2024, layak diberi kesempatan lagi.

Sebab, imbuhnya, Paslon Nomor Urut 02 itu adalah calon kepala daerah yang memiliki track record jelas dan sudah terbukti keberpihakannya, atas kepentingan dan kemaslahatan masyarakat.

“Harapan kami, WaRu ini bisa kembali memimpin Kota Metro. Tentu kami sangat yakin, beliau akan dapat memenangkan Pilkada. Karena kinerjanya tidak diragukan lagi dan memang sudah terbukti. Jadi, kalau sampai masyarakat tidak memilih dia untuk berkelanjutan, sangat disayangkan,” tandasnya.
Yodi.

Melalui Program Homecare, Wahdi Menginstruksikan Kader Poskeskel, Puskesmas

METRO, GSC. Homecare. Ya, ini adalah salah satu program unggulan Wahdi Siradjuddin dan Qomaru Zaman (WaRu) ketika memimpin Kota Metro.

Melalui program ini, baik itu pegawai Puskesmas, Dinas Kesehatan, bahkan Wahdi yang kala itu sebagai Wali Kota ikut turun langsung kerumah warga untuk memeriksa kesehatan.

Lansia, ibu hamil dan warga yang sakit parah adalah sasaran program ini. Tujuan program ini adalah agar kesehatan yang merupakan hak dasar masyarakat bisa terpenuhi.

Homacare adalah wujud keseriusan WaRu dalam memperhatikan kesehatan warganya sekaligus memastikan semua lapisan masyarakat baik itu yang mampu maupun kurang mampu mendapat pelayanan kesehatan yang setara.

Lansia, warga kurang mampu sakit parah yang sebelumnya belum mendapat pelayanan kesehatan yang maksimal bisa terlayani dengan baik.

Tak hanya itu, para ibu hamil khususnya yang kurang mampu juga dipantau kesehatannya. Asupan gizi, baik untuk anak maupun sang ibu juga dipantau. Tujuannya apa? Ya agar sang bayi nanti tidak lahir dengan penyakit stunting.

Melalui program inilah, Wahdi menginstruksikan kader Poskeskel, Puskesmas, Dinas Kesehatan untuk responsif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Kota Metro.

Masyarakat diberikan kontak person dari kader kesehatan diwilayah masing-masing. Yang barang tentu tujuannya ketika terjadi kejadian urgent, warga bisa langsung menghubungi kader tersebut. Sang kadernya pun, diminta untuk responsif.

Selain itu, dalam setiap kesempatan Wahdi selalu mengajak pamong, RT dan RW maupun warga untuk memperhatikan kondisi warga lainnya. Ini bertujuan agar ketika warga lainya mengalami sakit bisa terpantau oleh pemerintah.

Homecare ini bukan hanya sekedar ceremonial, sekali turun selesai. Tetapi jika ada warga yang sakit parah maka akan terus dipantau secara rutin oleh pemerintah.

Bahkan, jika ada warga yang sakit parah dan harus dirujuk ke luar daerah maka pemerintah akan memfasilitasinya.

Dalam setiap pelaksanaannya, masyarakat berterimakasih dan mengapresiasi adanya program homecare ini. Sebab, program ini dinilai sangat membantu.

Salah satunya dikatakan Tika warga Kelurahan Metro, Kecamatan Metro Pusat yang menderita mata Katarak. Dia mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi upaya Pemkot Metro yang sangat memperhatikan kesehatan warganya.

“Saya sangat merasa terbantu apalagi dengan adanya program homecare. Saya sebelumnya tidak tau kalau berobat di puskesmas di Metro itu gratis,” ucapnya.

Senada dikatakan Ratna warga yang menderita sakit kanker payudara. Ia menilai, program homecare sangat membantu dan manfaatnya sangat dirasakan masyarakat.

“Tentu sangat membantu sekali, apalagi untuk warga yang kurang mampu. Pemerintah turun langsung, memeriksa kesehatan warga. Kita juga punya nomor kader kesehatan disini. Jadi ketika ada apa-apa bisa langsung hubungin,” ucapnya.

Pada tahun 2024 ini, target realisasi program homecare ini yang dilakukan di rumah sekitar 17 ribuan jiwa warga Kota Metro.

Dimana, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan pada tahun 2023 lalu, jumlah sasaran dari program home care mencapai 36.119 Kepala Keluarga (KK).
Yodi.

Ini Kata Warga Metro Soal Layanan Berobat Gratis Era Kepemimpinan Wahdi-Qomaru

METRO, GSC. Layanan dasar menyangkut kesehatan menjadi kebutuhan primer yang mesti dipenuhi pemerintah, termasuk di Kota Metro.

Pemangku kebijakan melalui Dinas Kesehatan setempat diharapkan fokus meningkatkan layanan kesehatan yang menyakut hajat masyarakat banyak.

Bagaimana pendapat masyarakat terkait layanan dan inovasi kesehatan di Kota Metro?

Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan secara acak Minggu (3/11/2024) , sejumlah narasumber mengaku terbantu dengan kemudahan layanan kesehatan yang ditawarkan Pemerintah Kota Metro era kepemimpinan Wahdi-Qomaru.

Pasien yang ingin memeriksa kondisi kesehatan hanya perlu membawa KTP atau menyebutkan nama atau nik untuk mendapat pelayanan di rumah sakit maupun puskemas.

Pendataan melalui transformasi pelayanan kesehatan dari yang semula manual ke digital memungkinkan masyarakat mengakses layanan dengan cukup dengan KTP.

Masyarakat tidak lagi direpotkan dengan mengurus adminstrasi berbelit.

“Sekarang mah enggak repot, saya bawa KTP ke Puskemas aja dilayani,” kata Zainuddin, warga Imopuro, Metro Pusat.

Kondisi itu dinilai mengurangi antrean sekaligus memangkas waktu tunggu dengan proses yang cepat dan ringkas.

“Saya terbantu sekali mas, kalau mau berobat
cukup bawa KTP. Enggak repot fotocopy apa-apa lagi,” kata Rita, warga Hadimulyobarat, Metro Pusat.

Sementara dari sektor inovasi, Pemerintah Kota Metro telah meluncurkan Strategi Integrasi Layanan Aplikasi atau Program Silat.

Pendaftaran berbasis daring itu memiliki sejumlah keunggulan yang memiliki manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

Layanan ini dapat diakses melalui web maupun aplikasi yang dapat diunduh via App dan Google Playstore.

Calon pasien hanya perlu mengisi identitas yang tersedia di formulir digital cukup lewat gawai.

“Kalau mau ke Poliklinik Rumah Sakit Ahmad Yani Metro bisa daftar dari rumah. Kita tinggal ngisi data. Kalau udah, nanti di situ ada informasi jadwal kapan kita bisa datang untuk berobat,” kata Yoyok, warga Iringmulyo, Metro Timur.

Inovasi yang berlaku efektif sejak 2023 ini, menjadi upaya untuk memastikan seluruh penduduk tercover oleh jaminan kesehatan dengan fasilitas memadai.

” Saya pernah terapi rawat jalan. Simpel, bisa pakai BPJS maupun umum. Udah canggih, jadi bisa daftar di mana aja tanpa perlu datang langsung ke rumah sakit umum,” tandasnya. (Yodi)

WaRu Gagas Pemberdayaan Masyarakat via Potensi Wilayah

METRO, GSC. Rubiah namanya. Matanya sayu, menunjukkan umurnya yang sudah tidak lagi muda.

Dari kejauhan, Rubiah membawa setangkai bunga mawar putih ditangannya. Seperti menahan haru, nenek berusia sekitar 80 tahun ini dengan setia menunggu kedatangan
Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro nomor urut 2, Wahdi-Qomaru.

Bukan sekadar menunggu orang, tetapi menunggu harapan. Ekspresi wajahnya seketika berubah. Suaranya menjadi parau disertai tangisan lirih dan seketika memeluk Wahdi-Qomaru.

Kediaman Sadimun di Jalan Petai RT13/ RW 03, Tejoagung, Metro Timur campur aduk. Suasana penuh sesak dengan teriakan Wahdi-Qomaru, tawa warga, dan suara riuh dukungan ‘WaRu Comeback’.

Paslon petahana itu disambut hangat saat agenda kampanye tatap muka yang berlangsung, Minggu (3/11/2024).

Si empunya rumah, mengenal dua sosok yang saling melengkapi. Wahdi dianggap pribadi yang serius, sementara Qomaru dinilai sosok humble yang cepat beradaptasi dengan lingkungan masyarakat.

Wahdi berbicara seputar peningkatan SDM sekaligus meminta doa dan dukungan untuk melanjutkan kepemimpinan WaRu dua periode.

Sosok yang berlatar belakang dokter itu konsen memikirkan nasib masyarakat dimulai dari lingkaran kesehatan yang dikemas dalam program JAMA-PAI alias model pelayanan kesehatan terintegrasi untuk ibu dan anak.

Sementara, Wakilnya Qomaru bercita-cita membawa kemajuan Kota Metro lewat masing-masing potensi wilayah.

Qomaru menyelami kondisi kehidupan masyarakat dengan gaya humoris, spontan namun sarat makna.

“Sedikit bicara banyak bekerja. Kami memiliki cita-cita untuk kelurahan Tejoagung dan Tejosari sebagai kawasan atlet. Ini bukan janji, tapi mimpi seorang pemimpin,” katanya.

Sekarang, imbuhnya, tergantung bapak-bapak dan ibu-ibu. Inilah pak Wahdi dan Qomaru yang berjuang untuk dengan niat pengabdian.

“Nanti kita planning, jadi kita semua harus punya harapan. Kita bangun sarpasnya,” tandasnya. (Yodi)

Pemkot Metro Ajak Organisasi Pers Dukung Pembangunan Daerah

METRO, GSC. Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Metro, Descatama Paksi Moeda mengajak insan pers di Bumi Sai Wawai bersinergi dengan pemerintah, mengawal laju pemerintahan dan menjadi sosial kontrol dalam pembangunan daerah.

Hal itu dikatakannya saat berkunjung ke sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Metro, pada Jumat, 11 Oktober 2024.

Descatama menekankan peran penting wartawan sebagai sosial kontrol, dalam mengawal jalannya pemerintahan dan pembangunan di Kota Metro.

“Kunjungan saya ke PWI itu bertujuan menyinergikan peranan wartawan sebagai sosial kontrol pemerintahan, agar mereka dapat terus mendukung jalannya pembangunan di Kota Metro,” kata Descatama, Senin, 14/10/2024.

Selain itu, lanjut dia, kunjungan tersebut juga bertujuan mempererat silaturahmi antara pemerintah dengan insan pers.

Dia berharap, sinergitas yang sudah terjalin antara Pemkot Metro dan wartawan dapat mendorong percepatan pembangunan, sehingga berimplikasi positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

PWI Kota Metro sebagai salah satu penerima hibah dari pemerintah, diharap bisa bersinergi dan aktif dalam publisitas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Sebagai sosial kontrol, wartawan juga diminta menjadi pengawas netralitas ASN, khususnya dalam penyelenggaraan pesta demokrasi Pilkada Kota Metro 2024 mendatang.

“Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah mengatur penyelenggaraan pemerintahan daerah di Indonesia. Undang-undang ini mengamanatkan bahwa penyelenggaraan pemerintahan daerah harus berpedoman pada asas-asas tertentu,” tegasnya.

Descatama berharap, selama 2 bulan dirinya menjabat sebagai Pjs Wali Kota Metro, penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di lingkungan Pemkot Metro dapat berjalan dengan baik, dan manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat.

“Kalau untuk APBD Kota Metro tahun 2025 sudah dilakukan pembahasan. Tentunya dinas yang membidangi dapat melakukan ekstensifikasi kegiatan dengan melihat potensi-potensi PAD yang ada di Kota Metro,” ucapnya.

“Untuk itu teman-teman, kita butuh semua dukungannya. Kita kompak bersama-sama, sehingga apa yang menjadi niat baik kita ini diridhoi oleh Allah dan bermanfaat untuk masyarakat Kota Metro,” tukasnya. (Adv)

Pjs Wali Kota Metro Tekankan Netralitas ASN

METRO, GSC. Descatama Paksi Moeda selaku pejabat sementara (Pjs) Wali Kota Metro secara perdana memimpin apel pagi di halaman Kantor Pemerintah Daerah Kota Metro, Senin 30/09/2024.

Dalam kesempatan ini, Descatama Paksi Moeda menyampaikan beberapa hal termasuk netralitas ASN pada pilkada tahun ini.

“Sesuai dengan tugas saya, selaku pejabat sementara Wali Kota Metro, bahwa kondisi Kota Metro terkait dengan keamanan dan ketertiban itu adalah salah satu prioritas yang harus dijaga terkait dengan bahwa di dalam dua bulan lagi akan ada sebuah hajat yaitu Pilkada, saya tidak ingin ada persoalan-persoalan di Kota Metro ini sehingga menyebabkan kondisi masyarakat itu terganggu,” paparnya.

Ia mengharapkan dukungan seluruhnya dari tingkat pejabat tinggi sampai ke staff di Pemkot untuk dapat memberikan kinerja atau kontribusi yang terbaik sehingga kondisi Kota Metro ini dapat sesuai dengan apa yang menjadi keinginan masyarakat yang ada di Kota Metro.

Saat memberikan arahan pada apel pagi, Descatama juga menjelaskan bahwa isu yang sangat menjadi strategis sekarang yaitu terkait dengan neutralitas ASN. Aturan-aturan yang berkaitan dengan penyelenggaraan Pilkada, otomatis secara berjenjang akan diberikan oleh pejabat tinggi, dari pengetahuan sekedar asisten sampai ke kepala bagian.

Descatama menegaskan kepada seluruh ASN (Aparatur Sipil Negara) di lingkungannya agar tetap menjaga netralitas selama masa Pilkada. Menurut pernyataan dari salah satu pejabat Pemkot, ASN diimbau untuk memahami posisi mereka dalam situasi politik saat ini, terutama ketika terlibat dalam kegiatan yang berhubungan dengan calon kepala daerah.

“ASN harus betul-betul tahu di mana posisi mereka. Kalau ada kegiatan yang berkaitan dengan salah satu peserta Pilkada, kita harus sangat berhati-hati,” ujar Descatama saat memberikan pengarahan kepada staff.

Ia juga menekankan bahwa dengan perkembangan media yang begitu pesat, situasi sekarang jauh berbeda dibandingkan lima tahun yang lalu.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa ketidaktahuan akan aturan dapat menimbulkan masalah di kemudian hari. Oleh karena itu, para ASN diharapkan untuk saling menjaga satu sama lain agar tidak terlibat dalam masalah politik. “Jagain temannya, jagain pimpinannya, itu mulai dari bawah,” tambahnya.

Selain itu, ia menyampaikan bahwa soliditas dan kekompakan di lingkungan Pemkot Metro sangat diperlukan agar pemerintahan dapat terus berjalan dengan baik. “Yang berkontestasi silakan saja, tapi tidak boleh mengganggu tugas kita sebagai ASN,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, pejabat tersebut berharap agar dalam dua bulan ke depan seluruh ASN memberikan kinerja terbaik demi kelancaran penyelenggaraan pemerintahan di Kota Metro. (ADV)

Translate »