Diduga Depresi, Satreskrim Polresta Bandar Lampung Identifikasi Identitas Korban Nekat Tabrakan Diri ke Kereta Api

BANDAR LAMPUNG, GSC. Satreskrim Polresta Bandar Lampung mengindentifikasi korban diduga kuat hendak bunuh diri di palang pintu perlintasan kereta api PJL No.3 Jalan Gajah Mada tepatnya di bawah Flyover, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Senin (22/7/2024).

Korban Edwin Syahputra (29), seorang pria warga Jalan P. Kemerdekaan, kelurahan setempat ini sehari-hari berprofesi sebagai karyawan swasta.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Umi Fadilah Astutik mengatakan, korban saat ini masih menjalani perawatan pihak medis RS Graha Husada, akibat mengalami luka berat tangan kanan putus dan luka di bagian kepala.

“Dari olah TKP, korban ini (Edwin Syahputra) ingin mengakhiri hidupnya dengan cara menabrakkan diri ke badan kereta yang sedang melintas di lokasi kejadian,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan saksi dah olah TKP, Umi menjelaskan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.08 WIB. Waktu itu, kereta api pengangkut batu bara (Babaranjang) melintas dari arah Statsion Tanjungkarang menuju Stasiun Panjang.

Namun setibanya kereta api di perlintasan berpalang pintu tersebut, korban tiba-tiba berlari ke arah kereta api dan langsung menabrakan badannya ke gerbong.

“Korban ini sempat terhempas dan terjatuh, hingga mengalami luka berat tangan kanan terputus dan luka di bagian kepala sebalah kanan,” terang Umi.

Hasil olah TKP lainnya, Umi menjelaskan, petugas menemukan barang-barang milik korban berupa 1 unit Hp, 1 pasang sandal, 1 buah kaca mata. Meski demikian, awal tidak ditemukan identitas diri pada korban.

Sebelumnya akhirnya petugas berhasil mengidentifikasi korban dan langsung menghubungi pihak keluarga.

“Modus diduga korban mengalami depresi hingga menabrakan dirinya ke kereta api yang sedang melintas,” tandas mantan Kapolres Metro tersebut.

KABIDHUMAS POLDA LAMPUNG
Kombes Pol Umi Fadilah Astutik S.Sos.S.I.k.M.Si.,
Email: humaspoldalampung@gmail.com
Twitter: @humaspoldalpg
FB: humas_poldalampung
IG : @humas_poldalampung.
Red.

Ribuan Massa Gabungan DPD dan DPC GRIB Jaya Lampung, Akan Menggelar Aksi Damai Memprotes Armada Batu Bara

LAMPUNG TENGAH, GSC. Ribuan massa gabungan DPD dan DPC GRIB Jaya Lampung, akan menggelar aksi damai memprotes, armada batu bara yang melintas di tiga Kabupaten diProvinsi Lampung.

Dari keterangan Ketua DPC GRIB Lamteng, Yunisa Putra usai menggelar Rakoor bersama dengan anggota dan pengurus Grib Jaya Lamteng, yang dihadiri oleh Ketua DPD Grib Lampung, Dendi Albar, dan Wakil ketua, Herman menyebut bahwa, rakoor yang digelar selain membahas soal aksi yang akan digelar pada tanggal 24-26 Juli 2024 yang berlokasi di exit tol Terbanggi Besar, Lamteng rakoor yang digelar sekaligus untuk menunjukkkan bahwa DPC GRIB Jaya Lamteng ada, dan telah terbentuk.

“Rakoor ini kita gelar untuk memastikan kesiapan seluruh anggota dan pengurus GRIB Jaya Lampung dalam aksi yang akan kita gelar pada tanggal 24 nanti,” ujar Yunisa, Senin (22/7).

Selain itu secara tegas Yunisa memastikan kurang lebih 4 ribu massa akan berkumpul diterminal Betan Subing Terbanggi Besar, dalam aksi damai yang akan digelar GRIB Jaya Lampung, bersama 15 DPC GRIB Jaya seProv.Lampung.

“Saya pastikan ribuan massa akan tumpah dalam aksi damai yang akan GRIB Jaya gelar pada 24-26 Juli nanti, disana kita akan menyampaikan suara masyarakat di 3 Kabupaten yang terdampak atas melintasnta armada batu bara yang dimaksud,” ungkapnya.

Sementara, dari keterangan Wakil Ketua DPD GRIB Jaya Lampung, Herman menyampaikan dimana aksi damai yang akan digelar GRIB Jaya Lampung, pada 24 Juli nanti untuk menyuarakan protes dari masyarakat atas armada batu bara yang selama ini menjadi keresahan masyarakat di 3 Kabupaten.

“Aksi ini semata-mata untuk melihat apa respon dari Pemerintah atas keluhan dari masyarakat soal armada batu bara yang melintasi, dan hingga saat ini hal itu masih menjadi dilema, dan persoalan yang serius harus di tuntaskan,” tegas Herman.
(Red)

Polda Lampung Serukan Pencegahan dan Penanggulangan KDRT

BANDARLAMPUNG, GSC. Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Umi Fadillah Astutik, menghadiri Seminar Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah Wanita Islam Provinsi Lampung. Acara ini berlangsung di Ruang Abung, Balai Keratun, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Sabtu (20/7/2024).

Dalam seminar tersebut, Kombes Umi Fadillah Astutik tidak hanya hadir sebagai undangan, tetapi juga menjadi pembicara utama. Ia menyampaikan materi yang sangat penting mengenai pencegahan dan penanggulangan KDRT. Dalam paparannya, Kombes Umi menekankan pentingnya kesadaran dan peran aktif masyarakat dalam mencegah terjadinya kekerasan di dalam rumah tangga.

“Kekerasan dalam rumah tangga adalah masalah serius yang harus kita atasi bersama. Penting bagi kita semua untuk memahami tanda-tanda KDRT dan langkah-langkah yang bisa diambil untuk mencegahnya,” ujar Kombes Umi Fadillah Astutik.

Lebih lanjut, Kombes Umi menegaskan bahwa peran wanita dalam keluarga sangat vital dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis. “Wanita memiliki peran kunci dalam menjaga keharmonisan keluarga. Edukasi dan pemberdayaan wanita menjadi kunci utama dalam upaya pencegahan KDRT,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa dukungan dari seluruh anggota keluarga sangat penting dalam pencegahan KDRT. “Setiap anggota keluarga harus memiliki kesadaran dan empati untuk menciptakan rumah yang bebas dari kekerasan. Kita harus saling mendukung dan melindungi satu sama lain,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Polda Lampung berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam upaya pencegahan dan penanggulangan KDRT di Provinsi Lampung. Kombes Umi Fadillah Astutik menutup seminar dengan pesan kuat kepada seluruh peserta, “Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan. Mulailah dari keluarga kita sendiri.”

Dengan demikian, Polda Lampung terus berkomitmen untuk melakukan edukasi dan kampanye pencegahan KDRT, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam upaya ini.

KABIDHUMAS POLDA LAMPUNG
Kombes Pol Umi Fadilah Astutik S.Sos.S.I.k.M.Si.,
Email: humaspoldalampung@gmail.com
Twitter: @humaspoldalpg
FB: humas_poldalampung
IG : @humas_poldalampung.
Red.

Walikota Metro Mengatakan Perlunya Edukasi Agar Masyarakat Dapat Mengelola Sampah Dengan Baik

METRO, GSC. Pemerintah Kota (Pemkot) Metro dalam berupaya memaksimalkan pengelolaan bank sampah tingkat kelurahan untuk pengurai sampah yang masuk di tempat pembuangan akhir sampah (TPAS) di kota setempat.

Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin mengatakan, meskipun manusia itu merupakan penghasil sampah, akan tetapi perlu dilakukan edukasi dimana masyarakat harus bisa mengelola sampah dengan baik.

“Kita berupaya untuk memanfaatkan sampah semaksimal mungkin. Peran masyarakat dan pemerintah sangatlah besar agar dapat menjalankan pengurai sampah. Maka, diharapkan kita bisa terus melakukan pengurangan sampah melakukan dan pengelolaan sampah mulai dari hulu sampai ke hilir agar sampah itu sangat bermanfaat,” kata dia saat menyampaikan sambutan di Seminar Sampah, Sabtu, 20 Juli 2024.

Dia menyebut, dengan penguraian sampah tersebut, maka tidak akan terjadi yang namanya pengerusakan bumi.

“Kita ditekankan untuk tidak boleh merusak bumi. Kita harus mempersiapkan hidup untuk generasi kedepan. Metro sudah peka untuk melakukan itu, serta mengajak dan merubah sikap. Kita juga lebih menguatkan budaya gotong royong,” ungkapnya.

“Kita tanamkan urusan sampah adalah urusan bersama bukan hanya pemerintah ataupun dinas saja,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, Emilia Kusumawati mengatakan, dalam pengelolaan sampah peran rumah tangga sangatlah penting.

“Nah, disini kami minta untuk setiap orang dapat terakses dengan Bank Sampah. Bahkan, setiap ASN diharapkan dapat menjadi anggota bank sampah yang ada di lingkungannya,” kata dia.

Dia menyebut, untuk di Provinsi Lampung ini sudah terbentuk sekitar 169 bank sampah guna percepatan penguraian sampah.

“Tentu, keberadaan bank sampah akan meningkatkan akses masyarakat dalam pengelolaan sampah. Sehingga, nantinya sampah yang masuk ke TPAS hanya yang residu saja,” ungkapnya.

“Semoga kesempatan baik ini menjadi wahana edukasi pentahelix untuk menjembatani khususnya bersinergi memperkuat pengurangan sampah melalui bank sampah,” pungkasnya. (ADV)

Diduga Cemarkan Nama Baik, Beni Laporkan Muhammad Riduan Ke Mapolres Lamteng

LAMPUNG TENGAH, GSC. Diduga lakukan tindak pidana pencemaran nama baik dengan menyebarkan berita bohong, Muhammad Riduan warga Kampung Tanjung Ratu dilaporkan Victorius Beni Wibisono melalui kuasa hukum Rizky Ervianto S.H ke Polres Lamteng, Sabtu (20/7/24).

Kronologis kejadian bermula pada Selasa 2 Juli yang lalu, saat Muhammad Riduan sedang berada di Lapak Singkong Candi Rejo, Riduan mengatakan Beni adalah seorang penipu, dimana siswa yang diakomodir tidak masuk kesalah satu SMA yang ada dikecamatan Terbanggi Besar.

Selain itu, Riduan juga mengatakan Beni yang telah mengintruksikan penarikan dana sebesar 6 juta rupiah kepada setiap sisawa. Namun dalam kenyataannya Beni (Sapaan Akrab) tidak pernah mengintruksikan untuk memungut dana kepada calon siswa. Hal tersebut disaksikan oleh saudara Anton dan Gunawan.

“Riduan ini telah menyebarkan berita bohong (hoax) terkait perikan uang untuk masuk ke salah satu sekolah SMA yang ada di Terbanggi Besar sebesar 6 juta rupiah per siswa. Ini berdampak pada nama baik saya. Dan saya merasa dirugikan. Untuk itu hari ini saya melaporkan hal ini ke Mapolres Lamteng,” tegas Beni.

Beni juga menambahkan, belum masuknya siswa yang diakomodir tersebut disebabkan terkait prosedural. Saat ini masih dalam proses. Namun Ridwan masih berkilah Beni seorang penipu.

Sementara Kuasa Hukum, Rizky Ervianto S.H saat diwawancarai media ini mengungkapkan telah melaporkan saudara Muhammad Ridwan warga Tanjung Ratu di Mapolres Lamteng terkait dugaan tindak pidana pencemaran nama baik terhadap kliennya Victorius Beni Wibisono.

Sebab, Ridwan telah menyebarkan berita yang tidak benar (Bohong) terhadap klien kami, dengan mengatakan bahwa Beni telah menginstruksikan penarikan dana sebesar 6 juta rupiah kepada setiap siswa yang akan masuk SMA.

Pada kenyataannya, saudara beni tidak pernah menginstruksikan meminta atau memungut biaya terhadap calon siswa. Ini Dampaknya adalah nama baik tercoreng.

“Tuntutan kita agar dapat diproses secara hukum sesuai dengan aturan dan undang-undang yang berlaku.” Pungkasnya. (Red)

Warga Tanjung Ratu Laporkan Caleg Terpilih Dari Partai Gerindra Lampung Tengah Ke Polisi

LAMPUNG TENGAH, GSC. Merasa ditipu oleh oknum caleg terpilih dari partai Gerindra, sejumlah petani kampung Tanjung Ratu, Kecamatan Way Pangubuan melapor ke polres Lampung Tengah.

Ridwan(46) salah satu korban yang berprofesi sebagai petani mengatakan VBW Caleg DPRD yang terpilih dari partai Gerindra menjanjikan traktor bajak sawah dengan ketentuan memberikan uang sebesar 50 juta, namun hingga waktu yang sudah ditentukan alat pertanian itu tak kunjung di berikan.

“Sebelum melaporkan kasus ini ke polres, saya sudah coba komukasi , tapi tidak ada etikat baik dari VBW parahnya no hp saya di blokir,” ujar Ridwan usai melapor. Jumat(19/7/24)

Ia mengatakan uang sebesar 50 juta diserahkan secara bertahap sebanyak 4 kali, yang pertama 10 juta , kemudian via transfer atas nama diduga pelaku 15 juta selanjutnya 20 juta dan terakhir 5 juta.

“Duit itu kami serahkan langsung sama Beni ada juga yg di terima istri nya dan juga di transfer totalnya 50 juta ada bukti kwitansi ,” kata nya.

Sebenarnya saya salah satu tim sukses saat pemilihan calon legislatif beberapa bulan lalu, maka dari itu saya percaya bahwa traktor yang dijanjikan akan ditepati,” ungkap nya .

Ia berharap laporan ke pihak polisi segera ditindak lanjuti, sebab selaku masyarakat kecil saya sangat dirugikan dan saya minta keadilan kepada penegak hukum,” tutupnya

Sementara Kuasa hukum korban,Andanan Idris.SH , menjelaskan kedatangan nya ke polres Lampung Tengah melakukan pendampingan terhadap klien kami, terkait kasus tipu gelap bantuan traktor yang sudah dijanjikan namun barangnya tidak ada.

“Modusnya pelaku atas inisial VBW menjanjikan alat pertanian berupa Traktor dengan cara menyetorkan sejumlah uang,” kata dia.(tim).
Dilansir dari Tabloid pilar post.

Ops Patuh Krakatau 2024, Kasat Lantas Beri Himbauan Lewat Rapemda Lampung Tengah

LAMPUNG TENGAH, GSC. Jajaran Sat Lantas Polres Lampung Tengah, Polda Lampung memberikan himbauan dan sosialisasi terkait Operasi Patuh Krakatau 2024 melalui Radio Pemerintah Daerah (Rapemda) 92,8 FM di Kel. Bandar Jaya Barat Kec. Terbanggi Besar Kab. Lampung Tengah, Kamis (18/7/24) siang

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Iptu Wahyu Dwi Kristanto, S.H., M.H mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Andik Purnomo Sigit, S.H., S.I.K., M.M.

Dalam siarannya, Iptu Wahyu menyampaikan, Ops Patuh Krakatau 2024 ini dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai Tanggal 15 s/d 28 Juli 2024.

“Operasi ini mengedepankan kegiatan edukatif, persuasif serta didukung penegakkan hukum secara elektronik atau teguran simpatik,” ujarnya.

“Apabila terjadi pelanggaran, maka akan dilakukan penerapan tilang secara elektronik melalui ETLE, juga akan diterapkan tilang manual bagi pelanggaran secara kasat mata,” imbuhnya.

Kasat Lantas menjelaskan, terdapat 7 jenis pelanggaran sebagai fokus penindakan, diantaranya penggunaan handphone saat berkendara, pengemudi di bawah umur dan pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari satu orang.

Kemudian pengendara yang tidak menggunakan helm SNI dan sabuk pengaman, berkendara dalam pengaruh alkohol, pengendara yang melawan arus lalu lintas, serta berkendara melebihi batas kecepatan.

Pihaknya berharap, melalui talk show siaran radio di Rapemda 92,8 FM, himbauan dan sosialisasi ini bisa dengan mudah diterima, didengar dan diketahui oleh masyarakat, terkait pelaksanaan Ops Patuh Krakatau 2024, khususnya diwilkum Pores Lampung Tengah.

Lebih lanjut, adapun tujuan digelarnya Ops Patuh Krakatau 2024 yang dilaksanakan secara serentak tersebut adalah untuk mengurangi jumlah pelanggaran, menurunkan angka kecelakaan lalulintas, meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalulintas serta terbangunnya budaya tertib berlalulintas khususnya di kalangan generasi Millenial. (Humas LT)
Red.

Ops Patuh Krakatau 2024, Satlantas Polres Lampung Tengah Pasang Spanduk Imbauan Tertib BerLalu Lintas

LAMPUNG TENGAH, GSC. Operasi Patuh Krakatau 2024, Satlantas Polres Lampung Tengah, Polda Lampung mengedukasi pengendara tertib berlalu lintas dengan memasang spanduk imbauan keselamatan pengguna jalan. Rabu (17/7/24) pagi.

Mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Andik Purnomo Sigit, S.H., S.I.K, M.M, Kasat Lantas Iptu Wahyu Dwi Kristanto, S.H., M.H mengatakan bahwa pemasangan spanduk imbauan, di sejumlah titik tersebut bertujuan agar pengendara lebih tertib dalam berkendara, mematuhi peraturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan sebagai kebutuhan.

“Pemasangan spanduk imbauan, utamanya di sepanjang Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Sumatera ini juga merupakan bentuk upaya Polri dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.

“Kita berharap, dengan adanya Operasi Patuh Krakatau 2024, masyarakat semakin sadar dan semakin tertib dalam berlalu lintas. Sehingga, dapat menekan terjadinya kecelakaan khususnya di Wilayah hukum Polres Lampung Tengah,” ungkapnya.

Untuk diketahui bahwa Operasi Patuh Krakatau 2024 dilaksanakan selama 14 Hari terhitung mulai Tanggal 15 s/d 28 Juli 2024.

Dalam operasi tersebut menargetkan 7 jenis pelanggaran sebagai fokus penindakan, diantaranya penggunaan handphone saat berkendara, pengemudi di bawah umur dan pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari satu orang.

Kemudian pengendara yang tidak menggunakan helm SNI dan sabuk pengaman, berkendara dalam pengaruh alkohol, pengendara yang melawan arus lalu lintas, serta berkendara melebihi batas kecepatan.

Apabila terjadi pelanggaran akan dilakukan penerapan tilang secara elektronik melalui ETLE, juga akan diterapkan tilang manual bagi pelanggaran secara kasat mata. (Humas LT)
Red.

Walikota Wahdi Siradjuddin Memberikan Perhatian Serius Terhadap Penanganan Kasus Stunting

METRO, GSC. Pemerintah Kota (Pemkot) Metro dibawah kepemimpinan Wali Kota Wahdi Siradjuddin memberikan perhatian serius terhadap penanganan kasus stunting di kota setempat.

Dimana, untuk menekan angka stunting Pemkot melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), PKK, GOW, Dharma Wanita dan lainya. Upaya ini terbukti berhasil dengan penurunan angka stunting di Kota Metro yang signifikan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB), Wahyuningsih mengatakan, angka stunting di Kota Metro saat ini berada di angka 7,1 persen.

Angka ini lebih ini rendah dari target nasional untuk Kota Metro pada tahun 2024 ini yaitu 14 persen.

“Penurunan angka stunting kita sangat signifikan, semua OPD bersinergi menekan stunting. Dari yang sebelumnya kita di angka 19 persen turun menjadi 10 persen dan sekarang menjadi 7,1 persen,” kata dia saat diwawancarai, Selasa (16/7).

“Berkat penurunan ini kita juga mendapat penghargaan dari pemerintah pusat pada bulan Juni 2024 lalu saat peringatan Harganas,” imbuhnya.

Dia menjelaskan, dalam menurunkan angka stunting ini, berbagai pihak mulai dari OPD, PKK Dharma Wanita, GOW dan lainya berkolaborasi. Selain itu, adanya program JAMAPAI yang merupakan program Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin juga sangat membantu menekan angka stunting.

“Iya semua terkolaborasi dalam menurunkan stunting ini. PKK juga dibawah buk Silfia Naharani juga sangat perhatian pada stunting. Jadi PKK ini punya Posyandu binaan disetiap kelurahan,” jelasnya.

“Jadi para kader PKK akan memberikan edukasi kepada ibu yang memiliki batita dan balita agar selalu memperhatikan asupan gizi terhadap anak,” paparnya.

Wahyuningsih menuturkan, DP3PPKB sendiri memiliki 390 kader yang tersebar di 22 kelurahan yang ada di Kota Metro. Para kader ini akan memberikan pendampingan kepada remaja sebelum menikah.

Para remaja sebelum menikah diminta untuk melakukan cek kesehatan baik itu tekanan darah, HB, indeks masa tumbuh dan lainya. Ini agar nantinya remaja tersebut tidak melahirkan anak yang stunting.

“Dalam tes kesehatan ini juga nanti pasangan yang menikah diberi tahu apakah bisa langsung melaksanakan program hamil atau belum. Kalau dari hasil cek kesehatan ini bagus semua ya boleh setelah menikah langsung program hamil,” ucapnya.

Tak hanya masa pra nikah, lanjut dia, saat dalam masa kehamilan pun para kader tersebut akan tetap memberikan pendampingan. Termasuk juga nanti ketika sudah mempunyai anak umur tiga tahun dan lima tahun.

“Kita tetap berikan pendampingan. Untuk di Posyandu juga dibantu dengan kader PKK, GOW dan Dharma Wanita. Jadi memang semua berperan,” tandasnya.
(Yodi)

Pekan Depan PD IWO Lamsel Priode 2024-2029 Akan Dilantik akan

KALIANDA, GSC. Pengurus Ikatan Wartawan Online (IWO) Lampung Selatan periode 2024—2029 akan dilantik pada pekan depan.

Hal tersebut diketahui saat pengurus IWO Lampung Selatan melaksanakan audiensi dengan Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, di ruang kerja bupati setempat, pada Selasa (16/7/2024).

Dalam audiensi tersebut, Ketua Bidang Organisasi dan Kaderisasi Keanggotaan (OKK) IWO Lampung Selatan Rio Fauzul, menyampaikan jika IWO Lampung Selatan telah membentuk struktur kepengurusannya.

“Jadi, kita sudah bentuk formasi kepengurusannya, dan tinggal pengukuhannya saja,” ucap Rio.

Tidak hanya itu, Rio juga mengatakan, jika kedatangannya bersama rombongan guna meminta kesiapan Bupati Nanang untuk menjadi Pembina satu-satunya di IWO Lampung Selatan.

Senada, Ketua PD IWO Lampung Selatan Yudi Pratama berharap ke depannya IWO Lamsel bisa menjadi corong ke masyarakat dalam hal mewartakan dan mensosialisasikan program-program pemerintah kabupaten Lampung Selatan beserta stakeholder.

“Insyaallah ke depan kita bisa terus menjaga silaturahmi dan berkordinasi dengan pemerintah dalam hal mewartakan dan mensosialisasikan program-program pemerintah. Kita juga siap mengkritisi program-program yang tidak pro rakyat,” ucap Yudi didampingi Sekretaris Paham Kurniawan, Wakil Sekretaris Sior Aka Prayudi dan Anggota Bidang Hukum M David Saputra.

Menanggapi hal itu, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto mengapresiasi atas terbentuknya IWO di Lampung Selatan. Menurutnya, ini menjadi kesempatan baik untuk menjalin sinergi antara pemerintah daerah dan juga organisasi pers.

“Begitulah organisasi, harus saling bersinergi agar menciptakan keseimbangan dalam mendongkrak kemajuan suatu daerah,” tutur Nanang.

Lebih lanjut Nanang menyampaikan, jika melalui sinergi ini diharapkan dapat membangun Lampung Selatan, menyatukan visi dan misi, serta memecahkan permasalahan secara bersama-sama.

“Kita bukan cari masalah, tapi bagaimana kita bersama-sama menyelesaikan masalah dengan saling menyumbang ide, masukan, dan gagasan,” imbuhnya. (Yodi)

Translate »