Pemkot Metro Mampu Mengendalikan Laju Inflasi Sepanjang 2024

METRO, GSC. Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui 10 leading sektor mampu dan berhasil mengendalikan laju inflasi sepanjang 2024. Hal itu berdampak positif terhadap stabilitas daya beli masyarakat.

Diketahui, inflasi merupakan kenaikan harga barang maupun jasa yang mempengaruhi stabilitas harga barang di pasaran. Angka inflasi Kota Metro per Juni 2024 berada di 2,37 persen. Persentase itu, lebih rendah dari level nasional di 2,51 persen dari 2,84 persen, atau turun 0,8 persen dari tahun 2023.

Kabag Perekonomian Pemkot Metro, Yulia Chandrasari mengatakan, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) konsisten memantau upaya pengendalian inflasi oleh 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat.

“Untuk TPID Kota Metro itu ada 10 OPD terkait yang dilibatkan. Seperti misalnya Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, itu mereka melatih petani selain menanam padi, juga budidaya komoditas bawang merah dan cabai. Kemudian, menggencarkan program Gertapaga atau Gerakan Ketahanan Pangan Keluarga,” kata Yulia saat dikonfirmasi, Senin, 15/7/2024.

“Dinas Perdagangan juga melakukan gerakan seperti Operasi Pasar murah dan Penetrasi Pasar. Mereka menyediakan sejumlah bahan pokok pangan untuk dijual dengan harga terjangkau, yang mana penyumbang angka inflasi terbesar biasanya diakibatkan melonjaknya harga bahan pangan seperti cabai, bawang merah, bawang putih, beras, telur, minyak goreng dan bahan pangan pokok lainnya,” lanjutnya.

TPID Kota Metro secara masif, melakukan berbagai upaya menekan gejolak di pasaran dengan tanggap menyikapi isu strategis nasional, khususnya harga sejumlah komoditas bahan pangan yang menjadi penyumbang angka besar kenaikan inflasi.

TPID Kota Metro juga merumuskan formula, dengan skema pemantauan stok dan pendistribusian barang, operasi pasar, hingga mengintensifkan komunikasi dengan pihak distributor, sekaligus mengikuti update kenaikan harga di tingkat nasional.

“Kami rutin selama satu pekan sekali mengikuti kegiatan Rakor TPID yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat, yaitu Kemendagri dan Kementerian Koordinator Perekonomian. Rakor itu diselenggarakan dengan tujuan evaluasi, menemukan kendala-kendala dalam pengendalian inflasi, sehingga ditemukan solusi atas kendala-kendala tersebut,” paparnya.

“Alhamdulillah, Pemkot Metro berhasil menekan angka inflasi daerah. Terakhir, beberapa waktu lalu kita juga sudah me-launching Toko Mapan di Pasar Cendrawasih lantai 2. Alhamdulillah juga di 2023 kita masuk 3 besar nasional, untuk kota dengan pengendali inflasi terbaik,” tukasnya.

Mengingat di 2022 dan 2023 Kota Metro berhasil dalam pengendalian inflasi daerah, Kabag Perekonomian Pemkot Metro optimis di 2024 bakal mampu mempertahankan capaian yang sama, sehingga kembali masuk nominasi terbaik pengendalian inflasi daerah nasional.
(Yodi)

Kota Metro Meraih Empat Besar GNRMKota Terbaik Implementas

METRO, GSC. Kota Metro meraih empat besar kota terbaik Implementasi Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) se-Indonesia. Ini, berdasarkan indeks penilaian dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenko PMK RI).

Hal tersebut diungkapkan, Menko PMK RI, Muhadjir Effendy saat melakukan kunjungan kerja (kunker) di Kota Metro, Provinsi Lampung, Minggu (14/7).

“Dalam kaitannya dengan indeks revolusi mental, Kota Metro ini memang adalah empat besar kota yang indeksnya tertinggi. Oleh karena itu, wajar kalau tadi kegiatannya sangat bagus, dan saya mengapresiasi,” katanya.

“Artinya cocok lah kalau di sini mendapatkan indeks nomer empat besar itu. Karena memang kegiatan-kegiatannya berkaitan dengan gerakan revolusi,” tambahnya.

Dalam kunjungan kerjanya tersebut, Menko PMK menjelaskan, pihaknya juga ingin melihat program-program gerakan revolusi mental yang dilakukan secara kerjasama antara Kemenko PMK dengan Pemerintah Kota Metro.

“Jadi gerakan revolusi mental itu adalah menekankan kepada pembentukan mental masyarakat yang lebih berintegritas, pekerja keras, etos kerja, dan bergotong royong,” jelasnya.

Dia menyampaikan, Kota Metro mempunyai pasar yang memberdayakan UMKM berbagai macam kuliner, kemudian pelayanan dan penanganan anak-anak difabel. Serta, yang tidak kalah penting yaitu kumpulan daripada youtuber dan influencer yang ada di Kota Metro.

“Sehingga youtuber dan influencer tersebut dapat memperbanyak, membanjiri dunia maya, dunia virtual kita dengan konten-konten yang positif, optimis, dah yang lebih mencerahkan. Dalam rangka untuk menghambat melaju dan berkembang biaknya konten negatif yang ada di dunia maya kita,” tambahnya.

Pihaknya juga mendorong para generasi milenial untuk memanfaatkan teknologi dan media sosial digunakan untuk menyebarkan hal-hal positif dan kreatif.

“Dan ini sangat memprihatinkan, tentu merubah jagad maya kita yang seperti itu dengan konten yang positif. Tapi ini tanggung jawab kita bersama, utamanya para milenial itu sendiri. Karena mereka banyak yang menggunakan media sosial,” ujarnya.

“Untuk itu melalui gerakan Gen Digital Revolusi mental kita ingin mendorong para generasi milenial untuk membanjiri dunia virtual kita dengan konten positif dan juga kreatif,” imbuhnya.

Gen Digital Revolusi Mental juga merupakan wadah bertemunya para local champion, educator/influencer, dan generasi muda penggiat media di daerah yang mewakili lima aksi nyata dari Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM).

Gen Digital Revolusi Mental adalah mereka yang terlibat aktif mempublikasi konten di media sosial untuk berbagi praktik baik, mengamplifikasi, menstimulasi, serta memperluas gerakan aksi bagi masyarakat luas.

Sementara, Wali Kota Metro, Wahdi mengucapkan terimakasih kepada Menteri Kemenko PMK RI yang telah melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Metro.

“Mudah-mudahan dengan kunjungan kerja dari bapak Menteri Kemenko PMK RI tadi, banyak ilmu yang bisa kami petik dari yang disampaikan oleh beliau tadi. Sehingga ke depan pembangunan di Kota Metro bisa bertambah lebih baik lagi,” ucapnya.

“Tentunya capaian yang telah kita raih ini adalah berkat kerjasama kita semua. Yaitu, antara Pemerintah Kota Metro, masyarakat dan instansi terkait lainnya,” tambahnya.

Dia menambahkan, untuk pemberdayaan penyandang difabel, Kota Metro kota inklusi yang merupakan kota pusat kegiatan wilayah (PKW) yang salah satunya adalah pusat autis.

“Disini ada 32 sekolah khusus. Dan untuk mewujudkan kota inklusif ini perlu dukungan dari semua pihak tidak hanya pemerintah saja,” tandasnya.
(ADV)

Hj. Mardiana Musa Ahmad Hadiri Rakor FKWT Kecamatan Bandar Mataram

LAMPUNG TENGAH, GSC. Hj. Mardiana Musa Ahmad Hadiri Rakor FKWT Kecamatan Bandar Mataram
Dipost Oleh: Admin – 25 Juni 2024
Ketua FKWT Berjaya Kabupaten Lampung Tengah Hj. Mardiana Musa Ahmad menghadiri Rakor FKWT Kecamatan Bandar Mataram bertempat di Kampung Sumber Rejeki Selasa 25 Juni 2024. Hj. Mardiana Musa ahmad hadir dengan didampingi Ketua harian FKWT Lampung Tengah Jumilatun dan pengurus Kabupaten, Pembina FKWT kecamatan dalam kesempatan tersebut juga hadir Kepala Kampung Sumber Rezeki Burhanudin, PPlL dan pembina FKWT Kampung Se-Kecamatan Bandar Mataram.

Dalam sambutan yang Ketua FKWT berjaya Mardiana Musa mengatakan setiap rapat harus menunjukkan kemajuan. Oleh karena itu, saya ingin menanyakan kepada Mas Yoga, selaku PPL di Sumber Rejeki, terkait progres di Kampung Sumber Rejeki, terutama SDM-nya. Apakah mereka memiliki semangat untuk maju? Semangat ini dapat dilihat dari kegiatan mereka sehari-hari.

Kegiatan FKWT ini dapat berkolaborasi dengan berbagai kegiatan lain, seperti pengajian, senam, dan lain sebagainya. Semua kegiatan ini akan menjadi lebih menarik jika dilakukan bersama. Contohnya, senam yang seharusnya diadakan hari ini, namun dibatalkan karena hujan. Setiap kegiatan memiliki tujuan dan akhir yang jelas. Dari 5 kampung yang hadir hari ini, saya mendengar dari ibu pembina kampung bahwa kegiatan KWT di daerah masing-masing masih standar.

Padahal, dengan potensi yang dimiliki Bandar Mataram, seperti wilayah yang subur, seharusnya ada progres yang lebih signifikan. Contohnya, praktik membuat gula dari singkong yang sudah dilakukan, namun tidak dilanjutkan. Alasan dibalik terhentinya praktik tersebut perlu diketahui. Setiap pertemuan harus menunjukkan kemajuan, dan kita perlu memiliki target yang jelas. Tujuan kelompok KWT adalah untuk menggerakkan semua keluarga di Lampung Tengah, khususnya di Kampung Sumber Rejeki, Kecamatan Bandar Mataram.

Saya harap setiap kampung di Bandar Mataram ini dapat bergerak bersama. Setiap keluarga memiliki kebun di rumah, dan sasaran kita adalah membantu keluarga memanfaatkan pekarangannya dengan baik. Setiap kampung memiliki PPL yang siap dipanggil dan diajak berdiskusi. Dalam KWT, terdapat 3K yang penting: komunikasi, koordinasi, dan konsolidasi. Hal ini harus diterapkan dalam setiap kegiatan.
(ADV)

Bupati Musa Ahmad, S.Sos., M.M. Raih Penghargaan Anubhawa Sasana Desa/Kelurahan

LAMPUNG TENGAH, GSC. Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad, S.Sos., M.M. Raih Penghargaan Anubhawa Sasana Desa/Kelurahan Sadar Hukum dari Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Provinsi Lampung. Penghargaan itu diberikan bertepatan dengan peresmian 92 Desa, Kelurahan dan Kecamatan Sadar Hukum di Provinsi Lampung tahun 2024 di Swiss-Belhotel, Selasa (25/6/2024).

Staf Ahli Bupati bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Zulfikar Irwan, S.Sos., M.M. mewakili Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad, S.Sos., M.M. mengatakan penghargaan tersebut didapat atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah membina Kelurahan Simbawaringin, Kelurahan Trimurjo, Kec.Trimurjo, dan Kampung Muji Rahayu Kecamatan Seputih Agung yang telah memenuhi indikator dan kriteria Desa/Kelurahan Sadar Hukum.

Melalui kolaborasi antara Pemkab Lampung Tengah melalui Bagian Hukum Setdakab Lampung Tengah bersama Kepala Kampung Muji Rahayu Kec. Seputih Agung dan Kelurahan Simbarwaringin, Kelurahan Trimurjo, Kec. Trimujo telah berhasil memenuhi indikator dan kriteria desa/kelurahan sadar hukum, sehingga desa sadar hukum dapat terimplementasikan di 2 (dua) Kelurahan dan 1 (satu) kampung tersebut.

Zulfikar Irwan, S.Sos., M.M. menyebut indikator dan kriteria desa sadar hukum, diantaranya adalah ketaatan atau kepatuhan masyarakat terhadap norma-norma hukum, melakukan penyuluhan masyarakat secara intens tentang agraria atau pertanahan, narkoba, pernikahan dini dan lainnya, serta peran aktif dari kelompok keluarga sadar hukum dalam menyebarluaskan informasi hukum. “Dirinya berharap Kepala Kampung Muji Rahayu dan Lurah Simbawaringin, Lurah Trimurjo, dapat menularkan desa sadar hukum kepada 301 Kampung dan 10 kelurahan lainnya yg berada di wilayah Kabupaten Lampung Tengah ,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkumham Lampung Sorta Delima Lumban Tobing mengatakan penetapan 92 desa, kelurahan dan kecamatan sadar hukum ini dilakukan secara ketat. Setiap desa wajib memenuhi beberapa syarat dan indikator hingga akhirnya ditetapkan jadi daerah sadar hukum. “Indikator utamanya adalah memahami peraturan hukum, diinformasikan setiap ada aturan baru di desa itu harus tahu bahwa ada peraturan yang mengikat masyarakat untuk patuh dan taat hukum,” kata Sorta Delima. Penetapan desa sadar ini juga bekerjasama dengan Pemda Kabupaten/Kota, Pemprov Lampung dan para penyuluh hukum di Kantor Kemenkumham Lampung.
(ADV)

Gebyar Pandora Memperingati HUT Lampung Tengah Ke-78

LAMPUNG TENGAH, GSC. Sendang Agung, 26 Juni 2024 – Ketua TP PKK dan Pembina PIS Kabupaten Lampung Tengah, Hj. Mardiana Musa Ahmad, menghadiri dan membuka acara Gebyar Pandora (Gerakan Bersama Masyarakat Puskesmas Sendang Agung Berjaya) dalam rangka HUT Lampung Tengah ke-78. Acara ini diadakan di Puskesmas Sendang Agung pada hari Rabu, 26 Juni 2024. Gebyar Pandora menghadirkan berbagai pelayanan kesehatan, seperti donor darah, pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan IVA, dan lomba senam berjaya. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Ketua Dharma Wanita Persatuan Armalia Kusuma Riyadi, Kadis Kesehatan dr. Lidia Dewi, Camat Sendang Agung Bhakti Suhodo, Ketua TP PKK Kecamatan Sendang Agung, Kepala Puskesmas Sendang Agung, dan undangan lainnya.

Kepala Puskesmas Sendang Agung mengucapkan terima kasih atas kehadiran Ketua TP PKK yang juga Pembina PIS Kabupaten Lampung Tengah. Ia berharap kehadiran Ketua TP PKK dapat memotivasi dan menyemangati para petugas Puskesmas Sendang Agung. Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Tengah, Hj. Mardiana Musa Ahmad, dalam sambutannya menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan Gebyar Pandora. Ia mengatakan bahwa peringatan HUT Lampung Tengah walaupun sudah lewat yang seharusnya tanggal 15 Juni, namun masih bisa dirayakan di tahun ini. Hj. Mardiana Musa Ahmad mengajak semua pihak untuk berkolaborasi membangun Lampung Tengah yang lebih baik dan berjaya. Ia mengatakan bahwa dengan kekompakan dan kebersamaan, kesejahteraan, kemakmuran, dan Lampung Tengah yang berjaya akan terwujud.

Gebyar Pandora menyediakan berbagai pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat, antara lain: Donor Darah, Pemeriksaan Kesehatan, Pemeriksaan IVA, Lomba Senam Berjaya. Acara Gebyar Pandora diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan dan memeriksakan kesehatan secara rutin.
(ADV)

Wakil Bupati dr. H. Ardito Wijaya Membuka Acara Gebyar Literasi Kabupaten Lampung Tengah

LAMPUNG TENGAH, GSC. Wakil Bupati Lampung Tengah dr. H. Ardito Wijaya Membuka Acara Gebyar Literasi (Gerakan Indonesia Membaca 2024) “Membaca Itu Sehat, Menulis Itu Hebat”. Bertempat di Gedung Sesat Nuwo Balak, Kamis (27/06/2024). Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Pusat Analisis Perpustakaan Pengembangan Budaya Perpustakaan Nasional RI, Nurhadi Saputra, S.Sos., M.Si., Perpustakaan Ahli Utama Provinsi Lampung Ratna Dewi, Para Staf Ahli Bupati, Bunda Literasi Kabupaten Lampung Tengah Hj. Mardiana Musa Ahmad, Forkopimda Lampung Tengah, Para Perangkat Daerah Lampung Tengah, Ketua DWP Lampung Tengah Ny. Armalia Kusuma Riyadi, Bunda Literasi Kecamatan Se-Kabupaten Lampung Tengah, Camat Se-Kabupaten Lampung Tengah, dan tamu undangan.

Dalam Laporannya Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lampung Tengah Marwin Bastari, S.Sos. melaporkan kegiatan Gebyar Literasi Ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan semangat literasi di Lampung Tengah, meningkatkan minat baca dan budaya menulis dalam keluarga dan sekolah, taman bacaan masyarakat berbasis inklusi sosial di FKWT Berjaya, adapun beberapa jenis kegiatan Gebyar Literasi ini, dan keseluruhan peserta yang mengikuti kegiatan ini 875 peserta terdiri dari Bunda Literasi Kecamatan dan Kampung/Kelurahan, penggiat Literasi, pengelola perpustakaan, guru SD dan SMP yang ada di Lampung Tengah.

Bunda Literasi Lampung Tengah dalam sambutanya mengatakan dalam upaya meningkatkan kegiatan membaca, menulis dan taman bacaan masyarakat berbasis inklusi sosial di FKWT tentunya perlu melengkapi sarana bacaan masyarakat agar kegiatan membaca dan menulis menjadi kegiatan dan kebutuhan sehari-hari. Diakhir sambutnya Hj. Mardiana Musa Ahmad berharap dengan adanya kegiatan ini semoga kedepannya masyarakat Lampung Tengah bisa menjadikan membaca dan menulis sebagai kebiasaan sehari-hari.

Wakil Bupati Lampung Tengah dr. H. Ardito Wijaya dalam sambutanya mengatakan saya menyambut baik dan mengapresiasi atas diadakannya Gebyar Literasi Gerakan Indonesia membaca dengan slogan “membaca itu sehat, menulis itu hebat” di Kabupaten Lampung Tengah tahun 2024. kita harus sepakat bahwa membaca adalah jendela dunia, artinya membaca merupakan sumber dari ilmu pengetahuan, dan oleh karenanya kegemaran membaca perlu dipupuk di setiap keluarga sebagai upaya terkecil kita, untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan mulai dari orang terdekat kita.

dr. H. Ardito Wijaya juga berharap dengan adanya gebyar literasi gerakan Indonesia membaca ini, dapat menjadi pemantik dalam mewujudkan mimpi besar kita dalam menumbuh kembangkan minat baca masyarakat Kabupaten Lampung Tengah, sehingga generasi muda Lampung Tengah dapat berperan besar dalam menyonsong generasi emas Indonesia Tahun 2045 nanti.

Masih dalam kegiatan yang sama dalam hal ini Kepala Pusat Analisis Perpustakaan Pengembangan Budaya Perpustakaan Nasional RI Nurhadi Saputra, S.Sos., M.Si. menyampaikan arahannya bahwa literasi menembus semua aspek kehidupan membentuk diri secara mendasar bagaimana cara belajar, bekerja, berkehidupan sosial serta mengembangkan keterampilan untuk berfikir kritis dan analitis. Secara statistik siswa yang mencapai kompetensi minimum literasi pada jenjang SD sederajat 61,53%, untuk jenjang SMP sederajat 59% dan SLTA sebanyak 49,26%. Masih dalam kegiatan Gebyar Literasi di malam harinya diadakan sarasehan yang diikuti seluruh Bunda Literasi Kecamatan dan Kampung Se-Kabupaten Lampung Tengah dan diakhir kegiatan tersebut langsung diumumkan juara-juara beberapa perlombaan.
(ADV)

Kesbangpol Kota Metro Lakukan Berbagai Tindakan dan Antisipasi Untuk Memastikan Kelancaran dan Keamanan Dalam Pelaksanaan Pemilihan Umum

METRO, GSC. Menjelang pelaksanaan Pilkada 2024, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Metro lakukan berbagai tindakan dan antisipasi untuk memastikan kelancaran dan keamanan dalam pelaksanaan pemilihan umum yang akan diselenggarakan pada tanggal 27 November mendatang.

Kesbangpol yang memiliki peran yang sangat penting dalam memfasilitasi proses demokrasi dan menjaga stabilitas politik di Kota Metro bahkan sudah menghibahkan anggaran Pilkada tahun 2024.

” KPU sekitar 13,9 Milyar, kemudian Bawaslu kurang lebih 6,19 Milyar, pengamanan Pilkada sebesar 1 Milyar serta untuk Polres Rp. 600 juta, “bebernya.

Tindakan kolaboratif antara Pemerintah Kota Metro dan berbagai stakeholder terkait seperti Kejaksaan, Polres, dan Kodim dalam mendukung pelaksanaan Pilkada yang kedua kali diselenggarakan di tahun 2024 merupakan langkah yang sangat positif dan strategis dan bentuk komitmen bersama untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan integritas selama proses demokrasi berlangsung.

Sementara itu, Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Kesbangpol, I Ketut Gede Partito memaparkan bahwa Pemerintah Kota Metro telah bekerjasama dengan berbagai stakeholder terkait seperti Kejaksaan, Polres, dan Kodim dalam mendukung pelaksanaan Pilkada yang kedua kali diselenggarakan di tahun 2024 sebagai bentuk komitmen bersama untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan integritas selama proses demokrasi berlangsung.

“Artinya ini merupakan kerja semua pihak, tidak hanya dari pemerintah, juga kerjasama dengan masyarakat dan LSM serta penyelenggara dan perjanjian kerjasama sehingga Pilkada kita berjalan aman dan damai, ” terangnya.

Meskipun sempat terjadi insiden, Partito berharap semua permasalahan politik di Kota Metro dapat diselesaikan secara konsisten dan dewasa untuk menghadapi tahapan selanjutnya.

Dalam paparannya, dirinya mengungkapkan tahapan Coklit (Pencocokan dan Penelitian) yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di Kota Metro sudah memasuki tahapan Coklit (Pencocokan dan Penelitian).

“Kemarin kita sudah melalui surat Wali Kota kepada OPD, untuk bisa mensosialisasikan dan memfasilitasi kegiatan coklit yang ada di Kota Metro, ” ungkapnya.

Sebagai Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Kesbangpol mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil data dari KPU, diketahui bahwa saat ini 90 peren warga Kota Metro sudah melalui tahapan coklit.

“90% masyarakat telah melalui tahapan Coklit sehingga pada proses penentuan TPS, diharapkan tak ada lagi warga yang tidak terdata. Mudah-mudahan dengan anggaran kita sediakan tahapan-tahapan Pilkada itu secara berangsur-angsur atau secara mulus dapat berjalan sampai nanti pada hari H dan berakhir aman dan damai, itu keinginan kita bersama sehingga peralihan kepemimpinan di Kota Metro berjalan aman dan damai, “harapnya.

Selain itu, Partito juga berpesan kepada seluruh Kepala OPD dan ASN di Kota Metro untuk bersikap netral dalam proses Pemilu sesuai dengan deklarasi yang telah dilakukan di Halaman Kantor Pemerintah Kota Metro beberapa bulan lalu.
(Yodi)

Wahdi Sirajuddin Menekankan Kepada ASN di Pemerintah Setempat Untuk Menghindari Praktik Tindak Pidana Korupsi.

METRO, GSC. Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin dalam masa kepemimpinan di Kota Metro menekankan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) di pemerintah setempat untuk menghindari praktik tindak pidana korupsi.

Hal ini dikatakan Sekretaris Inspektorat Kota Metro, Sutikno saat diwawancarai, Jumat (12/7). Menurut dia, sejak awal menjabat, Wali Kota Metro Wahdi memberikan atensi terhadap upaya pencegahan korupsi dilingkungan Pemerintah Kota Metro.

“Pak Wali Kota itu sangat concern dalam pencegahan korupsi. Bahkan sejak awal menjabat kami dari Inspektorat sudah sering dipanggil beliau untuk ekspos bagaimana aksi pencegahan korupsi di Metro ini,” katanya.

Karena itu, lanjut dia, Inspektorat Kota Metro memperketat pengawasan dan memberikan pendampingan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) di Bumi Sai Wawai sebagai salah satu upaya pencegahan.

“Pengawasan dan pembinaan kepada OPD di Kota Metro terkait penggunaan keuangan terus kita lakukan. Kemudian juga pembinaan kepada Disdukcapil untuk memberikan pelayanan prima dan wilayah bebas korupsi,” ucapnya.

Dia menjelaskan, upaya tersebut membuahkan hasil yang baik dimana selain nilai Monitoring Center for Prevention (MCP) Kota Metro dari KPK masuk dalam kategori aman dan Metro juga berhasil mempertahankan penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) berturut-turut.

“Nilai MCP Kota Metro meskipun belum yang tertinggi tapi dalam kategori hijau atau aman. Ini menjadi iindikator KPK bahwa Kota Metro itu tingkat kerawanan korupsinya rendah,” jelasnya.

“Kemudian juga pengetatan pengawasan dalam penggunaan anggaran yang kita lakukan di OPD Metro juga membuat kita berhasil mempertahankan penghargaan WTP berturut-turut dari BPK,” imbuhnya.

Sutikno menambahkan, kedepan Inspektorat akan terus mendorong Kota Metro untuk menjadi Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dan Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

“Iya ini yang kita dorong, mudah-mudahan tahun depan sudah bisa untuk WBBM. Tahun ini kita terganjal SAKIP belum BB, makanya akan kita dorong terus,” tandasnya.
(ADV)

Bupati Musa Ahmad Mengadakan Syukuran Pasca Melaksanakan Ibadah Haji

LAMPUNG TENGAH, GSC. Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad mengadakan acara syukuran serta Halal Bihalal pasca melaksanakan Ibadah Haji di kediaman Pribadinya pada hari Jumat 28 Juni 2024. Dalam kesempatan tersebut hadir Forkopimda, Pj. Sekda, Kepala Kemenag, Kepala Perangkat Daerah, Camat serta kepala Kampung.

Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad bersukur atas lancarnya kegiatan Ibadah Haji yang dilaksanakannya, dirinya mengucapkan terima kasih kepada semua masyarakat, OPD serta keluarga yang telah mendoakannya sehingga diberikan kelancaran dan kesehatan selama menjalankan ibadah haji. “Yang terpenting bagi kita adalah nikmat kesehatan, keselamatan dan kelancaran dalam beribadah,” ucap bupati.

Menurutnya, kondisi cuaca yang berbeda dan cukup panas serta menguras energi namun berkat doa bersama, dikatakan Musa Ahmad semua berjalan lancar dan dapat dilalui dengan baik sehingga dapat bertemu kembali hari ini. Dirinya juga tak lupa mendoakan seluruh masyarakat Lampung Tengah agar terus bisa sehat dan bersama kedepan memajukan Kabupaten Lampung Tengah tercinta.
(ADV)

Bupati Musa Ahmad Menerima Kunjungan Pj. Gubernur Lampung DR. Drs. Samsudin, S.H., M.H., M.Pd.

LAMPUNG TENGAH, GSC. Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad menerima Kunjungan Pj. Gubernur Lampung DR. Drs. Samsudin, S.H., M.H., M.Pd. diruang kerja Bupati Lampung Tengah pada hari Selasa 2 Juli 2024, dalam kesempatan tersebut turut hadir Pj. Sekda Lampung Tengah, Asisten, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah Provinsi Lampung dan Kabupaten Lampung Tengah. Kunjungan ini merupakan kegiatan lanjutan setelah dihari yang sama Pj. Gubernur Lampung mengunjungi beberapa Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Lampung Tengah.

Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad pasca kunjungan Pj. Gubernur mengucapkan terima kasih atas kehadiran Pj. Gubernur Lampung Samsudin di Kabupaten Beguai Jejamo Wawai yang pertama kali pasca dilantik sebagai Pj. Gubernur pada 19 Juni 2024 lalu. Dirinya juga akan support dan menjalankan apa yang menjadi program dari Pj. Gubernur Lampung sehingga dapat berjalan dengan baik khususnya di Kabupaten Lampung Tengah.

Disampaikan Musa Ahmad sebagai Kabupaten yang terluas di Provinsi Lampung, “Pj. Gubernur Lampung berpesan untuk tetap terus mengembangkan potensi unggulan yang ada di Kabupaten Lampung Tengah, dan program yang telah tersusun untuk dilaksanakan dengan baik, ujar Musa”. Bupati Musa Ahmad juga mengatakan Provinsi Lampung dan Kabupaten Lampung Tengah akan terus berkolaborasi dan bekerja sama untuk kesejahteraan masyarakat di segala lini sehingga mempermudah masyarakat. Acara ditutup dengan makan Siang bersama.
(ADV)

Translate »