Polsek Terbanggi Besar Amankan Komplotan Pencuri BBM Solar Milik Warga

LAMPUNG TENGAH, GSC. Tim Tekab 308 Presisi Polsek Terbanggi Besar, Polres Lampung Tengah, Polda Lampung berhasil meringkus komplotan pelaku pencurian 8 jerigen solar milik warga.

Pelaku berinisial AND (22), JFR, dan ABS (43) menggasak solar di warung milik Robert Situmorang (63) warga Lingkungan VII, Kampung Terbanggi Besar, Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah pada Senin (17/6/24) lalu.

Mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Andik Purnomo Sigit, S.H., S.I.K., M.M, Kapolsek Terbanggi Besar Kompol Yusvin Argunan mengatakan, AND dan JFR berstatus pelaku pencurian dan ABS selaku penadah ditangkap pada Kamis (21/6/24), pukul 18.00 WIB.

“Kedua pelaku mencuri 8 jerigen solar, diangkut menggunakan mobil angkot, lalu diserahkan kepada warga Terbanggi Besar berinisial ABS,” kata Kapolsek, Minggu (23/6/24).

Yusvin mengatakan, pada saat kejadian, diketahui AND dan JFR melakukan pembobolan dengan merusak gembok warung milik korban pukul 02.00 WIB.

Menurutnya, korban baru mengetahui jerigen solarnya dicuri saat pagi hari ketika hendak berjualan.

Dikatakan Yusvin, korban mengaku gembok warung sudah rusak, dan hanya solar yang diambil para pelaku senilai Rp.2,5 juta.

“Dari laporan korban, Polisi melakukan penyelidikan, dan hasilnya Tekab 308 berhasil menangkap ketiga pelaku,” ujarnya.

Dari hasil pengembangan, kata Kapolsek, selain 8 jerigen yang diamankan, diketahui pelaku mengangkut barang curian menggunakan 1 unit mobil angkot dengan plat nomor AN 1 SA.

“Kini, ketiga pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolsek Terbanggi Besar untuk pengembangan lebih lanjut.

Kapolsek mengatakan, AND dan JFR dijerat pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan.

Sementara ABS dijerat pasal 480 KUHPidana tentang penadah barang curian.

“AND dan JFR diancam hukuman kurungan penjara paling lama 7 tahun, sedangkan ABS diancam penjala paling lama 4 tahun,” pungkasnya. (Humas LT)Red.

Menyambut Hari Bhayangkara Ke-78 Polres Lamteng Bersama TNI Gelar Olah Raga Bersama Hingga Fun Game

LAMPUNG TENGAH, GSC. Wujud Sinergitas, TNI – Polri di Lampung Tengah Gelar Olah Raga Bersama Hingga Fun Game Dalam Menyambut Hari Bhayangkara Ke-78

Sinergitas TNI-Polri di Kabupaten Lampung Tengah terus diwujudkan melalui kegiatan Olahraga bersama hingga fun game dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara Ke-78 yang jatuh pada 1 Juli 2024 mendatang dengan mengusung tema “Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas”.

Kegiatan yang digelar di lapangan apel Mapolres Lampung Tengah tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Lampung Tengah, Polda Lampung AKBP Andik Purnomo Sigit, S.H., S.I.K., M.M bersama Dandim 0411/KM Letkol Arh Rendra Febrandari Suparman,S.I.P dan Wadanyon B Pelopor Gunung Sugih AKP William Sinaga, S.H dengan dihadiri oleh sejumlah Pejabat penting lainnya, termasuk Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Lampung Tengah, Ny. Linda Andik beserta para pengurus Bhayangkari dan Ibu Persit dari Kodim 0411/KM. Sabtu (22/6/24) pagi

Usai melaksanakan olahraga bersama, para peserta menikmati hidangan yang telah disediakan, kemudian acara dilanjutkan dengan fun game diantaranya ialah lomba kelereng, joget balon, tepung estafet, lomba memasukkan paku ke dalam botol, bakiak beregu dan sebagainya.

Dimana, dalam fun game ini, berbagai doorprize atau hadiah menarik telah disiapkan oleh Kapolres Lampung Tengah untuk para pemenang lomba di acara fun game tersebut.

Para peserta yang hadir terlihat antusias dan gembira mengikuti seluruh rangkaian acara. Kegiatan ini juga menjadi sarana refreshing yang bermanfaat setelah menjalankan tugas sehari-hari.

Kepada awak media, Kapolres Lampung Tengah AKBP Andik Purnomo Sigit menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah salah satu bentuk sinergitas dan soliditas antara TNI dan Polri, yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan di wilayah kita, khususnya menjelang Pilkada serentak 2024.

“Melalui kegiatan ini, kami harapkan agar sinergitas TNI-Polri, khususnya diwilkum Polres Lampung Tengah akan lebih kompak ke depannya dan kami Polres Lampung Tengah bersama Kodim 0411/KM serta Batalyon B Pelopor Gunung Sugih berkomitmen untuk terus meningkatkan sinergitas dan kerjasama, demi terciptanya situasi Kamtibmas yang aman, damai dan kondusif, diwilayah Kabupaten Lampung Tengah,” demikian pungkasnya. (Humas LT) Red.

Kadis PUTR Kota Metro, Mengatakan Kerusakan Jalan di Beberapa Ruas Kota Metro Diakibatkan Kendaraan Over Kapsitas

METRO, GSC. Dinas pengerjaan umum dan tata ruang (PUTR) Kota Metro, meminta pihak swasta untuk ikut ambil andil, dalam pembangunan infrastruktur jalan, di Kota berjuluk Bumi Sai Wawai.

Kepala Dinas PUTR Kota Metro, Robby R. Kurniawan menyebut, salah satu penyebab kerusakan jalan akibat kendaraan yang memiliki tonase besar, seperti kerusakan yang terjadi di jalan WR. Supratman, Metro Pusat.

“Kita sedang berupaya melakukan perbaikan disejumlah ruas jalan di Kota Metro, nah ada tiga ruas jalan utama yang kita rigit beton, seperti jalan Sutan Syahrir, jalan kaca piring dan wr. Supratman. Pengerjaan rigit beton inikan mahal, dan memang ada kriterianya, seperti lajuan hariannya yang dilintasi tinggi, banyak dilewati kendaraan tonase besar,” Kata Robby Rabu 19/6/2024.

Robby juga menyampaikan, pabrik besar yang ada di Metro Utara pernah berjanji, akan ikut dalam perbaikan jalan di tahun ini, namun janji tersebut tidak kunjung terealisasi, dengan alasan pabrik besar tersebut akan pindah ke lokasi lain.

“Seperti jalan wr. Supratman ini kalo kita ikuti, mestinya dirigit semua, karena ada yang melewati tonase berat kendaraan milik pabrik besar, kalo semua dirigit anggaran kita gak cukup, kalo pun kita paksakan akan mengorbankan jalan lain, nah seharusnya ada bantuan dari pihak swasta, seperti pabrik besar di Metro Utara, setidaknya lima persen mereka harus membantu pembangunan jalan ini.

Pabrik besar di Metro Utara itu pernah berjanji kepada kami, akan ikut membangun jalan, sebelah kiri mereka yang bangun, sebelah kanan Pemerintah yang bangun, tapi sampai sekarang belum ada komunikasi lagi, kami juga diminta pak walikota untuk coba berkomunikasi lagi terkait hal itu, dan secepatnya akan kami lagi komunikasi itu,” Ucapnya.

Pemerintah Kota Metro juga saat ini sedang melakukan rehabilitasi perbaikan jalan di 96 Titik, termasuk sepuluh titik proyek strategis dengan kucuran anggaran sebesar 17 miliar rupiah.

“Untuk saat ini, kami juga tengah mengerjakan perbaikan jalan di 96 Titik termasuk sepuluh titik proyek strategis yang meliputi tujuh jalan dan pembangunan dua gedung kelurahan, plus perbaikan fasilitas di samber park yang targetnya rampung pada bulan Agustus mendatang.” Tandasnya.
(Yodi)

Pemkot Metro Menargetkan Penyelesaian 10 Ruas Jalan Strategis di Bumi Sai Wawai Sampai Bulan Agustus 2024

METRO, GSC. Pemerintah Kota (Pemkot) Metro menargetkan 10 ruas jalan strategis di Bumi Sai Wawai akan diselesaikan pada awal Agustus 2024 mendatang.

Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin mengatakan, beberapa ruas jalan telah dilakukan perbaikan secara langsung. Terlebih ruas jalan kota yang dilalui kendaraan berat.

“Dari hasil laporan 10 ruas jalan strategis yang sudah selesai diperbaiki ada 4 ruas jalan. Kemudian, ruas jalan lainnya sudah dalam proses pengerjaan. Insyaallah di awal Agustus sudah selesai semua dan masyarakat bisa menikmati itu,” kata dia, Rabu, 19 Juni 2024.

Dia menambahkan, untuk memudahkan tranportasi, tentunya pemerintah telah meningkatkan mutu kualitas pembangunan diantara menggunakan rigid beton di beberapa ruas jalan yang ada.

“Memang, untuk pembangunan jalan secara rigid beton ini memerlukan anggaran yang tidak sedikit. Sehingga, kita akan semaksimal mungkin melakukan pembangunan itu. Pada tahun 2023 lalu kita sudah selesaikan dan di tahun ini akan kami maksimalkan kembali,” tambahnya.

Dia menyebut, meskipun rigid beton dibangun sesuai prioritas, pihaknya juga akan memperhatikan prioritas jalan lainnya.

“Rigid beton itu hasilnya sangat bagus, apalagi dikerjakan sesuai dengan dokumen yang ada. Dengan ketebalan hampir 40 centimeter, maka akan mendapatkan hasil yang maksimal dan bisa awet,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Metro, Robby Kurniawan Saputra mengungkapkan, di tahun 2024 ini ada 3 ruas jalan di diperbaiki menggunakan metode rigid beton.

“Ada 3 ruas jalan utama yang kami rigid beton. Itu ada Jalan WR Supratman, Jalan Kacapiring, dan Jalan Sultan Syahrir. Itu merupakan 10 jalan strategis yang ditangani oleh pemerintah,” kata dia.

Dia menjelaskan, meskipun memerlukan anggaran yang cukup besar. Pihaknya berani menjamin hasil mutu dan kualitas jalan tersebut.

“Bisa kita ilustrasi kan. Dengan anggaran Rp 200 juta kita hanya mendapatkan hasil dengan panjang 50 meter lebar 6 meter dan ketebalan 37 centimeter. Tapi, insyaallah itu akan sangat berkualitas,” jelasnya.

“Rigid beton itu harga satuannya mahal, maka pemerintah menerapkan di ruas-ruas jalan tertentu dan secara selektif. Kalau untuk jalan lingkungan tentu kita lakukan metode lain lagi dan ini sudah dilakukan beberapa kajian,” pungkasnya. (ADV)

Walikota Metro Minta OPD Untuk Terus Memberikan Pelayanan Yang Terbaik Kepada Masyarakat

METRO, GSC. Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Metro dibawah kepemimpinan Wali Kota Wahdi Siradjuddin yang menekankan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat mulai membuahkan hasil.

Salah satunya di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Metro. OPD tersebut terus memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat setempat dan berhasil meraih berbagai penghargaan baik tingkat nasional maupun Provinsi Lampung.

Kepala Disdukcapil Metro, Ika Pusparini Anindita Jayasinga mengatakan, terhitung sejak Februari 2024, Disdukcapil Kota Metro mendapatkan pencapaian terbaik kedua Kartu Identitas Anak (KIA) secara nasional.

“Sejak Februari 2024, kita meraih pencapaian KIA terbaik kedua secara nasional. Selain itu, kita juga mendapatkan penghargaan dan reward dari Gubernur Lampung sebagai penilaian kinerja pelayanan publik dengan prestasi sangat baik se-Provinsi Lampung,” kata dia saat diwawancarai, Rabu (19/6).

Selain kedua prestasi itu, lanjut dia, Disdukcapil Metro juga mendapatkan penghargaan pelayanan publik terbaik dari Ombudsman Republik Indonesia dengan predikat satu-satunya di Provinsi Lampung, yaitu zona hijau dengan kategori nilai tinggi.

“Jadi, untuk penghargaan pelayanan publik terbaik diperoleh dari dua Puskesmas, Disdukcapil, Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), dan Dinas Sosial. Penghargaan tersebut, diterima langsung oleh pak Wali Kota dari Ombudsman RI,” terangnya.

Ika menjelaskan, guna mendekatkan diri kepada masyarakat terkait dengan pelayanan publik, dsdukcapil Metro membuat berbagai inovasi program kerja.

Inovasi tersebut yaitu bernama Masa Purnabakti Dokumen Kependudukan Langsung Jadi (Masdi). Melalui inovasi ini setelah Aparatur Sipil Negara (ASN) pensiun, selain mereka menerima Surat Keputusan (SK) pensiun, mereka juga langsung menerima perubahan identitas pekerjaan di Kartu Tanda Penduduk, dan Kartu Keluarga sebagai pensiunan.

“Untuk Masdi ini, kita sudah melakukan Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Metro,” jelasnya.

“Kemudian, inovasi kami berikutnya yaitu Penerbitan Pelayanan Dokumen (Pepadu) berupa pembuatan KIA dan Akte Kelahiran Anak. Kami bekerjasama dengan anak-anak panti, bidan, rumah sakit bersalin, yang kami lakukan secara jemput bola. Jadi, setelah anak lahir, anak tersebut langsung mendapatkan Akte Kelahiran, KIA, dan penambahan anak pada Kartu Keluarga,” imbuhnya.

Selain itu, ia menyampaikan, pihaknya juga mempunyai inovasi yang diberi nama Idaman (Sistem Dukcapil Mandiri), dan Pelayanan N3/M3 (Nyesak, Nyesung, Ngettak)/(Mencari, Menjemput, Mengantar).

“Jadi, untuk penyandang disabilitas dan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) itu tidak perlu mereka datang ke kantor Disdukcapil. Tetapi, kami dari dinas yang langsung datang menemuinya, untuk melakukan perekaman dokumen kependudukan. Pada prinsipnya, bagi masyarakat Kota Metro yang tidak bisa hadir ke kantor Disdukcapil untuk melengkapi dokumen kependudukan, karena terkendala dengan fisik, kami akan melakukan perekaman dengan cara jemput bola,” ujarnya.

“Kemudian, bagi masyarakat Kota Metro yang meninggal dunia. Apabila ada pamong yang melaporkan bahwasanya ada warganya yang meninggal dunia, dan persyaratannya sudah terpenuhi, kami akan hadir untuk menyerahkan akte kematiannya,” tandasnya.
(ADV)

Wahdi Sirajuddin Sembelih Tiga Sapi dan Dua Ekor Kambing Pada Idul Adha 10 Dzulhijjah Tahun 1445 H

METRO, GSC. Walikota Metro, Wahdi Siradjuddin melakukan penyembelihan hewan kurban miliknya yakni tiga sapi dan dua ekor kambing yang dilaksanakan di Taman Metro Indonesia Indah (TMII), Selasa (18/6).

Tak hanya itu, wali kota juga ikut melakukan iuran kurban bersama warga di sejumlah masjid yang ada di Kota Metro. Hasil dari iuran tersebut tujuh ekor sapi kurban.

“Iya hari ini saya menyembelih hewan kurban di TMII, ada tiga ekor sapi dan dua kambing. Tadi juga saya menyembelih tujuh sapi. Dan panitia disini sudah mendata siapa saja yang akan diberikan daging kurban ini,” kata Wahdi.

Dikatakanya, nantinya daging kurban ini tidak hanya dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan, tetapi kepada warga sekitar termasuk juga warga yang beragama lain.

“Boleh itu, inilah maknanya kita saling berbagi, menghormati dan silaturahmi. Dengan begini akan semakin mempererat tali persaudaraan kita,” ucapnya.

“Dengan kerukunan, kekompakan dan kebersamaan maka kita bisa bersama-bersama untuk membangun Kota Metro ini lebih baik lagi,” imbuhnya.

Wahdi menambahkan, Pemkot Metro melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) sudah menyiagakan tim pemantau hewan kurban di Bumi Sai Wawai.

Hal ini untuk mengantisipasi jika hewan kurban tidak sehat atau terjangkit peyakit seperti penyakit cacing hati bisa langsung ditangani.

“Sudah ada tim itu, DKP3 sudah keliling mantau hewan kurban itu. Mereka nanti melihat apakah hewan kurban layak dikonsumsi atau tidak termasuk kalau ada cacing hati. Termasuk hewan kurban saya ini juga nanti diperiksa,” tandasnya.
(ADV)

Walikota Metro Mengimbau Masyarakat di Bumi Sai Wawai Untuk Menjaga Ukhuwah Islamiyyah dan Silaturahim Lintas Agama

METRO, GSC. Walikota Metro, Wahdi Siradjuddin menyebut antusias masyarakat ikut serta dalam perayaan Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah meningkat, berbanding lurus dengan peningkatan jumlah hewan kurban di kota setempat.

“Kurban kita ini Alhamdulillah lebih besar dari kurban sebelumnya. Total seluruhnya itu bisa 4 ribuan. Kalau tahun kemarin, itu kan totalnya 3300 sampai 3400 ekor. Artinya, tahun ini tingkat kesadaran masyarakat untuk ikut serta berkurban itu cukup tinggi ya,” kata Wahdi usai mengikuti salat Ied di Lapangan Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Metro Selatan, Senin, 17/6/2024.

Menurutnya, hikmah Hari Raya Qurban bagi umat Islam adalah sebagai sarana merawat tali silaturahim. Bahkan, persaudaraan kepada non muslim sekalipun.

“Jadu, kurban itu ketika kita lakukan, itu bisa dinikmati bahkan bukan hanya untuk umat muslim saja, tapi yang non muslim juga boleh menerimanya,” tuturnya.

“Artinya apa? Artinya manusia yang diciptakan Allah bersuku-suku, berbangsa-bangsa, berbeda-beda, tetapi terbentuk tali silaturahmi. Maka jagalah,” sambungnya.

Mengutip Quran Surat An Nisa Ayat 1, Wali Kota Metro mengimbau masyarakat di Bumi Sai Wawai untuk menjaga ukhuwah Islamiyyah dan silaturahim lintas agama. Sebab, lanjut Wahdi, silaturahim merupakan fondasi dalam upaya pembangunan daerah.

“Wattaqullaahalladzii tasaa aluunabihii wal arhaama innallaaha kaana ‘alaykum raqiiban. Yakin deh, jaga silaturahim yang baik, maka pembangunan di kota Metro Saya yakin juga akan baik,” tandasnya.
(ADV)

Kegiatan Peringatan Hari Jadi Kota Metro ke-87 tahun 2024, Pemkot Metro Lakukan Kegiatan Manjau Sunat

METRO, GSC. Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melaksanakan Manjau Besunat atau kunjungan pihak keluarga kepada walimatul khitan di Rumah Dinas Wali Kota Metro, Sabtu (8/6).

Manjau adalah salah satu tradisi turun temurun dalam masyarakat Lampung warisan nenek moyang yang hingga kini masih kental dan terus dilestarikan.

Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin mengatakan, acara Manjau Sunat ini merupakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Kota Metro ke-87 tahun 2024 dan bagian dari kegiatan Festival Putri Nuban.

“Ini rangkaian Hari Jadi Kota Metro ke-87 dan yang harus kita lestarikan adalah Festival Putri Nuban. Begitupun dengan Manjau Sunat ini tradisi turun temurun dalam masyarakat Lampung yang harus kita lestarikan,” katanya.

Dia menjelaskan, kegiatan Manjau Sunat ini dilaksanakan selain untuk tetap menjaga dan melestarikan tradisi Lampung yang didalamnya juga terdapat nilai silaturahmi antar keluarga dan juga masyarakat.

“Kegiatan ini memiliki nilai-nilai tersendiri bagi masyarakat Lampung, karena itu harus terus dijaga dan juga dilestarikan,” jelasnya.

Wahdi menambahkan, Kota Metro merupakan bagian dari Provinsi Lampung yang memiliki adat, budaya dan tradisi yang harus dipertahankan.

“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung yang artinya seseorang sudah sepatutnya mengikuti atau menghormati adat istiadat yang berlaku di tempat tinggalnya,” tuturnya.

“Hari ini kita hidup di Kota Metro dan disini ada adat, budaya tradisi yang harus kita pertahankan,” tandasnya.
(ADV)

TP PKK Kota Metro Melaksanakan Program Home Care Kunjungi Uwais Pengidam Penyakit Global Delayed AMC CTEV Bilateral

METRO, GSC. Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui TP PKK melaksanakan program home care atau pemeriksaan kesehatan kepada Uwais Qarni (2) warga RT 027 RW 06, Kelurahan Mulyojati, Kecamatan Metro Barat, Jumat (7/6).

Uwais diketahui mengidap penyakit langka yaitu Global Delayed AMC CTEV Bilateral, dimana terjadi kekakuan otot, dan tendon bagian dalam kaki.

Dalam kunjungan ini, selain melakukan pemeriksaan kesehatan, Ketua TP PKK Silfia Naharani Wahdi juga memberikan bantuan untuk biaya pengobatan Uwais.

“Hari ini saya didampingi Direktur RSUD A Yani, Dinkes, Puskesmas, camat, lurah dan juga para kader PKK melakukan pemeriksaan kesehatan kepada Uwais. Ini memang sudah rutin kita laksanakan,” kata Silfia usai home care.

Dia menjelaskan, Pemkot Metro melalui Dinkes, Puskesmas dan juga kader PKK sudah beberapa kali melaksanakan program home care ini kepada Uwais.

“Sudah sering kita laksanakan pemerksaan kesehatan ke adik kita Uwais ini. Ketika Uwais lahir juga saya sudah pernah kesini, kemudian juga sudah pernah kita berikan bantuan juga,” jelasnya.

“Diluar itu dari Dinkes dan Puskesmas juga sering lakukan home care ke Uwais ini. Dalam sebulan bisa kita lakukan satu sampai tiga kali home care, itu sejak tahun 2021,” imbuhnya.

Silfia menambahkan, Pemkot Metro akan terus berupaya untuk memberikan perhatian kepada semua masyarakat utamanya yang kurang mampu.

“Salah satu bentuk perhatian pemerintah ya ini melalui home care. Begitupun dengan adek kita Uwais ini, kita selalu berikan layanan kesehatan,” tambahnya.

Ibu Uwais, Upik Apriyani mengucapkan terimakasih kepada Pemkot Metro yang telah semaksimal mungkin memberikan layanan kesehatan dam bantuan kesehatan kepada anaknya.

“Terimakasih kepada bapak Wali Kota, ibu Ketua PKK, Dinkes dan juga Puskesmas sudah memberikan fasilitas kesehatan dan membantu Uwais sehingga bisa berobat ke Solo untuk yang kedua kalinya,” ucapnya.

Upik menjelaskan, Uwais memang sejak lahir mengidap penyakit langka ini yang membuat pertumbuhan anaknya tersebut terganggu.

“Seharusnya di usia sekarang, dia sudah bisa berjalan dengan baik. Namun saat ini masih merangkak,” terangnya.

Sebelumnya, tambah dia, Uwais sudah beberapa kali menjalani pengobatan di RSUD A Yani Metro, lalu kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Soeharso, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

“Ini nanti untuk yang kedua kalinya dibawa ke RS di Solo. Pas kesana yang pertama juga dibantu sama bapak Wali Kota dan sekarang juga dibantu lagi,” tandasnya.
(ADV)

Walikota Wahdi Sirajuddin Katakan Pembangunan di Kota Metro Ini Sudah Sangat Baik, Begitu Juga Dengan Kualitas SDM-nya

METRO, GSC. Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin menyebutkan tantangan pembangunan kota kedepan akan semakin berat karena perkembangan tekonologi dan pertumbuhan penduduk. Karena itu perlu perencanaan pembangunan yang matang dan detail.

Wahdi menjelaskan, diperkirakan 70 persen penduduk akan berada di perkotaan sampai dengan tahun 2045. Ditambah lagi sebagaian besar penduduk berada pada usia produktif.

“Karena itu perlu tata kelola kota yang baik agar hal ini tidak menimbulkan permasalahan kedepanya. Bonus demografi harus dimanfaatkan secara maksimal dengan merealisasikan pemerataan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dalam rangka mewujudkan kesejahteraan,” kata dia, Selasa (4/6).

“Pembangunan di Kota Metro ini sudah sangat baik, begitu juga dengan kualitas SDM-nya. Jadi dengan perencanaan yang matang didukung dengan peran serta masyarakat saya yakin Metro bisa menghadapi itu semua dan menjadi kota yang lebih maju,” imbuhnya.

Dikatakanya, pembangunan kota yang baik juga harus ramah akan disabilitas kemudian ramah akan pejalan kaki, pesepeda dan lainya. Karena itulah, pihaknya berupaya membuat kota yang inklusif, friendly dan juga liveable.

“Banyak yang sudah kita bangun, mulai dari trotoar yang ramah pejalan kaki, pesepeda kemudian pembangunan gedung yang ramah akan disabilitas,” paparnya.

Tak hanya itu, Kota Metro juga terus memperhatikan para lansia maupun menyiapkan generasi emas yakni melalui program unggulan Jaringan Masyarakat Peduli Anak Ibu (JAMAPAI).

Dimana, JAMAPAI yang lebih mengedepankan gotong royong dari pemerintah, PKK, kader kesehatan, camat, lurah, RT/RW maupun masyarakat.

“JAMAPAI yang didalamnya terdapat berbagai program seperti home care atau pemeriksaan kesehatan untuk lansia, warga kurang mampu yang sakit dan juga stunting,” tutupnya.

“Melalui program JAMAPAI ini juga kita pantau ibu hamil, anak-anak di Posyandu untuk memastikan baik para ibu maupun anak-anak di Metro terkucupi kebutuhan gizinya. Agar nanti menjadi generasi emas Metro cemerlang (Gemerlang),” tandasnya.
(ADV)

Translate »