Bambang Iman Santoso: Jangan Biarkan PBB Terus Tertinggal

METRO, GSC. Walikota Metro, H. Bambang Iman Santoso, mengungkapkan kekhawatiran atas rendahnya penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kelurahan Tejosari, Metro Timur, yang persentasenya kurang dari 60% pada 2025. Hal ini disampaikan saat menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Kelurahan Tejosari.

Selain masalah infrastruktur, ekonomi dan pemberdayaan masyarakat, Bambang menekankan permasalahan PBB di Kelurahan Tejosari, Kecamatan Metro Timur, bahwa masalah ini harus segera diatasi dengan mencari solusi yang efektif.

“Jangan cuma di tulis kendalanya, namun perlu ada solusinya,” ujarnya.

Salah satu solusi yang ditawarkan adalah dengan mengambil alih pengelolaan tanah bongkor atau memanfaatkan tanah tersebut untuk menutupi pajak.

“Tanah-tanah yang strategis untuk di lokasi strategis, saya akan bantu. Aset-aset yang tidak diketahui kepemilikannya, untuk kepentingan pembangunan yang ada di kelurahan ini,” katanya.

Lurah Tejosari, Rinto, menjelaskan bahwa masih banyak SPPT PBB yang belum diketahui keberadaan pemiliknya, dan beberapa wajib pajak berada di luar Kota Metro.

“Kami juga memiliki masalah dengan tanah yang sudah terjual, namun alamat pembelinya tidak diketahui, sehingga mempersulit pembayaran pajak,” ujarnya.

Walikota Metro, Bambang, meminta agar pemerintah dan masyarakat bekerja sama untuk meningkatkan penerimaan PBB.

“Kita sebagai pemerintah harus ambil kebijakan tersebut, sehingga kita dapat meningkatkan pendapatan daerah dan membiayai pembangunan,” katanya. (Yodi)

Bambang Iman Santoso: Masyarakat juga Perlu Tahu Keberhasilan Pembangunan di Metro

METRO, GSC. Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso mengajak media massa khususnya di Bumi Sai Wawai untuk berperan serta dalam mengawal pembangunan di kota setempat.

Dikatakannya, media memiliki peran strategis dalam membentuk persepsi publik terhadap kinerja pemerintah. Karena itu, ia mengajak insan pers menjadi mitra dalam menyampaikan informasi pembangunan secara proporsional—baik capaian maupun kekurangannya.

“Bantu kami menyampaikan informasi yang seimbang. Ketika ada pemberitaan yang kurang tepat, harap bisa diimbangi dengan data yang benar,” kata Bambang usai kegiatan Musrenbang di Kelurahan Rejomulyo, Metro Selatan, Selasa (6/1).

Dikatakannya, Pemkot Metro terbuka terhadap kritik. Namun, pemberitaan juga harus berimbang, artinya tidak hanya pada pembangunan yang tidak sesuai, tetapi juga capaian pembangunan yang telah dilaksanakan.

“Kami tidak anti-kritik. Tapi kami berharap pemberitaan berimbang. Banyak pembangunan infrastruktur yang sudah tuntas pada 2025,” katanya.

Ia mencontohkan, dalam puluhan proyek yang berjalan, sebagian kecil persoalan kerap menjadi sorotan utama, sementara capaian yang lebih besar justru tenggelam.

Padahal, kata dia, masyarakat juga berhak mengetahui kerja-kerja pembangunan yang telah dilakukan pemerintah daerah.

“Kalau ada 98 pekerjaan dan satu atau sepuluh yang dinilai kurang baik, jangan sampai yang muncul hanya itu. Pemerintah sudah bekerja dengan banyak hasil positif,” ujarnya.

Untuk mendukung kerja sama tersebut, Pemerintah Kota Metro, kata Bambang, telah menyiapkan anggaran publikasi yang dapat diakses media melalui mekanisme yang transparan dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kita bekerja dalam simbiosis mutualisme. Ada anggaran publikasi yang disiapkan, tentu dengan mekanisme yang sah. Saya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kominfo agar kerja sama ini berjalan tertib,” kata dia.

Ia juga meminta Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro mengoordinasikan kolaborasi dengan media agar komunikasi pemerintah lebih terstruktur.

Bambang berharap, ketika muncul pemberitaan yang dinilai menyudutkan atau kurang tepat, media dapat melakukan verifikasi dan penyeimbangan berbasis data.

Menurut Bambang, kerja sama antara pemerintah daerah dan media harus dibangun di atas prinsip kejujuran, akuntabilitas, dan kepentingan publik. Dengan cara itu, masyarakat diharapkan memperoleh gambaran yang lebih utuh tentang jalannya pembangunan, bukan hanya mengetahui persoalan, tetapi juga melihat kemajuan yang telah dicapai.
Yodi (ADV)

Peringati Hari Ibu ke 97 Tahun 2025, DPC PDI Perjuangan Bandar Lampung Gelar Penanaman Pohon

BANDAR LAMPUNG, GSC. Dalam rangka memperingati Hari Ibu ke 97 Tahun 2025, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Bandar Lampung menggelar kegiatan penanaman bibit pohon dengan mengusung tema “Menjaga Ibu, Menjaga Pertiwi”. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kelurahan Sukarame, Kota Bandar Lampung, Selasa (23/12/2025).

Penanaman pohon ini merupakan salah satu rangkaian perayaan Hari Ibu yang dimaknai tidak hanya sebagai penghormatan terhadap peran perempuan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kelestarian lingkungan dan masa depan generasi bangsa.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bandar Lampung, Dedi Yuginta, mengatakan bahwa penanaman pohon memiliki makna filosofis yang sejalan dengan nilai keibuan, yakni memberi kehidupan, perlindungan, dan harapan bagi masa depan.

“Ibu adalah sumber kehidupan, begitu juga alam. Ketika kita menanam pohon, sesungguhnya kita sedang menanam harapan besar untuk masa depan anak cucu kita. Tema “Menjaga Ibu, Menjaga Pertiwi” menjadi pengingat bahwa menjaga perempuan dan menjaga lingkungan adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan,” ujar Dedi Yuginta.

Ia menegaskan, PDI Perjuangan terus mendorong kader dan masyarakat untuk melakukan aksi nyata yang berdampak langsung, khususnya dalam menjaga kelestarian alam di tengah tantangan perubahan iklim.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bandar Lampung, Irwansyah Agung, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen partai dalam merawat nilai gotong royong serta memperkuat kesadaran kolektif akan pentingnya keberlanjutan lingkungan.

“Setiap kali menanam pohon, ada harapan besar yang kita titipkan untuk masa depan. Ini bukan sekadar seremoni, tetapi gerakan moral agar masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan, dimulai dari lingkungan terdekat,” kata Irwansyah Agung.

Kegiatan penanaman pohon ini turut dihadiri Bendahara DPC PDI Perjuangan Kota Bandar Lampung Sri Ningsih, serta jajaran pengurus DPC dan DPD PDI Perjuangan Kota Bandar Lampung. Seluruh peserta terlibat langsung dalam penanaman bibit pohon sebagai simbol komitmen bersama menjaga bumi pertiwi.

Melalui peringatan Hari Ibu ini, DPC PDI Perjuangan Kota Bandar Lampung berharap nilai kasih sayang, kepedulian, dan keberlanjutan dapat terus tumbuh dan mengakar di tengah masyarakat.
Yodi.

Grand Opening Bioskop XXI Chandra Metro: Menjadi Pusat Hiburan dan Pendidikan Bagi Masyarakat

METRO, GSC. Grand Opening Bioskop XXI Chandra Metro berlangsung di Lantai 3 Chandra Superstore Metro, Selasa (16/12/2025). Acara tersebut dihadiri oleh Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, kepala perangkat daerah di lingkungan Kota Metro, Direktur Chandra Metro, Iyan Eka Chandra, camat, Kapolsek, Ketua PSMTI Kota Metro, serta undangan lainnya.

Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas kehadiran Bioskop XXI Chandra Metro. Ia berharap bioskop ini menjadi tempat hiburan yang aman, nyaman, dan membahagiakan bagi masyarakat.

“Keberadaan bioskop ini bukan hanya sebagai tempat hiburan, tapi juga sebagai sarana pendidikan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujar Bambang Iman Santoso.

Ia juga berharap bioskop ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menikmati film-film berkualitas dan edukatif, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan dan kebudayaan.

“Bapak Ibu, saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Metro hari ini ikut merasa bangga dan sangat bahagia atas kehadiran Bioskop XXI Chandra Metro. Semoga ke depannya bisnis ini semakin besar dan maju,” tambah Bambang Iman Santoso.

Saya berharap kehadiran bioskop ini dapat memberikan peluang kepada produk-produk UMKM lokal untuk berkembang. Saya juga mengapresiasi Chandra Metro yang telah menyerap tenaga kerja lokal sebanyak lebih dari 400 orang.

Saya doakan semoga bisnis ini terus berkembang dan maju, serta dapat menjadi magnet untuk meningkatkan kunjungan wisata ke Kota Metro. Saya juga mengajak masyarakat untuk terus berdoa agar Kota Metro tetap aman dan nyaman.

Tidak lupa, saya juga ingin mengapikan bahwa di tengah-tengah kita bahagia, ada saudara-saudara kita yang sedang terkena bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Saya berharap kita dapat membantu meringankan beban mereka.

Direktur Chandra Metro, Iyan Eka Chandra, menyampaikan rasa syukurnya atas kehadiran bioskop ini. Ia berharap bioskop tersebut menjadi pusat hiburan dan pendidikan bagi masyarakat Kota Metro dan sekitarnya.

“Keberadaan bioskop ini merupakan komitmen kami untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah,” ujar Iyan Eka Chandra.

Owner Chandra Metro, Alexus Gunawan, menyampaikan bahwa pihaknya bersama Pemerintah Kota Metro saling bekerja sama sehingga Grand Opening Bioskop XXI di Chandra Superstore Kota Metro dapat terlaksana.

“Hidup itu harus ada keseragaman dan kebersamaan. Kita dengan pemerintah daerah saling mendukung. Kita bersama pemerintah bekerja sama, saling mendukung, sehingga saat ini pegawai kita sebanyak 400 orang di Chandra Metro,” katanya.

Alexus berharap kehadiran bioskop di Kota Metro semakin membangkitkan ekonomi dan memberikan sajian perfilman bagi masyarakat. “Ya, biar ramai. Kita berharap juga membangkitkan ekonomi, jadi ada pemasukan untuk pemerintah,” tambahnya.
Yodi.

Kordinator APD Lampung Tengah EDWIN NUR, Kasus OTT Bupati Lamteng Sangat Melukai Hati Masyarakat

LAMPUNG TENGAH, GSC. Biaya Politik Mahal
Dalam Beberapa Hari ini Lampung Tengah menjadi buah bibir dikancah Nasional karena kasus operasi tangkap tangan Bupati Lampung Tengah. Padahal beberapa pekan yang lalu, kasus korupsi yang ditangani oleh kejaksaan tinggi terkait dengan bupati pesawaran yang masi menghangat.

Terkait kasus bupati lampung tengah ini sangat memperhatikan karena kasus ini bukan sekali ini saja yang terjadi di lampung tengah.
Masih belum hilang memori tentang mantan Bupati Lampung Tengah mustofa yang terkena OTT, sekarang penerus nya lanjut demikian.

Menurut Kondinator Akademi Pemilu Dan Demokrasi (APD) Lampung Tengah EDWIN NUR, Bahwa kasus ini sangat-sangat memperhatikan dan sangat melukai hati masyarakat dikarenakan amanah oleh masyarakat kepada kepala daerah sangat besar untuk memajukan Lampung Tengah, Akan tetapi malah ujungnya berpekara Hukum.

“Masyarakat merasa perhiatin dengan ditanggap nya bupati Lampung Tengah ini bagaimana tidak harapan masyarakat adanya perubahan untuk perbaikan Kabupaten Lampung Tengah sangat besar” Ujar EDWIN NUR yang juga mantan Anggota Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, berikutnya menurut saya bahwa biaya politik yang mahal kepala daerah tentam untuk melakukan korupsi dikarenakan ketika mereka mencalonkan diri menjadi kepala daerah pasti menggunakan sponsor dan itu terhutang untuk merekayasa proyek lainnya.

Terkait dengan isu jual beli jabatan, free proyek dan pengadaan atau pembangunan infrastruktur di lingkungan pemda Lampung Tengah memang sudah lama beredar baik dimedia masa maupun media sosial di Kabupaten Lampung Tengah.

Kedepan menurut EDWIN NUR yang sudah malang melintang didunia penyelenggara pemilu Kabupaten Lampung Tengah menyatakan bahwa partai politik perlu persiapan yang matang dalam menciptakan kadernya untuk menduduki jabatan kepala daerah dan wakil kepala daerah dan DPRD sebagai fungsi pengawasan dalam menjalankan representasi rakyat di daerah mesti dimaksimalkan untuk menyikapi isu-isu yang beredar baik di media masa maupun media sosial jangan terkesan diam dan tidak responsif.

Selanjutnya juga regulasi terkait dengan politik uang dalam pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah mesti diperkuat dan lebih tegas, meskipun dalam Undang-Undang 10 pada tahun 2016 sudah di atur tentang dana Kampanye kepada pasangan paslon tetapi itu saja tidak cukup mesti di perkuat oleh sumber daya manusia penyelenggara pemilu yang berintegritas.

Kedepan sebagai pengganti Bupati Lampung Tengah yang sekarang diharapkan Peristiwa OTT ini sebagai pembelajaran.
red.

Bupati Lampung Tengah Hadiri Paripurna DPRD Setujui Perubahan APBD 2025

LAMPUNG TENGAH, GSC. Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lampung Tengah dalam rangka persetujuan bersama Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lampung Tengah, Gunung Sugih. Kamis (21/08/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Ardito Wijaya menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kerja sama antara eksekutif dan legislatif dalam membahas perubahan APBD Tahun Anggaran 2025. “Perubahan APBD yang telah disepakati bersama ini merupakan upaya untuk menyesuaikan kebijakan keuangan daerah dengan perkembangan dan kebutuhan pembangunan yang dinamis. Saya berharap, melalui persetujuan ini, pelaksanaan program pembangunan dapat lebih efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lampung Tengah” ujar Bupati Ardito.

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran daerah. Ia juga mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah dan DPRD untuk terus mengutamakan kepentingan masyarakat dalam setiap kebijakan yang diambil. “Mari kita jaga komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan yang merata, meningkatkan kesejahteraan rakyat, serta memperkuat fondasi Lampung Tengah sebagai daerah yang maju dan berdaya saing,” tambahnya. Rapat Paripurna tersebut dihadiri pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah, Forkopimda, serta para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah. (Diskominfotik Lampung Tengah)
ADV.

YBM BRILiaN Region 5 Bandar Lampung Lepas Delegasi Menuju Bright National Summit 2025

BANDAR LAMPUNG, GSC. 4 November 2025 — YBM BRILiaN Region 5 Bandar Lampung menggelar kegiatan Pelepasan Delegasi Bright Scholarship Batch 11 Menuju Bright National Summit (BNS) 2025 yang akan berlangsung di Bogor pada 6–9 November mendatang.
Acara ini diadakan di HP Room Lt.3 BRI Region 5 Bandar Lampung, dihadiri oleh 24 Awardee Bright Scholarship Batch 11 dan 20 Awardee Batch 8 dan 9 serta Badan Pengurus dan Pelaksana YBM BRILiaN Region 5 Bandar Lampung. Kegiatan dimulai dengan sharing session inspiratif bersama para awardee sebagai bentuk refleksi dan penguatan nilai-nilai kepemimpinan, diikuti dengan sesi pelepasan resmi oleh Regional Business Support Head BRI Bandar Lampung.

Dalam sambutannya, Ketua Badan Pengurus YBM BRILiaN Region 5 Bandar Lampung, Bapak Rio Fathur Rachman, menyampaikan harapan agar para delegasi yang berangkat membawa semangat positif dan menjadi representasi nilai-nilai Bright Scholarship.
“Kami berharap teman-teman delegasi dapat menampilkan karakter terbaik, membawa semangat kebermanfaatan, serta menjalin kolaborasi dengan awardee dari seluruh Indonesia,” ujarnya.

Acara pelepasan juga dihadiri oleh Regional Business Support Head BRI Bandar Lampung, Bapak Arief Amirudin, yang secara resmi melepas para delegasi Bright Scholarship menuju BNS 2025. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya semangat belajar dan integritas dalam membawa nama baik BRI dan YBM BRILiaN di tingkat nasional.
“Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar, berjejaring, dan memberikan kontribusi nyata. Kalian adalah generasi penerus yang diharapkan mampu menjadi cahaya di lingkungan masing-masing,” pesan beliau kepada para peserta.

Bright National Summit (BNS) merupakan agenda tahunan yang mempertemukan seluruh penerima manfaat Bright Scholarship YBM BRILiaN se-Indonesia. Forum ini menjadi wadah kolaborasi dan penguatan kapasitas awardee dalam aspek kepemimpinan, spiritualitas, serta kontribusi sosial, sekaligus memperkuat jejaring nasional antar kampus penerima program.
Melalui kegiatan pelepasan ini, YBM BRILiaN Region 5 Bandar Lampung berharap para delegasi dapat membawa semangat perubahan dan menjadi inspirasi bagi rekan-rekan awardee lainnya, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat sekitar.
Yodi.

Ria Hartini Sampaikan Pesan Abadi Pahlawan Untuk Generasi Penerus

METRO, GSC. Ketua DPRD Kota Metro mengajak masyarakat setempat untuk menghidupkan kembali semangat perjuangan.

Hal ini ia katakan dalam rangka memperingati Ke-80 Hari Pahlawan Tahun 2025. Pada peringatan yang penuh khidmat ini, Ria Hartini menyampaikan bahwa nilai-nilai kepahlawanan tetap relevan dalam konteks kekinian.

“Dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks, kita perlu merujuk pada pesan-pesan fundamental yang ditinggalkan oleh para pendahulu kita,” kata dia, Senin (10/11).

Dalam sambutannya, Ria mengutip beberapa pesan para pahlawan diantaranya, pesan Pangeran Antasari yakni Hidup untuk Rakyat. Mati untuk Kehormatan” – mengajarkan totalitas pengabdian tanpa syarat.

Raden Intan II: “Keberhasilan, bukan dinilai dari apa yang kita mulai, melainkan dari apa yang kita selesaikan” – menekankan pentingnya konsistensi dan tanggung jawab hingga tuntas.

Lalu, Martha Christina Tiahahu: “Tubuh ini boleh lemah. Tapi keberanian tidak pernah pudar” – menggambarkan keteguhan hati di atas segala keterbatasan fisik.

Ki Bagus Hadikusumo: “Kemerdekaan adalah amanah Tuhan, yang harus dijaga dengan iman dan ilmu” – meneguhkan spiritualitas dan intelektualitas sebagai pondasi negara.

Kemudian, Maria Walanda Maramis: “Perempuan bukan bayangan. Tetapi cahaya dalam rumah tangga, dan bangsa” – menyerukan kesetaraan dan peran strategis perempuan.

Menurutnya, pesan-pesan tersebut dinilai masih sangat kontekstual untuk menjawab berbagai persoalan bangsa saat ini, mulai dari pembangunan karakter, penguatan demokrasi, hingga semangat kebangsaan.

“Semoga pesan-pesan ini tidak hanya menjadi rangkaian kata, tetapi dapat diinternalisasi dan menjadi energi positif dalam setiap langkah kita membangun Indonesia yang lebih maju dan berdaulat,” tutup Ketua DPRD Metro Ria Hartini mengakhiri sambutannya.

Peringatan Hari Pahlawan tahun ini diharapkan dapat menginspirasi seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda, untuk meneladani nilai-nilai luhur para pahlawan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan bidang dan profesi masing-masing.
Yodi

Presiden Prabowo Ingatkan Kejaksaan Termasuk Lembaga Yang Harus Koreksi Diri

LAMPUNG TENGAH, GSC. Aliansi Lembaga Antar Organisasi, (ALAO), meminta pihak-pihak Aparat Penegak Hukum, (APH) khususnya di Kabupaten Lampung Tengah, tidak mengkriminalisasi masyarakat yang menyuarakan pikiran, ide, maupun kritik, karena kebebasan menyuarakan pendapat adalah hak fundamental setiap warga negara.

Hal itu seperti yang disampaikan Presiden, Prabowo Subianto dihadapan Jaksa Agung, dan para Pejabat negara, di Gedung utama Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, dalam agenda penyerahan pengganti kerugian negara dalam perkara tindak pidana korupsi pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) dan turunannya senilai Rp 13 triliun, Senin (20/10/2025).

Dalam sambutannya, Presiden, Prabowo Subianto mengingatkan insan Adhyaksa untuk tidak melakukan kriminalisasi apa pun motivasinya. Prabowo mengatakan institusi Kejaksaan Agung (Kejagung) termasuk lembaga yang juga harus mengoreksi diri.

“Kita tidak ingin-ingin mencari masalah, saya ingatkan terus Kejaksaan, Kepolisian, jangan kriminalisasi sesuatu yang tidak ada, untuk motivasi apa pun,” tegas Prabowo.

“Ini saya ingatkan karena juga Kejaksaan termasuk lembaga yang harus koreksi diri juga,” imbuhnya.

Prabowo mengaku mendapat laporan jaksa-jaksa di daerah soal ada yang melakukan praktik tidak benar. Prabowo memperingatkan jangan sampai jaksa bermain-main perkara apalagi terhadap rakyat kecil.

“Di antara jaksa-jaksa di daerah saya dapat laporan kita semua merasakan, ada juga yang melakukan praktik-praktik yang mungkin tidak benar atau kurang benar, jangan mencari-cari perkara, apalagi terhadap orang kecil,” kata Prabowo.

“Orang kecil orang lemah itu hidupnya sudah sangat susah, jangan diperberat oleh mencari-cari hal yang tidak perlu dicari,” tambahnya.

Atas dasar itu semua.organisasi dan lembaga yang tergabung dalam, (ALAO) Lamteng, secara tegas mengutuk dan mendesak pihak Kejari Lamteng, untuk tidak lagi membungkam suara masyarakat dengan cara mengkriminalisasi anggota lembaga atau organisasi yang tergabung dalam ALAO Lamteng.

“Secara tegas kami minta pihak Kejari Lamteng, untuk tidak melakukan upaya kriminalisasi terhadap kami yang menyuarakan kritik kami dihadapan insan Adhiyaksa beberapa hari lalu. Dan berdampak pada beberapa rekan kami yang dikriminalisasi,” ungkap Ketua Laskar, mewakili rekan-rekan yang tergabung di ALAO Lamteng, Senin (20/10/2025).

Menurutnya, apa yang di lakukan ALAO Lamteng ke Kejari dalam aksi damai itu, tidak ada maksud dan tujuan lain, selain hendak mendorong pihak Kejari Lamteng, tetap tegak lurus dalam memproses baik aduan dan laporan dari masyarakat soal dugaan KKN di Kabupaten yang di juluki ‘Beguwai Jejamo Wawai’ itu lebih baik, dalam rangka mensejahterakan masyarakat.

“Artinya, gerakan aksi kemarin di Kejari, bukan karena kami tidak suka dengan Kejari, tetapi karena kami perduli dengan penegakan hukum di Lamteng tidak pandang bulu, siapa pun itu, apakah kami sebagai masyarakat yang cinta Lamteng ini harus mendapatkan balasan kriminalisasi dari pihak Kejari, ayo kita satukan misi dan tujuan untuk Lamteng yang lebih baik,” pungkas dia.
Red.

CMSE 2025 Berlangsung Meriah dan Catatkan Rekor Pengunjung Dengan Jumlah 11,682 Orang

20 Oktober 2025
JAKARTA, GSC. Penyelenggaraan Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2025 yang mengusung tema
“Pasar Modal untuk Rakyat, Satu Pasar Berjuta Peluang”, resmi menutup seluruh rangkaian acaranya
pada Sabtu (18/10). Selama dua hari pelaksanaan, yakni 17-18 Oktober 2025 di Main Hall Bursa Efek
Indonesia (BEI), antusiasme khalayak yang sangat tinggi hingga mencatatkan rekor 11.682 pengunjung
langsung (onsite), meningkat 51,4% dibandingkan 7.716 pengunjung langsung CMSE 2024 yang
sebelumnya berlangsung sehari lebih banyak, yakni tiga hari.

Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik, dalam laporan penutup CMSE 2025 menyampaikan,
antrian pengunjung bahkan mengular dari lobby Gedung BEI hingga pintu masuk MRT Istora Mandiri
yang berjarak sekitar 500 meter. “Hal tersebut menjadi bukti nyata besarnya minat masyarakat untuk
mengenal lebih dekat dunia pasar modal,” ujar Jeffrey, Sabtu (18/10).
Selama dua hari penyelenggaraan, total ada 48.308 pengunjung CMSE 2025 baik langsung maupun
virtual. Jumlah tersebut meningkat 12,3% dibandingkan 43.008 total pengunjung CMSE tahun lalu
yang dilaksanakan selama tiga hari. Sebanyak 36.626 pengunjung telah menyaksikan CMSE 2025
melalui kanal YouTube Indonesia Stock Exchange dan kegiatan nonton bareng (nobar) di berbagai
Kantor Perwakilan BEI di seluruh Indonesia, atau naik 3,8% dibandingkan 35.292 penonton daring
CMSE 2024 yang digelar tiga hari.
Jika dibandingkan per hari, rata-rata total pendaftar per hari CMSE 2025 mencapai 12.590 orang,
meningkat 208,6% dibandingkan 4.079 pendaftar per hari CMSE 2024. Rata-rata total pengunjung per
hari tahun ini tercatat 24.154 orang, naik 68,5% dibandingkan 14.336 pengunjung per hari tahun lalu.
Untuk pengunjung langsung, rata-ratanya 5.841 peserta per hari, meningkat 127,1% dibandingkan
2.572 peserta per hari CMSE 2024. Sedangkan pengunjung virtual rata-rata mencapai 18.313 penonton
per hari, naik 55,7% dibandingkan 11.764 penonton per hari pada CMSE 2024. Selama 2 hari
pelaksanaan, CMSE 2025 telah diramaikan oleh 13 narasumber dan 6 moderator, serta 88 booth dan 95
tenant.

Menurut Jeffrey, data tersebut membuktikan bahwa tingginya antusiasme pengunjung, baik luring
maupun daring, terhadap penyelenggaraan CMSE yang terus meningkat dari tahun ke tahun. “CMSE
tahun ini bukan sekadar rangkaian seminar serta pameran, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen
bersama untuk memperkuat literasi, inklusi, dan partisipasi masyarakat dalam mendorong pertumbuhan
pasar modal yang berkelanjutan,” lanjut Jeffrey.
Jeffrey menambahkan, tema yang diangkat di setiap sesi pada CMSE 2025 menggambarkan
keberagaman dan potensi luar biasa pasar modal Indonesia. Dimulai dari hari pertama melalui Seminar
Utama yang membahas tentang Peran Dunia Usaha dan Pasar Modal dalam Pertumbuhan Ekonomi

Nasional, berlanjut dengan podcast bersama dua figur publik yang menginspirasi generasi muda, Nycta
Gina dan El Rumi, dan ditutup dengan talk show lintas agama yang memberikan beragam perspektif
spiritual dari 3 pemuka agama, Husein Ja’far Al Hadar, Pendeta Marcel, dan Bhante Dhirapunno.
Pada hari kedua, pengunjung juga berkesempatan mendengar kisah nyata melalui talk show bersama
tiga investor rakyat, menyaksikan penandatanganan perjanjian kerja sama antara PT Majoris Asset
Management dengan Istiqlal Global Fund untuk pengelolaan produk wakaf saham serta mengikuti talk
show terkait produk filantropi syariah di pasar modal, hingga menutup CMSE 2025 dengan talk show
inspiratif yang mengajak audiens menjaga kesehatan, baik raga maupun finansial bersama Ade Rai.
“Semua sesi ini mengajarkan satu hal penting: bahwa siapa pun dapat menjadi bagian dari pasar modal,
dari mana pun asalnya dan apapun profesinya,” kata Jeffrey. Adapun rekaman seluruh sesi seminar
CMSE 2025 masih dapat diakses oleh publik melalui kanal YouTube Indonesia Stock Exchange.
Menjadi bagian dari kampanye nasional Aku Investor Saham, CMSE 2025 turut mencatat capaian
positif dari rangkaian kegiatan Road to CMSE 2025 yang digelar sejak Maret hingga Oktober 2025 di
berbagai wilayah Indonesia. Kegiatan tersebut telah diikuti oleh 185.630 peserta melalui 101 kegiatan
yang melibatkan 134 mitra dari perguruan tinggi, instansi, komunitas dan anggota bursa, serta berhasil
mencetak sejumlah 184.787 investor baru di pasar modal.
Selain itu, program Guruku Investor Saham yang juga menjadi bagian dari kampanye Aku Investor
Saham telah diikuti oleh 6.545 guru dan tenaga pendidik di seluruh Indonesia melalui 103 kegiatan dan
berhasil mencetak 2.887 investor saham baru. Melalui program ini, BEI terus berupaya menumbuhkan
pemahaman dan kesadaran tentang pentingnya investasi sejak dini, serta menjadikan guru sebagai agen
literasi keuangan di lingkungannya.
Dengan dukungan sinergis antara Otoritas Jasa Keuangan, Self-Regulatory Organization (SRO),
Anggota Bursa, Perusahaan Tercatat, Manajer Investasi, dan berbagai mitra lainnya, Jeffrey berharap
penyelenggaraan CMSE 2025 dapat menjadi momentum bersama untuk terus membangun pasar modal
yang lebih kuat, inklusif, berintegritas dan berkelanjutan. “Karena dengan pasar modal untuk rakyat,
akan tercipta satu pasar dengan berjuta peluang, peluang untuk tumbuh, berdaya saing, dan maju
bersama,” imbuh Jeffrey.
Red.

Translate »