KWI-P DPC Lamteng Prode 2023-2028 Resmi di Kukuhkan

LAMPUNG TENGAH, GSC. Pengurus Dewan Pimpinan Cabang, Komite Wartawan Indonesia Perjuangan (DPC KWI-P) Lampung Tengah, periode 2023-2028 resmi dilantik oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah Propinsi Lampung , (DPD), Ferika Okwa Romanto,.S.E di Aula Sesat Agung Nuwobalak, Senin (26/6).

Prosesi pelantikan diawali dengan tari Sembah dan dilanjutkan rangkaian acara pembukaan, pembacaan ikrar yang selanjutnya penyerahan Bendera Pataka oleh Ketua DPD KWI-P Provinsi Lampung, Ferry kepada Ketua DPC KWI-P Lamteng, M.Herman.

Usai dilantik sebagai Ketua DPC KWI-P Lamteng, M.Herman menyampaikan tentang tekadnya untuk memajukan anggotanya, agar mampu bekerja dengan baik, sesuai dengan kode etik jurnalis, serta berpedoman pada AD/ART KWI-P. Dengan adanya KWI-P dirinya berharap akan menjadi warna baru di organisasi profesi pers khususnya di Lamteng, agar tidak timbul keraguan dari pihak masyarakat dan pemerintah, terutama terkait dengan istilah yang merendahkan profesi wartawan, minsalnya ada bahasa ‘wartawan bodrex, abal-abal, dan wartawan asdalima’.

“Untuk itu, usai dilantik kami akan segera menjalankan program kerja yang telah disusun, sesuai dengan roda organisasi. Sesuai dengan motto KWI-P, ‘Menjadikan Jurnalis Kompeten, dan Sejahtera’. Tentunya hal itu perlu adanya support dan dukungan baik dari Pemda, maupun dari semua pihak,” ujarnya.

Sementara itu Ketua DPP KWI-P, Deferi Zan dalam kesempatan tersebut berpesan kepada Ketua dan pengurus KWI-P Lamteng, yang baru dilantik untuk mentaati peraturan dalam berorganisasi yang berpedoman pada kode etik jurnalistik dalam menjalankan tugas dilapangan, serta dapat bersinergi dengan organisasi profesi pers lainnya, dalam melaksanakan kinerja. Disamping bersinergi dengan masyarakat, dan stakeholder Pemerintah.

“Dalam sebuah organisasi, semua pengurus dan anggota KWI-P wajib menaati aturan serta pedoman dasar organisasi sesuai dengan AD/ART KWI-P saat menjalani profesi kewartawanan di lapangan, serta harus tunduk dan taat pada kode etik jurnalistik,” kata Deferi.

Menurutnya, selama ini KWI-P telah menjalin relasi yang baik dengan mitra kerja seperti jajaran Legislatif, Eksekutif, Yudikatif dan dunia usaha. Untuk itu terus dorong lnsan Pers di masing-masing daerah turut aktif sebagai bagian dari elemen masyarakat yang mengilhami pembangunan daerah ditempatnya bertugas.

“Peran pers bagi pemerintah dan masyarakat sangat strategis sebagai penyampai lnformasi. Mari bersama-sama, bagi media yang tergabung di KWI-P untuk terus memajukan organisasi. Jadikan KWI-P sebagai rumah besar untuk semakin memperkuat silaturahmi, dan sinergisitas dengan semua pihak,” harapnya.

Sementara Bupati Lamteng, Musa Ahmad yang diwakili oleh Staf Ahli Hukum Pemerintahan, Zulfikar dalam sambutannya menyampakan bahwa, dengan hadirnya KWI-P di Lamteng diharapkan dapat membawa warna baru, serta dapat mempererat sinergisitas dengan Pemkab, dan pihak terkait. Seperti penyampaian lnformasi ke masyarakat yang akurat, dan berimbang sesuai fakta, melalui organisasi profesi.

“Tentunya dengan hadirnya KWI-P di Lamteng, akan memberikan warna baru di dunia lnformasi yang disampaikan kepada masyarakat. Dan melalui organisasi profesi KWI-P ini diharapkan bisa membantu meningkatkan SDM yang menjadi modal utama, sehingga lnsan Pers khususnya yang ada di Lamteng, lebih fokus pada profesinya dalam menyebarkan informasi kepada masyarakat. Kita Pemkab Lamteng, siap menjalin sinergisitas dan turut mendukung program kerja KWI-P kedepan, yang tentunya bernilai positif bagi kita semua,” pungkas Zulfikar. (Rls red)

Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat Dalam Rangka Memeriahkan HUT RI Lampung Tengah KE- 77

LAMPUNG TENGAH, GSC. Ribuan warga ikuti jalan sehat bersama, Bupati Lampung Tengah H. Musa Ahmad S . Sos. M. M , beserta, Forkopimda, Sekda, Staf ahli Bupati, kepala perangkat daerah, kabag, camat , perwakilan Bank, Lampung, BNI, BRI, Eka, Rajasa, Organisasi keagamaan. Kepemudaan, organisasi wanita.

Acara di pusatkan di Lapangan Merdeka Jatidatar Mataram Kecamatan Bandar Mataram Kabupaten Lampung Tengah .

Pelepasan peserta Jalan sehat oleh Bupati Lampung Tengah H. Musa Ahmad S.Sos. M. M di dampingi, Camat Bandar Mataram Eko Meidianto S.pd.M.M. ketua KORMI Lampung Tengah Maisha Dhita Pitaloka S. I. P , Kapolsek Seputih Mataram, Iptu Y. Budi Santoso mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya. S. I. K .M. Si Danramil Seputih Mataram Kapten CZI Yatiman SH.

Diikuti seluruh peserta jalan sehat Dalam rangka memperingati dan memeriahkan HUT kabupaten Lampung Tengah yang ke – 77 .

Forkopincam Kecamatan Bandar Mataram, KUPTD, beserta staf, Kepala Kampung beserta aparatur TP PKK , Kepala sekolah Beserta dewan Guru , TK, SD , SMP, SMA sederajad , Ormas, PSHT, IKS, PS, PN, KWT, PIS Al Hidayah Kecamatan setempat, dan siswa siswi, SMP, SMA, SMK, dan seluruh elemen masyarakat antusias mengikuti jalan Sehat dalam memeriahkan HUT Kabupaten Lampung Tengah yang ke -77 .

Dalam acara tersebut disiapkan hadiah utama satu unit sepeda Motor Beat, dan berbagai hadiah menarik lainya : seprti Kulkas, sepeda gunung, dispenser dan masih banyak lagi lainya,
Setelah peserta finis di suguhi dengan, Hiburan , LATE ( Lampung Tengah) Musik dengan beberpa Penyanyi pendukung Group musik yang merupakan salah satu Kebangaan masyarakat Lampung Tengah.

sambil beramah tamah dengan seluruh peserta jalan sehat Bupati yang akrap di sapa ” AHI ” turut menyanyikan beberapa lagu kasayanganya di depan Ribuan masyarakat yang hadir peserta pun disuguhi dengan aneka jajanan grobok untuk di nikmati secara GRATIS, sambil mengikuti Undian Doorprice yang telah disiapkan

Salah satu Tokoh masyarakat yang mengikuti Jalan sehat HUT Kabupaten Lampung Tangah saat di temui awak media mengatakan yang bahwasannya Saya bangga jadi warga Lampung Tengah dan pada usianya yang ke 77 ini terus giat dalam berkarya, membangun dalam segala bidang, untuk menuju Kabupaten Lampung Tengah BERJAYA Sehingga dapat menjadi Kabupaten tebaik di propinsi Lampung

Camat Bandar Mataram Eko Meidianto Spd. M. M saat di temuai di sela sela kesibukanya, mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah turut serta mendukung dan mensukseskan , acara jalan sehat bersama Bupati Lampung Tengah, yang merupakan salah satu rangkaian Acara dalam memperingati Hari Jadi Kabupaten Lampung Tengah yang ke 77 dengan kebersamaan dan persatuan InsyaAllah bisa membangun daerah kita
menuju Lampung Tengah! Berjaya Tutupnya.
(Rosi)

PWRI DPC Lampung Tengah Peduli dan Berbagi 2023

LAMPUNG TENGAH, GSC. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Lampung Tengah, melaksanakan kegiatan Bhakti Sosial, yang dikemas dalam Momen “PWRI Peduli dan Berbagi” kepada kaum duafa.

Acara dilaksanakan di halaman kantor DPC PWRI Lamteng, dan bantuan juga diberikan kepada kaum jompo, dan dhuafa di wilayah sekitar, Selasa (23/5/2023).

Dari keterangan Ketua DPC PWRI Lamteng, Tri Agus Kesuma menjelaskan bahwa, dalam rangka iKut berbagi dengan kaum dhuafa khususnya di sekitar wilayah Kel.Yukum Jaya, Lamteng, hal ini dijadikan momentum rutin DPC PWRI Lamteng berbagi.

“Karena hari ini kami menyelenggaran program PWRI Peduli dan Berbagi Kepada Kaum Duafa di saat Bangsa ini sedang sibuk memikirkan Pemilu 2024, untuk itu kami juga berharap Pemilu nanti dapat berjalan kondusif, dan melahirkan Pemimpin yang dicintai rakyat,” ujar Tri Agus Kesuma, disela-sela kegiatan Bhakti sosial.

Para penerima bantuan lanjut Tri Agus merupakan masyarakat yang kurang mampu, dan kaum dhuafa, dimana DPC PWRI Lamteng, menyiapkan 20 paket bantuan sembako dan uang tunai, dengan harapan bantuan tersebut dapat meringankan beban ekonomi masyarakat dan kaum dhuafa yang dibantu.

“Jadi kegiatan ini wujud dan bentuk pengamalan Pancasila dalam kehidupan masyarakat di masa sulit, dan bentuk peduli solidaritas DPC PWRI Lamteng, dimana kita masih diberikan kesempatan untuk menikmati indahnya dan kemuliaan sampai hari ini, Amin,” ungkapnya.
(Red)

Seorang Siswi Kelas 6 SDN.1 Yukum Jaya, Lampung Tengah, Menjadi Korban Penjambretan Telepon Genggam (HP)

YUKUM JAYA, GSC. Dari keterangan korban Dy (12) yang menyebut bahwa dirinya bersama temannya hendak pulang usai bermain dirumah temannya, dan berencana hendak ke Alpamart yang berada Jalan. Imam Bonjol, Kel.Yukum Jaya, namun saat korban baru tiba tidak jauh dari SD lslam Terpadu Smart lnsani tiba-tiba dihampiri oleh dua orang pria dan wanita yang tidak dikenal, minta tolong sambungkan Hotspot.

“Kejadiannya kalau ngak salah sekitar jam 11.30 Wib. Orang dua, laki-laki sama cewek, bawak motor warna putih merah, katanya minta tolong sambungin hotspot tapi maksa, terus saya bilang ngak ada terus mereka langsung merampas Hp saya, merk Vivo seri Y20s yang saya pegang,” ujar Dy, kepada Kantor Berita RMOLLampung, Jum’at (12/5).

Dari keterangan, Ys orang tua korban yang menerangkan bahwa dari hasil pemeriksaan Camera CCTV yang ada di SD lslam Terpadu Smart lnsani, tepat pada Pukul 11.45.52 tampak para pelaku yang berjumlah dua orang, laki-laki dan perempuan mengendarai motor Yamaha jenis FU warna putih lis merah tanpa Nopol melaju ke arah Kamp.Karang Endah.

“Dari rekaman cctv pelakunya dua orang. Cowok cewek masih muda keliatannya. Ini rencana lagi mau buat laporan ke Polsek Terbanggi Besar, mudah-mudahan pihak Kepolisian bisa melacaknya. Ditempat kejadian itu memang sering terjadi penjambretan,” ungkap Ys.
(Red)

Ketua Ormas Bidik Lampung Tengah, M. Herman Menyoroti Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara, (LHKPN) Ketua DPRD

LAMPUNG TENGAH, GSC – Update Ormas Bidik. Ketua Ormas Bidik Lampung Tengah, M.Herman menyoroti Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara, (LHKPN) Ketua DPRD setempat, yang diduga tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.

Diketahui dalam beberapa pekan terakhir beredar di social media facebook terkait screenshot dokumen LHKPN, Ketua DPRD Lamteng, Sumarsono. Namun fakta menarik dari data yang terungkap dalam screenshot dokumen LHKPN dengan watermark KPK serta document stamp Tahun 2018 tersebut adalah, bahwa yang bersangkutan memiliki, harta tidak bergerak seperti.

bidang tanah Seluas 240 m2 di Kab / Kota Lamteng, dari hasil sendiri senilai Rp. 2.000.000.000, bidnag tanah seluas 9547 m2 di Kab / Kota Lamteng, hasil sendiri senilai Rp.150.000.000, harta bergerak seperti Motor, Honda Beat / Matic Tahun 2018, dari hasil sendiri senilai Rp.10.000.000, harta bergerak lainnya senilai Rp. 12.000.000, dan Kas dan setara Kas Rp. 9.000.000 dimana dari total akumulasi kekayaan yang dimiliki oleh Ketua DPRD Lamteng, Sumarsono sebesar Rp. 2.181.000.000

Dari keterangan Ketua Ormas Bidik Lamteng, M.Herman dalam sebuah momen pertemuan dengan Sumarsono pada tanggal 15 Maret 2023 kemarin di Gedung DPRD setempat, mencoba mengkonfirmasi hal tersebut.

Dalam rekaman video berdurasi 20 detik yang juga diterima oleh beberapa awak media dan aktivis penggiat anti korupsi di Lamteng, Sumarsono menyatakan bahwa dirinya setiap tahun merenews laporan LHKPN yang terakhir juga sudah dilaporkannya.

“Setiap tahun saya selalu rutin melaporkan LHKPN dan saya tidak harus melaporkan LHKPN kepada seseorang, tapi saya melaporkan LHKPN langsung ke KPK. Silahkan cek ke KPK,” Ujar Sumarsono.

Namun menurut Ketua Ormas Bidik Lamteng, Herman, apa yang disampaikan oleh Sumarsono tersebut bertentangan dengan fakta informasi yang diperoleh Ketua Ormas Bidik Lamteng, itu dari sumbernya yang ada di KPK. Sumber yang tidak bisa disebutkan namanya tersebut menyatakan.

“Memang ada beberapa file LHKPN dalam data base KPK atas nama Sumarsono, namun LHKPN milik Sumarsono yang dimaksud sebagai Ketua DPRD Lampung Tengah hanya 1 (satu) file, yaitu laporan LHKPN Sumarsono untuk kepentingan proses pencalonan dirinya sebagai Calon Anggota Legislatif dalam Pileg Tahun 2019,” beber sumber.

Dimana lanjut sunber bahwa LHKPN atas nama Sumarsono yang ada di data base KPK saat ini, mulai dari Tahun 2019 hingga Tahun 2022, bukan merupakan LHKPN Sumarsono Ketua DPRD Lampung Tengah Periode 2019 – 2024. LHKPN 2019 hingga Tahun 2022 atas Sumarsono yang ada di dalam data base KPK tersebut.

Oleh sebab itu Herman menegaskan “Patut diduga ketua DPRD Lampung Tengah tidak taat melaporkan LHKPN nya mulai dari Tahun 2019 hingga Tahun 2022. Hal ini tentu saja bertentangan dengan prinsip akuntabilitas dan kewajiban Penyelenggara Negara untuk menyampaikan LHKPN secara berkala.

“Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pindana Korupsi dan Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi Nomor: 07 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pendaftaran, Pengumuman dan Pemeriksaan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara,” ungkap Herman.

Dalam hal ini, Herman meminta Sumarsono sebagai Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mengikuti arahan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto yang telah menginstruksikan kepada kader-kadernya yang menjadi pejabat publik agar melaporkan harta kekayaannya.

“Kemarin Bu Mega ketemu Sri Mulyani, Ibu memberi dukungan langkah seperti itu (lapor LHKPN)” ungkap Hasto beberapa hari lalu di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan,” pungkasnya.

Kita ketahui bahwa LHKPN pejabat negara menjadi sorotan masyarakat belakangan ini. Sejumlah pejabat Kementerian Keuangan diketahui mempunyai harta jumbo dan transaksi keuangan mencurigakan. Kasus Pejabat Pajak Rafael Alun Trisambodo menjadi contoh upaya manipulasi data LHKPN yang dilakukan oleh oknum-oknum pejabat nakal di negeri ini. Oleh karenanya Ketua DPRD Lampung Tengah Sumarsono harus menjadi Figur Sentral dalam upaya menegakkan transparansi dan akuntabilitas Pejabat Publik dalam konteks mewujudkan good governance di Kab. Lamteng,
Berani Jujur Hebat !!! Tutup Herman.
(Herman)

Wasekjen BARA JP Pusat Menyayangkan Amir Faisal Sanzaya Tidak Nyalon Anggota DPD RI Tahun 2024 Ini

LAMPUNG TENGAH, GSC – Update Bara JP. Wasekjen bara JP pusat, menyayangkan aktifis Muda Amir Faisal sanzaya yang nama nya tidak ada dalam daftar calon sementara (DCS) bakal calon anggota DPD RI, yang artinya Amir Faisal sanzaya tidak mencalonkan kembali diri nya di pileg 2024 besok.

Pada pemilu 2019 yang lalu, Amir Faisal sanzaya adalah calon anggota DPD RI , yg pada pleno akhir KPU berhasil memperoleh suara lebih dari 47.000,- suara, hasil suara tersebut tidak membuat Amir Faisal sanzaya terpilih, tetapi 47.000′- tersebut suara yang sangat besar buat calon yang tidak memiliki 1 pun tim sukses, tidak memiliki 1 pun alat peraga kampanye dalam bentuk apapun, kecuali ada beberapa banner cetakan dari KPU, beliau Amir Faisal sanzaya ini merupakan calon DPD RI yg bisa jadi representasi dari suara anak muda dan aktifis, namun sangat saya sayangkan Amir tidak mencalonkan diri pada pemilu 2024 ini, karena saya sangat yakin, apabila Amir mau mencalonkan kembali, bisa memiliki alat peraga kampanye sendiri, dan memiliki tim sukses setidak nya di setiap kecamatan saja, saya yakin Amir bisa duduk di DPD RI.

Secara terpisah, ketua ORMAS BIDIK LAMPUNG TENGAH, Muhammad Herman pun menyayangkan Amir tidak maju, Kendati Herman berniat membentuk tim pemenangan untuk Amir for DPD RI di kabupaten Lampung Tengah, “saya akan total mencari suara untuk Amir, tidak susah untuk mengkampanyekan Amir ketika dia mencalonkan kembali, karena Dimata Herman siapa yg tidak kenal dengan Amir di Lampung tengah ini, terlebih anak muda dan aktifis nya” ungkap Ketua Ormas BIDIK Lampung Tengah

Di mata Herman, Amir sangat konsen dan peduli dengan kegiatan kegiatan kepemudaan, sering mengadakan kegiatan turnamen basket, turnamen futsal, pagelaran dan festival musik, dan kegiatan nya selalu berhasil serta membawa manfaat, bahkan menurut Herman belum pernah bertemu EO yg bisa menyamai Amir, “dari modal ini saya bisa yakin untuk di Lampung tengah Amir terlalu mudah untuk dapat suara dominan di Lampung tengah, klu tidak salah ada sekitar 1,3 JT Mata pilih di Lampung tengah, klu hanya mencari suara 50.000 suara saja di Lampung tengah buat saya pribadi sangat mudah, bahkan lebih dari itu, namun percuma kita berandai andai, karena Amir tidak maju di pileg 2024 ini, karena pendaftaran DPD RI sudah tutup.”, Lanjutnya

“Seandai nya saja Amir mau masuk partai, dan mencalonkan diri dari partai di DPR RI untuk dapil Lampung 2, saya sangat yakin Amir bisa duduk sebagai anggota DPR RI dapil Lampung 2 ini , dari partai manapun, tapi sayang nya Amir tidak di partai mana pun”, tutup Herman.

Untuk masalah pencalonan DPR RI, menurut wasekjen bara JP dokter Reagen 2024 ini peluang emas buat Amir nyalon baik dpd RI maupun DPR RI “Saya pun yakin Amir bisa melenggang ke Senayan dengan mudah, coba tanya saja ke Amir nya, mau gk dia nyalon DPR RI ?”.

sangat di sayangkan sampai berita ini di muat, kami belum bisa mendapat jawaban dari Amir terkait hal ini, di karenakan yang bersangkutan masih berada di jkrta, nanti akan kami cari tau setelah beliau pulang ke Lampung.
(Herman)

Mutasi Mursiyatun Bukan Bentuk Hukuman ASN

LAMPUNG TENGAH, GSC – Upsate ASN. etua bidik Lampung Tengah ikut menyoroti viralnya guru yang curhat di media sosial,,
Ditemui di sela kesibukannya Herman mengatakan dalam kasus ibu mursiyatun ini, tidak seharusnya dibebankan tanggung jawabnya sepenuhnya ke pundak bupati lampung tengah…, fungsi pembinaan dari dinas pendidikan dan kepala sekolah smp dari tempat ibu itu mengajar seharusnya menjadi kunci dari pelaksanaan pengawasan dan monitoring agar ASN terhindar dari kegiatan politik aktif, Rabu 8 Maret 2023.

Lagipula sebenarnya sudah sejauh mana peran yang dilakukan oleh seluruh pihak pihak penyelenggara pemilu seperti kpud/bawaslu/panwas terhadap upaya upaya untuk mendorong netralitas asn dalam kegiatan politik praktis di lapangan,

“Saya fikir akan lebih menyentuh substansi masalah, apabila kita fokus pada isu evaluasi upaya upaya kongkrit apa saja yang sudah dilakukan dalam mendorong netralitas asn dalam
Kontestasi politik lokal lampung tengah, jangan sampai masalah ini justru ditunggangi isu isu politis untuk tujuan tertentu”. Ujar Herman.

“Sk yang ditandatangani bapak bupati tersebut sepenuhnya merupakan hak bapak bupati lampung tengah selaku pejabat pembina kepegawaian daerah,, namun demikian memang yang jadi pertanyaan saya apakah input informasi dan masukan yang disampaikan oleh pihak pihak yang bertanggung jawab terhadap masalah kepegawaian ke bapak bupati itu sudah tepat? juga proses pembinaan secara berjenjang terhadap ibu mursiyatun itu apakah sudah mereka lakukan?, jangan jangan bapak bupati hanya disodori draft sk untuk di tanda tangani tanpa adanya informasi yang utuh dan back up proses administrasi terkait pembinaan kepegawaian yang tertib administrasi”. Imbuh herman.

Masih ketua Ormas Bidik Herman
” saya pikir mutasi kepegawaian itu merupakan hal yang wajar, dan bukan suatu bentuk hukuman terkait aktivitas politik ibu mursiyatun, sebab bila ini dibaca sebagai hukuman, ada tahapan tahapan yang harus dilakukan.”

“Dan bentuk hukuman tersebut adalah hukuman disiplin ringan/sedang/berat dengan sanksi nya bisa macam macam, misalnya pemotongan tunjangan kinerja, pemberhentian dari jabatan tertentu dan. Sebagainya, mutasi dan rotasi kepegawaian bukan sebagai bentuk hukuman.”

Ketika awak media menanyakan perihal langkah apa yang diambil Herman mengatakan akan mencoba untuk mengkonfirmasi kepada pihak pihak yang dirasa bertanggung jawab dalam masalah ini.
” Saya akan mencoba menanyakan kepada camat, kepala sekolah bahkan kepala dinas pendidikan terkait hal ini” tutupnya.
(Hrm)

Bejat Oknum Guru Honorer Tunjukin Otongnya Ke Siswa

LAMPUNG TENGAH, GSC – Update Pelecehan, salah satu oknum guru honorer di SDN 2 Yukum Jaya, Lampung Tengah, diduga melecehkan muridnya melalui pesan singkat, dan video call di Group WhatsApp para siswa.

Diketahui Ha mengajak anak muridnya untuk video call melalui aplikasi WhatsApp dengan merayu muridnya dengan bahasa, dan ucapan yang tidak pantas untuk disampaikan kepada anak didiknya. Bahkan yang lebih parahnya lagi, yang bersangkutan Ha memperlihatkan alat kelaminnya kepada para murid di dalam group WhatsApp tersebut.

Hal itu terbongkar setelah salah satu dari siswa yang duduk di kelas Vl melaporkan terkait hal itu kepada orang tuanya. Atas laporan, dan bukti screenshot di group WhatsApp itu dilaporkan orang tua ke pihak sekolah dan Disdikbud Lamteng.

Kabid Dikdas Disdikbud Lamteng, Fitriah membenarkan bahwa terduga pelaku pelecehan itu bekerja sebagai guru honorer di SDN 2 Yukum Jaya, sebagai honorer extra kurikuler Pramuka, sejak beberapa bulan terakhir.

“Ya, kami dari Disdikbud Lamteng, tadi sudah turun sidak ke sekolah. Dimana terkait dugaan pelecehan itu sudah kita lakukan BAP kepada yang bersangkutan Ha, dan sudah ada surat perintah langsung dari Kadis, agar Kepala Sekolah memberhentikan oknum honorer tersebut,” ujar Fitriah Kepada Kantor Berita RMOLLampung, Selasa (7/2).

Bahkan, kata Fitriah oknum guru honorer itu diketahui merupakan anak dari Kepala SDN 2 Yukum Jaya, Masjidah. Saat ini yang bersangkutan Ha telah diberhentikan dari sekolah tersebut. Pihaknya juga telah melakukan rapat bersama pihak wali murid, guna mendengarkan keluh kesah dan persoalan yang ada di sekolah tersebut.

“Kita belum mendapat laporan, atau informasi apakah dalam persoalan ini ada korban atau bagaimana, namun tadi kita telah mendengar langsung dari para wali murid, terkait persoalan yang ada di sekolah itu. Dari hasil rapat yang kita lakukan, ada banyak masukan, dan permasalahan yang kita dapat, salah satunya terkait penggunaan dana BOS, dan pungli di SDN 2 Yukum Jaya,” ungkapnya.
Rilis/ Red.

SDN 1 Tanjung Anom Bertahun-Tahun Tidak Memiliki Sertifikat Surat Hibah

TANJUNG ANOM, GSC – Update Surat Hibah, Tanjung Anom Terusan Nunyai Senin 30/01/2023.
Di saat kunjungan kerja awak media kilat Nusantara di sekolah dasar negeri 1 kampung tanjung anom kecamatan terusan nunyai kabupaten Lampung Tengah. Di ruang kerja ibu Agung yudhaningsih selaku kepala sekolah dasar negeri 1 tanjung anom. Yang hanya memiliki jumlah siswa siswi delapan puluh siswa. Dalam kunjungan awak media kilat Nusantara didampingi oleh brigpol Evan Tambunan selaku babinkamtibmas kampung tanjung Anom.
Dalam pertemuan tersebut ibu Agung Yudha Ningsih mengeluhkan tentang legalitas sekolah yaitu belum memiliki sertifikat. Sehingga beberapa tahun yang lalu tanah milik sekolah yang awal nya satu hektar hilang setengah hektar.

Saat ini tanah sekolah dasar negeri 1 kampung tanjung Anom tinggal setengah hektar. Harapan kepala sekolah kepada instansi terkait yaitu dinas pendidikan kabupaten Lampung tengah dapat segera mengambil tindakan untuk membuatkan sertifikat. Agar apa yang menjadi aset pemerintah daerah ataupun kampung tanjung Anom tidak di ganggu gugat oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Saran dari babinkamtibmas supaya kepala sekolah bisa melapor ke Polsek terusan nunyai untuk membuat laporan kehilangan. Dengan adanya laporan kehilangan tersebut adalah salah satu alat untuk membuat surat sertifikat yang baru. Bapak Wasis selaku kepala kampung tanjung Anom mengatakan siap membantu apapun untuk ke absahan sekolah dengan catatan apa adanya tanah yang ada saat ini ucap kepala kampung diruang kerjanya di saat awak media compirmasi terkait masalah sekolah tersebut. Semua demi kenyamanan dan ketenangan para siswa-siswi selaku generasi penerus bangsa.
Rilis/ Red.

Merasa Dibohongi Oleh Oknum Staf Dinas Sosial Lampung Tengah, Ketua Ormas Bidik Melaporkan ke Mapolres

LAMPUNG TENGAH, GSC – Update Ormas Bidik, Selasa 17 Januari 2023 Herman sapaan akrab ketua dpc ormas bidik lampung tengah, akhirnya melaporkan kasus dugaan penipuan yang dilakukan oleh oknum staff dinas sosial dengan modus peroyek pekerjaan dilingkungan dinas sosial kabupaten lampung tengah, berisial (H ) ke polres lampung tengah.

Hal ini dilakukan karena tidak adanya ittikad baik dari pihak yang diduga telah menipu 3 Rekanan yang sudah menguasakan sepenuhnya masalah ini kepada Ormas Bidik sepertinya menemui jalan buntu, pasalnya setelah beberapa kali dilakukan komunikasi sepertinya tidak ada solusi terkait masalah dugaan penipuan yang diduga dilakukan oleh oknum staff dinas sosial kabupaten lampung tengah.

Ditemui sesaat setelah keluar dari polres lampung tengah, Herman menyampaikan sudah beberapa kali melakukan upaya mediasi baik kepada kabid Akhmadi. S.E., bahkan sudah berkoordinasi dengan Pj kadis sosial Ari Nugraha juga tidak menemui titik terang.

” Saya sudah melakukan komunikasi dengan kabid rehsos, bahkan Pj kadis sosial, tapi mereka mengatakan itu kontrak buatan oknum staff mereka, tanpa memiliki legal standing yang jelas, jadi silahkan dilaporkan jika memang tidak ditemukan solusi terbaik oleh oknum staff mereka yang diduga melakukan penipuan kepada 3 rekanan yang dijanjikan mendapatkan kegiatan di dinas sosial” ujar Herman kepada awak media.

Masih Herman di ruang tunggu polres Lampung Tengah menambahkan
“Jadi hari ini kita laporkan ke polres agar bisa diselesaikan permasalahan ini dengan seadil-adilnya dan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku di negara kita, kami sangat percaya polisi bisa menegakkan hukum jika memang terbukti dan memenuhi unsur kesalahan” ujarnya.

Herman juga pastikan kasus dugaan penipuan dengan modus proyek pekerjaan di lingkungan dinas sosial Lampung Tengah ini akan terus berlanjut, supaya ada efek jera, bagi oknum-oknum ASN yang nakal, ujarnya.
Red.

Translate »