Tekab 308 Polres Lampung Utara Ringkus Residivis Curat

Tekab 308 Polres Lampung Utara Ringkus Residivis Curat

LAMPURA, GSC – Update Keriminal,
Tim Tekab 308 Sat Reskrim Polres Lampung Utara berhasil meringkus tiga orang residivis spesialis pencurian dengan pemberatan saat berada di kediamannya.

Ketiga pelaku adalah P (41) warga Dusun Talang Babak Desa Kotabumi Udik, A alias U (38) warga Dusun Talang Babak dan R warga Dusun Tulung Waras Desa Kotabumi Udik Kecamatan Kotabumi Kabupaten setempat.

Kasat Reskrim AKP Eko Rendi Oktama, S.H. mewakili Kapolres Lampung Utara AKBP Kurniawan Ismail, S.H., S.I.K., M.I.K. menjelaskan ketiga pelaku di tangkap pada hari Kamis (16/09/21), berdasarkan Laporan dari korban Sarnubi warga Talang Lewok dengan Nomor Laporan Polisi Nomot : LP/09/B/IX/2021 tanggal 2 September 2021 tentang tindak pidana Curat.

“Setelah dilakukan penyelidikan akhir para pelaku dapat diketahui keberadaannya. Saat dilakukan penangkapan para pelaku mencoba melakukan perlawanan aktif sehingga anggota memberikan tindakan tegas dan terukur,” kata Eko. Jumat (17/09/21).

Lanjut Kasat Reskrim, kronologi kejadian pada hari kamis tanggal 02 September 2021 sekira pukul 00.05 Wib pelaku masuk lewat jendela kamar belakang korban kemudian membawa kabur motor Honda Beat warna merah putih dan 4 unit Hp milik korban lalu para pelaku keluar lewat pintu samping.

Selain meringkus para pelaku petugas juga mengamankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Honda Beat warna merah putih dan 1 unit Hp Merk Oppo A15 warna putih milik korban.

“Saat ini para pelaku sudah diamakan di Polres Lampung Utara, untuk pelaku kita jerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara,” pungkas Kasat Reskrim AKP Eko Rendi Oktama, S.H.
Gsc/ Spyt

Polres Lampung Utara Gelar Ujian Kesamaptaan Jasmani dan Beladiri Polri Berkala Periode II Tahun 2021

LAMPURA, GSC – Update Polres,
Polres Lampung Utara menggelar Ujian Kesamaptaan Jasmani dan Beladiri Polri Berkala Periode II Tahun 2021. Kegiatan diikuti seluruh personel Polri dan Aparatur Sipil Negara (ASN) bertempat Stadion Sukung Kotabumi Lampung Utara, Jumat (17/9/21).

Pelaksanaanya Ujian Kesamaptaan dilaksanakan selama 4 hari. Kegiatan di Pimpin Kabag SDM Polres Lampung Utara Kompol Suharto, S.H., M.H. didampingi anggota panitia dari Bag SDM dan Urkes Polres Lampung Utara.

Kapolres Lampung AKBP Kurniawan Ismail, S.H., S.I.K., M.I.K. diwakili oleh Kabag SDM Kompol Suharto, S.H., M.H. mengatakan, Tes Kesamaptaan Jasmani merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan.Tes dilakukan untuk mengetahui kondisi fisik dan kebugaran jasmani anggota Polres Lampung Utara dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dalam pelaksanaan kegiatan.

“Untuk mencegah kerumunan, tahapan tes dibagi menjadi 2 minggu untuk Personel Polres dilaksanakan di minggu ini tanggal 17 dan 18 September 2021 kemudian Personel Polsek jajaran dilaksanakan minggu depan tanggal 24 dan 25 September 2021,” kata Kompol Suharto.

Tes kesamaptaan jasmani ini juga salah satu faktor pendukung pengembangan karier personel Polri antara lain persyaratan untuk mengikuti pendidikan PAG, SIP, Dikbangpers serta merupakan salah satu syarat dalam pengusulan kenaikan pangkat (UKP).

“Hasil pelaksanaan tes kesamaptaan jasmani akan kita komudir dan dilaporkan hingga ke tingkat Polda. Dengan tes ini diharapkan seluruh personel memiliki kesehatan dan kebugaran yang baik dalam menghadapi pelaksanaan tugas dimasa pandemi Covid-1%9,” pungkas Kabag SDM Kompol Suharto, S.H., M.H.
Gsc/ Spyt

Anak Yatim Korban Covod-19 Tembus Angka 792 Jiwa

NANDARLAMPUNG, GSC — Update Covid-19,
Dinas Sosial Provinsi Lampung Melalui Kepala Dinas, Aswarodi, mencatat jumlah anak yang orang tuanya meninggal karena Covid-19 per Selasa (14/9/2021) mencapai 792. Dari jumlah itu terbanyak di Lampung Tengah yakni 180 anak, Lampung Timur 168 anak, dan Pringsewu sebanyak 96 anak.

Menurut Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Aswarodi, jumlah itu masih terus bertambah, seiring masih belum selesainya penyebaran Covid-19 di Lampung. “Data ini berasal dari Dinas Sosial Kabupaten/Kota seluruh Lampung dan sudah kami laporkan ke Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak Kementerian Sosial,” kata Aswarodi, Kamis (16/9/2021).

Dari data tersebut, sebanyak 377 anak berjenis kelamin laki-laki dan 415 perempuan. Kemudian yang ayahnya meninggal tercatat 355 dan ibunya meninggal 415. Sedangkan ayah dan ibunya meninggal atau yatim piatu tercatat 22 anak.
Pemerintah melindungi anak-anak, termasuk anak yang terdampak pandemi Covid-19, melalui penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78/2021. Perlindungan kepada anak-anak pada masa pandemi Covid-19 tidak hanya proteksi kesehatan, melainkan juga upaya untuk menciptakan dan memelihara lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang mereka.

Mengutip PP tersebut, anak didefinisikan berusia di bawah 18 tahun, termasuk yang masih berada dalam kandungan. PP Perlindungan Khusus bagi Anak tersebut ditandatangani Presiden Jokowi pada 10 Agustus 2021 dan diterbitkan atas dasar dua kebutuhan, yakni sosiologis empiris dan yuridis.

Dari perspektif sosiologis empiris, ada situasi dan kondisi tertentu yang membahayakan diri dan jiwa anak, di mana negara perlu hadir untuk menjamin masa depan mereka. Termasuk di antaranya anak dalam situasi darurat, anak yang berhadapan dengan hukum, anak yang dieksploitasi baik secara seksual maupun ekonomi, anak yang menjadi korban perdagangan, dan kondisi-kondisi khusus lainnya.
Data Anak Korban Covid-19 Lampung
1. Lampung Tengah (180)
2. Lampung Timur (168)
3. Pringsewu (96)
4. Tulangbawang Barat (66)
5. Tulangbawang (52)
6. Pesawaran (47)
7. Lampung Barat (43)
8. Mesuji (40)
9. Tanggamus (33)
10. Bandar Lampung (23)
11. Lampung Selatan (15)
12. Pesisir Barat (14)
13. Metro (6)
14. Lampung Utara (6)
15. Way Kanan (3)
Gsc/ Red

Pemkab Lampung Selatan Berikan Santunan Ke Ahli Waris Korban Meninggal Akibat Covid 19 , Melalui Dinsos

KALIANDA, GSC – Update Diskominfo Lamsel,
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melalui Dinas Sosial memberikan santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia karena Covid-19.

Masing-masing ahli waris menerima santunan sebesar Rp.5 juta. Bantuan itu diberikan guna menopang kehidupan keluarga yang ditinggalkan.

“Santunan ini wujud kepedulian Bupati Lampung Selatan terhadap keluarga yang ditinggal akibat virus Covid-19,” ujar Kepala Dinas Sosial Lampung Selatan, Dulkahar dalam keterangannya, Kamis (16/9/2021).

Dulkahar menyebut, hingga saat ini 40 keluarga yang merupakan ahli waris korban Covid-19 di Lampung Selatan telah menerima santunan melalui rekening bank masing-masing.

“Di APBD murni, anggaran yang tersedia untuk santunan kematian sebanyak 40 jiwa sudah dicairkan dan sudah di transfer ke masing-masing ahli waris,” jelas Dulkahar.

Sedangkan, lanjut dia, sekitar 100 keluarga yang sudah mengajukan klaim saat ini prosesnya masih dalam tahap pengajuan dana tambahan melalui APBD Perubahan.

“Dinas Sosial mendapat alokasi tambahan santunan kematian untuk 50 jiwa melalui refocusing anggaran. Proses pengajuannya sedang berjalan, mudah-mudahan segera dicairkan. Tetapi ini belum bisa mengcover usulan yang masuk, ada sekitar 100 keluarga. Jadi kami mengajukan alokasi tambahan di APBD Perubahan,” ungkap Dulkahar.

Untuk itu, Dulkahar meminta masyarakat yang sudah mengajukan klaim santunan kematian akibat Covid-19 maupun santunan jaminan hidup bagi yang melakukan isolasi mandiri untuk bersabar.

Semua berkas yang diajukan masyarakat untuk klaim kematian maupun santunan jaminan hidup dampak Covid-19 sedang dalam proses.

“Semua masyarakat yang mengajukan usulan klaim kematian maupun santunan jaminan hidup sudah kita berikan penjelasan, termasuk alur dan mekanismenya. Yang belum menerima harap bersabar,” kata Dulkahar.

Sementara itu, alokasi anggaran yang tersedia di Dinas Sosial untuk anggaran jaminan hidup bagi warga yang melakukan isolasi mandiri akibat Covid-19 tersedia untuk 600 jiwa.

Dulkahar merinci, besaran anggaran maksimal Rp.560 ribu per Kepala Keluarga (KK). Sebab, dalam satu KK maksimal 4 jiwa, dimana masing masing jiwa mendapatkan jaminan hidup sebesar Rp.10 ribu untuk selama 14 hari.

“Pencairan tahap satu dan tahap dua untuk jaminan hidup warga yang isolasi mandiri sudah dicairkan. Saat ini yang sedang dalam proses adalah pencairan tahap tiga,” tuturnya.

Dulkahar menambahkan, proses usulan bantuan jaminan hidup bagi warga yang sedang menjalani isolasi mandiri akibat Covid-19 masih terus berjalan.

Saat ini, kata dia, usulan yang masuk sekitar seratusan lebih, dan sedang dalam proses usulan pencairan. Dan tidak ada berkas usulan yang ditunda.

“Jika dihitung, sekitar 13 jiwa lagi yang tersisa. Namun, jika masih ada masyarakat yang mengajukan usulan bantuan jaminan hidup tetap kami proses. Jika anggarannya tidak mencukupi akan kami usulkan pada APBD Perubahan,” kata Dulkahar.

Tidak hanya bertumpu pada anggaran Dinas Sosial, Pemkab Lampung Selatan melalui tim yang dibentuk oleh Bupati Lampung Selatan juga terus berupaya menanggulangi dampak pandemi virus corona baru di daerah setempat.

Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto menginstruksikan seluruh tim agar terus memonitor perkembangan Covid-19 di masing-masing wilayah kecamatan yang menjadi tanggungjawabnya. Termasuk memperhatikan warga masyarakat yang sedang melakukan isolasi mandiri.

Seperti yang dilakukan oleh tim yang terdiri dari Dinas Kominfo, Dinas Koperasi dan Bagian Pembangunan, pada Selasa yang lalu (14/9).

Tim ini telah menyalurkan bantuan paket sembako yang terdiri dari 5 kg beras, mie instan 5 bungkus, gula 1 kg, hand sanitizer 1 buah, serta suplemen vitamin dan obat-obatan untuk 3 orang warga Candipuro yang melakukan isolasi mandiri.

Demikian juga untuk tim yang terdiri dari Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Dinas Pariwisata dan Bagian Kerjasama.

Tim ini telah menyalurkan bantuan paket sembako dan obat-obatan untuk 6 orang warga Kecamatan Tanjung Bintang yang melakukan isolasi mandiri, 4 di Desa Way Galih, satu di Desa Lematang dan satu di Desa Jati Baru.

Sedangkan di Kecamatan Natar, Camat Natar serta Kepala Bappeda Wahidin Amin, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Yusri, juga menyalurkan bantuan paket sembako untuk warga yang sedang isolasi mandiri.
Gsc/ Rz

SMK N 1 Candipuro Membangun Sarana dan Prasarana Sekolah

CANDIPURO, GSC – Update Lamsel,
Dalam meningkatkan Daya Mutu Kualitas Para Siswa, setiap Sekolah wajib meningkatkan kualitas Infrastruktur bagi setiap ruang lingkup Sekolah, selain meningkatkan kualitas SDM bagi Murid dan Guru juga harus diiringi dengan ruang lingkup Sekolah yang memadai.
Oleh karna itu Sekolah SMK N 1 Candipuro Lampung Selatan membangun gapura atau pintu utama akses keluar masuk bagi Siswa dan Tenaga Didik yang ingin memasuki ruang lingkup Sekolah tersebut dan baru saja diresmikan oleh Kepala Sekolah SMK N 1 Candipuro Lampung Selatan DRS Yunirman beberapa waktu lalu. (Kamis 16 September 2021.)

Selaku Kepala Sekolah SMK N 1 Candipuro Lampung Selatan. DRS Yunirman menuturkan, bahwa pembangunan Gapura tersebut bukan dari Dana Komite, atau Dana Bos melainkan Saving Dana Sisa Anggaran atau Uang yang dihemat selama 1 tahun dikarenakan pandemi covid-19. sebab ada beberapa kegiatan yang tertunda seperti Kegiatan Belajar Ektrakulikuler. dari hasil penghematan anggaran tersebut Sekolah mampu membangun gapura, pembangunan talut serta pembangunan taman sehingga menghabiskan anggaran kurang lebih 92 juta rupiah.” Ujarnya.

Lanjut, tujuan membangun gerbang dan gapura tersebut adalah untuk mendisiplinkan para Murid dan Tenaga Didik atau Guru yang mengajar di SMK N 1 candipuro, karna apabila Murid atau Guru yang terlambat jam masuk, pukul 07:20 Wib, maka pintu gerbang akan ditutup oleh petugas. Apabila Murid terlambat maka kami pihak Sekolah akan memberikan sanksi dan akan mendapat teguran dari pihak Sekolah dan apabila Guru terlambat pihak Sekolah tidak akan memberikan izin masuk ” Tegasnya.

Lanjut, karna Sekolah SMK N 1 Candipuro berdiri sudah kurang lebih 10 tahun, Sekolah tersebut belum memiliki gerbang dan gapura maka dari itu muncul sebuah ide untuk membangun sebuah gapura dan lainya. Karna sebelum masa purna tugas dari hati yang dalam, Saya ingin memberikan yang terbaik kepada SMK N 1 Candipuro Kabupaten Lampung Selatan.

Dengan harapan kedepan meskipun Sekolah SMK N 1 Candipuro letaknya ujung dekat perbatasan dengan Kabupaten Lampung Timur SMK N 1 Candipuro tidak kalah jauh dengan SMK lain yang ada di Kabupaten Lampung Selatan, maka dari itu, pihak Sekolah menyiapkan semua sarana prasarana demi memajukan Sekolah SMK N 1 Candipuro tersebut, dan bisa bersaing dengan Sekolah lain.
( Rozi arians )/ GSC

Bupati Tubaba Berharap Balai Besar POM Membantu Pemkab Dalam Menguji Makanan dan Minuman

TUBABA, GSC – Update Bupati Tulang Bawang Barat Umar Ahmad SP menyambut kedatangan Kepala Balai Besar POM di Lampung Sukriadi Darma, S.Si, Apt di Kota Budaya Uluan Nughik. Rabu (15/09/2021)

Kunjungan Kepala Balai Besar Pengawas Obat Dan Makanan di Tubaba ini dalam rangka audensi dengan seluruh Tim dari Balai Besar POM Lampung untuk bisa lebih mensinkronisasi antara Pemkab Tulang Bawang Barat dengan BB POM Lampung tentang urusan Obat dan Makanan khusus nya untuk kantin-kantin di sekolah, saya berharap Balai Besar POM Lampung untuk bisa membantu Pemkab dalam menguji seluruh makanan dan minuman yang ada di kantin dan warung makan khusus nya yang ada dilingkungan sekolah..

Harapan Umar Ahmad Bupati Tubaba ini disambut baik oleh kepala Balai Besar POM Lampung Sukriadi Darma dan Tim yang hadir ke Tubaba untuk langsung menyambut baik saran Bupati Umar Ahmad, dan menyampaikan memang program untuk pengawasan makanan dilingkungan sekolah sudah kami jalan kan, tetapi karna saat itu sedang dalam masa pandemi dan peserta didik tidak berada disekolah,jadi untuk saat ini akan kami lanjut nya.

Seusai berbincang santai dengan Tim Balai Besar POM lampung, Bupati Umar Ahmad mengajak Sukriadi Darma beserta TIM dari Balai Besar POM Lampung untuk berkeliling sambil melihat Uluan Nughik Thermal Terapy yang ada di Rumah Panggung Ibu Desa.
Gsc/ Sprt

Wakil Bupati Tuba Barat Hadiri Acara STBM

TUBABA, GSC – Update STBM,
Wakil Bupati Tulang Bawang Barat Fauzi Hasan menghadiri acara Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award Tahun 2021 melalui Zoom Meeting di Ruang Rapat Bupati. Panaragan, Rabu (15/09/2021).

Wakil Bupati Tulang Bawang Barat Fauzi Hasan didampingi Kadis Kesehatan, Kadis DPMT, Sekretaris Dinas PUPR, Unsur TNI, Bappeda, Camat Tulang Bawang Tengah.

Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Tulang Bawang Barat memberikan paparan terkait STBM Award Tahun 2021.
Dalam paparannya Wakil Bupati menjelaskan, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) dibentuk melalui UU Nomor 50 Tahun 2008 tanggal 26 November 2008, tentang Pembentukan Kabupaten Tulang Bawang Barat di Provinsi Lampung, dan diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri atas nama Presiden RI pada tanggal 3 April 2009 di Jakarta.

Jumlah penduduk Kabupaten Tulang Bawang Barat tahun 2019 sebesar 273.215 jiwa, terdiri dari penduduk laki-laki sebesar 139.900 jiwa dan perempuan sebesar 133.315 jiwa.

Kegiatan STBM Di Kabupaten Tulang Bawang Barat dimulai tahun 2016 di satu tiyuh margakencana, dalam perjalanannya Pada Bulan Oktober Tahun 2020 , 96 tiyuh definitif yang terdaftar di Laporan Online Web Smart STBM kementerian kesehatan Sudah Di Deklarasikan Menjadi Tiyuh Open Defecation Free atau Stop Buang Air Besar Sembarangan Secara Virtual Pertama Di Provinsi Lampung Dihadiri Oleh Perwakilan Kementerian Kesehatan .

Lembaga Koordinasi Sektor Sanitasi di Kabupaten Tulang Bawang Barat terdiri daru:
– Kelompok Kerja Air Minum Sanitasu Penyehatan Lingkungan (POKJA AMPL).
– Panitia Kemitraan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (PAMSIMAS).
– Kelompok Kerja Perumahan dan Permukiman (POKJA PKP).
– Tim STBM Tiyuh dan Kecamatan.

Kegiatan yang telah dilaksanakan dalam mendukung dan menerapkan Enabling Pemicuan oleh Fasilitator STBM di 96 Tiyuh-Pengendalian sampah dengan 3R. (Reduce,Reuse,Recycle) di 3 Tiyuh yaitu Candra Mukti, Pulung Kencana, Mulya Asri yang sudah di bina oleh relawan pemerhati sampah.
– TP-PKK dalam mendukung STBM dengan sosialisasi cuci tangan pakai sabun di setiap jenjang baik kecamatan dan tiyuh.
– Kerjasama TNI-POLRI dengan gerakan jambanisasi di 9 kecamatan dengan membantu masyarakat yang belum memiliki jamban.

– Pembuatan alat cetak jamban oleh anggota Shaka Bhakti Husada di Puskesmas Kartaraharja.
– Melibatkan peran serta masyarakat dalam STBM yaitu pembuatan jamban keluarga dengan arisan jamban di Tiyuh Tunas Asri, Gilang tunggal Makarta, Tiyuh Mulyo Jadi.
– Monitoring dan evaluasi terkait keberlanjutan STBM di B16 Puskesmas.
– Pemantauan dan evaluasi Pokja Sanitasi dalam Q-Kotaku, Pamsimas dan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT).
Gsc/ Sprt

Ketua TPPKK Lampung Selatan Hj Winarni Nanang Ermanto Membuka Acara Pencanangan Vaksinasi Covid-19 Pada Ibu Hamil

LAMSEL, GSC – Update Covid-19,
Pencanangan vaksinasi covid-19 pada ibu hamil yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lampung Selatan dihadiri oleh ketua TPPKK Kabupaten Lampung Selatan. Hj.Winarni Nanang Ermanto, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan Joniansyah S.km .M.kes, Ketua TP Darma Wanita Kabupaten Lampung Selatan Yeni Tamrin, Camat Kalianda Zidan S.E, Ka.UPT Puskesmas Kalianda Endang Suparman, Ka UPT Puskesmas Way Urang Saiful Anwar dan seluruh UPT Puskesmas Selempung Selatan hadir secara virtual dan didukung oleh Yayasan Wings Peduli.

Acara pencanangan vaksinasi tersebut telah diadakan di Unit Pelayanan Teknis daerah, Puskesmas Way Urang pada hari Rabu 15 September 2021, sebelum acara dimulai telah ditinjau langsung oleh Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto.

Pencanangan vaksinasi covid-19 pada ibu hamil mengingat, perkembangan kasus positip virus covid-19 pada ibu hamil telah terjadi peningkatan di Lampung Selatan, menurut data yang telah disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Lampung Selatan Joniansyah S.km .M.kes mengatakan, angka kematian ibu hamil yang terinfeksi virus covid-19 dari bulan Maret 2020 sampai dengan 12 September 2021 sejumlah 15 kasus, dan ibu hamil terkonfirmasi Positip Covid 19 di Lampung Selatan sebanyak 88 kasus, oleh karna itu dengan rasa pertimbangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Kesehatan ( Dinkes) melakukan upaya langkah-langkah untuk segera melakukan vaksinasi kepada ibu hamil seluruh Lampung Selatan. Dengan tujuan kegiatan, adalah untuk menekan angka kematian kepada ibu hamil dan untuk Menghindari terkonfirmasi positip covid-19 diwilayah Kabupaten Lampung Selatan.

Lanjut, demi tercapainya target takaran vaksinasi kepada sasaran ibu hamil dengan usia kandungan 13 minggu sampai dengan cukup bulan, sebab jumlah data ibu hamil di seluruh Lampung Selatan mencapai 5143 ibu hamil yang tersebar di wilayah seluruh puskesmas Lampung Selatan dan akan dilaksanakan kegiatan tersebut secara bertahap dan pembiayaan akan dibebankan oleh APBD Kabupaten Lampung Selatan.’ Ujarnya.

Disisi lain ketua TPPKK Kabupaten Lampung Selatan. Hj.Winarni Nanang Ermanto menuturkan, vaksinasi bagi ibu hamil sangat penting karna ibu hamil sangat rentan bagi kesehatan dan harus tetap dijaga dan mengajak seluruh ibu hamil yang ada di Lampung Selatan agar segera melakukan vaksinasi karna vaksinasi tersebut sudah melalui uji klinis serta bersertifikasi dan Halal.
Dengan harapan ibu hamil diwilayah Kabupaten Lampung Selatan bisa terbebas dari virus covid-19.
Dan acara pencanangan vaksinasi covid-19 di wilayah Kabupaten Lampung Selatan bagi ibu hamil resmi dibuka.Ujarnya.

Selaku Camat Kalianda Zaidan S.E mewakili masyarakat Kecamatan Kalianda sangat berterima kasih kepada Dinas Kesehatan Lampung Selatan, mudah-mudahan dengan adanya program tersebut bisa memberikan kekebalan suatu kelompok terhadap virus covid-19 terutama bagi ibu hamil dan seluruh masayarakt, dengan harapan pandemi covid-19 segera berakhir khususnya Lampung Selatan umumnya seluruh Indonesia.
(Rozi Arians)/ Gsc

Ketua DPC PWRI Lamteng Bersama Jajaranya Mempererat Jalinan Silaturohmi

LAMTENG, GSC – Update DPC PWRI Lamteng,
alam rangka mempererat solidaritas, dan sebagai bentuk perduli antar sesama rekan, Ketua bersama beberapa orang pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Lampung Tengah, sambangi kediaman Sekretaris PWRI setempat, Rabu (15/09).

Diketahui kunjungan Ketua dan beberapa orang jajaran pengurus DPC PWRI Lamteng, ke kediaman Sekretaris PWRI, Haris Anudi, dalam rangka bersilaturahmi, sekaligus memberikan sedikit tanda perduli atas telah lahirnya Putra dari Sekretaris DPC PWRI Lamteng setempat, di Rumah Sakit Bersalin Puti Bungsu beberapa hari yang lalu.

“Ini sebagai bentuk solidaritas kita dari DPC PWRI Lamteng, kepada sesama rekan, sekaligus yang bersangkutan adalah Sekretaris di DPC,” ujar Ketua DPC PWRI Lamteng, Tri Agus Kesuma.

Dijelaskannya bahwa, pada awal pembentukan struktur kepengurusan DPC PWRI Lamteng beberapa bulan yang lalu, dirinya berkomitmen agar semua pengurus, dan anggota dapat lebih mempererat solidaritas antar sesama, dalam jajaran DPC. Hal itulah yang nantinya akan membuat satu Organisasi ini tetap solid, tanpa memandang siapa, dan mengapa.

“Mudah-mudahan dengan kita ikut merasakan, baik itu kebahagian, maupun derita dalam DPC PWRI, jalinan solidaritas antara sesama ini tetap terjaga. Saya berharap, dalam wadah PWRI ini semua sama, satu yang merasakan sakit, secara otomatis kita semua ikut merasakan sakit, begitu juga sebaliknya,” ungkap pria yang memimpin DPC PWRI Lamteng ini.
Gsc/ Red

Kelompok UMKM Desa Tengkujuh Keluhkan Ketersediaan Bahan Utama Kain Tapis Khas Lampung dan Kesulitan Dalam Memasarkanya

LAMSEL, GSC – Update Tenun Tapis,
Demi menjaga khazanah kelestarian budaya Lampung dan meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Tengkujuh, tim penggerak PKK Desa Tengkujuh melakukan kegiatan kelompok UMKM Desa yaitu membuat tenun tapis khas Lampung berbagai macam banyak motif salah satunya motif sasak dll.
Rabu 15 September 2021.

Bila dikelola dengan baik selain melestarikan budaya Lampung serta bisa meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar, dan mengurangi angka pengangguran yang disebabkan oleh pandemi covid-19.

Maka dari itu Pemerintah Desa Tengkujuh akan selalu berupaya memonitoring kegiatan tersebut.
Namun masih banyak terkendala yang dirasakan oleh kelompok UMKM pengrajin tapis, salah satunya bahan kain tapis utama yang begitu susah didapatkan sekaligus sulitnya pemasaran suatu produk tapis.

Pj Ketua TP PKK Desa Tengkujuh Rosida mengatakan, dengan adanya kegiatan kelompok UMKM Desa membuat tenun tapis tersebut dengan tujuan melestarikan pakaian adat masyarakat Lampung, mudah-mudahan dengan kegiatan UMKM membuat tenun tapis khas Lampung bisa memberikan rangsangan suatu perekonomian untuk ibu-ibu masyarakat Desa Tengkujuh, apa lagi dimasa pandemi covid-19.

Selain itu bahan kain yang susah didapatkan, kelompok tersebut mengaku sulitnya pemasaran karna selama ini hanya mengandalkan APP Facebook untuk memasarkan produk tapis hasil tenunan tersebut. Ungkapnya.

Dengan harapan pemerintah Kabupaten bisa memberikan solusi kepada pengrajin tapis khususnya Desa Tengkujuh umum nya Lampung Selatan.

Ketika awak media Garda Surya.com mengkonfirmasi kepada Camat Kalianda Zidan S.E mengatakan, dengan adanya kegiatan Ibu TPPKK Desa Tengkujuh melakukan kegiatan sulam tapis, Pemerintah Kecamatan Kalianda akan berkordinasi dengan pihak dinas terkait dalam hal ini, dan akan menyampaikan apa yang di keluhan oleh pelaku UMKM termasuk sulitnya ketersediaan bahan baku kain tapis dan sulitnya pemasaran oleh pelaku UMKM. Dan mendukung penuh kepada pemerintah Desa Tengkujuh untuk memonitoring kegiatan pelaku UMKM Desa salah satunya pengrajin tapis dan pelaku UMKM lainya.” ujarnya

Dilain waktu awak media Garda Surya.com berkordinasi dengan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM I Ketut Sukerta menuturkan, untuk kegiatan pengrajin tapis masalah keterkaitan bahan baku kami baru mengetahui dan belum ada yang menyampaikan keluhan kepada kita, untuk kedepan pihak kami akan mencarikan informasi dan sistemnya seperti apa kami akan selalu mencarikan solusi. Ucapnya

Lanjut, untuk keterkaitan pemasaran kita baru siapkan secara khusus di dekranasda Kabupaten Lampung Selatan, selain itu Dinas Koprasi dan UMKM membuka Gerai UMKM di taman edukasi disitu bisa langsung menitipkan hasil karya pengrajin tapis dan karya lainya.

Kemudian Dinas Koprasi dan UMKM membentuk komunitas UMKM Kabupaten Lampung Selatan guna komunitas tersebut adalah suatu wadah untuk berkomunikasi dan lebih mudah bertransaksi dalam suatu pemasaran produk hasil karya UKM dengan misal hasil karya tersebut di publikasikan di Whatsapp group komunitas tersebut dengan otomatis banyak melihat hasil karya karya dari pada pengrajin tapis itu disitu kelompok UMKM Desa bisa bergabung dengan komunitas Kabupaten. “Ujarnya

Harapannya sesuai dengan pemerintah pusat, UMKM Lampung Selatan naik kelas, maksutnya dengan produksi yang cukup, serta penghasilan yang cukup, dan pemasaran lancar demi memajukan ekonomi masyarakat .
(Rozi arisns)/ Gsc

Translate »