Unit Reskrim Polsek Natar Berhasil Ungkap Curat R-4

LAMPUNGSELATAN, GSC – Update Humas Polres,
Jajaran Polsek Natar berhasil mengamankan DOD (28) warga Dusun Tri Naya Desa Gedong Aji Kecamatan Penawartama Kabupaten Tulang Bawang.

Pelaku yang sebelumnya bekerja sebagai kernet korban ini ditangkap petugas, Selasa (24/8/2021) sekira pukul 01.00 wib dirumahnya bersama barang buktinya (BB) berupa satu unit kendaraan jenis Pickup Merk Suzuki Carry warna hitam dengan Plat Nomor BE 9850 YC dengan nomor rangka mHUD 61TKJ129830 dan Nomor Mesin K 15BT 1106104.

Kapolsek Natar Kompol Hendy Prabowo, SIK MH mewakili Kapolres Lampung Selatan AKBP EDWIN, SIK, SH, MSi, Rabu (25/8/2021) membenarkan bahwa, jajarannya telah berhasil mengamankan DOD (28) pelaku pencurian kendaraan bermotor jenis Suzuki Carry warna hitam dengan nomor polisi BE 9850 YJ milik korban Junaidi Yusuf (53) yang dilakukan pada Jumat (20/8/2021) sekira pukul 23.00 wib didusun Citerep Desa Merak Batin Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan.Tuturnya.

Kejadian tersebut bermula pada hari Jumat (20/8/2021) sekitar pukul 23.00 wib, pelaku yang sebelumnya bekerja sebagai kernet korban ini, masuk kedalam rumah melalui pintu depan dan langsung mengambil kunci kontak beserta STNK serta HP merk Vivo Y 12 D.

Tak hanya itu pelaku yang diduga sudah paham kondisi rumah korban ini, kemudian membawa kendaraan jenis Suzuki Carry warna hitam dengan nomor polisi BE 9850 YJ, atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp. 33.800.000.

Usai kejadian tersebut korban kemudian melaporkan kejadian yang dialami ke Mapolsek Natar yang kemudian ditindak lanjuti oleh Jajaranya.Imbuh Kapolsek.

Berbekal dari laporan tersebut, serta keterangan para saksi dan olah TKP yang telah dilakukanya lanjut Hendy, pihaknya kemudian melakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan pelaku usai melakukan aksinya dirumah korban.

Rupanya nasib baik sedang berpihak kepada Tim Unit Reskrim Polsek Natar untuk mengungkap keberadaan pelaku yang sudah akrab dengan korban ini.

Setelah sebelumnya gagal melakukan penangkapan pelaku diwilayah Natar Lampung Selatan, akhirnya salah satu anggota Tim Unit Reskrim mendapatkan informasi tempat persebunyian pelaku yakni di
Dusun Tri jaya Desa gedong Aji Kecamatan Penawartama Kabupaten Tulang Bawang.

Tak mau lepas buruannya kemudian pada Selasa (24/8/2021) sekitar pukul 01.00 wib, jajaranya langsung melakukan penggerebekan dan melakukan penangkapan terhadap pelaku. Ungkapnya.

Saat ini pelaku bersama barang buktinya sudah diamankan di Mapolsek Natar guna penyidikan lebih lanjut, sedangkan pasal yang akan disangkakan kepada pelaku yakni pasal 363 KUH Pidana. Tutupnya. (Rozi)/ Gsc

Tim Penggerak PKK Bersama-Sama IBI Lakukan Homecare

METRO, GSC – Update Kota Metro,
Tim Penggerak PKK bersama Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Metro melakukan homecare kepada ibu hamil di kota setempat yang sedang menjalani isolasi mandiri (Isoman) dirumah masing-masing.

Ketua PKK Kota Metro, Silfia Naharani Wahdi mengatakan, homecare ini dilaksanakan untuk memastikan kondisi kesehatan ibu hamil dan memberikan edukasi agar mereka tidak hanya menjaga kesehatan sendiri tetapi juga bayinya.

“Iya saya bersama IBI, kemudian juga Puskesmas, Kader KTN melakukan homecare kepada ibu hamil yang sedang isoman. Mereka kan terkena Covid-19, jadi takut untuk ke fasilitas kesehatan. Karena itu kami jemput bola untuk melihat kondisi mereka sekaligus memberikan dukungan,” kata dia usai mengunjungi ibu hami yang sedang isoman di Kelurahan Ganjarasri, Selasa.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga memberikan tali asih untuk meningkatkan gizi ibu hamil dan bayinya. Hal ini agar kebutuhan gizi sang bayi tetap tercukupi selama ibunya menjadi isoman.

“Alhmadulillah tadi dari beberapa ibu hamil yang kita kunjungi sudah sehat ya. Kita berikan tali asih intinya untuk meningkatkan gizi untuk mencegah stunting,” ucapnya.

Silfi menambahkan, Pemkot Metro juga mempunyai program jaringan masyarakat peduli anak dan ibu (Jampai) dimana setiap ibu hamil memiliki kontak person tenaga kesehatan minimal bidan terdekat untuk membantu memeriksa ibu hamil.

“Jadi ketika mereka belum bisa datang ke pelayanan kesehatan mereka bisa komunikasi dengan nakes melalui program Jampai ini,” tambahnya.
Gsc/ Red

Tiga Polsek di Lampung Selatan Akan Naik Status, Dari Type D Menjadi Type C

LAMPUNGSELATAN, GSC – Update Humas Polres,
Sebanyak 3 (tiga) Polsek diwilayah Polres Lampung Selatan akan dinaikan statusnya dari Type D akan naik menjadi Type C

Ketiga Polsek diwilayah hukum Polres Lampung Selatan yang akan dinaikan statusnya tersebut yakni Polsek Jati Agung, Polsek Merbau Mataram dan Polsek Sragi.

Kenaikan status ketiga poksek ini, terlihat saat Tim Bagian Stajemen Biro Rena Polda Lampung, Senin (23/8/2021) melakukan study kelayakan dalam rangka peningkatan Tipologi Polsek Merbau Mataram, Polsek Jati Agung dan Polsek Sragi Polres Lampung Selatan.

Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin, SIK, SH, MSi, mengatakan pihaknya sangat mendukung kenaikan status 3 Polsek yang ada diwilayahnya yakni Polsek Jati Agung, Polsek Merbau Mataran dan Polsek Sragi naik status dari Polsek Type D menjadi Polsek Type C.

Dihadapan Tim Bag Stajemen Biro Rena Polda Lampung menyampaikan bahwa pihaknya akan melengkapi semua dokumen ketiga Polsek tersebut, serta akan segera melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah dan DPRD untuk mendukung agar ketiga Polsek ini naik menjadi Polsek type C, hal itu dikukan semata-mata demi peningkatan pelayanan kepada masyarakat” ungkapnya.

Tim bagian Strajemen Biro Rena Polda Lampung yang dipimpin oleh AKBP.
Dasep Wahyu Permadi, S.P., S.H. melakukan study kelayakan terhadap ketiga Polsek diwilayah Lampung Selatan yakni Poksek Sragi, Poksek Jati Agung dan Poksek Merbau Mataram.

Dalam arahannya Dasep Wahyu Permadi meminta kepada Polres Lampung Selatan untuk segera melengkapi dokumen yang diperlukan.

Dalam kegiatan study kelayakan dalam rangka peningkatan tipologi Polsek Jatiagung, Polsek Merbau Mataram dan Polsek Sragi ini dihadiri oleh para kapolsek, dan Kaurmintu sebanyak 25 orang.
(Rozi)/ Gsc

Wali Kota Metro Lakukan Kunjungan Ke Empat Kelurahan di Kecamatan Metro Selatan

METRO, GSC, Update Kota Metro,
Walikota Metro Wahdi melakukan kunjungan ke Empat Kelurahan yang ada di Kecamatan Metro Selatan, guna memberikan arahan kepada ASN dan masyarakat setempat, Senin (23/08/2021).

Dalam kunjungan ini, Walikota Metro Wahdi mengatakan, para pegawai harus melakukan peningkatan didalam Sumber Daya Manusia (SDM) dan infrastruktur terutama di masa pandemi saat ini.

“Saya juga minta untuk Lurah dan para pegawainya untuk tetap waspada dan memperhatikan dalam penanganan Covid-19. Saya juga minta perlu adanya peningkatan pelayanan di setiap kelurahan untuk masyarakat,” ujarnya.

Saat diberi kesempatan penyampaian Lurah Sumbersari M. Rafiudin, mengatakan penanganan Covid-19 di lingkungan Sumbersari telah dilakukan kerja sama dengan berbagai pihak.

“KTN (Kampung Tangguh Nusantara) kami aktif dan juga menerapkan PPKM secara mikro. Kami juga bekerja sama dengan para kader PKK, Karang Taruna, FKPM juga turut berpartisipasi. Untuk mendukung informasi, kami telah membentuk group WA sehingga sampai saat ini kelurahan masih berzona hijau,” papar M. Rafiudin.
Gsc/ Ags

Turnamen Catur ke- 4 Kampung Bandar Sakti Resmi Ditutup

LAMTENG, GSC – Update Karang Taruna Kampung Bandar Sakti gelar Turnament Catur yang ke 4 memperebutkan uang pembinaan resmi ditutup oleh Ketua Karang Taruna, Fadli Susilo, Minggu (22/08/2021) didampingi Ketua Panitia Aan Sutrisno, dan Sekertaris Percasi Kabupaten Lampung Tengah Fahmi.

Ketua Karang Taruna Kampung Bandar Sakti menyampaikan ucapan terimakasih kepada Percasi, sponsor dan ketua panitia penyelenggara, peserta yang telah berkontribusi mensukseskan turnamen catur ini, mudah-mudahan event ini dapat di selenggarakan setiap tahun, dan ajang ini sebagai acuan dalam mencari bibit altlit pecatur handal.Ujar Fadli Susilo

Ketua penyelenggaraan, Aan Sutrisno mengucapkan terima kasih pula Kepada Bapak I Komang Koheri SE Anggota DPR RI komisi V111 beserta Anggota DPD RI Butami Zainudin Spd MH, dan Ketua Percasi Kabupaten Lampung Tengah yang turut andil dan kontribusi besar dalam penyelenggaraan turnamen catur ini, sehingga terlaksana dengan baik dan sukses. Melihat begitu antusias, minat dari para pecinta catur tentunya event ini akan dijadikan agenda tahunan di kampung bandar sakti,” kata Aan.

“Insya Allah ini akan lebih memberi motivasi dan semangat kepada pecatur lokal. Disamping itu juga akan memberi pengalaman kepada pecatur, sehingga kedepanya akan muncul pecatur-pecatur yang diandalkan di Kabupaten Lampung Tengah tidak saja ditingkat Kecamatan atau Kabupaten tetapi sampai tingkat Nasional,” tutur Aan.

“Aan kemudian mengucapkan selamat kepada para pemenang yang berhasil meraih juara.“Selamat bagi yang memperoleh juara. Yaitu Juara 1 diraih oleh Edi ( Bandar Agung), Juara 2 diraih oleh Aan Sutrisno (Bandar Sakti ), Juara 3 Soleh (Bandar Agung), Juara 4 diraih oleh Aguy (Bandar Agung), dan juara 5 di menangkan oleh Riyan (Bandar Sakti). Dan bagi yag belum berhasil, tentunya merupakan pengalaman yang berarti untuk terus memacu melaju ke ajang event Pada tahun berikut,”ujarnya.
Gsc/ Ags

Wali Kota Dan Wakil Wali Kota Metro Berikan Semangat Atlet Sepak Bolah Sebelum Berlaga di Porprov Pringsewu

METRO, GSC – Update Tejosari,
Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin bersama Wakil Wali Kota Qomaru Zaman melihat atlet sepak bola kota setempat yang sedang berlatih di Stadion Tejosari untuk persiapan pekan olahraga provinsi (Porprov).

Dalam kunjungan tersebut, Wahdi memberikan semangat berlatih kepada para atlet agar nantinya bisa meraih prestasi yang maksimal pada Porprov yang akan dilaksanakan di Kabupaten Pringsewu.

“Tetap semangat, jaga kesehatan. Latihan yang sungguh-sungguh supaya nanti bisa meraih prestasi yang baik,” katanya.

Pemkot, lanjut dia, akan memberikan dukungan kepada semua atlet yang akan bertanding pada Porprov Lampung ke-9 tersebut. Sebab, para atlet akan mengharumkan nama Kota Metro.

Wahdi berharap, para atlet Kota Metro nantinya bisa meraih hasil maksimal dan mengharumkan nama Kota Metro di ajang olahraga.

“Semoga mereka meraih hasil yang maksimal dan bisa membawa harum Kota Metro,” harapnya.
Gsc/ Ags

Empat Rumah Sakit Di Kota Metro Menjadi Perioritas Penanganan Kasus Berat Covid-19

METRO, GSC – Update Kota Metro,
Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin meninjau empat rumah sakit yakni RSUD A Yani, RS Mardi Waluyo, RS Muhammadiyah dan RS Islam Metro untuk melihat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit tersebut.

Wahdi mengatakan, berdasarkan hasil tinjauan, kondisi BOR di empat rumah sakit rujukan COVID-19 tersebut saat ini dibawah 50 persen.
"Iya kita ingin turunkan untuk kasus BOR. Kasus berat kritis di Kota Metro antara 30 sampai 40 persen sedangkan untuk kasus sedang itu paling banyak di angka 50 persen. Jadi masih aman," kata dia saat diwawancarai usai tinjauan, Sabtu.21/08/2021.

Ia menjelaskan, untuk penanganan kasus berat COVID-19 akan diperioritaskan di RSUD Ahmad Yani, sedangkan kasus sedang akan ditempatkan di RS Mardi Waluyo, RS Muhammadiyah dan RS Islam.

"RS Muhammadiyah dan Mardi Waluyo boleh menangani kasus berat kritis asal mampu kalau tidak mampu jangan. Khusus untuk RSUD A Yani yang menangani kasus berat kritis itu ada 113 tempat tidur," jelas Wahdi.
Wahdi lebih jauh menjelaskan pasien yang berobat di RS. Dimetro ini banyak dr luar daerah.

" Iya dari 17 orang pasien yg kita tanya tadi yang berobat di Rumah sakit Mardi Waluyo itu cuma ada 3 orang yang dari Kota Metro, lainnya dari luar kota metro . Bearti lebih kurang 80 persen dari luar kota metro .jelas wahdi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, drg. Erla Andrianti menuturkan, saat ini kondisi BOR di empat rumah sakit rujukan COVID-19 Kota Metro masih aman.
Dimana, RSUD Ahmad Yani yang dikhususkan untuk penanganan kasus berat saat ini tingkat keterisian tempat tidur sebanyak 32 persen.

"Hari ini menurun dari minggu kemarin. Paling banyak A Yani yang menangani kasus berat tingkat keterisian 32 persen. Jadi masih aman," ucapnya.
Erla menambahkan, saat ini total tempat tidur di empat rumah sakit rujukan tersebut sebanyak 268.
"Beberapa sudah ditambah untuk tempat tidur untuk mengantisipasi jika pasien membludak," tambahnya.
Gsc/ Ags

Polsek Abung Barat Amankan Enam Tersangka 303

LAMPURA, GSC – Update 303,
Enam orang pria paruh baya terpaksa di gelandang ke Polsek Abung Barat lantaran tertangkap tangan ketika tengah asik bermain judi kartu

Ke enamnya yakni SR (30) warga dusun Karyo Mulyo Kecamatan Abung Pekurun, DAR (50) dusun Karyo Mulyo, MAR (46) dusun Karyo Mulyo, UA (37) Dusun Sakal Desa Pekurun Udik, ADT (37) Dusun Sakal Desa Pekurun Udik dan AS (33) Desa Ogan Jaya Kec Abung Pekurun

Kapolres Lampung Utara AKBP Kurniawan Ismail S.H., S.I.K., M.I.K diwakili Kapolsek Abung Barat Iptu Ono Karyono S.H., M.H. membenarkan telah mengamankan enam orang terduga pelaku judi kartu
Sabtu (21/8/2021)

Ia menuturkan hari Jumat 20/8/2021 pukul 03.00 wib, pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya perjudian di Desa Pekurun Udik, kemudian tim opsnal lansung meluncur ke TKP untuk memastikan kebenaran informasi

Setelah tim berada di lokasi, benar adanya didapati enam orang warga sedang bermain judi kartu Remi (Leng) di sebuah rumah milik SR dusun Karyo Mulyo Desa Pekurun Udik Kecamatan Abung Pekurun” ungkap Kapolsek

Selanjutnya ke enam orang tersebut lansung kita bawa dan amankan berikut barang buktinya berupa 2 (dua) set kartu Remi, uang sebesar Rp 330.000, (tiga ratus tiga puluh ribu rupiah), uang sit dalam kotak kartu sebesar Rp 25.000 (dua puluh lima ribu rupiah)

Kini mereka sudah berada di Mapolsek Abung Barat dan tengah menjalani proses penyidikan, terhadapnya dapat di jerat dengan pasal 303 KUHP” pungkas Kapolsek Iptu Ono.
Gsc/ Ags

ASN Pemkot Bandar Lampung Kembali Gigit Jari Terkait Gajih ke-13

BANDARLAMPUNG, GSC – Update,
PNS Pemkot Bandarlampung sepertinya masih harus terus mengurut dada. Sebab, kepastian kapan gaji ke-13 mereka akan dibayarkan masih belum diketahui.

Padahal, PNS Provinsi, dan Kota serta Kabupaten lainnya di Lampung sudah mendapatkan hak mereka tersebut. Yang meliputi gaji pokok dan tunjangan melekat seperti tunjangan jabatan dan keluarga.

Pembayaran gaji ke-13 merujuk PP No. 63 Tahun 2021 tentang pemberian THR dan Gaji-13 kepada Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun dan Penerima Tunjangan Pensiun Tahun 2021 yang dicairkan pada Juni 2021.

Pemerintah pusat juga telah mengalokasikan anggaran untuk gaji ke-13 dan pensiunan Rp16,3 triliun, dengan rincian kebutuhan gaji ke-13 sebesar Rp7,6 triliun dan sisanya Rp8,7 triliun untuk pensiunan.

Namun anehnya, saat dikonfirmasi perihal belum dibayanya gaji ke-13 Pemkot Bandarlampung, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bandarlampung Wilson mengatakan, pencairan belum dilakukan lantaran belum ada uangnya.

”Belum (dicairkan), duitnya belum ada,” ujarnya.
Wilson menjelaskan, jika diakumulasi, gaji ke-13 PNS di Pemkot Bandarlampung sekitar Rp45 miliar.

”Secepatnya (dibayar),” singkatnya.
Sementara, salah seorang guru SMP Negeri di Bandarlampung mengaku sangat berharap gaji ke-13 nya dicairkan.

”Iya, itu keluh kesah PNS di bawah. Banyak yang menantikan gaji ke-13 yang nggak ada kejelasan,” ujarnya, Rabu (18/8/2021).

Selain itu, dia juga bercerita insentif guru honorer tahun 2020 selama 6 bulan belum juga dibayarkan.

”Ini sudah 2021, sudah lewat setengah tahun. Kasihan kami yang mengharapkan hak tersebut,” ucapnya.(*)

Berikut besaran gaji ke-13 PNS sesuai PMK Nomor 42/PMK.05/2021:

1. Gaji ke-13 pimpinan lembaga, eselon, dan non-PNS Pimpinan dan Anggota Lembaga Struktural

-Ketua/Kepala atau dengan sebutan lain Rp 9.592.000
-Wakil Ketua/Wakil Kepala atau dengan sebutan lain Rp 8.793.000
-Sekretaris atau dengan sebutan lain Rp 7.993.000
-Anggota Rp 7.993.000

2. Gaji ke 13 setara Eselon

-Eselon I/Pejabat Pimpinan Tinggi Utama/Pejabat/Pimpinan Tinggi Madya Rp 9.592.000
-Eselon II/Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Rp 7.342.000
-Eselon III/Pejabat Administrator Rp 5.352.000
-Eselon IV/Jabatan Pengawas Rp 5.242.000

3. Pegawai non-PNS pada LNS atau pegawai lainnya non-PNS dengan jenjang pendidikan SD/SMP/sederajat:
-Masa kerja sampai 10 tahun Rp 2.235.000
-Masa kerja di atas 10-20 tahun Rp 2.569.000
-Masa kerja di atas 20 tahun Rp 2.971.000

4. Pegawai non-PNS pada LNS atau pegawai lainnya non-PNS dengan jenjang pendidikan DII/DIII/Sederajat:
-Masa kerja sampai 10 tahun Rp 2.963.000
-Masa kerja di atas 10-20 tahun Rp 3.411.000
-Masa kerja di atas 20 tahun Rp 4.046.000

5. Gaji ke-13 PNS Golongan I (lulusan SD dan SMP)

-Golongan Ia: Rp 1.560.800 – Rp 2.335.800
-Golongan Ib: Rp 1.704.500 – Rp 2.472.900
-Golongan Ic: Rp 1.776.600 – Rp 2.577.500
-Golongan Id: Rp 1.851.800 – Rp 2.686.500

6. Golongan II (lulusan SMA dan D-III)

-Golongan IIa: Rp 2.022.200 – Rp 3.373.600
-Golongan IIb: Rp 2.208.400 – Rp 3.516.300
-Golongan IIc: Rp 2.301.800 – Rp 3.665.000
-Golongan IId: Rp 2.399.200 – Rp 3.820.000

7. Golongan III (lulusan S1 atau S3)

-Golongan IIIa: Rp 2.579.400 – Rp 4.236.400
-Golongan IIIb: Rp 2.688.500 – Rp 4.415.600
-Golongan IIIc: Rp 2.802.300 – Rp 4.602.400
-Golongan IIId: Rp 2.920.800 – Rp 4.797.000

8. Golongan IV

-Golongan IVa: Rp 3.044.300 – Rp 5.000.000
-Golongan IVb: Rp 3.173.100 – Rp 5.211.500
-Golongan IVc: Rp 3.307.300 – Rp 5.431.900
-Golongan IVd: Rp 3.447.200 – Rp 5.661.700

-Golongan IVe: Rp 3.593.100 – Rp 5.901.200
Gsc/ Ags rls

Wali Kota Metro Tinjau Simulasi Pembelajaran Tatap Muka

METRO, GSC – Update Pendidikan,
Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin meninjau simulasi pembelajaran tatap muka di UPTD SMPN 2 dan TK Pertiwi Kota Metro. Tinjauan ini untuk melihat sejauh mana persiapan sekolah dalam melakukan pembelajaran tatap muka.

“Iya kita ingin melihat sejauh mana persiapan pihak sekolah dalam pembelajaran tatap muka ini. Apakah sudah sesuai dengan SKB empat menteri tentang pembelajaran tatap muka,” kata Wahdi usai tinjauan, Jumat.

Wahdi mengatakan, berdasarkan hasil tinjauan, simulasi pembelajaran tatap muka di SMPN 2 maupun TK Pertiwi sudah cukup baik dan sesuai dengan SKB empat menteri.

Seperti sekolah wajib menyediakan tempat cuci tangan, pengukur suhu tubuh, maupun tenaga pendidik yang harus divaksin. Kemudian, pengaturan jarak, dan durasi pembalajaran tatap muka.

“Kemudian pengaturan jumlah siswa yang masuk per sesi dan orang tua wajib mengantar dan menjemput anaknya,” paparnya.

Kendati demikian, lanjut dia, hasil tinjauan tersebut masih akan dilakukan evaluasi terlebih dahulu sembari menunggu keputusan pemerintah pusat terkait kapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka tersebut.

“Iya masih akan kita evaluasi terlebih dahulu. Sambil menunggu keputusan pemerintah pusat kapan tepatnya pembelajaran tatap muka ini akan dilaksanakan,” terangnya.

Kepala UPTD SMPN 2 Metro, Martati menjelaskan, pihaknya sudah mempersiapkan fasilitas untuk cuci tangan, pengukur suhu tubuh dan membentuk Satgas COVID-19 tingkat sekolah untuk persiapan pembelajaran tatap muka.

“Kemudian juga guru yang mengajar pada pembelajaran tatap muka juga sudah divaksin dua kali. Sedangkan yang baru sekali vaksin masih tetap melakukan pembelajaran daring. Nanti dalam proses pembelajaran tatap muka setiap kelas hanya diisi oleh delapan siswa,” jelasnya.

Pihak sekolah, tambah dia, juga sudah melakukan jajak pendapat kepada wali murid tentang pembelajaran tatap muka. Hasilnya, 70 persen wali murid setuju pembelajaran tatap muka dimulai.

“Persiapan kita sudah baik, tinggal menunggu keputusan Disdikbud. Kami juga sudah sosialisasikan kepada wali murid, sebagian besar setuju pembelajar tatap muka. Nanti ketika sudah dimulai wali murid wajib mengantar dan menjemput anaknya,” tandasnya.
Gsc/ Ags

Translate »