DPRD Lampung Tengah Bentuk Alat Perlengkapan Dewan AKD

LAMPUNG TENGAH, GSC – Update Paripurna,
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) menggelar Rapat Paripurna Penetapan Rancangan Kerja (Renja) dan Pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) Tahun Anggaran 2022.
Ketua DPRD Lamteng, Sumarsono menjelaskan, agenda ini digelar sesuai dengan tugas dan fungsi pokok anggota DPRD.

Fokus kita pada pengawasan terkait program kerja tetap seperti biasa sesuai tata tertib. Nanti juga akan ada panitia khusus (Pansus) yang kita bentuk. Pengawasan yang melekat dan pembahasan APBD,” kata dia, Jumat, 7 Januari 2022.

Rapat paripurna sempat diskorsing lantaran ada kesalahan administrasi perihal surat masuk yang dibacakan. Tidak lama, rapat dilanjutkan hingga semua agenda berjalan dengan lancar.

“Rencana kerja dan AKD sudah selesai. Ada sedikit salah administrasi karena tadi DPC PDI Perjuangan Lamteng mengirim surat sekaligus melakukan pergantian ketua fraksi yang ada di AKD. Sebenarnya AKD kewenangan fraksi untuk menetapkan anggota, walaupun semua muaranya ada di DPC,” terang dia.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Lamteng, Syansirolli membacakan surat masuk pergantian Ketua Fraksi PDI Perjuangan Lamteng yang sebelumnya dijabat Kadek Joko Supriatin ke Lambok Naingilan. Dia juga membacakan nama-nama dalam AKD yang mulai berlaku sejak 1 Februari 2022.

“AKD yang diparipurnakan tadi akan berlaku pada saat SK sudah terbit, yakni pada 1 Februari 2022 mendatang,” terangnya.

Berikut daftar AKD DPRD Kabupaten Lamteng.

Komisi I

Agus Hamid
I Wayan Dama
I Nyoman Suryana
H Umar
Sainul Abiddin
Wagimin
Najamudin
Wayan Sudana Martayasa
M. Ghofur

Komisi II

Sutarmin
Kadek Joko Supriyatin
Aida
Prayoga
Yurita
Revi
Ashari
Baroji
Majar Fitri
Rinzani Andi Wijaya
Yunisa Putra
Agus Triono

Komisi III

Lambok Nainggolan
H. Hakki
Wayan Eka Mahendra
Agus Suwandi
Khusnul Hudda
Deni Satria Negara
Kh. Slamet Anwar
Indra Jaya
Singga Ersa Awangga
Pian Febriyano
Hanapiah
Purwanto

Komisi IV

I Kade Asian Nafiri
NI Made Winarti
Ariswanto
Sugimin
M. Saleh Mukadam
Hendri Fahrizal
Hj. Mery andriani
Cecep Jamani
Rasyid Efendi
Toni Sastra Jaya
M. Idris
Jauharisubing

Badan Anggaran (Banggar)

I Kade Asian Nafiri
Kadek Joko Supriatin
Lambok Nainggolan (Ketua F PDI P)
Sutarmin
Agus Hamid
H. Umar (Ketua F Golkar)
I Nyoman Suryana
Ariswanto
Khusnul hudda
Sainul Abidin (Ketua F Gerindra)
Deni Satria Negara
Hj. Mery Andriani (Ketua F PKB)
Waginin
Najamudin (Ketua F Demokrat)
Indra Jaya
Baroji
Hanapiah (Ketua F Nasdem)
Pian Febriyano
Rinzani Andi Wijaya
M Ghofur (Ketua F PKS)

Badan Musyawarah (Banmus)

Lambok Nainggolan
Wayan Eka Mahendra
Ni Made Winarti
I Wayan Dama
H. Umar
Agus Sywandi
Yurita
Prayoga
Sainul Abiddin
M. Saleh Mukadam
Hendri Fahrizal
Hj. Mery
Kh Slamet Anwar
Ashari
Singga Ersa Awangga
Indra Jaya
Toni Sastra Jaya
Hanapiah
Pian Febriyano
Purwanto

Badan Pembuatan Perda (Bapem Perda)

Wayan Eka Mahendra
Aida
M. Hakki
Agus Suwandi
Prayoga
Yurita
Revi
Cecep Jamani
Majar Fitri
Singga Ersa Awangga
Rasyid Efendi
M Idris
Agus Triono

Badan Kehormatan DPRD (BK DPRD)

Sugimin
M. Saleh Mukadam
Ashari
Toni Sastra Jaya.
Gsc/ ADV/ Red

DPRD Lamteng Gelar Rapat Paripurna Rancangan Perubahan KAU PPAS 2021

LAMPUNGTENGAH, GSC – Update Paripurna, DPRD kabupaten Lampung Tengah menggelarkan Rapat Paripurna Penyampaian Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran KUA, serta Perubahan Prioritas Dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2021. Rapat di pusatkan di ruang rapat paripurna DPRD Lampung Tengah beberapa hari yang lalu.

Rapat paripurna Penyampaian Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran KUA, serta Perubahan Prioritas Dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2021 di pimpin wakil ketua dua DPRD Lampung Tengah Firdaus Ali, mewakilkan ketua DPRD Lampung Tengah Sumarsono, yang tidak bisa hadir dikarenakan orang tuanya meninggal dunia.

Serta di hadiri wakil ketua satu DPRD Lampung Tengah Yulius Heri Susanto dan wakil ketua tiga Muslim Anshori dan anggota DPRD lainnya, serta di hadiri langsung bupati Lampung Tengah Musa Ahmad serta Forkopimda kabupaten Lampung Tengah. Dalam sambutan Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad. Sesuai dengan ketentuan dalam peraturan pemerintah nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah disebutkan, bahwa perubahan KUA dan PPAS dapat di lakukan di karenakan pemkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi KUA. Diantaranya dapat berupa pelampauan atau tidak tercapainya proyeksi pendapatan daerah serta alokasi belanja daerah atau perubahan sumber dan panggunaan pembiayaan daerah.

Dalam rangka mensikapi perkembangan penerimaan pendapatan daerah , alokasi belanja daerah, penerimaan dan penggunaan pembiayaan daerah serta mensikapi kebijakan pemerintah pusat dalam penangan pendemi covd 19, maka pemerintah daerah kabupaten lampung akan melakukan perubahn atas KUA dan PPAS tahun 2021. ADV/ Gsc Red.

Bupati dan Wakil Bupati Lamteng Hadiri Rapat Paripurna Istimewa HUT ke 75 di Ruang Sidang DPRD

LAMPUNGTENGAH, GSC – Update HUT LAMTENG,
Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad dan Wakil Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya menghadiri Rapat Paripurna istimewa peringatan Hari Ulang Tahun ( HUT) ke – 75 Kabupaten Lampung Tengah tahun 2021 di Ruang sidang DPRD Kabupaten Lampung Tengah. (15/06/2021)

Dalam pidato sambutannya, Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang mencurahkan bakti daya dan upaya dalam usaha memajukan Kabupaten Lampung Tengah

Peringatan HUT ke 75 Kabupaten Lampung Tengah ini adalah bukti nyata kerjasama dan hasil kemitraan antara eksekutif dan legislatif dalam menyatukan aspek politik,ekonomi,sosial dan budaya yang tertuang dalam kebijakan daerah yang bermuara kepada komitmen membangun dan memajukan kabupate Lampung Tengah.

Sebagai penyelenggara pemerintahan tentu akan berupaya bekerja dengan kerja keras dan kerja cerdas serta mencaro terobosan dan inovasi untuk memajukan Lampung Tengah tercinta ini. Berbagai tantangan tentu akan dihadapi namun hal tersebut akan menjadi bagian dari proses dalam pelaksanaan pembangunan dari tahuh ke tahun.

Mari kita bersama sama memaknai peringatan HUT Lampung Tengah dengan bersama sama dan bersatu dalam memajukan Kabupaten Lampung Tengah agar semakin berjaya,” pesan Musa Ahmad.
ADV/ Gsc/ Red

DPRD Lamteng Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Keuangan Rancangan Perubahan APBD Tahun 2021

LAMTENG, GSC – Update Paripurna,
DPRD Lampung Tengah menggelar paripurna penyampaian nota keuangan Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021, Senin (20/9). Paripurna dipimpin Ketua DPRD Lamteng Sumarsono didampingi Wakil Ketua I Yulius Heri Susanto.

Wakil Bupati Lamteng Ardito Wijaya mewakili Bupati Musa Ahmad yang berhalangan hadir menyampaikan, target pendapatan daerah berkurang 1,00 persen atau Rp 25,74 miliar lebih dari Rp 2,56 triliun lebih menjadi Rp2,53 triliun lebih. Rinciannya PAD naik 9,209 persen atau Rp17,74 miliar lebih dari Rp192,84 miliar lebih menjadi Rp210,59 miliar lebih; pendapatan transfer turun 2,026 persen atau Rp 43,49 miliar lebih dari Rp2,15 triliun lebih menjadi Rp 2,10 triliun lebih; dan lain-lain pendapatan daerah yang sah tidak mengalami perubahan atau tetap Rp 218,21 miliar lebih.

Kemudian, lanjut Ardito, belanja daerah naik 7,059 persen atau Rp 186,73 miliar lebih dari Rp 2,64 triliun lebih menjadi Rp 2,83 triliun lebih. Rinciannya belanja operasi berkurang Rp 5,83 miliar lebih. Yakni belanja pegawai berkurang Rp769,81 juta lebih dari Rp1,202 triliun lebih menjadi Rp1,201 triliun lebih; belanja barang dan jasa naik Rp19,87 miliar lebih dari Rp559,88 miliar lebih menjadi Rp579,76 miliar lebih; belanja subsidi berkurang Rp396,87 juta lebih dari Rp544,47 juta lebih menjadi Rp 147,60 juta lebih; belanja hibah berkurang Rp 24,50 miliar lebih dari Rp 104,96 miliar lebih menjadi Rp80,46 miliar lebih; serta belanja bantuan sosial berkurang Rp 42,00 juta menjadi Rp 0.

Selanjutnya, kata Ardito, belanja modal mengalami kenaikan 57,534 persen atau Rp162,79 miliar lebih. Rinciannya belanja modal tanah naik Rp 201,06 juta lebih dari Rp 2,84 miliar lebih menjadi Rp3,04 miliar lebih; belanja modal peralatan dan mesin naik Rp 3,58 miliar lebih dari Rp 71,40 miliar lebih menjadi Rp74,99 milyar lebih; belanja modal gedung dan bangunan naik Rp 2,73 miliar lebih dari Rp30,80 miliar lebih menjadi Rp33,53 miliar lebih; belanja modal jalan, jaringan, dan irigasi naik Rp 156,31 miliar lebih dari Rp 177,49 miliar lebih menjadi Rp 333,80 miliar lebih; serta belanja modal aset tetap lainnya berkurang Rp 39,08 juta dari Rp 425,61 juta menjadi Rp 386,53 juta.

Begitu juga belanja tidak terduga mengalami kenaikan Rp29,00 miliar dari Rp 30,00 miliar menjadi Rp59,00 miliar. “Ini diperuntukkan sebagai antisipasi penanggulangan bencana alam lainnya dan penanganan pandemi Covid-19,” katanya.

Belanja transfer, kata Ardito, naik Rp767,50 juta. Rinciannya belanja bagi hasil naik Rp767,50 juta dari Rp9,73 miliar lebih menjadi Rp10,50 miliar lebih dan belanja bantuan keuangan tidak mengalami perubahan atau tetap Rp456,34 miliar lebih.

Kemudian, penerimaan pembiayaan daerah yang semula dianggarkan Rp82,95 miliar lebih, kata Ardito, mengalami kenaikan Rp220,71 miliar lebih sehingga menjadi Rp303,67 miliar lebih. “Rinciannya Silpa TA 2020 Rp148,47 miliar lebih dan pinjaman daerah Rp155,20 miliar yang akan digunakan dalam pembangunan infrastruktur daerah dalam rangka mendukung Program Pemulihan Ekonomi Nasional guna mengurangi dampak Covid-19,” katanya.

Untuk pengeluaran pembiayaan daerah Rp8,23 miliar lebih, kata Ardito, digunakan untuk penyertaan modal Rp3,5 miliar. “Juga untuk pembayaran utang pokok yang jatuh tempo dan pembayaran bunga pinjaman Rp4,73 miliar lebih,” tutupnya.
Gsc/ Red

DPRD Lamteng Dukung Festival Budaya

LAMTENG, GSC – Update DPRD Lamteng, DPRD Kabupaten Lampung Tengah mendukung terselenggaranya festival budaya.

Wakil Ketua I DPRD Lampung Tengah Yulius Heri Susanto mengatakan, festival budaya diharapkan dapat semakin meningkatkan rasa saling menghargai dan saling mengenal budaya yang ada di Lampung Tengah.

“Masyarakat kita kan terkenal masyarakat yang heterogen, berbagai latar belakang, adat istiadat, budaya dan agama. Jadi semakin baik jika ada semacam festival kebudayaan dari semua masyarakat kita,” kata Yulius Heri Susanto, Jumat (5/11/2021).

Politisi Partai Golkar itu menambahkan, dengan adanya festival budaya juga diharapkan mampu memberikan image masyarakat yang mampu hidup rukun dan berdampingan di mata masyarakat lainnya di luar Lampung Tengah.

Bahkan kita mempunyai kelompok masyarakat yang ternyata dilahirkan dan dibesarkan di Kaledonia Baru. Ini menjadi lagi tambahan keragaman budaya masyarakat kita,” jelasnya.

Yulius menyayangkan hilangnya salah satu ikon masyarakat di Kecamatan Punggur, dimana dahulu ada sekolompok masyarakat yang pernah datang dari negara yang jauh.

“Padahal Kampung Totokaton pernah menjadi blok Kaledonia, karena masyarakatnya hampir semuanya datang dari negara Kaledonia di kepulauan Pasifik sana,” imbuhnya.

Ia berharap pemerintah kampung dan kecamatan bisa kembali menggali data terkait dokumen kependudukan dan sejarah masyarakat Kaledonia di Kampung Totokaton.

“Semoga bisa kita kaji lagi sejarahnya dan bisa menjadi destinasi wisata bagi Kecamatan Punggur,” bebernya.

Yulius juga berharap kepada seluruh kampung dan kecamatan di Lampung Tengah bila ada sesuatu di wilayah mereka yang bisa dijadikan ikon atau destinasi wisata untuk ditimbulkan dan diperkenalkan kepada publik.

Selain itu, dinas terkait juga diharapkan supaya mampu menunjang kampung atau kecamatan, supaya apa yang menjadi keunggulan atau keunikan bisa direalisasikan menjadi suatu karya atau festival.
Gsc/ Red

DPRD Lamteng Gelar Paripurna PAW Anggota Dewan Masa Bhakti 2019-2024

LAMTENG, GSC – Update Paripurna, DPRD Lampung Tengah (Lamteng) Menggelar Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah/Janji dan Penggantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah Sisa Masa Jabatan Tahun 2019-2024 di Gedung Dewan setempat, Selasa (2/11/2021).

Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Lamteng Sumarsono, didampingi Wakil Ketua I Yulius Heri Susanto, dan Wakil Ketua III Muslim Anshori, serta dihadiri Para Anggota Dewan dan Sekretaris DPRD Lampung Tengah Syamsi Roli beserta Jajarannya.

Nampak hadir pula Bupati dan Wakil Bupati Lamteng Musa Ahmad-Ardito Wijaya, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, para Kepala SKPD dan Jajaran Forkopimda Lampung Tengah.

Ketua DPRD Lamteng Sumarsono mengatakan, PAW Anggota DPRD Lampung Tengah masa jabatan tahun 2019-2024 tersebut berdasarkan keputusan Gubernur Lampung nomor. 2/538/b. 01/2/2001, tentang peresmian pemberhentian saudara Purisnomo, dan Peresmian Pengangkatan PAW Anggota DPRD Lamteng masa jabatan tahun 2019-2024 atas nama Aidi Prayoga dari Partai Golongan Karya (Golkar) mengantikan saudara almarhum Purisnomo dari Dapil IV.

“Maka pada hari ini, dilaksanakan pengucapan sumpah/janji PAW anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah atas nama Aidi Prayoga mengantikan Purisnomo,” ujar Sumarsono.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Lamteng Musa Ahmad mengucapkan selamat atas dilantiknya Aidi Prayoga
sebagai anggota DPRD Lampung Tengah yang di PAW dari partai Golkar, menggantikan Purisnomo.

“Selamat bertugas di DPRD Lamteng. Perkuat kinerja dewan dan berperan aktif dalam seluruh kegiatan yang ada di DPRD Lampung Tengah,” pesan Musa Ahmad.

Pelantikan ini, kata Bupati, merupakan awal dari saudara Aidi Prayoga dalam melaksanakan tugas sebagai wakil rakyat.

“Saya berharap saudara dapat bekerjasama dan saling mengisi, untuk tercapainya kesejahteraan masyarakat. Dalam hal ini, aspirasi masyarakat yang di bawa oleh saudara di daerah matapilih saudara,” bebernya.

Lanjut Bupati, PAW bagi anggota DPRD ini juga merupakan proses politik yang harus dilakukan sebagai upaya memenuhi kelengkapan keanggotaan DPRD di Kabupaten Lampung Tengah.

“Sebagai anggota dewan yang baru tentunya saudara perlu menyesuaikan diri mempelajari berbagai ketentuan dan tatatertib yang menjadi pedoman dalam melaksanakan tugas sebagai anggota DPRD,” paparnya.

Menurutnya, sesuai UUD 1945, sebagai daerah otonom, Kabupaten Lamteng memiliki Pemerintahan Daerah dan DPRD.

DPRD mempunyai tugas membentuk peraturan daerah bersama pemerintah daerah, termasuk melaksanakan penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah. Dewan juga memiliki tugas pengawasan terhadap peraturan daerah dan APBD serta wewenang lain yang di atur dalam peraturan perundang undangan.

“Masih banyak program yang harus dilaksanakan oleh pemerintah daerah sehingga saya berharap agar DPRD dan stakholder dapat bekerjasama untuk mencapai kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Ditambahkannya, kepada seluruh komponen yang terlibat dalam pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Lamteng ini, saya tekankan untuk dapat terus menjaga suasana yang kondusip dan terus waspada terhadap segala macam ancaman, ganguan, hambatan dan tantangan yang menghambat pelaksanaan pembangunan dalam mensejahterakan masyarakat.

“Berhasil tidaknya penyelengaraan pembangunan di daerah, salah satunya tergantung pada peran serta DPRD Lamteng, terutama pada pelaksana perogram pembangunan. Sehingga pada gilirannya nanti saudara betul-betul mewakili daerah pemilihanya yang benar-benar amanah, untuk mewujudkan masyarakat sejahtera dan Lampung Tengah Berjaya,” ungkapnya.

Orang nomor satu di Bumi Beguai Jejamo Wawai ini jug berpesan kepada anggota yang baru dilantik agar dapat memperkuat kinerja dewan, agar dapat menghilangkan presepsi kurang positif masyarakat terhadap lembanga DPRD ini.

“Selamat bekerja dan tunjukan aktifitas saudara sebaik-baiknya sebagai wakil rakyat dengan berperan aktif dalam seluruh kegiatan yang ada di DPRD. Saya mewakili masyarakat dan pemerintah daerah mengmengucapkan terimaksih atas segala perhatian selama ini,” tutupnya.
GSC/ Ref

Komisi III DPRD Lampung Tengah Geram Melihat Pekerjaan Jalan Lapen Asal Jadi

LAMPUNGTENGAH, GSC – Update DPRD,
DPRD Lampung Tengah Komisi III sidak jalan LAPEN di Sri Way Lansep Kecamatan Kalirejo Lampung Tengah. DPRD minta jalan LAPEN di dusun 3 di perbaiki atau di kerjakan ulang.

Tidak main-main Ketua Komisi III DPRD Lampung Tengah geram melihat dari hasil pengerjaan jalan LAPEN penetrasi di kerjakan asal jadi.
”saya sangat kecewa dengan melihat ada nya hasil pengerjaan jalan lapen ini, saya minta di kerjakan ulang dan di bongkar lalu di kerja lagi yang sesui dengan spesifikasi nya ” katanya.

Jalan sepanjang 728 meter di bagi menjadi dua tempat menelan anggaran sebesar Rp 143 juta di nilai tidak sesuai dengan spesifikasi nya.
”Ini kan belum ada serah terima jadi harus di perbaiki dan di kerjakan sesuai aturan. Jadi ini sifatnya pembinaan dan juga menjadi pembelajaran bagi kita semua,” ucap Fahtul Arifin Kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Lampung Tengah

Menanggapi hasil lapen tersebut Abdullah Ali selalu pengawas dari inspektorat Lampung Tengah mengatakan apa yang menjadi temuan Komisi III sudah tidak di ragukan lagi.
”Dari tadi saya diam ya ini penyebabnya landasan tidak benar, bagaimana mau benar kerjaan ini maupun kamu tanam batu yang besar kalau landasan nya tidak mapan ya ilang lah batu itu” terangnya

Seharusnya Drainase nya di permanen kan dulu baru otomatis badan jalan nya bisa mapan. Dengan cara di perbaiki drainase dan badan jalan ini di ampar dengan pasir,
”jadi di ampar dengan pasir dan pasang batu 3×5 pasti jalan nya bagus dan mapan.
Gsc/ Red

Translate »