DPRD Kota Metro Kembali Bahas 7 Raperda Kota Metro

METRO, GSC – Update Bapemperda,
Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Metro kembali membahas rancangan peraturan daerah Kota Metro. Kali ini pembahasan dilakukan terhadap 7 raperda Kota Metro.

Ketujuh raperda yang tersebut diantaranya raperda tentang tata cara penyusunan program pemberlakuan peraturan daerah, raperda tentang pelestarian cagar budaya dan raperda tentang pengarusutamaan gender di daerah. Kemudian, raperda tentang pemberdayaan dan perlindungan tenaga kerja lokal, raperda tentang irigasi, raperda tentang retribusi dan persetujuan bangunan gedung, serta raperda tentang rencana tata tuang wilayah (RTRW) Kota Metro tahun 2021-2041.

Ketua Bapemperda DPRD Kota Metro, Yulianto menjelaskan, untuk raperda tentang pemberdayaan dan perlindungan tenaga kerja lokal sebenarnya ini sudah lama namun ada revisi lagi. “Kalau pemberlakuannya selagi ini bisa disahkan maka akan disahkan, namun disesuaikan dengan UU Cipta kerja,” terangnya, Jumat (31/12/2021).

Menurutnya, soal tenaga kerja diperlukan aturan sendiri. Ini kuncinya untuk pemberdayaan dan perlindungan pekerja lokal. Karenanya disusun Raperda tentang
pemberdayaan dan perlindungan tenaga kerja lokal.” Untuk tenaga kerja lokal, ini yang pertama sebagai perlindungan mereka. Untuk hak-haknya agar mendapat pengakuan. Jadi tenaga kerja lokal ini adalah berkaitan dengan hal yang ada di lokal Metro atau daerah agar mereka bisa bersaing,” katanya.

Meski demikian, kata Yulianto, dalam hal tenaga kerja lokasi, pemerintah juga harus memikirkan pelatihan bagi tenaga kerja. Artinya pemerintah harus dapat memberikan fasilitas kepada warga Metro. “Nah bagi warga Metro yang ingin bekerja sebelumnya harus disediakan pelatihan serta informasinya,” paparnya.

Menurutnya, selama ini Disnakertrans tidak mendapatkan perhatian khusus terutama berapa jumlah pengangguran dan orang miskin. Bahkan, hingga kini pihaknya belum mendapatkan jumlah tenaga kerja maupun jumlah orang miskin. “Ternyata itu hanya hasil dari BPS, namun jika dikroscek by name by andres itu tidak ketemu. Walaupun kita minta itu tidak ada. Jika perda ini nanti kita sahkan, maka nanti data itu akan kita report semua dari Perda ini,” paparnya.

Sementara itu, mengenai raperda tentang retribusi bangunan gedung. Untuk Raperda tersebut pihaknya sudah melakukan rapat secara virtual. “Ini yang kemarin saya Ketua Bapemperda diminta untuk melakukan zoom meeting bersama Dirjen Pusat. Kaitannya dengan UU retribusi dan persetujuan bangunan gedung. Untuk retribusi itu belum bisa dipungut jika ini belum diberlakukan. Bukan IMB, namun izin persetujuan bangunan gedung. Untuk IMB itu nanti masuk disini semua,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengemukakan, untuk raperda tentang rencana tata ruang wilayah ini sudah sejak tahun 2001 hingga 2021. Diakuinya, raperda tersebut sebenarnya eksekutif dan sangat penting dalam pembangunan 2022 hingga 2041.

“Untuk raperda tentang rencana tata ruang wilayah itu jangka panjang, sekarang ini untuk persiapannya. Kalau gender nanti akan masuk di lembaga pemberdayaan perlindungan perempuan dan anak. Wanita nanti jika ingin menuntut kesetaraan sudah ada payung hukumnya. Silahkan, namun permasalahan izinnya nanti tergantung dari suaminya sendiri. Dalam Raperda ini wanita nanti diperlakukan sama sesuai dengan kodratnya,” tukasnya.
Gsc/ Yd

Walikota dan Wakil Walikota Metro Penuhi Janji Program 100 Hari Kerja Masa Jabatan

METRO, GSC – Update Janji Program 100 Hari Kerja,
Hingga akhir tahun 2021 atau 10 bulan Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin dan Wakil Wali Kota Metro, Qomaru Zaman memimpin pembangunan di Bumi Sai Wawai, serta mewujudkan Kota Metro Berpendidikan, Sehat, Sejahtera, dan Berbudaya.

Wali Kota Wahdi mengungkapkan, memulainya dengan memenuhi janji Program 100 hari yang terdiri dari lima program, yaitu Bantuan Sosial Lansia; Satunan Rumah Yatim Piatu; Bantuan Rumah Ibadah; Fasilitasi Nikah Gratis dan Santunan Kematian.

“Allhamdulillah seluruhnya telah dilaksanakan sesuai target yang diharapkan. Selanjutnya kami mulai merealisasikan sembilan program prioritas yang akan dilaksanakan secara bertahap,” ujarnya saat menyampaikan sambutan di Rumah Dinas Wali Kota Metro, Jumat, 31 Desember 2021.

Dia menambahkan, hingga Desember 2021 pihaknya telah merealisasikan Universal Health Coverage (UHC) sebesar 95,72 persen yang ditargetkan sebesar 85 persen dalam dokumen RPJMD dan bahkan target ini pun telah melampaui target Tahun 2022 sebesar 90 persen.

Keuntungan yang didapatkan, lanjutnya, dari capaian ini adalah penduduk yang telah didaftarkan dapat langsung mengakses pelayanan BPJS kesehatan.

Kemudian untuk peningkatan insentif kader posyandu, linmas dan petugas RT dan RW. Peningkatan insentif sudah dilakukan pada mekanisme APBD Perubahan Tahun 2021 dengan kenaikan sebesar Rp50.000-100.000.

Selanjutnya, pelaksanaan program Mal Pelayanan Publik (MPP) yang akan dimulai pada Tahun 2022 dan sudah dianggarkan pada Dinas Penanaman Modal Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Kominfo dan Dinas PUTR.

Peningkatan sarana prasarana jalan, internet of things dan lampu penerangan jalan yang sudah dianggarkan setiap tahunnya pada Dinas Perhubungan, Dinas Kominfo, dan Dinas PUTR. Dan tentunya, di Tahun 2022 nanti akan kami tingkatkan kembali kualitasnya.

Tak hanya itu, bantuan sarana produksi pertanian dan alat mesin pertanian sudah dilaksanakan dan akan dilaksanakan setiap tahunnya pada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Metro.

Selanjutnya, pelaksanaan program Creative-Hub yang sudah mulai dikembangkan potensinya dan di Tahun 2022 akan disempurnakan kembali melalui program Metro Bangga Beli (MB2) sentra Kreatif Metro (Sekam) dan peningkatan produktivitas dan pemasaran UMKM.

Kemudian, merealisasikan rumah sakit Pendidikan utama fakultas kedokteran yang sudah pada tahap penandatanganan MoU dengan Universitas Malahayati. Serta Kartu Metro Ceria dan Revitalisasi Fasilitas Olahraga yang akan dimulai perencanaannya di Tahun 2022.

“Selama dua tahun terakhir pembangunan dan kegiatan masyarakat terganggu dengan adanya pandemi Covid-19. Pada awal Tahun 2021, Pemerintah Pusat kembali melaksanakan kebijakan refocusing anggaran yang berdampak pada penataan Dana Transfer yang diterima oleh Pemerintah Daerah. Namun demikian, kondisi keuangan yang terbatas tidak menjadi hambatan bagi kita semua untuk melaksanakan kerja pembangunan,” kata dia.

Kemudian, lanjutnya, penurunan level PPKM terus mengalami progress dari semula Kota Metro ditetapkan sebagai PPKM level 3 (26 Juli-20 September 2021) kemudian meningkat menjadi level 2 (21 September-18 Oktober) dan menjadi level 1 (19 Oktober-22 Desember).

Selanjutnya, per 28 Desember 2021, Kota Metro sudah kembali pada level 1.
Semua capaian penanganan COVID-19 tidak lepas dari kerjasama semua pihak, Forkopimda, para tokoh agama dan masyarakat, para pamong dan tentunya masyarakat Kota Metro itu sendiri.

Tak hanya itu, capaian vaksinasi dosis pertama sudah mencapai angka 133,02 persen dan dosis ke-2 sebesar 84,72 persen. Kedua angka ini jauh berada di atas rata-rata Provinsi Lampung dan menjadi persentase tertinggi se-Provinsi Lampung.

“Dengan mengoptimalkan Kelurahan Tangguh Nusantara (KTN) di setiap kelurahan dengan melibatkan RT RW sebagai pemantau wilayah. Serta membentuk Tim Penanganan Pandemi yang memiliki tugas khusus sebagai bentuk percepatan pengendalian Covid-19,” lanjutnya.

Dukungan dan pelaksanaan pengendalian pandemi yang bersinergi bersama Forkopimda Kota Metro dalam pelaksanaan tracing, vaksinasi, penegakkan regulasi, dan pemberdayaan masyarakat

“Gerakan Aksi Serentak Percepatan Vaksinasi (GAS Vaksinasi) yang dideklarasikan Bersama Forkopimda pada 26 November 2021. Dukungan dan peran serta tokoh masyarakat, tokoh agama, para pemuda, dan organisasi kemasyarakatan lainnya
Meningkatkan ketersediaan Tempat Tidur RS bagi pasien Covid-19 sebagai antisipasi lonjakan kasus,” kata dia.

Dia menambahkan, Pemkot Metro juga menerapkan Mobile Vaksinasi oleh Puskesmas bekerja sama dengan Lurah, Babinsa, Babinkamtibmas, dan Pamong
Home Care pemantauan kondisi kesehatan pasien Covid-19 dan memberikan bantuan sembako bagi warga yang melakukan isolasi mandiri .

Wahdi juga menyebutkan, ada empat belas indikator untuk mengukur keberhasilan saya bersama Wakil Walikota dalam memimpin pembangunan di Kota Metro yang tertuang dalam dokumen RPJMD.

Sebanyak sebelas indikator sudah dapat dihitung dan tiga indikator masih menunggu perhitungan dari BPS dan pemerintah pusat.

“Indikator yang belum tercapai menjadi pekerjaan rumah kita semua di tahun depan. Kondisi pandemic COVID-19 diharapkan tidak lagi menjadi alasan untuk tidak tercapainya target kinerja yang telah kita sepakati,” tambahnya.

Tak hanya penanganan saja, penghargaan juga menjadi tolok ukur keberhasilan yang patut kita hargai dan kita jadikan pemacu untuk kedpannya lebih baik lagi.

Dari sisi perencanaan, di Tahun 2021 Pemerintah Kota Metro mendapatkan penghargaan Terbaik Katagori Kota se-Provinsi Lampung. Kemudian dari sisi pengelolaan keuangan, kita juga mendapatkan predikat WTP untuk ke-11 kalinya. Dari Universitas Lampung, kita juga mendapatkan Government Award yang mengindikasikan keberhasilan pelaksanaan pembangunan di Kota Metro.

Dari sisi pengawasan, Pemerintah Kota Metro mendapatkan predikat Terbaik ke-2 se-Provinsi Lampung, Terbaik ke-2 katagori Kota se-Sumatera, peringkat ke-14 se-Indonesia berdasarkan Survey Penilaian Integritas dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Lebih lanjut, berdasarkan hasil evaluasi Kemenpan RB terhadap pelaksanaan SPBE pada Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Daerah Tahun 2021, Indeks Kota Metro menjadi yang tertinggi Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung dengan angka sebesar 2,14.

Pada urusan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Urusan Keluarga Berencana, banyak prestasi yang kita raih pada Tahun 2021 ini baik di tingkat nasional maupun provinsi, diantaranya; Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya Madya dan Penghargaan Kota Layak Anak Pratama oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak; Juara I Kompetisi Video Edukasi untuk Puspaga Keluarga Harapan Utama Tingkat Nasional; Predikat Nindya Untuk Ruang Bermain Ramah Anak Mulyojati dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak; Juara II Tingkat Nasional Lomba Jingle “Berencana Itu Keren”; Terbaik 1 PIK R Unggulan Tingkat Provinsi Lampung; Terbaik 1 BKR Unggulan Tingkat Provinsi Lampung; dan Juara 3 Duta GenRe Putri Tingkat Provinsi Lampung.

Selanjutnya untuk urusan kesehatan, Kota Metro masuk dalam 5 (lima) besar Kabupaten/Kota se-Indonesia untuk Sanitasi Total Berbasis Masyrakat (STBM) Berkelanjutan dan Kabupatern/Kota Terbaik Katagori Supply Creation; Penghargaan Tenaga Kesehatan dan SDM Penunjang Tingkat Nasional Tahun 2021 sebagai garda terdepan serta memiliki dedikasi tinggi dalam penanganan pandemic Covid-19 di masyarakat dan untuk penanganan COVID-19, Pemerintah Kota Metro mendapatkan Penghargaan PPKM Mikro Terbaik Zona Sumatera dari Kepolisian Republik Indonesia.

Adapun RSUD Ahmad Yani mendapatkan Terbaik I Katagori Rumah Sakit Umum Kelas B dalam rangka Penilaian Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi Tingkat Provinsi Lampung.

“Pada sektor pelayanan publik, khususnya bidang kependudukan dan pencatatan sipil, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Metro mendapatkan penghargaan WBK (Wilayah Bebas Dari Korupsi) dari Kemenpan RB dan Penilaian Kinerja Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil mendapat Predikat Sangat Baik dan menduduki 5 besar Tingkat Nasional,” kata dia.

Selanjutnya, dari dunia Pendidikan, prestasi-prestasi lainnya juga hadir dari anak-anak kita, yaitu Kompetisi Sains Nasional mendapatkan Medali Emas dan Perunggu Bidang IPS dan Juara Harapan Bidang Matematika; Lomba Gala Siswa Tingkat Nasional dengan predikat Juara I, II dan III; Kompetisi Sains Bidang IPA, IPS dan Matematika dan Kompetisi Olahraga Siswa Nasional Tingkat Provinsi. Dari tenaga Didik, di Tahun 2021 menyumbangkan prestasi Medali Perunggu Tingkat Nasional dalam Ajang Olimpiade Guru yang diadakan oleh PB PGRI.

Bidang kepemudaan dan olahraga, Paskibraka kita dan para atlet mampu meraih penghargaan Tingkat Provinsi dan Nasional melalui event Kejurnas Riau Open, Pra POP Nas, Suratin Cup, Liga 3 Persikomet dan PON XX di Papua beberapa waktu lalu.

“Sedangkan pada Bidang Pariwisata, putra putri terbaik Kota Metro meraih penghargaan Juara 2 Mekhanai Tingkat Provinsi Lampung, Jura Mekhanai Intelegensia Tingkat Provinsi Lampung, Juara 2 Duta Pariwisata Nasional dan Putri Batik Cilik Tingkat Nasional,” kata dia.

Wahdi juga menjelaskan, dari sector pertanian, beberapa prestasi juga dapat diraih diantaranya Juara 1 Lomba Cipta Menu B2SA tingkat Provinsi Lampung; Penghargaan Unit Kerja Pelayanan Publik Berprestasi Madya Tingkat Nasional dari Kementerian Pertanian; dan Juara Favorite 1 (Pertama) lomba Puskeswan tingkat Nasional dari Kementerian Pertanian RI.

Kemudian, pada Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Kelurahan Rejomulyo meraih Juara 1 Tingkat Provinsi dalam Lomba Kelurahan.

“Terakhir dan tak kalah pentingnya adalah Penghargaan yang diterima oleh Dekranasda Kota Metro sebagai Stan Terbaik 3 Katagori Kabupaten/Kota Lampung Craft 2021 dan Produk IKM Terbaik se-Provinsi Lampung oleh IKM Han Ayu Collection,” ungkapnya.

Dari keberhasilan yang Kota Metro raih, ada peran masyarakat Kota Metro yang begitu besar. Para Ibu-ibu, khususnya di PKK, Dharma Wanita, GOW, IKAD dan organisasi wanita lainnya yang ikut menyukseskan pelaksanaan pembangunan.

“Saat ini kita sudah memiliki program Wakuncar (waktu cari informasi dan data) dan Arseti (arisan sedot tinja) hasil kerjasama PKK dengan OPD terkait. Kemudian pencanangan Kota Literasi yang digerakkan oleh seluruh stakeholder, Bunda Literasi dan komunitas,” kata dia.

Kemudian, pengembangan Sentra Kreatif Metro oleh Dekranasda dan Program Jaringan Masyarakat Peduli Anak dan IBU (JAMA-PAI) yang merupakan sebuah inovasi untuk menggerakan peran serta dan kepedulian masyarakat terhadap Kesehatan ibu dan anak yang berkualitas.

Selanjutnya, peran komunitas yang sangat besar mampu menghidupkan sector pembangunan lainnya, seperti bidang kebudayaan.

“Saat ini komunitas telah mengembangkan Rumah Informasi Sejarah (RIS) dan kami sebagai Pemerintah mendukung proses pengembangan tersebut untuk dioptimalkan pemanfaatannya baik untuk kegiatan masyarakat maupun pemerintah,” kata dia.

Lebih lanjut ada komunitas Payungi yang berkontribusi besar bagi perekonomian local dan literasi masyarakat. Gerakan pasar kreatif ini akhirnya diikuti oleh komunitas masyarakat lainnya dengan karakter masing-masing wilayah.

“Peran serta masyarakat juga dilakukan oleh Bapak Marijo yang telah menghibahkan tanah seluas 110m² untuk pembangunan Posyandu di Kelurahan Karangrejo. Saya mewakili pemerintah Kota Metro mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya untuk seluruh masyarakat, personal, komunitas, maupun tergabung dalam organisasi atas sumbangsih kerja, ide, saran maupun berupa barang untuk mendukung pembangunan di Kota Metro,” kata dia.

Dari seluruh capaian yang telah diraih, tentunya ada kendala dan hambatan yang kita hadapi. Ada juga kegagalan yang menjadi keberhasilan yang tertunda. Untuk itu, marilah kita menyatukan langkah, mengintegrasikan ide, dan menyempurnakan kekurangan untuk Metro lebih baik lagi kedepannya.

“Akhirnya, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota metro, Forkopimda, Anggota DPRD, tokoh agama dan tokoh masyarakat, insan pers dan tidak lupa teman-teman aparatur di Lingkungan pemerintah Kota Metro yang telah melaksanakan kerja pembangunan dengan baik dan optimal,” kata dia.

“Seluruh penghargaan yang kita raih dan kegagalan yang kita dapatkan kita jadikan bahan evaluasi untuk kedepannya,” tutupnya.
Gsc/ Yd

Waktu Kunjung Cari Data Dianggap Formula Menuju Smary City

METRO, GSC – Update Disnakertrans,
Program Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) bertajuk Waktu Kunjung Cari Data dan Informasi (Wakuncar) dianggap formula menuju Smart City.

Kepala Disnakertrans Komaruddin mengatakan, rencana tersebut akan mengatur strategi dan roadmap menuju smart city atau Kota Metro yang berbasis literasi digital.

“Wakuncar akan membantu kita semua untuk membentuk satu big data atau satu data terintegrasi Kota Metro. Secara formasi melalui penyusunan rencana induk Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) sedang dirumuskan oleh dinas kominfo,” kata dia saat berlangsungnya Lokakarya di Aula Kelurahan Rejomulyo, Kamis, 30 Desember 2021.

Dia menyebut, dengan mengusung prinsip pemberdayaan masyarakat dan kerjasama serta kegotongroyongan. Menurut Komaruddin, sisi lain memiliki misi untuk menunjang salah satu visi Kota Metro.

“Maka, saya meminta kepada seluruh OPD yg selama ini sudah mendukung Wakuncar untuk duduk bersama, ditambah dengan bagian hukum, bagian pemerintahan, dan bagian perekonomian serta Bappeda untuk merumuskan Perwali tentang Wakuncar,” bebernya.

Sebab itu, pihaknya memberikan apresiasi kepada Ketua Tim Penggerak PKK Kota Metro. Karena telah menelurkan gagasan tersebut.

Kesempatan sama, Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin mengatakan, Lokakarya Wakuncar itu di luar ekspetasinya.

“Saya pikir kita mau Wakuncar itu seperti yang sudah saya arahkan, bagaimana memetakan potensi potensi yang ada. Rupanya lebih sejauh dari itu,” ujar Wahdi.

“Maka tadi saya bilang, kalau bisa data spasial yang sudah ada dalam bentuk vektor dan grafik itu, bisa digunakan,” lanjutnya.

Menurutnya, dengan kemajuan teknologi akan ada kearifan dalam penggunaan digitalisasi. Itu yang menurutnya disebut era 4.0.

“Terima kasih pada masyarakat semua. Ini adalah kelurahan yang menjadi percontohan dinas-dinas terkait, tidak hanya disnakertrans saja. Namun keseluruhannya harus masuk. Lintas sektoralnya harus bermain semua,” kata dia.
Gsc/ Yd

Kepala POM Tangerang Ungkap Temuan Produk Makanan dan Minuman Mengandung Formalin

TANGERANG, GSC – Update POM,
Kepala Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) Kabupaten Tangerang Wydia Savitri mengungkapkan, ada beberapa temuan terkait pengecekan produk makanan dan minuman berbahan formalin di pasaran. Di antaranya ditemukannya kandungan formalin dalam produk olahan tahu dan ikan teri medan.

Penemuan tersebut diperoleh saat Dinas Kesehatan bersama Loka POM Kabupaten Tangerang menyisir produk makanan dan minuman ke Lulu Hypermarket di QBig Mall BSD City, Pagedangan dan Pasar Modern Sinpasa, Kelapa Dua.

Dari hasil pemeriksaan, dari supermarket Lulu Qbig terdapat satu sampel produk olahan teri medan yang diduga positif formalin, dan ada tiga sampel yang tidak memiliki izin edar,” ujar Wydia, Selasa 28 Desember 2021.

Sedangkan untuk pengecekan di Pasar Sipansa, kata Wydia, pihaknya menemukan satu sampel olahan tahu susu positif formalin dan ada tiga sampel produk PIRT TMK Label yang tidak mencantumkan ED, kode produksi, dan komposisi.

Dengan adanya temuan tersebut, Dinkes dan Loka POM Kabupaten Tangerang telah memberikan peringatan dan meminta kepada para pedagang agar produk tersebut ditarik kembali dan tidak boleh diperjualbelikan. Mengingat produk tersebut sangat berbahaya jika dikonsumsi masyarakat.

Selain mengandung formalin produk tersebut juga mengandung pewarna tekstil, kami juga sudah meminta agar produk tersebut ditarik kembali dari peredaran, “ tutur Wydia.

Wydia juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih teliti dan selektif lagi dalam memilih produk makanan, yaitu dengan cara melihat izin dari produk tersebut dan juga komposisi yang terkandung dalam produk makanan yang akan dibeli.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes, dr Muhamad Faridz Fikri mengatakan, pihak Dinkes yang tergabung dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah Kabupaten Tanggerang melakukan pengecekan kandungan bahan formalin dan Rhodamin pada produk olahan makanan.

“Hal ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan kesehatan pangan menjelang Tahun Baru 2022,” tutur Faridz.

Faridz mengatakan, PemkabTangerang saat ini sedang gencar dan mengintensifkan pemeriksaan produk olahan bahan pangan, termasuk memeriksa masa kedaluwarsa, izin produksi serta kondisi kemasan produk.
Gsc/ zl

Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah Menggelar Acara Pemberian Penghargaan dan Pengajian Akhir Tahun Bersama Penghapal Al Quran se-Kabupaten Lampung Tengah

LATENG, GSC – Update Pengajian,
Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah Menggelar acara Pemberian Penghargaan dan Pengajian Akhir Tahun bersama Penghapal Al Quran se Kabupaten Lampung Tengah di Sesat Agung Nuwo Balak Rabu 29 Desember 2021. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Perangkat Daerah, Ketua PKK, Wakil Ketua, Para Camat serta tamu Undangan.

Pengajian ini menjadi sarana efektif untuk membangun dan meningkatkan keimanan serta ketaqwaan kita semua selaku pelayan masyarakat serta menjadi sarana untuk memperat tali silaturahmi, kekeluargaan dan kebersamaan dijajaran aparatur pemerintah Kabupaten Lampung Tengah.

Bupati Musa Ahmad Juga mengatakan beberapa peristiwa baik keberhasilan, bencana alam maupun permasalahan yang muncul di Kabupaten Lampung Tengah di tahun ini hendaknya kita sikapi secara arif dan kita ambil hikmahnya. Pada kesempatan itu pula Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah memberikan apresiasi kepada para hafidz quran yang berjumlah 153 orang dari 28 Kecamatan.
Diskominfo/ Gsc-Red

Pemkot Metro Bekerjasama Dengan BPJS Berikan Jaminan Kesehatan Bagi buruh di Bumi Sai

METRO, GSC – Update BPJS,
Pemerintah Kota (Pemkot) Metro bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Ketenagakerjaan setempat untuk memberikan jaminan bagi para buruh di Bumi Sai Wawai.

Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin mengatakan, penandatanagan kerjasama ini bertujuan untuk mengikut sertakan seluruh masyarakat khususnya RT, RW dan Kader Posyandu, sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Program ini adalah bentuk kewajiban pemerintah terhadap rakyat. Ini adalah keseriusan dan bukti komitmen, serta kepedulian terhadap masyarakat Kota Metro, guna mewujudkan visi misi Pemerintah,” kata dia, Kamis, 30 Desember 2021.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bandar Lampung, Darwati mengatakan, penandatanganan kerjasama ini untuk memberikan jaminan sosial dan perlindungan ekonomi kepada pekerja.

Kemudian, ini juga sebagai wujud dari komitmen pemerintah dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat dan pekerja. Ini juga untuk mengoptimalkan pelaksanaan pengawasan dan perlindungan terhadap ketenagakerjaan.

“Penyelenggaraan sistem jaminan sosial haruslah terintegrasi, bersinergi dan berkolabolari dengan semua pihak. Hal ini semua untuk terus konsisten profesional akuntabel dan transparan, guna menjaga kepercayaan publik,” kata dia.
Gsc/ Yd

Walikota Metro Wahdi Sirajuddin Berikan Insentif Untuk 559 Guru Honorer

METRO, GSC – Update Insentif,
Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota setempat memberikan insentif bagi 559 guru honorer.

Kepala Disdikbud Kota Metro, Suwandi mengatakan, pemberian insentif tersebut bertujuan untuk meningkatkan kinerja dalam proses pembelajaran.

“Jadi total tenaga honorer kita ada 559 orang yang masing-masing itu berbeda beda nilainya. Untuk guru TK perbulan mendapatkan Rp150, guru SD Rp175 dan guru SMP mendapatkan insentif Rp200 ribu,” kata dia saat diwawancarai awak media
Rabu, 29 Desember 2021.

Dia menambahkan, untuk proses pencairan insentif tersebut selama enam bulan sekali. Progam ini juga akan berjalan seterusnya.

“Ini sudah berjalan dua kali. Tentunya akan kita pertahankan dan jika dimungkinkan anggarannya maka akan kita naikkan atau di tambah besaran insentif itu. Tergantung dari ketersediaan anggaran kita nantinya,” tambahnya.

Menurutnya, dengan memikirkan kesejahteraan guru honorer, maka semakin baik pula dalam mengajar juga akan lebih nyaman dan memaksimalkan kemampuannya untuk mengajar.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Metro Wahdi Sirajuddin mengatakan, prestasi yang didapat dari siswa dan siswi di Metro ini sangatlah banyak.

Wahdi menerangkan, prestasi yang dimiliki anak didik itu dimulai dari keluarga. Dimana keluarga memberikan motivasi dan semangat yang mutlak berawal dari keluarga.

“Namun, guru juga memiliki pengaruh besar terhadap pendidikan. Tentu kita berharap para tenaga pengajar ini lebih giat lagi dalan melaksanakan tugas nya. Begitu juga dengan anak anak didik kita. Itu sangat penting sekali mengapresiasi anak didik kita yang berprestasi dengan berbagai bentuk termasuk salah satunya memberikan reward seperti ini,” kata dia.

Data yang dihimpun dari total 559 guru honorer di Bumi Sai Wawai diantaranya, guru TK 392 orang, SD 113 orang, dan SMP 54 orang.
Gsc/ Yd

Kejati Lampung Resmikan Gedung Kantor Kejari Metro

METRO, GSC – Update Kejaksaan, Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung meresmikan Gedung Kantor Kejaksaan Negeri Metro dan Patung Monumen Chords adiyaksa R. Suprapto yang berlangsung di Jalan AH Nasution Kota Metro, Rabu (29/12/21).

Kepala Kejaksaan Negeri Metro Virginia Hariztavianne melaporkan acara yang diadakan hari ini untuk meresmikan Gedung Kantor Kejaksaan Negeri Metro dan Patung Monumen Chords adiyaksa R. Suprapto.

“Mudah-mudahan dengan peresmian ini kiranya seluruh pegawai Kejaksaan dapat lebih bersemangat, menginggat bapak walikota telah mengupayakan supaya sarana dan prasanannya dapat terpenuhi dengan sangat baik, ”

Lanjutnya, pembangunan ini merupakan wujud kontribusi dan komitmen dari pemerintah kota Metro kepada para penegak hukum dan kelancaran tugas yang diemban oleh jajaran Kejaksaan.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Hefinnur mengucapkan selamat atas selesainnya pembangunan gedung kantor kejaksaan negeri metro yang baru.

“Secara pribadi maupun atas nama pimpinan Kejaksaan RI menyampaikan apresiasi dan pujian, serta rasa terimakasih kepada semua pihak yang terlibat di dalamnya,” Ujarnya.

Secara khusus Hefinnur mengucapkan terimakasih kepada Walikota Metro dan Wakil Walikota Metro yang telah memberikan dukungan, perhatian dan keinginan yang besar dalam mendukung pembangunan kantor Kejaksaan negeri metro.

“Pembangunan gedung ini adalah wujud dari niat baik, kontribusi dan komitmen pemerintah kota metro terhadap penegak hukum dengan memberikan sarana dan prasarana yang memadai bagi kelancaran tugas yang diemban oleh jajaran kejaksaan, ” Paparnya.

Hefinnur juga mengatakan bahwa sarana dan prasarana yang ada harus dibarengin dengan upaya memanfaatkan fasilitas yang telah di berikan oleh negara dengan baik, melalui dedikasi yang tinggi dan kinerja yang optimal untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat khususnya kepada pencari keadilan.

“Sehingga keberadaan kantor Kejaksaan negeri metro ini diharapkan menjadi bagian dan memiliki arti penting bagi kehidupan masyarakat di Provinsi Lampung secara keseluruhan, ” Ungkapnya.

Menurutnya, berdiri tegaknya kantor Kejaksaan negeri metro harus diikuti dengan tegasnya penegakan hukum di wilayah kota metro.

“Dibutuhkan tenaga-tenaga penegak hukum yang handal sehingga mampu tercapainya visi besar, sebagaimana yang dimandatkan bersama dalam agenda pembangunan menuju indonesia maju” Katanya.

Harapan Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung, diresmikannya gedung kantor Kejaksaan negeri metro yang baru akan dapat memotivasi peningkatan performa bagi warga adiyaksa Kejaksaan negeri metro untuk siap dalam menghadapi berbagai tantangan dan tugas ditengah dinamika perubahan yang ada.

Ditempat yang sama, Wakil Walikota Metro mengucapkan rasa syukur atas diresmikannnya gedung kantor Kejaksaan negeri Kota metro dan Patung Monumen Chords adiyaksa R. Suprapto.

“Harapannya dengan diresmikannnya gedung kantor Kejaksaan negeri Kota Metro dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan fungsi dan kewenangannya sebagai bentuk pertanggungjawaban untuk memastikan terpenuhinnya harapan kita bersama akan hadirnya pernegak hukum yang berkeadilan serta mencermikan kepastian hukum yang membawa kemanfaatan besar bagi masyarakat dalam rangka mewujudkan keberhasilan penegakan hukum” Tuturnya.
Gsc/ Yd

Pandemi Covid-19 Dalam Kurun Waktu 2 Tahun Terakhir Sangat Berdampak Pada PAD Lampung Tengah

LAMPUNG TENGAH, GSC – Update BPPRD,
Hingga 22 Desember, Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) mencatat realisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lampung Tengah 2021 mencapai 106,39%.

“Target PAD 2021 Rp93.961.730.200, sementara hasil yang dicapai sebesar Rp99.962.407.215 atau over target,” ungkap Kepala BPPRD Lampung Tengah Asrul Sani kepada awak media di ruang kerjanya, Selasa (28/12).

Dia menyebut, capaian realisasi pajak itu dari 10 jenis pajak, diluar pajak retribusi daerah. “Untuk pendapatan dari pajak hotel dari target Rp750.000.000 tercapai Rp839.583.099 atau 111,94 %. Kemudian pajak rumah makan dari target Rp3 Miliar, tercapai Rp3,4 Miliar atau 114,88%,” terang Asrul Sani.

Asrul Sani mengungkapkan bahwa, pandemi COVID-19 dalam dua tahun terakhir tentunya sangat berdampak pada PAD Lampung Tengah. Namun, pihaknya masih bisa mencapai target yang direncanakan.

“Dari 10 jenis pajak yang dikelola BPPRD Lampung Tengah, ada 3 jenis pajak yang tidak mencapai target, seperti pajak hiburan, pajak parkir, dan pajak BPHTB,” ungkapnya

Menurutnya, dengan adanya aturan PPKM di masa pandemi membuat tempat hiburan banyak yang tidak beroperasi sehingga pajak hiburan tidak mencapai target.

Sementara, Kabid Penetapan dan Penyuluhan BPPRD Lampung Tengah Agus Suratno menjelaskan, bahwa dari 10 capaian target pajak itu, masih akan bertambah di akhir Desember 2021 nanti, bahkan untuk pajak retribusi pihaknya belum dapat mencatat hasil realsisasi, yang ada di beberapa OPD, seperti Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan lainnya.

Untuk pajak retribusi kita belum bisa menyimpulkan terkait realisasinya. Namun dari 10 jenis pajak yang telah kita catat hanya 3 jenis pajak yang tidak mencapai target, selebihnya dari 7 jenis pajak rata-rata melebihi capaian target, di atas 100%, seperti pajak hotel, rumah makan, reklame, penerangan jalan, air tanah, minerba, dan pajak PBB P2,” jelas Agus.
Gsc/ Red

Walikota Metro Hadiri Acara Dialog Pemuda Lintas Agama Diadakan Oleh Forum Kerukunan Umat Beragama

METRO, GSC – Update Dialog PLA,
Wakil Walikota Metro menghadiri acara Dialog Pemuda Lintas Agama yang diadakan oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Metro. Acara berlangsung di Aula LEC Kartikatama Kota Metro, Selasa (28/12/21).

Kegiatan tersebut, mengusung tema “Melalui Penguatan Sinergitas Kerukunan Umat Beragama di Kalangan Kaum Muda, Kita Pererat Persaudaraan dan Kebersamaan Untuk Membangun Metro Ceria”. Acara dibuka secara langsung oleh Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman.

Qomaru Zaman selaku Wakil Walikota Metro Menyampaikan, Kota ini harus diurus secara sebaik-baiknya, bukan hanya infrastruktur saja, tetapi kebersamaan yang sebangun semua lintas agama. Karena, mereka itu adalah sebagian dari kota ini.

“Ketika mereka menjadi bagian dari kota ini, potensi-potensi mereka harus diangkat semuanya, jangan dibiarkan dan ditinggalkan. Karena, semua agama itu mempunyai peran penting untuk kota ini,” ujar Qomaru.

Qomaru juga menyampaikan, kota adalah sebuah miniaturnya Indonesia. Kalau kedepannya dilakukan kebaikan-kebaikan yang dimulai dari pemimpinnya, InsyaAllah hasilnya akan hebat.

“Saya sangat bermimpi besar, Kota Metro dapat menjadi miniatur Indonesia. Pendidikannya baik, Kesehatannya baik dan Infrastrukturnya harus sudah mulai diperbaiki. Disini, ada beberapa kota yang saya amati, yaitu mulai dari jalan. Disitu saya melihat jalannya bagus dan hitam sekali. Artinya, itu aspal semua, tidak dicampur-campur. Kedepannya, saya ingin kawan-kawan, masyarakat dan Pers, untuk bersama-sama membangun sinergi yang hebat di kota ini,” ujar Qomaru.

Selain itu, Qomaru juga mengatakan, kegiatan ini adalah sangat positif sekali, menghadirkan semua anak-anak muda untuk dialog seputar lintas agama. Karena, mereka harus mewarnai kota ini. Disini, saya melihat mereka adalah calon-calon pemimpin masa depan. Maka, disini ayo kita bangun sebuah kebersamaan.
Gsc/ Yd

Translate »