16 Parpol Pastikan Mengusung Wahdi Sirajuddin dan Qomaru Zaman Sebagai Calon Walikota dan Wakil Walikota Metro Priode 2024 – 2029

METRO, GSC. Sebanyak 16 partai politik (Parpol) di Kota Metro sah mengusung pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro petahana Wahdi Siradjuddin dan Qomaru Zaman (Waru) jilid II pada Pilwalkot Metro tahun 2024.

Parpol tersebut terdiri dari PDIP, NasDem, Golkar, PKS, Gerindra dan 11 partai non parlemen yaitu PSI, Garuda, Gelora, Perindo, PPP, PBB, PAN, Hanura, PKN, Partai Ummat serta Partai Buruh.

Kepastian dukungan ini setelah 16 parpol tersebut melakukan konsolidasi pemenangan bersama pasangan Waru di TMII, Rabu (28/8).

“Saya bersama pak Qomaru berterima kasih tentunya dengan adanya dukungan dari 16 parpol. Dukungan ini sangat berarti, harapan kami tentu kita bisa berkoordinasi dengan baik dan berjuang bersama-sama membangun Metro berkelanjutan,” kata Wahdi usai konsolidasi.

Dikatakannya, Waru jilid II ini tentunya berkomitmen untuk menyelesaikan pekerjaan rumah yang belum selesai pada masa jabatan Waru jilid I dan juga membawa Kota Metro lebih baik lagi.

“Tentu kami berdua ingin berkolaborasi dengan masyarakat membawa Metro agar lebih baik lagi kedepanya,” ucapnya.

Wahdi menjelaskan, konsolidasi ini dilakukan untuk membentuk tim pemenangan sekaligus sebagai persiapan untuk pendaftaran ke KPU Metro yang rencananya akan dilaksanakan pada besok (Kamis, 29/8) siang.

“Tim pemenangan sudah dibentuk, tapi tadi fokusnya untuk persiapan pendaftaran yang akan kita lakukan besok,” jelasnya.

Ketua Tim Pemenangan Waru jilid II, Deswan mengatakan, sampai saat ini persyaratan administrasi Balon Wali Kota Wahdi maupun Wakil Wali Kota Metro Qomaru sudah selesai untuk nantinya dibawa ke KPU Metro.

“Iya untuk persyaratan administrasi calon baik itu Pak Wahdi maupun Pak Qomaru sudah selesai 100 persen. Dan besok kita sudah siap untuk mendaftar di KPU Metro,” kata dia.

Dia menjelaskan, usai mendaftar ke KPU, tim pemenangan Waru jilid II baru akan melakukan pertemuan untuk membahas terkait dengan strategi pemenangan.

“Pertama kita selesaikan syarat pendaftaran ini, karena inikan ada beberapa parpol yang baru gabung. Jadi masih perlu beberapan penyesuaian lagi, nanti setelah ini baru kita bahas strategi pemenangan,” jelasnya.

Deswan mengaku optimis dengan dukungan banyak Parpol dan masyarakat, pasangan Waru jilid II akan kembali menang pada Pilwalkot Metro tahun 2024 ini.

“Insha Allah, kalau lihat dari prosentase suara kita sudah 80 persen hasil Pileg 2024. Ini bukan kita jumawa atau sombong tapi kita optimis dan percaya dengan dukungan besar ini kita akan kembali menang,” ucapnya.

Sekretaris DPC PDIP Metro, Ria Hartini mengaku seluruh kader DPC PDIP Metro akan all out untuk memenangkan pasangan Waru jilid II pada kontestasi Pilwalkot Metro tahun 2024 ini.

“Beliau Pak Wahdi dan Pak Qomaru itu membangun Kota Metro dengan sangat baik. Dan sebagai partai yang mencintai Metro tentu kita mendukung comeback pasangan Waru pada Pilkada ini,” ucapnya.

“Dan tentu ketika ketua umum (Ketum) sudah mengumumkan mengusung Waru, kita para kader akan all out 100 persen mendukung dan berupaya memenangkan Waru jilid II,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua PAN Metro, Hairuddin Rustam mengatakan, pembangunan Kota Metro yang dilakukan Waru jilid I sudah sangat baik. Untuk itu, PAN mendukung Waru jilid II agar kedepan Kota Metro bisa lebih baik lagi.

“Apa yang dilakukan Waru jilid I ini sudah sangat baik, para kader PAN mengusulkan untuk kembali mengusung Waru jilid II. Dan setelah kita koordinasi dengan DPP, ternyata sangat menyetujui untuk mendukung Waru,” tandasnya.
ADV.

Walikota Metro Menyerahkan Bantuan Sosial Perbaikan RTLH Kepada Arum Setya Ningsih

METRO, GSC. Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddini menyerahkan bantuan sosial perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada Arum Setya Ningsih warga Jalan Mayjend, S. Parman RT.11/RW.03 Kel. Rejomulyo, Metro Selatan, Selasa (27/08).

Wahdi mengatakan, RTLH merupakan langkah nyata Pemkot Metro dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi mereka yang tinggal di rumah tidak layak huni.

“Hari ini kita berada di Rejomulyo, salah satu lokasi program Pemerintah Kota Metro untuk perbaikan Rumah Tidak Layak Huni. Untuk tahun ini ada tujuh penerima bantuan yang akan mendapatkan bantuan perbaikan rumah,” katanya.

Dia menjelaskan, bantuan RTLH yang diberikan kepada Arum merupakan bagian dari program yang dianggarkan melalui APBD.

“Kedepan kami berharap bantuan ini bukan hanya dari pemerintah saja, tetapi juga dari pihak swasta seperti bank dan perusahaan. Tentunta dengan mekanisme kerjasama yang jelas dengan pemerintah,” terangnya.

Wahdi menuturkan, pentingnya kolaborasi dengan pihak swasta dan masyarakat dalam pembangunan Kota Metro dengan membentuk forum CSR dan mengajak para pelaku ekonomi untuk berpartisipasi aktif.

“Kami ingin selalu mendorong partisipasi aktif di forum CSR, yang merupakan tanggung jawab bersama, khususnya bagi pihak swasta. Maka kami telah membentuk forum CSR yang melibatkan kurang lebih 56 perusahaan,” terangnya.

Menurutnya, Pembentukan forum CSR ini merupakan langkah strategis Pemkot Metro untuk mengoptimalkan peran sektor swasta dalam pembangunan di kota setempat dengan membagi forum-forum tersebut.

“Karena pemerintah tidak bisa bekerja sendiri kerjasama dengan sektor swasta sangat penting untuk mencapai tujuan bersama,” paparnya.

Terlebih, Kota Metro memiliki potensi untuk menjadi kota jasa, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan. Karena itu, diperlukan pergerakan masyarakat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, termasuk di bidang perdagangan dan infrastruktur.

“Bukan hanya infrastruktur, tapi juga rumah-rumah masyarakat juga harus kita perhatikan kesejahteraannya. Salah satu indikator kesejahteraan adalah kesehatan, pendidikan, dan perumahan,” bebernya.

Wali kota menambahkan, jika masih ada perumahan kumuh menunjukkan bahwa pemerintah belum mencapai tujuan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Jika masih ada rumah yang kumuh, berarti kita belum mencapai tujuan kita dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Lingkungan yang kumuh tidak mencerminkan masyarakat yang sejahtera,” tandasnya.

Sementara itu , Asisten II Sekda Kota Metro, Yerri Ehwan, menyampaikan bahwa program RTLH di Kota Metro tersebar di tujuh kelurahan yaitu Kelurahan Rejomulyo, Kelurahan Metro, Yosorejo, Yosomulyo, Ganjar Agung, Karangrejo, dan Mulyojati.

Bantuan yang disalurkan berupa uang tunai yang ditransfer ke rekening penerima, dengan total Rp.20.000.000 per penerima. Sebanyak Rp.17.500.000 dialokasikan untuk pembelian material dan Rp2.500.000 untuk upah kerja atau tukang.

“Program ini sudah berjalan sejak tahun lalu dan tahun ini kita alokasikan untuk tujuh rumah. Ke depannya, kita akan terus berupaya untuk membantu lebih banyak lagi warga yang membutuhkan,” terang dia.

Yerri menyebutkan ada tiga kriteria yang harus dipenuhi oleh masyarakat yang ingin mengajukan bantuan ini. Pertama, RTLah dilihat dari keselamatan bangunan, kekuatan bangunan, kesehatan penghuni, dan ukuran minimal luas bangunan.

Kedua, rumah tersebut harus milik warga yang kurang mampu atau masyarakat berpenghasilan rendah. Terakhir lokasi tanah dan bangunan harus milik penghuni yang mengajukan permohonan.

“Untuk pengajuan permohonan bantuan RTLH dapat dilakukan melalui Musrenbang atau media lainnya. Setelah itu, tim kami akan melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan kelayakan penerima bantuan,” ungkapnya.

Dia berharap, melalui program RTLH ini dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Metro dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan layak huni.
ADV.

Silfia Naharani Kunjungi Warga Kelurahan Rejomulyo, Metro Selatan Yang Terjatuh Saat Gotong-Royong.

METRO, GSC. Staf Ahli Wali Kota Metro, Silfia Naharani didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) setempat Eko Hendro S mengunjungi warga Kelurahan Rejomulyo, Metro Selatan yang terjatuh saat gotong-royong.

“Keberadaan pemerintah harus dekat dengan masyarakat. Ini ada warga yang habis gotong-royong jatuh, makanya perlu kita tilik supaya kita dapat melihat status kesehatannya,” kata Kadiskes usai tinjauan, Selasa (27/08).

Dia menjelaskan, kondisi warga yang terjatuh tersebut sudah membaik dan sudah dibawa ke rumah sakit. Namun, pihaknya menyarankan agar warga tersebut tetap melakukan kontrol ke rumah sakit.

“Nanti kita arahkan juga untuk kontrol pulang ke rumah sakit supaya sehatnya sempurna. Ini fungsi pemerintah mendekatkan diri dengan masyarakat,” ucapnya.

Menurutnya, program home care atau tilik warga yang dicanangkan oleh Wali Kota Metro dan Ketua TP. PKK merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah kepada masyarakat.

“Pak Wali benar-benar sangat perhatian sama masyarakatnya. Jadi, kita tenaga kesehatan harus benar-benar respon dan dekat dengan masyarakat,” paparnya.

Menurutnya, program unggulan Wali Kota mendorong tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan yang baik dan cepat bagi masyarakat dengan melakukan jemput bola.

“Jangan sampai ada warga yang tidak ditangani kesehatannya. Kita yang turun, karena tidak semua masyarakat mampu mengakses pelayanan, jadi kita yang mengakses masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, tambah dia, dengan turun langsung ke lapangan juga menjadi bukti nyata komitmen Dinas Kesehatan Kota Metro untuk memastikan kesehatan masyarakat terpenuhi dan tidak ada warga yang tertinggal dalam akses pelayanan kesehatan.
ADV.

Peringati HUT RI ke- 79 Perwosi Kota Metro Menggelar Turnamen Bola Voli Wanita

METRO, GSC. Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kota Metro menggelar turnamen bola voli wanita dalam rangka memperingati HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Volly Baskoro Yosomulyo, Metro Pusat, Senin (26/8).

“Selain memperingati HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia, turnamen bola voli ini salah satu program kerja Perwosi sekaligus pemberdayaan wanita,” kata Ketua Perwosi Metro, Silfia Naharani.

Dia menjelaskan, turnamen ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya Perwosi dalam mendukung atlet voli utamanya wanita di Kota Metro untuk mengasah kemampuan agar terus berkembang.

“Ini bulan Agustus yang penuh semangat, tentunya kita harus menjaga persatuan satu hati untuk membangun Kota Metro dengan rasa sportivitas yang tinggi dan meningkatkan mutu olahraga,” ucapnya.

“Turnamen ini juga bertujuan untuk memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat. Dan alhamdulillah masyarakat sangat antusias sekali ikut lomba ini,” imbuunya.

Silfia menambahkan, tunamen voli ini diikuti oleh 10 tim dari masing-masing kecamatan yang ada di Bumi Sai Wawai dan perwakilan dari SMA dan SMK di Kota Metro.

“Turnamen ini berlangsung dua hari ya, hari ini dan besok. Jadi total peserta ada 10 tim, yang berasal dari masing-masing Perwosi kecamatan di Metro dan perwakilan SMA dan SMK,” paparnya.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Metro yang terus mensupport olahraga yang digemari oleh masyarakat. Kemudian, saya juga menyampaikan permohonan maaf, apabila dalam pelaksanaan kegiatan ada kekurangan,” tambahnya.

Sementara itu, dalam sambutanya Wali Kota Metro yang diwakili Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar), Tri Hendriyanto mengapresiasi turnamen voli yang dilaksanakan Perwosi ini.

“Atas nama Pemerintah Kota Metro, kami memberikan apresiasi atas terselenggaranya Tournament Volleyball Perwosi. Kemudian, kami juga memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pihak panitia yang telah berpartisipasi dalam pembangunan Bidang Olahraga di Bumi Sai Wawai,” ujarnya.

Dia mengatakan, melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan semangat bagi masyarakat, agar semakin giat berolahraga dan menjaga kebugaran.

“Kami berharap, pada Tournament Volleyball Perwosi Kota Metro, bukan hanya sebuah ajang olahraga saja. Tetapi juga merupakan wadah untuk mempererat tali persaudaraan dan menjalin kerjasama antar masyarakat,” katanya.

Hendri menambahkan, melalui olahraga dapat menumbuhkan semangat kebersamaan, kesehatan, serta mempererat rasa nasionalisme.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan tournament ini. Semoga tournament ini dapat berjalan dengan lancar, adil, dan menghasilkan pertandingan-pertandingan yang berkualitas dan penuh sportivitas,” ucapnya.
ADV.

Polsek Seputih Banyak Tingkatkan Patroli Cooling System Jelang Pilkada Serentak 2024

LAMPUNG TENGAH, GSC. Menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 2024, Polres Lampung Tengah dan Polsek jajaran terus berkontribusi dalam menciptakan keamanan di wilayahnya.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah meningkatkan patroli sambang ke tokoh masyarakat (Tomas).

Seperti yang dilakukan oleh Kanit Binmas Polsek Seputih Banyak yakni Aiptu A. Fathoni, S.H.

Dengan didampingi Kanit Intelkam Aiptu I Gede Resdiana dan anggota Bhabinkamtibmas Bripka Nyoman Dana Sastrawan, ia rutin melaksanakan patroli cooling system untuk menyampaikan pesan pesan Kamtibmas kepada para tokoh masyarakat, salah satunya Bpk. Made Rimbawan Putra selaku tokoh adat sekaligus lurah Kampung Swastika Buana Kec. Seputih Banyak Kab. Lampung Tengah. Minggu (24/8/24) pagi.

Mewakili Kapolres Lampung Tengah, Polda Lampung, AKBP Andik Purnomo Sigit, S.H., S.I.K., M.M, Kapolsek Seputih Banyak AKP Chandra Dinata, S.H., M.H menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan suatu agenda rutinitas yang terus digencarkan oleh Polsek Seputih Banyak.

“Kegiatan silaturahmi Kamtibmas ini merupakan agenda rutin yang akan terus kami gencarkan ke seluruh lapisan masyarakat,” kata Kapolsek saat di konfirmasi.

Selain itu, sambung Kapolsek, kegiatan tersebut merupakan atensi dan penekanan daripada pimpinan yakni Bpk. Kapolres Lampung Tengah yang menekankan bahwa seluruh personel, khususnya anggota Bhabinkamtibmas untuk meningkatkan patroli cooling system ke seluruh lapisan masyarakat, di Kampung binaannya masing masing.

“Hal ini bertujuan untuk mencegah polarisasi politik ditengah masyarakat sekaligus memberikan edukasi dan pemahaman tentang pentingnya kesadaran serta partisipasi masyarakat, dalam mewujudkan Pilkada serentak 2024 yang aman, damai dan sejuk di wilayah Kabupaten Lampung Tengah,” ungkapnya.

Pihaknya pun berharap adanya dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, untuk bersama sama menjaga dan menciptakan Pilkada serentak 2024 yang aman, damai dan sejuk, khususnya diwilkum Polres Lampung Tengah dengan menjaga persatuan, kerukunan antar warga. (Humas LT).
Red.

Ini Dasar Pelaku Penggelapan Ditahan Polres Lampung Tengah

LAMPUNG TENGAH, GSC. Satuan Kriminalitas (Sat Reskrim) Polres Lampung Tengah, Polda Lampung, menahan seorang kakek berusia 72 Tahun, yang diduga telah melakukan tindak pidana penggelapan satu unit gensert senilai Rp 350 juta, Kamis (25/7/24).

Hal itu diungkapkan oleh Kasat Reskrim AKP Nikolas Bahas Yudhi Kurnia S.I.K., M.H. M.Si, didampingi dengan Kasi Humas Kompol Sayidina Ali dan Kanit Tipikor Iptu Pande Putu Yoga S.Tr. K, mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Andik Purnomo Sigit, S.H., S.I.K., M.Si saat di konfirmasi, Sabtu (24/8/24).

Menurut Kasat Reskrim, ditahannya MS (72), Warga Villa Citra, Kelurahan Jagabaya III, Kecamatan Suka Bumi Bandar Lampung, karena diduga telah melakukan penggelapan satu unit genset merk Catepillar 500 KVA , pada Bulan September 2021 lalu.

Genset tersebut merupakan milik Pabrik Singkong Tri Karya Manunggal, yang berada di Kampung Sri Kencono Kecamatan Bumi Nabung Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung.

Pabrik yang bergerak dibidang pengolahan singkon tersebut merupakan milik 3 orang, yakni TKF, WJH dan MS.

“Pabrik Tri Karya Manunggal tersebut berproduksi sejak tahun 1997 sampai dengan akhir 2019. Diakhir tahun 2019, pabrik tersebut sudah tidak berproduksi karena ada alat pabriknya meledak dan rusak sehingga pabrik sudah tidak bisa beroprasi atau tutup,” jelasnya.

AKP Nikolas memaparkan, di tahun 2021, TKF mendapat informasi bahwa beberapa alat yang ada di pabrik tersebut sudah tidak ada ditempat alias hilang.

Merasa aset perusahaan ada yang hilang, TKF warga Jalan Martadinata Blok 55 No. 6 Cipedes Kota Tasikmalaya Jawa Barat itu melaporkan peristiwa tersebut ke Sat Reskrim Polres Lampung Tengah.

“Berbekal laporan dari pelapor, kami melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dan dari lokasi tersebut, anggota menghimpun berbagai keterangan,” imbuhnya.

Dari hasil olah TKP, kata AKP Nikolas, Polisi mendapatkan petunjuk, bahwa genset tersebut diduga digelapkan oleh MS.

Terhadap Sdr. MS telah ditetapkan sebagai Tersangka dan terhadap Tersangka telah dilakukan panggilan sebanyak 2 kali.

Dalam panggilan pertama Tersangka dijadwalkan untuk diambil keterangannya pada Tanggal 8 April 2024 namun tidak hadir dengan alasan sakit dan sedang berobat ke Malaysia, kemudian melalui Penasihat Hukum tersangka melampirkan surat Berobat ke Penang Malaysia serta PH mengirimkan permohonan penjadwalan ulang untuk pemeriksaan serta berjanji akan datang di akhir bulan Mei 2024.

Namun kembali lagi Tersangka tidak hadir tanpa alasan yang jelas. Atas hal tersebut maka dilakukan panggilan yang ke 2 terhadap tersangka dan dijadwalkan untuk pemeriksaan kembali Tanggal 30 Mei 2024 dan kembali lagi Tersangka tidak hadir dengan alasan kembali lagi berobat ke Malaysia.

Selanjutnya melalui Penasihat Hukum bahwa berjanji sepulang dari Malaysia akan mengantar Tersangka Ke Polres Lampung Tengah.

Penyidik/ Penyidik Pembantu kembali berkoordinasi dengan Penasihat Hukum Tersangka dan melalui PH bahwa Tersangka siap untuk diambil keterangannya pada Tanggal 27 Juni 2024, namun kembali lagi Tersangka beralasan sedang sakit dan di rawat di Rumah Sakit Advent Bandar Lampung.

Berdasarkan keterangan tersebut maka penyidik/ penyidik pembantu melakukan pengecekan ke RS. Advent Bandar Lampung dan ternyata Tersangka MS tidak berobat di Rumah sakit tersebut di Tanggal tersebut.

Kemudian pada Tanggal 29 Juni 2024 melalui Penasihat Hukum Tersangka bahwa Tersangka dibawa ke Jakarta dan kembali lagi direncanakan akan berobat kembali ke Malaysia.

Saat itu kembali lagi Penyidik/ Penyidik Pembantu menanyakan Surat Keterangan berobat Tersangka namun Tersangka tidak juga pernah mengirimkan surat Keterangan berobat dan foto Timestamp pada saat berobat sebagaimana yang telah Tersangka sampaikan.

Terindikasi bahwa Tersangka hanya menjadikan alasan untuk tidak hadir untuk memenuhi panggilan, maka Penyidik/ Penyidik Pembantu melakukan upaya paksa berupa menetapkan Tersangka MS dalam Daftar Pencarian Orang dan melakukan pencekalan terhadap Tersangka melalui Imigrasi.

“Alhasil, MS kami amankan di Bandara Radin Intan, setelah turun dari pesawat, pada 25 juli bulan lalu,” ungkapnya.

Saat ini, MS dan barang-bukti diamankan di Mapolres Lamteng, guna pengembangan lebih lanjut.

“Selama diamankan, MS mendapatkan hak-haknya sebagai tersangka, pengecekan medis terus dilakukan secara berkala, dan hasil rekam medisnya MS diterangkan sehat dan cenderung stabil saat diperiksa oleh Dokkes, ” pungkasnya.

Dalam perkara dugaan penggelapan genset senilai Rp 350 juta itu, MS dijerat dengan Pasal 372 KUHPidana. (Humas LT).
Red.

Ketua Kwarcab Pramuka Metro, Silfia Naharani Peringatan Hari Jadi Pramuka Mengambil Tema Menjaga Pancasila dan Menegakkan NKRI

METRO, GSC. Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kota Metro melaksanakan apel besar peringatan Hari Jadi Pramuka ke-63 di Lapangan Mulyojati, Kecamatan Metro Barat, Sabtu (24/8).

Mengambil tema menjaga Pancasila dan menegakkan NKRI, Kwarcab Pramuka Kota Metro ingin seluruh anggota berperan membantu Pemkot Metro dalam membangun generasi emas Indonesia dan mewujudkan Generasi Emas Metro Cemerlang (Gemerlang).

“Peringatan Hari Jadi Pramuka kita tiap tahun berbeda. Pada tahun 2024 ini kita mengambil tema menjaga pancasila dan menegakkan NKRI. Jadi kita ingin pramuka menjadi bagian dalam pembentukan karakter pada anak-anak di Kota Metro,” kata Ketua Kwarcab Pramuka Metro, Silfia Naharani usai apel, Sabtu (24/8).

Dia menjelaskan, sebagai generasi penerus pembentukan karakter anak sangat penting agar menjadi generasi yang unggul dalam berperilaku dan berkepribadian yang sesuai moral-moral pancasila.

“Karena itu seluruh anggota Pramuka di Kota Metro harus ikut ambil bagian dalam mempersiapkan generasi kita. Agar jadi generasi yang unggul dan berkualitas,” jelasnya.

“Dimulai dari kita yang dewasa ini, bersatu padu untuk tahu mana yang baik dan mana yang tidak agar kita bisa bersama pemerintah menciptakan generasi emas Indonesia melalui di Kota Metro adalah Gemerlang,” imbuhnya.

Silfia menuturkan, kegiatan peringatan Hari Jadi Pramuka ke-63 Kwarcab Pramuka Kota Metro merupakan kolaborasi yang berasaskan budaya, berbeda-beda tapi tetap satu. Ini memiliki pesan bahwa nusatara beragam dan harus diketahui mulai dari anak-anak.

“Apel besar ini tadi melibatkan anak-anak PAUD Kota Metro atau pra siaga, kemudian siaga dan lainya terlibat. Termasuk juga anak disabilitas, jadi semua kita libatkan,” terangnya.

“Terimakasih Pemkot Metro, tokoh Pramuka yang sudah memberi masukan kepada kami. Kemudian juga pengurus Kwarcab Pramuka dan semua Pramuka di Metro karena berkat kerjasama dan peran semua untuk berbuat kepada masyarakat,” imbuhnya.

Ia menambahkan, Kwarca Pramuka Metro juga memberikan penghargaan Pancawarsa kepada 19 anggota Pramuka yang sudah lama berada dalam Pramuka dan aktif menggerakkan.

Silfia berharap, penghargaan ini bisa menjadi semangat para anggota Pramuka Kota Metro terus bergerak dan berbuat untuk masyarakat.

“Tentu anggota yang aktif akan kita berikan apresiasi. Harapannya tentu bisa menjadi semangat untuk anggota lainya agar lebih semangat lagi aktif berbuat baik untuk Pramuka maupun masyarakat,” tandasnya.
ADV.

Silfia Naharani Melantik Mabi Sako dan Pinsako Disabilitas Berdaya Masa Bhakti 2021-2026

METRO, GSC. Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kota Metro, Silfia Naharani melantik Mabi Sako dan Pinsako Disabilitas Berdaya masa bhakti 2021-2026 di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat, Kamis (22/8).

Silfia mengatakan, Sako Disabilitas ini merupakan salah satu gerakan Pramuka untuk mengkampanyekan isu disabilitas melalui Pramuka khususnya di Kota Metro.

“Ini ada 25 anggota yang terdiri dari pemerintah, akademisi, orang tua disabilitas, masyarakat dan kepala sekolah. Melalui saka ini kita ingin agar penyandang disabilitas itu agar tetap didampingi,” kata dia.

Dikatakanya, Sako Disabilitas ini nantinya akan memberikan edukasi dan pembinaan kepada masyarakat khususnya orang tua yang memiliki anak disabilitas agar terus mendidik dan didampingi.

“Karena itu, dibalik keterbatasan itu pasti ada kelebihan. Jadi anak penyandang disabilitas itu harus terus dididik agar bisa memiliki kemampuan. Ini yang ingin kita dorong pada orang tua,” ucapnya.

“Selain itu kita juga nanti berikan pembinaan dan pendidikan pada penyandang disabilitas. Supaya mereka bisa berkarya kemudian berdaya,” imbuhnya.

Apalagi, lanjut dia, Kota Metro saat ini merupakan kota inklusi. Dimana, anak penyandang disabilitas akan diberikan perhatian dan dilibatkan dalam pembangunan.

“Para penyandang disabilitas ini sekarang sangat diperhatikan. Pemerintah selalu mendukung pemberdayaan disabilitas ini, dilibatkan dalam event dan lainya,” paparnya.

Dia berharap, Sako ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas guru dan penggerak komunitas dalam lembaga pendidikan untuk menjadi Pembina Pramuka yang berpengetahuan dan memahami hak asasi manusia disabilitas.
ADV.

Sebanyak 25 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro Periode 2024-2029 Resmi Dilantik

METRO, GSC. Sebanyak 25 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro periode 2024-2029 resmi dilantik. Seremonial pelantikan para wakil rakyat tersebut berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD setempat, Senin, 19/8/2024.

Berdasarkan pantauan di lokasi kegiatan, nampak lembaran naskah pelantikan 25 legislatif definitif, berikut dengan Ketua dan Wakil Ketua Sementara DPRD Kota Metro dibacakan oleh Sekretaris Dewan (Sekwan), Ade Erwinsyah.

Ade membaca teks dari sejumlah regulasi yang menjadi dasar penetapan 25 anggota DPRD Kota Metro definitif, berikut dengan formasi pimpinan dewan setempat.

“Satu, Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah, sebagaimana diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2023,” kata Ade, saat membaca isi naskah pelantikan.

“Kemudian yang ke dua, Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 Tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kabupaten dan Kota,” sambungnya.

Lalu tiga, imbuh Ade, Keputusan Gubernur Lampung Nomor : G/491/B.01/HK/2024 Tentang Peresmian Pengangkatan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Metro, Masa Jabatan Tahun 2024-2029 Tanggal 14 Agustus 2024.

“Serta yang ke empat, Surat Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kota Metro, Nomor : 137/X/DPC.15.01/8/2024 Tanggal 10 Agustus 2024, Perihal Usulan Nama Ketua Sementara DPRD Kota Metro,” paparnya.

Sementara itu, untuk jabatan Ketua Sementara DPRD Kota Metro, dijabat oleh Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ria Hartini.

Tak hanya itu, di poin ke lima Ade juga membacakan naskah penunjukan Wakil Ketua Dewan Sementara yang disepakati oleh tiga partai politik (parpol) peraih kursi legislatif yang sama tinggi setelah PDIP, di Pemilu legislatif pada Februari 2024 lalu.

“Sesuai dengan hasil kesepakatannya, menunjuk Ria Hartini menjadi pimpinan DPRD Kota Metro sementara dan Ahmad Kuseini menjadi Wakil Ketua DPRD Sementara,” ulasnya.

“Berita acara tentang penunjukan Wakil Ketua Sementara DPRD Kota Metro, masa keanggotaan tahun 2024-2029, oleh pimpinan DPD Partai Keadilan Sejahtera Kota Metro, pimpinan DPD Partai NasDem Kota Metro dan tanggal 12 Agustus tahun 2024,” tukasnya.

Dari data yang dihimpun, diketahui komposisi 25 anggota legislatif terpilih yang telah dilantik itu, terbagi atas pemenang pemilu di empat Daerah Pemilihan (Dapil) di Kota Metro, dengan rincian sebagai berikut :

Dapil I Kecamatan Metro Pusat, terdiri dari 8 anggota DPRD terpilih, yakni ;
1. Yusron Fauzi Saleh, SH
2. Ancilla Hernani, SE., S.Psi., M.Pd
3. Ria Hartini, S.Sos., MM
4. Maryati, SKM., M.Kes
5. Kun Komaryati, SE
6. Ansori, SE., MM
7. Roma Doni Yunanto, S.Pt
8. Hi. Fahmi Anwar, SE

Dapil II Kecamatan Metro Utara, terdapat 5 anggota DPRD terpilih yang masing-masing ialah ;
1. Drs. H. Sudarsono, MM
2. Didik Isnanto
3. Iin Dwi Astuti, SE
4. Efril Hadi, M.Kes
5. Ahmad Kuseini, M.Pd.I

Dapil III Kecamatan Metro Timur, terdiri dari 6 anggota DPRD terpilih, yaitu ;
1. Sutikno
2. Basuki, S.Pd
3. Subhan, SE
4. Hi. Abdulhak, SH., MM
5. Wasis Riyadi, S.Sos, MH
6. Amrulloh, SH., MH

Dapil IV Kecamatan Metro Barat dan Kecamatan Metro Selatan, terdiri dari sebanyak 6 anggota DPRD terpilih, yakni ;
1. Wahid Asngari, S.Pd.I., M.Pd.I
2. Ahmadi
3. A Cahyadi Lamnunyai, SH
4. Ir. Deswan
5. Ir. Hadi Kurniadi, ST., MT
6. Basuki Rahmad.
ADV.

Wahdi Sirajuddin Calon Kuat Pimpin Kota Metro Priode Mendatang

METRO, GSC. Dinamika Pilkada Kota Metro 2024 kian mengerucut jelang pendaftaran di KPU. Hingga kini, Wahdi Siradjuddin menjadi calon kuat tanpa lawan berarti pada pemilihan yang akan berlangsung pada 27 November mendatang. Sebagai calon petahana, Wahdi digadang-gadang berpasangan dengan Ahmad Mufti Salim, Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Lampung yang pada Pilkada 2020 silam maju sebagai calon wali kota.

Masuknya nama Mufti Salim dalam bursa bakal calon wakil wali kota Metro 2024 membuat sebagian warga teringat politik identitas yang digunakannya pada Pilkada 2020 lalu. Saat itu, Mufti yang berpasangan dengan Saleh Chandra, kerap menggunakan surjan dan blangkon, pakaiannya resmi adat Jawa bagi laki-laki, ketika turun berkampanye menemui masyarakat.

Tak heran jika kemudian warga menolak Mufti pada Pilkada 2024. Mereka khawatir gaya yang sama kembali digunakan dalam kampanye sehingga memunculkan polarisasi di tengah masyarakat. Hal itu seperti disampaikan AB (36), warga Yosorejo, Metro Timur.

“Terus terang kalau Mufti Salim kembali masuk di Pilkada Metro tahun ini, kami menolak. Dia pakai politik identitas pada Pilkada 2020 lalu, bikin kesal. Dia bawa-bawa pakaian seperti itu, seolah enggak menghargai budaya lain. Sekarang dia mau masuk lagi, ya kami gak mau,” ujar AB, Rabu, 21/8/2024.

AB menilai, kondisi masyarakat Kota Metro yang majemuk akan terpolarisasi dengan kampanye politik yang menonjolkan identitas budaya tertentu. “Di Metro masyarakat sudah hidup dengan tenang, jangan timbulkan bibit perpecahan karena tujuan politik,” katanya.

Hal senada disampaikan WD (37), warga Hadimulyo Barat, Metro Pusat. Ia mengaku tak suka dengan pilihan branding politik Mufti yang menampilkan identitas Jawa pada Pilkada 2020, dan dikhawatirkan pola tersebut akan kembali dilakukan.

“Waktu itu (Pilkada 2020) dia sosialisasi pakai blangkon, baju adat Jawa, di poster, di gambar, keliling ke mana-mana begitu. Yang dia lupa, ini Lampung, masyarakatnya juga sudah beragam, jadi gak perlu yang begitu untuk dapat suara. Lagi pula, lebih baik putra asli Kota Metro yang mimpin kota ini,” ucapannya.

Pegiat sejarah dan budaya Lampung, Arman AZ, pernah mempersoalkan calon kepala daerah yang kerap menunggangi idiom budaya lain untuk memperoleh simpati mata pilih pada pilkada lalu.

“Mereka pikir masyarakat mudah kepincut dengan kostum berbau etnis. Minim wawasan. Calon-calon itu tanpa sadar telah membelah masyarakat di tempatnya,” terang Arman.

Ia meminta para calon kepala daerah, sebagai publik figur memiliki komitmen untuk melestarikan budaya lokal. “Yang terpenting mereka menampilkan komitmen dan upaya konkret terhadap pelestarian budaya lokal, di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung,” tekannya.(Yodi)

Translate »