Tanpa SK Kemenkumham R.A Mengaku Ketua PW IWO Lampung

LAMPUNG, GSC. Viral baru-baru ini bahwa kepengurusan IWO (Ikatan Wartawan Online) Lampung yang sah dimiliki oleh Pihak RA dengan dasar Mubes dan SK Pusat seperti dilansir beberapa media online di Lampung. Minggu (17/05/2024).

Pasalnya dalam berita itu menyebutkan bahwa PW IWO Lampung yang saat ini dijabat oleh Edi Arsadad dan Sekretaris Ade Setiawan SH tidak sah berdasarkan mubes dan SK pusat.

Seperti kita ketahui bersama IWO Lampung yang saat ini di pimpin Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) itu Sudah Legal sejak keluarnya SK dari pusat pertanggal 26 Juli 2023 dengan No.014/PP-IWO/VII/2023, Dengan hasil Mubeslubwil di Kota Metro Lampung yang di hadiri 2/3 peserta pasca dipecat dan dicabut keanggotaan Ketua yang lama dengan dasar surat No: 017/SKep/PP-IWO/VII/2023.

Kendati demikian juga legalitas organisasi IWO Yang dipimpin oleh Dwi Christianto sudah memiliki legalitas formal Akta Notaris IWO Perubahan dan AHU Perubahan nomor AHU 0001476.AH.01.08.2023 yg dikeluarkan oleh Kemenkumham RI.

Sedangkan dari pihak mengaku bahwa dipihak RA yang benar diketahui tidak ada legalitas organisasi seperti akte perubahan dan AHU perubahan.

“jadi kalau tolak ukur sebuah organisasi mengaku sah hanya dengan mubes dan SK pusat lebih baik yang ngomong itu belajar lagi masalah hukum biar paham dengan aturan main organisasi.”Ujarnya Ade Setiawan SH Sekretaris Wilayah (Sekwil) IWO Lampung

Masih Ade,Kalau untuk SK PW IWO Lampung diterbitkan ketua PP IWO pada tahun 2023 lalu berdasarkan pengajuan SK baru dengan hasil Mubeslubwil di kota Metro dihadiri langsung mau Via Zoom oleh 2/3 peserta pengurus daerah (PD) yang ada dilampung.”Ungkapnya.

Lanjutnya,”Sedangkan pihak yang mengaku-ngaku itu sudah dipecat tanpa hormat oleh PP IWO dan dicabut dari keanggotaan nya.”Kata Ade

Menurut nya klaim IWO pecah menjadi 3 tidak benar, hingga saat ini sesuai dengan Akte dan Kumham perubahan yang dikeluarkan oleh kementrian hukum dan HAM sudah sah dan inkrah.

” Jadi menurut saya seperti orang berhalusinasi, dengan omon-omon dan mengaku sebagai pengurus atau anggota organisasi, Namun tidak memiliki dasar hukum yang jelas” ungkapnya.

Dijelaskan Ade, adanya gugatan di PTUN Jakarta Timur yang dilayangkan oleh Sony Kushardian Cs terhadap Iskandar Sitorus dan Jhodi Yudono telah resmi dicabut oleh yang bersangkutan dengan nomor: W10.U5/12790/HK.02/XII/2023, yang amar putusannya berbunyi ” Mengabulkan permohonan penggugat, Menyatakan bahwa perkara nomor: 405/ Pdt.G/PN.Jak Tim tersebut diatas dicabut”

“Semua sudah jelas, tidak perlu diributkan biarkan nanti pemerintah melalui lembaga yang berwenang yakni Kesbangpol di wilayah masing-masing yang akan memverifikasi keabsahan dokumen-dokumen yang ada” tambahnya.

” Kita tidak usah membuang energi untuk meladeni hal hal yang menurut saya tidak penting ” kata Ade.

Harapan kami tambah Ade, sudahilah pertikaian ini jika kalian terus menerus seperti ini makin menunjukkan bahwa kredibilitas kalian dipertaruhkan dan kalian makin merendahkan diri sendiri, Karna pemerintah provinsi atau daerah kita bukan orang yang tidak mengerti aturan main organisasi mereka semua pintar menilai mana yang benar mana yang mengada-ada,salah satu contoh Kesbangpol provinsi Lampung sudah mengeluarkan STLK (Surat Tanda Laporan Keberadaan) PW IWO Lampung yang dikeluarkan pertanggal 21 Febuari 2024.”Tukasnya. (Red)

Wahdi Mendaftar di Penjaringan Balon Walikota di DPC Partai Demokrat Metro

METRO, GSC. Wahdi Siradjuddin menyatakan keseriusanya kembali maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Metro tahun 2024 ini. Usai Partai NasDem dan PDIP, ia kini mengincar rekomendasi dari Partai Demokrat.

Wahdi mendaftar di penjaringan balon Walikota di DPC Partai Demokrat Metro pada Selasa (14/5) dan disambut Ketua Bambang Imam Santoso dan jajaran.

“Iya hari saya telah mendaftar baka calon wali kota di DPC Partai Demokrat Kota Metro. Dan alhamdulillah disambut baik oleh Ketua maupun jajaran di Partai Demokrat,” kata Wahdi usai pendaftaran.

Dia mengatakan, pihaknya masih membuka komunikasi dengan bakal calon lainya yang akan ikut dalam kontestasi Pilkada Kota Metro tahun 2024 ini.

“Iya komunikasi masih kita buka dengan semua bakal calon lainya. Termasuk juga untuk partai politik, kita masih terus jalin komunikasi juga,” ucapnya.

Ketua DPC Demokrat Metro, Bambang Imam Santoso menjelaskan, sampai saat ini sudah ada lima bakal calon wali kota yang mendaftar di partai berlambang mercy itu.

“Sudah ada lima Balon yang daftar, tapi semua baru mengambil berkas pendaftaran saja,” katanya.

Bambang menambahkan, tidak ada kriteria khusus bagi bakal calon wali kota maupun wakil di Partai Demokrat. Karena itu, Demokrat membuka pintu bagi siapapun yang ingin maju melalui partai besutan Agus Harimurti Yudhoyono tersebut.

“Kalau dari DPP menginstruksikan Ketua DPC untuk maju di Pilkada. Tapi itu tidak wajib, tidak maju Pilkada juga tidak apa-apa. Apalagi kita walaupun suara tinggi, tapi hanya memperoleh tiga kursi di DPRD. Jadi masih butuh koalisi,” terangnya.

“Ya itu tadi kita tidak maju tidak apa-apa, makanya kita buka pintu bagi semua yang ingin maju melalui Partai Demokrat ini,” imbuhnya.
(ADV)

Wahdi Siradjuddin Resmi Mendaftar ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kota Metro

METRO, GSC. Petahana Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin resmi mendaftar ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) kota setempat sebagai bakal calon wali kota untuk kembali berlaga di pilkada serentak 2024.

Wahdi yang didampingi LO datang ke kantor DPC PDIP Metro, Selasa (14/5) sekitar pukul 13.30 WIB disambut Ketua DPC PDIP Anna Morinda, Sekjen dan Bappilu.

Usai mendaftar, Wahdi mengaku mendaftar sebagai bakal calon wali kota di partai berlambang banteng tersebut lantaran memiliki kesamaan komitmen dalam memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat.

“Ya alhamdulillah hari ini saya mendaftar sebagai bakal calon wali kota Metro di PDIP Perjuangan dan disambut langsung oleh ibu ketua beserta jajaranya,” kata dia.

“Saya kira kita sudah mengenal PDI Perjuangan sebagai partai yang besar dan komitmenya dalam memperjuangkan masyarakat. Karena itu saya mendaftar disini,” imbuhnya.

Wahdi menilai, partai besutan Megawati Soekarnoputri dalam memberikan rekomendasi berdasarkan penilaian yang obyektif kepada semua bakal calon yang mendaftar di partai tersebut.

“Prosesnya tentu sesuai mekanisme partai. Saya kita Ketua Umum, ibu Megawati Soekarnoputri dalam memberikan rekomendasi berdasarkan penilaian yang obyektif. Tapi tentu harapan saya PDIP memberikan rekomendasi ke saya,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Metro, Anna Morinda menjelaskan, sampai saat ini sudah ada empat bakal calon wali kota dan dua bakal calon wakil wali kota Metro yang mendaftar di partai tersebut.

“Untuk bakal calon wali kota dan wakil wali kota di PDIP ini ada arahan dari DPP bahwa komitmen keberpihakan kepada masyarakat menjadi yang utama. Itu yang menjadi pertanyaan dan pertimbangan dalam fit and proper test,” jelasnya.

Anna menambahkan, dalam memberikan rekomendasi kepada bakal calon di PDIP akan melalui proses yang cukup panjang.

Pihaknya memastikan seluruh dokumen bakal calon wali kota dan wakil wali kota Metro akan dikawal hingga ke DPP partai.

“DPC PDIP Metro hanya sampai penjaringan dan memastikan seluruh dokumen itu akan sampai ke DPD partai untuk disaring dan akan dilanjut ke DPP,” terangnya.

“Melalui proses yang panjang karena nanti ada survei dan lain-lain yang tentu itu kewenangan DPP. Selanjutnya DPC akan menantikan instruksi itu,” tandasnya.
(ADV)

Walikota Metro Jadikan RSUD A. YANI Sebagai RS Pendidikan Utama Universitas Malahayati

METRO, GSC. Program Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin menjadikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jenderal Ahmad Yani sebagai rumah sakit pendidikan utama Universitas Malahayati terbukti berhasil.

Pasalnya, rumah sakit ini mengalami perkembangan cukup signifikan baik dari peningkatan kualitas pelayanan bagi masyarakat maupun inovasi program layanan.

RS Pendidikan merupakan RS yang mempunyai fungsi sebagai tempat pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan secara terpadu dalam bidang pendidikan kedokteran atau kedokteran gigi, pendidikan berkelanjutan, dan pendidikan kesehatan lainnya secara multiprofesi.

Keterpaduan antara pendidikan, penelitian dan pelayanan merupakan hal yang perlu digarisbawahi. Di samping itu RS pendidikan harus tetap mengutamakan tata kelola klinis yang baik, kemudian mengikuti perkembangan ilmu dan teknologi kedokteran, termasuk perihal update peralatan medisnya.

Dalam tata kelola klinis tersebut semua harus berbasis bukti, sehingga harus mengikuti perkembangan riset-riset yang dipublikasikan di jurnal internasional yang bereputasi dan tetap memperhatikan aspek etika profesi dan hukum kesehatan.

Direktur RSUD A Yani Metro, dr. Fitri Agustina mengatakan, ada dua laporan dari PPDS Paru FK Unila dimana RSUD A Yani diterima di Asian Pacific Society of Respirology tahun 2023 di Singapura dan Europian Society Medical Oncology Singapura.

“Kemudian mahasiswa kita juga mendapat juara satu penilitan karya ilmiah dan 55 mahasis koas semuanya mengikuti uji kompetensi dan lulus semua pada bulan Desember 2023. Ini prestasi yang telah kita peroleh sebagai rumah sakit pendidikan utama fakultas kedokteran Universitas Malahayati,” kata dia, Minggu (12/5).

Selain itu, inovasi penghapusan pendaftaran manual rawat jalan di aplikasi Silat mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Dimana, pada tahun 2023 lalu sebanyak 92,14 persen pasien mendaftar melalui online dan 7,86 persen secara manual.

“Lalu angka kelahiran bayi 2023 lalu yaitu sebanyak 356 kasus angka kematian ibu nihil,” paparnya.

dr. Fitri menambahkan, sebagai RS rujukan regional, RSUD A Yani juga mengalami peningkatan angka kunjungan yang cukup tinggi. Pada tahun 2022 lalu, kunjungan rawat inap di RS tersebut sebanyak 21 ribu pasien dan rawat jalan 76 ribu.

“Sedangkan pada tahun 2023 kunjungan rawat inap meningkat menjadi 25 ribu pasien dan rawat jalan 96 ribu pasien. Untuk kasus penyakit tertinggi di RSUD A Yani yaitu eoplasma ganas payudara dan kasus gagal ginjal. Tertinggi neoplasma ganas payudara,” tandasnya.

“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada bapak Wali Kota Metro yang tiada hentinya membimbing kami sehingga dapat bersaing dengan rumah sakit lainya,” imbuhnya.
(ADV)

Sejumlah 395Mahasiswa/ Wi Institut Agama Islam Agus Salim Kota Metro Dari Lima Prodi se-Provinsi Lampung Gelar Wisuda Sarjana ke-VI Tahun Akademin 2023/ 2024

METRO, ImGSC. Institut Agama Islam Agus Salim Metro Lampung, menggelar Wisuda Sarjana ke-VI (enam) tahun akademik 2023/2024, di gedung Wisma Haji Al-khariyah kelurahan Metro, kota setempat. Rabu 8/5/2024.

Wisudawan dan Wisudawati Sarjana Strata satu (S1) ke- VI IAI Agus Salim Metro Lampung sejumlah 395 mahasiswa/wi tersebut dari lima Prodi se-Provinsi Lampung diantaranya Prodi PAI, Prodi MPI, Prodi PGMI, Prodi HKI, Prodi ESY.

Ketua Pengurus Yayasan Pusat Pendidikan Islam Lampung, Bambang Iman Santoso, mengharapkan para mahasiswa-mahasiswi yang baru di wisuda memiliki SDM yang berkarakter senantiasa berakhlakul karimah.

“IAI Agus Salim Metro Lampung merupakan salah satu perguruan tinggi yang sudah sangat tua di Kota Metro atau di Lampung, kita harapkan mampu mencetak mahasiswa-mahasiswi SDM yang benar-benar berakhlakul karimah, hal ini juga sesuai dengan visi misi Kota Metro “Terwujud Kota Berpendidikan Sehat Sejahtera dan Berbudaya,” Kata Bambang.

Bambang berharap, mahasiswa dan mahasiswi yang telah menyandang gelar sarjana melalui Institusi Agama Islam Agus Salim Metro, dapat memanfaatkan ilmu yang bermanfaat untuk masyarakat, dan pengabdian kepada negara.

“Kami harap para mahasiswa dan mahasiswi yang telah lulus, dapat membawa nama harum IAI Agus Salim Metro, kita tau bersama, IAI Agus Salim saat ini sudah dapat bersaing, dengan perguruan dan universitas yang ada di Lampung. Terutama kami berharap, ilmu yang didapat, bermanfaat bagi pribadi, masyarakat luas dan Negara Republik Indonesia.” Ucapnya

Sementara itu, rektor IAI Agus Salim Metro dr. Muslim menyampaikan, para wisudawan dan wisudawati dapat menjaga akhlak dan membagi ilmu yang didapat untuk diterapkan dilingkungan masyarakat.

“Kami harap ilmu yang didapat di IAI Agus Salim Metro ini, dapat bermanfaat, dan para mahasiswa dan mahasiswi yang lulus dapat membagi ilmu dan berguna bagi masyarakat, serta membawa nama baik lembaga pendidikan ini.” Tandasnya.
(Yodi)

Kota Metro Kembali Terima Penghargaan Merupakan Kota Terbaik Ketiga Kategori Inovasi Daerah Dari Program JAMA-PAI.

METRO, GSC. Pemerintah Kota (Pemkot) Metro kembali mendapat Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) PPN/ Bappenas. Kota Metro, merupakan kota terbaik ketiga kategori inovasi daerah dari program JAMA-PAI.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo kepada Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin bersama penerima penghargaan lain di JCC Jakarta, Senin (6/5).

Pemberian penghargaan ini bersamaan dalam acara Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2024 oleh Kementerian PPN/Bappenas dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah 2025 dengan tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan.

PPD ini merupakan bentuk apresiasi dan evaluasi komprehensif, terhadap pembangunan daerah yang lebih kuat. Penilaian dilakukan secara hibrid yaitu luring dan daring, terdiri dari dua tahap, tahap pertama adalah Penilaian Dokumen Perencanaan dan Dokumen Inovasi Daerah, tahap kedua adalah wawancara dan verifikasi melalui Focus Group Discussion (FGD) dan kunjungan lapangan.

Sebelumnya, di Kota Metro sudah dilakukan FGD dan verifikasi lapangan pada bulan Februari 2024. Kota Metro sendiri, tahun 2023 merupakan perwakilan Provinsi Lampung yang mendapatkan PPD 10 besar tingkat nasional, sedangkan tahun 2024 ini tiga besar dengan urutan ketiga, setelah kedua Kota Palu dan pertama Kota Malang.

Presiden Jokowi mengatakan, sinkronisasi penyusunan RKPD 2025 harus berdasarkan prinsip-prinsip yang terintegrasi. Ia juga menekankan agar anggaran tidak dihabiskan untuk rapat-rapat maupun studi banding.

“Prinsip pertama, program harus inline harus seirama, jangan sampai pusat ke kanan daerah ke kiri, yang kedua program harus berorientasi hasil harus ada record ekonominya berdasarkan skala prioritas, yang ketiga program harus tepat sasaran dan strategis, APBD atau APBN betul-betul manfaatnya kelihatan, tepat sasaran,” kata Joko Widodo.

Ia berharap, dengan adanya Musrenbangnas 2024 ini mampu menjadi sekrup penyambung agenda pembangunan, pusat, provinsi, kabupaten dan kota agar semuanya inline dan semuanya seirama dan tepat sasaran.

Sementara itu, Wali Kota Metro Wahdi mengatakan, capaian ini berkat kolaborasi semua pihak baik itu pemerintah, DPRD dan juga masyarakat.

“Alhamdulillah, terimakasih sebesar-besarnya kepada stakeholder yang sudah bekerja keras mencapai peringkat tiga PPD ini neningkat dari tahun sebelumnya hanya 10 besar. Terimakasih juga kepada DPRD Metro yang telah mendukung sehingga tercapainya prestasi ini dan tentunya seluruh lapisan masyarakat,” ucapnya.

Dia menambahkan, modalitas Kota Metro untuk berprestasi sangatlah kuat karena Metro genetiknya sudah bagus, sehingga upaya dalam mewujudkan JAMA-PAI ini adalah upaya kongkrit untuk diwujudkan.
(ADV)

Walikota Wahdi Sirajuddin Bersama Mantan Bupati TUBABA Umar Ahmad Hadiri Acara Halal Bihalal Korela Kota Metro

METRO, GSC. Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin menghadiri halal bihalal Komunitas Reyog Lampung (Korela) Lampung di Lapangan Enggal, Kelurahan Margodadi, Kecamatan Metro Selatan, Minggu (5/5).

Hadir juga dalam halal bihalal tersebut, mantan Bupati Tulang Bawang Barat yang juga Pembina Korela Lampung, Umar Ahmad.

Dalam sambutannya, Wahdi mengapresiasi halal bihalal yang dilaksanakan Korela ini. Pasalnya, kegiatan ini merupakan salah satu wadah untuk membangun dan melestarikan budaya reog di Bumi Sai Wawai.

“Saya ucapkan terimakasih. Selamat untuk Korela, Komunitas Reog Lampung yang sudah mengadakan acara ini. Dengan adanya seni reog dapat bersama-sama membangun budaya di Kota Metro,” ucapnya.

Dikatakanya, reog merupakan salah satu kesenian warisan budaya Indonesia yang memiliki nilai luhur. Untuk itu, penting untuk terus dirawat dan dilestarikan karena kaya akan budaya.

Sementara itu, Pembina Korela Lampung, Umar Ahmad mengucap syukur atas terselenggaranya halal bihalal yang diadakan komunitas seni Reog Lampung.

Ia berharap dengan seni Reog Ponorogo di Lampung dapat terus maju, karena Reog adalah warisan budaya Nusantara yang harus dipelihara.

“Saya sangat merasa terharu karena saya dipercaya sebagai pembina Komunitas Reog Lampung, semoga amanah yang diberikan kepada saya dapat diemban dengan dengan sebaik-baiknya,” ungkap Umar Ahmad.

Umar Ahmad juga berharap dengan kehadiran Korela, dapat menjadi dapat memberikan manfaat bagi tumbuh dan berkembangnya Seni Reog yang ada di Provinsi Lampung.

“Kita semua disini sangat bangga karena seni yang berkembang hingga ratusan tahun dan hari ini juga sampai di provinsi Lampung dan ada 41 Kelompok Reog yang tersebar di 15 Kabupaten kota, jelas kita semua harus menjaga ini, kebudayaan ini dan bermanfaat untuk kemajuan provinsi Lampung,” pungkasnya.
ADV)

Sejumlah Tokoh MUI Kota Metro Sepakat Wahdi Sirajuddin Pimpin Kota Metro Dengan Baik

METRO, GSC. Kepemimpinan Wahdi Siradjuddin sebagai Wali Kota Metro dinilai baik oleh sejumlah tokoh Islam di Bumi Sai Wawai dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) kota setempat.

Ini karena selama lima tahun kepemimpinan Wahdi, keberagaman antar umat beragama dijaga dengan baik dan sangat memperhatikan beberapa ormas keagamaan di Bumi Sai Wawai.

Ketua MUI Kota Metro, Zakaria Ahmad menilai, Wahdi Siradjuddin sebagai Wali Kota Metro adalah salah satu contoh sosok kepala daerah yang memahami dengan baik tentang harmonisasi antara ulama sebagai tokoh agama dengan umara’ sebagai pemimpin.

“Sejauh ini, persatuan dan kesatuan kerukunan antar umat beragama sangat-sangat kondusif. Kalau dari perspektif agama Islam, seorang umara’ itu harus memiliki sifat-sifat, siddiq, amanah, tabligh dan fathonah. Pak Wahdi sudah seperti itu,” kata Zakaria, Kamis, (02/05).

“Ya. Hubungan antara ulama dan umara’ itu harus dijaga. Umara’nya menghargai ulama, ulamanya menghormati umara’ dan bersama-sama mengayomi umat, mengayomi masyarakat,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua MUI Metro Bidang Pendidikan, Muhammad Ihsan Dacholfany berpendapat, karakteristik kepemimpinan Wahdi terhadap keberagaman umat beragama dinilai baik.

Menurutnya, Wahdi dianggap sebagai kepala daerah yang banyak berperan dalam aktivitas keagamaan, serta mampu mengayomi kelompok-kelompok keagamaan, lintas organisasi.

“Kerukunan antarumat beragama saat ini saya kira sangat terawat ya. Kita bersama-sama bernaung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama atau FKUB, itu sudah merasakan bagaimana support dan dukungan dari Pemkot Metro selama ini, terhadap aktivitas dan kegiatan keagamaan di Kota Metro ini,” ulas Ihsan.

“Jadi, Pak Wahdi ini merupakan salah satu ustadz juga saya kira ya. Dia ini bisa guyub dengan para ulama. Kemudian sebagai umara’, Pak Wahdi ini berdiri di tengah-tengah organisasi keagamaan islam seperti NU, Muhammadiyah, LDII, Persis dan lain sebagainya, sehingga dia bisa begitu mengayomi umat beragama, khususnya Islam di Kota Metro,” imbuhnya.

Ditanya sejauh apa peranan Wahdi sebagai kepala daerah, terhadap organisasi-organisasi keagamaan Islam, Ihsan menyebut support dari Pemkot Metro selama ini terealisasi dengan baik.

Dia menyinggung soal penyerahan hibah berupa kendaraan roda empat, oleh wali kota kepada MUI Metro pada Juni 2021 lalu, sebagai salah satu contoh bukti kepedulian Wahdi terhadap kegiatan keagamaan.

“Bentuk kepedulian Pak Wahdi itu kami rasakan, seperti misalnya pemberian hibah mobil ya. Itu kami dipinjamkan satu unit kendaraan roda empat, untuk menunjang kelancaran aktivitas dan kegiatan kami ya. Bukan hanya kendaraan, tapi juga dukungan berupa anggaran juga diberikan. Itu pertama kalinya lo, MUI Metro mendapat hibah kendaraan roda empat,” bebernya.

“Maka kalau saya, tentu sangat apresiatif dan berterima kasih, terhadap apa-apa yang sudah dilakukan serta apa yang menjadi kebijakan Pemkot Metro di era Pak Wahdi, terhadap bidang keagamaan. Semoga hal ini terus berlanjut,” tandasnya.
(ADV)

Walikota Metro Wahdi Sirajuddin Dipastikan Ikut Kontestasi Pilkada Tahun 2024

METRO, GSC. Petahanan Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin kembali ikut dalam kontestasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2024.

Kamis (2/5), Wahdi Siradjuddin didampingi Lision Officer (LO) Ferdiansyah dan puluhan simpatisan hadir langsung mengambil formulir pendaftaran bakal calon Wali Kota Metro di DPD Partai Nasdem.

“Alhamdulillah hari ini kita mendatangi DPD Partai Nasdem Kota Metro untuk mengambil formulir pendaftaran bakal calon Wali Kota Metro di Pilkada tahun ini,” kata dia usai mendaftar.

Selain Partai NasDem, dirinya mengaku sudah berkomunikasi dengan sejumlah partai lain, untuk berkoalisi menggenapi dukungan lima kursi legislatif.

“Saya berterima kasih karena diberi kesempatan untuk mendaftar di Partai NasDem. Saya daftar tentu dengan niat tulus, membangun Kota Metro. Mudah-mudahan saya dapat diterima di DPD Partai NasDem. Saya juga sudah berkomunikasi dengan sejumlah parpol di Kota Metro, untuk mengambil formulir pendaftaran juga.

“Sementara untuk bakal calon Wakil Walikota yang nanti bakal mendampingi saya, apakah pak Qomaru atau orang lain kita lihat nanti,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Nasdem Abdulhak menyampaikan, hingga saat ini baru dokter Wahdi Siradjuddin yang mengambil formulir pendaftaran bakal calon Wali Kota Metro.

“Kami berterima kasih pada Pak Wahdi, yang mana ini merupakan calon pertama yang mendaftarkan diri ke partai Nasdem. Tentu kami juga akan mencari rekan, karena Partai NasDem baru empat kursi. Dan itu nanti kami serahkan kepada Pak Wahdi untuk mencari rekannya,’ paparnya.

“Kami berharap bisa bergandengan tangan mudah-mudahan perjuangan Pak Wahdi ke depan dan pengurus DPD, kalau nanti beliau berhasil melalui proses pendaftaran ini sampai ke DPP, maka otomatis kami akan ada di belakang beliau untuk mendukung langkah ke depan nantinya,” imbuhnya.

Abdulhak menambahkan, DPD Partai NasDem Kota Metro memang sudah membuka pendaftaran bakal calon wali kota Metro sejak kemarin (1/5).

“Penjaringan ini bersifat terbuka, dengan harapan hal ini bisa memberi perubahan untuk Kota Metro ke depan, agar lebih baik untuk membangun suatu daerah. Dan itu butuh SDM yang baik, maka kami melihat potensi-potensi dari bakal calon wali kota ini, mana yang punya kompetensi tersebut. Kami pastikan pendaftaran ini gratis, tanpa pembayaran apa pun,” tandasnya.
(ADV)

Jelang Arus Mudik Idul Fitri 2024, Pemkot Metro Lakukan Sejumlah Persiapan

METRO, GSC. Pemerintah Kota (Pemkot) Metro sudah melakukan sejumlah persiapan jelang arus mudik Lebaran 2024 ini, salah satunya memasang sejumlah lampu pedestrian dan landmark di Jalan Jenderal Sudirman.

Pemasangan lampu pedestrian ini, agar nanti jalan tersebut terang benderang ketika dilewati oleh para pemudik. Selain itu, lampu ini juga untuk memperindah suasana Kota Metro.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Metro, Helmy Zain mengatakan, Pemkot Metro ingin memberikan rasa aman dan nyaman untuk para pemudik yang melewati Bumi Sai Wawai.

Karenanya, pemerintah memasang sejumlah lampu pedestrian dan landmark agar nantinya jalan di Kota Metro terang sekaligus memperindah suasana kota.

“Lampu pedestrian ada 10 titik, lampu orang-orangan delapan titik, lampu ondol-ondol lima titik termasuk landmark Penggigh Way. Dan akan dihidupkan semua lampu hias sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, saat ini sedang dalam pengerjaan,” kata dia saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Senin (1/4).

Upaya Pemkot ini mendapat respon positif dari sejumlah masyarakat, salah satunya Irawan warga sekitar Jalan Jenderal Sudirman. Ia mengaku senang atas terangnya jalan tersebut.

“Senang mas, karena kalau malam kan gelap, banyak pohon besar terus tikungan. Kalau ada lampu banyak jadi terang kendaraan juga aman,” katanya.

Senada dikatakan Rian, salah satu pengendara. Menurutnya, selain terang adanya lampu-lampu tersebut membuat suasana Kota Metro menjadi lebih indah.

“Bagus mas jadi lebih hidup kotanya, jadi lebih indah juga. Mudah-mudahan lebih banyak lagi lampu yang dipasang,” tandasnya.
(ADV)

Translate »