Sinergisitas Antara Pihak Kepolisian dan Aliansi Lembaga Antara Organisasi, (ALAO)

LAMPUNG TENGAH, GSC. Sinergisitas antara pihak Kepolisian dan Aliansi Lembaga Antara Organisasi, (ALAO) menjadi kunci suksesnya aksi unjuk rasa, (Unras) di Kejaksaan Negeri, (Kejari) dan DPRD Lampung Tengah. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Laskar, Yunisa Putra, mewakili rekan-rekan yang tergabung di (ALAO).

“Aksi kemarin bisa berjalan lancar, aman, sesuai dengan rencana berkat sinergisitas kita dengan pihak Polres Lamteng. Dimana sebelum aksi di lakukan kita telah melakukan koordinasi khususnya dengan Sat-lntelkam Polres Lamteng,” ujarnya, Jum”at (17/10/2025).

Mewakili semua lembaga organisasi yang tergabung dalam Aliansi Lembaga Antar Organisasi, (ALAO) Ketua Laskar Lamteng, mengucapkan terima kasih dan Apresiasi setinggi-tingginya kepada Polres Lamteng, khususnya Kasat lntelkam beserta anggota, Kasat Lantas beserta anggota, dan Kasat Sabhara beserta anggota, yang telah mengawal dan mengamakan jalannya aksi di dua titik lokasi, hingga selesai.

“Di bawah hujan deras, mereka tetap semangat mengawal jalannya aksi. Itu yang membakar semangat kami bersama kawan-kawan ALAO melakukan aksi Unras kemarin tidak merasakan hujan yang membasahi kami,” ungkap Yunisa.

Kami khususnya dari ALAO berharap, harmonisasi dengan Polres Lamteng tetap terjalin. Saat ini masyarakat membutuhkan hadirnya aparat penegak hukum di tengah-tengah mereka dalam situasi dan kondisi apapun, artinya jalinan hubungan yang harmonis akan menumbuhkan persatuan dan kesatuan khususnya di bumi begywai jejamo wawai ini, kalau bukan kita siapa lagi, Satu Aksi Satu Komando, ALAO hebat.
Red.

BEI, PT Kriling, KPEI, PT Kostodian KSEI, dan Didukung OJK Menyelenggarakan Acara Capital Market Summit & Expo 2025 Dengan Tema “Pasar Modal Untuk Rakyat, Satu Pasar Berjuta Peluang”

17 – 18
Oktober 2025. LAMPUNG, GSC. Acara ini juga bertujuan untuk mengedukasi, mendekatkan dan memudahkan akses calon
investor dan investor, agar dapat saling berinteraksi dengan perusahaan tercatat, perusahaan efek,
regulator pasar modal, serta social media influencer, serta berbagai komunitas pasar modal.

Sehubungan dengan acara tersebut, kami mengundang rekan-rekan wartawan untuk menghadiri
sekaligus meliput Opening Ceremony dan Seminar Utama CMSE 2025 pada:
Opening Ceremony dan Seminar Utama CMSE 2025
Hari, Tanggal : Jumat, 17 Oktober 2025
Waktu : 1. Pembukaan CMSE 2025, pukul 08.00 – 10.00 WIB
2. Seminar Utama pukul 10.00 – 11.30 WIB
Media : YouTube Indonesia Stock Exchange, linktr.ee/indonesiastockexchange
Rangkaian Acara CMSE 2025
Hari, Tanggal : Jumat s.d. Sabtu, 17 – 18 Oktober 2025
Waktu : Pukul 09.00 – 17.00 WIB
Media : YouTube Indonesia Stock Exchange, linktr.ee/indonesiastockexchange

Apabila rekan-rekan berminat menghadiri seluruh rangkaian CMSE 2025 secara fisik di Main Hall
BEI, rekan-rekan dapat melakukan pendaftaran terlebih dahulu melalui bit.ly/registrasicmse2025.
Informasi lebih lanjut terkait acara ini, rekan-rekan dapat menghubungi Sdr. Marco Poetra Kawet (0877-7700-5345) atau Media Relasi BEI (0812-9749-5100).
Red.

Gerakan Lembaga Antar Lintas Organisasi Bersatu Menggelar Rapat Membahas dan Memantapkan Rencana Aksi Damai di Kejaksaan Negeri

LAMPUNG TENGAH, GSC. Belasan lembaga, dan lintas organisasi yang tergabung dalam ‘Gerakan Lembaga Antar Lintas Organisasi Bersatu’, seKabupaten Lampung Tengah, menggelar rapat membahas dan memantapkan rencana aksi damai di Kejaksaan Negeri, (Kejari) Lampung Tengah, yang digelar di Sekretariat PWRI setempat, Kamis (9/10/2025).

Rencana aksi tersebut sebagai bentuk ketidakpercayaan baik dari lembaga, organisasi, dan masyarakat Lamteng, terhadap kinerja Kejari Lamteng, dalam memproses dan menangani laporan selama ini dianggap lambat, dan tidak ada yang di proses secara tuntas.

Menurut Ketua Laskar Lamteng, Yunisa Putra menyebut bahwa, bedasarkan Undang-undang yang mengatur kebebasan dalam menyampaikan pendapat ke publik, sesuai dengan UU nomor 9 tahun 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum. Dan dasar dari pada aksi yang rencananya akan di gelar pada, Kamis 16 Oktober 2025 adalah mengkritisi terkait kinerja Kejari Lamteng, dalam menangani aduan dan laporan selama ini.

“Kami merasa memiliki, dan cinta terhadap Kabupaten ini, untuk itu kami Aliansi lembaga lintas organisasi khususnya yang ada diKab.Lamteng, menyampaikan suara, mengkritik, dan mendesak agar pihak Kejari bisa menjalankan tugasnya, secara profesional, akuntabel, dan tidak berpihak pada kepentingan,” ungkap Yunisa.

Dia menyebut, dalam aksi ke Kejari Lamteng, gabugan Aliansi lembaga lintas organisasi akan menyampaikan beberapa point yang menjadi isu strategis diKab.Lamteng, tetapi tetap pada intinya adalah menduga Kinerja Kejari Lamteng, tidak dapat menyelesaikan semua laporan masyarakat dengan tuntas.

“Salah satunya, laporan Laskar soal dugaan gratifikasi aliran paket proyek di fraksi PDI Perjuangan Lamteng, yang sudah berjalan kurang lebih 2 bulan lebih tidak ada progresnya, bahkan hingga saat ini terlapor baik pemberi maupun penerima dalam dugaan gratifikasi itu tidak ada yang di panggil untuk dimintai keterangannya,” pungkasnya.

Selain itu Ketua PWRI Lamteng, Ferry Arief menyebut saat ini pemerintahan daerah Kab.Lamteng, tidak ada keterbukaan, dan mulai membangun dinasty keluarga dalam kursi strategis di lingkup Pemkab. Lamteng. Artinya, banyak isu-isu yang berkembang tanpa adanya tindaklanjut dari APH.

“Aksi yang akan kita lakukan murni suara dari rekan-rekan lembaga, organisasi, dan masyarakat Kab.Lamteng. Kita mengakomodir suara dan semua permasalahan yang selama ini menjadi dilema yang tidak ada kejelasan, baik aduan, maupun laporan yang masuk ke APH khususnya di Kejari Lamteng, hal itu seolah-olah hilang tidak ada keputusan pasti,” ungkap Ferry.

Selain itu menurutnya, Ketua Lesper, Bustamhadi menambahkan bahwa, aksi yang akan dilakukan murni, dan netral aspirasi mewakili masyarakat yang di juluki “Beguwai Jejamo Wawai” artinya, kalau bukan kita yang merasa memilki Lamteng, siapa yang mau perduli dengan Kabupaten ini agar bisa berjalan lebih baik, bukan hanya sekedar Visi Misi saat kampanye.

“Kita menduga dengan luasnya kewenangan Kejaksaan, membuat kinerja Adhyaksa itu tidak fokus untuk menangani laporan, dan aduan dari masyarakat. Sehingga kami berinisiatip untuk menyapa dengan cara aksi,” tukas Bustamhadi.

Diketahui, 12 Lembaga, lintas organisasi yang tergabung dalam
Gerakan Lembaga Antar Lintas Organisasi Bersatu seKab.Lamteng seperti, Laskar Lamteng, PWRI, Basmi, Lembaga Lesper, ormas PGK, GMBI, IWO, LPPN-RI, Lembaga Aliansi, Bara JP, JMI, Fored.
Red.

Walikota Metro Batasi Porsi setiap dapur MBG, Antisipasi Keracunan Makan

METRO, GSC.Suasana tasyakuran dan peresmian Dapur Sentra Pangan Pembangunan Gizi (SPPG) Tejosari 02 di Jalan Raya Stadion, Kelurahan Tejoagung, Metro Timur, Senin 6/10/2025 diwarnai dengan pesan tegas dari Walikota Metro, Bambang Iman Santoso.

Walikota mengapresiasi progres program SPPG dengan telah beroperasinya 22 dapur dan menargetkan lebih dari 30 dapur di seluruh kota Metro. Namun, di balik angka-angka tersebut, ia menekankan bahwa esensi dari SPPG bukanlah pada kuantitas, melainkan kualitas dan keberlanjutan.

“SPPG bukan hanya seremonial saja. Ini untuk anak sekolah, generasi depan, dan ibu hamil. Jadi, benar-benar harus dikelola dengan maksimal,” tegas Bambang di hadapan para pengelola dan undangan.

Sebagai pelajaran dari insiden sebelumnya, Walikota secara khusus mengingatkan seluruh pengelola untuk menghindari praktik over kapasitas yang dapat berujung pada malapetaka. Ia secara gamblang mengaitkan kasus keracunan yang menimpa siswa beberapa waktu lalu dengan produksi porsi yang melampaui batas wajar.

“Setiap dapur SPPG harus membatasi porsi, sebanyak 2500 porsi. Jangan sampai over kapasitas hingga 4000 lebih porsi. Hal inilah yang menimbulkan dampak kedepannya, seperti kasus keracunan pada siswa,” jelasnya.

Bambang tidak main-main dengan komitmennya. Ia mengancam akan menutup dapur yang kedapatan melanggar. “Bila nanti ada temuan, jangan sampai akhirnya ditutup. Jangan hanya menghitung atau mengejar keuntungan dapur SPPG saja,” imbaunya.

Untuk memastikan standar terpenuhi, Satgas khusus telah diperintahkan untuk mengawasi pemenuhan gizi, keamanan, dan mutu pangan. “Jadi kita bisa mendapatkan rezeki yang benar-benar halal,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Walikota Bambang Iman Santoso menyelipkan pesan moral yang dalam bagi para pengelola. Ia meminta untuk selalu mengutamakan nilai keberkahan dalam setiap hidangan yang disajikan.

“Pengelola dapur SPPG juga saya minta mengutamakan keberkahan, bukan keserakahan dengan mengejar banyaknya porsi demi keuntungan,” pungkasnya. Pesan ini menjadi pengingat bahwa di balik program pemerintah, ada tanggung jawab besar untuk mencetak generasi sehat dan berkualitas.
Yodi.

Ketua DPRD Kota Metro, Ria Hartini, Menghadiri Ziarah Nasional Dalam Rangka Memperingati HUT Ke-80 TNI Tahun 2025

METRO, GSC. Ketua DPRD Kota Metro, Ria Hartini, menghadiri Ziarah Nasional dalam rangka memperingati HUT Ke-80 TNI Tahun 2025. Kegiatan yang mengusung tema “TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju” ini menjadi momen refleksi dan penguatan komitmen kebangsaan.

Dalam kesempatan itu, Ria Hartini menyampaikan pesan strategisnya di hadapan media. Ia secara tegas mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dengan TNI dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Saya mengajak masyarakat untuk ikut serta bersama TNI menjaga keutuhan Negara Republik Indonesia. Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat menimbulkan perpecahan,” imbau Ria Hartini, Jum’at 3/10/2025.

Pesan ini menekankan pentingnya kewaspadaan kolektif di tengah maraknya informasi yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.

Di sisi lain, Ria juga menyampaikan apresiasi dan pesan khusus kepada seluruh prajurit TNI, khususnya yang bertugas di Kota Metro. Ia mendorong para prajurit untuk terus mengabdikan diri dan mempererat kedekatan dengan rakyat.

“Kepada seluruh prajurit TNI, khususnya di Kota Metro, teruslah mengabdi dan dekat bersama masyarakat. Jadilah garda terdepan dalam menjaga keutuhan negara dan kedaulatan Republik Indonesia,” pesannya.

Keikutsertaan Ria Hartini dalam Ziarah Nasional ini bukan sekadar seremonial, melainkan penegasan atas komitmen DPRD Kota Metro untuk mendukung penuh institusi TNI sebagai pilar utama pertahanan negara. Sinergi antara unsur sipil dan militer ini diharapkan dapat memperkokoh fondasi persatuan menuju Indonesia Maju.
ADV.

KKN Apa Harus Dibiarkan

LAMPUNG TENGAH, GSC. Dinasti sekelik yang di tunjukan pada kita di Lampung tengah ini, Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) merupakan salah satu tindak perbuatan yang sangat merugikan bangsa dan negara. Perilaku KKN dapat merusak moral dan nilai-nilai kehidupan bermasyarakat sehingga harus diberantas secara bersama-sama agar negara tidak merugi. Untuk itu, wajib bagi kita berkomitmen melakukan pencegahan dan pemberantasan tindak KKN.

Tri Agus Kesuma menghimbau pentingnya menghindari praktik Korupsi. Ia berharap generasi muda mampu menjadi garda terdepan dalam menolak korupsi, baik di lingkungan pemerintah daerah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap, melalui kegiatan menolak KKN, dapat menjadi agen perubahan yang membawa semangat anti korupsi di lingkungan pemerintah daerah masing-masing,” tuturnya.

Lebih lanjut, Tri Agus Kesuma menyatakan bahwa pencegahan dan pemberantasan korupsi bukan hanya tugas pemerintah, Lembaga dan organisasi saja, namun seluruh lapisan masyarakat harus terlibat dan aware terhadap tindak korupsi dan aktif untuk mengkampanyekan aksi anti korupsi.

“Edukasi anti korupsi ini harus melibatkan seluruh elemen masyarakat bukan hanya dari unsur eksekutif, legislatif, akademisi, tetapi seluruh elemen masyarakat itu harus aware terhadap isu anti korupsi,” pungkasnya.

Saat ini didepan mata kita ditunjukan pola-pola KKN dipemerinta daerah kita, apakah kita harus membiarkan dan menyaksikan KKN berkambang di pemerintah daerah kita ini, menurut saya seperti kehilangan harkat dan martabat kita ditanah kita sendiri, ujarnya sambil menutup pembicaraan ini.
Red.

Ketua Laskar Lamteng Soroti Adanya Dugaan Pergeseran Anggaran dan Kasda Kosong

LAMPUNG TENGAH, GSC
Ketua Ormas Laskar Lampung Tengah, Yunisa Putra menyoroti kondisi keuangan APBD 2025 Kabupaten Lampung Tengah, seperti dalam berita yang beredar yang menyebut adanya pergeseran anggaran dan Kas Daerah, (Kasda) dalam keadaan kosong.
Menurutnya hal itu tidak lazim dalam mekanisame APBD 2025. Jika normal, pengunduran program (Triwulan I dan II diundur ke triwulan III dan IV) seharusnya tidak terjadi, apalagi penggeseran anggaran.

Jika memang terindikasi terkait Pilkada 2024 lalu, dia mewanti-wanti para pengelola keuangan Pemkab Lamteng, tidak terjebak dalam dinamika politik yang terjadi, terutama BPKAD dan Sekda.

“Realitanya, pelaksanaan program (pekerjaan) di OPD hingga Kecamatan diundur pada triwulan III dan IV. Sedangkan pekerjaan Dinas Bina Marga Bina Kontruksi, (BMBK) tetap berjalan normal pada triwulan I dan II,” ujar Yunisa, Senin (29/9/2025).

Menurutnya, bila benar seperti lnformasi yang berkembang saat ini yang menyebut bahwa, penggeseran anggaran ke Dinas BMBK diduga terkait kepentingan fee proyek, sebesar 15 sampai 20 persen untuk setiap program (pekerjaan).

“Termasuk pergeseran anggaran, atau mereka menyebut refocusing anggaran ke Dinas BMBK, semestinya itu tidak ada. Atau jangan-jangan ada dugaan penggeseran anggaran ke Dinas BMBK terkait erat dengan pemenuhan kebutuhan ongkos politik Pilkada 2024 lalu,” ungkap Ketua Laskar Lamteng ini menyinggung.

Pertanyaannya, lanjut Yunisa kenapa dialihkan ke BMBK? jika memang pakai konsep refocusing atau pergeseran anggaran, seberapa darurat kondisi BMBK saat ini. Ingat, soal dugaan gratifikasi aliran paket proyek APBD Kab.Lamteng 2025 sudah di laporkan Laskar ke pihak Kejari Lamteng.

Fee yang ditarik dari seluruh pekerjaan di BMBK diduga memiliki benang merah dengan kebutuhan biaya pencalonan dalam Pilkada Lamteng 2024 lalu.

Artinya, antara laporan dan berita yang saat ini beredar menyebut Kas daerah kosong, dan adanya pergeseran anggaran ke Dinas BMBK, satu paket dengan apa yang telah kita laporkan di Kejari tempo hari, saat ini kita lihat bagaimana uji nyali pihak Kejari dalam mengusut tuntas benang merah persoalan ini,” pungkas Yunisa. (Red)

Mentri BKKBN Republik Indonesia, Dr. H. Wihaji Melakukan Kunjungan Kerja ke Kota Metro

METRO, GSC. Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga atau Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia, Dr. H. Wihaji melakukan kunjungan kerja ke Kota Metro, Kamis, (25/09).

Kunjungan ini dalam rangka memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia (WCD) Tahun 2025 dengan didampingi Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, Wakil Wali Kota Rafieq Adi Pradana dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Metro, Subehi.

Rangkaian kegiatan kunjungan meliputi, mengunjungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPT) di Ganjar Agung Metro Barat, meninjau sasaran Makan Bergizi Gratis (MBG) di Metro Barat. Mengunjungi Taman Pengasuhan Anak (TPA) Yayasan Al-Fati, dan menghadiri langsung acara peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia di Lapangan Mulyojati yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi di Aula Pemerintah setempat

Dr. Wihaji menekankan pentingnya program-program kependudukan dan keluarga berencana dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga dan mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.

Dalam kesempatan ini, Dr. Wihaji menitipkan beberapa program kepada Pemerintah Kota Metro untuk dijalankan secara maksimal, antara lain, Program Prioritas Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) program ini bertujuan untuk mencegah stunting pada anak dengan melibatkan orang tua sebagai agen perubahan.

“Saya titip juga program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) program ini bertujuan untuk meningkatkan peran ayah dalam keluarga dan mencegah stunting pada anak,” katanya.

“Terima kasih, Bang Khairudin, atas sambutan hangat dan jamuan makan ikan baung yang lezat,” imbuh dia.

Selain itu, dia juga menyampaikan terima kasih kepada para pejabat dan masyarakat Kota Metro yang telah hadir dalam acara peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia.

“Terima kasih kepada Pak Wali kota, Pak Trio, Pak Wahidin dan Ibu Ning, serta semua yang hadir dalam acara ini,” ujarnya.

Dia berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keluarga berencana dan kesehatan reproduksi.

“Peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia ini merupakan momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keluarga berencana dan kesehatan reproduksi,” katanya.

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menyambut baik peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia dan menekankan pentingnya mendukung program Bangga Kencana dan menciptakan keluarga berkualitas untuk mencapai Indonesia Emas 2025.

“Perayaan Hari Kontrasepsi Sedunia ini merupakan momentum penting untuk meneguhkan komitmen kita dalam mendukung program Bangga Kencana dan menciptakan keluarga berkualitas,” ujar Jihan.

Jihan juga menyampaikan terima kasih kepada Menteri yang hadir dan mengapresiasi program-program yang telah diinisiasi untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak serta menurunkan angka stunting di Provinsi Lampung.

“Keberhasilan KB dan penurunan stunting bukan hanya soal angka, tetapi juga soal masa depan anak-anak kita, keluarga kita, dan bangsa kita,” pungkas Jihan.
Yodi.

Tunggu Surat Jawaban Kejari, Ketua Laskar Segera Laporkan Dugaan Gratifikasi dan Jual Beli Jabatan di Lamteng ke KPK dan Kejagung

LAMPUNG, GSC. Beberapa waktu lalu, isu tentang jual beli jabatan dilingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, sempat santer diberitakan dan di perbincangkan, perlahan redup seiring berjalannya waktu.
Kali ini, isu itu kembali mencuat, dan menjadi topik perbincangan setelah Ketua ormas Laskar Lamteng, Yunisa Putra menyebut pihaknya memiliki video, dan rekaman suara yang di duga pejabat tinggi Pemerintah Daerah, oknum ASN dan pihak swasta sebagai pengepul dana atau kaki tangan pejabat tinggi tersebut.

“Kita berani membeberkan hal ini, karena kita ada data, dan bukti berupa rekaman video, dan suara perbincangan antara oknum pejabat tinggi dilingkup Pemkab Lamteng, dengan oknum yang dijanjikan kursi Kepala Dinas, bersama pihak swasta sebagai jembatan ke pejabat tinggi yang kita maksud melalui telepon WhatAssp,” ungkap Ketua Laskar Lamteng, Yunisa Putra usai keluar dari gedung Kejari Lamteng, beberapa hari lalu menanyakan soal laporan pihaknya terkait dugaan gratifikasi paket proyek yang mengalir ke fraksi PDI Perjuangan Lamteng.

Menurut Yunisa, hasil laporan ke Kejari Lamteng soal dugaan gratifikasi atas pemberian atau bagi-bagi paket proyek ke Fraksi PDI Perjuangan, telah dijawab oleh Kasi Intel. Bahwa alat bukti yang kita miliki tidak bisa untuk memproses atau menyelidiki laporan.

Oleh sebab itu, pihak Laskar Lamteng, akan menunggu surat jawaban dari pihak Kejari, serta akan menyusun bukti laporan yang akan ditujukan langsung ke Kejagung dan KPK RI.

“Kemarin kita sudah berkoordinasi dengan pihak KPK soal laporan kita. Mereka meminta untuk melengkapi alat bukti dan surat jawaban dari Kejari. Apabila pihak Kejari tidak bisa memproses laporan kita itu,” tutur Yunisa, Kamis (11/9/2025).

Selain itu, Ketua Laskar Lamteng ini menyebut bahwa soal adanya dugaan jual beli jabatan bukanlah hal yang biasa. Justru hal ini akan menjadi luar biasa jika dibiarkan tanpa adanya tindakan tegas dari APH. Ketika dibiarkan begitu saja akan berdampak kepada kualitas pelayanan pada masyarakat, karena menempatkan tenaga yang kurang berkualitas.

Dari sudut pandang hukum, permasalahan jual beli jabatan, dan gratifikasi paket proyek ke sejumlah oknum pejabat di Kabupaten Lamteng, berkaitan erat dengan tindak pidana Korupsi dan undang-undang ASN.

Yunisa mendesak, Bupati Ardito Wijaya, menepati janji politiknya untuk berbenah, merubah sistem tatanan birokrasi diilingkungan Pemkab Lamteng, guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Artinya, Bupati Ardito jangan menempatkan SDM berbasis tarif.

“Pratik jual beli jabatan di Pemkab Lamteng, jelas akan merusak kepercayaan masyarakat, karena jabatan itu amanah, bukan barang dagangan. Pejabat dipilih karena kemampuannya, bukan karena bayarannya. Pemerintah juga harus secara terbuka dalam proses penyeleksian calon pejabat di Pamkab Lamteng,” tegas Yunisa.

“Fenomena ini telah menelanjangi wajah bobrok birokrasi kita. Jabatan bukan lagi soal integritas, dedikasi dan prestasi, melainkan siapa yang berani bayar mahal. Jika hal ini dibiarkan, sistem pemerintahaan akan hancur, ASN bersih jadi korban dan pelayanan publik semakin buruk,” pungkasnya.
Red.

Ormas Laskar Lamteng Bongkar Peredaran Rokok Ilegal

LAMPUNG TENGAH, GSC. Setiap satu pekan, Kabupaten Lampung Tengah, di serbu ratusan dus rokok ilegal, menggunakan cukai tembakau palsu, yang bila di rupiahkan mencapai Rp.6 Milliar. Hal itu merugikan Negara, dan Pendapatan Daerah melalui pajak, akibat bisnis ilegal tersebut.

Terbongkarnya operasi ilegal itu, dari pengintaian Ormas Laskar Lamteng, yang mendapat informasi dari masyarakat bahwa, setiap satu pekan sekali ada aktivitas bongkar muat yang diduga rokok ilegal, di gudang penyimpanan alat berat, berlokasi di jalan lingkar barat, Kamp. Adijaya, Kec. Terbanggi Besar, Lamteng.

Dari keterangan Ketua Laskar Lamteng, Yunisa Putra menyebut bahwa pihaknya sudah sepekan ini mengintai lokasi gudang tersebut, dan tepatnya pada hari ini, menurut informasi yang didapat akan ada sebuah truk fuso berwarna hijau dengan muatan ratusan karton berisi rokok ilegal, akan masuk area gudang.

“Dari informasi itulah, sejak pagi sekira pukul 07.45 Wib saya langsung bergerak menuju ke gudang yang dimaksud. Dan didalam gudang yang dijadikan tempat penyimpanan alat berat itu kami menemukan truk fuso sedang bongkar muatan ratusan dus yang diduga rokok ilegal, dengan merk Rastel, yang diduga menggunakan pita cukai palsu, atau pita cukai berbeda,” ujar Yunisa, Minggu (24/8/2025).

Ia menjelaskan, dalam gudang ada beberapa orang anggota Kepolisian, dan Brimob berseragam lengkap yang diduga mengawal bongkar muat rokok ilegal tersebut, dan beberapa kendaraan yang sudah standby yang akan memuat dus rokok itu, untuk di bawa ke lokasi pendustribusian ke beberapa lokasi di Lamteng.

Sementara, dari hasil penyusuran Laskar Lamteng, menemukan rumah yang dijadikan gudang pendistribusian di wilayah Jalan.8 Kamp. Karang Endah, Kec. Terbanggi Besar, milik Winarto, (Wn) yang diduga sebagai pengepul terbesar, atau koordinator rokok ilegal diKab.Lamteng.
Kemudian, di tempat berbeda kembali di temukan rumah yang juga dijadikan penyimpanan rokok ilegal tersebut, diwilayah Kamp. Bumi Kencana, Kec. Sep Agung, milik Budi Sulistio, (BS) yang berperan sebagai Koordinator lapangan seKab.Lamteng.

“Dari hasil klarifikasi dilapangan, jumlah rokok yang didistribusikan tadi sejumlah 550 Dus, dengan nilai Rp. 6 Milliar. Jadi bila setiap pekannya rokok ilegal yang masuk ke Kab.Lamteng, dengan nilai pantastis itu, jika kita kalikan 1 bulan, berarti mencapai nilai Rp.24 Miliar, jumlah yang sangat fantastis merugikan penerimaan negara dari pita cukai,” tegasnya.

“Atas dasar itulah, kami Laskar Lamteng, akan mensomasi pihak-pihak yang terlibat dalam peredaran rokok ilegal ini, dan akan melaporkan hal ini ke Bea Cukai Bandar Lampung, dan Polda Lampung, terkait keberadaan anggota Polisi dan Brimob yang diduga mengawal bongkar muat barang ilegal itu. Dengan alat bukti berupa video yang kami ambil di beberapa dilokasi tadi, saya rasa cukup dijadikan bukti untuk APH memprosesnya,” pungkas Yunisa.

Diketahui bahwa, peredaran rokok ilegal melanggar Undang-undang nomor 39 tahun 2007 pasal 50 dan 54 dengan ancaman hukuman pidana 1 hingga 5 tahun penjara dan/atau denda sedikitnya 2 kali nilai cukai dan paling banyak 10 kali.

Dalam hal ini Pemerintah mengajak semua elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam memberantas rokok ilegal dengan melaporkan keberadaan produk tersebut kepada pihak berwenang. Dengan langkah-langkah tegas ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan penerimaan negara dari kebocoran akibat cukai palsu, atau tanpa cukai, sekaligus melindungi masyarakat dari dampak buruk konsumsi rokok ilegal.
Red.

Translate »