Vendor Pengisian Dan Pendistribusian Oksigen Untuk Rumah Sakit Pemerintah Maupun Swasta Pengamanannya Oleh Polres Lampung Tengah, TNI Kodim 0411 LT Dan Sat Pol PP Lampung Tengah.

LAMTENG, GSC – Update Polres,
Pengamanan Untuk Vendor Pengisian dan pendistribusian Oksigen Kerumah Sakit Pemerintah dan Swasta oleh Polres Lampung Tengah Bersama TNI Kodim 0411 LT dan Satuan Polisi Pamong Praja Kab Lampung Tengah, Kamis ( 06/08/2021).
Dalam Pengaman dan Penditribusian oksigen di Vendor oleh Polres lampung Tengah menurunkan Personilnya 6 Personil Dibantu Kodim 0411 / LT 6 Personil ditambah dengan Sat Pol PP Kab Lampung Tengah 12 Personil Kata Kabag Ops Polres Lampung Tengah AKP Dennis Arya Putra, SH, SIK, mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Wawan Setiawan, S.IK.

Kegitan Pengamanan dan pendistribusian Stok Oksigen Koprasi Dwi Karya Alamat Perum BTN kampung Lempuyang Bandar Kec Way Pengubuan Lampung Tengah : untuk Setok liquid masih dalam pemesanan dan Vendor beroperasi setelah Setok liquid terisi beroperasi kembali.

Hasil Pengecekan Jumlah pengeluaran Tabung Oksigen yang sudah didistribusikan di PT Asiana Gasindo Lampung Kel. Seputih Jaya Kec. Gunung Sugih : Rs Demang mendapatkan 136 Tabung, Rs YMC mendapatkan 220 Tabung, Rs Medika Insani Kota bumi mendapatkan 40 Tabung, Medical GMP P mendapatkan 25 Tabung, Medical GMP F mendapatkan 25 Tabung, Rs Imanuel mendapatkan 20 Tabung, Rs Muhammadiyah Metro mendapatkan 30 Tabung, Rs Mardi Waluyo mendapatkan 30 Tabung, Rs Puti Bungsu mendapatkan 10, Rs Kartini mendapatkan 15 Tabung, Rs Avent mendapatkan 100 Tabung, Rs Sukadana mendapatkan 30 Tabung, Rs Ibu dan Anak mendapatkan 40 Tabung besar 10 Tabung Kecil, Yayasan GMP mendapatkan 3 Tabung Kecil, Apotek Kimia Farma mendapatkan 5 Tabung, Apotek Sehat Sentosa mendapatkan 5 Tabung, Klinik Listiarini mendapatkan 3 Tabung, H Tris mendapatkan 2 Tabung, Dr Adi 1 Tabung, Gilang 1 Tabung, Deni 2 Tabung, Andika 1 Tabung, Sukadi 1 Tabung Kecil sehingga Total pengiriman : 765 tabung dan Sisa stok liquid per Tgl 04 Agustus 2021 sebanyak : 219 Kilo.
Vendor Pengisian Oksigen PT Asiana Gasindo Lampung Alamat Kel. Seputih Jaya Kec. Gunung Sugih Lampung Tengah, Jumlah pengeluaran Tabung Oksigen yang sudah didistribusikan di RS Maria Gina Kota Bumi : 30 Tabung, RS Muhammadiyah Metro : 26 Tabung, RS Puri Ap :12 Tabung, RSUD Panaragan Tulang Bawang : 30 Tabung, RS RBC Mesuji : 40 Tabung, RS Mitra Mulya : 20 Tabung, RS Harapan Bunda : 250 Tabung, Puskesmas Kota Gajah : 20 Tabung, RS. Ali Mudin Liwa : 38 Tabung, Apotek Mila : 5 Tabung Kecil, RS. Ahmad Yani Metro : 49 Tabung, Isolasi Mandiri : 29 Tabung, RS.
Azzahra Bd Lampung : 30 Tabung, RS. Handayani : 50 Tabung Jumlah total pendistribudian hari ini 629 tabung serta sisa liquid Kurang lebih 3,5 ton Vendor beroperasi kembali hari ini.

Selama kegiatan Pengaman dan Pendistribusian Stok Oksigen di Lampung Tengah berjalan lancar dan kebutuhan Oksigen Insa Allah Tercukupi dan kegiatan tetap mengedepankan protokol kesehatan 5 M untuk antisipasi penyebaran virus covid 19, demikian pungkasnya
(Humas LT)/ gsc red

Jaksa Masuk SMKN.2 Lamteng

LAMTENG, GSC – Update Terbanggi Besar,
SMKN.2 Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Terbanggi Besar, mendapatkan kunjungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Tengah, Provinsi Lampung,
Rabu tanggal (4/8/2021).

Disampaikan Kepala Sekolah SMKN.2 Terbanggi Besar Alirosad dalam sambutanya. Program ini bertema JAKSA MASUK SEKOLAH. Semua ini dilakukan APH Aparat Penegak Hukum dari Kejari Lamteng ini, menghimbau kepada Siswa/Siswi khususnya SMKN 2 Terbanggi Besar, tentang bahayanya penyalahgunaan narkoba, untuk itu Kejaksaan Negri Kejari Lamteng mengadakan penyuluhan,” ungkap Alirosad kepada Awak Media.
Materi diisi oleh Bapak Dedi Faisal, SH, MH tentang bahaya Narkoba di kalangan remaja. Supaya anak-anak dari usia dini walau masih berstatus pelajar kita sudah menghimbau dari sedini mungkin.

Supaya jangan main-main dengan penyalahgunaan narkoba selain bisa menggerogoti kejiwaan dan dapat dihukum berat bagi penyalahgunaan narkoba,” ujar Faisal dalam himbauannya.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis 4 unit sepeda motor dari Kejari Lampung Tengah diwakili oleh Ibu Hikmah, SH. Bantuan diharapkan bermanfaat untuk bahan praktik siswa di jurusan Otomotif,” tutupnya. (Red)

Oknum Kepsek SD Negeri di Lamteng Diduga Tilep Bantuan Oprasional Sekolah

LAMTENG, GSC – Update Trimurjo,
Dana bos SDN 3 Notoharjo Trimurjo tahun 2020 sebesar Rp 108.270.000 diduga dikorupsi dengan cara Mar-up anggaran belanja di beberapa komponen.

adapun komponen tersebut adalah, komponen nomor 2, 3, dan 8, ketiga komponen tersebut tidak diyakini kebenarannya, mengingat murid pada saat itu mulai tahap 2 Tahun Ajaran 2020 sudah tidak aktif lagi belajar disekolah, akan tetapi belajar dari rumah (daring), namun dana untuk kegiatan tersebut sangat besar sekali, bahkan melampaui anggaran disaat murid masih aktif KBM tatap muka.

Begitupula dengan anggaran perawatan sarana dan prasarana sekolah yang mencapai puluhan juta lebih dalam satu tahun, akan tetapi sekolah tersebut tidak pernah dirawat, sehingga kondisi sekolah sangat memprihatinkan.

pada saat dimintai keterangan Kepala SDN 3 Notoharjo (STM) melalui WhatsApp, mengatakan.”Maaf mas kapan kita ngobrol aja santai, kaitan mitra koran di kec.Trimurjo saya tidak bisa jawab karna saya sekarang tidak menjabat K3S lagi”. pungkasnya.

Kepada Dinas terkait dan kepada penegak hukum agar dapat segera menindaklanjuti terkait dugaan korupsi dana bos pada tahun 2020 di SDN 3 Notoharjo, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah, yang rugikan negara hingga puluhan juta, agar virus serupa tidak menular ke sekolah yang lain.
Team

DANA BOS SDN 1 GIRIKLOPO MULYO SEKAMPUNG DIDUGA TERINDIKASI DIKORUPSI.

LAMTIM, GSC – Update Sekampung,
Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SDN 1 GIRIKLOPO MULYO SEKAMPUNG tahun 2020 sebesar Rp 464.130.000,. Diduga dikorupsi dengan cara mark-up anggaran belanja di beberapa Komponen.

Menurut informasi sumber data yang dapat dipercaya, penggunaan dana pada tahap 1 (satu) sebeaar Rp 137.700.000,.ada 3 (tiga) komponen yang tidak diyakini kebenarannya seperti.
Komponen Nomor 3 yaitu, kegiatan pembelajaran dan ekstrakulikuler, sebesar Rp 20.300.000,.
Komponen Nomor 4 yaitu, kegiatan asesmen/ pembelajaran, sebesar Rp 11.621.500,.
Komponen Nomor 8 seperti, perawatan sarana dan Prasarana Sekolah, sebesar Rp 21.686.500,.

Pada tahap 2 (dua) sebesar Rp 183.600.000,. Seperti.
Komponen Nomor 3 sebesar Rp 22.107.000,.
Komponen Nomor 4 sebesar Rp 6.502.000,.
Komponen Nomor 8 sebesar Rp 19.225.000,.

Pada tahap 3 (tiga) sebesar Rp 142.830.000,. Seperti.
Komponen Nomor 3 sebesar Rp 21.359.000,.
Komponen Nomor 4 sebesar Rp 23.174.000,.
Komponen Nomor 8 sebesar Rp 8.560.000,.

Penggunaan Dana bos di 3 (tiga) komponen tersebut Diduga hanya modus Kepala SDN 1 giriklopo mulyo sekampung yang berinisial (SJ) bersama beberapa stafnya, untuk mengelabui Pemerintah dan masyarakat terutama wali murid, agar mendapatkan keuntungan besar guna untuk memperkaya diri.

Pada saat dimintai keterangan, (SJ) tidak merespon.
Kepada Dinas terkait dan kepada Penegak Hukum, agar dapat segera menindaklanjuti terkait Dugaan Korupsi Dana Bos di SDN 1 Giriklopo mulyo sekampung tahun 2020 yang rugikan negara hingga ratusan juta, agar Virus serupa tidak menular kesekolah lain.

(Tim)

Translate »