Ketua Kwarcab Pramuka Metro, Silfia Naharani Peringatan Hari Jadi Pramuka Mengambil Tema Menjaga Pancasila dan Menegakkan NKRI

METRO, GSC. Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kota Metro melaksanakan apel besar peringatan Hari Jadi Pramuka ke-63 di Lapangan Mulyojati, Kecamatan Metro Barat, Sabtu (24/8).

Mengambil tema menjaga Pancasila dan menegakkan NKRI, Kwarcab Pramuka Kota Metro ingin seluruh anggota berperan membantu Pemkot Metro dalam membangun generasi emas Indonesia dan mewujudkan Generasi Emas Metro Cemerlang (Gemerlang).

“Peringatan Hari Jadi Pramuka kita tiap tahun berbeda. Pada tahun 2024 ini kita mengambil tema menjaga pancasila dan menegakkan NKRI. Jadi kita ingin pramuka menjadi bagian dalam pembentukan karakter pada anak-anak di Kota Metro,” kata Ketua Kwarcab Pramuka Metro, Silfia Naharani usai apel, Sabtu (24/8).

Dia menjelaskan, sebagai generasi penerus pembentukan karakter anak sangat penting agar menjadi generasi yang unggul dalam berperilaku dan berkepribadian yang sesuai moral-moral pancasila.

“Karena itu seluruh anggota Pramuka di Kota Metro harus ikut ambil bagian dalam mempersiapkan generasi kita. Agar jadi generasi yang unggul dan berkualitas,” jelasnya.

“Dimulai dari kita yang dewasa ini, bersatu padu untuk tahu mana yang baik dan mana yang tidak agar kita bisa bersama pemerintah menciptakan generasi emas Indonesia melalui di Kota Metro adalah Gemerlang,” imbuhnya.

Silfia menuturkan, kegiatan peringatan Hari Jadi Pramuka ke-63 Kwarcab Pramuka Kota Metro merupakan kolaborasi yang berasaskan budaya, berbeda-beda tapi tetap satu. Ini memiliki pesan bahwa nusatara beragam dan harus diketahui mulai dari anak-anak.

“Apel besar ini tadi melibatkan anak-anak PAUD Kota Metro atau pra siaga, kemudian siaga dan lainya terlibat. Termasuk juga anak disabilitas, jadi semua kita libatkan,” terangnya.

“Terimakasih Pemkot Metro, tokoh Pramuka yang sudah memberi masukan kepada kami. Kemudian juga pengurus Kwarcab Pramuka dan semua Pramuka di Metro karena berkat kerjasama dan peran semua untuk berbuat kepada masyarakat,” imbuhnya.

Ia menambahkan, Kwarca Pramuka Metro juga memberikan penghargaan Pancawarsa kepada 19 anggota Pramuka yang sudah lama berada dalam Pramuka dan aktif menggerakkan.

Silfia berharap, penghargaan ini bisa menjadi semangat para anggota Pramuka Kota Metro terus bergerak dan berbuat untuk masyarakat.

“Tentu anggota yang aktif akan kita berikan apresiasi. Harapannya tentu bisa menjadi semangat untuk anggota lainya agar lebih semangat lagi aktif berbuat baik untuk Pramuka maupun masyarakat,” tandasnya.
ADV.

Silfia Naharani Melantik Mabi Sako dan Pinsako Disabilitas Berdaya Masa Bhakti 2021-2026

METRO, GSC. Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kota Metro, Silfia Naharani melantik Mabi Sako dan Pinsako Disabilitas Berdaya masa bhakti 2021-2026 di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat, Kamis (22/8).

Silfia mengatakan, Sako Disabilitas ini merupakan salah satu gerakan Pramuka untuk mengkampanyekan isu disabilitas melalui Pramuka khususnya di Kota Metro.

“Ini ada 25 anggota yang terdiri dari pemerintah, akademisi, orang tua disabilitas, masyarakat dan kepala sekolah. Melalui saka ini kita ingin agar penyandang disabilitas itu agar tetap didampingi,” kata dia.

Dikatakanya, Sako Disabilitas ini nantinya akan memberikan edukasi dan pembinaan kepada masyarakat khususnya orang tua yang memiliki anak disabilitas agar terus mendidik dan didampingi.

“Karena itu, dibalik keterbatasan itu pasti ada kelebihan. Jadi anak penyandang disabilitas itu harus terus dididik agar bisa memiliki kemampuan. Ini yang ingin kita dorong pada orang tua,” ucapnya.

“Selain itu kita juga nanti berikan pembinaan dan pendidikan pada penyandang disabilitas. Supaya mereka bisa berkarya kemudian berdaya,” imbuhnya.

Apalagi, lanjut dia, Kota Metro saat ini merupakan kota inklusi. Dimana, anak penyandang disabilitas akan diberikan perhatian dan dilibatkan dalam pembangunan.

“Para penyandang disabilitas ini sekarang sangat diperhatikan. Pemerintah selalu mendukung pemberdayaan disabilitas ini, dilibatkan dalam event dan lainya,” paparnya.

Dia berharap, Sako ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas guru dan penggerak komunitas dalam lembaga pendidikan untuk menjadi Pembina Pramuka yang berpengetahuan dan memahami hak asasi manusia disabilitas.
ADV.

Sebanyak 25 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro Periode 2024-2029 Resmi Dilantik

METRO, GSC. Sebanyak 25 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro periode 2024-2029 resmi dilantik. Seremonial pelantikan para wakil rakyat tersebut berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD setempat, Senin, 19/8/2024.

Berdasarkan pantauan di lokasi kegiatan, nampak lembaran naskah pelantikan 25 legislatif definitif, berikut dengan Ketua dan Wakil Ketua Sementara DPRD Kota Metro dibacakan oleh Sekretaris Dewan (Sekwan), Ade Erwinsyah.

Ade membaca teks dari sejumlah regulasi yang menjadi dasar penetapan 25 anggota DPRD Kota Metro definitif, berikut dengan formasi pimpinan dewan setempat.

“Satu, Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah, sebagaimana diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2023,” kata Ade, saat membaca isi naskah pelantikan.

“Kemudian yang ke dua, Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 Tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kabupaten dan Kota,” sambungnya.

Lalu tiga, imbuh Ade, Keputusan Gubernur Lampung Nomor : G/491/B.01/HK/2024 Tentang Peresmian Pengangkatan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Metro, Masa Jabatan Tahun 2024-2029 Tanggal 14 Agustus 2024.

“Serta yang ke empat, Surat Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kota Metro, Nomor : 137/X/DPC.15.01/8/2024 Tanggal 10 Agustus 2024, Perihal Usulan Nama Ketua Sementara DPRD Kota Metro,” paparnya.

Sementara itu, untuk jabatan Ketua Sementara DPRD Kota Metro, dijabat oleh Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ria Hartini.

Tak hanya itu, di poin ke lima Ade juga membacakan naskah penunjukan Wakil Ketua Dewan Sementara yang disepakati oleh tiga partai politik (parpol) peraih kursi legislatif yang sama tinggi setelah PDIP, di Pemilu legislatif pada Februari 2024 lalu.

“Sesuai dengan hasil kesepakatannya, menunjuk Ria Hartini menjadi pimpinan DPRD Kota Metro sementara dan Ahmad Kuseini menjadi Wakil Ketua DPRD Sementara,” ulasnya.

“Berita acara tentang penunjukan Wakil Ketua Sementara DPRD Kota Metro, masa keanggotaan tahun 2024-2029, oleh pimpinan DPD Partai Keadilan Sejahtera Kota Metro, pimpinan DPD Partai NasDem Kota Metro dan tanggal 12 Agustus tahun 2024,” tukasnya.

Dari data yang dihimpun, diketahui komposisi 25 anggota legislatif terpilih yang telah dilantik itu, terbagi atas pemenang pemilu di empat Daerah Pemilihan (Dapil) di Kota Metro, dengan rincian sebagai berikut :

Dapil I Kecamatan Metro Pusat, terdiri dari 8 anggota DPRD terpilih, yakni ;
1. Yusron Fauzi Saleh, SH
2. Ancilla Hernani, SE., S.Psi., M.Pd
3. Ria Hartini, S.Sos., MM
4. Maryati, SKM., M.Kes
5. Kun Komaryati, SE
6. Ansori, SE., MM
7. Roma Doni Yunanto, S.Pt
8. Hi. Fahmi Anwar, SE

Dapil II Kecamatan Metro Utara, terdapat 5 anggota DPRD terpilih yang masing-masing ialah ;
1. Drs. H. Sudarsono, MM
2. Didik Isnanto
3. Iin Dwi Astuti, SE
4. Efril Hadi, M.Kes
5. Ahmad Kuseini, M.Pd.I

Dapil III Kecamatan Metro Timur, terdiri dari 6 anggota DPRD terpilih, yaitu ;
1. Sutikno
2. Basuki, S.Pd
3. Subhan, SE
4. Hi. Abdulhak, SH., MM
5. Wasis Riyadi, S.Sos, MH
6. Amrulloh, SH., MH

Dapil IV Kecamatan Metro Barat dan Kecamatan Metro Selatan, terdiri dari sebanyak 6 anggota DPRD terpilih, yakni ;
1. Wahid Asngari, S.Pd.I., M.Pd.I
2. Ahmadi
3. A Cahyadi Lamnunyai, SH
4. Ir. Deswan
5. Ir. Hadi Kurniadi, ST., MT
6. Basuki Rahmad.
ADV.

Wahdi Sirajuddin Calon Kuat Pimpin Kota Metro Priode Mendatang

METRO, GSC. Dinamika Pilkada Kota Metro 2024 kian mengerucut jelang pendaftaran di KPU. Hingga kini, Wahdi Siradjuddin menjadi calon kuat tanpa lawan berarti pada pemilihan yang akan berlangsung pada 27 November mendatang. Sebagai calon petahana, Wahdi digadang-gadang berpasangan dengan Ahmad Mufti Salim, Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Lampung yang pada Pilkada 2020 silam maju sebagai calon wali kota.

Masuknya nama Mufti Salim dalam bursa bakal calon wakil wali kota Metro 2024 membuat sebagian warga teringat politik identitas yang digunakannya pada Pilkada 2020 lalu. Saat itu, Mufti yang berpasangan dengan Saleh Chandra, kerap menggunakan surjan dan blangkon, pakaiannya resmi adat Jawa bagi laki-laki, ketika turun berkampanye menemui masyarakat.

Tak heran jika kemudian warga menolak Mufti pada Pilkada 2024. Mereka khawatir gaya yang sama kembali digunakan dalam kampanye sehingga memunculkan polarisasi di tengah masyarakat. Hal itu seperti disampaikan AB (36), warga Yosorejo, Metro Timur.

“Terus terang kalau Mufti Salim kembali masuk di Pilkada Metro tahun ini, kami menolak. Dia pakai politik identitas pada Pilkada 2020 lalu, bikin kesal. Dia bawa-bawa pakaian seperti itu, seolah enggak menghargai budaya lain. Sekarang dia mau masuk lagi, ya kami gak mau,” ujar AB, Rabu, 21/8/2024.

AB menilai, kondisi masyarakat Kota Metro yang majemuk akan terpolarisasi dengan kampanye politik yang menonjolkan identitas budaya tertentu. “Di Metro masyarakat sudah hidup dengan tenang, jangan timbulkan bibit perpecahan karena tujuan politik,” katanya.

Hal senada disampaikan WD (37), warga Hadimulyo Barat, Metro Pusat. Ia mengaku tak suka dengan pilihan branding politik Mufti yang menampilkan identitas Jawa pada Pilkada 2020, dan dikhawatirkan pola tersebut akan kembali dilakukan.

“Waktu itu (Pilkada 2020) dia sosialisasi pakai blangkon, baju adat Jawa, di poster, di gambar, keliling ke mana-mana begitu. Yang dia lupa, ini Lampung, masyarakatnya juga sudah beragam, jadi gak perlu yang begitu untuk dapat suara. Lagi pula, lebih baik putra asli Kota Metro yang mimpin kota ini,” ucapannya.

Pegiat sejarah dan budaya Lampung, Arman AZ, pernah mempersoalkan calon kepala daerah yang kerap menunggangi idiom budaya lain untuk memperoleh simpati mata pilih pada pilkada lalu.

“Mereka pikir masyarakat mudah kepincut dengan kostum berbau etnis. Minim wawasan. Calon-calon itu tanpa sadar telah membelah masyarakat di tempatnya,” terang Arman.

Ia meminta para calon kepala daerah, sebagai publik figur memiliki komitmen untuk melestarikan budaya lokal. “Yang terpenting mereka menampilkan komitmen dan upaya konkret terhadap pelestarian budaya lokal, di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung,” tekannya.(Yodi)

Tim Tekab 308 Presisi Polres Lampung Tengah Amankan DPO Kasus Curat

LAMPUNG TENGAH, GSC. Tim Tekab 308 Presisi Polres Lampung Tengah, Polda Lampung berhasil mengamankan DPO kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) inisial FDI (22) asal Kampung Buyut Ilir, Kecamatan Gunung Sugih, Lampung Tengah.

FDI diduga telah membobol dan menggasak peralatan bengkel milik korban Tugiono yang berada di Kecamatan Kotagajah, Lampung Tengah, pada Minggu (27/11/22) silam.

Mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Andik Purnomo Sigit, S.H., S.I.K., M.M, Kasat Reskrim AKP Nikolas Bagas Yudhi Kurnia mengatakan bahwa setelah melakukan aksinya, pelaku sempat kabur dan menghilangkan jejak.

“Setelah buron selama 2 tahun, FDI akhirnya berhasil diamankan Tekab 308 Polres Lampung Tengah saat dia berada di rumahnya,” kata Kasat saat di konfirmasi, Selasa (20/8/24).

Kasat melanjutkan, kronologi aksi pencurian bermula ketika FDI menyatroni bengkel Tugiono hari Minggu, 27 November 2022, sekira pukul 02.00 WIB.

Bengkel milik korban berada di Kotagajah, Lampung Tengah, sementara Tugiono tinggal di Kp. Purwosari Kec. Batang Hari Nuban, Kabupaten Lampung Timur.

“Pelaku masuk bengkel korban lewat atap dan menjebol plavon bengkel, dia merusak pintu bengkel milik korban dan mengambil barang-barang yang berada di dalamnya,” katanya.

Dikatakan Kasat, dari bengkel tersebut, FDI mengambil barang-barang yang berada di bengkel seperti kunci L, seperangkat alat laser, bor listrik dan alat mengecas aki.

Bahkan, pencuri asal Buyut Ilir itu menggondol kompresor angin, sehingga korban mengalami kerugian sebesar Rp. 8 juta.

Kasat Reskrim mengatakan, FDI ditangkap hari Senin, 19 Agustus 2024 sekira pukul 15.00 WIB.

Usai penggerbekan di rumah pelaku, kata Kasat, pelaku kemudian berhasil diamankan dan dibawa ke Polres Lampung Tengah guna pengembangan lebih lanjut.

“FDI dijerat kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan atau pasal 363 KUHPidana dengan ancaman kurungan penjara paling lama 7 tahun,” pungkasnya. (Humas LT).
Red.

Ketua LSM GPRI Dan Jajaran Ucapkan Selamat Atas Pelantikan Beni Wibisono Sebagai Anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah 2024-2029.

LAMPUNG TENGAH, GSC. DPRD Kabupaten Lampung Tengah Melaksanakan rapat paripurna dalam rangka pengucapan sumpah/janji anggota DPRD kabupaten Lampung Tengah dari partai Gerindra (Gerakan Indonesia Rakyat)masa jabatan 2024-2029 diruang sidang paripurna DPRD Kabupaten Lampung Tengah,Senin 19/08/2024.

Rapat paripurna dipimpin langsung ketua DPRD Lampung Tengah Sumarsono didampingi wakil ketua I,Heri Yulius,wakil ketua II, Firdaus Ali , Wakil Bupati Ardito Wijaya, Kejari Kapolres, pengucapan sumpah janji anggota DPRD disaksikan bersama unsur Forkopimda .

Beni Wibisono bersama 50 anggota DPRD lainnya diambil sumpahnya pada hari Senin tanggal 19 Agustus 2024 diruang rapat paripurna.

Dedi Jauhari atas nama ketua LSM GPRI Lamteng Dan pribadi mengucapkan kepada saudara Beni Wibisono Sebagai Anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah masa bakti 2024/2029, semoga saudara melaksanakan tugas dan amanah serta tanggung jawab yang diemban dengan sebaik-baiknya.

“Semoga amanah yang diberikan atas pundak saudara dapat ditunaikan dengan sebaik-baiknya guna berikhtiar bersama wujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lampung Tengah untuk kedepannya sekali lagi selamat untuk mas Beni.ucapnya.

DPRD Lampung Tengah Gelar Paripurna Membahas Kesepakatan Bersama Rancangan KUA dan PPAS APBD Kabupaten Lampung Tengah Tahun Anggaran 2025

LAMPUNG TENGAH, GSC. Pj. Sekdakab Lampung Tengah Drs. Kusuma Riyadi, M.M. mewakili Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad, S.Sos., M.M. menyampaikan kesepakatan bersama rancanagan KUA dan PPAS APBD Kabupaten Lampung Tengah Tahun Anggaran 2025 dan Penyampaian Nota Pengantar Rancangan Perubahan KUA dan PPAS APBD Kabupaten Lampung Tengah TA. 2024 pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lampung Tengah, Rabu 24/7/2024.

Rapat paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Lampung Tengah Sumarsono dan dihadiri oleh Wakil Ketua I Yulius Heri Susanto dan Wakil Ketua III Muslim Ansori para anggota dewan serta Staf Ahli Bupati, Para Asisten, para Kepala OPD dan dinas terkait.

Juru bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Lampung Tengah menerangkan bahwa pada Sidang Paripurna tanggal 16 Juli Tahun 2024 yang lalu, Bupati Lampung Tengah telah menyampaikan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2025. Sesuai amanat Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, diamanatkan bahwa Kepala Daerah menyusun Rancangan KUA-PPAS yang selanjutnya disampaikan kepada DPRD untuk dibahas oleh Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan disepakati bersama antara Kepala Daerah dan DPRD sebagai dasar Penyusunan RAPBD dari hasil pembahasan terhadap Rancangan KUA dan PPAS Kabupaten Lampung Tengah Tahun Anggaran 2025.
ADV.

AWPI Lampung Tengah Sukses Gelar Muscab Perdana

LAMPUNG TENGAH, GSC. Puluhan wartawan yang tergabung Dalam Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Lampung Tengah
sukses lakukan Muscab perdana membentuk
Dan menyusun kepengurusan organisasi AWPI di Taman Gunung Sugih,Senin(19/08/2024)

Muscab perdana AWPI Lampung Tengah bertemakan “kita
wujudkan organisasi wartawan yang independen,berintegritas, dan profesional
menuju kabupaten lampung tengah yang berkemajuan
dan berakhlak.

Pengurus AWPI Lampung Tengah terpilih secara aklamasi periode 2024-2029. wawan susanto sebagai ketua, chandra wayka sebagai sekretaris, Doni Febri Hermawan sebagai Bendahara.

Sementara itu, ketua terpilih wawan susanto mengatakan, dirinya akan mengemban amanah dengan sebaik-baiknya untuk mengembangkan AWPI menjadi organisasi yang besar.

“Bersama dengan jajaran pengurus dan anggota, kami akan menjalankan roda organisasi sesuai dengan AD/ART organisasi

Kritik dan saran yang membangun, lanjut wawan akan selalu mereka terima demi membangun organisasi yang lebih baik ke depannya,

“Transparansi, keterbukaan, serta musyawarah dan mufakat senantiasa akan dilakukan, karena organisasi AWPI ini bukan milik saya, tetapi merupakan milik seluruh jajaran pengurus dan anggota,” Tandas wawan.
Red.

Cegah Kejahatan Jalanan, Patroli KRYD Polres Lampung Tengah Terus Ditingkatkan

LAMPUNG TENGAH, GSC. ajaran Polres Lampung Tengah, Polda Lampung terus berkontribusi dalam menciptakan keamanan di wilayahnya.

Salah satu upaya yang terus dilakukan adalah dengan meningkatkan kegiatan preventif seperti Patroli KRYD di lokasi lokasi yang dianggap rawan aksi kriminalitas diwilayah hukum Mapolres setempat, Minggu (18/8/24) siang.

Hal tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya aksi kejahatan jalanan seperti premanisme, Curat, Curas dan Curanmor.

Mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Andik Purnomo Sigit, S.H., S.I.K., M.M, Kasat Samapta AKP Joni Maputra, S.H menjelaskan bahwa patroli tersebut sebagai langkah antisipatif, upaya pencegahan secara dini terjadinya gangguan Kamtibmas maupun aksi kejahatan jalanan lainnya.

“Ya benar, kami terus meningkatkan patroli rutin, baik pagi siang maupun malam hari, ke lokasi yang dianggap rawan guna mencegah adanya aksi kejahatan jalanan, terutama pada hari libur atau weekend,” kata Kasat Samapta.

Pihaknya berharap, dengan adanya kehadiran Polisi ditengah masyarakat, seluruh masyarakat pengguna jalan khususnya, yang melintasi Kabupaten Lampung Tengah merasa aman dan nyaman saat melakukan aktivitas mereka.

“Tentunya, harapan kita, seluruh elemen masyarakat juga dapat turut serta membantu pihak Kepolisian dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang tetap aman, nyaman dan kondusif, diwilkum Polres Lampung Tengah,” demikian pungkasnya. (Humas LT).
Red.

Lembaga Survey Ungkap Kepuasan Terhadap Kinerja Walikota di Atas 50%

METRO, GSC- Sejumlah lembaga survey mengungkapkan tingkat kepuasan umum kinerja kepemimpinan Walikota Metro Wahdi. Dua lembaga survey ini adalah Departemen Riset Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Radar Lampung Media Grup (RLMG) dan Forum Riset Sakai Sambayan (Forssa).

Dua lembaga survey ini mengungkap tingkat kepuasan maupun kinerja sama-sama di atas 50%. Menurut Departemen Riset Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Radar Lampung Media Grup (RLMG) tingkat kepuasan sebesar 51,9% akumulasi dari sangat puas 11,20% dan puas 40,70% berbeda dengan Forssa tingkat kepuasan bahkan mencapai sebesar 63,6% akumulasi dari puas 29,30% dan cukup puas 34,30%.

Agus Alimuddin mewakili Forssa mengungkap, tingkat kepuasan terhadap kinerja walikota ini tentunya bersifat dinamis yang dapat berubah dari waktu ke waktu. “Andai survey dilakukan hari ini, kemungkinan hasilnya akan naik, karena secara umum infrastruktur di Kota Metro sudah banyak yang diperbaiki,” kata Agus, Rabu, 14 Agustus 2024.

Tingkat kepuasan berbanding lurus dengan prestasi yang diraih hasil dari program nyata

Tingkat kepuasan ini tentunya berbanding lurus dengan pelayanan publik maupun pelayanan dasar yang ada di Kota Metro. Berbagai torehan prestasi juga menjadi bukti bahwa pelayanan publik maupun pelayanan dasar sudah terpenuhi bagi warga Metro.

Terlepas dari itu, meskipun infrastruktur kerap menjadi sorotan, namun secara umum nilai kemantapan jalan di Kota Metro mencapai 83,92% per akhir tahun 2023, bahkan nilai kemantapan jalan ini lebih tinggi dari jalan Provinsi Lampung yang hanya sebesar 78,68% per akhir tahun 2023, nilai ini diperkirakan juga mengalami kenaikan per akhir tahun 2024 ini.

Selain program infrastruktur. Berbagai program Walikota Wahdi, terbukti berjalan dengan baik, karena menghasilkan berbagai raihan prestasi yang sangat membanggakan bagi warga Metro maupun Provinsi Lampung. Prestasi yang sangat menonjol, diantaranya adalah sebagai berikut.

Di bidang pendidikan: Penghargaan terbaik atas Standar Pelayanan Minimal (SPM) kategori kota se-Indonesia peringkat pertama, apresiasi dari MenPAN-RB Muhadjir Effendy, atas pemberdayaan anak-anak difabeldifabel sehingga berprestasi.

Di bidang kesehatan: Penghargaan Universal Health Coverage Kategori Utama sebagai jaminan kesehatan seluruh warga Metro tanpa terkecuali, dengan cukup membawa KTP akan dilayani, Penghargaan dari Presiden RI Anugerah Penilaian Pembangunan Daerah (PPD) Terbaik 5 besar nasional program Jama-PAI.

Di bidang pelayanan publik: Penghargaan dari Presiden, karena telah menciptakan Mall Pelayanan Publik (MPP) dan MPP digital yang mampu menjadi Pilot Project se Provinsi Lampung, Mendapatkan nilai tertinggi kepatuhan Penyelenggaran Pelayanan Publik se-Provinsi Lampung dari Ombudsman RI.

Di bidang penyelenggaraan pemerintahan: Peringkat ke-9 nasional penilaian Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2024, Penghargaan Penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Reformasi Birokrasi (RB) Award 2021 dengan predikat B.

Di bidang sosial dan budaya: Prestasi menetapkan lima Cagar Budaya di Kota Metro sebagai satu-satunya kota atau kabupaten di Lampung yang memiliki Tim Ahli Cagar Budaya dan menetapkan Cagar Budaya, serta menjadi percontohan bagi Provinsi maupun kabupaten kota lain.

Di bidang ekonomi: Prestasi atas penanggulangan inflasi, Penghargaan Nominasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten/Kota berkinerja terbaik kawasan Sumatera berdasarkan keputusan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Metro masih menjadi kota hunian yang diidamkan warga Lampung

Sementara itu. Hingga kini, Kota Metro masih menjadi tempat idaman untuk ditinggali khususnya bagi warga luar Kota Metro pada umumnya. Selain nyaman, Kota Metro disinyalir kondusif sebagai wilayah untuk menjalankan bisnis maupun menimba ilmu.

Salah satunya dikemukakan oleh alumni IAIN Metro, Tanti Yoseva, warga asli Suoh, Lampung Barat ini mengaku nyaman tinggal di Kota Metro. Ia juga merasa ingin menjadi warga Metro. Ia nyaman karena sejak menjadi mahasiswi hingga lulus saat ini masih menjalankan bisnis UMKM suvenir wisuda

“Sejauh ini sangat puas. Termasuknya perkembangannya sangat pesat daripada kota lain, misalkan di kampung saya sendiri, Lampung Barat, pembangunannya belum merata. Untuk Kota Metro pembangunannya menurutku sudah merata,” kata Tanti.

Menurut gadis asal Lampung Barat ini, terkait jalan meskipun ada yang sedikit berlubang, namun masih bisa dikatakan nyaman. “Sepertinya untuk jalan berlubang hanya di titik-titik tertentu, memang perlu diperbaiki. Tapi untuk semuanya sudah bagus,” katanya.

Lingga, warga baru Kelurahan Purwosari, Kecamatan Metro Utara mengaku nyaman tinggal di Metro. Pria asal Gunung Pelindung, Lampung Timur ini sudah menetap dan membeli sebuah hunian di Purwosari.

“Saya jujur nyaman mas tinggal di Metro, untuk fasilitas lengkap. Karena kita hidup ini kan tidak hanya tentang jalan saja, layanan lain juga penting, seperti layanan kesehatan di sini saya anak dan isteri pakai BPJS, alhamdulillah terlayani dengan baik,” kata Lingga.

Menurut Lingga, sejak 2021 ia tinggal di Metro, ia merasa Kota Metro sangat kondusif, aman dan nyaman. “Saya sudah tiga tahun tinggal di Perumahan Pring Residen ini aman-aman saja,” kata Lingga.
(ADV)

Translate »