Panglima TNI Dan Kapolri Tinjau Langsung Tempat Isolasi Terpusat di Tidar Papua

PAPUA, GSC – Update TNI,
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung tempat isolasi terpusat (isoter) di KM Tidar, Papua, Jumat (27/8/2021). Dalam kesempatan tersebut, mereka berdua juga melakukan interaksi langsung secara virtual dengan pasien yang dirawat di tempat isolasi terapung tersebut.

Dalam kesempatan itu, Sigit mengajak kepada seluruh warga Papua yang terpapar virus corona untuk menjalani isolasi di tempat isoter. Mengingat, kata Sigit, berdasarkan pengakuan dari pasien di tempat itu, isoter memiliki fasilitas penunjang lengkap dan diawasi secara intensif oleh tenaga kesehatan (nakes).

“Saya dengan pak Panglima dan tim tentunya sangat terima kasih dan sangat senang tadi dari saudara-saudara sampaikan bahwa di isoter dapatkan pelayanan yang baik dari fasilitas maupun pengawasan secara intensif dari tenaga kesehatan,” kata Sigit.

Dengan adanya hal itu, Sigit berharap kepada warga untuk mau mengajak atau menyosialisasikan ke keluarga dan kerabatnya agar mau melakukan isolasi di tempat isoter.

“Jadi tentunya harapan kami kegiatan di isoter, fasilitas di isoter disampaikan ke saudara-saudara kita yang saat ini mungkin masih memilih untuk laksanakan isoman,” ujar eks Kapolda Banten itu.

Menurut Sigit, dengan lengkapnya fasilitas dan pengawasan penuh secara langsung dari tenaga kesehatan, maka kesembuhan pasien dari paparan virus corona akan semakin tinggi. Selain itu, kata Sigit, dengan perawatan di isoter dapat mencegah penularan terhadap orang lainnya.

“Sampaikan ke saudara-saudara bahwa isoter yang ada Kapal terapung ini fasilitasnya lengkap dan kita semua dapatkan jaminan bahwa dengan dokter yang ada, obat yang ada, maka kesembuhan akan menjadi harapan untuk lebih baik. Daripada dirawat di rumah masing-masing. Tolong disampaikan kepada saudara-saudara yang memilih isoman daripada isoter,” ucap Sigit.

Sementara itu, mantan Kabareskrim Polri ini juga memberikan apresiasi kepada tenaga kesehatan yang terus berjuang tanpa kenal lelah untuk merawat masyarakat yang terpapar virus corona.

“Terima kasih kepada tenaga kesehatan, karena sudah dirawat saudara-saudara kita. Tolong terus setiap hari di cek secara intensif, sehingga saudara kita segera sehat dan sembuh,” tutur Sigit.
Gsc/ Red

DANA PERAWATAN SARANA DAN PRASARANA SEKOLAH DIDUGA di GELAPKAN OKNUM KEPALA SEKOLAH

PESISIRBARAT, GSC – Update Dana Bos,
Rp 63.770.000,. Dana Perawatan Sarana dan Prasarana Sekolah SMAN 1 Lemong Tahun Ajaran 2020 yang bersumber dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak terealisasi dengan baik.

Menurut sumber data yang dapat dipercaya, di komponen perawatan sarana dan prasarana Sekolah pada tahap 1 (satu) tahun ajaran 2020 sebesar Rp 20.768.000,.
Pada tahap 2 (dua) tahun ajaran 2020 sebesar Rp 28.50200,.
Dan tahap 3 (tiga) tahun ajaran 2020 sebesar Rp 13.500.000,.
Dana sebesar itu semestinya sudah bisa untuk membuat ruang kelas baru, akan tetapi pada saat tim investigasi beberapa media cetak dan online berkunjung ke SMAN 1 Lemong baru-baru ini, melihat kondisi Sekolah tersebut sangat memprihatinkan.

Cat yang sudah kusam, plafon triplek pada jebol dan kaca jendela banyak yang pecah, kuat dugaan bahwa Sekolah tersebut sudah lama tidak terawat.

Pada saat dimintai keterangan terkait penggunaan dana bos Kepala SMAN 1 Lemong Bu Nrsy menepis tersebut dengan mengatakan bahwa dana bos sudah digunakan sesuai aturan dan sudah terealisasi semua, dan tidak ada masalah

Dana untuk sarpras diduga hanya modus Oknum Kepsek dan beberapa stafnya, untuk mendapatkan keuntungan besar guna memperkaya diri, sehingga fisik sekolah terabaikan dan tidak terawat.

Kami akan mencoba mengkonfirmasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Lampung, dan kami juga akan mempertanyakan hal ini terhadap OMBUDSMAN Prov Lampung, terhadap Inspektorat Dinas Pendidikan, kenapa hal seperti ini bisa terjadi, kuat dugaan korupsi dana bos tahun 2020 di SMAN 1 Lemong Kab, Pesisir Barat ini sudah sejak lama terjadi, kami berharap agar segera dapat ditindak lanjuti agar kiranya hal serupa tidak menular ke Sekolah yang lain.
(Tim)

Kampung Totokaton Gelar Muskamus Untuk Mendata Dan Validasi Data Penerima BLT

LAMPUNGTENGAH, GSC – Update BLT,
Aparat kampung, Totokaton Kecamatan, Punggur, Lampung Tengah, sedang melakukan pendataan terkait masyarakat yang akan menerima Bantuan Tunai Langsung (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahap dua.

Menurut Kakam Totokaton, Subagiyo bahwa pihaknya saat ini sedang melakukan pendataan validasi masyarakat yang akan menerima BLT pada tahap kedua, atau tahap tambahan. Dimana terang, Subagiyo pihaknya sedang menggelar Musyawarah Kampung Khusus (Muskamsus) untuk mendata, dan mencocok kan validasi data masyarakat yang akan menerima BLT tambahan, dari sumber dana desa di tahun 2021 saat ini, yang di gelar di Kantor kampung setempat, Rabu malam (25/08).

“Dari data yang kita miliki untuk saat ini, ada sekitar 41 kepala keluarga dari masyarakat yang akan menerima BLT tahap kedua, yang telah di data pihaknya, benar-benar berhak untuk menerima BLT itu. Dimana masing-masing akan menerima BLT Rp.300 per bulannya, hingga akhir tahun 2021 ini, dimana mayoritas masyarakat kita sangat tergantung pada Pertanian,” ujar Bagiyo, kepada awak Media ini, Rabu (25/08) malam.

Dalam rapat yang digelar bersama unsur, dan aparat kampung, Totokaton pihaknya sekaligus membahas terkait rencana, dan agenda kerja Kampung kedepan. Dan tentunya masih membahas terkait penanggulangan pandemi covid-19, dalam upaya mendorong pergerakan ekonomi kemasyarakatan, khususnya di Kampung Totokaton, Kec.Punggur.

“Kita juga sangat berharap, baik itu ADD maupun DD dapat segera terealisasi, agar program dan perencanaan kerja di Kamping kita ini dapat terealisasi dengan cepat. Dan kasus covid-19 dapat segera berakhir, agar mobilitas, dan pergerakan ekonomi masyarakat dapat berjalan normal,” harap dia.
Gsc/ Red

DPRD Tubaba Rapat Paripurna Penandatanganan Nota Kesepakatan KUA-PPAS Tahun 2021

TUBABA, GSC – Update Kominfo,
Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam Rangka Penandatanganan Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD Perubahan Tahun Anggaran 2021. Di Ruang Paripurna DPRD setempat, Kamis (26/08).

Rapat tersebut dihadiri secara langsung oleh Bupati Tulang Bawang Barat Umar Ahmad, Wakil Bupati Fauzi Hasan. Dan diikuti secara virtual oleh Forkopimda, seluruh OPD, Aparatur Kecamatan dan Tiyuh se- Tulang Bawang Barat.

Dalam sambutan Bupati Tulang Bawang Barat Umar Ahmad, S.P yang dibacakan oleh Wakil Bupati Tubaba Fauzi Hasan, beliau menyampaikan ucapan Terima Kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat yang telah bersama-sama dalam rangkaian proses Penyusunan Rancangan KUA & PPAS-P APBD Tahun Anggaran 2021 dari awal sampai ditandatanganinya Nota Kesepakatan tersebut.

Dan beliau berharap agar APBD Tahun Anggaran 2021 ini dapat berjalan optimal sehingga kepentingan rakyat dapat dilayani secara maksimal dan dapat membawa kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Sesuai dengan kesepakatan bersama, eksekutif dan legislatif bersama-sama saling memberikan dukungan dan kontribusi sesuai dengan kewenangannya, mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, hingga kepada tahapan evaluasi. Dengan ditandatanganinya Nota Kesepakatan Rancangan KUA & PPAS-P APBD tahun Anggaran 2021, maka eksekutif dan legislatif pada hakekatnya mempunyai tanggung jawab yang sama melalui fungsi dan kewenangannya masing-masing untuk membangun Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam rangka mencapai keberhasilan pelaksanaan pembangunan pada Tahun Anggaran 2021.

Pengelolaan Keuangan Daerah, pada dasarnya selain merupakan tugas dan kewajiban konstitusional juga merupakan aktualisasi prinsip kemitraan, antara Pemerintah Daerah dan DPRD sebagai unsur penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dalam rangka penyelenggaraan otonomi daerah.
Oleh karenanya, kemitraan yang sejajar antara Pemerintah Daerah dan DPRD perlu dibina secara optimal dalam koridor saling asah dan saling isi dengan menjunjung nilai-nilai kebersamaan sesuai dengan fungsi, tugas dan peran masing masing.
Gsc/ Spr (ADV)

Ketua TP PKK Metro Keliling ke Kecamatan Yang Ada di Metro

METRO, GSC – Update PKK,
Tim Penggerak PKK Kota Metro mengunjungi usaha peningkatan pendapatan keluarga (UP2K) yang ada semua kecamatan kota setempat. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kendala UP2K saat pandemi Covid-19 ini.

“Iya kami keliling di kecamatan-kecamatan yang ada di Metro. Tujuanya untuk mapping UP2K yang ada di kelurahan-kelurahan. Sekaligus menanyakan apa ada kendala mereka kita inventarisir,” kata Ketua TP PKK Metro, Silfia Naharani Wahdi, Kamis (26/8).

Nantinya, lanjut Silfi, pihaknya akan melakukan evaluasi terkait kendala UP2K selama pandemi Covid-19 untuk mencari solusi dan membantu usaha tersebut tetap berkembang.

“PKK inikan mitra pemerintah ya, jadi nanti kendala yang ditemui oleh UP2K kita bahas dulu di PKK. Kemudian hasil rapat ini kita berikan saran ke pemerintah supaya mengambil langkah agar UP2K ini masih bisa bertahan,” ucapnya.

Ia menjelaskan, mayoritas permasalahan yang ditemui oleh UP2K yakni dalam hal pemasaran. Karena itu, pihaknya akan membantu pemasaran UP2K melalui media sosial dan juga di Sentra Kreatif Metro (Sekam).

“Iya mayoritas itu. Nanti kita bantu jual di Sekam dan melalui media sosial juga. Tetapi harus di inventarisir juga kemampuan produksi dan kualitas produk UP2K ini. Supaya nanti ketika sudah banyak pembeli kita bisa mencari strateginya bagaiamana,” jelasnya.

Silfi menambahkan, di Kota Metro produk UP2K sangat banyak seperti makanan, kerajinan, maupun kerajinan rajut. Selain itu, kualitas produknya juga sangat baik.

“Banyak ada yang berupa makanan seperti kentang urak arik, jamu, kemudian kerjaninan berupa rajut, dan lainya. Nah di Metro Pusat ini banyak perajin dan hasilnya bagus-bagus,” tandasnya.
Gsc/ Red

Kota Metro Mulai Melaksanakan Vaksin Covid-19 Untuk Ibu Hamil

METRO, GSC – Update Covid-19,
Pemerintah Kota (Pemkot) Metro mulai melaksanakan vaksinasi COVID-19 bagi ibu hamil di kota setempat untuk menjaga imunitas para ibu hamil dari paparan COVID-19.

“Alhamdulillah hari ini Metro mengadakan pencanangan vaksinasi COVID-19 untuk ibu hamil. Untuk vaksin yang diberikan merk Sinovac. Dan sudah dipelajari oleh para ahli bahwa vaksin ini aman untuk ibu hamil,” kata Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin usai pencanangan vaksinasi COVID-19 untuk ibu hamil di Puskesmas Metro Utara, Rabu (25/8).

Wali kota menjelaskan, ibu hamil yang akan disuntik vaksin dengan kriteria usia kehamilan 13 sampai 33 minggu dengan jumlah sebanyak 464 ibu hamil yang tersebar di Kota Metro.

“Untuk saat ini data yang menerima vaksin di Metro Utara sebanyak 30 orang. Jumlah totalnya ada 464 orang,” jelasnya.

Dikatakanya, pelaksanaan vaksinasi bagi ibu hamil ini dilakukan untuk memberi perlindungan, menambah imunitas, serta menurunkan angka risiko kematian akibat COVID-19 bagi ibu hamil di Bumi Sai Wawai.

Sebab, berdasarkan penelitian ibu hamil yang terpapar COVID-19 akan mengalami pemberatan kondisi serta akan berdampak pada kehamilan dan bayinya.

“Upaya pemberian vaksinasi covid-19 bagi ibu hamil tersebut juga telah di rekomendasikan oleh Komite Penasehat Ahli Imunisasi Nasional atau ITAGI. Untuk di Kota Metro terdapat 23 ibu hamil yang terkonfirmasi positif COVID-19,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, drg. Erla Andrianti memastikan, vaksinasi untuk ibu hamil ini aman dilakukan dengan tetap melalui proses skrining serta pengawasan dokter dan bidan.

“Vaksin untuk ibu hamil itu aman. Artinya aman itu mengikuti aturan usia kandungan 13 sampai 33 minggu dan tidak memiliki penyakit darah tinggi dan lainya sebagaimana masyarakat umum. Sampai sejauh ini tidak ada kendala. Tapi pelaksanaan tetap akan bertahap sesuai dengan alokasi vaksin yang ada di kita,” ucapnya.

Erla menuturkan, untuk fasilitas kesehatan (Faskes) yang digunakan untuk vaksinasi ibu hamil yaitu di Puskesmas yang ada di Kota Metro.

“Tapi nanti bisa dilakukan secara masal juga. Untuk jumlah ibu hamil yang akan disuntik vaksin itu ada 464 orang, tertinggi ibu hamil ada di Kelurahan Margorejo, kemudian Yosomulyo, Ganjaragung dan Iringmulyo,” terangnya.

Salah satu ibu hamil yang mendapatkan vaksin, Dewi Anggraini (32) warga Kelurahan Yosomulyo mengaku tidak mengalami gejala apapun usai disuntik vaksin.

“Tadi awalnya sempat takut, tapi setelah disuntik tidak apa-apa. Ini juga saya tidak merasakan gejala apa-apa usai disuntik. Jadi vaksin ini aman,” ucap dia.

Dewi menambahkan, dirinya ingin mendapatkan vaksin COVID-19 lantaran banyak ibu hamil yang meninggal karena terpapar COVID-19.

“Banyak beredar di media sosial kalau kematian ibu hamil terpapar covid banyak dari situ ada rasa takut. Saya mencari info dimana bisa vaksin dan ternyata Pemkot Metro membuka vaksinasi untuk ibu hamil. Untuk sekarang usia kehamilan saya 15 minggu,” tandasnya.
Gsc/ Ags

DPRD Lampung Tengah Gelar Rapat Paripurna Rancangan Perubahan KUA Dan PPAS Tahun 2021

LAMPUNGTENGAH, GSC – Update DPRD, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Tengah pada Rabu siang (25/08/2021) menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA), serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun 2021, di Gedung DPRD setempat.

Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua Dua DPRD Firdaus Ali, mewakili Ketua DPRD Lampung Tengah Sumarsono yang berhalangan hadir atas wafatnya Ibunda beliau di Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur, Selasa kemarin (23/08/2021).

Rapat juga turut dihadiri Wakil Ketua Satu DPRD Lampung Tengah Yulius Heri Susanto dan Wakil Ketua Tiga Muslim Anshori, serta para Anggota DPRD dan Sekretaris DPRD Syamsi Roli.

Rapat Paripurna ini dihadiri langsung Bupati Lamteng Musa Ahmad, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, para Kepala SKPD dan Jajaran Forkopimda Kabupaten Lampung Tengah.

Dalam sambutannya, Bupati Lamteng Musa Ahmad menjelaskan, sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah disebutkan bahwa Perubahan KUA dan PPAS dapat dilakukan dikarenakan perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi KUA diantaranya, dapat berupa pelampauan atau tidak tercapainya proyeksi pendapatan daerah, serta alokasi belanja daerah atau perubahan sumber dan penggunaan pembiayaan daerah.

Berkenaan dengan hal tersebut, dalam rangka menyikapi perkembangan penerimaan pendapatan daerah, alokasi belanja daerah, penerimaan dan penggunaan pembiayaan daerah, serta mensikapi kebijakan Pemerintah Pusat dalam penanganan pandemi Covid-19, maka Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Tengah akan melakukan Perubahan atas KUA dan PPAS Tahun 2021.

“Kami sampaikan kepada Badan Anggaran DPRD Lampung Tengah agar dapat segera melaksanakan rapat internal dan dilanjutkan rapat bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk membahas Rancangan KUA dan PPAS Perubahan APBD Tahun 2021,” jelas orang nomor satu di Bumi Beguai Jejamo Wawai tersebut.

Berikut rincian Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Tahun 2021:

PENDAPATAN
Target pendapatan daerah Kabupaten Lampung Tengah berkurang 1,47% atau sebesar Rp.37,80 milyar lebih dari Rp.2,56 triliyun lebih menjadi Rp.2,52 triliyun lebih dengan rincian:

Pendapatan Asli Daerah (PAD) naik 2,95% atau sebesar Rp.5,69 milyar lebih dari Rp.192,84 milyar lebih menjadi Rp.198,53 milyar lebih;

Pendapatan Transfer turun 2,02% atau sebesar Rp.43,49 tmilyar lebih dari Rp.2,15 trillyun lebih menjadi Rp.2,10 trillyun lebih;

Lain-lain Pendapatan Daerah yang sah tidak mengalami perubahan atau tetap sebesar Rp.218,21 milyar lebih.

BELANJA DAERAH
Belanja Daerah naik 6,60% atau sebesar Rp.174,68 milyar lebih dari Rp.2,64 triliyun lebih menjadi Rp.2,82 triliyun lebih, dengan rincian sebagai berikut:

A. Belanja Operasi Belanja Operasi berkurang 0,90% atau sebesar Rp. 16,83 milyar lebih, dengan rincian sebagai berikut:

Belanja Pegawai berkurang 0,08% atau sebesar Rp.917,71 Juta lebih dari Rp. 1,202 milyar lebih menjadi Rp.1,201 milyar lebih;

Belanja Barang dan Jasa naik 2,09% atau sebesar Rp. 11,70 milyar lebih dari Rp.559,88 milyar lebih menjadi Rp.571,59 milyar lebih;

Belanja Subsidi berkurang 72,89% atau sebesar Rp.396,87 juta lebih dari Rp.544,47 juta lebih menjadi Rp.147,60 juta lebih;

Belanja Hibah berkurang 25,89% atau sebesar Rp.27,17 milyar lebih dari Rp.104,96 milyar lebih menjadi Rp.77,78 milyar lebih;

Belanja Bantuan Sosial berkurang 100% dari Rp.42,00 juta menjadi Rp.0,00;
B. Belanja Modal.
Belanja Modal mengalami kenaikan 57,22% atau sebesar Rp.161,90 milyar jebih dengan rincian sebagai berikut:

Belanja Modal Tanah naik 7,08% atau sebesar Rp. 201,06 juta lebih dari Rp.2,84 milyar lebih menjadi Rp.3,04 milyar lebih;

Belanja Modal Peralatan dan Mesin naik 5,12% atau sebesar Rp.3,65 milyar lebih dari Rp.71,40 milyar lebih menjadi Rp.75,06 mitlyar lebih;

Belanja Modal Gedung dan Bangunan naik 5,75% atau sebesar Rp.1,77 milyar lebih dari Rp. 30,80 milyar lebih menjadi Rp.32,57 milyar lebih;

Belanja Modal Jalan, Jaringan, dan trigasi naik 88,07% atau sebesar Rp.156,31 milyar lebih dari Rp.177,49 milyar lebih menjadi Rp.333,80 milyar lebih;

Belanja Modal Aset Tetap Lainnya berkurang 9,18% atau sebesar Rp.39,08 juta dari Rp.425,61 juta menjadi Rp.386,53 juta;

C. Belanja Tidak Terduga.

Belanja Tidak Terduga mengalami kenaikan 96,67% atau sebesar Rp.29,00 milyar dari Rp.30,00 milyar menjadi Rp. 59,00 milyar;

D. Belanja Transfer.

Belanja Transfer naik 0,13% atau sebesar Rp.612,00 juta dengan rincian sebagai berikut:

Belanja Bagi Hasil naik 6,29% atau sebesar Rp.612,00 juta dari Rp.9,73 milyar lebih menjadi Rp.10,34 milyar lebih;

Belanja Bantuan Keuangan tidak mengalami perubahan atau tetap sebesar Rp.456,34 milyar lebih;
A. Penerimaan pembiayaan daerah mengalami kenaikan 266,08% atau sebesar Rp.220,71 milyar lebih dengan rincian sebagai berikut:

Realisasi penerimaan pembiayaan daerah mengalami peningkatan 78,98% atau sebesar Rp.65,51 milyar lebih dari Rp.82,95 milyar lebih menjadi Rp.148,47 milyar lebih yang berasal dari SiIPA Tahun Anggaran 2020.

Dalam rangka mendukung Program Pemulihan Ekonomi Nasiona guna mengurangi dampak Covid-19, maka pemerintah daerah melakukan langkah berupa pinjaman daerah sebesar Rp.155,20 milyar yang akan digunakan dalam pembangunan infrastruktur daerah.

B. Untuk pengeluaran pembiayaan daerah mengalami penambahan sebesar Rp.8,23 milyar lebih yang digunakan untuk Penyertaan Modal sebesar Rp.3,5 milyar dan untuk pembayaran Hutang Pokok yang Jatuh tempo serta pembayaran bunga pinjaman sebesar Rp.4,73 milyar lebih.

“Demikian hal-hal yang dapat kami sampaikan dalam Pengantar Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Tahun 2021. Selanjutnya rancangan tersebut dapat dibahas dan disepakati bersama sebagai dasar penyusunan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021,” pungkasnya.
Gsc/ Red ( ADV)

Hadapi Pemilu 2024, Pengurus Pinter Gelar Rakor Internal di Jakarta

JAKARTA, GSC – Update Rakor,
Dalam Rangka persiapan verifikasi administrasi dan verifikasi faktual, pengurus Partai Indonesia Terang (Pinter) menggelar Rapat koordinasi (Rakor).

Rakor tersebut berlangsung di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pinter, Jalan KH Abdullah Syafei No. 9B, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (25/8/2021).

Rakor tersebut berlangsung antara Ketua Umum DPP Pinter, Dr (Cn) Hj. Rizayati, SH, MM, didampingi Sekjen DPP Pinter, Dr (Cn) Teuku Eddy Faisal Rusydi, SHI, M.Sc, CM, CTT (K), dan Wakil Ketua Umum DPP Pinter, Dr. Drs. Sayid Fadhil, SH,M.Hum dengan Ketua Dewan Pembina DPP Pinter, Dr. Moh. Gempar Soekarnoputra SH MBA.

Ketua Umum (Ketum) DPP Pinter, Dr (Cn) Hj. Rizayati, SH, MM, mengatakan, dalam rapat koordinasi itu antara lain membahas tentang persiapan verifikasi administrasi dan verifikasi faktual terhadap Partai Indonesia Terang oleh Kementerian Hukum dan HAM RI.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Menkumham RI Nomor 34 Tahun 2017 juncto UU No. 2 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pendaftaran Badan Hukum Partai Politik, Perubahan AD/ART Partai Politik serta Perubahan Kepengurusan Partai Politik, juncto UU No. 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik sebagaimana telah diubah dengan UU No.2 Tahun 2011 tentang Perubahan Atas UU No.2 Tahun 2008 tentang Partai Politik.

Dikatakan Hj Rizayati, kepengurusan Pinter saat ini telah eksis di 34 Provinsi di seluruh Indonesia. Bahkan kini sedang terus menerus berkonsolidasi, supaya semakin eksis demi mencapai kepengurusan di setiap Provinsi, minimal bisa tercapai 75 persen.

“Begitu juga kepengurusan di tingkat Kabupaten/Kota minimal bisa terbentuk mencapai 50 persen,” terang Srikandi Indonesia yang dijuluki Cut Nyak Cahaya Jeumpa.

Pengusaha asal Bireuen, Aceh ini mengharapkan doa dan dukungan dari seluruh rakyat Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, agar Pinter bisa menjadi salah satu partai politik (Parpol) peserta pemilu tahun 2024 mendatang.

“Partai Indonesia Terang lahir atas dasar keinginan dan dukungan masyarakat Indonesia, yang berawal dari Program Indonesia Terang, yang bertujuan untuk membawa perubahan kehidupan perekonomian masyarakat ke arah yang lebih baik dan terang, sesuai dengan mottonya Terang Pangannya, Terang Sandangnya dan Terang Papannya, serta Terang Hatinya,” pungkas Hj Rizayati.

Sementara itu, Wakil Presiden Pinter yang juga Jubir Pinter, Dr. Drs. Sayid Fadhil, SH,M.Hum menambahkan, pertemuan hari ini merupakan suatu pertemuan yang memiliki arti yang sangat penting terhadap kemajuan Partai Indonesia Terang ke depannya.

“Karena para fungsionaris Pinter telah bertekad untuk maju pada Pemilu 2024. Dan para teman-teman di Sekretariat terus bekerja dengan sungguh-sungguh tanpa mengenal lelah dan waktu, serta dengan penuh dedikasi dan tanggungjawab yang tinggi,” terang Sayid Fadhil.
(red)/ Gsc Ags

PT IRJ dan Perusahaan Korea, Sepakat Bangun Power Plant di Indonesia Tahun Ini

JAKARTA, GSC – Update PLTS,
PT Imza Rizky Jaya Group bersama perusahaan asal Korea, JS Power Co. Ltd, tahun ini akan membangun Power Plant (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) di Indonesia.

Hal itu disampaikan Presiden Direktur (Presdir) PT Imza Rizky Jaya (IRJ), Dr (Cn) Hj Rizayati SH MM didampingi komisaris utama PT. IRJ Dr. Gempar Soekarno Putra dan Dr. Drs. Sayid Fadhil,S.H.M.Hum selaku PIC dari PT. IRJ, usai melakukan pertemuan dengan perwakilan perusahaan Korea di Kantor PT IRJ Group, di Jakarta, Rabu (25/8/2021).

Hj Rizayati mengungkapkan, pembangunan pembangkit listrik (Power Plant) ini, direncanakan akan dibangun di sejumlah wilayah di Indonesia. Diantaranya, di Kalimantan Timur, Sumatera Utara, Pulau Jawa, Sulawesi, Papua, serta beberapa wilayah lainnya di Nusantara.

“Alhamdulillah, lokasi tanah atau lahan untuk membangun power plant ini sudah ada, dan pihak investor asal Korea yaitu perusahan JS Power Co. Ltd, sudah sepakat bekerjasama dengan PT IRJ untuk segera membangunnya tahun ini,” kata Pengusaha muda asal Bireuen, Aceh.

“ Power Plant atau engine adalah tenaga penggerak atau penyuplai sistem kelistrikan. InsyaAllah dengan dibangunnya power plant ini, akan membantu penerangan listrik untuk masyarakat Indonesia,” ujar Hj Rizayati, yang dijuluki Srikandi Indonesia Cut Nyak Cahaya Jeumpa ini.

Presiden Partai Indonesia Terang (Pinter) ini sangat mengharapkan dukungan semua pihak, agar pembangunan power plant ini dapat segera terwujud dan bisa bermanfaat untuk masyarakat banyak.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Indonesia dan semua pihak yang telah mendukung rencana pembangunan power plant di sejumlah wilayah di Indonesia,” ucap Hj. Rizayati, peraih sejumlah penghargaan sebagai sosok wanita inspiratif ini.
(Ferizal H/red)/ Gsc Ags

Pasukan Khusus Taliban Kuasai Istana Kepresidenan Afghanistan

KABUL, GSC Update Afghanistan,
Kenapa Taliban susah dikalahkan di Afghanistan tahun ini? Ada tiga faktor yang menjadikan jawabannya.
Taliban yang begitu kuat bahkan membuat ibu kota Afghanistan, Kabul, jatuh hanya dalam tempo 10 hari.
Melansir BBC pada Jumat (13/8/2021), berikut adalah tiga faktor kenapa Taliban susah dikalahkan tahun ini.
1. Kekuatan Taliban
Para milisi Taliban menguasai istana kepresidenan Afghanistan setelah Presiden Afghanistan Ashraf Ghani melarikan diri dari negara itu, di Kabul, Afghanistan, Minggu (15/8/2021)
Pemerintah Afghanistan seharusnya, secara teori, masih berada di atas angin dengan kekuatan lebih besar yang dimilikinya.

Pasukan keamanan Afghanistan berjumlah lebih dari 300.000 orang setidaknya di atas kertas. Jumlah itu termasuk angkatan darat, udara, serta kepolisian Afghanistan.
Namun, kenyataannya negara ini selalu kepayahan dalam memenuhi target perekrutan anggota keamanan.
Tentara dan polisi Afghanistan punya riwayat buruk perihal kematian yang tinggi, desersi, serta korupsi.
Sejumlah komandan tak bermoral meminta anggaran yang diklaim untuk pasukannya, namun sebenarnya prajurit-prajurit itu tidak pernah ada. Praktik ini disebut “tentara hantu”.
Dalam laporan terbarunya kepada Kongres AS, Inspektur Jenderal Khusus untuk Afghanistan (SIGAR) menyatakan, “Keprihatinan serius tentang efek korupsi yang merusak… dan pertanyaan keakuratan data mengenai kekuatan pasukan yang sebenarnya”.
Jack Watling dari Royal United Services Institute mengatakan, bahkan Angkatan Darat Afghanistan tidak pernah yakin berapa banyak pasukan yang sebenarnya mereka miliki.
Selain itu, dia mengungkapkan, ada persoalan dengan perawatan alat pertahanan dan moral.

Pasukan sering dikirim ke wilayah di mana mereka tidak memiliki hubungan suku atau keluarga. Inilah salah satu alasan mengapa beberapa orang kemungkinan begitu cepat meninggalkan posnya tanpa melakukan perlawanan.
Para pendukung Taliban berkerumun di kota perbatasan Afghanistan-Pakistan, Chaman, Pakistan, Rabu (14/7/2021). Taliban mendesak Afghanistan dengan mengatakan bahwa mereka merebut Spin Boldaka, sebuah lokasi strategis penyeberangan perbatasan Afghanistan dengan Pakistan.

Lalu mengapa Taliban begitu kuat? Jawabannya bahkan lebih sulit diukur.
Menurut Pusat Pemberantasan Terorisme AS di West Point, ada perkiraan yang memperlihatkan kekuatan inti kelompok Taliban berjumlah 60.000 orang.
Dengan tambahan kelompok milisi dan pendukung lainnya, jumlah mereka bisa melebihi 200.000 personel.
Akan tetapi, Dr Mike Martin mantan perwira tentara Inggris yang menguasai bahasa Pashto dan menelusuri sejarah konflik di Helmand dalam bukunya, An Intimate War, memperingatkan terlalu berbahaya mendefinisikan Taliban sebagai satu kelompok monolitik.
Sebaliknya dia menerangkan, “Taliban lebih mendekati sebuah koalisi longgar dari para pemegang waralaba independen, dan kemungkinan besar bersifat sementara, berafiliasi satu sama lain.”
Dia mencatat bahwa pemerintah Afghanistan juga terbelah oleh berbagai kepentingan faksi-faksi di tingkat lokal.
Sejarah perubahan di Afghanistan menggambarkan betapa keluarga, suku, bahkan pejabat pemerintah mengalihkan dukungannya, acap kali untuk memastikan kelangsungan hidup mereka sendiri.

2. Akses ke persenjataanSekali lagipemerintah Afghanistan sejatinya memiliki keuntungan baik dari segi pendanaan maupun persenjataan.
Mereka diguyur miliaran dollar AS guna membayar gaji dan peralatan pertahanan, yang sebagian besar diberikan Amerika Serikat.
Dalam laporan Juli 2021, SIGAR mengatakan, lebih dari 88 miliar dollar AS (Rp 1,26 kuadriliun) telah dihabiskan demi keamanan Afghanistan.
Akan tetapi, data tersebut menambahkan, “Pertanyaannya, apakah uang itu dihabiskan dengan baik, yang pada akhirnya, akan dijawab oleh apa yang dihasilkan dari pertempuran di lapangan.”
Angkatan Udara Afghanistan harus membuktikan keunggulannya dalam situasi kritis di medan pertempuran.
Namun, mereka harus berjuang demi mempertahankan dan mengawaki 211 pesawatnya, di mana persoalannya makin parah, karena Taliban sengaja menargetkan para pilot.
Mereka juga tidak mampu memenuhi tuntutan dari komandan di lapangan.
Oleh karena itulah, ada keterlibatan Angkatan Udara AS baru-baru ini di kota-kota seperti Lashkar Gah yang sudah dikuasai oleh Taliban.
Masih belum jelas berapa lama lagi AS bersedia memberikan dukungan seperti itu.

Asap membubung di dekat Kedutaan Besar Amerika Serikat di Kabul, Afghanistan, Minggu (15/8/2021). Taliban memasuki Kabul dari segala penjuru hari itu saat AS sedang mengevakuasi para diplomatnya dari kantor Kedubes.
Taliban sering kali mengandalkan pasokan dananya dari perdagangan narkoba, tetapi mereka juga mendapat dukungan dari luar – terutama Pakistan.
Tidak lama berselang Taliban menyita senjata dan peralatan dari pasukan keamanan Afghanistan. Beberapa di antaranya dipasok AS – termasuk kendaraan Humvee, piranti teropong malam, senapan mesin, mortir dan peralatan artileri.
Afghanistan dibanjiri pasokan senjata setelah invasi Soviet, dan Taliban sudah menunjukkan dapat mengalahkan kekuatan yang jauh lebih canggih.
Bayangkan efek mematikan dari bom rakitan Improvised Explosive Device (IED) dengan target pasukan AS dan Inggris.
Faktor ini serta pengetahuan lokal dan pemahaman tentang medan perang, turut menjadi alasan kenapa Taliban susah terkalahkan.

3. Fokus ke wilayah Utara dan Barat
Terlepas dari karakter kelompok Taliban yang berbeda, ada beberapa hal yang membuktikan bahwa mereka memiliki rencana terkoordinasi terkait kemajuan mereka belakangan ini.
Ben Barry, mantan pimpinan tentara Inggris dan saat ini menjadi penasihat senior di Institute of Strategic Studies, mengakui keuntungan Taliban mungkin bersifat oportunistik.
Meski begitu, dia menambahkan, “Jika Anda menulis rencana operasi, saya akan kesulitan untuk menemukan sesuatu yang lebih baik dari ini.”
Dia menunjuk fokus serangan Taliban di wilayah Utara dan Barat. Padahal wilayah itu bukan kantong kekuatan tradisional mereka di Selatan, yang mana beberapa ibu kota regional berturut-turut jatuh ke tangan mereka.
Anggota Taliban berjaga di Kota Kunduz, Utara Afghanistan, Senin (9/8/2021). Serangan milisi semakin gencar dalam beberapa pekan terakhir, merebut belasan ibu kota provinsi dan distrik demi distrik di Afghanistan.
Taliban juga merebut kawasan penyeberangan perbatasan dan pos-pos pemeriksaan utama, yang memasok pendapatan bea cukai yang sangat dibutuhkan dari pemerintah Afghanistan karena minus anggaran.
Mereka juga meningkatkan target aksi pembunuhan terhadap para pejabat penting, aktivis hak asasi manusia, dan para jurnalis.

Perlahan tapi pasti mereka memusnahkan beberapa keuntungan kecil yang dibuat selama 20 tahun terakhir.
Adapun tentang strategi pemerintah Afghanistan dalam menghadapi Taliban, terbukti lebih sulit untuk didefinisikan.
Janji mereka untuk merebut kembali semua wilayah yang direbut Taliban terdengar kosong belaka.
Sebab, pasukan khusus Afghanistan jumlahnya relatif kecil, yaitu sekitar 10.000 personel, dan mereka tidak mampu melakukan perlawanan.
Taliban juga tampaknya memenangi perang propaganda dan pertempuran narasi.
Barry mengatakan, momentum mereka di medan perang telah meningkatkan moral dan menguatkan rasa persatuan.
Sebaliknya, pemerintah Afghanistan berada dalam kondisi tertekan, saling adu sikut, dan memecat para jenderalnya.

Para milisi Taliban mengibarkan bendera mereka di rumah gubernur provinsi Ghazni, Ghazni, Afghanistan, Minggu (15/8/2021).
Bakal seperti apa akhir perseteruan ini? Situasi seperti itu tentu saja terlihat suram bagi pemerintah Afghanistan.
Namun, Jack Watling dari RUSIA mengatakan, ketika untuk sementara militer Afghanistan terlihat semakin pesimistis, situasinya masih bisa diselamatkan oleh politik.
Jika pemerintah bisa merangkul para pemimpin suku, katanya, masih ada kemungkinan di tengah kebuntuan.
Ini adalah pandangan yang digaungkan Mike Martin, dengan menunjuk kasus kembalinya mantan panglima perang Abdul Rashid Dostum ke kota Mazar-i-Sharif sebagai momen penting.
Pertempuran di musim panas akan segera berakhir saat musim dingin mulai menggantikannya, yang membuat manuver lebih sulit bagi pasukan di lapangan.

Masih ada kemungkinan semuanya menemui jalan buntu pada akhir tahun, bahkan bisa berubah apabila Taliban dilanda keretakan.
Namun, saat ini tampaknya upaya AS dan NATO untuk membawa perdamaian, keamanan, dan stabilitas di Afghanistan, sama sia-sianya, dengan apa yang dilakukan Soviet sebelumnya. Dilansir dari, Kompas.com. / Gsc Red

Translate »