Dharma Wanita Persatuan Kota Metro Adakan Pelatihan Membuat Batik Sibori

METRO, GSC – Updatr Kota Metro,
Untuk kesekian kalinya kegiatan kreatif pembuatan Batik Sibori dilaksanakan oleh Dekranasda Kota Metro di Sentra Kreatif Metro (Sekam) Minggu (29/08).

Kegiatan kreatif cara membuat Batik Sibori tersebut dilakukan oleh ibu-ibu yang beminat dan ingin mengetahui cara pembuatan Batik Sibori tersebut.

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Metro, Ace Bangkit Haryo Utomo mengatakan, pelatihan pembuatan Batik Sibori ini dilakukan agar para ibu-ibu di Kota Metro memiliki keterampilan membuat batik asal Jepang ini.

“Batik Sibori ini dikenalkan di Kota Metro berujuan agar masyarakat, terutama ibu-ibu rumah tangga agar bisa belajar membuat batik dan bisa menunjang ekonomi keluarga,” katanya.

Kedepannya, Dekranasda Metro tidak hanya memberi pelatihan pembuatan Batik Sibori, tetapi juga akan memberikan pelatihan cara membuat tapis, batik tulis, sulam usus, rajut dan lainya.

“Dalam pelatihan ini kita cuma kumpul beberapa ibu-ibu karna situasi pandemi ini. Kita juga dalam kegiatan ini tetap melaksanakan prokes yang ketat,” tandasnya.
Gsc/ Jd

Wali Kota Metro Hadiri Grand Final Muli Mekhanai Kota Metro

METRO, GSC – Update Kota Metro,
Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin menghadiri Grand Final Pemilihan Muli Mekhanai Kota Metro Tahun 2021, yang berlangsung di Bumi Perkemahan Sumbersari Bantul, Sabtu (28/08).

Dalam acara tersebut, hadir juga Wakil Wali Kota Metro, Qomaru Zaman, Sekda Bangkit Haryo Utomo. Peserta Muli Mekhanai yang berkompetisi dalam ajang tersebut terdiri dari utusan umum, perguruan tinggi, dan sekolah menengah atas, dengan jumlah sebanyak 30 peserta dari 15 Muli dan 15 Mekhanai.

Dalam kesempatannya Walikota Metro Wahdi mengapresiasi atas terselenggaranya Grand Final Pemilihan Muli Mekhanai Kota Metro Tahun 2021.

“Terselenggaranya kegiatan ini tentu Pemerintah Kota Metro sangat mengapresiasi setinggi-tingginya atas terlaksana kegiatan Grand Final pemilihan Muli Mekhanai Kota Metro Tahun 2021 yang diselenggarakan dengan baik, dan tentu tidak lepas dari protokol kesehatan,” jelasnya.

Lanjutnya, sebagai salah satu kota yang berada di Provinsi Lampung tentunya diperhitungkan juga dalam semua aspek kegiatan utama dalam pemilihan, tentu harapannya didalam kegiatan ini akan menghasilkan perwakilan yang dapat mengharumkan nama Kota Metro di ajang tingkat provinsi.

“Tentunya dengan menyampaikan potensi wisata, potensi budaya yang ada, kearifan lokal, serta karya-karya yang bisa dihasilkan.

Sesuai dengan visi Kota Metro yaitu terwujudnya Kota Metro Berpendidikan, Sehat, Sejahtera dan Berbudaya ini memiliki nilai-nilai yang harus dipegang.

“Dengan ini saya berpesan, tentu dalam pemilihan lakukanlah dengan sebaik-baiknya dan yang terpilih betul-betul menjaga nilai-nilai budaya akhlakul karimah dalam segala aktivitas.

Wahdi juga menambahkan, ini merupakan peluang dan kesempatan baik bagi peserta, dan lakukan dengan sebaik-baiknya supaya dapat menghasilkan Muli Mekhanai yang betul-betul hebat, dan menjadi salah satu generasi Kota Metro yang hebat.

“Saya berharap juga nanti yang mendapatkan peringkat juara benar-benar harus mempersiapkan diri sebaik-baiknya dalam ajang Provinsi dan tentu pada kesempatan ini, saya mengharapkan dukungan dari semuanya, tidak hanya dari Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata saja,” ucapnya.
Gsc/ JD

Waka Polda Lampung Hadiri Pembaretan Satgas FPU 3 MINUSCA di Pulau Tegal Mas

PESAWARAN, GSC – Update Polda,
Waka Polda Lampung Brigjen Pol Subiyanto bersama beberapa Pejabat Utama (PJU) Polda Lampung menghadiri kegiatan upacara penutupan pembaretan Satgas FPU 3 MINUSCA yang akan melaksanakan tugas misi PBB di Republik Afrika Selatan di Pulau Tegal Mas Pesawaran Lampung, Sabtu (28/8/2021) pagi.

Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri Irjen Pol Jhoni Asadoma sebagai inspektur upacara menutup pembaretan FPU 3 MINUSCA.

Dalam arahannya Jhoni menyampaikan, di hadapan kita berdiri 152 personil Satuan Tugas (Satgas) Garuda Bhayangkara (Garbha) FPU 3 MINUSCA yang terdiri dari 18 polisi wanita (Polwan) dan 134 polisi laki-laki (Polki) yang telah mengikuti latihan Pra Penugasan sejak tangal 5 April 2021.

” Selama proses pelatihan mereka di bekali dengan berbagai kemampuan bahasa diantaranya bahasa Inggris dan Francis, selain itu kamampuan mengemudi, kemampuan taktis, kemampuan mekanik, kemampuan medis, kemampuan manase dan kemampuan tentang daerah penugasan khusus di Afrika Selatan”, terang Jhoni.

Satgas Garbha FPU 3 MINUSCA telah melewati proses latihan yang panjang untuk misi yang akan di implementasikan di daerah misi pemeliharaan perdamain PBB di Republik Afrika Selatan.

Misi latihan di tutup dengan rangkaian tradisi jalan juang yang di laksanakan selama 4 hari dari tanggal 24 sampai dengan 27 Agustus 2021 dan berhasil melawati perjuangan jalan juang mengitari Pulau Tegal Mas, Pesawaran Lampung.

“Semoga pencapaian tidak menghianati yang anda semua lalui, anda adalah kebanggaan Indonesia, kebanggaan Polri, kebanggaan keluarga. Tunjukan kinerja terbaik anda di daerah penugasan nanti, jauhi pelanggaran sekecil apapun dalam bentuk apapun”, kata Jhoni.

Selamat bergabung dalam keluarga besar peacekeeper Polri dan selamat bertugas di daerah misi pemeliharaan perdamaian PBB di Republik Afrika Selatan, pungkasnya.
Gsc/ Ags

DANA PERAWATAN SARANA DAN PRASARANA SEKOLAH DIDUGA di GELAPKAN OKNUM KEPALA SEKOLAH

PESISIRBARAT, GSC – Update Dana Bos,
Rp 63.770.000,. Dana Perawatan Sarana dan Prasarana Sekolah SMAN 1 Lemong Tahun Ajaran 2020 yang bersumber dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak terealisasi dengan baik.

Menurut sumber data yang dapat dipercaya, di komponen perawatan sarana dan prasarana Sekolah pada tahap 1 (satu) tahun ajaran 2020 sebesar Rp 20.768.000,.
Pada tahap 2 (dua) tahun ajaran 2020 sebesar Rp 28.50200,.
Dan tahap 3 (tiga) tahun ajaran 2020 sebesar Rp 13.500.000,.
Dana sebesar itu semestinya sudah bisa untuk membuat ruang kelas baru, akan tetapi pada saat tim investigasi beberapa media cetak dan online berkunjung ke SMAN 1 Lemong baru-baru ini, melihat kondisi Sekolah tersebut sangat memprihatinkan.

Cat yang sudah kusam, plafon triplek pada jebol dan kaca jendela banyak yang pecah, kuat dugaan bahwa Sekolah tersebut sudah lama tidak terawat.

Pada saat dimintai keterangan terkait penggunaan dana bos Kepala SMAN 1 Lemong Bu Nrsy menepis tersebut dengan mengatakan bahwa dana bos sudah digunakan sesuai aturan dan sudah terealisasi semua, dan tidak ada masalah

Dana untuk sarpras diduga hanya modus Oknum Kepsek dan beberapa stafnya, untuk mendapatkan keuntungan besar guna memperkaya diri, sehingga fisik sekolah terabaikan dan tidak terawat.

Kami akan mencoba mengkonfirmasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Lampung, dan kami juga akan mempertanyakan hal ini terhadap OMBUDSMAN Prov Lampung, terhadap Inspektorat Dinas Pendidikan, kenapa hal seperti ini bisa terjadi, kuat dugaan korupsi dana bos tahun 2020 di SMAN 1 Lemong Kab, Pesisir Barat ini sudah sejak lama terjadi, kami berharap agar segera dapat ditindak lanjuti agar kiranya hal serupa tidak menular ke Sekolah yang lain.
(Tim)

Kampung Totokaton Gelar Muskamus Untuk Mendata Dan Validasi Data Penerima BLT

LAMPUNGTENGAH, GSC – Update BLT,
Aparat kampung, Totokaton Kecamatan, Punggur, Lampung Tengah, sedang melakukan pendataan terkait masyarakat yang akan menerima Bantuan Tunai Langsung (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahap dua.

Menurut Kakam Totokaton, Subagiyo bahwa pihaknya saat ini sedang melakukan pendataan validasi masyarakat yang akan menerima BLT pada tahap kedua, atau tahap tambahan. Dimana terang, Subagiyo pihaknya sedang menggelar Musyawarah Kampung Khusus (Muskamsus) untuk mendata, dan mencocok kan validasi data masyarakat yang akan menerima BLT tambahan, dari sumber dana desa di tahun 2021 saat ini, yang di gelar di Kantor kampung setempat, Rabu malam (25/08).

“Dari data yang kita miliki untuk saat ini, ada sekitar 41 kepala keluarga dari masyarakat yang akan menerima BLT tahap kedua, yang telah di data pihaknya, benar-benar berhak untuk menerima BLT itu. Dimana masing-masing akan menerima BLT Rp.300 per bulannya, hingga akhir tahun 2021 ini, dimana mayoritas masyarakat kita sangat tergantung pada Pertanian,” ujar Bagiyo, kepada awak Media ini, Rabu (25/08) malam.

Dalam rapat yang digelar bersama unsur, dan aparat kampung, Totokaton pihaknya sekaligus membahas terkait rencana, dan agenda kerja Kampung kedepan. Dan tentunya masih membahas terkait penanggulangan pandemi covid-19, dalam upaya mendorong pergerakan ekonomi kemasyarakatan, khususnya di Kampung Totokaton, Kec.Punggur.

“Kita juga sangat berharap, baik itu ADD maupun DD dapat segera terealisasi, agar program dan perencanaan kerja di Kamping kita ini dapat terealisasi dengan cepat. Dan kasus covid-19 dapat segera berakhir, agar mobilitas, dan pergerakan ekonomi masyarakat dapat berjalan normal,” harap dia.
Gsc/ Red

DPRD Tubaba Rapat Paripurna Penandatanganan Nota Kesepakatan KUA-PPAS Tahun 2021

TUBABA, GSC – Update Kominfo,
Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam Rangka Penandatanganan Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD Perubahan Tahun Anggaran 2021. Di Ruang Paripurna DPRD setempat, Kamis (26/08).

Rapat tersebut dihadiri secara langsung oleh Bupati Tulang Bawang Barat Umar Ahmad, Wakil Bupati Fauzi Hasan. Dan diikuti secara virtual oleh Forkopimda, seluruh OPD, Aparatur Kecamatan dan Tiyuh se- Tulang Bawang Barat.

Dalam sambutan Bupati Tulang Bawang Barat Umar Ahmad, S.P yang dibacakan oleh Wakil Bupati Tubaba Fauzi Hasan, beliau menyampaikan ucapan Terima Kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat yang telah bersama-sama dalam rangkaian proses Penyusunan Rancangan KUA & PPAS-P APBD Tahun Anggaran 2021 dari awal sampai ditandatanganinya Nota Kesepakatan tersebut.

Dan beliau berharap agar APBD Tahun Anggaran 2021 ini dapat berjalan optimal sehingga kepentingan rakyat dapat dilayani secara maksimal dan dapat membawa kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Sesuai dengan kesepakatan bersama, eksekutif dan legislatif bersama-sama saling memberikan dukungan dan kontribusi sesuai dengan kewenangannya, mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, hingga kepada tahapan evaluasi. Dengan ditandatanganinya Nota Kesepakatan Rancangan KUA & PPAS-P APBD tahun Anggaran 2021, maka eksekutif dan legislatif pada hakekatnya mempunyai tanggung jawab yang sama melalui fungsi dan kewenangannya masing-masing untuk membangun Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam rangka mencapai keberhasilan pelaksanaan pembangunan pada Tahun Anggaran 2021.

Pengelolaan Keuangan Daerah, pada dasarnya selain merupakan tugas dan kewajiban konstitusional juga merupakan aktualisasi prinsip kemitraan, antara Pemerintah Daerah dan DPRD sebagai unsur penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dalam rangka penyelenggaraan otonomi daerah.
Oleh karenanya, kemitraan yang sejajar antara Pemerintah Daerah dan DPRD perlu dibina secara optimal dalam koridor saling asah dan saling isi dengan menjunjung nilai-nilai kebersamaan sesuai dengan fungsi, tugas dan peran masing masing.
Gsc/ Spr (ADV)

Ketua TP PKK Metro Keliling ke Kecamatan Yang Ada di Metro

METRO, GSC – Update PKK,
Tim Penggerak PKK Kota Metro mengunjungi usaha peningkatan pendapatan keluarga (UP2K) yang ada semua kecamatan kota setempat. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kendala UP2K saat pandemi Covid-19 ini.

“Iya kami keliling di kecamatan-kecamatan yang ada di Metro. Tujuanya untuk mapping UP2K yang ada di kelurahan-kelurahan. Sekaligus menanyakan apa ada kendala mereka kita inventarisir,” kata Ketua TP PKK Metro, Silfia Naharani Wahdi, Kamis (26/8).

Nantinya, lanjut Silfi, pihaknya akan melakukan evaluasi terkait kendala UP2K selama pandemi Covid-19 untuk mencari solusi dan membantu usaha tersebut tetap berkembang.

“PKK inikan mitra pemerintah ya, jadi nanti kendala yang ditemui oleh UP2K kita bahas dulu di PKK. Kemudian hasil rapat ini kita berikan saran ke pemerintah supaya mengambil langkah agar UP2K ini masih bisa bertahan,” ucapnya.

Ia menjelaskan, mayoritas permasalahan yang ditemui oleh UP2K yakni dalam hal pemasaran. Karena itu, pihaknya akan membantu pemasaran UP2K melalui media sosial dan juga di Sentra Kreatif Metro (Sekam).

“Iya mayoritas itu. Nanti kita bantu jual di Sekam dan melalui media sosial juga. Tetapi harus di inventarisir juga kemampuan produksi dan kualitas produk UP2K ini. Supaya nanti ketika sudah banyak pembeli kita bisa mencari strateginya bagaiamana,” jelasnya.

Silfi menambahkan, di Kota Metro produk UP2K sangat banyak seperti makanan, kerajinan, maupun kerajinan rajut. Selain itu, kualitas produknya juga sangat baik.

“Banyak ada yang berupa makanan seperti kentang urak arik, jamu, kemudian kerjaninan berupa rajut, dan lainya. Nah di Metro Pusat ini banyak perajin dan hasilnya bagus-bagus,” tandasnya.
Gsc/ Red

Wali Kota Metro Memastikan Semua Sekolah di Kota Metro AkanTatap Muka

METRO, GSC – Update Kota Metro,
Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin memastikan sekolah di Bumi Sai Wawai yang akan melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) baik itu TK, SD maupun SMP siap ketika nanti akan dilaksanakan.

“Saya sudah meninjau enam sekolah yang melakukan simulasi pembelajaran tatap muka, dan mereka sudah siap. Kalau secara keseluruhan sudah 100 persen, tinggal beberapa hal yang harus diperbaiki,” kata Wahdi usai meninjau TK PGRI, SDN 2 Metro dan SMPN 3 Metro, Kamis.

Ia menjelaskan, sekolah yang akan melaksanakan PTM sudah mempersiapkan persyaratan sesuai dengan surat keputusan bersama (SKB) empat menteri terkait pembelajaran tatap muka.

“Dalam SKB empat menteri itu ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk bisa melakukan PTM. Itu sudah semua, hanya tinggal pembentukan Satgas COVID-19 tingkat sekolah,” paparnya.

Selain itu, lanjut Wahdi, untuk guru TK, SD dan SMP di Kota Metro hampir semuanya sudah disuntik vaksin COVID-19.

“Alhamdulillah vaksin untuk guru sudah. Hanya ada beberapa yang belum vaksin karena sakit. Tetapi nanti tetap disuntik vaksin,” ucapnya.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Metro, Puspita Dewi menuturkan, sekolah yang nantinya akan melaksanakan PTM sudah mempersiapkan persyaratan sesuai dengan SKB empat menteri.

“Iya ini PTM belum semua, karena bertahap. Tetapi nanti harapanya bisa semua sekolah. Kalau sekolah yang akan melaksanakan PTM sudah hampir 100 persen,” tuturnya.

Ia menambahkan, ketika pelaksanaan PTM nanti orang tua siswa wajib untuk mengantar dan menjemput anaknya. Hal ini untuk mencegah adanya kerumunan siswa.
Gsc/ Ags

Kota Metro Mulai Melaksanakan Vaksin Covid-19 Untuk Ibu Hamil

METRO, GSC – Update Covid-19,
Pemerintah Kota (Pemkot) Metro mulai melaksanakan vaksinasi COVID-19 bagi ibu hamil di kota setempat untuk menjaga imunitas para ibu hamil dari paparan COVID-19.

“Alhamdulillah hari ini Metro mengadakan pencanangan vaksinasi COVID-19 untuk ibu hamil. Untuk vaksin yang diberikan merk Sinovac. Dan sudah dipelajari oleh para ahli bahwa vaksin ini aman untuk ibu hamil,” kata Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin usai pencanangan vaksinasi COVID-19 untuk ibu hamil di Puskesmas Metro Utara, Rabu (25/8).

Wali kota menjelaskan, ibu hamil yang akan disuntik vaksin dengan kriteria usia kehamilan 13 sampai 33 minggu dengan jumlah sebanyak 464 ibu hamil yang tersebar di Kota Metro.

“Untuk saat ini data yang menerima vaksin di Metro Utara sebanyak 30 orang. Jumlah totalnya ada 464 orang,” jelasnya.

Dikatakanya, pelaksanaan vaksinasi bagi ibu hamil ini dilakukan untuk memberi perlindungan, menambah imunitas, serta menurunkan angka risiko kematian akibat COVID-19 bagi ibu hamil di Bumi Sai Wawai.

Sebab, berdasarkan penelitian ibu hamil yang terpapar COVID-19 akan mengalami pemberatan kondisi serta akan berdampak pada kehamilan dan bayinya.

“Upaya pemberian vaksinasi covid-19 bagi ibu hamil tersebut juga telah di rekomendasikan oleh Komite Penasehat Ahli Imunisasi Nasional atau ITAGI. Untuk di Kota Metro terdapat 23 ibu hamil yang terkonfirmasi positif COVID-19,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, drg. Erla Andrianti memastikan, vaksinasi untuk ibu hamil ini aman dilakukan dengan tetap melalui proses skrining serta pengawasan dokter dan bidan.

“Vaksin untuk ibu hamil itu aman. Artinya aman itu mengikuti aturan usia kandungan 13 sampai 33 minggu dan tidak memiliki penyakit darah tinggi dan lainya sebagaimana masyarakat umum. Sampai sejauh ini tidak ada kendala. Tapi pelaksanaan tetap akan bertahap sesuai dengan alokasi vaksin yang ada di kita,” ucapnya.

Erla menuturkan, untuk fasilitas kesehatan (Faskes) yang digunakan untuk vaksinasi ibu hamil yaitu di Puskesmas yang ada di Kota Metro.

“Tapi nanti bisa dilakukan secara masal juga. Untuk jumlah ibu hamil yang akan disuntik vaksin itu ada 464 orang, tertinggi ibu hamil ada di Kelurahan Margorejo, kemudian Yosomulyo, Ganjaragung dan Iringmulyo,” terangnya.

Salah satu ibu hamil yang mendapatkan vaksin, Dewi Anggraini (32) warga Kelurahan Yosomulyo mengaku tidak mengalami gejala apapun usai disuntik vaksin.

“Tadi awalnya sempat takut, tapi setelah disuntik tidak apa-apa. Ini juga saya tidak merasakan gejala apa-apa usai disuntik. Jadi vaksin ini aman,” ucap dia.

Dewi menambahkan, dirinya ingin mendapatkan vaksin COVID-19 lantaran banyak ibu hamil yang meninggal karena terpapar COVID-19.

“Banyak beredar di media sosial kalau kematian ibu hamil terpapar covid banyak dari situ ada rasa takut. Saya mencari info dimana bisa vaksin dan ternyata Pemkot Metro membuka vaksinasi untuk ibu hamil. Untuk sekarang usia kehamilan saya 15 minggu,” tandasnya.
Gsc/ Ags

DPRD Lampung Tengah Gelar Rapat Paripurna Rancangan Perubahan KUA Dan PPAS Tahun 2021

LAMPUNGTENGAH, GSC – Update DPRD, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Tengah pada Rabu siang (25/08/2021) menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA), serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun 2021, di Gedung DPRD setempat.

Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua Dua DPRD Firdaus Ali, mewakili Ketua DPRD Lampung Tengah Sumarsono yang berhalangan hadir atas wafatnya Ibunda beliau di Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur, Selasa kemarin (23/08/2021).

Rapat juga turut dihadiri Wakil Ketua Satu DPRD Lampung Tengah Yulius Heri Susanto dan Wakil Ketua Tiga Muslim Anshori, serta para Anggota DPRD dan Sekretaris DPRD Syamsi Roli.

Rapat Paripurna ini dihadiri langsung Bupati Lamteng Musa Ahmad, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, para Kepala SKPD dan Jajaran Forkopimda Kabupaten Lampung Tengah.

Dalam sambutannya, Bupati Lamteng Musa Ahmad menjelaskan, sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah disebutkan bahwa Perubahan KUA dan PPAS dapat dilakukan dikarenakan perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi KUA diantaranya, dapat berupa pelampauan atau tidak tercapainya proyeksi pendapatan daerah, serta alokasi belanja daerah atau perubahan sumber dan penggunaan pembiayaan daerah.

Berkenaan dengan hal tersebut, dalam rangka menyikapi perkembangan penerimaan pendapatan daerah, alokasi belanja daerah, penerimaan dan penggunaan pembiayaan daerah, serta mensikapi kebijakan Pemerintah Pusat dalam penanganan pandemi Covid-19, maka Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Tengah akan melakukan Perubahan atas KUA dan PPAS Tahun 2021.

“Kami sampaikan kepada Badan Anggaran DPRD Lampung Tengah agar dapat segera melaksanakan rapat internal dan dilanjutkan rapat bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk membahas Rancangan KUA dan PPAS Perubahan APBD Tahun 2021,” jelas orang nomor satu di Bumi Beguai Jejamo Wawai tersebut.

Berikut rincian Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Tahun 2021:

PENDAPATAN
Target pendapatan daerah Kabupaten Lampung Tengah berkurang 1,47% atau sebesar Rp.37,80 milyar lebih dari Rp.2,56 triliyun lebih menjadi Rp.2,52 triliyun lebih dengan rincian:

Pendapatan Asli Daerah (PAD) naik 2,95% atau sebesar Rp.5,69 milyar lebih dari Rp.192,84 milyar lebih menjadi Rp.198,53 milyar lebih;

Pendapatan Transfer turun 2,02% atau sebesar Rp.43,49 tmilyar lebih dari Rp.2,15 trillyun lebih menjadi Rp.2,10 trillyun lebih;

Lain-lain Pendapatan Daerah yang sah tidak mengalami perubahan atau tetap sebesar Rp.218,21 milyar lebih.

BELANJA DAERAH
Belanja Daerah naik 6,60% atau sebesar Rp.174,68 milyar lebih dari Rp.2,64 triliyun lebih menjadi Rp.2,82 triliyun lebih, dengan rincian sebagai berikut:

A. Belanja Operasi Belanja Operasi berkurang 0,90% atau sebesar Rp. 16,83 milyar lebih, dengan rincian sebagai berikut:

Belanja Pegawai berkurang 0,08% atau sebesar Rp.917,71 Juta lebih dari Rp. 1,202 milyar lebih menjadi Rp.1,201 milyar lebih;

Belanja Barang dan Jasa naik 2,09% atau sebesar Rp. 11,70 milyar lebih dari Rp.559,88 milyar lebih menjadi Rp.571,59 milyar lebih;

Belanja Subsidi berkurang 72,89% atau sebesar Rp.396,87 juta lebih dari Rp.544,47 juta lebih menjadi Rp.147,60 juta lebih;

Belanja Hibah berkurang 25,89% atau sebesar Rp.27,17 milyar lebih dari Rp.104,96 milyar lebih menjadi Rp.77,78 milyar lebih;

Belanja Bantuan Sosial berkurang 100% dari Rp.42,00 juta menjadi Rp.0,00;
B. Belanja Modal.
Belanja Modal mengalami kenaikan 57,22% atau sebesar Rp.161,90 milyar jebih dengan rincian sebagai berikut:

Belanja Modal Tanah naik 7,08% atau sebesar Rp. 201,06 juta lebih dari Rp.2,84 milyar lebih menjadi Rp.3,04 milyar lebih;

Belanja Modal Peralatan dan Mesin naik 5,12% atau sebesar Rp.3,65 milyar lebih dari Rp.71,40 milyar lebih menjadi Rp.75,06 mitlyar lebih;

Belanja Modal Gedung dan Bangunan naik 5,75% atau sebesar Rp.1,77 milyar lebih dari Rp. 30,80 milyar lebih menjadi Rp.32,57 milyar lebih;

Belanja Modal Jalan, Jaringan, dan trigasi naik 88,07% atau sebesar Rp.156,31 milyar lebih dari Rp.177,49 milyar lebih menjadi Rp.333,80 milyar lebih;

Belanja Modal Aset Tetap Lainnya berkurang 9,18% atau sebesar Rp.39,08 juta dari Rp.425,61 juta menjadi Rp.386,53 juta;

C. Belanja Tidak Terduga.

Belanja Tidak Terduga mengalami kenaikan 96,67% atau sebesar Rp.29,00 milyar dari Rp.30,00 milyar menjadi Rp. 59,00 milyar;

D. Belanja Transfer.

Belanja Transfer naik 0,13% atau sebesar Rp.612,00 juta dengan rincian sebagai berikut:

Belanja Bagi Hasil naik 6,29% atau sebesar Rp.612,00 juta dari Rp.9,73 milyar lebih menjadi Rp.10,34 milyar lebih;

Belanja Bantuan Keuangan tidak mengalami perubahan atau tetap sebesar Rp.456,34 milyar lebih;
A. Penerimaan pembiayaan daerah mengalami kenaikan 266,08% atau sebesar Rp.220,71 milyar lebih dengan rincian sebagai berikut:

Realisasi penerimaan pembiayaan daerah mengalami peningkatan 78,98% atau sebesar Rp.65,51 milyar lebih dari Rp.82,95 milyar lebih menjadi Rp.148,47 milyar lebih yang berasal dari SiIPA Tahun Anggaran 2020.

Dalam rangka mendukung Program Pemulihan Ekonomi Nasiona guna mengurangi dampak Covid-19, maka pemerintah daerah melakukan langkah berupa pinjaman daerah sebesar Rp.155,20 milyar yang akan digunakan dalam pembangunan infrastruktur daerah.

B. Untuk pengeluaran pembiayaan daerah mengalami penambahan sebesar Rp.8,23 milyar lebih yang digunakan untuk Penyertaan Modal sebesar Rp.3,5 milyar dan untuk pembayaran Hutang Pokok yang Jatuh tempo serta pembayaran bunga pinjaman sebesar Rp.4,73 milyar lebih.

“Demikian hal-hal yang dapat kami sampaikan dalam Pengantar Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Tahun 2021. Selanjutnya rancangan tersebut dapat dibahas dan disepakati bersama sebagai dasar penyusunan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021,” pungkasnya.
Gsc/ Red ( ADV)

Translate »